Makalah Eptm Kecelakaan Lalu Lintas

Teks penuh

(1)

MAKALAH

MAKALAH

EPIDEMIOLOGI PENYAKIT TIDAK MENULAR 

EPIDEMIOLOGI PENYAKIT TIDAK MENULAR 

UNIVERSITAS ANDALAS

UNIVERSITAS ANDALAS

KECELAKAAN LALU LINTAS

KECELAKAAN LALU LINTAS

Oleh :

Oleh :

KELOMPOK 7

KELOMPOK 7

S

So

offiia

a A

An

na

an

nd

da

a P

P

!!""ii

#

#$

$#

##

#%

%#

##

#&

&&

&7

7

N

Na

ad

d'

'a

a U

Ull(

(a

a R

Rii))a

all

#

#$

$#

##

#%

%#

##

#&

&#

#&

&

S

Sh

hiin

n!!iia

a P

Pee""d

da

an

na

a

#$

#

$#

##

#%

%#

##

#&

&#

#*

*

S

Siill(

(iia

a A

A'

'

n

na

an

nd

da M

a Ma

a""ii++!!ii

#

#$

$#

##

#%

%#

##

#&

&%

%#

#

D

Dh

hii!!a

a T

T""ii++ee!!'

'a

a A

An

na

an

nd

da

a

#

#$

$#

##

#%

%#

##

#&

&,

,,

,

R

Ra

an

nd

dii!!a

a L

La

a""a

a++a

a!!ii

#$

#

$#

##

#%

%#

##

#&

&,

,-

-M

M.

. H

Hiid

da

a'

'a

a!

! N

Na

a++

!!iio

on

n

#

#$

$#

##

#%

%#

##

#&

&$

$%

%

M

Meella

an

ni

i P

P

++/

/ii!!a

a eeffeen

nd

d""ii

#

#$

$#

##

#%

%#

##

#&

&-

-#

#

II""0

0a

a S

S'

'a

affii!!""ii

#

#$

$#

##

#%

%#

##

#&

&-

-$

$

1

1iid

d'

'a

a N

No

o(

(i

i S

S

++a

an

n!!ii

#

#$

$#

##

#%

%#

##

#&

&2

27

7

ILMU KESEHATAN MASYARAKAT

ILMU KESEHATAN MASYARAKAT

3AKULT

3AKULTAS

AS KESE

KESEHAT

HATAN

AN MAS

MASYA

YARAKAT

RAKAT

UNIVERSITAS ANDALAS

UNIVERSITAS ANDALAS

PADANG4 %&#2

(2)

KATA PENGANTAR 

Syukur Alhamdulillah penulis ucapkan atas kehadirat Allah SWT. Berkat Rahmat dan Karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan penulisan makalah yang  berjudul “Kecelakaan alu intas“! yang merupakan salah satu syarat untuk 

memenuhi salah satu mata kuliah di "urusan #lmu Kesehatan $asyarakat %akultas Kesehatan $asyarakat &ni'ersitas Andalas (adang yaitu )pidemi*l*gi (enyakit Tidak $enular.

(ada kesempatan ini penulis menyampaikan rasa terima kasih kepada d*sen dalam mata kuliah )pidemi*l*gi (enyakit Tidak $enular dan kepada semua pihak yang telah membantu penyelesaian makalah ini.

(enulis menyadari sepenuhnya bah+a makalah ini masih jauh dari sempurna. ,leh karena itu! kritik dan saran sangat penulis harapkan demi kesempurnaan makalah ini dimasa yang akan datang.

Akhirnya! penulis berharap makalah ini dapat memberi manaat dan menambah pengetahuan bagi semua pihak.

(adang! / April 012

(enulis

(3)

DA3TAR ISI KATA ()N3ANTAR...i 4A%TAR #S#...ii BAB 1 5 ()N4A6&&AN...1 1.1 atar Belakang...1 1. Rumusan $asalah...1 1.7 Tujuan...1

BAB  5 T#N"A&AN (&STAKA... 7

.1 4einisi Kecelakaan alu intas...7

. )pidemi*l*gi Kecelakaan alu intas...8

.7 Klasiikasi Kecelakaan lalu intas...2

.8 %akt*r Risik* Kecelakaan alu lintas...9

./ 4ampak Kecelakaan alu intas... : .2 &paya (encegahan Kecelakaan alu intas...: BAB 7 5 K)S#$(&AN 4AN SARAN...1/

7.1 Kesimpulan...1/

Kecelakaan lalu lintas adalah suatu peristi+a di jalan yang tidak diduga dan tidak disengaja yang melibatkan kendaraan dengan atau tanpa pengguna jalan lain yang mengakibatkan k*rban manusia dan;atau kerugian harta benda...1/

7. Saran...1/

(4)

5A5 # : PENDAHULUAN

#.# La!a" 5ela6an

(enyakit tidak menular <(T$= dan pengendalian akt*r risik*nya  berhubungan erat dengan determinan kualitas hidup! yaitu tingkat pendidikan dan s*sial ek*n*mi. $emasuki abad ke-1 p*la penyakit di #nd*nesia menunjukkan  perubahan pada transisi epidemi*l*gi! yaitu dari p*la penyakit dan kematian yang

semula did*minasi *leh penyakit ineksi bergeser ke penyebab kematian karena  penyakit n*n ineksi <N*n >*mmunicable 4isease=. <?usherman! 00@=

"umlah *rang yang berpergian secara internasi*nal meningkat setiap tahunnya. Berdasarkan data statistik dari W*rld T*urism ,rganiati*n! turis  pendatang internasi*nal pada tahun 002 melampaui @80 juta *rang. (ada tahun 002! may*ritas turis internasi*nal <sekitar 810 juta *rang= mempunyai tujuan untuk ber+isata! rekreasi dan liburan </1=. Sedangkan untuk keperluan bisnis ialah 17 <171 juta *rang= dan 9 </ juta *rang= berpergian dengan tujuan lain seperti mengunjungi keluarga! urusan ibadah! dan urusan kesehatan. Sisanya sebanyak @ mempunyai tujuan yang tidak dapat diklasiikasikan. <W6,! 00@=

#.% R0+an Ma+alah

Adapun rumusan masalah dari makalah ini adalah sebagai berikut5 1. Apakah deinisi dari kecelakaan lalu lintas C

. Apakah epidemi*l*gi dari kecelakaan lalu lintas C 7. Apa saja klasiikasi kecelakaan lalu lintas C

8. Apa saja akt*r risik* dari kecelakan lalu lintas C /. Apakah dampak dari kecelakaan lalu lintas C

2. Bagaimana cara mencegah kecelakaan lalu lintas C

#., T8an

Adapun tujuan dari makalah ini adalah5

1. &ntuk mengetahui deinisi dari kecelakaan lalu lintas

. &ntuk mengetahui epidemi*l*gi dari kecelakaan lalu lintas 7. &ntuk mengetahui klasiikasi kecelakaan lalu lintas

8. &ntuk mengetahui akt*r risik* dari kecelakan lalu lintas /. &ntuk mengetahui dampak dari kecelakaan lalu lintas 2. &ntuk mengetahui cara mencegah kecelakaan lalu lintas

(5)

5A5 % : TIN9AUAN PUSTAKA

%.# Defini+i Keela6aan Lal Lin!a+

Kecelakaan tidak terjadi kebetulan! melainkan ada sebabnya. ,leh karena ada penyebabnya! sebab kecelakaan harus dianalisis dan ditemukan! agar tindakan k*rekti kepada penyebab itu dapat dilakukan serta dengan upaya pre'enti lebih lanjut kecelakaan dapat dicegah. Kecelakaan merupakan tindakan tidak  direncanakan dan tidak terkendali! ketika aksi dan reaksi *bjek! bahan! atau radiasi menyebabkan cedera atau kemungkinan cedera <6einrich! 1:@0=. $enurut 4.A. >*lling <1::0= yang dikutip *leh Bhas+ata <00:= kecelakaan dapat diartikan sebagai tiap kejadian yang tidak direncanakan dan terk*ntr*l yang dapat disebabkan *leh manusia! situasi! akt*r lingkungan! ataupun k*mbinasi-k*mbinasi dari hal-hal tersebut yang mengganggu pr*ses kerja dan dapat menimbulkan cedera ataupun tidak! kesakitan! kematian! kerusakaan pr*perty ataupun kejadian yang tidak diinginkan lainnya.

Berdasarkan &ndang-undang N*m*r  Tahun 00: tentang alu intas dan Angkutan "alan! mengungkapkan kecelakaan lalu lintas adalah suatu peristi+a di jalan yang tidak diduga dan tidak disengaja yang melibatkan kendaraan dengan atau tanpa pengguna jalan lain yang mengakibatkan k*rban manusia dan;atau kerugian harta benda. Kecelakaan lalu lintas adalah kejadian pada lalu lintas jalan yang sedikitnya melibatkan satu kendaraan yang menyebabkan cedera atau kerusakan atau kerugian pada pemiliknya <k*rban= <W6,! 1:@8=. $enurut %.4. 6*bbs <1::/= yang dikutip Kartika <00:= mengungkapkan kecelakaan lalu lintas merupakan kejadian yang sulit diprediksi kapan dan dimana terjadinya. Kecelakaan tidak hanya trauma! cedera! ataupun kecacatan tetapi juga kematian. Kasus kecelakaan sulit diminimalisasi dan cenderung meningkat seiring  pertambahan panjang jalan dan banyaknya pergerakan dari kendaraan.

4ari beberapa deinisi kecelakaan lalu lintas dapat disimpulkan bah+a kecelakaan lalu lintas merupakan suatu peristi+a pada lalu lintas jalan yang tidak  diduga dan tidak diinginkan yang sulit diprediksi kapan dan dimana terjadinya! sedikitnya melibatkan satu kendaraan dengan atau tanpa pengguna jalan lain yang

(6)

menyebabkan cedera! trauma! kecacatan! kematian dan;atau kerugian harta benda  pada pemiliknya <k*rban=.

%.% E/ide0ioloi Keela6aan Lal Lin!a+

Kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang mempengaruhi semua sekt*r kehidupan. (ada tahun 00 diperkirakan sebanyak 1!1@ juta *rang meninggal karena kecelakaan. Angka kecelakaan ini merupakan !1 dari kematian gl*bal! dan merupakan indikat*r   penting dalam status kesehatan. <?usherman! 00@=

(ada tahun 1::0! kecelakaan lalu lintas menduduki peringkat : <W6A=  penyebab utama akt*r resik*! penyakit dan kematian dan meliputi !2 dari kehilangan kualitas hidup secara gl*bal. Selain itu pada tahun 00 diperkirakan angka kecelakaan lalu lintas menduduki urutan ke-7 di atas masalah kesehatan lain seperti malaria! TB paru! dan 6#D;A#4S berdasarkan pr*yeksi penyakit secara gl*bal. <?usherman! 00@=

(ada tahun 00! :0 dari kematian gl*bal karena kecelakaan lalu lintas terjadi di negara-negara dengan penghasilan rendah sampai sedang. >edera karena kecelakaan lalu lintas secara tidak seimbang menimpa g*l*ngan miskin di negara-negara tersebut! dengan sebagian besar k*rban ialah pemakai jalan yang rentan seperti pejalan kaki! pengendara sepeda! anak-anak! dan penumpang. <?usherman! 00@=

$asalah dan beban karena kecelakaan lalu lintas ber'ariasi menurut +ilayah secara ge*grai. ebih dari separuh kematian karena kecelakaan lalu lintas jalan terjadi di Asia Tenggara dan +ilayah (asiik Barat dan angka tertinggi kecelakaan terjadi di +ilayah Arika. <?usherman! 00@= Risik* kecelakaan lalu lintas ber'ariasi menurut tingkat ek*n*mi negara. 4i negara-negara dengan tingkat ek*n*mi tinggi! may*ritas k*rban kecelakaan la lu lintas adalah pengemudi dan penumpang! sedangkan di negara dengan tingkat ek*n*mi rendah sampai sedang! sebagaian besar kematian terjadi pada pejalan kaki! pengendara sepeda m*t*r! dan pemakai kendaraan umum. 4i #nd*nesia! sebagian besar <90= k*rban kecelakaan lalu lintas adalah pengendara sepeda m*t*r dengan g*l*ngan umur 1/-// tahun dan berpenghasilan rendah! dan cedera kepala merupakan urutan pertama

(7)

dari semua jenis cedera yang dialami k*rban kecelakaan. (r*p*rsi disabilitas <ketidakmampuan= dan angka kematian karena kecelakaan masih cukup tinggi yaitu sebesar / dan upaya untuk mengendalikannya dapat dilakukan melalui tatalaksana penanganan k*rban kecelakaan di tempat kejadian kecelakaan maupun setelah sampai di sarana pelayanan kesehatan. <?usherman! 00@=

4ampak ek*n*mi karena kecelakaan lalu lintas meliputi biaya pera+atan kesehatan yang lama! kehilangan pencari nakah! kehilangan pendapatan karena kecacatan yang secara bersama menyebabkan keluarga k*rban menjadi miskin dan hal ini biasanya terjadi di negara-negara yang tingkat ek*n*minya rendah sampai sedang. Secara ek*n*mi kerugian karena kecelakaan lalu lintas tersebut sekitar 1-!/ dari pendapatan d*mestik brut*. Sedangkan di #nd*nesia! kerugian ek*n*mi karena kecelakaan pada tahun 00 diperkirakan sebesar !:1. <?usherman! 00@=

4ata Kep*lisian R# tahun 00: menyebutkan! sepanjang tahun itu terjadi sedikitnya /9.92 kasus kecelakaan di jalan raya. Artinya! dalam setiap :!1 menit sekali terjadi satu kasus kecelakaan.<4epartemen (erhubungan! 010=

"ika dihitung dari pendapatan d*mestik brut* <(4B= #nd*nesia tahun itu! kerugian ek*n*minya mencapai lebih dari Rp @1 triliun. "umlah tersebut meliputi  perhitungan p*tensi kehilangan pendapatan para k*rban kecelakaan! perbaikan asilitas inrastruktur yang rusak akibat kecelakaan! rusaknya sarana transp*rtasi yang terlibat kecelakaan! serta unsur lainnya. <4epartemen (erhubungan! 010=

Badan kesehatan dunia W6, mencatat! hingga saat ini lebih dari 1! juta nya+a hilang di jalan raya dalam setahun! dan sebanyak /0 juta *rang lainnya menderita luka berat. 4ari seluruh kasus kecelakaan yang ada! :0 di antaranya terjadi di negara-negara berkembang seperti #nd*nesia. Kerugian materiil yang ditimbulkan mencapai sekitar 7  dari (4B tiap-tiap negara. <4epartemen (erhubungan! 010=

K*ndisi inilah yang memicu (BB untuk mengeluarkan res*lusi dengan membentuk Global Road Safety Partnership <3RS(= di ba+ah penga+asan W6,  pada tahun 002! dengan tujuan utama menekan angka kecelakaan dan tingkat atalitas yang ditimbulkan terhadap k*rban-k*rbannya. (BB meminta negara-negara angg*tanya untuk membuat kebijakan-kebijakan strategis baik jangka

(8)

 pendek maupun jangka panjang untuk meminimalisasi jumlah maupun akibat yang ditimbulkan dari kecelakaan jalan raya. <4epartemen (erhubungan! 010=

Kemudian di #nd*nesia diterjemahkan dengan membentuk suatu kel*mp*k   partnership yang namanya juga Global Road Safety Partnership  <3RS(= #nd*nesia atau dengan alsaahnya yang dikenal sebagai 3*t*ng R*y*ng Selamatkan (engguna "alan. <4epartemen (erhubungan! 010=! <4epartemen K*munikasi dan #n*rmatika! 00@=

Sebagai gambaran! angka k*rban te+as akibat peristi+a kecelakaan lalu-lintas di "a+a Barat setahun terakhir ini mencapai 1/.:2/ *rang! luka berat sebanyak 87.8/@ *rang! dan yang mengalami luka ringan tercatat sebanyak 8.7// *rang.<Nanang Sutisna! 010=

Kecelakaan lalu lintas dapat terjadi kapan saja. Namun terdapat saat-saat dimana jumlah dapat meningkat seperti pada saat menjelang #dul itri dimana terjadi arus mudik besar-besaran. Seperti yang disebutkan (*sk* $udik ebaran 4epartemen (erhubungan pada seluruh akses jalan t*l di (ulau "a+a Tahun 00:! mencatat jumlah kecelakaan yang meningkat /8 dari rentang +aktu yang sama  pada tahun lalu.<K*mpas! 00:=

Sekitar 90 kecelakaan lalu lintas <lakalantas= di jalan raya di #nd*nesia disebabkan *leh para pengendara sepeda m*t*r! kata pakar transp*rtasi! 4j*k* Sety*+arn*.<Antara Ne+s! 00@=

%., Kla+ifi6a+i Keela6aan lal Lin!a+

Berdasarkan &ndang-undang N*m*r  Tahun 00: tentang alu lintas dan Angkutan "alan pada pasal :! karakteristik kecelakaan lalu lintas dapat dibagi kedalam 7 <tiga= g*l*ngan! yaitu5

1= Kecelakaan alu intas ringan! yaitu kecelakaan yang mengakibatkan kerusakan kendaraan dan;atau barang.

= Kecelakaan alu intas sedang! yaitu kecelakaan yang mengakibatkan luka ringan dan kerusakan kendaraan dan;atau barang.

7= Kecelakaan alu intas berat! yaitu kecelakaan yang mengakibatkan k*rban meninggal dunia atau luka berat.

(9)

%.$ 3a6!o" Ri+i6o Keela6aan Lal lin!a+

4ari seluruh kecelakaan yang terjadi di jalan raya! akt*r kelalaian manusia <human err*r= memiliki k*ntribusi paling tinggi. ?aitu mencapai antara @0-:0 dibandingkan akt*r ketidaklaikan sarana kendaraan yang berkisar antara /-10! maupun akibat kerusakan inrastruktur jalan <10-0 persen=.<4epartemen (erhubungan! 010=

Ada beberapa akt*r utama penyebab terjadinya kecelakaan yaitu manusia! kendaraan! jalanan dan lingkungan <lingkungan isik dan ek*n*mi=.

1. %akt*r manusia5 pejalanan kaki! penumpang sampai pengemudi. %akt*r manusia ini menyangkut disiplin berlalu lintas.

a. %akt*r pengemudi5 dianggap sebagai salah satu akt*r utama yang menentukan K. %akt*r pengemudi ditemukan memberikan k*ntribusi 9/-@0 terhadap K. %akt*r manusia yang berada di belakang kemudi ini memegang peranan  penting. Karakteristik pengemudi berkaitan dengan5

Keterampilan mengemudi

3angguan kesehatan <mabuk! ngantuk! letih=

- S#$5 tidak semua pengemudi tidak memiliki S#$. "ika ada pemeriksaan “tilangE! maka tidak jarang alasan tilang berhubungan dengan ketidaklengkapan administrasi! termasuk iin mengemudi.

Secara khusus akt*r-akt*r pengemudi yang perna diteliti <al. ,leh B*edihart* dkk= adalah5

1= (erilaku pengemudi5 ngebut! tidak disiplin;melanggar rambu

= Kecakapan mengemudi5 pengemudi baru; pengemudi belum  berpengalaman melalui jalanan

7= $engantuk pada +aktu mengemudi 8= $abuk pada +aktu mengemudi /= &mur pada +aktu mengemudi

2= &mur pengemudi 0 tahun atau kurang dan // tahum atau lebih Besar resik* K Berm*t*r <6anl*n! 70:=5

(emakain alk*h*l5 8!@0

Berm*t*t kencang5 8!80

Tidak menggunakan sabuk pengaman5 0!20

K dapat mengakibatkan berbagai cedera sampai kematian seperti5 cedera kepala! raktura! pecah limpa. >edera kepala merupakan bentuk cedera yang

(10)

 paling sering dan berbaha dan menjadi penyebab utama kematian. Keadaan ini umumnya terjadi pada pengemudi m*t*r.

 b. %akt*r penumpang5 misalnya jumlah muatan <baik penumpangnya maupun  barangnya= yang berlebihan. Secara psik*l*gis ada juga kemungkinan penumpang

mengganggu pengemudi.

c. %akt*r pemakai jalanan5 pemakai jalan di #nd*nesia bukan saja terjadi dari kendaraan. 4i sana ada pejalan kaki atau pengendara sepeda. Selain itu jalan raja dapat menjadi tempat numpang pedagang kaki lima! peminta-minta dan semacamnya. 6al ini membuat semakin sempitnya keadaan dijalan. "alan umu  juga dipakai juga sebagai sarana perparkiran.

. %akt*r kendaraan

"enis-jenis kendaraan5 jalan raya penuh dengan berbagai jenis kendaraan! berupa5 a= Kendaraan tidak berm*t*r5 sepeda! becak! ger*bak! delman

 b= Kendaraan berm*t*r5 sepeda m*t*r! r*da tiga;bem*! m*bil! bus! truk.

4i antara jenis kendaraan! K paling sering kendaraan sepeda m*t*r. 4an juga  jika k*ndisi m*t*r tidaklah dalam keadaaan yang baik maka dapat memperbesar 

resik* terjadinya suatu kecelakaan.

7. %akt*r jalanan5 keadaan isik jalanan! rambu-rambu jalanan.

a= Kelayakan jalan5 antara lain dilihat dari ketersediaan rambu-rambu lalu lintas.

 b= Sarana jalanan5

- (anjang jalan yang tersedia dengan jumlah kendaraan yang sangat banyak. 4i k*ta-k*ta besar tampak kemacetan terjadi dimana-mana! memancing terjadinya kecelakaan. 4an sebaliknya jalan raya yang mulus memancing pengemudi untuk   berugal-ugalan di jalan sehingga dapat memancing terjadinya kecelakaan.

- Keadaan isik jalanan5 pengerjaan jalan yang isiknya kurang memadai! misalnya  berlubang-lubang dapat memicu terjadinya kecelakaan.

Keadaan jalan yang berkaitan dengan kemungkunan K berupa5 - Struktur5 datar;mendaki;menurunF lurus;berkel*k-kel*k 

- K*ndisi5 baik;berl*bang-l*bang - uas5 l*r*ng! jalan t*l

- Status5 jalan desa! jalan pr*'insi;Negara

8. %akt*r lingkungan5 cuaca dan ge*graik! dapat diduga dengan adanya adanya kabut! hujan! jalan licin akan memba+a resik* K.

(11)

%.- Da0/a6 Keela6aan Lal Lin!a+

Berdasarkan (eraturan (emerintah N*m*r 87 tahun 1::7 tentang (rasarana "alan Raya dan alu intas! dampak kecelakaan lalu lintas dapat diklasiikasi berdasarkan k*ndisi k*rban menjadi tiga! yaitu5

a. $eninggal dunia adalah k*rban kecelakaan yang dipastikan meninggal dunia sebagai akibat kecelakaan lalu lintas dalam jangka +aktu paling lama 70 hari setelah kecelakaan tersebut.

 b. uka berat adalah k*rban kecelakaan yang karena luka-lukanya menderita cacat tetap atau harus dira+at inap di rumah sakit dalam  jangka +aktu lebih dari 70 hari sejak terjadi kecelakaan. Suatu kejadian dig*l*ngkan sebagai cacat tetap jika sesuatu angg*ta badan hilang atau tidak dapat digunakan sama sekali dan tidak dapat sembuh atau pulih untuk selama-lamanya.

c. uka ringan adalah k*rban kecelakaan yang mengalami luka-luka yang tidak memerlukan ra+at inap atau harus dira+at inap di rumah sakit dari 70 hari.

%.2 U/a'a Peneahan Keela6aan Lal Lin!a+

&ntuk mengurangi risik* terjadi kecelakaan! tidak mungkin dilakukan dengan cara mengurangi keinginan untuk melakukan perjalanan. Sesuatu yang mungkin adalah mengurangi lama dan intensitas kemungkinan para pengguna  jalan raya terkena risik* kecelakaan.

Tiga aspek yang harus diketahui *leh pengendara kendaraan berm*t*rF a. bahaya apa saja yang mengacam tiap saat dari segala arah di jalan raya! yang bisa membahayakan pengendara;pengemudi.

 b. cara meng*perasikan kendaraan dengan baik dan benar! dan ungsi *perasi*nal peralatan kendali kendaraan.

c. membaca dan menginterpretasikan secara cepat dan tepat situasi k*ndisi dan peristi+a di jalan raya.

"adi untuk menghindari kecelakaan lalu lintas4 sebaiknya5

a. "angan paksakan mengemudikan kendaraan bila secara isik dan atau psikis tidak nyaman.

(12)

 b. "angan paksakan mengemudikan kendaraan bila kendaraan kurang beres. c. 6indari jalan yang ra+an kecelakaan atau mengundang bahaya! kecuali anda

sesangat mahir dalam prediksi dan penanganan resik* alias manajemen resik*.

d. "angan mengendarai kendaraan dalam cuaca yang tidak mendukung.

(engemudi kendaraan berm*t*r pada +aktu mengemudi kendaraan berm*t*r  dijalan! +ajib5

a. $ampu mengemudikan kendaraannya dengan +ajar secara n*rmal! tidak  sembr*n* atau ugal-ugalan.

 b. $engutamakan keselamatan pejalan kaki! penunggang sepeda! dan  pengendara kendaraan lainnya.

c. $emiliki S#$ dan STNK! sebagai tanda bukti lulus uji atau tanda bukti lain yang sah dalam hal ini dilakukan pemeriksaan.

d. $ematuhi peraturan lalu lintas dan ketentuan tentang rambu-rambu lalu lintas! mempergunakan helm bagi pengemudi dan penumpang kendaraan  berm*t*r r*da  <dua= atau kendaraan r*da empat atau lebih yang tidak 

dilengkapi dengan rumah-rumah.

e. $engenakan sabuk keselamatan <saety belt= bagi pengemudi dan  penumpang kendaraan r*da 8 <empat= atau lebih.

Ke0a0/an 3i+i64 S!a0ina Penenda"a

Ada beberapa hal penting yang didapat dari kursus mengemudi secara aman. $isalnya! agar tetap berada dalam k*ndisi it atau siap-siaga! se*rang  pengendara harus beristirahat setelah melajukan kendaraannya dengan kelajuan diatas @0 km;jam selama dua jam tanpa jeda. "ika ia tidak mau beristirahat dan terus melajukan kendaraannya diatas @0 km;jam! maka bisa dipastikan k*ndisi isiknya akan menurun. "ika keadaannya baik-baik saja! maka pengendara itu bisa selamat sampai ke tujuan. Namun! jika tiba-tiba terjadi keadaan darurat! dapat dipastikan bah+a ia tidak bisa bereaksi secara benar karena staminanya sudah menurun.

9a"a6 A0an An!a" Kenda"aan 5e"0o!o"

Karena sulitnya menemukan jarak aman ideal saat berkendaraan didalam k*ta! jika memang kendaraan yang kita kendarai kelajuannya diatas batas jarak 

(13)

aman! misalnya kelajuan @0 km;jam dan jarak dengan kendaraan di depan kurang dari / m! atau kendaraan kita lebih laju dari yang berada di depan! maka sebaiknya kita memberikan isyarat berupa lampu atau klaks*n kepada pengendara di depan kalau kita ingin mendahuluinya.

Hel0 dan Keela6aan lal lin!a+

6elm <helmet= adalah salah satu alat pr*teksi cidera kepala yang kemungkinan besar terjadi pada pengemudi kendaraan berm*t*r. "umlah sepeda m*t*r adalah mend*minasi 9/! jumlah kendaraan di jalanan. 4an karena itu!  pengendara m*t*r menjadi k*rban terbanyak kecelakaan dijalanan. $isalnya // <1:@2= kecelakaan di Bali melibatkan pengendara m*t*r. 4an dari mereka yang cidera! @0 merupakan trauma kepala. 4an dari mereka yang trauma kepala! :0 meninggal dunia. (eraturan +ajib helm ini ditetapkan dalam peraturan SK  $enteri (erhubungan N*.1@@;Aj. 807;(6B;@2. 6elm dianggap dapat memberikan  pr*teksi sebesar : terhadap cidera kepala. (emakaian helm dapat menurunkan

cidera kepala dan kematian.

Kecelakaan lalu lintas adalah sesuatu yang sangat sering terjadi di sekitar kita. Kecelakaan tidak hanya dapat terjadi akibat kelalaian kita saja! namun bisa juga karena kelalaian *rang lain yang sama-sama menggunakan jalanan umum yang sama dengan kita. #tulah sebabnya mengapa kita harus berusaha mencegah terjadinya kecelakaan yang mungkin disebabkan *leh kelalaian diri kita serta mengajak *rang lain untuk turut serta menciptakan k*ndisi berlalu lintas yang aman demi kebaikan bersama.

Beberapa &paya ; >ara &ntuk $engurangi Resik* Kecelakaan alu intas $*bil G Sepeda $*t*r 5

1. Berd*a sebelum melakukan bepergian ke mana-mana

. $elakukan pengecekan kendaraan sebelum digunakan

7. $elakukan ser'ice rutin secara berkala di bengkel terpercaya 8. Tidak menggunakan suku cadang yang tidak jelas kualitasnya

/. Tidak mengendarai kendaraan pada saat mengantuk atau kurang kesadaran 2. $emba+a kendaraan tidak dengan kecepatan tinggi

(14)

@. $enjadi *rang yang sabar tingkat tinggi selama di perjalanan :. Tidak mengambil resik* apa pun saat berkendara

10. $enahan diri untuk menggunakan handph*ne dan alat k*munikasi lainnya 11. Tidak melakukan akti'itas lain selain mengemudi dengan baik dan benar  1. $engalah kepada *rang yang ugal-ugalan di jalan umum

17. $enunda kepergian ketika sedang dalam k*ndisi yang tidak mendukung 18. Tidak mengatakan kata-kata kasar dan k*t*r pada pengguna jalan lain 1/. Berhati-hati dan +aspada ketika mele+ati jalan yang jarang dile+ati 12. $engutamakan sepeda m*t*r ketika berm*bil di jalan padat merayap

19. Selalu memakai sabuk pengaman dan helm sebelum menjalankan kendaraan

1@. $enambah asilitas keamanan pada kendaraan yang digunakan 1:. $emasang segitiga merah saat kendaraan berhenti di pinggir jalan 0. Segera menepi ketika kendaraan mengalami masalah teknis

Tanpa terciptanya suasana tertib berlalu lintas yang baik antar sesama  pengguna jalan! mustahil untuk mengurangi angka terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalan raya secara signiikan. angkah-langkah kegiatan untuk  mengurangi risik* kecelakaan lalu lintas adalah 5 <?usherman! 00@=

A. 3a6!o" Man+ia

Te*ri perubahan perilaku menyatakan bah+a perubahan dapat terjadi apabila terjadi m*ti'asi untuk berubah. Salah satu cara untuk menimbulkan m*ti'asi pada sese*rang ialah dengan melibatkannya ke dalam suatu akti'itas. Akti'itas demikian disebut sebagai keadaan anteseden. Keadaan ini dapat memberi stimulasi! sehingga terjadi partisipasi. (artisipasi selanjutnya menimbulkan interaksi antar angg*ta masyarakat sehingga timbul pertanyaan-pertanyaan pada dirinya sehingga timbul kesadaran tentang keadaan dirinya tersebut! atau terjadi realisasi.

Kesadaran atau realisasi inilah yang kemudian menimbulkan keinginan ataupun d*r*ngan untuk berubah! yakni merubah keadaannya yang jelek menjadi  baikF keadaan inilah yang menunjukkan m*ti pada diri sese*rang telah terbentuk. Atas dasar perubahan inilah akan terjadi perubahan perilaku. 4engan demikian

(15)

usaha kesehatan lingkungan pun perlu didukung *leh usaha pendidikan kesehatan. <Bank 4unia! 1:@:F"uli S*emirat Slamet! 002F W6,! 1:@/=

angkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi akt*r resik* kecelakaan lalu lintas dari akt*r manusia! yaitu 5

1= $elakukan ad'*kasi baik per*rangan maupun kel*mp*k 

= $elakukan pelatihan baik terhadap lintas pr*gram dan lintas sekt*r  maupun terhadap masyarakat

7= Studi banding

8= $elakukan kegiatan reward   dan  punishment ! dengan cara melakukan identiikasi l*kasi ra+an kecelakaan dan +aktu pelaksanaan! kemudian melaksanakan *perasi patuh lalu lintas. (emberian sanksi bagi pengendara yang melanggar peraturan lalu lintas! sebaliknya memberikan  pengahargaan bagi pengendara yang mematuhi peraturan lalu lintas!

secara acak 

/= Kegiatan pemakaian Alat (elindung 4iri <A(4= 2= Kegiatan pemeriksaan kesehatan. <?usherman! 00@=

5. 3a6!o" Kenda"aan

1= Kegiatan pemeriksaan rutin k*ndisi kendaraan sebelum pemakaian! seperti melakukan pemeriksaan ban! rem! lampu! bahan bakar! mesin dan radiat*r 

= (emakaian kendaraan sesuai dengan peruntukannya! seperti melakukan  pembatasan kapasitas angkut dan melakukan kesesuaian angkutan

7= Kesesuaian antara kendaraan dan pengemudi! seperti melakukan pemeriksaan kesehatan! melakukan peningkatan sistem pemberian Surat #in $engemudi <S#$=! dan melakukan;menerapkan sertiikasi pengemudi angkutan umum

8= (emeliharaan kendaraan secara rutin! seperti melakukan pemeliharaan secara  berkala

/= &ji kelayakan dan keamanan kendaraan! dengan cara melakukan pemeriksaan kelengkapan asilitas keselamatan dan kelayakan secara berkala

C. 3a6!o" "i+i6o lin6nan

(16)

7= (emasangan dan pengaturan penempatan rambu-rambu lalu lintas dan marka  jala sesuai dengan standar keselamatan

8= $engin*rmasikan k*ndisi cuaca dan jalanan yang tiba-tiba berubah secara ekstrim *leh petugas pemakai jalan! dengan cara mengin'entariassi karakteristik  alam <cuaca! daerah patahan! suhu! dan lain-lain=! melakukan penyesuaian disain dengan meninggikan akt*r keamanan! dan melakukan pemantauan secara berkala

(17)

5A5 , : KESIMPULAN DAN SARAN

,.# Ke+i0/lan

Kecelakaan lalu lintas adalah suatu peristi+a di jalan yang tidak diduga dan tidak disengaja yang melibatkan kendaraan dengan atau tanpa pengguna jalan lain yang mengakibatkan k*rban manusia dan;atau kerugian harta benda.

Kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang mempengaruhi semua sekt*r kehidupan. (ada tahun 00 diperkirakan sebanyak 1!1@ juta *rang meninggal karena kecelakaan. Angka kecelakaan ini merupakan !1 dari kematian gl*bal! dan merupakan indikat*r   penting dalam status kesehatan. <?usherman! 00@=

,.% Sa"an

Sem*ga melalui makalah ini pembaca dapat memahami dan menyadari arti  penting keselamatan saat mengendarai kendaraan. ,leh karena itu! pengemudi

harus memperhatikan beberapa hal sebelum berkendara agar tidak terjadi kecelakaan.

(18)

DA3TAR PUSTAKA

Bustan. $.N. 000. Epidemiologi Penyakit Tidak Menular. "akarta5 Rineka >ipta http5;;rep*sit*ry.usu.ac.id;bitstream;178/29@:;78:7:;8;>hapter0##.pd  diakses pada tanggal 1 April 012

http5;;milikyusry.bl*gsp*t.c*.id;017;10;epidemi*l*gi-kecelakaan-lalu-lintas.html diakses pada tanggal 1 April 012

http5;;rep*sit*ry.usu.ac.id;bitstream;178/29@:;78997;/;>hapter0#.pd diakses  pada tanggal 1 April 012

http5;;lib.ui.ac.id;ileCileHdigital;1/89-S0/881-Kecelakaan0lalu-tinjauan 0literatur.pd diakses pada tanggal 1 April 012

nasi*nal-mIp*larh*me.c*m diakses pada tanggal 1 April 012 detik.c*m diakses pada tanggal 1 April 012

http5;;+++.sinarharapan.c*.id;eature;*t*m*ti;00/;0771;*t*1.jpg diakses pada tanggal 1 April 012

http5;;bankdata.depkes.g*.id;(r*il;#nd*:@;>*ntens;/#mage/@.gi diakses pada tanggal 1 April 012

http5;;+++.suarapembaruan.c*m;images;1masi diakses pada tanggal 1 April 012

https5;;+++.academia.edu;11/8@819;()N>)3A6ANJK)>)AKAANJA&J  #NTAS diakses pada tanggal 1 April 012

http5;;+++.*rganisasi.*rg;1:90;01;cara-mengurangi-resik*-kecelakaan-di-jalan-raya-umum.html diakses pada tanggal 1 April 012

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...