• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tinjauan Kriminologi Terhadap Tindak Pidana Incest (Studi Putusan Nomor : 1349 Pid.Sus 2015 PN.Mdn)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Tinjauan Kriminologi Terhadap Tindak Pidana Incest (Studi Putusan Nomor : 1349 Pid.Sus 2015 PN.Mdn)"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

i

ABSTRAKSI

Sarah Fanny Anastasya*

Nurmalawaty, SH,M.Hum**

Dr. Muhammad EkaPutra,SH.,M.Hum***

Skripsi yang berjudul “ Tinjauan Kriminologi Terhadap Tindak Pidana Incest” (Studi Putusan No. 1349/Pid.sus/2015/PN.Mdn)Anak merupakan sebuah anugerah yang tidak ternilai bagi setiap orang tua. Kelahiran seorang anak menjadi hal yang paling ditunggu dalam sebuah keluarga. Setiap perkembangan dan pertumbuhan seorang anak akan menjadi perhatian orang tua. Seorang anak merupakan potensi yang sangat penting, generasi penerus masa depan bangsa, penentu kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang akan menjadi pilar utama pembangunan nasional, sehingga perlu ditingkatkan kualitasnya dan mendapatkan perlindungan secara sungguh-sungguh dari semua elemen masyarakat. Anak merupakan sebuah anugerah yang tidak ternilai bagi setiap orang tua.

Permasalahan yang akan dibahas dalam penulisan ini adalah pengaturan incest di dalam berbagai peraturan perundang-undangan. Faktor-faktor apakah yang menjadi penyebab dari terjadinya incest. Bagaimana penerapan sanksi terhadap tindak pidana incest yang dilakukan oleh orangtua kandung.(Studi Putusan No. 1349/Pid.sus/2015/PN.Mdn)

Penulisan skripsi ini menggunakan metodepenelitian hukum normatif. Penelitian hukum normatif adalah penelitian hukum yang meletakkan hukum sebagai sebuah bangunan sistem norma. Sistem norma yang dimaksud adalah mengenai asas-asas, norma, kaidah dari peraturan perundangan, putusan pengadilan, perjanjian serta doktrin (ajaran).Penulisan ini disebut juga merupakan penelitian kepustakaan atau studi dokumen.

Setelah selesainya penulisan skripsi ini, penulismendapatkan kesimpulan bahwasanya di perlukan lebih lagi peran aparat hukum agar tidak terjadi lagi tindak pidana incest.

*Penulis, Mahasiswa Departemen Hukum Pidana Universitas Sumatera Utara ** Pembimbing I, Staf Pengajar Departemen Hukum Pidana Universitas Sumatera Utara

*** Pembimbing II, Staf Pengajar Departemen Hukum Pidana Universitas Sumatera Utara

Referensi

Dokumen terkait

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah pertanggungjawaban pidana pelaku anak yang melakukan perbuatan cabul terhadap anak dalam Putusan PN Nomor:

Skripsi ini berbicara tentang bagaimana tinjauan kriminologi terhadap tindak pidana yang berhubungan dengan pengguguran kandungan.Pengguguran kandungan selalu menjadi

Skripsi ini berbicara tentang bagaimana tinjauan kriminologi terhadap tindak pidana yang berhubungan dengan pengguguran kandungan.Pengguguran kandungan selalu menjadi

Seperti dalam kasus yang telah penulis temukan yaitu dalam putusan No: 2854/Pid.Sus/2018/PN Mdn bahwa penulis telah melakukan wawancara dengan Hakim Pengadilan Negeri Medan

Pengertian anak dapat ditinjau dari usia atau dari aspek kejiwaan. Seseorang dapat dikategorikan sebagai anak bila ia berumur antara 8 sampai 17. tahun, bila ditinjau dari batasan

1 Tahun 2016 Tentang Perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. Undang-Undang No 17 Tahun 2016 Tentang

Pertimbangan hukum dalam surat dakwaan dalam Putusan Nomor : 1078/Pid.B/2018/PN Mdn adalah bahwa Terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak

ANALISIS YURIDIS TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN YANG DILAKUKAN OLEH RESIDIVIS STUDI PUTUSAN NOMOR 1352/PID.B/2022/PN MDN TESIS Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu