• Tidak ada hasil yang ditemukan

DOKUMEN KURIKULUM KKNI- MBKM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DOKUMEN KURIKULUM KKNI- MBKM"

Copied!
104
0
0

Teks penuh

(1)

UNIVERSITAS PAPUA

PRODI.PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA | JALAN GUNUNG SALJU, AMBAN, MANOKWARI

DOKUMEN KURIKULUM KKNI- MBKM

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA

(2)

DOKUMEN

Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

UNIVERSITAS PAPUA Tahun 2021

Nama Ketua Tim : Dr. Insum Malawat, M.Hum.

NIDN : 0008097702

Program Studi : Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas : Fakultas Keguruan dan Ilmu

Pendidikan

Universitas : Universitas Papua

(3)

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI ………...ii KATA PENGANTAR ……….. iii IDENTITAS PROGRAM STUDI………... iv 1. LANDASAN KURIKULUM ………1-7 1.1 LANDASAN FILOSOFI

1.2 LANDASN SOSIOLOGIS 1.3 LANDASAN HISTORIS 1.4 LANDASAN HUKUM

2. VSI, MISI, TUJUAN, DAN STRATEGI PROGRAM STUDI ………..7-9 2.1 VISI

2.2 MISI 2.3 TUJUAN 2.4 STRATEGI

2.5 UNIVERSITAS VALUE

3. HASIL EVALUASI KURIKULUM DAN TRACER STUDY ………..9 3.1 EVALUASI KURIKULUM

3.2 TRACER STUDY

4. PROFIL LULUSAN DAN RUMUSAN CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN …9-18 4.1 PROFIL LULUSAN

4.2 PERUMUSAN CPL

4.3 MATRIK HUBUNGAN CPL DENGAN PROFIL LULUSAN

5. PENENTUAN BAHAN KAJIAN ……….18-40 5.1 GAMBARAN BODY OF KNOWLEDGE

5.2 DESMRIPSI BAHAN KAJIAN

6. PENENTUAN MATA KULIAH DAN PENENTUAN BOBOT SKS …...………40-68 7. STRUKTUR MATA KULIAH DLM KURIKULUM PRODI ………..………68-75 7.1 MATRIK KURIKULUM

7.2 PETA KURIKULUM BERDASARKAN CPL PRODI

8. DAFTAR SEBARAN MATA KULIAH TIAP SEMESTER ………75-81 9. FORMAT RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) ………... 81-83 10. PENILAIAN PEMBELAJARAN ……….. 84-86 10.1 RUBRIK

10.2 PORTOFOLIO PENILAIAN HASIL BELAJAR

11. IMPLIMENTASI HAK BELAJAR

M

AHASISWA MAKSIMUM 3 SEMESTER.. 87-99 11.1 MODEL IMPLIMENTASI MBKM PRODI

11.2 MATA KULIAH YANG WAJIB DITEMPUH DI DALAM PRODI SENDIRI 11.3 PEMBELAJARAN MATA KULIAH DI LUAR PRODI BINDO

11.4 BENTUK KEGIATAN PEMBELAJARAN DI LUAR PERGURUAN TINGGI 11.5 PENJAMINAN MUTU PELAKSANAAN MBKM PRODI BINDO

12. PENGELOLAAN DAN MEKANISME PELAKSANAAN KURIKULUM ………99-104 13. PENUTUP ………...104

(4)

KATA PENGANTAR

Syukur Alhamdulillah kepada Yang Maha Kuasa atas segala bimbingan dan pertolongan-Nya, sehingga dokumen KKNI-MBKM ini dapat dirampungkan. Perkembangan zaman berpengaruh signifikan terhadap berbagai dimensi kehidupan, termasuk di dalamnya kurikulum Pendidikan Tinggi. Dokumen Kurikulum Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia ini merupakan edisi penyesuaian dokumen KKNI 2016 dengan kurikulum MBKM 2021 berbasis Capaian Pembelajaran.

Terima kasih kepada berbagai pihak atas sumbangsinya. Dokumen kurikulum ini adalah bukti partisipasi kita dalam menyukseskan sistem pendidikan nasional di Pendidikan Tinggi dengan globalisasi zaman.

Manokwari, Mei 2021

Tim Penyusun

(5)

IDENTITAS PROGRAM STUDI

1 Nama Perguruan Tinggi (PT)

Universitas Papua

□ PTN □ PTS 2 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 3 Jurusan/Departemen Pendidikan Bahasa

4 Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia 5 Status Akreditasi B

6 Jumlah Mahasiswa 416 7 Jumlah Dosen 4

8 Alamat Prodi Jl.Gunung Salju, Amban, Manokwari

9 Telpn -

10 Web PRODI/PT Unipa.ac.id

(6)

1 Landasan Kurikulum Pendidikan Bahasa Indonesia 1.1 Landasan Filosofi

Pengembangan dan pelaksanaan kurikulum Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP, UNIPA didasarkan pada pemikiran perenialisme, esensialisme, progressivisme, dan pekrontruksionisme dalam Pendidikan Tinggi. Aliran filsafat perenialisme menegaskan bahwa pendidikan diarahkan pada upaya pengembangan kemampuan intelektual anak didik melalui pemberian pengetahuan yang bersifat abadi, universal, dan absolut. Pemikiran perenialisme ini diwujudkan dalam kelompok MK konten program studi dan MK pilihan atau konsentrasi keilmuan.

Essensialisme menghendaki agar landasan-landasan pendidikan adalah nilai-nilai yang esensial, yaitu yang telah teruji oleh waktu, bersifat menuntun dan telah turun menuran dari zaman ke zaman. Essensialisme merupakan gerakan pendidikan yang bertumpu pada mazhab fllsafat idealisme dan realisme. Aliran idealisme mengarahkan pendidikan pada upaya pengembangan kepribadian anak didik sesuai dengan kebenaran yang berasal dari atas yaitu dari dunia supranatural, yaitu Tuhan.

Sedangkan aliran fllsafat realisme berpendapat bahwa upaya pendidikan harus diarahkan pada upaya menguasai pengetahuan yang sudah mantap sebagai hasil penelitian ilmiah yang dituangkan secara sistimatis dalam berbagai disiplin atau mata pelajaran. Tujuan umum aliran esensialisme adalah membentuk pribadi bahagia di dunia dan akhirat. Isi pendidikanya mencakup ilmu pengetahuan, kesenian dan segala hal yang mampu mengerakkan kehendak manusia. Kurikulum sekolah bagi essensialisme merupakan miniatur dunia yang bisa dijadikan sebagai ukuran kenyataan, kebenaran, dan kegunaan. Implimentasi aliran ini dalam kurikulum Pendidikan Bahasa Indonesia tersirat dalam kelompok MK kebudayaan dan keterampilan khusus.

Pandangan progresivisme dalam kaitannya dengan pendidikan, dapat diketahui melalui inisiatif dan karya nyata yang digagas oleh Jhon Dewey, dalam bentuk

"sekolah kerja". Pandangan ini memberikan kebebasan dan kemerdekaan kepada peserta didik agar dapat mencapai tujuan pendidikan dalam pembentukan warga negara yang demokratis. Progresivisme tidak menghendaki adanya mata pelajaran yang terpisah, melainkan harus diusahakan menjadi satu unit dan terintegrasi.

Pandangan kaum progresivisme dituangkan dalam MK interdisipliner berbentuk terapan.

Rekonstruksionisme merupakan suatu aliran yang berusaha merombak tata susunan lama dalam konsepsi progresivisme dengan membangun tata susunan hidup kebudayaan yang bercorak modern. Rekonstruksionisme sendiri merupakan kelanjutan dari aliran progresivisme. Aliran ini lahir karena pandangan bahwa aliran progrisivisme hanya memikirkan masalah masalah yang terjadi dalam masyarakat.

Rekonstruksionisme beranggapan bahwa merubah sesuatu yang telah ada dan memecahkan masalah yang terjadi di masyarakat. Aliran ini dianggap cocok untuk dunia pendidikan yang lebih baik karena aliran ini bepikir bagaimana kita mampu menciptakan Sumber Daya Manusia yang sanggup berasaing di era modernisasi.

Peserta didik tidak hanya cerdas dalam bidang pengetahuan tetapi memiliki

keterampilan dan sikap yang baik. Aliran ini juga menekankan bahwa peserta didik

adalah sasaran utama dalam pendidikan. Peserta didik dituntut untuk lebih aktif

dalam mengemukakan pendapat dan pemikirannya dalam pemecahan suatu

masalah. Dengan demikian, guru hanya berperan sebagai fasilitator bukan pemberi

pemecahan solusi suatu masalah. Konsepsi progresivisme diwujudkan dalam

perubahan kurikulum Pendidikan Bahasa Indonesia dari waktu ke waktu dengan

tujuan mengikuti perkembangan zaman.

(7)

1.2 Landasan Sosiologis

Landasan sosiologis pendidikan merupakan asumsi-asumsi yang bersumber dari kaidah-kaidah sosiologi yang dijadikan titik tolak dalam pendidikan. Kaidah-kaidah sosiologi tersebut menjelaskan kedudukan manusia sebagai mahkluk individu, bermasyarakat, dan berbudaya. Dalam upaya memertahankan eksistensi sebagai mahkluk sosial, manusia perlu membangun interaksi dengan berbagai warga masyarakat yang terefleksi pada pengetahuan, ketrampilan dan nilai-nilai yang dianut oleh warga masyarakat tertentu. Landasan sosiologis dalam dunia pendidikan direfresentasikan dalam proses pendidikan yang berlangsung di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Mengacu pada landasan sosiologis ini, maka kurikulum Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP, UNIPA diselenggarakan secara integratif dalam lingkungan kampus, lingkungan keluarga, serta lingkungan masyarakat.

1.3 Landasan Historis

Pendidikan Bahasa Indonesia sejak awal berdiri pada tahun 2010 telah menggunakan beberapa kurikulum yang dipilah ke dalam tiga kelompok angkatan. Angkatan 2010- 2012 menggunakan KBK. Angkatan 2013-2015 menggunakan K-13. Angkatan 2016-2020 menggunakan kurikulum Perguruan Tinggi sesuai dengan Standar KKNI.

Di tahun 2021, Pendidikan Bahasa Indonesia merancang kurikulum MBKM berbasis capaian pembelajaran sebagai rekostruksi KKNI.

1.4 Landasan Hukum

1.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4586);

2.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 158, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5336);

3.

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2012, Tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI);

4.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2013, Tentang Penerapan KKNI Bidang Perguruan Tinggi;

5.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020, Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi;

6.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2020, Tentang Akreditasi Program Studi dan Perguruan Tinggi;

7.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2020, Tentang Pendirian, Perubahan, Pembubaran PTN, dan Pendirian, Perubahan, Pencabutan Izin PTS;

8.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 81 Tahun 2014, Tentang Ijazah, Sertifikat Kompetensi, Dan Sertifikat Profesi Pendidikan Tinggi;

9.

Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia

10.

Buku Panduan Penyusunan KPT di Era Industri 4.0 untuk Mendukung Merdeka

Belajar Kampus Merdeka, Ditjen Belmawa, Dikti-Kemendikbud, 2020.

11.

Buku Panduan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka, Ditjen Belmawa, Dikti- Kemendikbud, 2020.

12.

……….(ditambah dengan kebijakan / SK Rektor masing-masing PT) 2 Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi Program Studi

2.1 Visi

Menjadikan Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Papua tahun 2019sebagai penyelenggara Tridharma Perguruan Tinggi yang

(8)

menghasilkan pendidik, yang memiliki kemampuan IPTEKS, berjiwa wirausaha, dan konservasi alam.

2.2 Misi

a.

Menyelenggarakan program pendidikan tinggi bidang pendidikan kebahasaan berdasarkan prinsip manajemen mutu terpadu.

b.

Menghasilkan tenaga pemikir dan peneliti yang handal dan mampu memutakhirkan IPTEKS dalam bidang pendidikan kebahasaan.

c.

Menjadikan FKIP UNIPA sebagai pusat kepakaran dalam memberikan pemikiran strategis untuk pembangunan daerah Papua dalam bidang pendidikan kebahasaan.

d.

Mengembangkan kelembagaan dan manajemen yang berorientasi pada produktivitas, kualitas, efisiensi, relevansi, dan profesionalisme.

e.

Menciptakan paket teknologi tepat guna dalam bidang pendidikan kebahasaan berbasis potensi sumber daya lokal dalam rangka peningkatan kualitas hidup masyarakat Papua.

2.3 Tujuan Tujuan Umum

Secara umum tujuan program studi pendidikan bahasa Indonesia yaitu sebagai penyenggara tridharma perguruan tinggi yang menghasilkan pendidik, memiliki kemampuan IPTEKS, berjiwa wirausaha dan konservasi alam.

Tujuan Khusus

a.

Menghasilkan tenaga pendidik Bahasa Indonesia yang profesional berdasarkan prinsip manajemen mutu terpadu.

b.

Menghasilkan tenaga pemikir dan peneliti yang handal dalam bidang kebahasaan.

c.

Menjadikan Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia sebagai pusat kepakaran pendidikan bahasa dan sastra dalam memberikan pemikiran strategis untuk pembangunan daerah Papua dalam pendidikan.

d.

Mengembangkan kelembagaan dan manajemen Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia yang berorientasi pada produktivitas, kualitas, efisiensi relevansi, dan profesionalisme.

e.

Menciptakan model pembelajaran kreatif dan inovatif dalam bidang pendidikan kebahasaan dan kesastraan yang berbasis pada sumber daya lokal dalam rangka peningkatan kualitas hidup masyarakat Papua.

2.4 Strategi

Strategi pencapaian Visi dan Misi Prodi. sebagai berikut.

1. Penyediaan sarana dan prasana perkuliahan yang memadai.

2. Pembagian dosen pengampu sesuai dengan kualifikasi bidang keilmuan.

3. Perekrutan tenaga pendidik sesuai dengan kualifikasi bidang ilmu kependidikan, linguistik, sastra, pengajaran bahasa, dan MK umum.

4. Pengembangan keilmuan dosen melalui kegiatan penelitian, menulis ilmiah, serta pertemuan ilmiah.

5. Studi lanjut tenaga pendidik.

6. Revisi kurikulum sesuai dengan perkembangan zaman.

7. Pengembangan pengalaman manajerial dan sosial tenaga pendidik melalui kegiatan

organisasi profesi.

(9)

2.5 Universitas Value

Penyelenggaraan pendidikan di lingkungan Program Studi Pendidikan dilakukan dengan menjunjung tinggi nilai toleransi, kebersamaan, kekeluargaan, kerja sama, dan keadilan.

3 Hasil Evaluasi Kurikulum & Tracer Study 3.1 Evaluasi Kurikulum

Evaluasi kurikulum dilakukan secara periodic sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan zaman.

3.2 Tracer Study

Tracer study dilakukan dengan mengisi angket secara daring dan luring serta informasi langsung. Sesuai hasil penjajakan alumni terhadap 343 lulusan, ditemukan pencapaian profil lulusan sesuai dengan CPL sebagai berikut. Pendidik Bahasa Indonesia PNS 5 %, Pendidikan Bahasa Indonesia non-PNS 35%, PNS nonguru 2%, jurnalis 2%, swasta 2%, dan belum bekerja 44%.

4. Profil Lulusan & Rumusan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) 4.1 Profil Lulusan

Berdasarkan penelusuran data alumni Sarjana (S1) Pendidikan Bahasa Indonesia, diketahui bahwa data alumni Sarjana Pendidikan Bahasa Indonesia bekerja sesuai bidangnya yaitu sebagai guru Pendidikan Bahasa Indonesia, namun ada juga alumni yang bekerja di luar bidang pendidikan, sebagai tenaga honorer di keuangan di Provinsi PB dan Bank Papua. Sebagian besar alumni Pendidikan Bahasa Indonesia yang bekerja sebagai guru SMP, SMA, SMK, di berbagai daerah di Provinsi Papua dan Papua Barat, yaitu di Manokwari, Pegunungan Arfak, Jayapura, dan Timika, dan menjadi dosen Luar Biasa di Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Papua. Tantangan yang akan dihadapi dan dipersiapkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia adalah bagaimana alumninya dapat bersaing untuk menjadi guru bahasa Indonesia di sekolah di seluruh Indonesia.

Berdasarkan ketersebaran alumni di masyarakat, maka Program studi S1 Pendidikan Bahasa Indonesia harus tetap mengedepankan kualitas lulusan, mempersiapkan mereka dengan bekal yang cukup untuk dapat melanjutkan pendidikan profesi guru atau ke S2 Pendidikan Bahasa Indonesia. Keseimbangan antara kedalaman penguasaan ilmu bahasa dan sastra Indonesia dan penguasaan metode pembelajaran bahasa Indonesia yang kreatif dan inovatif didukung keterampilan penggunaan teknologi informasi komputer (TIK).

Tabel 1. Profil Lulusan dan Deskripsinya

No Profil Lulusan (PL) Deskripsi Profil Lulusan

PL1

Pendidik 1. Menguasai keilmuan bahasa dan sastra Indonesia.

2. Mampu memecahkan masalah, membuat kaitan, berpikir logis, sistematis, konsisten, dan kreatif di bidang Pendidikan bahasa dan sastra Indonesia.

3. Mampu menghasilkan karya-karya ilmiah

berupa pembelajaran bahasa dan sastra baik

secara nasional maupun lokal

(10)

4. Mengenal karakteristik peserta didik baik dalam segi kognitif, keterampilan, sikap, serta pengaruh lingkungan sosial budaya terhadap peserta didik.

5. Mengembangkan diri secara mandirisehingga dapat mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni di bidang pendidikan bahasa Indonesia.

6. Mengaktualisasi dirinya sebagai tenaga pendidik yang inovatif dan kreatif dengan berkarya di bidang keahliannya maupun dalam kehidupan bersama di masyarakat.

7.

Memiliki kemampuan belajar untuk pengembangan diri, keilmuan, dan keberlanjutan karir.

PL2

PenelitiPendidikan

Bahasa Indonesia 1. Menguasai keilmuan bidang pendidikan bahasa dan sastra Indonesia.

2. Mampu memecahkan masalah, membuat kaitan, berpikir logis, sistematis, konsisten, dan kreatif di bidang pendidikan bahasa dan sastra Indonesia.

3. Mampu menghasilkan karya nyata berupa model, strategi, dan pendekatan yang merupakan solusi berbagi permasalaan di masyarakat, institusi, dan pemerintah.

4. Mengembangkan diri secara mandiri sehingga dapat mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni dibidang pendidikan bahasa dan sastra Indonesia.

5. Mampu mempublikasikan karya tulis ilmiah baik di tingkat daerah, nasioanl, dan internasional.

6. Mempertanggungjawabkan layanan profesional yang diberikan secara moral, sosial, dan ilmiah.

7. Memiliki kemampuan belajar unutk pengembangan diri, keilmuan, dan keberlanjutan karir.

8.

Mampu bekerja sama dengan steakholder.

(11)

PL3

Perencana Bahasa 1. Mampu merencanakan dan membuat strategi yang baik bagi pemertahanan bahasa dan sastra lokal Papua dari ancaman kepunahan.

2. Mampu meneliti dan mendokumentasikan berbagai jenis bahasa dan sastra lokal Papua.

3.

Mampu merancang model pembelajaran bahasa dan sastra lokal papua sebagai bahan pembelajaran kontekstual.

PL4 Pewarta/Jurnalis

1. Mampu menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar melalui media cetak dan elektronik sebagai alat/media publikasi dan pembelajaran bahasa kepada masyarakat.

2.

Mampu menjadi pewarta atau jurnalis cetak

maupun eletronik yang tahu dan mengerti

kode kebahasaan dan kode etik pewarta atau

jurnalis dengan baik.

(12)

4.2 Perumusan CPL

Perumusan CPL Prodi. Pendidikan Bahasa Indonesia mengikuti mekanisme sebagai berikut.

rumusan visi

prodi bidang keilmuan

Bidang kerja/profil

lulusan

Analisis kebutuhan

Capaian Pembelajaran:

Sikap

Keterampilan umum Keterampilan khusus

Pengetahuan

(13)

Tabel 2. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi No Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL)

Sikap S1 S2 S3 S4 S5 S6 S7 S8 S9 S10

§ bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius;

§ menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama,moral, dan etika;

§ berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila;

§ berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa;

§ menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain;

§ bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;

§ taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara;

§ menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik;

§ menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri; dan

§ menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan.

…….

Ketrampilan Umum KU1

KU2 KU3

KU4

KU5 KU6 KU7

KU8

KU9

§ mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang

memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya;

§ mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur;

§ mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik seni;

§ mampu menyusun deskripsi saintifik hasil kajian tersebut di atas dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi;

§ mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahliannya, berdasarkan hasil analisis informasi dan data;

§ mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya;

§ mampu bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi serta evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggungjawabnya;

§ mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada dibawah tanggung jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri;

dan

§ mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi.

Ketrampilan Khusus KK1

KK2

KK3

1) Mampu menerapkan penguasaan konsep-konsep bahasa dan sastra Indonesia dan ilmu pendidikan dalam merancang pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia dengan memanfaatkan IPTEKS serta sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan, permasalahan di kelas dan di sekolah, perkembangan peserta didik, dan karakteristik lingkungannya, sehingga menghasilkan desain pembelajaran yang mendorong partisipasi aktif dan mengembangkan potensi setiap peserta didik;

2) Mampu menerapkan penguasaan konsep-konsep pendidikan bahasa

dan sastra Indonesia dan ilmu pendidikan dalam melaksanakan

pembelajaran yang mendidik dengan memanfaatkan perkembangan

IPTEKS serta sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan,

permasalahan di kelas dan sekolah, perkembangan peserta didik, dan

karaketrsitik lingkungannya, sehingga peserta didik mampu

mencapai tujuan pendidikan dan mengakutualisasikan berbagai

potensi yang dimilikinya.

(14)

No Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL)

KK4

KK5

KK6

KK7

KK8

KK9

KK10

KK11

3) Mampu menerapkan konsep-konsep penguasaan bahasa dan sastra Indonesia dan ilmu pendidikan dalam melakukan penilaian proses dan hasil belajar bahasa dan sastra Indonesia secara sistematis dan berkesinambungan dengan memanfaatkan perkembangan IPTEKS serta sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan, permasalahan siswa, permasalaha di kelas dan di sekolah, perkembangan peserta didik, dan karakteristik lingkungannya, sehingga menghasilkan informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan.

4) Mampu menganalisis kurikulum bahasa Indonesia sekolah menengah melalui telaah kurikulum, sehingga mengahsilkan indikator, bahan ajar, instrumen penilaian, strategi, dan media pembelajaran sesuai dengan kurikulum yang berlaku.

5) Mampu memecahkan permasalahan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia melalui kegiatan penelitian dengan memanfaatkan kemajuan IPTEKS sesuai dengan konteks sekolah dan perkembangan peserta didik.

6) Mampu membelajarkan konsep bahasa dan sastra Indonesia dengan menerapkan pedagogy specific yang mempertimbangkan sifat dan karakteristik konsep bahasa dan sastra Indonesia dengan implementasi dari techonolgical pedagigical content knowledge (TPCK) sehingga siswa mencapai tujuan pendidikan Abad 21.

7) Mampu mengkomunikasikan hasil-hasil penelitian dan gagasan tentang pendidikan bahasa dan sastra Indonesia terkait berbagai alternatif penyelesaian masalah di bidang pendidikan bahasa dan sastra Indonesia dengan memanfaatkan teknologi informasi sesuai dengan perkembangan IPTEKS.

8) Mampu mengambil keputusan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia, pemberian tindak lanjut serta pelaporannya, berdasarkan analisis data asesmen.

9) Mampu mengambil keputusan perbaikan mutu pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di kelas maupun di sekolah berdasarkan hasil refleksi pembelajaran yang dilakukan secara mandiri maupun kolaboratif.

10) Mampu bertanggung jawab terhadap tugasnya sebagai pendidik serta menunjukkan etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi, rasa bangga, dan percaya diri sebagai pendidik, dan mampu berkomunikasi secara efektif, berlandaskan kode etik guru, baik di kelas, di sekolah, maupun di masyarakat.

11) Mampu menjadi pewarta berita, baik cetak maupun eletronik dengan menjunjung tinggi kode etik sebagai pewarta berita/jurnalis.

Pengetahuan PP1

PP2

PP3

1) Menguasai konsep dan prinsip dasar bahasa dan sastra Indonesia dan berpikir ilmiah minimal sesuai dengan kedalaman dan pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah.

2) Menguasai konsep teoritis pendidikan secara umum dan konsep teoritis pendidikan bahasa Indonesia melalui proses berpikir lmiah, serta mampu menyelesaikan prosedural khususnya dalam bidang kependidikan bahasa Indonesia.

3) Menguasai filosofi, pendekatan, metode, model, media, dan

evaluasi untuk mendukung pembelajaran bahasa Indonesia di kelas

dan di sekolah yang berorientasi pada kecakapan hidup (life skill).

(15)

No Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) PP4

PP5 PP6 PP7

4) Menguasai filosofi, konsep, prinsip, dan metode penelitian pendidikan bahasa Indonesia dan menerapkannya dalam kegiatan penelitian pendidikan bahasa Indonesia di sekolah dan di masyarakat.

5) Memiliki pengetahuan tentang tradisi dan budaya Papua.

6) Menguasai metodologi penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia.

7)

Memiliki kemampuan strategis dalam merencanakan dan

mempertahankan bahasa dan sastra lokal Papua dari ancaman

kepunahan.

(16)

4.3 Matrik hubungan CPL dengan Profil Lulusan

Hubungan Antara Profil Lulusan dan Capaian Pembelajaran (Learning Outcome)

No Profil Lulusan Capaian Pembelajaran (CP) Ciri Universitas 1 Pendidik 1. Menguasai keilmuan bahasa dan sastra

Indonesia.

2. Mampu memecahkan masalah, membuat kaitan, berpikir logis, sistematis, konsisten, dan kreatif di bidang Pendidikan bahasa dan sastra Indonesia.

3. Mampu menghasilkan karya-karya ilmiah berupa pembelajaran bahasa dan sastra baik secara nasional maupun lokal

4. Mengenal karakteristik peserta didik baik dalam segi kognitif, keterampilan, sikap, serta pengaruh lingkungan sosial budaya terhadap peserta didik.

5. Mengembangkan diri secara mandirisehingga dapat mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni di bidang pendidikan bahasa Indonesia.

6. Mengaktualisasi dirinya sebagai tenaga pendidik yang inovatif dan kreatif dengan berkarya di bidang keahliannya maupun dalam kehidupan bersama di masyarakat.

7. Memiliki kemampuan belajar untuk pengembangan diri, keilmuan, dan keberlanjutan karir.

Kemampuan IPTEKS, wirausaha,

2 PenelitiPendidikan Bahasa Indonesia

1. Menguasai keilmuan bidang pendidikan bahasa dan sastra Indonesia.

2. Mampu memecahkan masalah, membuat kaitan, berpikir logis, sistematis, konsisten, dan kreatif di bidang pendidikan bahasa dan sastra Indonesia.

3. Mampu menghasilkan karya nyata berupa model, strategi, dan pendekatan yang merupakan solusi berbagi permasalaan di masyarakat, institusi, dan pemerintah.

4. Mengembangkan diri secara mandiri sehingga dapat mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni dibidang pendidikan bahasa dan sastra Indonesia.

5. Mampu mempublikasikan karya tulis ilmiah

baik di tingkat daerah, nasioanl, dan

internasional.

(17)

6. Mempertanggungjawabkan layanan profesional yang diberikan secara moral, sosial, dan ilmiah.

7. Memiliki kemampuan belajar unutk pengembangan diri, keilmuan, dan keberlanjutan karir.

8. Mampu bekerja sama dengan steakholder.

3 Perencana Bahasa 1. Mampu merencanakan dan membuat strategi yang baik bagi pemertahanan bahasa dan sastra lokal Papua dari ancaman kepunahan.

2. Mampu meneliti dan mendokumentasikan berbagai jenis bahasa dan sastra lokal Papua.

3. Mampu merancang model pembelajaran bahasa dan sastra lokal papua sebagai bahan pembelajaran kontekstual.

4 Pewarta/Jurnalis 1. Mampu menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar melalui media cetak dan elektronik sebagai alat/media publikasi dan pembelajaran bahasa kepada masyarakat.

2. Mampu menjadi pewarta atau jurnalis cetak

maupun eletronik yang tahu dan mengerti

kode kebahasaan dan kode etik pewarta atau

jurnalis dengan baik.

(18)

5. Penentuan Bahan Kajian

5.1 Gambaran Body of Knowledge (BoK)

Keterampilan BAHAN KAJIAN

Mata Kuliah Inti Keilmuan

(Keprodian dan pedagogi: MPB, MKK, MKB)

IPTEKS Pendukung (MPK dan MBB)

IPTEKS Pelengkap (sesuai kebutuhan

Prodi)

Yang Dikembangkan (antisipasi perkembangan IPTEKS

dan kebutuhan masa depan)

Penciri Unipa/Prodi

(Karakter Konservasi) A. Sikap

a. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius;

B. Konsep Agama Pendidikan

Agama b. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan

dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika;

1.Filsafat Pendidikan

C. Nilai Kemanusiaan

Pendidikan Agama dan PPKN 2.Ilmu Sosial

Dasar c. Berkontribusi dalam peningkatan

mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban bedasarkan Pancasila;

Wawasan kebangsaan

dan bhineka tunggal ika D. E. PPK

N

d. Berperan sebagai warga negara yang banggaa dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta tanggung jawab pada negara dan bangsa;

Kehidupan

bermasyarakat dan pengabdian masyarakat

F. G. PPK N,

H. PKL,

dan KKN

(19)

e. Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain;

1. Konsep pemakaian bahasa di masyarakat 2. Konsep bahasa dan,

sastra, bahasa dan lingkungan, serta budaya nasional dan lokal

3. Konsep agama

I. 1.Sosiolingu istik 2.Pendidikan

Agama J.

f. Bekerja sama dan memiliki kepedulian sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;

1. Dasar-dasar ilmu

lingkungan

Menumbuhkan rasa kepedulian sosial terhadap masyarakat dan lingkungan

K. L. KKN

2. Ekolinguistik g. Taat hukum dan disiplin dalam

kehidupan bermasyarakat dan bernegara;

Hukum dan

Kewarganegaraan M. N. PPK

N h. Menginternalisasi nilai, norma, dan

etika akademik;

Nilai, norma, dan etika O. P. PPK

N i. Menunjukkan sikap bertanggung

jawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri.

Q. R. Kewi rausahaan S. 2. Pengetahuan

a. Menguasai konsep dan prinsip dasar bahasa dan sastra Indonesia dan berpikir ilmiah minimal sesuai dengan kedalaman dan pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah.

1. Konsep dan prinsip dasar bahasa dan sastra

T. U. Mor

fologi,

Sintaksis,

telaah puisi,

prosa,

drama

(20)

b. Menguasai konsep teoritis pendidikan secara umum dan konsep teoritis pendidikan bahasa Indonesia melalui proses berpikir lmiah, serta mampu menyelesaikan prosedural khususnya dalam bidang kependidikan bahasa Indonesia

1. Teori dan Konsep pendidikan

2. Teori da Konsep Pendidikan Bahasa dan Ssatra Indonesia

V. W. Bela jar

pembelajara n, kajian kurikulum BI, kajian Buku Teks BI

c. Menguasai filosofi, pendekatan, metode, model, media, dan evaluasi untuk mendukung pembelajaran bahasa Indonesia di kelas dan di sekolah yang berorientasi pada kecakapan hidup (life skill)

Filosofi, pendekatan, metode, model, media,

dan evaluasi

pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia

X. Y. Prof esi

Keguruan, Evaluasi Pengajaran, Z. Met ode

penelitian Pendidikan, pengantar pendidikan, Filsafat Ilmu Pengetahua n

d. Menguasai filosofi, konsep, prinsip, dan metode penelitian pendidikan bahasa Indonesia dan menerapkannya dalam kegiatan penelitian pendidikan bahasa Indonesia di sekolah dan di masyarakat

Filosfi, pendekatan, metode, model, media, dan evaluasi Penelitian bahasa dan sastra Indonesia

AA. BB. Met ode

Penelitian Bahasa dan Ssatra, e. Memiliki pengetahuan tentang tradisi

dan budaya Papua.

Tradisi dan Budaya Papua

CC. DD. Sast

ra Lisan dan

(21)

Pengkajian Folklore, Pengkajian Kesenian Tradisional, Etnografi Papua f. Menguasai metodologi penelitian

Pendidikan Bahasa Indonesia

Konsep metode

penelitian Pendidikan BI

EE. FF. Met ode

Penelitian Pendidikan g. Memiliki kemampuan strategis dalam

merencanakan dan mempertahankan bahasa dan sastra lokal Papua dari ancaman kepunahan.

Konsep perencanaan dan pemertahanan bahasa dan sastra

GG. HH. Sosi olinguistik II. Sast ra Lisan dan Pengkajian Folklore h. Memiliki pengetahuan tentang

keredaksian tulis maupun elektronik

Konsep keredaksian JJ. KK. Jurn

alistik, berbicara, berbicara lanjut, menulis dasar, menulis lanjut 3. Keterampilan Umum

a. Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, inovatif, bermutu, dan terukur dalam melakukan pekerjaan yang

pemikiran logis, kritis, inovatif, bermutu, dan

LL. MM. Fils

afat Ilmu

Pengetahua

(22)

spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan;

terukur dalam

melakukan pekerjaan n/Filsafat

Pendidikan b. Mampu menunjukkan kinerja yang

mandiri; Penerapan ilmu untuk

inovasi pendidikan NN. OO. Strat

egi

pembelajara n,

perencanaa n

pengajaran c. Mampu mengkaji kasus penerapan

ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan bidang keahliannya dalam menghasilkan prototype prosedur baku, desain atau karya seni, menyusun hasil kajiannya dalam bentuk kertas kerja, spesifikasi desain, atau esai seni, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi;

penerapan ilmu

pengetahuan dan teknologi

PP. QQ. Met ode

Penelitian Pendidikan, Metode penelitian bahasa dan sastra,

d. Mampu menyusun hasil kajian di atas dalam bentuk kertas kerja, spesifikasi desain, atau esai seni dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi;

menyusun hasil kajian di atas dalam bentuk kertas kerja

RR. SS. Men ulis dasar, menulis lanjut, penulisan dan seminar proposal e. Mampu mengambil keputusan secara

tepat berdasarkan prosedur baku, spesifikasi desain, persyaratan

Pengambilan keputusan secara tepat

TT. UU. Eval

uasi

(23)

keselamatan kerja dalam melakukan supervisi dan evaluasi pada pekerjaannya;

pembelaj aran f. Mampu memelihara dan

mengembangkan jaringan kerja sama dan hasil kerja sama di dalam maupun di luar lembaga;

memelihara dan

mengembangkan jaringan kerja

VV. WW. K

omunika ssi antarbud aya g. Mampu bertanggung jawab atas

pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan pekerja yang berada di bawah tanggung jawabnya;

1.bertanggung jawab atas pencapaian hasil kerja kelompok

2.supervisi dan evaluasi kinerja

XX. YY. Eval uasi pendidik an, manajem en pendidik an h. Mampu melakukan proses evaluasi

diri terhadap kerja yang berada di bawah tanggung jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri;

Melakukan evaluasi diri terhadap kerja

ZZ. AAA. E

valuasi pendidik an i. Mampu mendokumentasikan,

menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untk menjamin kesahihan dan plagiasi;

mendokumentasikan, menyimpan,

mengamankan, dan menemukan kembali data untk menjamin kesahihan dan plagiasi

BBB. CCC. S

astra lisan, pengkaji an folklor j. Mampu berkomunikasi secara efektif

dan empatik dengan peserta didik, sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat;

berkomunikasi secara efektif

DDD. EEE. B

erbicara,

berbicara

(24)

lanjut, retorika, k. Mampu mempublikasi ilmunya

dengan cara mengelola, memanfaatkan, dan melestarikan keanekaragaman bahasa dan budaya Papua melalui pendidikan yang berbasis kearifan lokal Papua.

Mempublikasikan hasil kinerja dalam media

massa dan jurnal

FFF. GGG. P

enelitian bahasa dan sastra, seminar bahasa dan sastra, skripsi, KKN 4. Keterampilan Khusus

a. Mampu menerapkan penguasaan konsep-konsep bahasa dan sastra Indonesia dan ilmu pendidikan dalam merancang pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia dengan memanfaatkan IPTEKS serta sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan, permasalahan di kelas dan di sekolah, perkembangan peserta didik, dan karakteristik lingkungannya, sehingga menghasilkan desain pembelajaran yang mendorong partisipasi aktif dan mengembangkan potensi setiap peserta didik;

1. Konsep

pembelajaran bahasa dan sastra

2. IPTEKS

3. Pengelolaan kelas, peserta didik, dan sekolah

HHH. III. Ling uistik, fonologi, morfolog i,

sintaksis,

teori s

satra,

sejarah

sastra,

apresiasi

prosa

fksi,

apresiasi

puisi,

apresiasi

(25)

drama, pengelol aan pendidik an b. Mampu menerapkan penguasaan

konsep-konsep pendidikan bahasa dan sastra Indonesia dan ilmu pendidikan dalam melaksanakan pembelajaran yang mendidik dengan memanfaatkan perkembangan IPTEKS serta sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan, permasalahan di kelas dan sekolah, perkembangan peserta didik, dan karaketrsitik lingkungannya, sehingga peserta didik mampu mencapai tujuan pendidikan dan mengakutualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya.

1. Menerapkan konsep pendidikan bahasa dan sastra Indoesia

JJJ. KKK. P

engantar pedidika n,

LLL. k

ajian buku teks BI

c. Mampu menerapkan konsep-konsep penguasaan bahasa dan sastra Indonesia dan ilmu pendidikan dalam melakukan penilaian proses dan hasil belajar bahasa dan sastra Indonesia

secara sistematis dan

berkesinambungan dengan memanfaatkan perkembangan IPTEKS serta sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan, permasalahan siswa, permasalaha di kelas dan di sekolah, perkembangan peserta didik, dan karakteristik lingkungannya,

konsep-konsep

penguasaan bahasa dan sastra Indonesia dan ilmu pendidikan dalam melakukan penilaian proses dan hasil belajar bahasa dan sastra Indonesia

MMM. NNN. Ling

uistik,

fonologi,

morfologi,

sintaksis,

teori s

satra,

sejarah

sastra,

apresiaso

prosa fksi,

apresiasi

puisi,

(26)

sehingga menghasilkan informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan.

apresiasi drama, evaluasi pendidikan ,

d. Mampu menganalisis kurikulum bahasa Indonesia sekolah menengah melalui telaah kurikulum, sehingga mengahsilkan indikator, bahan ajar, instrumen penilaian, strategi, dan media pembelajaran sesuai dengan kurikulum yang berlaku

Kurikulum bahasa Indonesia

OOO. PPP. P

engkajia n

Kurikulu m BI

e. Mampu memecahkan permasalahan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia melalui kegiatan penelitian dengan memanfaatkan kemajuan IPTEKS sesuai dengan konteks sekolah dan perkembangan peserta didik.

Permasalahan pedidikan bahasa dan sastra Indonesia

QQQ. RRR. K

urikulum , kajian buku teks BI, penelitia n bahasa dan sastra f. Mampu membelajarkan konsep bahasa

dan sastra Indonesia dengan menerapkan pedagogy specific yang mempertimbangkan sifat dan karakteristik konsep bahasa dan sastra Indonesia dengan implementasi dari

techonolgical pedagigical content knowledge (TPCK) sehingga siswa

mencapai tujuan pendidikan Abad 21

Konsep pedagogi SSS. TTT. Fils

afat

pendidikan

, Pengantar

pendidikan

, belajar

pembelajar

an, profesi

keguruan,

evaluasi

(27)

pembelajar an bahasa, strategi dan peremncaa an

pengajaan bahasa

UUU.

g. Mampu mengkomunikasikan hasil-hasil penelitian dan gagasan tentang pendidikan bahasa dan sastra Indonesia terkait berbagai alternatif penyelesaian masalah di bidang pendidikan bahasa dan sastra Indonesia dengan memanfaatkan teknologi informasi sesuai dengan perkembangan IPTEKS

1. Melaporkan hasil

penelitian VVV. WWW. M

enulis, XXX. men ulis lanjut, berbicara, YYY. berb icara lanjut, berita dan artikel, jurnalistik, metode penelitian bahasa dan sastra h. Mampu mengambil keputusan hasil

belajar peserta didik dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia, pemberian tindak lanjut serta pelaporannya, berdasarkan analisis data asesmen

1. Keputusan Hasil belajar bahasa dan sastra Indonesia

ZZZ.

AAAA. BBBB. M

enuis,

menulis

dasar,

metode

penelitia

n

(28)

pendidik an, evaluasi pemebalj aran bahasa i. Mampu mengambil keputusan

perbaikan mutu pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di kelas maupun di sekolah berdasarkan hasil refleksi pembelajaran yang dilakukan secara mandiri maupun kolaboratif

CCCC. DDDD. P

engelolaa n

pendidik an, Evaluasi Pengajar an j. Mampu bertanggung jawab terhadap

tugasnya sebagai pendidik serta menunjukkan etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi, rasa bangga, dan percaya diri sebagai pendidik, dan mampu berkomunikasi secara efektif, berlandaskan kode etik guru, baik di kelas, di sekolah, maupun di masyarakat

1. Konsep pendidik 2. Komunikasi efektif

EEEE. FFFF. P

engantar pendidik an, berbicara ,

berbicara lanjut k. Mampu menjadi pewarta berita, baik

cetak maupun eletronik dengan menjunjung tinggi kode etik sebagai pewarta berita/jurnalis.

1. konsep jurnalistik dan media massa

GGGG. HHHH. M

enulis

Dasar,

Menulis

Lanjut,

Berbicar

a,

Berbicar

(29)

a Lanjut, Jurnalisti k, berita dan artikel

5.2 Deskripsi Bahan Kajian

Tabel 3. Bahan Kajian (BK)

No Kode MK Nama Mata Kuliah SKS Deskripsi

1 D61-001 Pendidikan Agama Islam 3 (3-0) Pada perkuliahan ini dibahas konsep keagaaam secara esensial sehingga nilai-nilai agama dapat melandasai pemikiran, sikap, dan perilakunya yang kelak tercermin dalam kehidupan sehari-hari.

2 D61-002 Pendidikan Agama Kristen Prostestan 3 (3-0) Pada perkuliahan ini dibahas konsep keagaaam secara esensial sehingga nilai-nilai agama dapat melandasai pemikiran, sikap, dan perilakunya yang kelak tercermin dalam kehidupan sehari-hari.

3 D61-003 Pendidikan Agama Kristen Katolik 3 (3-0) Pada perkuliahan ini dibahas konsep keagaaam secara esensial sehingga nilai-nilai agama dapat melandasai pemikiran, sikap, dan perilakunya yang kelak tercermin dalam kehidupan sehari-hari.

4 D61-004 Pendidikan Agama Hindu 3 (3-0) Pada perkuliahan ini dibahas konsep keagaaam secara esensial sehingga nilai-nilai agama dapat melandasai pemikiran, sikap, dan perilakunya yang kelak tercermin dalam kehidupan sehari-hari.

5 D61-005 Pendidikan Agama Budha 3 (3-0) Pada perkuliahan ini dibahas konsep keagaaam secara esensial sehingga nilai-nilai agama dapat melandasai pemikiran, sikap, dan perilakunya yang kelak tercermin dalam kehidupan sehari-hari.

6 D61-006 Pendidikan Pancasila dan

Kewarganegaraan

3 (3-0) Mata kuliah ini membahas landasan dan tujuan pendidkan Pancasila, filsafat pancasila, pancasila sebagai etika politik, Pacasila sebagai ideologi nasional, Pancasila dalam konteks sejarah perjuanagan bangsa, pancasila dalam konteks ketatanegaraan RI, Pancasila sebagai paradigma kehidupan dalam berbangsa dan bernegara.

7 D61-013 Dasar-Dasar Ilmu Lingkungan 2(1-1) Batasan dan ruang lingkup ilmu lingkungan, prinsip-prisip ekologi, konsep ekosistem, siklus

biogekimia, konsep komunitas, konsep populasi, keanekaragaman hayati, lingkungan hdiup dan

(30)

pembangunan, daya dukung lingkungan dan kepentingan, homeostatis lingkungan dan pembangunan, dan masalah lingkungan global dan Indonesia.

8 D61-011 Etnografi Papua 2 (1-1) Pada perkuliahan ini dibahas masalah tradisi, budaya, SDM, dan SDA Papua

9 D61-101 Pengantar Pendidikan 2 (2-0) Memiliki pemahaman tentang hakikat pendidikan, sejarah perkembangan pendidikan di Indonesia, landasan dan asas-asas pendidikan, lingkungan pendidikan, aliran-aliran pendidikan, sistem pendidikan nasional, dan pendidikan dan pembangunan. Matakuliah ini mencakup hakikat, ruang lingkup, pendidikan , manfaat/fungsi dan tujuan pendidikan bagi manusia dan, pembangunan, urgensi pendidikan bagi manusia, contoh kasus hubungan pendidikan dengan pembangunan, pendidikan tradisional dengan moderen, hubungan dan perbedaan trillogi pendidikan, sejarah perkembangan pendidikan, sejarah pendidikan nasional, konsep pendidikan menurut para ahli Indonesia dan dunia dan asas pengeyelenggaraan pendidikn nasional.

10 D61-103 Linguistik Umum 2 (2-0) Memiliki pemahaman tentang sistem kaidah dalam bahasa, pengrtian bahasa, karakteristik bahasa, satuan bahasa, fungsi bahasa, model telaah dalam studi bahasa, pembidangan bahasa, berbagai ragam aliran dalam telaah dalam kebahasaan. Mata kuliah ini mencakup pengertian, objek, manfaat linguistic, hakikat bahasa, pendekatan/metode linguistic, sistem dan struktur linguistic, tehnik analisis linguistic, pembidangan linguistic, konsep dasar tentang fonem, grafem, dan fonotaktik, konsep dasar tentang morfem, kata, dan proses morfologis, konsep dasar tentang struktur dan satuan sintaksis, konsep dasar tentang jenis, relasi, dan perubahan makna, dasar-dasar dan hasil klasifikasi bahasa, tata aksara dan ejaan, sejarah perkembangan dan aliran linguistic dan bibiolgarif linguistic Indonesia.

11 D61-105 Teori Sastra 2 (2-0) Memiliki pengetahuan tentang konsep sastra, bentuk–bentuk, dan aliran–aliran sastra.

Mengemukakan ruang lingkup kajian teori sastra. Matakuliah ini mencakup hakikat dan prinsip karya fiksi dan nonfiksi, karya sastra dalam model semiotika, genre karya sastra ala Plato- Aristoteles, latar belakang lahirnya formalis Rusia dan strukturalisme otonom, kronologis lahirnya sastra pasca-Strukturalisme, ruang lingkup resepsi sastra, hakikat teori intertekstual dan konkretisasi, hakikat seni ala Plato-Aristoteles, jenis-jenis aliran sastra, seluk beluk sastra lisan.

12 D61-107 Menyimak 2(1-1) memiliki keterampilan menyimak dan pembelajarannya dengan topic: hakikat, macam, tehnik,

kendala menyimak, karakteristik penyimak, praktik menyimak berbagai wacana, pengembangan

bahan ajar menyimak serta prosedur pembelajarannya. Mata kuliah mencakup hakikat penyimak,

macam menyimak, tehnik menyimak, kendala menyimak, karakteristik penyimak; praktik

(31)

menyimak berbagai wacana, pengembangan bahan ajar menyimak, pengembangan media pembelajaran menyimak, dan prosedur pembelajaran ,menyimak.

12 D61-109 Berbicara 3 (1-2) Memiliki keterampilan wicara dan pembelajrannya dengan topik jenis wicara individual, prosedur dan tehnik wicara individual, praktik wicara individual, pengembangan bahan ajar dan media pembelajaran wicara individual serta prosedur pembelajarannya. Mata kuliah ini mencakup jenis wicara individual, prosedur wicara individual, tehnik wicara individual; praktik wicara indivisual (mis. pewara, sambutan/pidato, presenter, pembaca berita); pengembangan bahan ajar wicara individual, pengembangan bahan ajar media wicara individual, prosedur pembelajaran wicara individual.

14 D61-102 Perkembangan Peserta Didik 2 (2-0) Memiliki pemhaman tentang hakikat pembelajaran perkembangan peserta didik, arti, konsep dasar perkembangan, factor-faktor yang mempengaruhi perkembangan, jenis-jenis perkembangan peserta didik sebagai kemahiran profesi nantinya. Matakuliah ini mencakup hakekat pembelajaran Perkembangan Peserta Didik , makna psikologi perkembangan peserta didik , konsep Dasar PPD, variasi individu peserta didik, perkembangan fisikpeserta didik , perkembangan kognitif peserta didik, prembangan kognitif peserta didik,perkembangan Moral dan Spiritual Peserta didik , Peranan Guru dalam memfasilitasi PPD.

15 D61-010 Ilmu Alamiah Dasar 2 (2-0)

16 D61-004 Fonologi BI 3 (2-1) Memiliki pemahaman tentang bunyi-bunyi bahasa Indonesia sebagai dasar pembentukan kemhairwacanaan dan kerampilan megkaji kebahasaan dengan topic konsep dasar kedudukan fonologi, prinsip dasar fonetik, jenis fonetik, proses terjadinya bunyi bahasa, klasifikasi bunyi, fonemik, fonem, distribusi fone, tata fonem dan ejaan. Mata kuliah ini mencakup kedudukan fonologi dalam sistem komunikasi, prinsip dasar studi fonetik, jenis-jenis fonetik auditoris, fonetik artikulatoris.

17 D61-006 Sejarah Sastra 2 (1-1) Memiliki pemahaman yang memadai tentang perkembangan sejarah sastra Indonesia dan dapat

menerangkan pengetahuan sejarah sastra dan metode pengajarannya. Matakuliah ini mencakup

ruang lingkup sejarah,konsep sejarah sastra dan sejarah sastra Indonesia, perkembangan sejarah

sastra Indonesia dari BP-sekarang, angkatan dan periodesasi sastra, ciri estetika dan ekstra estetika

setiap angkatan melalui jenre sastranya, karya-karya yang populer di setiap angkatan,

(32)

perkembangan periodesasi sastra, peristiwa-peristiwa penting dalam SSI , dua metode penulisan sejarah sastra.

18 D61-108 Membaca 3 (2-1) Memiliki keterampilan membaca dan pembelajarannya dengan topik; kosep, proses, komponen, dan jenis membaca, praktik membaca nyaring, membaca estetik, dan membaca cepat, pengembangan bahan ajar dan media ajar membaca nyaring, membaca estetik, dan memcaba cepat, serta prosedur pembelajarannya. Mata kuliah ini mencakup konse membaca, proses membaca, komponen membaca, dan jenis membaca; praktik membaca nyaring, membaca estetik, dan membaca cepat;

pengembangan bahan ajar dan media ajar membaca nyaring, membaca cepat, dan membaca estetik;

prosedur pembelajaran membaca nyaring, membaca cepat, dan membaca estetik.

19 D61-110 Berbicara Lanjut 3 (1-2) memiliki keterampilan wicara kelompok dan pembelajarannya dengan topic: jenis wicara kelompok, prosedur wicara kelompok, praktik wicara kelompok (mis. diskusi saling-ilang, panel diskusi, negosiasi, presentasi/ceramah, seminar), pengembangan bahan ajar dan media pembelajaran wicara kelompok serta prosedur pembelajarnnya. Mata kuliah ini mencakup wicara kelompok, prosedur wicara kelompok, dan tehnik wicara kelompok; praktik wicara kelompok (mis. panel diskusi, negosiasi, presentasi/ceramah, seminar), pengembangan bahan wicara kelompok, pengembangan media pembelajaran wicara kelompok, serta risedur pembelajaran wicara kelompok.

20 D61-112 Menulis Dasar 3 (2-1) Setelah pembelajaran ini mahasiswa memahami ejaan, kata, kalimat, paragraf, utipan, rujukan, serta ditekankan mahasiswa mampu menggunakan ketrampilan menulis dengan baik dan benar, baik tulisan ilmiah maupun ilmiah populer.

21 D61-114 Filsafat Pendidikan 2 (2-0) Setelah selesai pembelajaran ini, mahasiswa diharapkan memahami tentang hakikat pembelajaran filsafat pendidikan, arti, filsafat, hakikat manusia dan persoalan pendidikan, arti pendidikan, dan aspek-aspek pendidikan sebagai pembentukan kecerdasan pendidikan. Mata kuliah ini mencakup hakekat pembelajaran Filsafat Pendidikan, arti filsafat, hakikat manusia dan persoalan pendidikan, hakikat manusia dan persoalan pendidikan, hubungan filsafat dan pendidikan, arti pendidikan , arti filsafat pendidikan dan paradigmanya, aliran filsafat pendidikan modern , Etika Pendidikan , system pendidikan terpadu .

22 D61-201 Bahasa Inggris 2 (1-1) Pada perkulaihan ini dibahas masalah tenses, noun dan pronoun, regular and iregular verb, models

and comparison, grammar and vocabulary review, rading, writing, listening, and speaking.

(33)

23 D61-203 Profesi Keguruan 2 (2-0) Memiliki pemahaman tentang profesionalisme guru, kode etik dalam melaksanakan tugas, memahami konsep bimbingan dan konseling, komponen dunia pendidikan, serta pengembangan administrasi pendidikan. Matakuliah ini mencakup hakikat dan ruang lingkup profesi kependidikan, indicator profesionalisme guru, tugas dan fungsi guru-kepsek-supervisi sekolah, contoh problem dalam dunia pendidikan, contoh perilaku profesionalisme guru, hakikat dan tujuan bimbingan konseling.

24 D61-205 Belajar dan Pembelajaran 2 (1-1) Memiliki pemahaman tentang hakikat belajar dan pembelajaran,faktor-faktor dan kondisi belajar, prinsip belajar, teori dan ciri belajar, strategi, metode, pendekatan dan kurikulum guna memperlancar proses belajar mengajar. Matakuliah ini mencakup hakikat belajar, proses belajar dan pembelajaran, manfaat motivasi dalam belajar, teori-teori belajar,kedudukan, kurikulum,dalam pendidikan, jenis-jenis kecerdasan, peranan lingkungan , belajar dan guru dalam pembelajaran, metode dan strategi pembelajaran, hakikat dan manfaat kegiatan remedial, fungsi dan hakikat pengayaan.

25 D61-207 Pengelolaan Pendidikan 2(1-1) Pada perkuliaahn ini dibahamasalah tentang konsep dasar pengelolaan pendidikan, fungsi dan peranan, proses dan prosedur, serta bidang-bidang garapan pengelolaan pendidikan di tingkat mikro (persekolahan), messo (kabupaten/kta) dan makro (nasional)

26 D61-209 Morfologi BI 3 (2-1) Memiliki pemahan tentang sistem dan kaidah dasar pembentukan kata, ragam klasifikasi kelas kata, proses morfologis, problematika bentukan kata sebagai dasar pembentukan kemahirwacanaan. mata kuliah ini mencakup pengertian morfem, morf, alomorf, jenis morfem, proses-proses morfologis, polimorfomis, kategori kata, afiks dan proses afiksasi, bentuk dan makna nominalisasi, bentuk dan makna reduplikasi, bentuk morfologis danhubungan komponen pemajemukan nomina, dan berbagai jenis analisis morfologis.

27 D61-211 Membaca Lanjut 3 (2-1) Memiliki keteramoilan membaca dan pembekajarannya dengan menguasai konsep-konsep membaca lanjut dan terampil membaa wacana bahasa Indonesia, teori keterbacaan, memilih bahan bacaan, latihan membaca pemhaman, membaa kritis dan membaca kreatif, serta memahami probelematika pengajarannya dan mampu melakukan enelitian terbatas tentang pengajarn membaca.

Mata kuliah ini mencakup konsep-konsep membaca lanjut, problematika pengajaran membaca, teori

ktebacaan, memilih bahan bacaan, latihan membaca pemhamanan, membaca kritis, membaca

kreatif, penelitian terbatas tentang pengajaran membaca serta perencanaan pembelajaran membaca

terpadu.

(34)

28 D61-215 Menulis Lanjut 3 (1-2) memiliki kemampuan dalam merencakan karangan ilmiah dan mengembangkannya sesuai dengan criteria kerangka ilmiah dengan menggunakan bahasa Indonesia yangh baik dan benar. Mata kuliah ini mencakup macam-macam menulis produksi, karakteristik karangan ilmiah, analisis bermacam- macam karangan ilmiah, penyuntingan, perencanaan karangan, tehnik penulisan karya ilmiah yang mencakup macam-macam menulis reproduksi, karakteristik karangan ilmiah, analisis bermacam- macam karya ilmiah yang mencakup kutipan, catatan kaki, singkatan catatan kaki, daftar pustaka, format penulisan karya ilmiah, penulisan karangan ilmiah.

29 D61-319 Apresiasi Prosa fiksi 2 (1-1) memiliki pengetahuan tentang apresiasi fiksi, data membedakan fiksi dan nonfiksi, memahami unsure instrinsik dan ekstrinsik rosa fiksi, memahami pendekatan dalam apresiasi prosa fiksi, mampu mengapresiasi prosa lama, prosa baru, dan sastra konvensional. Mata kuliah ini mencakup konsep apresiasi prosa fiksi, proses apresiasi prosa fiksi, apresiasi cerpen, apresiasi novel konvensional dan inkonvensional, pembacaan prosa fiksi, penulisan prosa.

30 D61-202 Sosiolinguistik/Linguistik Terapan 2 (1-1) memiliki pemahaman tentang bahasa dan kaitannya dengan masalah sosial sebagai pembentukan kemahirwacanaan, serta melakukan kajia mengenai prinsi dasar sosiolinguistik bahasa dan masyarakat, bahasa dan budaya, kedwibahasaan, perencanaan bahasa, problematic dan pemecahannya.

31 D61-204 Apresiasi Puisi 2 (1-1) Memiliki pemahaman tentang konsep puisi dan apresiasi puisi, kegiatan dan apresiasi puisi secara lisan dan tertulis. Mata kuliah ini mencakup pengenalan puisi meliputi konse, hakikat, dan macam- macam puisi, teori apresiasi puisi yang terdiri dari konsep apresiasi puisi, kegiatan dan proses apresiasi, pendekatan dalam mengapresiasi teks puisi, membaca puisi; serta ekspresi puisi secara lisan, tertulis, dan publikasi puisi.

32 D61-206 Sosiologi Sastra 2 (1-1) Pada mata kuliah ini diajarkan konsep sosiologi, konsep sastra, konsep sosiologi sastra, konsep sosiologi karya sastra, sosiologi pembaca, sosiologi pengarang dan karya sastra sebagai cermin masyarakat.

33 D61-208 Logika Bahasa 2 (1-1) Memiliki pemahaman tentang konsep-konsep dasar logika, sumber-sumber pengetahuan, landasan

eistemologis, dan ruang lingkup logika. Mata kuliah ini membahas konsep dasar-dasar logika,

hakikat Pengetahuan dan sumber-sumber pengetahuan, macam-macam kebenaran, teori

pengetahuan dalam ajaran/pemikiran, Landasan Epeistemologi dalam konsep pendidikan dan telaah

logis terhadap teori-teori pendidikan, pengertian dan macam-macam logika, unsur-unsur logika,

defenisi dan siologisme, sesat pikir dalam pemikiran para pendidikan dan ahli pendidikan.

(35)

34 D61-210 Sintaksis BI 3 (2-1) Memiliki pemahaman tentang sistem dan kaidah kalimat bahasa Indonesia dan melakukan kajian bahasa dengan topic-topik dasar telaah tata kalimat, tipe dan pola kalimat, hubungan semantic, model analisis dan problematika tata kalimat serta pemecahannya sebagai dasar pembentukan kemahiran. mata kuliah ini mencakup pengertian, alat, dan satuan sintaksis; fungsi, peran, dan kategori sisntaksis; pengertian , fungsi, dan jenis frase; perluasan frase dan makna gramatikal antarunsur frase; pengertian dan jenis klausa, pengertian, komponen, dan pembentukan kalimat; pola kalimat dasar bahasa Indonesia; jenis kalimat berdasarkan kategori, amanat/modus; dikotomi kalimat, aspek kata dan modalitas dalam kalimat;pengertian, fungsi, dan jenis preposisi dan konjungsi; jenis kalimat berdaarkan struktur klausa; analisis kalimat kalimat majemuk koordinat, subordinat, dan kompleks; dan

berbagai jenis analisis sintaksis.

35 D61-212 Perencanaan Pengajaran Bhs. dan sastra 3 (2-1) Memiliki pengetahuan tentang hakikat perencanaan pengajaran bahasa, merancang pengajaran bahasa, dan mengaplikasikannya di dalam kelas secara tepat. Matakuliah ini mencakup pengertian dan hakikat perencanaan pengajaran bahasa, rumusan tujuan pengajaran bahasa, pengembangan berbagai alat penilaian, pengembangkan materi pengajaran, pemilihan strategi pengajaran yang tepat, media pengajaran , penyusunan program satuan pelajaran (SP) dan rencana pelaksanaan pengajaran (RPP).

36 D61-214 Strategi Belajar Mengajar bahasa dan Sastra 3 (2-1) Memiliki pengetahuan tentang berbagai strategi pengajaran dan mengaplikasikannya di dalam kelas dengan menggunakan berbagai strategi pembelajaran yang tepat. Matakuliahini mencakup pengertian dan hakikat strategi bahasa, berbagai strategi belajar, jenis strategi pembelajaran, pendekatan dan metodologi pembelajaran bahasa bahasa dan sastra.

37 D61-216 Pragmatik 2 (1-1) Memiliki kemampuan memahami peran pragmatic dalam sistema dan Kaidah bahasa Indonesia

lisan dan tulisan dengan konsep dasar pragmatic, komponen dasar pragmatic, kaidah

pragmatic,pragmatic dalam bahasa lisan, pragmatic salam bahasa tulis, macam-macam deiksis,

implikasi percakapan, presuposisi (praanggaan), maksim (kerja sama dan kesopanan) dan jenisnya,

terampil menganalisis pragmatic dalam pembicaraan formal dan informal dalam ragam lisan dan

tulisan, serta pragmatic dan pengajaran bahasa. Mata kuliah ini mencakup konsep dasar pragmatic,

kaidah pragmatic, komponen dasar pragmatic , pragmatik dalam kegiatan berbahasa, macam-macam

deiksis, implikasi percakapan, presuposisi (praanggapan), maksim kerja sama dan kesopanan) dan

jenisnya, pragmatik sebagai pendekatan dan pragmatik sebagai bahan pengajaran bahasa.

(36)

38 D61-318 Pengkajian Folklor 2(1-1) Memiliki pengetahuan tentang konsep folklore, jenis folklore, contoh, mengkaji folklore Papua, dan memanfaatkannya sebagai bahan pengajaran di sekolah. Matakuliah ini mencakup konsep dan ruang lingkup kajian folklore, ciri-ciri folklore, jenis-jenis folkor, menganalisis folklore, mengembangkan folklore menjadi bahan ajar.

39 D61-301 Kajian Buku Teks BI 2 (1-1) Memiliki pengetahuan tentang pengertian, fungsi, dan tujuan kurikulum serta kurikulum sebagai suatu sistem, pendekatan prinsip, struktur dan komponen kurikulum bahasa Indonesia sebagai landasan penyusunan rogram PBI. pengembangan bahan ajar bahasa Indonesia, pendekatan prinsip, struktur dan komponen buku teks. Mata kuliah ini mencakup toik-topik, pengertian, fungsi, dan tujuan kurikulum, kurikulum sebagai suatu sistem, pendekatan-pendekatan dalam kurikulum, prinsip-prinsip kurikulum, struktur dan komponen kurikulum, pengembangan bahan ajar bahasa Indonesia, pendekatan dalam buku teks, prinsip-prinsip buku teks, struktur buku teks, dan komponen buku teks.

40 D61-303 Semantik BI 3 (2-1) Pada mata kuliah ini diajarkan konsep makna dan tanda, semiotika.

41 D61-305 Apresiasi Drama 2 (1-1) Memiliki pemahaman tentang konsep drama, sejarah perkembangan drama Indonesia, pengetahuan daar pemerann dan konsep penyutraaraan, serta memiliki keterampilan menganalisis naskah drama dan ketrampilan mementaskan drama. Mata kuliah ini mencakup teori drama yang meliputi pengertian, struktur, macam, dan sejarah perkembangan drama Indonesia; ama bidang pemeranan dan penyutradaraan. apresiasi naskah drama tentang konstruksi naskah dan bedah naskah; serta apresiasi pementasan drama.

42 D61-307 Sastra Lisan 2 (1-1) memiliki pemahaman tentang berbagai sastra lisan Papua dan mengaplikasikannya sebagai bahan ajar di sekolah. Matakuliah ini mencakup konsep dan ruang lingkup sastra lisan, tujuan dan manfaat mempelajari sastra lisan, benang merah sastra lisan dengan kebudayaan, batasan sastra lisan dan sastra tulis, cirri sastra lisan dan sastra tulis, jenre sastra lisan, contoh sastra lisan Papua, cirri prosa lisan, puisi lisan, dan drama lisan, unsur intrinsic dan ekstrinsik sastra lisan, pengembangan bahan ajar berbasis sastra lisan Papua.

43 D61-309 Retorika 2 (1-1) Memiliki keterampilan tentang proses dan strategi dalam bekomunikasi dengan topik konsep,

sistem, dan proses komunikasi, pengertian, taksosnomi, evaluasi strategi komunikasi; hakikat, ciri,

fungsi, bahasa dan performanci pewara. Mata kuliah mencakup konsep komunikasi, sistem

komunikasi dan proses komunikasi, evaluasi komunikasi, serta strategi komunikasi, hakikat pewara,

ciri ewara, fungsi pewara, bahasa pewara, dan performansi pewara.

Gambar

Tabel 1. Profil Lulusan dan Deskripsinya
Tabel 2. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi  No  Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL)
Tabel 4. Matrik CPL dan Mata kuliah Baru**)
Tabel 5. Daftar Mata Kuliah, CPL, Bahan Kajian dan Materi Pembelajaran
+3

Referensi

Dokumen terkait

Oleh karena itu, jika kita hanya mempunyai data berskala ordinal; maka data tersebut harus diubah kedalam bentuk interval untuk memenuhi persyaratan

Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa klasifikasi suara dengan data training hasil ekstraksi ciri MFCC menggunakan model Random

mengembangakan kerjasama dibandingkan kelompok yang anggotanya homogen yang cenderung memperkembangkan persaingan ketat yang dapat menyebabkan siswa tertekan (stres). Guru

Kehadiran musik juga sangat menentukan dalam mengungkapkan ekspressi tarian tetapi sifatnya hanya sebagai pengiring tari, dan penggarapan musik dalam hal ini terikat

Hal ini ditunjukkan dari hasil perhitungan dari F hitung 5,110 lebih besar daripada F tabel F(0,05,2;21) = 3,4668 sehingga Hipotesis ditolak dengan n = 24 pada taraf

TM muda dan TM tua lebih kecil dari lahan TBM karena persaingan tumbuh bagi gulma dengan pokok kelapa sawit sangat besar, sehingga simpanan biji gulma di dalam tanah

Berdasarkan latar belakang ini maka Dinas Peternakan Dan Kesehatan Hewan Kabupaten Kutai Kartanegara dengan segala kelebihan sumber dayanya ingin mengembangkan

Penyebab masih rendahnya penggunaan terapi komplementer oleh BPM di kabupeten Klaten adalah kurangnya akses bidan untuk menjangkau tercapainya pengetahuan dan