• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penerapan Pendekatan Brain-Based-Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematika Pada Siswa Kelas VII-H MTs Negeri Tunggangri - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Penerapan Pendekatan Brain-Based-Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematika Pada Siswa Kelas VII-H MTs Negeri Tunggangri - Institutional Repository of IAIN Tulungagung"

Copied!
26
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 4.2 Taraf Keberhasilan Siswa Pada Siklus I
Tabel 4.7 Prosentase Aspek Kemampuan Berpikir Kreatif
Gambar 4.3 Bagan Nilai Rata-rata kelas

Referensi

Dokumen terkait

Untuk mengetahui tingkat kemajuan dan kesesuaian hasil belajar peserta didik dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar yang telah ditetapkan. Untuk mendiagnosis

Pada fase ini, pelaksanaan observasi dilakukan bersamaan dengan dilaksanakannya aksi (tindakan). Dalam tahap observasi ini peneliti akan mengamati semua aktivitas

Adapun rincian kegiatan penelitian tersebut yaitu: persiapan penelitian, koordinasi persiapan tindakan, pelaksanaan (perencanaan, tindakan, observasi, refleksi, evaluasi,

Tahap observasi dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan tindakan. Pada tahap ini peneliti bertindak sebagai pengajar, sedangkan observer dilakukan oleh guru pengampu

Pengamatan dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan pembelajaran atau tindakan. Tujuan diadakannya pengamatan untuk mengenali, merekam, dan mendokumentasikan semua indikator

Kegiatan observasi adalah pengumpulan data yang mengamati semua aktivitas siswa selama proses pembelajaran berlangsung dengan menggunakan format observasi atau penilaian

pada tahap perencanaan sehingga kegiatan yang dilaksanakan sesuai.. dengan tujuan yang

Pengamatan (observasi) dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan belajar mengajar. Pada akhir proses pembinaan, guru diberi tes formatif II dengan tujuan untuk mengetahui