• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hubungan Antara Happiness dengan Kualitas Hidup pada Pasien Kanker

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Hubungan Antara Happiness dengan Kualitas Hidup pada Pasien Kanker"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

1

Hubungan Antara Happiness dengan Kualitas Hidup pada Pasien Kanker

Desi Mariana Maloky1 dan Juliana Irmayanti Saragih2

ABSTRAK

Pasien kanker akan merasakan efek dari penyakitnya secara fisik maupun psikologis. Secara fisik pasien akan mengalami nyeri dan mual yang diakibatkan dari pengobatan. Secara psikologis pasien akan mengalami emosi-emosi negatif, seperti rasa tidak berdaya, kecemasan tentang apa yang akan terjadi, sedih, marah, putus asa, dan sebagainya. Emosi-emosi negatif tersebut dapat berdampak pada kesehatan pasien dikarenakan emosi negatif dapat mempengaruhi kemampuan sistem imun untuk memerangi penyakit ini (Sarafino, 2011). Hal ini dapat berdampak negatif pada keberfungsian pasien menjalani kehidupannya yang pada akhirnya dapat menurunkan kualitas hidupnya. Sebaliknya, Emosi-emosi positif seperti happiness dapat menjadi indikator penunjang yang dapat meningkatkan kesehatan pasien serta meningkatkan kualitas hidupnya menjadi lebih positif. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara happiness dengan kualitas hidup pada pasien kanker. Sampel penelitian ini adalah 75 pasien kanker di Ruang Kemoterapi RSUP H. Adam Malik. Penelitian ini menggunakan skala happiness berdasarkan aspek-aspek

happiness (Seligman, 2005) dan skala kualitas hidup berdasarkan aspek-aspek

kualitas hidup dari WHO Quality of Life (WHOQOL) (dalam Rapley, 2003). Hasil analisa data menunjukkan adanya hubungan signifikan antara happiness dengan kualitas hidup pada pasien kanker dengan nilai korelasi sebesar 0.451 dan nilai signifikansi 0.005 (p < 0.05).

Kata Kunci: Happiness, Kualitas Hidup, Kanker

1

Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara 2

Dosen Departemen Psikologi Klinis Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara

(2)

ii

Relationship between Happiness and Quality of Life in Cancer Patients

Desi Mariana Maloky1 dan Juliana Irmayanti Saragih2

ABSTRACT

Cancer patients will experience the effect of their illness physically and psychologically. Physically, patient will experience pain and nausea resulting from treatment. Psychologically, patient will experience negative emotions, such as feelings of helplessness, anxiety about what will happen, sadness, anger, despair, and so forth. Negative emotions can impact on patient’s health. This is due to negative emotions that affect the immune system's ability to fight the disease (Sarafino, 2011). This condition can have a negative impact on the functioning of the patients live their lives, which in turn can reduce the quality of life. On the other hand, positive emotions such as happiness can be an indicator of support to improve patient’s health and enhance their quality of life becomes more positive. This study is a correlational study aimed to determine the relationship between happiness and quality of life in cancer patients. The samples were 75 cancer patients in Chemotherapy Room of H. Adam Malik Hospital. This study using a measuring happiness instrument based on aspects of happiness (Seligman, 2005) and measuring the quality of life based on aspects of quality of life of the WHO Quality of Life (WHOQOL) (in Rapley, 2003). The results of data analysis showed a significant association between happiness and quality of life in cancer patients with a correlation value of 0.451 and a significance value of 0.005 (p <0.05).

Keywords: Happiness, Quality of Life, Cancer

1

Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara 2

Dosen Departemen Psikologi Klinis Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara

Referensi

Dokumen terkait

happiness pada seorang remaja pada dasarnya terdapat keterkaitan, dimana perilaku religiusitas dapat menumbuhkan perasaan bahagia.. Namun demikian pada

Merujuk makna happiness menurut Seligman, setidaknya ada 3 aspek yang dapat dijelaskan hubunganya dengan spiritualitas dan happiness remaja akhir, yakni (1) emosi positif

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna (p&gt;0,05) antara derajat nyeri dengan tingkat kualitas hidup pasien kanker paru yang

Mekanis mekoping negative (65,2%) dengan kualitas hidup kurang baik (73,9%) disebabkan karena pasien lebih berfokus pada pada emosi seperti menangis atau marah ketika

Meningkatkan kualitas hidup pasien kanker selama terapi akan meningkatkan kepatuhan mereka akan berbagai keluhan yang dialami ini bertujuan untuk mengidentifikasi

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna (p&gt;0,05) antara derajat nyeri dengan tingkat kualitas hidup pasien kanker paru yang

Berdasarkan pembahasan diatas, dapat diketahui bahwa pada pasien CKD yang menjalani terapi hemodialisis 83,33% responden memiliki tingkat kecemasan sedang hingga

Emosi positif akan Individu yang telah memiliki emosi membuat individu memiliki pandangan yang positif akan bisa melakukan pengungkapan diri positif tentang