• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA

SMA NEGERI 5 MALINAU

(AKREDITASI A, NO SK :1337/BAN-SM/SK/2019) NSS : 30.1.16.07.07.005 : NPSN :30405856

Email : [email protected]

Alamat : Jl. Agatis RT. VIII, Desa LongLoreh Kecamatan Malinau Selatan, Kab. Malinau

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMA Negeri 5 Malinau Kelas/ Semester : XI/2

Tema : Kesetimbangan Ion dalam Larutan Garam Sub Tema : Sifat Larutan Garam Terhidrolisis

Pembelajaran Ke : Pertemuan pertama Alokasi Waktu : 1 × 10 menit

Tujuan Pembelajaan Pengetahuan

3.11.1 Peserta didik dapat menuliskan kesetimbangan ion hidrolisis larutan garam berdasarkan reaksi hidrolisis

Keterampilan

4.11.1 Peserta didik dapat mengidentifikasi sifat asam basa berdasarkan perubahan warna indikator lakmus merah dan lakmus biru dalam beberapa larutan garam Indikator Pembelajaan

2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin, jujur, objektif, terbuka, dapat membedakan fakta dan opini, ulet, teliti, bertanggung jawab, kritis, kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif ) dalam merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap sehari-hari.

Indikator

2.1.1 Menunjukkan sikap teliti selama pembelajaran

2.1.2 Menunjukkan sikap tanggung jawab selama pembelajaran

2.2 Menunjukkan perilaku kerjasama, santun, toleran, cinta damai dan peduli lingkungan serta hemat dalam memanfaatkan sumber daya alam.

Indikator

2.2.1 Menunjukkan sikap kerjasama dengan kelompok selama pembelajaran 3.11 Menganalisis kesetimbangan ion dalam larutan garam dan mengitung pH-nya

Indikator

3.11.1 Menuliskan reaksi kesetimbangan hidrolisis garam

(2)

Indikator

4.11.1 Mengidentifikasi sifat asam basa berdasarkan perubahan warna indikator lakmus merah dan lakmus biru dalam beberapa larutan garam

A. Materi Ajar (terlampir)

Materi Pokok : Kesetimbangan ion dalam larutan garam

Hidrolisis Garam

Garam adalah senyawa yang dihasilkan dari reaksi asam dan basa, kation dari basa akan bereaksi dengan anion dari asam. Di dalam air, garam akan terionisasi dan apabila ion garam bereaksi dengan air maka terjadi reaksi hidrolisis. Reaksi hidrolisis dapat terjadi jika anion atau kation yang berasal dari asam lemah atau basa lemah mengalami kesetimbangan dalam larutan. Untuk anion dan kation yang berasal dari asam kuat dan basa kuat tidak mengalami hidrolisis melainkan hidrasi. Beberapa kemungkinan reaksi hidrolisis yang dapat terjadi adalah:

 Ion garam bereaksi dengan air dan menghasilkan ion H, menyebabkan konsentrasi ion H+ lebih besar daripada ion OH sehingga larutan bersifat asam.

 Ion garam bereaksi dengan air dan menghasilkan ion OH, menyebabkan konsentrasi ion H+ lebih kecil daripada ion OH sehingga larutan bersifat basa.

Reaksi hidrolisis terjadi antara ion – ion garam (dalam air) dengan air sehingga ion ( + ) dan ion ( - ) dari garam bereaksi dengan air membentuk asam dan basa asalnya.

Hidrolisis garam pada dasarnya merupakan reaksi asam basa Bronsted-Lowry.

Garam dapat bersifat asam, basa maupun netral. Sifat garam bergantung pada jenis komponen asam dan basanya. Garam dapat terbentuk dari asam kuat dengan basa kuat, asam lemah dengan basa kuat, asam kuat dengan basa lemah, atau asam lemah dengan basa lemah. Jadi, sifat asam basa suatu garam dapat ditentukan dari kekuatan asam dan basa penyusunnya. Sifat keasaman atau kebasaan garam ini disebabkan oleh sebagian garam yang larut bereaksi dengan air. Proses larutnya sebagian garam bereaksi dengan air ini disebut hidrolisis (hidro yang berarti air dan lisis yang berarti penguraian).

Cara menentukan sifat asam dan basa larutan garam secara tepat yaitu menggunakan indikator. Indikator yang dapat digunakan adalah indikator asam basa.

Indikator adalah zat-zat yang menunjukkan indikasi berbeda dalam larutan asam, basa, dan garam. Cara menentukan senyawa bersifat asam, basa, atau netral dapat menggunakan kertas lakmus dan larutan indikator atau indikator alami. Warna kertas lakmus dalam larutan asam, larutan basa dan larutan bersifat netral berbeda. Ada dua macam kertas lakmus, yaitu lakmus merah dan lakmus biru. Sifat dari masing-masing kertas lakmus tersebut adalah sebagai berikut.

(3)

a. Lakmus merah dalam larutan asam berwarna merah dan dalam larutan basa berwarna biru.

b. Lakmus biru dalam larutan asam berwarna merah dan dalam larutan basa berwarna biru.

c. Lakmus merah maupun biru dalam larutan netral tidak berubah warna.

B. Pendekatan, Model dan Metode Pembelajaran Pendekatan : Saintifik

Model : Discovery learning

Metode : Diskusi, Tanya jawab, praktikum, presentasi C. Media, Alat dan Sumber Belajar

Media : PPT, Lembar Kerja Peserta didik

Alat : LCD dan proyektor, Laptop, Spidol, Papan tulis, Alat praktikum

Sumber Belajar : - Watoni, Haris. 2014. Kimia untuk SMA/MA Kelas XI. Bandung : Yrama Widya

- Sudarmo, Unggul. 2017. Kimia untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta.

Erlangga - Internet

D. Langkah Kegiatan/ Skenario Pembelajaran

1. Pertemuan Ke-1 ( 1 x 10 menit ) Waktu

Kegiatan Pendahuluan Orientasi

 Melakukan pembukaan dengan salam pembuka

 Berdoa untuk memulai pembelajaran

 Menanyakan kabar dan memeriksa kehadiran peserta didik Apersepsi dan Motivasi

 Pendidik Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya Masih ingat apa reaksi asam basa disebut apa?menghasilkan apa?

Kalau ibu, menyebutkan garam, apa yang terlintas dalam benak kalian?

 Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung

2 menit

Kegiatan Inti

Sintak

Model Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran

6 menit

(4)

rangsangan)

 Pendidik menampilkan reaksi

NaOH(aq) + HCl(aq) ⟶ NaCl(aq) + H2O(l)

Problem Statement (penyataan/identifikasi masalah)

 Pendidik memberikan pertanyaan kepada peserta didik :

a) Bagaimanakah sifat-sifat dari larutan garam yang kita lihat Bersama-sama tadi?

b) Apakah garam-garam tersebut mempunyai sifat yang sama?

 Pendidik memberikan kesempatan pada peserta didik untuk berdiskusi dalam menjawab pertanyaan yang diajukan

(Mengkomunikasikan) Data Collection

(pengumpulan data)

 Pendidik membagai siswa dalam beberapa kelompok dan membagikan LKPD pada tiap kelompok

 Peserta didik melakukan praktikum (teliti, disiplin, bertanggung jawab, dan kerja sama)

 Pendidik membimbing peserta didik melakukan observasi untuk memperoleh data dari hasil praktikumnya

(mengumpulkan data) Data Processing

(Pengolahan data)

Peserta didik mencari sumber referensi tentang kesetimbangan ion yang terdapat dalam larutan garam sehingga garam memiliki sifat asam, basa dan netral berdasarkan reaksi kesetimbangan hidrolisis dan spesi-spesi yang ada dalam larutan dengan arahan Pendidik (mengasosiasikan)

(5)

1. Pertemuan Ke-1 ( 1 x 10 menit ) Waktu Pendidik mengarahkan cara mengisi Tabel hasil

praktikum dan pertanyaan yang disajikan pada LKPD

Comunication (komunikasi)

Presentasi hasil praktikum tiap kelompok dengan bimbingan Pendidik. (kerjasama dan mengkomunikasikan)

Generalisation

(menarik kesimpulan)

Peserta didik menarik kesimpulan dari kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan

Catatan :

Selama pembelajaran berlangsung, Pendidik mengamati sikap peserta didik dalam pembelajaran yang meliputi sikap: disiplin, teliti, kerjasama , tanggungjawab.

Kegiatan Penutup

 Pendidik mengumpulkan LKPD

 Pendidik melakukan refleksi tentang pembelajaran hari ini dan mengaitkan dalam kehidupan sehari-hari

 Pendidik menyampaikan materi untuk pertemuan selanjutnya.

 Pendidik memberikan salam untuk mengakhiri pembelajaran

2 menit

E. Penilaian

No Aspek yang dinilai Teknik Penilaian Instrumen Keterangan 1. Sikap Non tes  Lembar Observasi Sikap

 Rubrik Penilaian

2. Keterampilan Non tes  Lembar penilaian praktikum

 Rubrik penilaian

3. Penilaian Proyek Portofolio  Lembar penilaian laporan

 Rubrik Penilaian

Mengetahui : Malinau, 21 Juli 2022 Kepala Sekolah, Pendidik Mata Pelajaran, s

HERMAN, S.Or IVA YUNI ASTUTI, S.Si

NIP. 19820514 200904 1 003 NIP. 19810604 201403 2 001

(6)

LKPD 1 Sifat asam basa Larutan Garam 1 | P a g e

(7)

LKPD 1 Sifat asam basa Larutan Garam 2 | P a g e

Kesetimbangan Ion Dalam Larutan Garam

Sekolah : SMA Negeri 5 Malinau

Program : Peminatan Matematika dan Ilmu Alam Mata Pelajaran : Kimia

Kelas/Semester : XI / 1

Topik : Kesetimbangan Ion Dalam Larutan Garam Sub Topik : Sifat-sifat Larutan Garam

Pertemuan : Ke 1 Alokasi waktu : 1 x 10 JP

Model Pembelajaran : Discovery Learning

A. Kompetensi Dasar

3.2 Menganalisis kesetimbangan ion dalam larutan garam dan mengitung pH-nya.

4.2 Melakukan percobaan untuk menunjukkan sifat asam basa berbagai larutan garam.

B. Indikator Pencapaian Kompetensi

3.11.1 Menuliskan reaksi kesetimbangan hidrolisis garam

4.11.1 Mengidentifikasi sifat asam basa berdasarkan perubahan warna indikator lakmus merah dan lakmus biru dalam beberapa larutan garam

ANGGOTA KELOMPOK Kelas : ……….

1. ...

2. ...

3. ...

4. ...

5. ...

6. ...

(8)

LKPD 1 Sifat asam basa Larutan Garam 3 | P a g e Daftar larutan garam

NaCl 0,1 M

CH COONa 0,1 M

3

NH Cl 0,1 M

4

NH CN 0,1 M4 (NH ) P

O 0,1 M

4 3 4

CH COONH 0,1 M

3

4

Setiap hari kita menggunakan garam dapur untuk memasak. Tahukah kalian garam dapur yang mempunyai rumus kimia NaCl itu dapat dibuat dengan reaksi asam dan basa. Perhatikan reaksi berikut!

HCl

(aq)

+ NaOH

(aq)

NaCl

(aq)

+ H O

2 (l)

Bagaimana sifat garam NaCl sehingga dapat dikonsumsi sehari-hari dalam masakan?

Banyak garam-garam lainnya yang kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Apakah sifatnya juga sama dengan garam NaCl?

Untuk mengetahuinya marilah kita melakukan percobaan!

Kb NH = 1,8 x 10

3 -5

Ka CH COOH = 1,8 x 10

3

-5

Ka HCN = 6 x 10-10 Ka HPO = 7 x 10

3 4

-3

LKPD 1

Menentukan Sifat Larutan Garam

STIMULUS

(9)

LKPD 1 Sifat asam basa Larutan Garam 4 | P a g e

Kesetimbangan Ion Dalam Larutan Garam

Dari wacana diatas buatlah pertanyaan yang berhubungan dengan garam!

1. ………

2. ………

Tuliskan hipotesis kalian berdasarkan pertanyaan yang telah dibuat!

1. ………

2. ………

A. Petunjuk pengerjaan

Setelah kalian memahami wacana tersebut dan mendiskusikannya, lakukan langkah-langkah berikut ini:

1. Sebelum memulai percobaan, ajaklah teman kalian untuk aktif dalam percobaan kali ini.

2. Bagilah tugas agar pekerjaan menjadi ringan dan berhati-hati selama melakukan percobaan.

3. Ikutilah prosedur kerja dan instruksi guru dalam melakukan percobaan.

4. Gunakanlah berbagai sumber acuan yang kalian miliki (bahan ajar/ buku paket) untuk menambah informasi yang dibutuhkan dalam percobaan ataupun menjawab pertanyaan LKPD.

5. Selesaikanlah pertanyaan-pertanyaan yang ada dalam LKPD ini bersama-sama dengan teman kelompok kalian (diskusikanlah dalam setiap mengambil keputusan).

Identifikasi Masalah

Hipotesis

(10)

LKPD 1 Sifat asam basa Larutan Garam 5 | P a g e Untuk membuktikan hipotesis kalian mengenai sifat larutan garam, lakukanlah

uji identifikasi berikut ini!

UJI IDENTIFIKASI SIFAT ASAM BASA LARUTAN GARAM 1. Tujuan

Tujuan percobaan ini adalah untuk menunjukkan sifat asam basa beberapa larutan garam didalam air.

2. Hari dan Tanggal Percobaan: ...

3. Alat dan Bahan Ala Alat :

1. Pelat tetes 2. Pipet tetes

4. Langkah Kerja

1) Periksa kondisi alat dan bahan yang akan digunakan, pastikan dalam kondisi baik.

2) Letakkan potongan kertas lakmus merah dan biru pada pelat tetes.

3) Ambil secukupnya larutan garam yang akan diuji dengan pipet tetes.

4) Teteskan larutan garam pada kertas lakmus merah dan biru.

5) Amati perubahan yang terjadi pada kertas lakmus.

6) Lakukan langkah yang sama untuk larutan garam yang lain.

7) Catat hasil pengamatanmu pada table yang sudah disediakan.

8) Bersihkan peralatan dan meja kerja setelah selesai digunakan.

9) Diskusikan pertanyaan dalam LKPD bersama dengan kelompokmu dan buatlah kesimpulan.

Mengumpulkan data

Bahan :

1. Larutan NaCl 0,1 M 2. Larutan CH3COONa 0,1 M 3. Larutan NH4Cl 0,1 M 4. Larutan CH3COONH4 0,1 M

5. Larutan (NH4)2C2O4 0,1 M 6. Larutan (NH4)2CO3 0,1 M 7. Kertas lakmus merah dan biru

(11)

LKPD 1 Sifat asam basa Larutan Garam 6 | P a g e

Kesetimbangan Ion Dalam Larutan Garam

5. Tujuan

Tujuan percobaan ini adalah untuk menunjukkan sifat asam basa beberapa larutan garam didalam air.

6. Hari dan Tanggal Percobaan: ...

4 Larutan NH4CN 0,1 M 5 Kertas lakmus merah 6 Kertas lakmus biru 7 Stiker label

7. Langkah Kerja A. Tahap persiapan

1) Diberi label pada pipet tetes sesuai dengan larutan yang akan diambil/

diuji

2) Diberi label pada plat tetes sesuai dengan larutan yang akan diambil/ diuji

5. Data Pengamatan

Setelah melakukan percobaan tuliskan data hasil pengamatan kaian pada tabel pengamatan dibawah ini

Tabel 1.1 Hasil Pengamatan No Larutan

Garam

Perubahan warna

Sifat Asam Pembentuk Basa Pembentuk Lakmus Merah Lakmus Biru Rumus Jenis* Rumus Jenis*

1. NaCl 0,1 M 2. CH3COONa 0,1 M 3. NH4Cl 0,1 M 4. CH3COONH4 0,1 M 5. (NH4)2C2O4 0,1 M 6. (NH4)2CO3 0,1 M

1. Tabel 1.2 Identifikasi ion yang bereaksi

No Rumus Kimia Garam Ion Pembentuk Garam Ion yang bereaksi dengan air

Ion yang tidak bereaksi dengan air Kation Anion

1. NaCl 2. CH3COONa 3. NH4Cl 4. CH3COONH4 5. (NH4)2C2O4

6. (NH4)2CO3

(12)

LKPD 1 Sifat asam basa Larutan Garam 7 | P a g e

1. Apakah ada kaitannya antara jenis asam dan basa pembentukan garam dengan sifat larutan garam? Jika ada jelaskan!

………

………

………

………

………

………

………

2. Kelompokkan jenis-jenis garam berdasarkan asam-basa pembentuknya!

Asam/Basa Pembentuk Sifat Garam Keterangan

3. Tuliskan reaksi yang terjadi dari masing-masing garam di dalam pelarut air 1. Garam NaCl dalam air

NaCl(S) ⟶ Na(aq) + Cl(aq)

Na(aq) + H2O(aq) ⟶ ………

Cl(aq) + H2O(aq) ⟶ ………

Menganalisis Data

(13)

LKPD 1 Sifat asam basa Larutan Garam 8 | P a g e

Kesetimbangan Ion Dalam Larutan Garam

2. Garam CH3COONa dalam air

CH3COONa(aq) ⟶ ………

CH3COO(aq) + H2O(l) ⇆ ………

3. Garam NH4Cl dalam air

NH4Cl(aq) ⟶ ………

NH4 (aq) + H2O(l) ⇆ ……….

4. Garam CH3COONH4 dalam air

CH3COONH4(aq) ⇆ ……….

CH3COO(aq) + NH4(aq) + H2O(l) ⇆ ………

5. Garam (NH4)2C2O4 dalam air

(NH4)2C2O4 (aq) ⇆ ……….

C2O42

(aq) + NH4(aq) + H2O(l) ⇆ ………..

6. Garam (NH4)2CO3dalam air

(NH4)2CO3 (aq) ⇆ ………

CO32

(aq) + NH4(aq) + H2O(l) ⇆ ………

4. Sebutkan garam apa saja yang kalian temukan dapat terhidrolisis total, terhidrolisis sebagian, dan tidak terhidrolisis!?

 Garam yang mengalami hidrolisis total yaitu garam ………..…………

………

………

 Garam yang mengalami hidrolisis sebagian yaitu ………...

………

………

 Garam yang tidak mengalami hidrolisis yaitu ……….

………

………

(14)

LKPD 1 Sifat asam basa Larutan Garam 9 | P a g e Berdasarkan percobaan yang telah kalian lakukan apakah hipotesis yang kalian buat sesuai dengan hasil analisis data percobaan?

………

………

………

………

Setelah melakukan diskusi, maka dapat disimpulkan bahwa :

1. Sifat larutan garam berdasarkan ion-ion yang terkandung dalam larutan :

a. ………

b. ………

c. ………

d. ………

2. Reaksi kesetimbangan ion larutan garam :

a. Garam dari Asam kuat dan Basa kuat. Contoh NaCl dalam air

………

………

………

b. Garam dari Asam lemah dan Basa Kuat. Contoh CH3COONa dalam air

………

………...

c. Garam dari Asam kuat dan Basa lemah. Contoh NH4Cl dalam air

………

………...

d. Garam dari Asam lemah dan Basa lemah. Contoh CH3COONH4 dalam air

………

………

Verifikasi

Generalisasi

(15)

LKPD 1 Sifat asam basa Larutan Garam 10 | P a g e

Kesetimbangan Ion Dalam Larutan Garam

Format Laporan Praktikum Individu

Nama :

Kelas :

No Presensi :

JUDUL PERCOBAAN

……….

A. Tujuan Percobaan B. Landasan Teori C. Alat dan Bahan D. Cara Kerja

E. Data Hasil Percobaan F. Pembahasan

G. Kesimpulan H. Daftar Pustaka

Malinau, ………. Juli 2022

Guru Mata Pelajaran Praktikan

……….. ……….

Laporan Praktikum

(16)

LKPD 1 Sifat asam basa Larutan Garam 11 | P a g e Enung, Siti. 2017. Hidrolisis Garam Kelas XI di http://ayukbelajarkimia.blogspot.com (di akses 21

Maret).

Purba, Michael. 2017. Kimia untuk SMA/MA kelas XI Kelompok Peminatan Matematika dan llmu- ilmu Alam. Jakarta: Erlangga

Watoni, Haris. 2014. Kimia untuk SMA/MA kelas XI Kelompok Peminatan Matematika dan llmu- ilmu Alam. Bandung: Yrama Widya:.

________. 2019. Kegiatan Belajar 2 Hidrolisis Garam dan Larutan Buffer di https://ppgspada.brightspace.com (di akses Februari 2019). Modul Daring PPG 2019.

Allen, Brenda. 2018. Watch Your Salt Intake. di http://sxmislandtime.com (di akses 21 Maret).

Daftar Pustaka

(17)

Lembar Penilaian Sikap

Kelas : XI/ MIPA

Hari, tanggal : Kamis, 19 Juli 2022

Materi Pokok : Kesetimbangan Kimia

Sub Tema : Sifat (asam, basa, netral) Larutan Garam

Pertemuan ke : 1

Lembar Observasi (Pertemuan 1)

Berilah tanda cek (√) pada kolom skor sesuai dengan sikap yang ditunjukkan oleh peserta didik saat pembelajaran.

No. Nama

Aspek yang dinilai

Jumlah

skor Nilai

Bertanggung jawab Teliti Kerja sama

1 2 3 1 2 3 1 2 3

1 Dewi Candra Wati

2 Fitri Diah Retno Hapsari

3 Intan Isma Suryana

4 Nurhidayah Assaudiyah

5 Risnawati

6 Rita Sianturi

7 Yuli Ekawati

(18)

1 Tidak mewakili kelompok untuk presentasi dan tidak memperhatikan peserta didik lain presentasi.

2 Teliti

3 Menganalisis hasil percobaan dengan teliti secara mandiri

2 Menganalisis hasil percobaan dengan teliti dengan dibantu temannya 1 Tidak menganalisis hasil percobaan dengan teliti

3 Kerjasama

3 Berpartisipasi dalam diskusi kelompok dan membantu menyelesaikan soal dalam kelompok.

2 Berpartisipasi dalam kelompok tetapi tidak membantu menyelesaikan soal dalam kelompok.

1 Tidak berpartisipasi dalam kelompok dan tidak membantu menyelesaikan soal dalam kelompok.

Pedoman Penilaian :

Perhitungan nilai menggunakan rumus :

(19)

Lembar Penilaian Keterampilan

Mapel : KIMIA

Kelas : XI/ MIPA

Hari, tanggal : Kamis, 19 Juli 2022

Materi Pokok : Kesetimbangan Kimia

Sub Tema : Sifat (asam, basa, netral) Larutan Garam

Pertemuan ke : 1

Lembar Penilaian Keterampilan Percobaan

No Nama Peserta Didik

Aspek yang dinilai

Jumlah

skor Nilai

Persiapan Pelaksanaan Keg. Akhir

1 2 1 2 3 4 5 6 1 2

1 Dewi Candra Wati

2 Fitri Diah Retno Hapsari

3 Intan Isma Suryana

4 Nurhidayah Assaudiyah

5 Risnawati

6 Rita Sianturi

7 Yuli Ekawati

(20)

1

Persiapan percobaan

ii Peserta didik melakukan pengecekan alat dan bahan sebelum memulai menggunakannya. 1 Peserta didik tidak mengecek alat dan bahan sebelum memulai menggunakannya. 0

2 Selama Pelaksanaan

i Peserta didik fokus dalam melakukan percobaan 1

Peserta didik tidak fokus dalam melakukan percobaan 0

ii Peserta didik mampu menggunakan pipet tetes dengan benar 1 Peserta didik belum mampu menggunakan pipet tetes dengan benar 0 iii Peserta didik mampu menggunakan kertas lakmus dengan benar 1 Peserta didik belum belum mampu menggunakan kertas lakmus dengan benar 0

iv Peserta didik menyelesaikan percobaan hingga akhir 1

Peserta didik tidak menyelesaikan percobaan hingga akhir 0 v Peserta didik menjaga kebersihan alat dan lingkungan selama praktikum 1 Peserta didik tidak menjaga kebersihan alat dan lingkungan selama praktikum 0 vi Peserta didik mampu menyajikan data percobaan dengan jujur dan sistematis. 1 Peserta didik tidak menyajikan data dengan jujur dan sistematis 0

3

Kegiatan Akhir percobaan

i Peserta didik mengembalikan alat/bahan ke tempat semula. 1 Peserta didik tidak mengembalikan alat/bahan ke tempat semula. 0

ii Peserta didik mengakhiri percobaan tepat waktu 1

Peserta didik mengakhiri percobaan tidak tepat waktu 0

Pedoman Penilaian :

Perhitungan nilai menggunakan rumus :

(21)

Lembar Penilaian Laporan Individu

Nama Peserta didik : ………

Rubrik Penilaian

No Aspek yang

dinilai Skor Maksimal Kriteria Jumlah

Skor

1 Daftar Pustaka

1 Judul Percobaan

9 1 Tujuan percobaan

1 Teori Dasar 1 Alat dan Bahan 1 Cara Kerja

1 Data Hasil Pengamatan 1 Analisis Data/ Pembahasan

1 Kesimpulan

1 Daftar Pustaka

2 Isi Laporan

6 Menjelaskan teori yang memuat tentang hidrolisis garam

31 5 Memuat cara kerja yang benar dan sistematis (berurutan)

5 Memuat data hasil praktikum

10 Menganalisis data hasil percobaan dengan di dukung oleh teori yang ada

5 Membuat kesimpulan yang benar dan menjawab tujuan

Petunjuk Penghitungan skor : Perhitungan skor akhir

menggunakan rumus :

Referensi

Dokumen terkait

• Garam yang menghasilkan larutan netral • Garam yang menghasilkan larutan asam • Garam yang menghasilkan larutan basa • Garam dari asam lemah dan basa lemah... Generalisasi

Pada dasarnya prinsip larutan penyangga adalah pada campuran asam lemah dan garam yang anionnya senama, serta campuran basa lemah dan garam yang kationnya senama

Karena ion-ion garam dalam air ada yang terhidrolisis maka pelarutan garam-garam di dalam air dapat mengubah pH larutan menjadi bersifat asam atau basa.. Larutan Garam

Peserta didik melakukan percobaan mengenai identifikasi sifat larutan asam dan basa dengan menggunakan indikator, serta penentuan bahan alam yang

4. Lakmus merah dan biru dapat digunakan untuk membedakan sifat , , dan netral pada larutan. Larutan detergen bersifat karena 7. Larutan garam dapur bersifat karena.

Melalui percobaan, peserta didik dapat menyajikan laporan hasil pengamatan terhadap sifat larutan asam, basa, dan garam menggunakan indikator kertas lakmus dengan

Creativity Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang telah dipelajari terkait Garam yang bersifat basa, asam dan netral Peserta didik kemudian diberi kesempatan

Sub-CPMK-5.4 Menerapkan konsep asam-basa dalam analisis kimia Sub-CPMK-5.5 Menjelaskan konsep kesetimbangan ion pada larutan penyangga dan larutan garam yang terhidrolisis