UNIVERSITAS PAPUA
PRODI.PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA | JALAN GUNUNG SALJU, AMBAN, MANOKWARI
DOKUMEN KURIKULUM KKNI- MBKM
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA
DOKUMEN
Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
UNIVERSITAS PAPUA Tahun 2021
Nama Ketua Tim : Dr. Insum Malawat, M.Hum.
NIDN : 0008097702
Program Studi : Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas : Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan
Universitas : Universitas Papua
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI ………...ii KATA PENGANTAR ……….. iii IDENTITAS PROGRAM STUDI………... iv 1. LANDASAN KURIKULUM ………1-7 1.1 LANDASAN FILOSOFI
1.2 LANDASN SOSIOLOGIS 1.3 LANDASAN HISTORIS 1.4 LANDASAN HUKUM
2. VSI, MISI, TUJUAN, DAN STRATEGI PROGRAM STUDI ………..7-9 2.1 VISI
2.2 MISI 2.3 TUJUAN 2.4 STRATEGI
2.5 UNIVERSITAS VALUE
3. HASIL EVALUASI KURIKULUM DAN TRACER STUDY ………..9 3.1 EVALUASI KURIKULUM
3.2 TRACER STUDY
4. PROFIL LULUSAN DAN RUMUSAN CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN …9-18 4.1 PROFIL LULUSAN
4.2 PERUMUSAN CPL
4.3 MATRIK HUBUNGAN CPL DENGAN PROFIL LULUSAN
5. PENENTUAN BAHAN KAJIAN ……….18-40 5.1 GAMBARAN BODY OF KNOWLEDGE
5.2 DESMRIPSI BAHAN KAJIAN
6. PENENTUAN MATA KULIAH DAN PENENTUAN BOBOT SKS …...………40-68 7. STRUKTUR MATA KULIAH DLM KURIKULUM PRODI ………..………68-75 7.1 MATRIK KURIKULUM
7.2 PETA KURIKULUM BERDASARKAN CPL PRODI
8. DAFTAR SEBARAN MATA KULIAH TIAP SEMESTER ………75-81 9. FORMAT RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) ………... 81-83 10. PENILAIAN PEMBELAJARAN ……….. 84-86 10.1 RUBRIK
10.2 PORTOFOLIO PENILAIAN HASIL BELAJAR
11. IMPLIMENTASI HAK BELAJAR
M
AHASISWA MAKSIMUM 3 SEMESTER.. 87-99 11.1 MODEL IMPLIMENTASI MBKM PRODI11.2 MATA KULIAH YANG WAJIB DITEMPUH DI DALAM PRODI SENDIRI 11.3 PEMBELAJARAN MATA KULIAH DI LUAR PRODI BINDO
11.4 BENTUK KEGIATAN PEMBELAJARAN DI LUAR PERGURUAN TINGGI 11.5 PENJAMINAN MUTU PELAKSANAAN MBKM PRODI BINDO
12. PENGELOLAAN DAN MEKANISME PELAKSANAAN KURIKULUM ………99-104 13. PENUTUP ………...104
KATA PENGANTAR
Syukur Alhamdulillah kepada Yang Maha Kuasa atas segala bimbingan dan pertolongan-Nya, sehingga dokumen KKNI-MBKM ini dapat dirampungkan. Perkembangan zaman berpengaruh signifikan terhadap berbagai dimensi kehidupan, termasuk di dalamnya kurikulum Pendidikan Tinggi. Dokumen Kurikulum Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia ini merupakan edisi penyesuaian dokumen KKNI 2016 dengan kurikulum MBKM 2021 berbasis Capaian Pembelajaran.
Terima kasih kepada berbagai pihak atas sumbangsinya. Dokumen kurikulum ini adalah bukti partisipasi kita dalam menyukseskan sistem pendidikan nasional di Pendidikan Tinggi dengan globalisasi zaman.
Manokwari, Mei 2021
Tim Penyusun
IDENTITAS PROGRAM STUDI
1 Nama Perguruan Tinggi (PT)
Universitas Papua
□ PTN □ PTS 2 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 3 Jurusan/Departemen Pendidikan Bahasa
4 Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia 5 Status Akreditasi B
6 Jumlah Mahasiswa 416 7 Jumlah Dosen 4
8 Alamat Prodi Jl.Gunung Salju, Amban, Manokwari
9 Telpn -
10 Web PRODI/PT Unipa.ac.id
1 Landasan Kurikulum Pendidikan Bahasa Indonesia 1.1 Landasan Filosofi
Pengembangan dan pelaksanaan kurikulum Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP, UNIPA didasarkan pada pemikiran perenialisme, esensialisme, progressivisme, dan pekrontruksionisme dalam Pendidikan Tinggi. Aliran filsafat perenialisme menegaskan bahwa pendidikan diarahkan pada upaya pengembangan kemampuan intelektual anak didik melalui pemberian pengetahuan yang bersifat abadi, universal, dan absolut. Pemikiran perenialisme ini diwujudkan dalam kelompok MK konten program studi dan MK pilihan atau konsentrasi keilmuan.
Essensialisme menghendaki agar landasan-landasan pendidikan adalah nilai-nilai yang esensial, yaitu yang telah teruji oleh waktu, bersifat menuntun dan telah turun menuran dari zaman ke zaman. Essensialisme merupakan gerakan pendidikan yang bertumpu pada mazhab fllsafat idealisme dan realisme. Aliran idealisme mengarahkan pendidikan pada upaya pengembangan kepribadian anak didik sesuai dengan kebenaran yang berasal dari atas yaitu dari dunia supranatural, yaitu Tuhan.
Sedangkan aliran fllsafat realisme berpendapat bahwa upaya pendidikan harus diarahkan pada upaya menguasai pengetahuan yang sudah mantap sebagai hasil penelitian ilmiah yang dituangkan secara sistimatis dalam berbagai disiplin atau mata pelajaran. Tujuan umum aliran esensialisme adalah membentuk pribadi bahagia di dunia dan akhirat. Isi pendidikanya mencakup ilmu pengetahuan, kesenian dan segala hal yang mampu mengerakkan kehendak manusia. Kurikulum sekolah bagi essensialisme merupakan miniatur dunia yang bisa dijadikan sebagai ukuran kenyataan, kebenaran, dan kegunaan. Implimentasi aliran ini dalam kurikulum Pendidikan Bahasa Indonesia tersirat dalam kelompok MK kebudayaan dan keterampilan khusus.
Pandangan progresivisme dalam kaitannya dengan pendidikan, dapat diketahui melalui inisiatif dan karya nyata yang digagas oleh Jhon Dewey, dalam bentuk
"sekolah kerja". Pandangan ini memberikan kebebasan dan kemerdekaan kepada peserta didik agar dapat mencapai tujuan pendidikan dalam pembentukan warga negara yang demokratis. Progresivisme tidak menghendaki adanya mata pelajaran yang terpisah, melainkan harus diusahakan menjadi satu unit dan terintegrasi.
Pandangan kaum progresivisme dituangkan dalam MK interdisipliner berbentuk terapan.
Rekonstruksionisme merupakan suatu aliran yang berusaha merombak tata susunan lama dalam konsepsi progresivisme dengan membangun tata susunan hidup kebudayaan yang bercorak modern. Rekonstruksionisme sendiri merupakan kelanjutan dari aliran progresivisme. Aliran ini lahir karena pandangan bahwa aliran progrisivisme hanya memikirkan masalah masalah yang terjadi dalam masyarakat.
Rekonstruksionisme beranggapan bahwa merubah sesuatu yang telah ada dan memecahkan masalah yang terjadi di masyarakat. Aliran ini dianggap cocok untuk dunia pendidikan yang lebih baik karena aliran ini bepikir bagaimana kita mampu menciptakan Sumber Daya Manusia yang sanggup berasaing di era modernisasi.
Peserta didik tidak hanya cerdas dalam bidang pengetahuan tetapi memiliki
keterampilan dan sikap yang baik. Aliran ini juga menekankan bahwa peserta didik
adalah sasaran utama dalam pendidikan. Peserta didik dituntut untuk lebih aktif
dalam mengemukakan pendapat dan pemikirannya dalam pemecahan suatu
masalah. Dengan demikian, guru hanya berperan sebagai fasilitator bukan pemberi
pemecahan solusi suatu masalah. Konsepsi progresivisme diwujudkan dalam
perubahan kurikulum Pendidikan Bahasa Indonesia dari waktu ke waktu dengan
tujuan mengikuti perkembangan zaman.
1.2 Landasan Sosiologis
Landasan sosiologis pendidikan merupakan asumsi-asumsi yang bersumber dari kaidah-kaidah sosiologi yang dijadikan titik tolak dalam pendidikan. Kaidah-kaidah sosiologi tersebut menjelaskan kedudukan manusia sebagai mahkluk individu, bermasyarakat, dan berbudaya. Dalam upaya memertahankan eksistensi sebagai mahkluk sosial, manusia perlu membangun interaksi dengan berbagai warga masyarakat yang terefleksi pada pengetahuan, ketrampilan dan nilai-nilai yang dianut oleh warga masyarakat tertentu. Landasan sosiologis dalam dunia pendidikan direfresentasikan dalam proses pendidikan yang berlangsung di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Mengacu pada landasan sosiologis ini, maka kurikulum Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP, UNIPA diselenggarakan secara integratif dalam lingkungan kampus, lingkungan keluarga, serta lingkungan masyarakat.
1.3 Landasan Historis
Pendidikan Bahasa Indonesia sejak awal berdiri pada tahun 2010 telah menggunakan beberapa kurikulum yang dipilah ke dalam tiga kelompok angkatan. Angkatan 2010- 2012 menggunakan KBK. Angkatan 2013-2015 menggunakan K-13. Angkatan 2016-2020 menggunakan kurikulum Perguruan Tinggi sesuai dengan Standar KKNI.
Di tahun 2021, Pendidikan Bahasa Indonesia merancang kurikulum MBKM berbasis capaian pembelajaran sebagai rekostruksi KKNI.
1.4 Landasan Hukum
1.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4586);
2.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 158, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5336);
3.
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2012, Tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI);
4.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2013, Tentang Penerapan KKNI Bidang Perguruan Tinggi;
5.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020, Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi;
6.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2020, Tentang Akreditasi Program Studi dan Perguruan Tinggi;
7.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2020, Tentang Pendirian, Perubahan, Pembubaran PTN, dan Pendirian, Perubahan, Pencabutan Izin PTS;
8.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 81 Tahun 2014, Tentang Ijazah, Sertifikat Kompetensi, Dan Sertifikat Profesi Pendidikan Tinggi;
9.
Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia
10.Buku Panduan Penyusunan KPT di Era Industri 4.0 untuk Mendukung Merdeka
Belajar Kampus Merdeka, Ditjen Belmawa, Dikti-Kemendikbud, 2020.
11.
Buku Panduan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka, Ditjen Belmawa, Dikti- Kemendikbud, 2020.
12.
……….(ditambah dengan kebijakan / SK Rektor masing-masing PT) 2 Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi Program Studi
2.1 Visi
Menjadikan Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Papua tahun 2019sebagai penyelenggara Tridharma Perguruan Tinggi yang
menghasilkan pendidik, yang memiliki kemampuan IPTEKS, berjiwa wirausaha, dan konservasi alam.
2.2 Misi
a.
Menyelenggarakan program pendidikan tinggi bidang pendidikan kebahasaan berdasarkan prinsip manajemen mutu terpadu.
b.
Menghasilkan tenaga pemikir dan peneliti yang handal dan mampu memutakhirkan IPTEKS dalam bidang pendidikan kebahasaan.
c.
Menjadikan FKIP UNIPA sebagai pusat kepakaran dalam memberikan pemikiran strategis untuk pembangunan daerah Papua dalam bidang pendidikan kebahasaan.
d.
Mengembangkan kelembagaan dan manajemen yang berorientasi pada produktivitas, kualitas, efisiensi, relevansi, dan profesionalisme.
e.
Menciptakan paket teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan kebahasaan berbasis potensi sumber daya lokal dalam rangka peningkatan kualitas hidup masyarakat Papua.
2.3 Tujuan Tujuan Umum
Secara umum tujuan program studi pendidikan bahasa Indonesia yaitu sebagai penyenggara tridharma perguruan tinggi yang menghasilkan pendidik, memiliki kemampuan IPTEKS, berjiwa wirausaha dan konservasi alam.
Tujuan Khusus
a.
Menghasilkan tenaga pendidik Bahasa Indonesia yang profesional berdasarkan prinsip manajemen mutu terpadu.
b.
Menghasilkan tenaga pemikir dan peneliti yang handal dalam bidang kebahasaan.
c.
Menjadikan Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia sebagai pusat kepakaran pendidikan bahasa dan sastra dalam memberikan pemikiran strategis untuk pembangunan daerah Papua dalam pendidikan.
d.
Mengembangkan kelembagaan dan manajemen Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia yang berorientasi pada produktivitas, kualitas, efisiensi relevansi, dan profesionalisme.
e.
Menciptakan model pembelajaran kreatif dan inovatif dalam bidang pendidikan kebahasaan dan kesastraan yang berbasis pada sumber daya lokal dalam rangka peningkatan kualitas hidup masyarakat Papua.
2.4 Strategi
Strategi pencapaian Visi dan Misi Prodi. sebagai berikut.
1. Penyediaan sarana dan prasana perkuliahan yang memadai.
2. Pembagian dosen pengampu sesuai dengan kualifikasi bidang keilmuan.
3. Perekrutan tenaga pendidik sesuai dengan kualifikasi bidang ilmu kependidikan, linguistik, sastra, pengajaran bahasa, dan MK umum.
4. Pengembangan keilmuan dosen melalui kegiatan penelitian, menulis ilmiah, serta pertemuan ilmiah.
5. Studi lanjut tenaga pendidik.
6. Revisi kurikulum sesuai dengan perkembangan zaman.
7. Pengembangan pengalaman manajerial dan sosial tenaga pendidik melalui kegiatan
organisasi profesi.
2.5 Universitas Value
Penyelenggaraan pendidikan di lingkungan Program Studi Pendidikan dilakukan dengan menjunjung tinggi nilai toleransi, kebersamaan, kekeluargaan, kerja sama, dan keadilan.
3 Hasil Evaluasi Kurikulum & Tracer Study 3.1 Evaluasi Kurikulum
Evaluasi kurikulum dilakukan secara periodic sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan zaman.
3.2 Tracer Study
Tracer study dilakukan dengan mengisi angket secara daring dan luring serta informasi langsung. Sesuai hasil penjajakan alumni terhadap 343 lulusan, ditemukan pencapaian profil lulusan sesuai dengan CPL sebagai berikut. Pendidik Bahasa Indonesia PNS 5 %, Pendidikan Bahasa Indonesia non-PNS 35%, PNS nonguru 2%, jurnalis 2%, swasta 2%, dan belum bekerja 44%.
4. Profil Lulusan & Rumusan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) 4.1 Profil Lulusan
Berdasarkan penelusuran data alumni Sarjana (S1) Pendidikan Bahasa Indonesia, diketahui bahwa data alumni Sarjana Pendidikan Bahasa Indonesia bekerja sesuai bidangnya yaitu sebagai guru Pendidikan Bahasa Indonesia, namun ada juga alumni yang bekerja di luar bidang pendidikan, sebagai tenaga honorer di keuangan di Provinsi PB dan Bank Papua. Sebagian besar alumni Pendidikan Bahasa Indonesia yang bekerja sebagai guru SMP, SMA, SMK, di berbagai daerah di Provinsi Papua dan Papua Barat, yaitu di Manokwari, Pegunungan Arfak, Jayapura, dan Timika, dan menjadi dosen Luar Biasa di Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Papua. Tantangan yang akan dihadapi dan dipersiapkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia adalah bagaimana alumninya dapat bersaing untuk menjadi guru bahasa Indonesia di sekolah di seluruh Indonesia.
Berdasarkan ketersebaran alumni di masyarakat, maka Program studi S1 Pendidikan Bahasa Indonesia harus tetap mengedepankan kualitas lulusan, mempersiapkan mereka dengan bekal yang cukup untuk dapat melanjutkan pendidikan profesi guru atau ke S2 Pendidikan Bahasa Indonesia. Keseimbangan antara kedalaman penguasaan ilmu bahasa dan sastra Indonesia dan penguasaan metode pembelajaran bahasa Indonesia yang kreatif dan inovatif didukung keterampilan penggunaan teknologi informasi komputer (TIK).
Tabel 1. Profil Lulusan dan Deskripsinya
No Profil Lulusan (PL) Deskripsi Profil Lulusan
PL1
Pendidik 1. Menguasai keilmuan bahasa dan sastra Indonesia.
2. Mampu memecahkan masalah, membuat kaitan, berpikir logis, sistematis, konsisten, dan kreatif di bidang Pendidikan bahasa dan sastra Indonesia.
3. Mampu menghasilkan karya-karya ilmiah
berupa pembelajaran bahasa dan sastra baik
secara nasional maupun lokal
4. Mengenal karakteristik peserta didik baik dalam segi kognitif, keterampilan, sikap, serta pengaruh lingkungan sosial budaya terhadap peserta didik.
5. Mengembangkan diri secara mandirisehingga dapat mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni di bidang pendidikan bahasa Indonesia.
6. Mengaktualisasi dirinya sebagai tenaga pendidik yang inovatif dan kreatif dengan berkarya di bidang keahliannya maupun dalam kehidupan bersama di masyarakat.
7.
Memiliki kemampuan belajar untuk pengembangan diri, keilmuan, dan keberlanjutan karir.
PL2
PenelitiPendidikan
Bahasa Indonesia 1. Menguasai keilmuan bidang pendidikan bahasa dan sastra Indonesia.
2. Mampu memecahkan masalah, membuat kaitan, berpikir logis, sistematis, konsisten, dan kreatif di bidang pendidikan bahasa dan sastra Indonesia.
3. Mampu menghasilkan karya nyata berupa model, strategi, dan pendekatan yang merupakan solusi berbagi permasalaan di masyarakat, institusi, dan pemerintah.
4. Mengembangkan diri secara mandiri sehingga dapat mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni dibidang pendidikan bahasa dan sastra Indonesia.
5. Mampu mempublikasikan karya tulis ilmiah baik di tingkat daerah, nasioanl, dan internasional.
6. Mempertanggungjawabkan layanan profesional yang diberikan secara moral, sosial, dan ilmiah.
7. Memiliki kemampuan belajar unutk pengembangan diri, keilmuan, dan keberlanjutan karir.
8.
Mampu bekerja sama dengan steakholder.
PL3
Perencana Bahasa 1. Mampu merencanakan dan membuat strategi yang baik bagi pemertahanan bahasa dan sastra lokal Papua dari ancaman kepunahan.
2. Mampu meneliti dan mendokumentasikan berbagai jenis bahasa dan sastra lokal Papua.
3.
Mampu merancang model pembelajaran bahasa dan sastra lokal papua sebagai bahan pembelajaran kontekstual.
PL4 Pewarta/Jurnalis
1. Mampu menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar melalui media cetak dan elektronik sebagai alat/media publikasi dan pembelajaran bahasa kepada masyarakat.
2.
Mampu menjadi pewarta atau jurnalis cetak
maupun eletronik yang tahu dan mengerti
kode kebahasaan dan kode etik pewarta atau
jurnalis dengan baik.
4.2 Perumusan CPL
Perumusan CPL Prodi. Pendidikan Bahasa Indonesia mengikuti mekanisme sebagai berikut.
rumusan visi
prodi bidang keilmuan
Bidang kerja/profil
lulusan
Analisis kebutuhan
Capaian Pembelajaran:
Sikap
Keterampilan umum Keterampilan khusus
Pengetahuan
Tabel 2. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi No Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL)
Sikap S1 S2 S3 S4 S5 S6 S7 S8 S9 S10
§ bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius;
§ menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama,moral, dan etika;
§ berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila;
§ berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa;
§ menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain;
§ bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;
§ taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara;
§ menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik;
§ menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri; dan
§ menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan.
…….
Ketrampilan Umum KU1
KU2 KU3
KU4
KU5 KU6 KU7
KU8
KU9
§ mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang
memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya;
§ mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur;
§ mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik seni;
§ mampu menyusun deskripsi saintifik hasil kajian tersebut di atas dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi;
§ mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahliannya, berdasarkan hasil analisis informasi dan data;
§ mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya;
§ mampu bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi serta evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggungjawabnya;
§ mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada dibawah tanggung jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri;
dan
§ mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi.
Ketrampilan Khusus KK1
KK2
KK3
1) Mampu menerapkan penguasaan konsep-konsep bahasa dan sastra Indonesia dan ilmu pendidikan dalam merancang pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia dengan memanfaatkan IPTEKS serta sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan, permasalahan di kelas dan di sekolah, perkembangan peserta didik, dan karakteristik lingkungannya, sehingga menghasilkan desain pembelajaran yang mendorong partisipasi aktif dan mengembangkan potensi setiap peserta didik;
2) Mampu menerapkan penguasaan konsep-konsep pendidikan bahasa
dan sastra Indonesia dan ilmu pendidikan dalam melaksanakan
pembelajaran yang mendidik dengan memanfaatkan perkembangan
IPTEKS serta sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan,
permasalahan di kelas dan sekolah, perkembangan peserta didik, dan
karaketrsitik lingkungannya, sehingga peserta didik mampu
mencapai tujuan pendidikan dan mengakutualisasikan berbagai
potensi yang dimilikinya.
No Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL)
KK4
KK5
KK6
KK7
KK8
KK9
KK10
KK11
3) Mampu menerapkan konsep-konsep penguasaan bahasa dan sastra Indonesia dan ilmu pendidikan dalam melakukan penilaian proses dan hasil belajar bahasa dan sastra Indonesia secara sistematis dan berkesinambungan dengan memanfaatkan perkembangan IPTEKS serta sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan, permasalahan siswa, permasalaha di kelas dan di sekolah, perkembangan peserta didik, dan karakteristik lingkungannya, sehingga menghasilkan informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan.
4) Mampu menganalisis kurikulum bahasa Indonesia sekolah menengah melalui telaah kurikulum, sehingga mengahsilkan indikator, bahan ajar, instrumen penilaian, strategi, dan media pembelajaran sesuai dengan kurikulum yang berlaku.
5) Mampu memecahkan permasalahan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia melalui kegiatan penelitian dengan memanfaatkan kemajuan IPTEKS sesuai dengan konteks sekolah dan perkembangan peserta didik.
6) Mampu membelajarkan konsep bahasa dan sastra Indonesia dengan menerapkan pedagogy specific yang mempertimbangkan sifat dan karakteristik konsep bahasa dan sastra Indonesia dengan implementasi dari techonolgical pedagigical content knowledge (TPCK) sehingga siswa mencapai tujuan pendidikan Abad 21.
7) Mampu mengkomunikasikan hasil-hasil penelitian dan gagasan tentang pendidikan bahasa dan sastra Indonesia terkait berbagai alternatif penyelesaian masalah di bidang pendidikan bahasa dan sastra Indonesia dengan memanfaatkan teknologi informasi sesuai dengan perkembangan IPTEKS.
8) Mampu mengambil keputusan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia, pemberian tindak lanjut serta pelaporannya, berdasarkan analisis data asesmen.
9) Mampu mengambil keputusan perbaikan mutu pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di kelas maupun di sekolah berdasarkan hasil refleksi pembelajaran yang dilakukan secara mandiri maupun kolaboratif.
10) Mampu bertanggung jawab terhadap tugasnya sebagai pendidik serta menunjukkan etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi, rasa bangga, dan percaya diri sebagai pendidik, dan mampu berkomunikasi secara efektif, berlandaskan kode etik guru, baik di kelas, di sekolah, maupun di masyarakat.
11) Mampu menjadi pewarta berita, baik cetak maupun eletronik dengan menjunjung tinggi kode etik sebagai pewarta berita/jurnalis.
Pengetahuan PP1
PP2
PP3
1) Menguasai konsep dan prinsip dasar bahasa dan sastra Indonesia dan berpikir ilmiah minimal sesuai dengan kedalaman dan pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah.
2) Menguasai konsep teoritis pendidikan secara umum dan konsep teoritis pendidikan bahasa Indonesia melalui proses berpikir lmiah, serta mampu menyelesaikan prosedural khususnya dalam bidang kependidikan bahasa Indonesia.
3) Menguasai filosofi, pendekatan, metode, model, media, dan
evaluasi untuk mendukung pembelajaran bahasa Indonesia di kelas
dan di sekolah yang berorientasi pada kecakapan hidup (life skill).
No Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) PP4
PP5 PP6 PP7
4) Menguasai filosofi, konsep, prinsip, dan metode penelitian pendidikan bahasa Indonesia dan menerapkannya dalam kegiatan penelitian pendidikan bahasa Indonesia di sekolah dan di masyarakat.
5) Memiliki pengetahuan tentang tradisi dan budaya Papua.
6) Menguasai metodologi penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia.
7)