• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS BEBAN KERJAANALISIS BEBAN KERJA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "ANALISIS BEBAN KERJAANALISIS BEBAN KERJA"

Copied!
50
0
0

Teks penuh

(1)

BIMBINGAN TEKNIS BIMBINGAN TEKNIS

ANALISIS BEBAN KERJA ANALISIS BEBAN KERJA

TENAGA KEPENDIDIKAN TENAGA KEPENDIDIKAN DI LINGKUNGAN DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

Narasumber:

Narasumber:

Adil Kurnia, M.Psi, MM, Psikolog Adil Kurnia, M.Psi, MM, Psikolog Senior Consultant & Trainer Senior Consultant & Trainer Hotel Ayudha Cipayung, 19-23 Maret 2018

(2)

1.1. REFORMASI KELEMBAGAAN, SDM, TATALAKSANA, REFORMASI KELEMBAGAAN, SDM, TATALAKSANA, AKUNTABILITAS, PENGAWASAN, DAN PELAYANAN AKUNTABILITAS, PENGAWASAN, DAN PELAYANAN PUBLIK

PUBLIK

2.2. PERUBAHAN SIKAP DAN PERILAKU PERUBAHAN SIKAP DAN PERILAKU

3.3. MEMBANGUN PNS BERBASIS E-GOVERNMENTMEMBANGUN PNS BERBASIS E-GOVERNMENT 4.4. MEMBANGUN BIROKRAT ENTERPRENEURMEMBANGUN BIROKRAT ENTERPRENEUR

5.5. BUDAYA KERJA PRODUKTIFBUDAYA KERJA PRODUKTIF 6.6. ETIKA APARATUR NEGARAETIKA APARATUR NEGARA

7.7. PNS BERBASIS IPTEK DAN IMTAQPNS BERBASIS IPTEK DAN IMTAQ

8.8. PROFESIONAL, KINERJA PRODUKTIF, DAN AKHLAK MULIAPROFESIONAL, KINERJA PRODUKTIF, DAN AKHLAK MULIA 9.9. PNS YANG MEMILIKI JIWA KORPS, KODE ETIK DAN PNS YANG MEMILIKI JIWA KORPS, KODE ETIK DAN

AHKLAK MULIA AHKLAK MULIA

(3)

ANALISIS BEBAN ANALISIS BEBAN

KERJA KERJA

Langkah Utama dan Pertama:

ANALISIS JABATAN ANALISIS JABATAN

Fondasi Kokoh : ● Penataan Kelembagaan ● Penataan Kepegawaian

● Penataan Ketatalaksanaan

ANALISIS BEBAN KERJA

Merupakan Validitas - Reliabilitas Anjab Menghitung waktu dan kapasitas pegawai

dalam melaksanakan tugas

(4)

BEBAN KERJA

vs ORGANISASI vs PEGAWAI

BEBAN KERJA (TINGGI/

RENDAH)

Penataan Pegawai Penyempurnaan Tata Laksana

(Business Process)

Penataan Organisasi

(5)

Suatu teknik manajemen

yang dilakukan secara sistematis untuk memperoleh informasi

mengenai tingkat efektivitas dan efisiensi kerja organisasi

berdasarkan volume kerja

ANALISIS BEBAN ANALISIS BEBAN

KERJA

KERJA

(6)

SKEMA MANFAAT

ANALISIS BEBAN KERJA

ANALISIS JABATAN ANALISIS JABATAN ANALISIS BEBAN KERJA ANALISIS BEBAN KERJA

ADMINISTRASI GAJI & UPAH REKRUTMEN

SELEKSI PENYUSUNAN

PROGRAM DIKLAT

PENYUSUNAN FORMASI

PERENCANAAN ORGANISASI

PENILAIAN PRESTASI, MUTASI & PROMOSI PERBAIKAN

KONDISI KERJA

PENGGOLONGAN JABATAN

(7)

HASIL

PELAKSANAAN

ANALISIS BEBAN KERJA

• STANDAR NORMA WAKTU

• JUMLAH KEBUTUHAN PEGAWAI/PEJABAT

• EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS JABATAN (EJ)

• EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS UNIT (EU)

(8)

METODE METODE

PENGUKURAN PENGUKURAN

Menggunakan metode ilmiah dengan membutuhkan tenaga peneliti yang berpengalaman, waktu yang cukup lama, dan sarana yang mahal

A. TEKNIS ANALISIS

B. PRAKTIS EMPIRIS

Metode ini lebih sederhana, sarana murah, penyelesaiannya relatif cepat dan tidak harus

memerlukan tenaga peneliti yang berpengalaman

(9)

ANALISIS BEBAN

KERJA

Uraian Tugas/

Rincian Kegiatan Jabatan Struktural

& Fungsional

Volume Kerja, Norma Waktu,

Dukungan Teknologi

& Jumlah Pegawai

ASPEK YANG

DIANALISIS

(10)

TAHAPAN ANALISIS BEBAN KERJA

PERSIAPAN PELAKSANAAN PENETAPAN

1. Pembentukan Tim Analis

2. Pemberitahuan Kepada

Pimpinan Unit

1. Pengumpulan Data 2. Pengolahan Data 3. Verifikasi Data 4. Penyempurnaan

Hasil Olahan

1. Tingkat efisiensi dan efektivitas

Jabatan/Unit

2. Standar Norma Waktu Penyelesaian

Pekerjaan

3. Jumlah Kebutuhan Pegawai/Pejabat

(11)

WAKTU Yang Dibutuhkan Untuk Menyelesaikan

Pekerjaan

WAKTU PRODUKTIF/ EFEKTIF :

Waktu yang benar-benar digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan

WAKTU NON PRODUKTIF :

Waktu kerja yang tidak digunakan untuk

menyelesaikan pekerjaan

(12)

WAKTU LUANG (Allowance)

Waktu kerja yang diperkenankan

untuk digunakan secara tidak produktif, yaitu 30% dari jam kantor,

seperti kelelahan dasar (10%), keperluan pribadi (10%),

keadaan tempat kerja (5%),

dan lain-lain

(13)

SETIAP INSTANSI DAPAT MELAKUKAN

PERHITUNGAN BEBAN KERJA METODA LAIN YANG DIANGGAP SESUAI

DENGAN KONDISI INSTANSINYA

Penentuan ALLOWANCE di setiap instansi dapat disesuaikan dengan

budaya kerja, etos kerja, disiplin kerja, dan hal-hal lain

yang menjadi karakteristik kondisi setempat

(14)

JUMLAH HARI KERJA DALAM 1 TAHUN

(5 HARI KERJA)

• Jumlah hari kerja dengan 5 hari kerja:

• Jumlah hari per tahun 365 hari

• Libur Sabtu-Minggu ... 104 hari

• Libur Resmi ... 14 hari

• Hak Cuti ... 12 hari

--- 130 hari

---

235 hari

(15)

STANDARD WAKTU KERJA UNTUK 5 HARI KERJA

(ALLOWANCE 30%)

JAM KERJA PNS = 37,5 JAM PER MINGGU JAM KERJA PER HARI = 37,5 JAM : 5 = 7,5 JAM

JAM KERJA EFEKTIF = 70% x 7,5 JAM = 5 JAM 15 MENIT DIBULATKAN MENJADI = 5 JAM ATAU 300 MENIT

STANDARD WAKTU KERJA : HARIAN = 300 MENIT

MINGGUAN = 5 HARI X 300 MENIT = 1.500 MENIT BULANAN = 20 HARI X 300 MENIT = 6.000 MENIT TAHUNAN = 12 BULAN X 6.000 MENIT = 72.000 MENIT

(16)

SKEMA PRESTASI

KERJA

KUALITAS (JENIS,SIFAT,

MACAM)

KUANTITAS

VOLUME KERJA

STANDAR KERJA

WAKTU YANG TERSEDIA

RESIKO

BAHAYA KORELASI JABATAN

BAHAN

KERJA ALAT KERJA

SYARAT JABATAN

TANGGUNG JAWAB WEWENANG KONDISI

LINGK. KERJA

PRESTASI

KERJA

(17)

SARANA

Formulir A : PENGUMPULAN DATA BEBAN KERJA

Formulir B : INVENTARISASI JUMLAH PEMANGKU JABATAN Formulir C : REKAPITULASI JUMLAH BEBAN KERJA JABATAN

Formulir D : PERHITUNGAN KEBUTUHAN PEJABAT/ PEGAWAI, TINGKAT EFISIENSI JABATAN (EJ) DAN PRESTASI KERJA JABATAN (PJ)

Formulir E : REKAPITULASI KEBUTUHAN PEJABAT/PEGAWAI, TINGKAT EFISIENSI UNIT (EU) DAN PRESTASI

KERJA UNIT (PU)

(18)

FORM A

PENGUMPULAN DATA BEBAN KERJA

1. NAMA JABATAN : 2. UNIT ORGANISASI : 3. SATUAN KERJA :

NO URAIAN TUGAS

/KEGIATAN HASIL

KERJA WAKTU PENYELESAIAN

RATA-RATA (NORMA WAKTU)

WAKTU KERJA EFEKTIF

VOLUME

KERJA BEBAN KERJA JABATAN

(WPT)

PEGAWAI YANG DIBUTUHKAN

KET.

1 2 3 4 5 6 7 8 9

WPT = Waktu Penyelesaian Tugas

(19)

NO NAMA JABATAN PENDIDIKAN GOLONGAN JUMLAH KET

1 2 3 4 5 6

FORM B

INVENTARISASI JUMLAH PEMANGKU JABATAN

1. UNIT ORGANISASI : 2. SATUAN KERJA :

(20)

FORM C

REKAPITULASI JUMLAH BEBAN KERJA JABATAN

1. UNIT ORGANISASI : 2. SATUAN KERJA :

NO NAMA JABATAN JUMLAH BEBAN KERJA JABATAN

PERHITUNGAN JUMLAH PEGAWAI

YANG DIBUTUHKAN

KETERANGAN

1 2 3 4 5

JUMLAH

Jumlah Beban Kerja Jabatan = Volume Kerja x Norma Waktu

(21)

FORM D

PERHITUNGAN KEBUTUHAN PEGAWAI, TINGKAT EFISIENSI JABATAN (EJ) DAN PRESTASI KERJA JABATAN (PJ)

1. UNIT ORGANISASI : 2. SATUAN KERJA :

NO NAMA

JABATAN JUMLAH BEBAN KERJA JABATAN

PERHITUNGAN JUMLAH KEBUTUHAN

PEGAWAI

JUMLAH PEGAWAI YANG ADA

+/- EJ PJ KET

1 2 3 4 5 6 7 8 9

JUMLAH

(22)

FORM E

REKAPITULASI KEBUTUHAN PEGAWAI,

TINGKAT EFISIENSI UNIT (EU) DAN PRESTASI KERJA UNIT (PU)

SATUAN KERJA :

NO UNIT KERJA JUMLAH BEBAN KERJA

UNIT

JUMLAH KEBUTUHAN

PEGAWAI

JUMLAH PEGAWAI YANG ADA

+/- EU PU KET

1 2 3 4 5 6 7 8 9

JUMLAH

(23)

JENIS-JENIS TUGAS JENIS-JENIS TUGAS

Tugas Pokok

KEPENTINGAN

KEPENTINGAN FREKUENSI FREKUENSI

Tugas Tambahan

Tugas Lain-Lain

Tugas Harian

Tugas Berkala

Tugas Insidentil

(24)

JENIS-JENIS TUGAS JENIS-JENIS TUGAS

BERDASARKAN TINGKAT KEPENTINGAN : TUGAS POKOK

TUGAS POKOK

Adalah tugas-tugas yang harus dilakukan oleh pemegang jabatan agar

tujuan jabatan dapat tercapai.

Contoh: Melayani telepon masuk/keluar (Resepsionis)

TUGAS TAMBAHAN TUGAS TAMBAHAN

Adalah tugas-tugas yang tidak harus dilakukan oleh pemegang jabatan

karena tidak berpengaruh terhadap pencapaian tujuan jabatan namun

masih berpengaruh terhadap pencapaian tujuan organisasi atau perusahaan

Contoh: Merekap absensi pegawai (Staf Rekrutmen)

TUGAS LAIN-LAIN TUGAS LAIN-LAIN

Adalah tugas-tugas yang tidak harus dilakukan oleh pemegang jabatan

karena tidak berpengaruh terhadap pencapaian tujuan jabatan maupun

tujuan organisasi atau perusahaan.

Contoh: Membayarkan ke bank angsuran mobil pribadi atasan

(25)

JENIS-JENIS TUGAS JENIS-JENIS TUGAS

BERDASARKAN FREKUENSI KEMUNCULANNYA : TUGAS HARIAN

TUGAS HARIAN

Adalah tugas-tugas yang dilakukan oleh pemegang jabatan secara rutin

(terus-menerus) setiap hari.

Contoh: Melayani telepon masuk/keluar (Resepsionis)

TUGAS BERKALA TUGAS BERKALA

Adalah tugas-tugas yang dilakukan oleh pemegang jabatan secara rutin

setiap minggu, bulan, triwulan, semester atau tahunan.

Contoh: Melakukan kunjungan ke lapangan setiap minggu

Membuat laporan kegiatan bulanan TUGAS INSIDENTIL

TUGAS INSIDENTIL

Adalah tugas-tugas yang dilakukan oleh pemegang jabatan namun waktu

pelaksanaannya tidak dapat ditentukan.

Contoh: Mengunjungi karyawan yang sakit

Menangani komplain dari masyarakat

(26)

SATUAN HASIL

Satuan Hasil dari Uraian Tugas dapat dituliskan berupa

suatu ”proses” atau ”output”, misalnya:

Proses: Kegiatan, Kunjungan, dsb.

Output: Dokumen, Laporan, Data, dsb.

(27)

VOLUME KERJA

Sejumlah kegiatan

yang dilakukan oleh unit organisasi atau pegawai/pejabat

dalam jangka waktu tertentu

(28)

NORMA WAKTU

Waktu wajar

yang benar-benar dipergunakan

dalam menyelesaikan satu satuan proses kegiatan oleh pegawai yang memenuhi syarat

untuk menghasilkan suatu produk

(29)

BEBAN KERJA

Bobot pekerjaan yang dikaitkan pada

volume kerja pegawai/unit organisasi

dengan norma waktu penyelesaian pekerjaannya

yang dinyatakan dalam jumlah satuan pekerjaan

(30)

EFISIENSI KERJA

Tercapainya penyelesaian pekerjaan dengan kualitas pelayanan yang baik,

yaitu tepat hasil (sesuai target) dan tepat waktu (sesuai jadwal)

dengan tidak melampaui anggaran yang ditetapkan

(31)

PRESTASI KERJA

Nilai kemampuan

hasil kerja pegawai/unit organisasi

dalam melaksanakan tugas

(32)

PENGUKURAN KERJA

Teknik yang direncanakan

untuk menetapkan waktu kerja efektif

bagi seorang pegawai/pejabat/unit organisasi yang memenuhi syarat

untuk menyelesaikan pekerjaan tertentu

pada tingkat prestasi yang telah ditentukan

(33)

JAM KERJA EFEKTIF PER TAHUN

Waktu kerja wajar

yang harus dipergunakan

untuk menyelesaikan pekerjaan

dalam satu tahun

(34)

STANDAR BEBAN KERJA

Jumlah ukuran baku

kemampuan pegawai/unit organisasi untuk melakukan kegiatan secara wajar

yang dibebankan kepadanya

dalam jangka waktu 1 tahun

(35)

BEBAN KERJA

RUMUS :

JUMLAH VOLUME KERJA X NORMA

WAKTU

(36)

JUMLAH KEBUTUHAN PEGAWAI

RUMUS :

BEBAN KERJA JABATAN

JAM KERJA EFEKTIF

(37)

EFISIENSI DAN

EFEKTIVITAS JABATAN (EJ)

RUMUS :

BEBAN KERJA JABATAN

JUMLAH PEGAWAI JABATAN X JAM

KERJA EFEKTIF

(38)

EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS UNIT KERJA (EU)

RUMUS :

BEBAN KERJA UNIT

JUMLAH PEGAWAI UNIT X JAM

KERJA EFEKTIF

(39)

STANDAR PENILAIAN PRESTASI KERJA

NILAI PREDIKAT SEBUTAN

>1 A Sangat Baik

0,90 s.d 1,00 B Baik

0,70 s.d 0,89 C Cukup

0,50 s.d 0,69 D Sedang

<0,50 E Kurang

(40)

PERHITUNGAN

KEBUTUHAN PEGAWAI

METODE LAIN YANG DAPAT DILAKUKAN UNTUK METODE LAIN YANG DAPAT DILAKUKAN UNTUK MENGHITUNG JUMLAH KEBUTUHAN PEGAWAI MENGHITUNG JUMLAH KEBUTUHAN PEGAWAI ADALAH MELALUI PENDEKATAN :

ADALAH MELALUI PENDEKATAN :

H H ASIL KERJA ASIL KERJA

O OBJEK KERJA BJEK KERJA

P P ERALATAN KERJA ERALATAN KERJA

T TUGAS PER TUGAS JABATAN/UNIT KERJA UGAS PER TUGAS JABATAN/UNIT KERJA

(41)

PERHITUNGAN

KEBUTUHAN PEGAWAI

CONTOH PENDEKATAN HASIL KERJA :

Jabatan : Penyortir Surat

Hasil Kerja : Surat yang telah disortir

Target Hasil Kerja : 2.500 Surat / Hari

Standar kemampuan rata-rata penyortir : 450 Surat / Hari

Perhitungan Kebutuhan Jumlah Penyortir Surat :

2.500 Surat

--- x 1 Orang = 5.5 Orang, dibulatkan menjadi 6 Orang 450 Surat

(42)

PERHITUNGAN

KEBUTUHAN PEGAWAI

CONTOH PENDEKATAN OBYEK KERJA :

Jabatan : Pramu Tamu/Resepsionis

Objek Kerja : Tamu

Jumlah/Volume Tugas : 150 Orang Tamu / Hari Standar kemampuan rata2 Pramu Tamu : 50 Orang Tamu / Hari

Perhitungan Kebutuhan Jumlah Pramu Tamu :

150 Orang Tamu

--- x 1 Orang = 3 Orang 50 Orang Tamu

(43)

PERHITUNGAN KEBUTUAN PEGAWAI

CONTOH PERALATAN KERJA :

Satuan Alat Kerja : - Kendaraan Dinas (Mobil)

Jabatan yang diperlukan

untuk pengoperasian alat kerja : - Pengemudi - Montir

Jumlah alat kerja yang dioperasikan : - 20 Mobil Dinas

Rasio pengoperasian alat kerja : - 1 Pengemudi 1 Mobil - 1 Montir 5 Mobil

Perhitungan Jumlah Pengemudi dan Montir yang diperlukan : 20 Mobil Dinas

1. Pengemudi : --- x 1 Orang = 20 Orang 1 Mobil Dinas

20 Mobil Dinas

2. Montir : --- x 1 Orang = 4 Orang

5 Mobil Dinas

(44)

PERHITUNGAN KEBUTUHAN

Contoh Pendekatan Tugas Per Tugas Jabatan: Staf Administrasi

SDM

NO PELAKSANAAN TUGAS JUMLAH

TUGAS

STANDAR

KERJA WPT

1. Mengetik surat 70 lembar/hari 12 menit/lembar 840 menit 2. Mengagendakan surat 24 surat/hari 6 menit/surat 144 menit 3. Mengosep surat 24 surat/hari 5 menit/surat 120 menit

4. Melayani tamu 4 tamu/hari 6 menit/tamu 24 menit

5. Menyusun laporan daftar hadir 1 laporan/hari 30 menit/laporan 30 menit 6. Mengadministrasi kepegawaian 10 data/hari 60 menit/data 600 menit 7. Mengadministrasi perlengkapan 15 data/hari 30 menit/data 450 menit

∑ WPT 2208 menit

Keterangan : WPT = Waktu Penyelesaian Tugas

(45)

PERHITUNGAN KEBUTUHAN SDM

CONTOH PENDEKATAN TUGAS PER TUGAS Jabatan Staf Administrasi

Waktu Kerja Efektif (WKE) adalah 5 jam = 300 menit Sebelumnya diperoleh ∑ WPT = 2208 menit

Jadi jumlah SDM yang dibutuhkan adalah : 2208 menit

--- x 1 Orang = 7,03 Orang = 7 Orang

300 menit

(46)

KELEBIHAN PEGAWAI

• Memperluas pekerjaan dan memperbanyak jenis layanan/produk

• Pendelegasian wewenang/pembagian tugas

• Mutasi, dipindahkan ke unit kerja lain

• Penggabungan unit kerja

• Tidak menerima pegawai baru

• Memperbanyak atau dilimpahkan ke jabatan fungsional

• Rasionalisasi pegawai

(47)

KEKURANGAN PEGAWAI

• Penambahan pegawai

• Penyederhanaan prosedur

• Pembagian shif atau lembur

• Pembentukan tim kerja

(48)

EFISIEN

• Menaikan tipe kantor atau klasifikasi unit kerja

• Memecah/memperluas unit kerja

• Menambah jumlah pegawai

• Promosi pegawai

• Ekstensifikasi obyek/wilayah kerja

• Penghargaan

(49)

INEFISIEN

• Mempersempit organisasi

• Penggabungan fungsi

• Penyederhanaan prosedur

• Intensifikasi obyek/wilayah kerja

• Mutasi pegawai

• Penghapusan organisasi

• Peningkatan kualitas peralatan

• Pengiriman pegawai untuk diklat

• Penambahan fasilitas

• Distribusi/pelimpahan wewenang

• Peringatan

(50)

Referensi

Dokumen terkait

Beban kerja dosen merupakan beban (tugas) yang diberikan oleh pimpinan perguruan tinggi kepada dosen, namun demikian prosedur beban kerja tidak harus selalu ”top down” , dosen

Namun, hasil analisis pada penelitian ini menyatakan bahwa umur tidak berpengaruh terhadap produktivitas tenaga kerja perempuan, karena pekerjaan yang dilakukan

Hasil penelitian yang dilakukan oleh Agustina 2013 berbeda dengan penelitian terdahulu yang dilakukan dimana stress kerja tidak berpengaruh terhadap turnover intention Dari

Kemudian penelitian yang dilakukan oleh Aminah (2012) menunjukkan variabel pengalaman mengajar tidak berpengaruh terhadap kinerja, hal tersebut bertolak belakang

proses analisa terhadap waktu yang digunakan oleh seseorang atau sekelompok orang dalam menyelesaikan tugas-tugas suatu pekerjaan (jabatan) atau kelompok jabatan

Rincian tugas adalah suatu paparan atau bentangan atas semua tugas jabatan yang  merupakan  tugas  pokok   yang  dilakukan  oleh   pemegang  jabatan 

Pada simulasi ini, tugas karyawan dengan utilitas yang tinggi dalam setiap jabatan akan dibagi dengan karyawan lain pada jabatan tersebut, contoh yaitu pada jabatan

Produktivitas Kerja berpengaruh terhadap Pencapaian Target Kinerja selama diberlakukannya Work From Home Wardani 2008 menyatakan bahwa produktivitas kerja merupakan hasil yang