• Tidak ada hasil yang ditemukan

15.Penyelidikan Geofisika Terpadu Daerah Panas Bumi Sumani

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "15.Penyelidikan Geofisika Terpadu Daerah Panas Bumi Sumani"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1  Peta lokasi penyelidikan daerah panas bumi Sumani
Gambar 3. Peta anomali sisa daerah panas bumi Sumani
Gambar 6. Peta kompilasi geofisika dan deliniasi zona prospek panas bumi Sumani

Referensi

Dokumen terkait

Indikasi keberadaan panas bumi daerah ini dicirikan oleh manifestasi permukaan panas bumi Wapsalit berupa mata air panas, tanah panas, fumarol dan hembusan gas dengan suhu

panas Padusan, Coban dan Cangar serta alterasi di Gunung Pundak dengan jarak yang cukup jauh dan muncul di bagian lereng Gunung Arjuno-Welirang, diperkirakan merupakan zona outflow

Pembentukan sistem panas bumi di daerah Bora diperkirakan berkaitan erat dengan aktivitas tektonik yang menyebabkan terbentuknya zona depresi Bora dan memicu terjadinya

Nilai anomali rendah di bagian utara mata air panas kanandede dan mata air panas salurongkong berupa pola melurus dan membuka kearah utara, yang ditafsirkan sebagai batuan granit

Struktur yang lainnya diperlihatkan di bagian utara hingga ke tengah daerah penyelidikan terlihat memanjang ke arah baratdaya terlihat pola anomali dengan liniasi kerapatan

Sedangkan anomali gaya berat rendah di sekitar manifestasi air panas Sampiri dan Kaleosan diduga merupakan zona lemah sebagai reservoir dari sistem panas bumi

Luas daerah prospek di asumsikan dari kompilasi survai geologi, geokimia dan geofisika, yang terletak diantara sesar Tinggi Raja, Partulatula, Balakbak dan Bahbotala, seluas ±

Teknik Panas Bumi, [3] Tim Penyelidikan Rinci Geologi, Geokimia, dan Geofisika Terpadu Daerah Panas Bumi Merawa/Marana, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, 2004.. Laporan Penyelidikan