Tipe Tata Letak Fasilitas Produksi
Tipe Tata Letak Fasilitas Produksi
Menurut Wignjosoebroto (2009), pemilihan dan penempatan alternatif tata letak merupakan Menurut Wignjosoebroto (2009), pemilihan dan penempatan alternatif tata letak merupakan langkah yang kritis dalam proses perencanaan fasil
langkah yang kritis dalam proses perencanaan fasilitas produksi, karena tata letak yangitas produksi, karena tata letak yang dipilih akan menentukan hubungan fisik dari aktivi
dipilih akan menentukan hubungan fisik dari aktivitas produksi yang berlangsung.Penetapantas produksi yang berlangsung.Penetapan mengenai macam spesifikasi, jumlah dan luas are
mengenai macam spesifikasi, jumlah dan luas area dari fasilitas produksi yang diperlukana dari fasilitas produksi yang diperlukan merupakan langkah awal sebelum perencanaan pengaturan tata letak fasilitas.
merupakan langkah awal sebelum perencanaan pengaturan tata letak fasilitas.
Tipe tata letak fasilitas diperlukan sebagai dasar dari perancangan pabrik dan penentu Tipe tata letak fasilitas diperlukan sebagai dasar dari perancangan pabrik dan penentu keberhasilan strategi manufaktur yang telah ditetapkan. Secara umum, ada empat
keberhasilan strategi manufaktur yang telah ditetapkan. Secara umum, ada empat tipe tatatipe tata letak, yaitu tata letak produk (
letak, yaitu tata letak produk ( product layout product layout ), tata letak proses (), tata letak proses ( process layout process layout ), tata letak), tata letak lokasi tetap (
lokasi tetap ( fixed location layout fixed location layout ), dan tata letak grup teknologi (), dan tata letak grup teknologi ( group technology group technology layout layout ).).
A
A.
.
Pr
Pro
od
duc
uct
t L
La
ayyo
out
ut
Tata letak produk umumnya digunakan untuk pabrik yang memproduksi satu
Tata letak produk umumnya digunakan untuk pabrik yang memproduksi satu macam produkmacam produk atau kelompok produk dalam jumlah yang besar
atau kelompok produk dalam jumlah yang besar dan waktu produksi yang lama. Prinsip dan waktu produksi yang lama. Prinsip tatatata letak produk adalah
letak produk adalah machine after machinemachine after machine dimana mesin disusun berdasarkan urutan proses dimana mesin disusun berdasarkan urutan proses yang ditentukan pada pengurutan produksi. Tujuan utama tata
yang ditentukan pada pengurutan produksi. Tujuan utama tata letak produk adalahletak produk adalah mengurangi proses pemindahan bahan dan memudahkan pengawasan dalam a
mengurangi proses pemindahan bahan dan memudahkan pengawasan dalam a ktivitasktivitas produksinya. Keuntung
produksinya. Keuntungan tata letak produk, yaitu:an tata letak produk, yaitu: 1.
1. Dapat memperlancar aliran material karena tata letak sesuai dengan urutan operasi.Dapat memperlancar aliran material karena tata letak sesuai dengan urutan operasi. 2.
2. Inventori kecil karena pekerjaan dari satu proses ke proses berikutnya langsungInventori kecil karena pekerjaan dari satu proses ke proses berikutnya langsung dikerjakan.
dikerjakan. 3.
3. Waktu total produksi per unit kecil.Waktu total produksi per unit kecil. 4.
4. Pemindahan bahan dapat dikurangi karena mesin-Pemindahan bahan dapat dikurangi karena mesin-mesin yang berurutan diletakkanmesin yang berurutan diletakkan sedekat mungkin.
sedekat mungkin. 5.
5. Pekerja yang memilikiPekerja yang memiliki skill skill tinggi tidak diperlukan. tinggi tidak diperlukan. 6.
6. Perencanaan produksi sederhana dan sistem kontrol mungkin dilakukan.Perencanaan produksi sederhana dan sistem kontrol mungkin dilakukan. 7.
7. Ruang yang dibutuhkan untuk penyimpanan sementara sedikit.Ruang yang dibutuhkan untuk penyimpanan sementara sedikit. Kelemahan tata letak produk, yaitu:
Kelemahan tata letak produk, yaitu: 1.
1. Gangguan pada satu mesin dapat mengakibatkan terganggunya keseluruhan proses.Gangguan pada satu mesin dapat mengakibatkan terganggunya keseluruhan proses. 2.
2. Perubahan desain produk menyebabkan perubahan tata letak.Perubahan desain produk menyebabkan perubahan tata letak. 3.
3. Waktu produksi ditentukan oleh mesin yang paling lambat.Waktu produksi ditentukan oleh mesin yang paling lambat. 4.
4. Proses memerlukan mesin Proses memerlukan mesin yang khusus dan umumnya mahal sehingga investasi punyang khusus dan umumnya mahal sehingga investasi pun tinggi.
tinggi. 5.
5. Penambahan produk baru hanya dapat dilakukan untuk urutan yang sama Penambahan produk baru hanya dapat dilakukan untuk urutan yang sama atauatau membutuhkan jenis mesin yang telah ada.
B
.
Process Layout
Tata letak berdasarkan proses merupakan metode pengaturan dan penempatan fasilitas dimana fasilitas yang memiliki tipe dan spesifikasi yang sama ditempatkan ke dalam satu de part emen. Tipe layout ini diperoleh dengan pengelompokkan seperti pemrosesan bersama dan penempatan de part emen proses terhadap yang lain berdasarkan aliran antar
de part emennya.
Keuntungan tata letak proses, yaitu:
1. Utilisasi mesin umumnya sangat baik sehingga mesin yang dibutuhkan sedikit.
2. Fleksibilitas yang tinggi sehubungan dengan peralatan atau alokasi tenaga kerja untuk tugas yang spesifik.
3. Pada umunya, mesin yang digunakan tidak memerlukan investasi yang tinggi. 4. Perubahan tugas yang dikerjakan oleh operator dapat memberikan kepuasan bagi
operator.
5. Memungkinkan untuk supervisor khusus. Kelemahan tata letak proses, yaitu:
1. Aliran material yang lebih panjang menyebabkan biaya pemindahan bahan tinggi. 2. Perencanaan produksi dan sistem kontrol lebih banyak dilakukan.
3. Total waktu produksi umumnya lebih lama. 4. Proses memerlukan lebih banyak inventori.
5. Ruangan dan modal lebih banyak pada work in process.
6. Proses membutuhkan keterampilan pekerja yang tinggi untuk mengoperasikan berbagai mesin.
C.
F ixed Layout
Tata letak dari fixed material berbeda dari tipe layout yang lain. Pada layout yang lain, material dibawa menuju workstation, sementara fixed material workstation yang dibawa menuju material. Layout ini digunakan pada perakitan pesawat, pembuatan kapal, dan masih banyak yang lainnya. layout dari fixed material melibatkan urutan dan penempatan stasiun
kerja di sekitar material. Tipe fixed location layout mengkondisikan bahwa material tetap pada posisinya sedangkan fasilitas produksi seperti mesin, peralatan, dan
komponen-komponen pembantu lainnya bergerak menuju lokasi material atau komponen-komponen produk utama. Keuntungan tata letak berdasarkan lokasi tetap, yaitu:
1. Pergerakan material dapat dikurangi.
2. Peluang mendapatkan penghrgaan atas pekerjaan tim atau individu cukup terbuka. 3. Tanggung jawab tim tinggi.
4. Sangat fleksibel atas perubahan produk desain maupun perubahan volume produksi. 5. Bebas dalam menentukan jadwal dan dapat mencapai waktu produksi total minimum. 6. Menyediakan kesempatan job enrichments
7. Mengedepankan kebanggaan dan kualitas karena masing-masing individu dapat menyelesaikan ”whole job”.
Kelemahan tata letak fixed location layout , yaitu:
1. Pergerakan operator dan material sangat banyak. 2. Duplikasi peralatan sering terjadi.
3. Operator membutuhkan skill tinggi. 4. Supervisor umum dibutukan.
5. Penempatan material dan mesin susah dan mahal. 6. Utilisasi peralatan rendah.
7. Membutuhkan peningkatan ruang dan work-in-process yang lebih besar 8. Membutuhkan kontrol yang dekat dan koordinasi dengan jadwal produksi
D.
Group Technology
Prinsip tata letak tipe ini adalah mengelompokkan produk atau komponen yang akan dibuat berdasarkan kesamaan dalam proses. Pengelompokkan ini mengakibatkan mesin dan fasilitas produksi lainnya ditempatkan dalam sebuah sel manufaktur karena setiap kelompok memiliki
urutan proses yang sama.
Tujuan tipe tata letak group technology adalah menghasilkan efisiensi yang tinggi dalam proses manufakturnya. Selain itu, tata letak tipe ini dapat menjawab keterbatasan tata letak proses dan mengeksplorasi kelebihan tata letak produk.
Keuntungan tata letak Group Technology, yaitu: 1. Meningkatkan utilisasi mesin.
2. Gabungan antara product layout dan process layout dengan beberapa keuntungan. 3. Mendukung penggunaan peralatan yang umum.
4. Aliran material lebih pendek daripada process layout . Kelemahan tata letak group technology, yaitu:
1. Membutuhkan supervisor umum.
2. Membutuhkan skill pekerja yang tinggi.
3. Gabungan antara product layout dan process layout dengan beberapa batasan.
4. Tergantung pada keseimbangan aliran material antarsel serta membutuhkan buffer dan ruangan barang work in process.
Source:
http://labpft.bie.telkomuniversity.ac.id/tipe-tipe-tata-letak-fasilitas/
Hadiguna, R.A dan H. Setiawan. 2008. Tata Letak Pabrik. Gramedia. Jakarta
Apple, J.M. 1990. Tata Letak Pabrik dan Pemindahan Bahan. Institut Teknologi Bandung. Bandung
Wignjosoebroto, Sritromo. 2003. Tata Letak Pabrik dan Peminidahan Bahan,Edisi Ketiga. Guna Widya. Surabaya