3. METODE PENELITIAN
3.1 Jenis Penelitian
Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif adalah penelitian yang menggambarkan dan mendeskripsikan karakteristik dari sebuah populasi. Menurut (Yousda,1993,p.21 ) penelitian deskriptif adalah “penelitian ini tentang fenomena sebagaimana yang ada maupun pengkajian hubungan-hubungan antara berbagai variabel dalam fenomena yang diteliti”.
3.2 Gambaran Populasi dan Sampel 3.2.1 Populasi
Populasi adalah kumpulan yang lengkap dari pada elemen yang sejenis.
Dalam penelitian ini,yang menjadi populasi adalah seluruh ibu rumah tangga, pernah melihat,mengetahui iklan yang digunakan oleh ABC Special Grade dan baik yang sudah ataupun belum mengkonsumsi syrup ABC Special Grade.
3.2.2 Sampel
Sampel merupakan bagian dari populasi. Sampel dalam penelitian ini adalah orang-orang yang disesuaikan dengan target market dari syrup ABC Special Grade yang terdiri dari primary dan secondary target market. Primary target market dari ABC Special Grade adalah ibu-ibu rumah tangga yang berusia 24-35 tahun yang mempunyai anak,university graduat¸SES A dan B, pekerjaannya adalah ibu rumah tangga yang tidak bekerja dan mendedikasikan dirinya untuk keluarganya serta protektif terhadap keluarga (terutama anak) dan tentunya menyukai sesuatu hal yang baru (suka berkreativitas dan berkreasi). Sedangkan Secondary target market adalah ibu rumah tangga yang bekerja dengan usia antara 24-35 tahun,memiliki anak,university graduat¸SES A dan B, protektif terhadap keluarga dan juga menyukai sesuatu hal yang baru ( suka berkreatifitas dan berkreasi dalam membuat makanan ataupun minuman ).
Metode pengambilan sample yang dipakai adalah dengan menggunakan metode probability sampling yang mana dalam metode ini semua anggota populasi memiliki peluang yang sama untuk terpilih menjadi anggota responden.
Selain itu penelitian ini menggunakan metode quota sampling di mana jumlah sampel yang akan dipilih diambil di wilayah di Surabaya yaitu Surabaya Barat, Surabaya Timur,Surabaya Utara,Surabaya Selatan dan Surabaya Pusat.
3.3 Jenis dan Sumber data
Jenis dan sumber data yang di gunakan ada 2 macam yaitu :
a. Data Primer adalah data yang diperoleh langsung dari lapangan seperti wawancara,survey,atau observasi kuesioner.
b. Data Sekunder adalah data yang diperoleh dari buku-buku literatur maupun sumber yang lain yang telah diolah kembali.
3.4 Metode dan Prosedur Pengumpulan Data
Teknik pengukuran data yang digunakan adalah dengan menggunakan metode pengumpulan langsung dengan menyebarkan kuesioner langsung di lapangan dengan pertanyaan-pertanyaan terstruktur yang sesuai kuesioner yang telah disusun yang akan dilakukan pada 110 responden yang ada di wilayah surabaya.
3.5 Variabel dan Definisi Operasional Variabel
Pengukuran bagaimana efektifitas media iklan billboard melalui beberapa elemen variabel seperti :
a. Strategi daya tarik pesan iklan billboard yaitu :
1. Daya tarik rasional adalah daya tarik ini berupa fungsi atau manfaat yang ditawarkan dari produk tersebut.
2. Daya tarik emosional adalah daya tarik yang berhubungan dengan kebutuhan psikologis konsumen untuk membeli suatu produk.
b. Pemilihan huruf / kata. Ada beberapa elemen untuk mendesain kata huruf :
1. Semua faktor dari spasi dan ukuran huruf,kata mudah dibaca, komunikatif dan ekspresif.
2. Menggunakan tipe-tipe huruf yang familiar seperti futura dan times roman.
c. Slogan atau tagline yang tertuang dalam pesan merupakan awal dari kesuksesan periklanan. Slogan terdiri dari satu atau beberapa kata sementara kata terdiri dari kumpulan huruf.
d. Logo merupakan suatu identitas merek yang mengkomunikasikan secara luas tentang produk, pelayanan dan organisasi dengan cepat. Logo harus bersifat unik,mudah di ingat dan mudah dikenali dengan cepat.Beberapa petunjuk untuk mendesaign logo antara lain :
1. Jelas, mudah dibaca dan di ingat.
2. Mengekspresikansemangat,kualitas,kepribadian produk.
3. Mudah dikecilkan dan di besarkan.
e. Dalam merancang simbol,suatu obyek merupakan tanda jika dilambangkan berasal dari konteks budaya yang sama. Beberapa petunjuk dalam merancang simbol adalah untuk:
1. Menciptakan desain yang dapat dikenali dengan cepat.
2. Mendesain sebuah simbol yang sesuai dengan ide yang disajikan
f. Merancang Format iklan billboard mencakup warna,ukuran dan ilustrasi.
Penataan elemen yang sesuai dapat meningkatkan kemampuan iklan agar dapat menarik perhatian.
1. Spektrum warna adalah kumpulan dari warna-warna cerah yang digunakan dalam membuat desain nya menjadi hidup. Reproduksi warna adalah pencampuran komposisi warna-warna sehingga menghasilkan desain satu kesatuan warna yang hidup.
2. Ukuran media bergantung pada jenis dan tempatnya
3. Ilustrasi merupakan sebuah representasi visual seperti gambar,warna,kata, simbol,logo yang digunakan agar menjadi lebih jelas,menarik dan mudah dipahami.
g. Lokasi penempatan media di tempat yang strategis seperti di jalan raya yang banyak di lalui pengendara dan perempatan lampu merah.
Dalam pengukuran efektifitas media billboard kemudian di ukur dengan tingkat kesetujuan digambarkan dengan baik dalam skala Lickert-summated ratings dengan penilaian skor 1-5 dengan tingkat jawaban atas pertanyaan yang sesuai di atas yaitu:
a. Tingkat Sangat Tidak Setuju ( STS ) diberi skor 1 b. Tingkat Tidak Setuju ( TS ) diberi skor 2
c. Tingkat Netral ( N ) diberi skor 3 d. Tingkat Setuju ( S ) diberi skor 4
e. Tingkat Sangat Setuju ( SS ) diberi skor 5
3.6 Teknik Analisis Data
3.6.1. Uji Validitas dan Reliabilitas Kuesioner
Sebelum kuesioner disebarkan di lapangan untuk mendapatkan data yang utama dari penelitian langsung ke lapangan,maka terlebih dahulu di lakukan prestest terhadap 30 orang responden
1. Uji Validitas
Uji validitas digunakan untuk proses pengukuran yang akurat sah atu valid tidaknya suatu kuesioner. Suatu instrumen pengukuran dikatakan valid jika instrument mengukur apa yang seharusnya di ukur. Nilai korelasi yang kurang dari r tabel menunjukkan pertanyaan tidak valid dan pengujian validitas dalam penelitian ini menggunakan SPSS 15.00 yaitu dengan melihat hasil output Corrected Item-Total Correlation dimana jika nilainya positif dan lebih besar dari nilai r tabel (Df= N-2 dan α= 5 %) berarti butir pertanyaan telah valid (Santoso, 2001,p.277).
2. Uji Reliabilitas
Reliabilitas merupakan hasil pengukuran yang dapat dipercaya. Dimana jika hasil dari kuesioner dilakukan pengukuran berulang-ulang menghasilkan hasil yang relatif sama,pengukuran tersebut di anggap memiliki tingkat reliabilitas yang baik. Uji Reliabilitas pada penelitian ini menggunakan program SPSS 15.00.
Pengujian reliabilitas dilakukan dengan melihat uji Alpha Cronbach. Bila hasil koefisien Cronbach’s alpha lebih besar dari 0,6 maka instrument penelitian dari konstruk tersebut dapat dikatakan reliabel (Imam Ghozali, 2001, p.103).
3.6.2. Analisis Deskriptif
Analisis deskriptif adalah analisis untuk mengumpulkan,mengolah dan menganalisi data kemudian disajikan dengan baik. Yang mana analisis deskriptif ini hanya menerangkan atau menggambarkan pengklasifikasian data,penyajian data baik dengan table maupun dengan grafik yang merupakan hasil pengolahan data hasil jawaban responden yang diolah dengan menggunakan program SPSS.
Kemudian data diolah dengan menggunakan statistik deskriptif yang meliputi penghitungan Cross tabulasi,mean, deviasi dan prosentase.
a. Cross Tabulasi
Menurut ( Malholtra, 2004 , p.438. ) Cross tabulasi adalah “sebuah teknik statistik yang menjelaskan dua atau lebih variabel secara bersamaan dan hasilnya dalam tabel yang mencerminkan distribusi gabungan dua atau lebih variable yang mempunyai kategori ,nilai yang berbeda”.
b. Mean
Mean suatu distribusi biasanya disebut rata-rata hitung. Rata-rata hitung dari sekumpulan nilai adalah sama dengan jumlah seluruh nilai tersebut dibagi dengan jumlah pengamatannya. Mean diperoleh dengan menambahkan seluruh unsur (jawaban responen) dalam sebuah himpunan (variabel) dan membaginya dengan jumlah unsur (banyaknya responden).Rumus untuk menghitung Mean (Durianto et al., 2001):
Mean = Σ xi.fi ( 3.1 ) n
Keterangan:
xi = Nilai pengukuran ke-i (Skor jawaban).
fi = Frekuensi kelas ke-i (Jumlah jawaban untuk tiap skor).
n = Banyaknya data pengamatan (Sampel penelitian).
Oleh karena penelitian ini menggunakan Skala Likert 5 point, maka akan ada lima interval kelas untuk mendeskripsikan nilai mean setiap variabel penelitian, di mana formulasi setiap kelas dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut (Durianto et al., 2001):
Skala tertinggi – Skala terendah
Interval kelas = ( 3.2 ) Jumlah kelas
5 - 1
= 5
= 0,80
Besarnya interval kelas mean setelah diketahui, kemudian dibuat rentang skala, sehingga dapat diketahui di mana letak rata-rata penilaian responden terhadap setiap variabel yang dipertanyakan. Contoh rentang skala mean tersebut ditunjukkan sebagai berikut:
1,00 - < 1,80 = Sangat jelek (SJ), atau Sangat Tidak Setuju (STS).
1,80 - < 2,60 = Jelek (J), atau Tidak Setuju (TS).
2,60 - < 3,40 = Cukup (C), atau Cukup Setuju (CS).
3,40 - < 4,20 = Baik (B), atau Setuju (S).
4,20 – 5,00 = Sangat baik (SB), atau Sangat Setuju (SS).
c. Deviasi ( Simpangan Baku )
Deviasi adalah standar penyimpangan data dari rata-ratanya. Simpangan baku dapat digunakan untuk membandingkan keseragaman suatu variabel yang mempunyai tingkat pengukuran sekurang-kurangnya untuk dua populasi.
Rumus untuk menghitung SD (Durianto et al., 2001) :
Σ fi. Xi² - [(Σ fi. Xi)²/n] ( 3.3 ) SD = n – 1
Keterangan:
SD = Standard deviation.
xi = Nilai pengukuran ke-i (Skor jawaban).
fi = Frekuensi kelas ke-i (Jumlah jawaban untuk tiap skor).
n = Banyaknya data pengamatan (sampel penelitian).
d. Prosentase %
Prosentase ini merupakan persentase varian total yang berhubungan dengan faktor yang ada.Prosentase dihitung berdasarkan jumlah responden yang ada telah menjawab dari skala Lickert-summated ratings dengan penilaian di mulai skor 1 – 5 yaitu :
a. Sangat tidak setuju ( STS ) diberi skor 1 b. Tidak setuju ( TS ) diberi skor 2
c. Netral ( N ) diberi skor 3 d. Setuju ( S ) diberi skor 4
e. Sangat Setuju ( SS ) diberi skor 5