• Tidak ada hasil yang ditemukan

3.panduan survei perbaikan kinerja.docx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "3.panduan survei perbaikan kinerja.docx"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

PANDUAN

SURVEI UNTUK MEMPEROLEH

MASUKAN DARI TOKOH

MASYARAKAT, LEMBAGA

SWADAYA MASYARAKAT DAN

ATAU SASARAN

PUSKESMAS KOTARATU

TAHUN 2017

(2)

PEMERINTAH KABUPATEN ENDE DINAS KESEHATAN

PUSKESMAS KOTARATU

Jln.Kesehatan No.02 No.Tlp(0381)2500760

KEPUTUSAN

KEPALA PUSKESMAS KOTARATU NOMOR: /SK.02/PKM-KR/ /2017

TENTANG

PANDUAN SURVEI UNTUK MEMPEROLEH MASUKAN DARI TOKOH MASYARAKAT, LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT

DAN ATAU SASARAN

TAHUN 2017

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

KEPALA PUSKESMAS KOTARATU,

Menimbang : a. bahwa perbaikan kinerja Puskesmas Kotaratu memerlukan peran serta aktif baik tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat dan atau sasaran dalam memberikan masukan terhadap kegiatan program Puskesmas;

b. bahwa perlu dilakukan survei untuk memperoleh masukan dari tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat dan atau sasaran dalam upaya perbaikan kinerja;

c. bahwa sehubungan dengan butir a dan b tersebut di atas perlu ditetapkan tentang panduan survei untuk memperoleh masukan dari tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat dan atau sasaran;

Mengingat : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009

tentang Pelayanan Publik;

2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan;

3. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2014 tentang Pedoman Survei Kepuasan masyarakat tentang Penyelenggaraan Pelayanan Publik;

(3)

4. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat;

5. Keputusan Bupati Ende Nomor 605/KEP/HK/2016 tentang Izin Operasional Puskesmas Kotaratu di Kabupaten Ende Tahun 2016;

6. Keputusan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ende Nomor 1710/01/TU/VII/2016 tentang Struktur Organiasi Puskesmas;

MEMUTUSKAN :

Menetapkan KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS KOTARATU

TENTANG PANDUAN SURVEI UNTUK MEMPEROLEH MASUKAN DARI TOKOH MASYARAKAT, LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT DAN ATAU SASARAN

Kesatu : Menetapkan bahwa panduan survei untuk memperoleh

masukan dari tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat dan atau sasaran adalah sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan ini.

Kedua : Panduan survei untuk memperoleh masukan dari tokoh

masyarakat, lembaga swadaya masyarakat dan atau sasaran sebagaimana dimaksud dalam diktum kesatu agar digunakan sebagai acuan bagi petugas Puskesmas Kotaratu dalam memproleh masukan untuk perbaikan kinerja.

Ketiga : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan catatan akan ditunjau kembali apabila dikemudian hari ternyata ada kekeliruan dalam penetapannya

Ditetapkan di : Ende Pada tanggal :

KEPALA PUSKESMAS KOTARATU,

(4)

LAMPIRAN KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS KOTARATU

NOMOR :

TANGGAL :

PANDUAN SURVEI UNTUK MEMPEROLEH MASUKAN DARI TOKOH MASYARAKAT, LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT DAN ATAU

SASARAN DALAM UPAYA PERBAIKAN KINERJA

BAB I PENDAHULUAN

I. Latar Belakang

Dalam melaksanakan kegiatan sebagai penyelenggara upaya kesehatan masyarakat tingkat pertama di wilayah kerjanya, salah satu wewenang puskesmas sesuai permenkes no 75 tahun 2014 pasal 6 adalah melaksanakan perencanaan berdasarkan analisis masalah kesehatan masyarakat dan kebutuhan-kebutuhan pelayanan yang diberikan. Masalah kesehatan serta kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap kegiatan dan progam upaya kesehatan masyarakat di identifikasi sebagai salah satu dasar perencanaan progam dan kegiatan upaya kesehatan masyarakat di puskesmas.

Identifikasi tersebut dilakukan melalui metode antara lain:

1. Penyebaran kuisioner untuk perbaikan mutu dan kinerja yang diperoleh dari tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat dan atau sasaran. 2. Diskusi dan penyampaian informasi tentang masukan perbaikan mutu

dan kinerja Puskesmas Kotaratu pada kegiatan lokakarya mini lintas sektor dan tokoh masyarakat.

Untuk menjamin perbaikan mutu dan peningkatan kinerja dalam penyelenggaraan upaya kesehatan masyarakat di Puskesmas Kotaratu maka perlu adanya pemberdayaan sasaran dalam perbaikan kinerja dengan memberikan masukan yang diperoleh dari survei.

(5)

II. Tujuan

Sesuai dengan prinsip perbaikan mutu dan kinerja yang berfokus pada perbaikan, maka melalui masukan dari tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat dan atau sasaran diharapkan berperan serta dalam upaya perbaikan mutu dan kinerja. Kegiatan pemberdayaan pengguna dan masyarakat tidak hanya terbatas pada kegiatan pelaksanaan upaya puskesmas,tetapi juga terhadap upaya perbaikan mutu.

1. Tujuan umum

Mengetahui masukan dari tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat dan atau sasaran tentang perbaikan kinerja progam dan kegiatan di Puskesmas Kotaratu.

2. Tujuan khusus

Mengetahui jenis pelayanan dan kegiatan progam yang diharapkan mendapatkan masukan dari tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat dan atau sasaran.

III. Sasaran

Sasaran panduan ini adalah petugas Puskesmas Kotaratu sebagai pelaksana pengambilan data melalui survei untuk memperoleh masukan dari tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat dan atau sasaran.

IV. Ruang Lingkup

Ruang lingkup kinerja Puskesmas Kotaratu meliputi penilaian pencapaian hasil pelaksanaan pelayanan kesehatan, manajemen puskesmas dan mutu pelayanan. Penilaian terhadap kegiatan upaya kesehatan wajib puskesmas yang telah ditetapkan dan kegiatan upaya kesehatan pengembangan dalam rangka penerapan tiga fungsi puskesmas yang diselenggarakan melalui pendekatan masyarakat, dengan tetap mengacu pada kebijakan dan strategi untuk mewujudkan SDGs melanjutkan konsep pembangunan millenium development goals.

V. Batasan Operasional

Survei untuk memperoleh masukan dari tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat dan atau sasaran adalah kegiatan pengumpulan dan pengkajian informasi dari tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat dan

(6)

atau sasaran untuk perbaikan tingkat keberhasilan program secara keseluruhan dengan periode tertentu.

(7)

BAB II

PENGORGANISASIAN DAN JADWAL KEGIATAN

A. Ketenagaan

Pengorganisasian tenaga yang dibutuhkan dalam pelaksanaan survei yaitu: 1) Tim perencana survei, bertugas untuk :

- Menyusun rencana survei

- Membuat, menyusun dan menggandakan kuisioner

- Mendistribusikan kuisioner pada unit-unit layanan dan jejaring Puskesmas

- Menganalisa data dan menyusun laporan hasil survei 2) Tim pelaksana survei, meliputi:

Petugas pada masing-masing unit layanan yang bertugas untuk memberikan survei kepada tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat dan atau sasaran. B. Fasilitas dan kelengkapan

Dalam pelaksanaan survei diperlukan kelengkapan sebagai berikut: - Instrumen

- Alat tulis

- Laptop/notebook - Dokumentasi foto C. Jadwal kegiatan

Survei untuk memperoleh masukan dari tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat dan atau sasaran yang dilaksanakan enam bulan sekali dalam setahun.

(8)

BAB III

TATA LAKSANA SURVEI

Survei untuk memperoleh masukan dari tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat dan atau sasaran terhadap kegiatan, progam dan layanan di Puskesmas Kotaratu yang di lakukan enam bulan sekali dalam setahun dibawah tanggung jawab tim survei manajemen mutu puskesmas. Dilakukan penentuan dan pembuatan instrumen berupa kuisioner mengenai masukan tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat dan atau sasaran terhadap pelayanan dan kegiatan progam. pengumpulan data kuisioner, analisis dan evaluasi data kuisioner perbaikan kinerja terhadap pelayanan dan kegiatan progam Puskesmas Kotaratu.

Lokakarya mini lintas sektor sebagai forum untuk menyampaikan masukan dari tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat dan atau sasaran terhadap program dan kegiatan upaya kesehatan masyarakat di Puskesmas Kotaratu.

A. Pelaksanaan survei a. Metode survei

Metode yang digunakan dalam pelaksanaan survei adalah dengan wawancara dan responden mengisi sendiri kuisioner.

b. Instrumen survei

Instrumen survei berupa Kuisioner Survei untuk memperoleh masukan dari tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat dan atau sasaran untuk perbaikan kinerja.

(9)

Model Kuisioner Survei :

KUISIONER PERBAIKAN KINERJA UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT PUSKESMAS KOTARATU Data responden Nama Umur : Jenis

Kelamin : Laki-laki Perempuan

Pendidikan : SD SMP SMU D1-D3 S1 S2 Lainnya

Tempat

Tugas :

Jabatan :

Pertanyaan :

Berilah tanda ceklis pada kolom puas dan tidak puas dan tulislah saran untuk perbaikan kinerja masing-masing program.

NO

KEGIATAN

PUAS TIDAK

PUAS

SARAN

1

2

3

4

5

1

Promosi kesehatan

(10)

3

UKS (Usaha Kesehatan Sekolah)

4

P2P

5

Kesehatan Ibu Anak/Keluarga Berencana

(11)

7

Perawatan Kesehatan Masyarakat

8

Survei dilakukan setiap enam bulan sekali dalam setahun. c. Penentuan sampel

Besar sampel tiap tahun yang diambil dalam pelaksanaan survei adalah....

orang.

Pemilihan sampel dilakukan dengan cara: 1) Menentukan jumlah hari survei

2) Membagi jumlah sampel minimal dengan jumlah hari survei untuk menentukan jumlah sampel yang akan diambil per enam bulan 3) Menentukan jumlah sampel yang akan diambil di masing-masing

tempat

4) Masing-masing tim survei memilih sasaran sesuai yang ditetapkan.

d. Lokasi pengambilan data

Pengambilan data responden dilaksanakan ditempat tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat dan atau sasaran.

e. Teknik pengambilan data

Instrumen pengumpulan data menggunakan kuisioner yang berisi daftar tentang kegiatan program Puskesmas Kotaratu. Kuisioner didistribusikan ke tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat dan atau sasaran. Tekhnik pengumpulan data dilakukan dengan cara:

(12)

- Responden mengisi sendiri kuesioner yang diterima dan langsung dikumpulkan kepada petugas.

- Dalam hal responden tidak dapat mengisi sendiri, petugas membantu pengisian dengan melakukan wawancara (indepth interview) dan responden memilih jawaban yang sesuai

f. Analisa dan penyajian data

Data yang terkumpul kemudian di entry pada software yang sudah ada kemudian diolah sebagai berikut:

- Data karakteristik responden disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi menggunakan tabel atau grafik

- Data pendapat responden terhadap unsur-unsur pelayanan di Puskesmas dilakukan tabulasi dan skoring kemudian dimasukkan dalam form unsur U1 sampai dengan U9

- Pada hasil akhir nantinya akan keluar hasil rata rata indeks masukan dari tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat dan sasaran. B. Langkah-langkah survei

Prosedur operasional Survei untuk mendapatkan masukan dari tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat dan atau sasaran ditampilkan dalam bagan berikut:

Pemberitahuan kepada Lurah/Kepala Desa

pelaksanaan survei

Analisa dan penyajian data

membuat laporan hasil survei menentukan jadwal survei

(13)

BAB IV LOGISTIK

Logistik kebutuhan survei kepuasan masyarakat antara lain: - Kuesioner

- Alat tulis

(14)

BAB V

KESELAMATAN KERJA PETUGAS SURVEI

Dalam pelaksanaan survei untuk mendapatkan masukan dari tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat dan atau sasaran, petugas Puskesmas Kotaratu memperhatikan keselamatan kerja meliputi:

- Senantiasa mengkomunikasikan maksud dan tujuan survei dan pemilihan responden

- Pengambilan sampel atas persetujuan responden

- Pengambilan data dilakukan saat petugas tidak sedang melakukan tindakan atau sedang melakukan tugas yang berisiko terjadi kesalahan

(15)

BAB VI

PENGENDALIAN MUTU

Sasaran mutu pelaksanaan Survei untuk mendapatkan masukan dari tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat dan atau sasaran yang ditetapkan, dipantau dan dievaluasi oleh Tim Mutu Puskesmas Kotaratu. Pencapaian sasaran mutu dibahas dalam rapat tinjauan manajemen dan dilaporkan kepada Kepala Puskesmas Kotaratu.

(16)

BAB VII PENUTUP

Survei untuk mendapatkan masukan dari tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat dan atau sasaran pada akhirnya akan digunakan sebagai acuan perbaikan pelayanan dan meningkatkan mutu pelayanan Puskesmas Kotaratu.

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan umum dari pelaksanaan Survei Kepuasan Masyarakat adalah terlaksananya pengukuran tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan dasar oleh puskesmas di wilayah

Dilaksanakan setiap bulan Juni untuk tahun anggaran berikutnya. 1) Pelaksanaan Forum difasilitasi secara terpadu oleh Pemda U/p Bappeda dengan dukungan penuh dari seluruh dinas

Dimana saat mengevaluasi pengalaman merek peritel, manfaat nilai yang terkait dengan aspek hedonis (misalnya, hiburan dan kesenangan) juga akan mendorong efek dari

Mengantisipasi tuntutan pasar global yang menghendaki produk yang bermutu dan aman dikonsumsi serta ramah lingkungan, inovasi penelitian pengendalian serangga vektor Diaphorina

Barang siapa yang mengikuti kabar tentang umat manusia dan memperhatikan keadaan mereka, dia akan mengetahui bagaimana mereka menghabiskan waktu, bagaimana mereka menghabiskan

Sesuai dengan hasil analisis regresi linear berganda yang telah dilakukan dengn menggunakan metode stepwise maka nilai lineritas dari masing-masing model terpilih

Pentingnya bagi PT Asia Pasifik Kopi menggunakan strategi ini adalah sebagai tolak ukur sejauh mana masyarakat mengerti tentang produk kopi tersebut, yang mana kopi terdiri

Tujuan pada tiap rencana asuhan keperawatan dilakukan selama 3 x 24 jam dengan kriteria hasil: tanda-tanda vital dalam batas normal, tekanan darah : 120/90