MUSEUM TEKSTIL JAWA BARAT
TEMA
URBAN OASE
LAPORAN PERANCANGAN STUDIO AR 40Z0 TUGAS AKHIR
SEMESTER II 2006/2007
disusun sebagai syarat untuk meraih gelar Sarjana Teknik Arsitektur
Oleh:
Noviantari
152 03 062
PROGRAM STUDI ARSITEKTUR
SEKOLAH ARSITEKTUR, PERENCANAAN, DAN
PENGEMBANGAN KEBIJAKAN
INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
2007
LEMBAR PENGESAHAN
MUSEUM TEKSTIL JAWA BARAT
TEMA URBAN OASE Oleh:
Noviantari
152 03 062
Disetujui oleh:Dr. Eng. Ir. Indra Budiman Syamwil, MSc, BEM Koordinator Kelompok
Dr.Ing. Ir. Widjaja Martokusumo Dosen Pembimbing
ABSTRAK
Studio AR 40Z0 Tugas Akhir Perancangan ini mengambil kasus proyek Museum Tekstil Jawa Barat dengan tema Urban Oase. Berlokasi di Jakan Jakarta dengan luas lahan ±10.000 m2 dan luas bangunan 8871, 81 m2, kasus ini merupakan kasus fiktif milik Pemerintah Daerah Kota Bandung yang didanai oleh Departemen Perindustrian Republik Indonesia dan Pemerintah Daerah Kota Bandung.
Berdasarkan studi literatur dan studi lapangan (survey dan wawancara), kegiatan yang diwadahi di sini adalah kegiatan pameran, kegiatan pendidikan, kegiatan kuratorial, kegiatan penunjang, dan kegiatan operasional. Berdasarkan kegiatan tersebut, fasilitas yang ada meliputi fasilitas pameran berupa galeri tetap, galeri temporer, dan galeri komersil, fasilitas kuratorial terutama berupa laboratorium koratorial dan konservasi, dan ruang penyimpanan koleksi, fasilitas pendidikan berupa ruang serba guna, ruang pelatihan, perpustakaan, pusat internet, dan amphiteater, fasilitas penunjang berupa kafe, kantin, dan retail media, dan fasilitas operasional berupa kantor pengelola.
Tema Urban Oase merupakan tema yang muncul sebagai strategi desain dari permasalahan utama perancangan sekaligus sebagai konsep utama perancangan kasus ini. Penerapan tema Urban Oase dijabarkan melalui konsep program fasilitas dan ruang, konsep pemintakatan, konsep sekuens dan penyajian, dan konsep ekspresi bangunan.
Hasil perancangan berupa gambar-gambar arsitektural didukung dengan maket dan sketsa.
PRAKATA
Tugas Akhir Perancangan ini telah dilalui dengan segenap prosesnya lengkap dengan suka, cita, duka, perjuangan, dan harapan. Kendati demikian pada akhirnya dapat terselesaikan dengan baik. Masih banyak kekurangan dalam proses dan hasil perancangan kasus ini yang kesemuanya merupakan proses pembelajaran. Terselesaikannya tugas akhir ini tidak lepas dari peran berbagai pihak, untuk itu penulis mengucapkan terimakasih kepada :
• Rabbi-ku Yang Maha Pemurah dan Penyayang, atas kesempatan untuk hidup
• Ibu, Bapak, Mbak Vita, Ayu atas kesabaran, dukungan, dan doanya.
• Keluarga di Jakarta, Om Yanto dan Tante Novi, Om Pri dan Tante Titik, sepupu-sepupu dan Jelindut juga atas dukungan dan doanya.
• Bpk. Indra Budiman Syamwil, selaku koordinator kelompok sidang atas masukan inovasi, dan filosifinya.
• Bpk. Widjaja Martokusumo, selaku dosen pembimbing, untuk dorongan dan masukan-masukannya.
• Bpk. Iwan Sudrajat, untuk menjadi peka terhadap efisiensi dan studi kelayakan.
• Ibu Widiyani, untuk kepekaan terhadap detail dan pengunjung. • Ibu Ratna Panggabean yang telah menjadikan kasus ini layak
untuk ada, terimakasih untuk cerita dan masukannya.
• Ibu Ari dan pihak Museum Tekstil Jakarta atas cerita dan inovasinya.
• Pihak Balai Konservasi, Jakarta • Pihak Balai Besar Tekstil, Bandung
• Teman-teman sekelompok sidang, Nahdya, Sony, Gaby, Ria, Agatha, dan Siska. Teman-teman TA, obor, ipul, dan lain-lain. Dan yang teristimewa karena pakai telor, teman-teman angkatan 2003.
• Monokrom, untuk membuat waktu-waktu yang sama sekali tidak senggang ini lebih bermakna.
• Melwin Azwar, Dicke Akbar, Putu Shanty, Bang Dorry, Kak Rich, untuk waktu, masukan, dan setiap asupan semangatnya.
• Teman-teman yang seperti bidadari, Meilani Martini, Anita Yuliana, Laras Primasari.
• Rafael Moneo, Charles Jenks, Edward. T. White, dan Pramoedya Anantatoer untuk pemikirannya.
• Dan semua pihak yang telah membantu mendukung kelangsungan Tugas Akhir ini.
Bandung, Juni 2007
Noviantari 152 03 062
DAFTAR ISI
ABSTRAK ... ii
PRAKATA ... iii
DAFTAR ISI ... iv
DAFTAR GAMBAR ... vii
DAFTAR TABEL DAN DIAGRAM. ... xi
BAB I PENDAHULUAN ... 1
1.1 Latar Belakang ... 1
1.2 Maksud dan Tujuan Perancangan ... 5
1.3 Asumsi ... 6
1.4 Masalah Perancangan ... 6
1.5 Lingkup dan Batasan ... 6
1.6 Kerangka Berpikir ... 7
1.7 Sistematika Laporan ... 8
BAB II DESKRIPSI PROYEK ... 9
2.1 Interpretasi Kasus ... 9
2.1.1 Sejarah dan Pengertian Museum ... ... 9
2.1.2 Tipologi Museum ... ... 11
2.1.3 Pengertian Tekstil ... ... 12
2.1.4 Sejarah Tekstil Jawa Barat ... ... 13
2.2 Sasaran Pengguna ... 14
2.3 Program Kegiatan ... 14
2.4 Studi Banding Kasus Sejenis ... 13
2.4.1 Museum Budaya Jawa Ulen Sentalu ... 15
2.4.2 Museum Tekstil Jakarta ... 20
2.4.3 Museum Tekstil Washington ... ... 32
2.5 Kesimpulan Studi Banding ... ... 36
BAB III ELABORASI TEMA ... 47 3.1 Interpretasi Tema ... 47 BAB IV ANALISIS ... 50 4.1 Analisis Bangunan ... 50 4.1.1 Organisasi Ruang... 50 4.1.2 Pemintakatan Fungsi ... ... 56 4.1.3 Program Ruang ... 58 4.1.4 Persyaratan Ruang ... ... 65 4.2 Analisis Tapak ... ... 68
4.2.1 Analisis Kondisi Tapak ... ... 68
4.2.1 Analisis Zona dalam Tapak ... ... 70
4.2.1 Analisis Pencapaian ... ... 71
BAB V KONSEP PERANCANGAN ... 73
5.1 Konsep Program Fasilitas dan Ruang ... 73
5.2 Pemintakatan ... 77
5.3 Konsep Sekuense dan Sistem Penyajian ... 78
5.3.1 Sekuens ... ... 78
5.3.2 Sistem Penyajian ... ... 92
5.4 Konsep Ekspresi Bangunan ... 96
BAB VI HASIL PERANCANGAN ... 101
DAFTAR PUSTAKA ... 111
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1 : Tapak Museum Tekstil Jawa Barat beserta Konteks ... 4
Gambar 2 : Pemintakatan Lahan Museum Ulen Sentalu ... 16
Gambar 3 : Suasana Museum Ulen Sentalu ... 17
Gambar 4 : Suasana Museum Ulen Sentalu ... 17
Gambar 5 : Suasana Museum Ulen Sentalu ... 17
Gambar 6 : Suasana Museum Ulen Sentalu ... 17
Gambar 7 : Suasana Museum Ulen Sentalu ... 17
Gambar 8 : Suasana Museum Ulen Sentalu ... 17
Gambar 9 : Suasana Museum Ulen Sentalu ... 17
Gambar 10 : Suasana Museum Ulen Sentalu ... 17
Gambar 11 : Suasana Museum Ulen Sentalu ... 17
Gambar 12 : Ruang Pamer Museum Ulen Sentalu... ... 18
Gambar 13 : Ruang Pamer Museum Ulen Sentalu... ... 18
Gambar 14 : Museum Tekstil Jakarta ... 21
Gambar 15 : Pemintakatan Lahan Museum Tekstil, Jakarta ... 23
Gambar 16 : Ruang Pamer Luar Museum Tekstil Jakarta ... 25
Gambar 18 : Ruang Pelatihan Museum Tekstil Jakarta ... 28
Gambar 19 : Bangunan Penunjang Museum Tekstil Jakarta ... 29
Gambar 20 : Bangunan Penunjang Museum Tekstil Jakarta ... 29
Gambar 21 : Piccadlly Gardens, Manchaster ... ... 48
Gambar 22 : Federation Square, Melbourne LAB Architecture Studio .. ... 48
Gambar 23 : Ruang peragaan dan pencahayaan yang baik ... 54
Gambar 24 : Pencahayaan Ideal ... 54
Gambar 25 : Standar Peletakan Koleksi ... 55
Gambar 26 : Standar Peletakan Koleksi ... 55
Gambar 27 : Standar Peletakan Koleksi ... 55
Gambar 28 : Standar Peletakan Koleksi ... 56
Gambar 29 : Standar Peletakan Koleksi ... 56
Gambar 31 : Standar Peletakan Koleksi ... 57
Gambar 32 : Kondisi Sekitar Lahan ... 61
Gambar 33 : Kondisi Sekitar Lahan ... 61
Gambar 34 : Kondisi Sekitar Lahan ... 61
Gambar 35 : Kondisi Sekitar Lahan ... 61
Gambar 36 : Kondisi Sekitar Lahan ... 61
Gambar 37 : Kondisi Sekitar Lahan ... 61
Gambar 38 : Kondisi Sekitar Lahan ... 61
Gambar 39 : Kondisi Sekitar Lahan ... 61
Gambar 40 : Kondisi Sekitar Lahan ... 61
Gambar 41 : Kondisi Sekitar Lahan ... 61
Gambar 42 : Kondisi Sekitar Lahan ... 61
Gambar 43 : Kondisi Sekitar Lahan ... 61
Gambar 44 : Kondisi Sekitar Lahan ... 61
Gambar 45 : Kondisi Sekitar Lahan ... 61
Gambar 46 : Pemintakatan Kawasan ... ... 62
Gambar 47 : Skema Potongan Tapak ... ... 63
Gambar 48 : Potensi Pemintakatan Lahan... 64
Gambar 49 : Aksesibilitas ... ... 65
Gambar 50 : Skema Fleksibilitas Ruang ... ... 75
Gambar 51 : Skematik Fleksibilitas Ruang secara Vertikal dan Horizontal ... 76
Gambar 52 : Skematik Fleksibilitas Ruang secara Vertikal dan Horizontal ... 76
Gambar 53 : Skematik Fleksibilitas Ruang secara Vertikal dan Horizontal ... 76
Gambar 54 : Skema Pergerakan Kegiatan... ... 77
Gambar 55 : Titik Penetrasi Sebagai Zona Publik Non Koleksi. ... 77
Gambar 56 : Indikasi Peletakan Masa Berdasarkan Ruang Luarnya ... ... 78
Gambar 57 : Preseden Pencahayaan, Bangunan Karya Tadao Ando ... 79
Gambar 58 : Preseden Pencahayaan, Museum Bronx ... 79
Gambar 59 : Preseden Suasana Retail ... 80
Gambar 60 : Preseden Suasana Retail ... 80
Gambar 62 : Preseden Hubungan Ruang, Parliament Berlin... 82
Gambar 63 : Preseden Hubungan Ruang, Pompidou Center, Perancis ... 82
Gambar 64 : Preseden Bentukan Void, Contoh Penyajian Karya Skulptural ... 82
Gambar 65 : Preseden Bentukan Void, Museum of National History, London ... 82
Gambar 66 : Skematik Hubungan Galeri Komersil dan Galeri Temporer ... 82
Gambar 67 : Preseden Media Pajang sebagai Vista ... 83
Gambar 68 : Preseden Media Pajang sebagai Vista ... 83
Gambar 69 : Preseden Penyajian Benda 3 Dimensi dan Teks ... 84
Gambar 70 : Preseden Penyajian Benda 3 Dimensi dan Teks ... 84
Gambar 71 : Preseden Penyajian Alat dan Proses Pembuatan Tekstil ... 84
Gambar 72 : Sketsa Koridor Tapak Serat ... 85
Gambar 73 : Preseden Penyajian dengan Keterangan Berupa Gambar dan Teks ... 86
Gambar 74 : Sketsa Galeri Ninun Sunda ... 87
Gambar 75 : Skema Pemintakatan Taman Tekstil ... 88
Gambar 76 : Urena Lobata ... 88
Gambar 77 : Hibiscus Sabdarifa ... 89
Gambar 78 : Gossypium Arboreum ... 89
Gambar 79 : Hibiscus Tilliaceus ... 89
Gmabar 80 : Mimosa Pudica ... 90
Gambar 81 : Indigofera Tinctoria ... 90
Gambar 82 : Caessalpiniaceae Sappan L ... 90
Gambar 83 : Anacardium Occidentale ... 90
Gambar 84 : Morinda Citrifolia ... 91
Gambar 85 : Antocarpus Integra ... 91
Gambar 86 : Skematik Hubungan Ruang Workshop dan Amphiteater ... 92
Gambar 87 : Sketsa Suasana Hubungan Ruang Serba Guna , Amphiteater, dan Taman Tekstil ... 92
Gambar 89 : Preseden Sistem Penyajian Teks dan Foto ... 93
Gambar 90 : Preseden Sistem Penyajian Kain dengan Panel dan Vitrin... 93
Gambar 91 : Preseden Sistem Penyajian dengan Boneka Lilin, Museum Lancashire ... 94
Gambar 92 : Preseden Sistem Penyajian dengan Manekin ... 94
Gambar 93 : Preseden Sistem Penyajian dengan Kotak Vitrin ... 94
Gambar 94 : Preseden Sistem Penyajian Benda 2 Dimensi dan 3 Dimensi ... 94
Gambar 95 : Preseden Sistem Penyajian Benda 2 Dimensi dan 3 Dimensi ... 94
Gambar 96 : Skematik Detail Sistem Penyajian Skulptural ... 95
Gambar 97 : Skematik Detail Sistem Penyajian dengan Panel... 95
Gambar 98 : Skematik Detail Sistem Penyajian dengan Manekin ... 96
Gambar 99 : Sketsa Studi Ruang Pamer dengan Sistem Penyajian Panel, Skulptur, dan Manekin. ... 96
Gambar 100 : Preseden Peletakan Massa, Museum Valley ... 97
Gambar 101 : Skematik Ekspresi Tapak ... 98
Gambar 102 : Skematik Detail Sirip Bukaan (denah) ... 98
Gambar 103 : Skematik Detail Sirip Bukaan (tampak) ... 99
DAFTAR TABEL DAN DIAGRAM
Tabel 1 : Kesimpulan Studi Banding ... 36
Tabel 2 : Kebutuhan Ruang ... 41
Tabel 2 : Kebutuhan Ruang ... 58
Diagram 1 : Kerangka Berpikir ... ... 7
Diagram 2 : Organigram Kepegawaian MuseumTekstil Jakarta ... ... 22
Diagram 3 : Skema Ruang Pamer 1 ... 26
Diagram 4 : Skema Ruang Pamer 2 ... 26
Diagram 5 : Skema Ruang Kuratorial ... 27
Diagram 6 : Skema Hubungan Fasilitas ... 50
Diagram 7 : Skema Hubungan Ruang Fasilitas Pamer ... 51
Diagram 8 : Skema Hubungan Ruang Fasilitas Kuratorial ... 52
Diagram 9 : Skema Hubungan Ruang Fasilitas Pendidikan ... 53
Diagram 10 : Skema Hubungan Ruang Fasilitas Operasional ... 54
Diagram 11 : Skema Hubungan Ruang Fasilitas Penunjang ... 55
Diagram 12 : Skema Hubungan Ruang Fasilitas Servis dan Keamanan ... 55
Diagram 13 : Skema Zoning dan Hubungan Fasilitas ... 57