• Tidak ada hasil yang ditemukan

Konferensi Nasional Teknik Sipil 10

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Konferensi Nasional Teknik Sipil 10"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

Konferensi Nasional Teknik Sipil 10

Editor :

Harijanto Setiawan

Siswadi

Ferianto Raharjo

Menuju Masyarakat Industri Konstruksi

Berdaya Saing Tinggi

dan Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan

Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik

Universitas Atma Jaya Yogyakarta

(2)

ISBN : 978-602-60286-0-0

Desain sampul dan Tata letak GKM Print

Penerbit

Redaksi :

Cetakan pertama, Oktober 2016

Hak cipta dilindungi undang - undang

Dilarang memperbanyak karya tulis ini dalam bentuk dan dengan cara Editor : Harijanto Setiawan Ferianto Raharjo Siswadi Jl. Babarsari No. 44 Yogyakarta 55281 Telp : 0274 - 487711 ext: 2162 email : [email protected]

Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Berdaya Saing Tinggi

(3)

ix

DAFTAR ISI

halaman

HALAMAN JUDUL ... i

SAMBUTAN KETUA PANITIA ... iii

SAMBUTAN SEKJEN BMPTTSSI ... v

SAMBUTAN KETUA PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL FT UAJY ... vii

DAFTAR ISI ... ix

Topik: MATERIAL

014 PERILAKU TANAH EKSPANSIF YANG DISTABILISASI DENGAN ABU AMPAS TEBU-LIMBAH KARBIT DAN INKLUSI SERAT POLYESTER ... 1

John Tri Hatmoko dan Hendra Suryadharma 015 PENGARUH ASPAL MODIFIKASI DENGAN PENAMBAHAN ABU CANGKANG SAWIT TERHADAP KINERJA CAMPURAN PERKERASAN ASPHALT ... 9

Elsa Eka Putri, Romi Putra, Frenzy Alvila Rusdidan Herik Pernanda 050 SIFAT MEKANIK DAN DURABILITAS BETON DENGAN MEMAKAI LIMBAH FLY ASH HASIL REKAYASA SEBAGAI CEMENTITIOUS ... 17

Erwin Rommel, Yusuf Wahyudi dan Dini Kurniawati 080 PEMANFAATAN SERBUK KACA DALAM PEMBUATAN BATAKO ... 25

Nursyamsi dan Ivan Indrawan 084 PROGRAM PENGOLAHAN SMOOTHING DATA HASIL UJI LABORATORIUM MATERIAL DAN ELEMEN STRUKTUR ... 31

Kevin Gunawan, Bryan Robby, Hardi Wibowo dan Han Ay Lie 096 PENGARUH KOMPOSISI SERAT POLYPROPYLENE TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON ... 41

Ade Lisantono dan Mikhael Frederikus Kung 128 PENGARUH CURING AIR LAUT TERHADAP SERAPAN DAN PERMEABILITAS BETON MUTU TINGGI DENGAN BAHAN TAMBAH ABU SEKAM PADI ... 47

Galuh Chrismaningwang, Achmad Basuki, Kusno Sambowo dan Achsan Nurcholis 143 PENGARUH DURASI DAN SUHU PEMBAKARAN TERHADAP KUAT TEKAN BETON CAMPURAN CANGKANG KERANG (Dengan Menggunakan Beton K-250 Pada FAS 0,42) ... 53

Wahyuni dan Keumala Citra Sarina Zein 163 DINDING POLYSTYRENE DENGAN PERKUATAN KAWAT LOKET MENGGUNAKAN TEKANAN KEMPA 2 MPa ... 61

Ade Okvianti Irlan 202 PENENTUAN NILAI STABILITAS MARSHALL DENGAN MENGGUNAKAN ARTIFICIAL NEURAL NETWORK ... 71

(4)

208

PERENCANAAN CAMPURAN FUNCTIONALLY GRADED CONCRETE (FGC) UNTUK

MEMBENTUK BETON GRADASI ... 81

Choeririzky Sholikhah, Dita Ratnafuri, Han Ay Lie, Purwanto dan Arif Hidayat

224

PENGARUH PENGGUNAAN PASIR SILIKA SEBAGAI BAGIAN BAHAN AGREGAT HALUS

DALAM CAMPURAN AC-WC TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL ... 91

Harmiyati

238

GERABAH SEBAGAI AGREGAT KASAR PADA BETON ... 101

Kane Ligawan dan Angelina Eva Lianasari

249

EFISIENSI PENAMPANG BALOK BETON DENGAN SANDWICH MUTU MATERIAL ... 111

Bernardinus Herbudiman dan Yongki Aldino

256

PENGARUH PENGGUNAAN ABU TERBANG TERHADAP SIFAT MEKANIS REACTIVE

POWDER CONCRETE ... 119

Widodo Kushartomo dan Kelvin Tandio

262

SIFAT MEKANIS BETON AKIBAT PENGARUH STEEL SLAG SEBAGAI BAHAN

SUBTITUSI AGREGAT HALUS ... 127

Alex Kurniawandy, Ermiyati dan Rizki Wirma

291

PERILAKU BETON GEOPOLIMER BERDASARKAN KEHALUSAN FLY ASH ... 137

Firdaus dan Ishak Yunus

Topik: STRUKTUR

018

PERENCANAAN DAN PELAKSANAAN JEMBATAN PELENGKUNG BETON BERTULANG

TYPE LANGER SAMOTA ... 143

Sutarja, I Nyoman

019

PERFORMANCE EVALUATION OF SEMI RIGID STEEL COLUMN BASE CONNECTIONS

ON CONCRETE FRAMES USING PUSHOVER ANALYSIS ... 149

Andy Prabowo

023

STUDI PENGGUNAAN WIREMESH DAN SCC SEBAGAI MATERIAL RETROFIT TERHADAP

KEKUATAN GESER BALOK BETON BERTULANG ... 159

A. Arwin Amiruddin, Herman Parung dan Riswal K

056

ANALISA KONSTRUKSI RUMAH TRADISIONAL TORAJA (TONGKONAN) ... 167

Reni Oktaviani Tarru dan Yusri Limbongallo

068

GAYA UPLIFT DALAM PERENCANAAN UNDERGROUND RESERVOIR ... 185

(5)

xi

078

BALOK BETON KOMPOSIT CAMPURAN MORTAR DAN PARTIKEL KAYU DALAM POLA

RESPON MEKANIK LENTUR DAN GESER ... 195

Shyama Maricar, Nirmalawati dan Agus Rivani

079

ANALISIS PERILAKU GESER BALOK KASTELLA KOMPOSIT MORTAR ... 201

Andina Prima Putri, Iman Satyarno dan Suprapto Siswosukarto

095

STUDI NUMERIK SAMBUNGAN DENGAN BAUT-GUSSET PLATE PADA STRUKTUR GABLE

FRAME TIGA SENDI ... 207

Pinta Astuti, Martyana Dwi Cahyati dan Hakas Prayuda

108

KEKUATAN BALOK LENTUR TERSUSUN DENGAN KAYU LOKAL ... 213

Parang Sabdono, Sukamta, Davied Hamonangan dan Faldy

109

PERBAIKAN ELEMEN STRUKTUR BALOK BETON BERTULANG AKIBAT KEBAKARAN

DENGAN METODE INJEKSI DAN GRAVITASI GROUT ... 219

Hazairin, Bernardinus Herbudimandan Egi Nuamsyah Kosasih

134

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BOND STRENGTH STRUKTUR BETON

DENGAN SELUBUNG PIPA PADA SISTEM STRUKTUR PRACETAK ... 229

Ninik Catur E.Y

138

KAPASITAS DAN DAKTILITAS AKSIAL KOLOM PENAMPANG PIPIH DENGAN TULANGAN

TRANSVERSAL DARI GALVANIZED WELDED WIRE FABRIC (G-WWF) ... 237

I Ketut Sudarsana, I GN Oka Saputra dan Putu Ayu Rapita Astri

148

EVALUASI DAKTILITAS KURVATUR PILAR JEMBATAN BETON BERTULANG ... 245

Bambang Hadibroto dan Ade Faisal

150

GRUP TULANGAN DIAGONAL SEBAGAI PERKUATAN DINDING PANEL BETON RINGAN

MENGURANGI KEGAGALAN GESER ... 255

Yenny Nurchasanah, Muhammad Ujianto dan Gagah

178

OPTIMALISASI PEMASANGAN PENGHUBUNG GESER BAUT PADA BALOK BAMBU SUSUN ... 263

Noverma

182

PERKUATAN LENTUR BALOK BETON BERTULANG DENGAN FIBER GLASS TIPE WOVEN

ROVING ... 271

Johanes Januar Sudjati dan Paulinus Perjuangan Zebua

206

PENGARUH PERUBAHAN BEBAN GEMPA TERHADAP KINERJA MODEL GEDUNG

PERKANTORAN LIMA LANTAI PADA KONDISI TANAH SEDANG DI WILAYAH CILACAP ... 277

Gathot Heri Sudibyo, Yanuar Haryanto dan Eva Wahyu Indriyati

221

STUDI GAYA LEDAK ELSTERNAL PADA STRUKTUR BANGUNAN ... 285

(6)

240

ANALISIS KINERJA STRUKTUR BETON BERTULANG DENGAN KOLOM MODIFIKASI

YANG DIPERKUAT LAPIS CFRP ... 293

Ida Bagus Rai Widiarsa dan Ida Bagus Dharma Giri

241

ANALISIS PERKUATAN BALOK BAJA DENGAN MEMPERHITUNGKAN EFEK

REDISTRIBUSI MOMEN ... 299

Wiryanto Dewobroto dan Petrus Ricky

243

PENGARUH STEEL FIBER TERHADAP KUAT GESER REACTIVE POWDER CONCRETE ... 305

Daniel Christianto, Widodo Kushartomo dan Wiratman Wangsadinata

257

KINERJA STRUKTUR GEDUNG BERATURAN SISTEM GANDA BERDASARKAN

PERENCANAAN BERBASIS PERPINDAHAN LANGSUNG ... 315

Raja Parulian Purba, Zulfikar Djauhari dan Reni Suryanita

290

KAJIAN PENGARUH PERILAKU TEGANGAN REGANGAN TEKAN BETON YANG

DIPERKUAT SERAT SINTETIS TERHADAP PERILAKU MOMEN KURVATUR ... 325

Rosidawani, Iswandi Imran, Saptahari Sugiri dan Ivindra Pane

294

APLIKASI INCREMENTAL DYNAMIC ANALYSIS UNTUK PENILAIAN KERENTANAN DAN

RESIKO SEISMIK JEMBATAN ... 333

Niam A. Wibowo, Dean H. Wardana, Mutiara Puspahati C, Senot Sangadji, Edy Purwanto dan S. A. Kristiawan

295

FUNGSI FRAGILITY (KERAPUHAN) SEBAGAI ALAT EVALUASI KINERJA SEISMIK

STRUKTUR TIPIKAL JEMBATAN JALAN RAYA BETON ... 341

Enjels N. Tropormera, Agus Trisyanto, Mutiara Puspahati C, Senot Sangadji, Agus Supriyadi dan Supardi

297

PENYEDERHANAAN PERHITUNGAN GAYA GESER DASAR SEISMIK (V) SNI GEMPA 2012

UNTUK TIPIKAL BANGUNAN GEDUNG SEKOLAH DI JAWA TENGAH ... 349

Himawan Indarto dan Hanggoro Tri Cahyo Andiyarto

298

PREDIKSI RESPONS STRUKTUR BANGUNAN BERDASARKAN SPEKTRA GEMPA

INDONESIA MENGGUNAKAN JARINGAN SARAF TIRUAN ... 359

Reni Suryanita, Hendra Jingga, Harnedi Maizir dan Enno Yuniarto

Topik: TRANSPORTASI

012

THE RELATIONSHIP AMONG LAND USE PATTERN, SOCIO ECONOMIC FACTORS AND

TRAVEL BEHAVIOURS ... 369

Dewa Made Priyantha Wedagama

013

KAJIAN KELAYAKAN FINANSIAL PENGEMBANGAN ANGKUTAN WISATA DI KOTA

DENPASAR ... 377

(7)

xiii

022

ESTIMASI MATRIK ASAL TUJUAN PERJALANAN DI KOTA SURAKARTA DENGAN

MODEL GRAVITY ... 385

Syafi’i, Slamet Jauhari Legowo dan Lydia Novitriana Nur Hidayati

031

IDENTIFIKASI KADAR EMISI GAS BUANG CO2 AKTIVITAS TRANSPORTASI PADA JALAN

LINGKUNGAN DI WILAYAH BANDUNG TIMUR ... 395

Atmy Verani R Sihombing

034

AKURASI INFORMASI WAKTU PERJALANAN BERDASARKAN PERSEPSI PENGGUNA

JALAN (Studi Kasus : Ring Road Utara Surakarta) ... 405

Amirotul MH Mahmudah, Dewi Handayani dan Arief Rahman Hakim

058

STUDI KOMPARASI PENGGUNAAN LIGHT WEIGHT DEFLECTOMETER (LWD) PUSJATAN

DAN FALLING WEIGHT DEFLECTOMETER (FWD) PADA LAPIS PONDASI JALAN ... 413

Siegfried dan Afrizal Naumar

061

PERHITUNGAN KEBUTUHAN TEBAL OVERLAY ASPAL MENGGUNAKAN PROGRAM

EVERSERIES 5.0 DAN METODE BINA MARGA Pd.T-05-2005-B ... 419

Ria Askarina dan Angga Marditama Sultan Sufanir

066

KELAYAKAN FINANSIAL PEMBANGUNAN GEDUNG PARKIR SEPEDA MOTOR

UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA ... 427 Dewi Handayani, Raden Ajeng Dinasty Purnomoasri dan Slamet Jauhari Legowo

067

PROBABILITAS PENGGUNA KERETA API CEPAT JAKARTA BANDUNG MENGGUNAKAN

MODEL LOGIT BINER ... 435

Kartika Seinari Manggala dan Dwi Prasetyanto Sudiatmono

070

WORLDWIDE SLAB TRACK DEVELOPMENT AS CONSIDERATION FOR INDONESIAN

SLAB TRACK DESIGN CONCEPT ... 441

Dian Setiawan M

074

PENGARUH KONDISI JALAN DESA TERHADAP PEREKONOMIAN WILAYAH ... 451

Dwi Ardianta Kurniawan

081

PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI KE KAMPUS OLEH MAHASISWA UNIVERSITAS

GADJAH MADA ... 457

Ibnu Fauzi dan Imam Basuki

085

EVALUASI KINERJA LALU LINTAS JALAN RAYA MAGETAN – MAOSPATI AKIBAT

PEMBANGUNAN PABRIK GARMEN SUKOMORO ... 467

Rosyid Kholilur Rohman dan Setiyo Daru Cahyono

087

KLASIFIKASI KERUSAKAN JALAN RAYA MENGGUNAKAN LEARNING VECTOR

QUANTIZATION ... 475

(8)

097

ANALISIS PENGARUH PENYEMPITAN JALAN (BOTTLENECK) TERHADAP TINGKAT

PELAYANAN JALAN DENGAN PENDEKATAN SIMULASI MIKRO ... 483

Tri Sudibyo dan Meiske Widyarti

124

METODE REDISTRIBUSI PADA SISTEM PENGGUNAAN SEPEDA LISTRIK BERSAMA DI

LINGKUNGAN KAMPUS UNIVERSITAS SEBELAS MARET ... 491

Lydia Novitriana Nur Hidayati, Djumari dan Fajar Sri Handayani

162

ANALISIS TINGKAT PELAYANAN DAN TINGKAT KEPUASAN TRANSJAKARTA ... 499

Najid

175

EVALUASI KINERJA PELAYANAN SHUTTLE BUS INTRANS BINTARO, TANGERANG

SELATAN ... 507

Ferdinand Fassa

177

AKSES PENUMPANG KRL MENUJU KAMPUS UNIVERSITAS PANCASILA JAKARTA ... 517

A.R. Indra Tjahjani, Firman Ariesandy, Deffi Putri Arum P, Ilham Haji Nugroho, Mohamad Yudha P, Try G. Daeli dan IndraAdhyapratama

186

ANALISIS SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN (SAFETY MANAGEMET SYSTEM) DI

BANDAR UDARA INTERNASIONAL SULTAN HASANUDDIN MAKASSAR ... 523

Sudirman Hi. Umar dan Imam Basuki

211

STUDI PENGELOLAAN SAMPAH KOTA SEMARANG (STUDI KASUS DI TIGA KECAMATAN) .... 533

Petra Aprilian Bustani, Edward Dion Palma, Djoko Suwarno dan Rudatin Ruktiningsih

230

THE IMPACT OF MOTORCYCLE DOMINATED MIXED TRAFFIC ON SATURATION FLOW

RATE AT SIGNALISED JUNCTIONS ... 541

D.M Priyantha Wedagama, I.W Suweda dan I.N Widana Negara

283

ANALISIS KEBUTUHAN RUANG PARKIR DI KAWASAN PASAR KLANDASAN

BALIKPAPAN, KALIMANTAN TIMUR ... 547

Indra Pramana Putra dan P. Eliza Purnamasari

299

CAR PARKING EVALUATION : TUGU YOGYAKARTA RAILWAY STATION ... 557

Okkie Putriani dan P. Eliza Purnamasari

300

EVALUASI KINERJA ANGKUTAN PENUMPANG JALUR 1 DAN 2 DI KOTA KUPANG NUSA

TENGGARA TIMUR ... 567

JF. Soandrijanie Linggo dan Frederika Putri Manu

301

EVALUASI KERUSAKAN RUAS JALAN PULAU INDAH, KELAPA LIMA, KUPANG DENGAN

MENGGUNAKAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX ... 577

(9)

Konferensi Nasional Teknik Sipil 10 Universitas Atma Jaya Yogyakarta, 26-27 Oktober 2016

ISBN: 978-602-60286-0-0 47

PENGARUH CURING AIR LAUT TERHADAP SERAPAN DAN PERMEABILITAS

BETON MUTU TINGGI DENGAN BAHAN TAMBAH ABU SEKAM PADI

Galuh Chrismaningwang1, Achmad Basuki 2, Kusno Sambowo3 dan Achsan Nurcholis4

1Prodi DIII Teknik Sipil, Universitas Sebelas Maret, Jl. Ir. Sutami 36 A Surakarta

Email: [email protected]

2 Jurusan Teknik Sipil, Universitas Sebelas Maret, Jl. Ir. Sutami 36 A Surakarta

Email: [email protected]

3 Jurusan Teknik Sipil, Universitas Sebelas Maret, Jl. Ir. Sutami 36 A Surakarta

Email: [email protected]

4 Jurusan Teknik Sipil, Universitas Sebelas Maret, Jl. Ir. Sutami 36 A Surakarta

Email: [email protected]

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh abrasi curing laut terhadap serapan dan permeabilitas beton mutu tinggi dengan bahan tambah abu sekam padi. Sampel yang digunakan untuk pengujian serapan beton berbentuk silinder yang berukuran 76,5 mm dan tinggi 150 mm sebanyak 12 buah, dengan kadar abu sekam padi sebanyak 15 % dari berat semen. Sampel yang digunakan untuk pengujian permeabilitas beton berbentuk silinder dengan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm sebanyak 12 buah, dengan kadar abu sekam padi sebanyak 15 % dari berat semen. Pengujian dilakukan setelah curing selama 28 hari dalam air laut. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Nilai permeabilitas yang diuji dengan menggunakan air laut adalah 5,8211.10-9 m/dt, sedangkan menggunakan air tawar adalah 5,6371.10-9 m/dt. Nilai resapan yang terjadi apabila diuji dengan air laut adalah 1,1538 % untuk rendaman 10 + 0,5 menit dan 1,6812 %, pada rendaman 24 jam. Nilai serapan beton yang diuji dengan air tawar adalah 1,5971 % rendaman 10 + 0,5 menit dan 3,4003 % untuk rendaman 24 jam. Hasil pengujian permeabilitas dan serapan beton, menunjukkan penambahan abu sekam padi dapat mengurangi jumlah pori dalam beton, sehingga dapat mengurangi penetrasi air ke dalam beton

Kata kunci: curing, air laut, beton mutu tinggi, permeabilitas, serapan

1.

PENDAHULUAN

Indonesia yang merupakan negara kepulauan memiliki kepentingan untuk memaksimalkan potensi pada daerah pesisir. Hal ini dapat diwujudkan dengan cara membangun waterfront city pada daerah-daerah yang strategis. Sistem pembangunan waterfront city ini sudah banyak diaplikasikan pada negara maju, dan terbukti dapat meningkatkan perekonomian dan pemerataan pembangunan.

Bahan yang paling sering digunakan dalam industri konstruksi dan infrastruktur adalah beton. Hal ini memicu pertanyaan mengenai pengaruh air laut terhadap kekuatan dan durabilitas beton bertulang. Sifat air laut yang agresif dikhawatirkan dapat menimbulkan korosi pada baja tulangan.Abrasi air laut sangat rawan terhadap serangan kimia, termasuk serangan klorida, garam magnesium, sulfat, dan serangan asam oleh bakteri (Kodoatie dan Sjarief, 2010). Kurangnya ketahanan disebabkan oleh pengaruh luar seperti pengaruh fisik, kimia maupun mekanis, misalnya pelapukan oleh cuaca, perubahan temperatur yang drastis, abrasi, aksi elektrolis, serangan oleh cairan atau gas alami ataupun industri. Besarnya kerusakan yang timbul sangat tergantung pada kualitas beton, meskipun pada kondisi yang ekstrim beton yang terlindung dengan baik pun akan mengalami kehancuran. (Nugraha & Antoni, 2007). Kerusakan beton dapat diakibatkan oleh masuknya cairan yang masuk ke dalam pori-pori beton. Mekanisme masuknya air ke dalam beton terdapat tiga cara yaitu serapan, permeabilitas, dan difusi. Untuk mengurangi kerusakan pada beton ,hal yang harus diperhatikan adalah jumlah pori. Beton yang memiliki kekuatan tinggi memiliki jumlah pori yang sedikit,sehingga mengurangi jumlah air yang masuk ke dalam beton. Durabilitas beton dipengaruhi antara lain oleh serapan dan permeabilitas beton.

Beton mutu tinggi mensyaratkan nilai faktor air semen yang rendah, maka dapat digunakan digunakan nilai faktor air semen 0.4, 0.32, 0.3, atau 0,28. Berdasarkan penelitian–penelitian sebelumnya, dipilih kadar abu sekam padi yang optimum yaitu 15% dengan silika fume berkadar optimum 9%. Kedua persentase tersebut dihitung berdasarkan berat semen (Kencanawati dan Merdana,2012). Abu sekam padi yang dibakar pada suhu 600C dengan variasi jumlah (5%, 10%, 15%, 20%, 25% dan 30%) dari berat semen terhadap kuat tekan dan ketahanan asam pada beton, kuat tekan

(10)

maksimum diperoleh pada penambahan abu sekam sebesar 15% dari berat semen (Sahureka, 2007). Abu Sekam Padi dengan kandungan silika yang cukup tinggi dapat dimanfaatkan sebagai bahan pozzolan untuk pembuatan beton (Houston, 1972). Abu sekam padi memiliki aktivitas pozzolanic yang sangat tinggi sehingga lebih unggul dari SCM lainnya seperti fly ash, slag, dan silica fume (Bakri, Jurnal Perennial, 5(1):9-14).

Penggunaan abu sekam padi atau rice husk ash (RHA) dalam campuran beton juga merupakan salah satu cara dalam menjaga kestabilan lingkungan, karena penggunaan RHA akan mengurangi penggunaan PC.

2.

DETAIL PENELITIAN

Gambar 1 menunjukkan langkah-langkah penelitian meliputi uji pendahuluan, mix design, perawatan beton dengan air laut dan air tawar, serta pengujian serapan dan permeabilitas pada beton keras.

Gambar 1. Langkah-langkah penelitian

Benda uji yang digunakan dalam pengujian serapan dan permeabilitas berbentuk silinder yang berukuran 76,5 mm dan tinggi 150 mm dan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm. Benda uji dapat dilihat pada Gambar 2.

Gambar 2. Benda Uji

(11)

49

ISBN: 978-602-60286-0-0

Tabel 1. Makro struktur detail penelitian

Uji

Deskripsi Sampel

Standar Satuan Pengukuran Kode Benda Uji Ukuran (mm) jml Umur (hari) Serapan 76,5 x 150 6 28 SK SNI S–36–

1990–03 % Serapan S-AL & S-AT Permeabili

tas 150 x 300 8 28

ACI 301-729

(revisi 1975)

m/dt

Koefisien

Permeabilitas P-AL & P-AT Tata cara pembuatan dan perawatan benda uji beton di laboratorium yang digunakan pada penelitian ini adalah standar SNI 03-2493-1991.

Variasi benda uji yang digunakan pada penelitian ini adalah :

• Benda uji serapan dengan bahan tambah abu sekam padi 15 % dengan perawatan air tawar dan air laut • Benda uji permeabilitas dengan bahan tambah abu sekam padi 15 % dengan perawatan air tawar dan air laut Penelitian ini menggunakan metode mix design trial and error untuk mencapai nilai f’c > 40 N/mm2. Rekapitulasi mix

design yang digunakan pada pengujian Modulus of Rupture dan Modulus Elastisitas ditunjukkan pada Tabel 2. Tabel 2. Rekapitulasi Kebutuhan Bahan untuk 1 m3 Beton Benda Uji

Jenis Bahan Jumlah (kg/m3)

Semen 503,11

Agregat Kasar 1033,00

Agregat Halus 662,26

Super plasticizer 13,88

Abu Sekam Padi (RHA) 90,56

Air 161,34

Abu sekam padi (rice husk ash) yang digunakan sebagi bahan tambah pada beton didapatkan dari Sragen, Jawa Tengah. Abu sekam padi diuji XRF untuk mengetahui unsur kimia ynag terdapat di dalamnya.

Pada Tabel 3 dapat dilihat bahwa kandungan SiO2 adalah yang terbesar yaitu sebesar 82,59%. Dan hal ini menunjukan

bahwa kandungan SiO2 yang tinggi sehingga menyerupai matrix semen.

Tabel 3. Unsur Kimia Abu Sekam Padi menurut Uji XRF

Formula Concentration % SiO2 82.59 CaO 4.81 K2O 3.05 Al2O3 2.05 P2O5 2.00 Fe2O3 1.65 MgO 1.48 SO3 1.18 Cl 0.57 MnO 0.29 TiO2 0.16 Nd2O3 0.03 SrO 0.02 ZnO 0.02 V2O5 0.02 Rb2O 0.01

*Diuji di Laboratorium Fakultas MIPA Universitas Sebelas Maret Surakarta

Matrix semen + air  CSH + CH, kemudian terjadi hidrasi yang dikendalikan oleh C3S + C2S dalam semen. Pertambahan kekuatan beton atau pasta bergantung pada CSH yang dihasilkan saat SiO2 bereaksi dengan CH dan

(12)

terjadi hidrasi. Reaksi abu sekam padi dengan CH mengakibatkan jumlah CH berkurang,yang memberikan efek mengurangi alkalinitas dan menambah ketahanan pasta semen terhadap serangan kimia dari luar. Kemudian reaksi abu sekam padi dengan CH juga mengakibatkan CSH bertambah yang memberikan efek yaitu menghalangi masuknya zat cair ke pasta semen,sehingga nilai permebilitasnya berkurang dan beton menjadi semakin padat. Berikut adalah reaksi yang terjadi antara semen,air,dan sekam padi :

1. Reaksi kimia antara semen OPC dan air OPC + H2O CaO . SiO2 . H2O + Ca(OH)2

2. Reaksi kimia antara semen OPC,air, dan abu sekam padi OPC + SiO2 + H2O CaO . SiO2 . H2O + Ca(OH)2 + SiO2

CaO . SiO2 . H2O

Dari hasil pengujian viskositas air laut dan air tawar yang dilakukan di Laboratorium Teknik Kimia Fakultas Teknik UNS, didapatkan nilai viskositas air laut sebesar 0,01411875 gr/cm s untuk air laut dan 0,007927569 gr/cm s untuk air tawar.

3.

HASIL DAN PEMBAHASAN

Hasil Pengujian Serapan

Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui nilai serapan air laut dan air tawar ke dalam beton.Pengujian ini dilakukan dengan membandingkan berat kering oven dengan berat setelah perendaman 10 + 0,5 menit dan 24 jam. Rumus yang digunakan seperti pada persamaan (2).Hasil pengujian serapan air laut dan air tawar dapat dilihat pada Tabel 4 dan Tabel 5.

Tabel 4.Hasil Pengujian Serapan Perendaman 10 + 0,5 menit

Tabel 5. Hasil Pengujian Serapan Perendaman 24 jam

Berdasarkan hasil pengujian di atas dapat dilihat nilai serapan lebih besar terjadi pada air tawar. Menurut SK SNI S– 36–1990–03 nilai serapan pada beton maksimum 2,5% berat kering oven untuk perendaman 10+0,5 menit, dan 6,5% berat kering oven utnuk perendaman selama 24 jam, sehingga beton termasuk dalam beton kedap air. Nilai viskositas berpengaruh pada proses serapan pada beton. Hal ini dikarenakan nilai viskositas air laut lebih tinggi sehingga kondisi air lebih jenuh.Berdasarkan hasil pengujian tersebut dapat dilihat pada Tabel 10 dan Tabel 11 nilai serapan air tawar

No Benda Uji Oven (a) (kg) Berat Kering Berat Setelah 10+0,5 menit (b) (kg) Absorpsi (%) Rata-rata (%) 1 S-AL 1 12,05 12,395 2,8630 1,1538 2 S-AL 2 11,6 11,8 1,7241 3 S-AL 3 11,92 11,9233 0,0279 4 SAL 4 12 12 0 5 S-AT 1 11,75 11,985 2 1,5971 6 S-AT 2 11,72 11,9 1,5358 7 S-AT 3 11,8 11,945 1,2288 8 S-AT 4 11,7 11,89 1,6239

No Benda Uji Oven (a) (kg) Berat Kering Berat Setelah 24 jam (b) (kg) Absorpsi (%) Rata-rata (%) 1 S-AL 1 12,05 12,40 2,9046 1,9093 2 S-AL 2 11,6 11,9 2,586 3 S-AL 3 11,92 12,06 1,1745 4 SAL 4 12 12,12 0,9722 5 S-AT 1 11,75 12,14 3,3191 3,4003 6 S-AT 2 11,72 12,133 3,5267 7 S-AT 3 11,8 12,15 2,9661 8 S-AT 4 11,7 12,14 3,7891

(13)

51

ISBN: 978-602-60286-0-0

lebih tinggi dibandingkan dengan air laut, dan sangat terlihat jelas perbedaan nilai serapan setelah perendaman 24 jam.

Hasil Pengujian Permeabilitas

Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui kecepatan aliran atau rembesan air ke dalam beton.Kecepatan air yang masuk ke dalam beton semakin tinggi maka beton semakin rendah durabilitasnya. Pengujian permeabilitas ini dilakukan dengan tekanan air ;sebesar 1 kg/cm2 selama 48 jam, dilanjutkan 3 kg/cm2 selama 24 jam, dan dilanjutkan

7 kg/cm2selama 24 jam, penetrasi air ke dalam beton diukur dan disajikan dalam Tabel 6.

Tabel 6. Hasil Pengujian Permebilitas

Berdasarkan SK-SNI S-36-1990-03 beton kedap air apabila nilai penetrasi yang terjadi ke dalam beton maksimal adalah 50 mm untuk air agresif sedang dan 40 mm untuk air agresif kuat.Air agresif sedang adalah air yang mengandung air limbah industri, air payau, air laut, sedangkan air agresif kuat adalah air yang mengandung garam-garam agresif minimal 1500 ppm. Berdasarkan hasil pengujian beton telah memenuhi beton kedap air baik agresif kuat ataupun agresif sedang. Menurut ACI 301-729 (revisi 1975) (dalam Neville dan Brooks, 1987) nilai koefisien permeabilitas maksimum adalah 1,5.10-11 m/dt. Berdasarkan pengujian di atas diperoleh nilai permeabilitas rerata

beton apabila diuji dengan air tawar adalah 5,6371.10-9dan air laut 5,8211.10-9, sehingga beton belum bisa dikatakan

beton kedap air menurut ACI 301-729 (revisi 1975).

Pengaruh Curing Air Laut

Adanya reaksi kalsium klorida yang terdapat pada beton dan air laut dapat mempercepat pengikatan dan pengembangan kekuatan awal beton. Kandungan SiO2 yang tinggi pada abu sekam padi berfungsi mereduksi kalsium

hidroksida sehingga produksi ettringite(bersifat mengembang) berkurang , selain itu abu sekam padi juga dapat mengurangi porositas beton dengan mengisi pori-pori beton serta sifatnya yang seperti bahan perekat dapat meningkatkan daya lekat antara mortar dengan agregat air. sehingga dapat meningkatkan kekedapan dan kekuatan serta dapat mencegah serangan sulfat dari air laut. Hasil yang didapat pada pengujian mengindikasikan bahwa proses

curing air laut mengurangi permeabilitas dan serapan dalam beton mutu tinggi berbahan tambah abu sekam padi,

karena adanya reaksi antara abu sekam padi dan garam air laut mengakibatkan berkurangnya jumlah pori dalam beton.

4.

KESIMPULAN

Dari hasil penelitian serta analisis data dan pembahasan yang telah dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :

a) Nilai permeabilitas sampel diuji dengan menggunakan air laut adalah 5,8211.10-9 ms-1, sedangkan diuji

menggunakan air tawar adalah 5,6371.10-9ms-1. Berdasarkan penelitian sebelumnya nilai permeabilitas beton

normal adalah 1,72455.10-8ms-1.

b) Nilai serapan sampel diuji dengan air laut adalah 1,1538% untuk rendaman 10 + 0,5 menit dan 1,6812% untuk rendaman 24 jam. Nilai serapan beton diuji dengan air tawar 1,5971% rendaman 10 + 0,5 menit dan 3,4003% untuk rendaman 24 jam. Berdasarkan penelitian yang dilakukan sebelumnya nilai absorspsi beton normal yaitu sebesar 3,6888%.

Benda Uji Penetras i L (m) Tinggi air awal, ho(m) Tinggi air setelah 1 jam, hi(m) Waktu pengujian t (dt) Diameter sebaran air, d(m) Debit aliran dQ/dt (m3/dt) Permeabilitas k (m/s) k rata-rata (m/s) AT 1 0,017 0,7 0,678 3600 0,03 2,35.10-10 8,0802.10-9 5,6371.10-9 AT 2 0,015 0,7 0,675 3600 0,03 2,67. 10-10 8,1019. 10-9 AT 3 0,015 0,7 0,696 3600 0,04 4,28. 10-10 7,2917. 10-9 AL 1 0,022 0,7 0,677 3600 0,04 2,46. 10-10 6,1493. 10-9 5,8211.10-9 AL 2 0,025 0,7 0,69 3600 0,035 1,07. 10-10 3,9682. 10-9 AL 3 0,017 0,7 0,68 3600 0,03 2,14. 10-10 7,3457. 10-9

(14)

c) Reaksi antara air laut dan beton dengan bahan tambah abu sekam padi yang terjadi pada saat proses curing mengakibatkan berkurangnya nilai serapan dan permeabilitas, karena reaksi tersebut mengakibatkan berkurangnya jumlah pori dalam beton.

DAFTAR PUSTAKA

Bakri, Jurnal Perennial, 5(1): 9-14) Lab. Keteknikan dan Diversifikasi Produk Hasil Hutan Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin Jl. Perintis Kemerdekaan Km. 10 Tamalanrea, Makassar

Houston,D.F. (1972), Rice Chemistry and Technology, American Association of Cereal Chemist.Inc, Minnesota Kencanawati, N.N. and Merdana, I. N. (2012). “Perbandingan Penggunaan Pozolan Alami (Abu Sekam Padi) dan

Pozolan Buatan (Sika Fume) Pada Kuat Tekan Beton Mutu Tinggi”. Jurnal Teknik REKAYASA, Volume 13, Prodi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Mataram, Mataram

Kodoatie,R and Sjarief. (2010). Jurnal Abrasi. UPI : Yogyakarta Nugroho, P and Antoni (2007). Teknologi Beton, Andi, Yogyakarta

Sahureka, T.B.J.M. (1997). “Pengaruh Penambahan Abu Sekam Padi pada KuatTekan dan Ketahanan Asam Beton”. Tesis, Prodi Teknik Sipil, FakultasTeknik Sipil , UGM, Yogyakarta

Spesifikasi Khusus Standar Nasional Indonesia (SNI) S-36-1990-03, ”Spesifikasi Beton Bertulang Kedap Air”, Departemen Pekerjaan Umum. Yayasan LPMB. Bandung

Suhendro, B. (2007). “Beton Hijau (Green Concrete)- Dambaan,Realisasi, dan Permasalahannya”, Prosiding Seminar Nasional Sustainability dalam Bidang Material, Rekayasa, dan Konstruksi Beton, KK Rekayasa Struktur FTSL ITB, Bandung, pp.20- 38

(15)

Universitas Atma Jaya Yogyakarta 1. Prof. Ir. Yoyong Arfiadi, M.Eng., Ph.D. 2. Dr. Ir. Dwijoko Ansusanto, M.T.

3. Dr. Eng. Luky Handoko, S.T., M.Eng. 4. Ir. Peter F. Kaming, M.Eng., Ph.D. Universitas Pelita Harapan

1. Prof. Dr.-Ing. Ir. Harianto Hardjasaputra 2. Prof. Dr. Manlian Ronald A. S., S.T., M.T. 3. Dr. Ir. Wiryanto Dewobroto, M.T. 4. Dr.-Ing. Jack Widjajakusuma Universitas Udayana

1. Prof. Ir. I Nyoman Arya Thanaya, M.E., Ph.D. 2. Ir. Ida Ayu Made Budiwati, M.Sc., Ph.D. 3. Ir. Nyoman Martha Jaya, M.Cont.Mgt., Ph.D., G.C.Inst.C.E.S.

4. Dr. Ir. Yenni Ciawi Universitas Trisakti

1. Dr. Ir. Jane Sekarsari, M.M. 2. Dr. Ir. Indah Sulistyawati, M.T. 3. Dr. Ir. Trihono Kadri, M.S. 4. Dr. Ir. Hendro Yassin, M.Sc. Universitas Sebelas Maret 1. Prof. Dr. Ir. Sobriyah, M.S.

2. Prof. Stefanus Adi Kristiawan, S.T., M.Sc., Ph.D. 3. Dr. Techn. Ir. Sholihin As’ad, M.T.

4. Dr. Niken Silmi, S.T., M.T. Institut Teknologi Nasional 1. Dr. Ir. Dwi Prasetyanto, M.T. 2. Dr. Yuki Achmad Yakin, S.T., M.T. 3. Dr.Eng. Mia Wimala, S.T., M.T.

4. Yessi Nirwana Kurniadi, S.T., M.T., Ph.D. Universitas Tarumanagara

1. Prof. Ir. Chaidir Anwar Makarim, M.S.E., Ph.D. 2. Prof. Ir. Leksmono Suryo Putranto, M.T., Ph.D. 3. Dr. Ir. Wati Asriningsih Pranoto, M.T.

4. Dr. Widodo Kushartomo, S.Si., M.Si.

Komite Ilmiah

Sampai Setelah 31 Agt ‘16 31 Agt ‘16 Pemakalah: o Dosen/Umum Rp 500.000 Rp 600.000 o Mahasiswa Rp 400.000 Rp 500.000 Peserta: o Dosen/Umum Rp 400.000 Rp 500.000 o Mahasiswa Rp 300.000 Rp 400.000 Biaya pendaftaran sudah termasuk partisipasi dalam seluruh sesi KoNTekS 10, sertifikat, seminar kit, soft copy prosiding, buku acara dan kumpulan abstrak, rehat kopi, makan siang, dan welcome dinner. Peserta yang mengirim lebih dari satu makalah akan dikenakan biaya tambahan Rp. 250.000/makalah. Pembayaran dapat dilakukan melalui:

Bank Rakyat Indonesia (BRI) a.n. Sumiyati Gunawan

No. Rek. 3067 01 002637 50 5

Pendaftaran

Sekretariat

Program Studi Teknik Sipil

Universitas Atma Jaya Yogyakarta Jl. Babarsari 44, Yogyakarta 55281 Telp. (0274) 487711, Fax. (0274) 487748 Contact Person: Hari - 08122720865, Luky - 087838583851 Email: [email protected] Website: www.konteks.id

Batas pengiriman abstrak : 11 April 2016 Hasil review abstrak : 16 Mei 2016 Batas pengiriman makalah : 11 Juli 2016 Hasil review makalah : 22 Agustus 2016 Batas pengiriman makalah

siap cetak : 19 September 2016

Tanggal Penting

KoNTekS10

KoNTekS10

KoNTekS10

Konferensi Nasional Teknik Sipil 10

“Menuju Masyarakat Industri Konstruksi Berdaya Saing Tinggi dan

Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan” 26-27 Oktober 2016

Yogyakarta, Indonesia

UAJY UPH UNUD TRISAKTI UNS ITENAS UNTAR

Gambar

Gambar 1 menunjukkan langkah-langkah penelitian meliputi uji pendahuluan, mix design, perawatan beton dengan  air laut dan air tawar, serta pengujian serapan dan permeabilitas pada beton keras
Tabel 3. Unsur Kimia Abu Sekam Padi menurut Uji XRF
Tabel 4. Hasil Pengujian Serapan Perendaman 10 + 0,5 menit
Tabel 6. Hasil Pengujian Permebilitas

Referensi

Dokumen terkait

Dari tabel 4.6 dapat diketahui peningkatan nilai kuat tekan beton normal ke beton yang ditambahkan serat sebesar 10% dari berat beton silinder mempunyai nilai 6,922%

Hasil analisis menunjukkan bahwa ada lima kelompok faktor utama yang menyebabkan terjadinya klaim pada proyek konstruksi, yang diurutkan mulai dari yang paling dominan

This explains that socio economic factors are the pushing and the most important factor for land use patterns and travel behaviours.Considering their socio-economic factors, land use

Meskipun demikian metode pengadaan tradisional ini mempunya batasan- batasan seperti mmebutuhkan waktu yang lebih lama karena sebelumnya ada tahap perencanaan yang

Berdasarkan SNI 19-2454-2002 tentang Tata cara Pengelolaan Sampah Perkotaan, timbulan sampah adalah banyaknya sampah yang timbul dari masyarakat dalam satuan volume

Secara umum, sistem pembiayaan proyek merupakan rangkaian kegiatan perhitungan pembiayaan pekerjaan konstruksi yang mendefinisikan biaya langusng dan biaya tidak

Paksi Aan Syuryadi 042 PERANAN PENGGUNA JASA DALAM PENERAPAN KONSEP KONSTRUKSI HIJAU DI KOTA BANDA ACEH SEBAGAI KOTA HIJAU

Penambahan rasio volumetrik sengkang dengan mempergunakan jarak sengkang yang lebih rapat dan memperbesar diameter sengkang mampu meningkatkan kapasitas aksial tekan