• Tidak ada hasil yang ditemukan

Uji Spermatogenesis Mencit Sebagai Indikator Efek Antifertilitas Ekstrak Etanol Rimpang Pacing (Costus spesiosus J.E. Smith) - Ubaya Repository

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Uji Spermatogenesis Mencit Sebagai Indikator Efek Antifertilitas Ekstrak Etanol Rimpang Pacing (Costus spesiosus J.E. Smith) - Ubaya Repository"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

Telah diteliti efek ekstrak rimpang pacing (tanaman Coslus spesiosus J.F.Smith) terhadap Spermatogenesis mencit dalam upaya menemukan obat kontrasepsi pria yang berasal dari tanaman. Bahan penting yang terkandung dalam rimpang pacing adalah diosgonin yang dapat digunakan sebagai bahan baku dalam macam-macam obat steroid terutama kontrasepsi oral.

Penelitian ini menggunakan hewan uji mencit jantan yang diberi ekstrak nmpang per oral selama 35 hari. Jumlah mencit sebanyak 25 ekor berumur 2-3 bulan dengan berat badan masing - masing 20 - 30 gram. Hewan uji dibagi dalam 5 kelompok yaitu : I kelompok kontrol, l kelompok pembanding, 3 kelompok uji yaitu uji I (0,5 dkg BB), II (l g/kg BB), III (1,5 g/kg BB). Selama perlakuan setiap 7 hari hewan uji ditimbang untuk koreksi dosis. Setelah masa perlakuan hewan uji dimatikan dengan pembiusan dan diambil sepasang testisnya untuk dibuat prepamt histologis. Tiap mencit jantan dibuat satu preparat histologis dari testisnya dan dilakukan pewamaan dengan Hematoksilin - Eosin. Tiap preparat histologis dipilih 4 tubulus seminiferus mengikuti sistem kuadran yang masih terlihat utuh dan dibatasi oleh membran basalis. Tiap tubulus dihitung jumlah spermatogonium, spermatosit primer, spermatosit sekunder, spermatid, dan spermatozoa. Data yang diperoleh diolah dengan cara statistik analisis varians yang dilanjutkan dengan uji Least Significant Difference (LSD).

Dari penelitian diperoleh hasil bahwa ekstrak rimpang pacing I g/kg BB dan 1,5 dkg BB dapat menghambat spermatogenesis mencit yang ditandai dengan menurunnya jumlah sel-sel spermatogenik di dalam tubulus seminiferus. Variasi dosis memiliki pengaruh yang signifikan.

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun sirsak dapat menurunkan jumlah sel-sel spermatogenik dalam tubulus seminiferus mencit jantan secara bermakna dibandingkan dengan

Ekstrak etanol rimpang temulawak (Curcuma xanthorhizza Roxb.) dapat meningkatkan kadar HDL secara signifikan dengan dosis 100 mg/Kg BB dan 400 mg/Kg BB. Dosis yang lebih

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas antimikroba ekstrak etanol 96% dan air rimpang pacing ( Costus spiralis ) terhadap bakteri Escherichia coli ATCC 35318 ,

Penelitian yang pernah ada menunjukkan bahwa ekstrak etanol 50% dari rimpang Pacing mampu menghambat produksi spermatozoa secara terbalikkan (Adnan dan Pagarra,

Hasil : Pemberian ekstrak etanol herba pegagan dosis 50 mg/kg BB, 100 mg/kg BB, dan 200 mg/kg BB mempunyai kemampuan menurunkan asam urat dalam darah mencit sebanding

Pemberian ekstrak etanol rimpang jahe merah dengan dosis 8,2 mg/20 g BB mencit memiliki efek yang hampir sama dengan Asetosal, yaitu dengan memperpanjang waktu

Berdasarkan pengujian aktivitas antidiabetes ekstrak etanol daun pohpohan (Pilea trinervia Wight.) dengan dosis 0,62 g/kg BB mencit, 1,2 g/kg BB mencit dan 2,4 g/kg

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa ekstrak daun delimadengan dosis 100 mg/kg BB, 150 mg/kg BB dan 200 mg/kg BB masing-masing per 20-30 gram BB mencit dapat