PERAN LPM DALAM
PEMBERDAYAAN
MASYARAKAT
Burhan Nurgiyantoro
PENDAHULUAN
(1)Perguruan Tinggi mengemban fungsi tridarma:
pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan
pengabdian kepada masyarakat
Ketiga darma saling berkaitan: darma pertama
(
pendidikan: teoretik
) dan kedua (
penelitian:
inovasi
) harus secara konkret mendukung darma
ketiga (
pengabdian: transformasi
)
Selain membelajarkan dan untuk peningkatan
kualitas pembelajarannya, dosen harus meneliti,
dan PT harus sebagai pelopor di bidang penelitian
Hasil penelitian haruslah dapat dimanfaatkan
untuk kepentingan pengembangan dua darma
yang lain: pendidikan dan pengabdian
Dasakarya ke-6 UNY: Peningkatan kualitas
Pengabdian kepada Masyarakat (PPM)
Pendahuluan
(2)PPM adalah program pengamalan ilmu
pengetahuan, teknologi, dan seni (Ipteks)
secara langsung kepada masyarakat secara
melembaga dan ilmiah
PPM merupakan suatu bentuk tanggung jawab
PT dalam pengembangan dan pemberdayaan
masyarakat
PPM sebagai sarana untuk penerapan dan
penyebarluasan ipteks yang dikembangkan PT
demi kemajuan dan pemberdayaan masyarakat
Program ipteks yang di-PPM-kan sesuai
dengan kemampuan dan atau yang dimiliki
oleh PT
PT yang kurang otimal ber-PPM: egois,
tidak peduli kepada
Visi
Terwujudnya LPM yang unggul dalam
pengabdian berbasis ipteks dan kemasyarakatan
Misi
Peningkatan kompetensi SDM untuk dapat
melakukan kegiatan pengabdian kepada
masyarakat sesuai dengan bidang keahlian.
Pemberdayaan potensi masyarakat melalui
kegiatan pengabdian untuk meningkatkan kesejahteraan.
Peningkatan jejaring dengan lembaga terkait
baik internal maupun eksternal dalam pelaksanaan program pengabdian.
5
Tujuan Umum
Berperan aktif membantu tercapainya kesejahteraan masyarakat dengan
mengoptimalkan sumber daya yang ada
Tujuan Khusus
Mengoptimalkan sumber daya lembaga untuk
melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat.
Meningkatkan potensi masyarakat melalui
penyadaran, pemberdayaan, pelatihan, pembinaan, pendampingan, dengan
menerapkan iptek, seni budaya, dan olah raga sehingga terjadi perubahan pola pikir, sikap, dan perilaku untuk mencapai kesejahteraan hidup.
Menjalin kerjasama dengan lembaga mitra
Khalayak Sasaran PPM
Kelompok masyarakat
umum
Lembaga sosial
Kemasyarakatan
Lembaga kewirausahaan
Lembaga pendidikan
7
Bentuk Kegiatan PPM
Pelatihan
Pendampingan
Penyuluhan
Penataran, workshop
Pembuatan (alat produksi, desain)
Pemagangan
Pemodalan (tergantung sponsor)
PPM berbasis pada:
kebutuhan masyarakat
hasil penelitian
Ipteks
Pelaksanaan PPM melibatkan civitas
akademika (dosen, mahasiswa, staf
adiministrasi), dan lembaga mitra
Penjaminan mutu PPM dilihat dari indikator
kegiatan ilmiah, kinerja, monitoring dan
evaluasi, berkelanjutan, akuntabilitas, dan
dampak bagi khalayak sasaran
Hasil PPM yang memenuhi standar kualitas
dipublikasikan melalui media masa yang
relevan dan jika memungkinkan diusahakan
untuk memperoleh HAKI.
Internal:
Fakultas
Universitas (LPM)
Eksternal
Dikti (rutin)
Ditjen Mandikdasmen, Ditjen PNFI , UNDP
Berbagai Lembaga lain: insidental
Semua dana dari semua sumber
umumnya dapat diraih lewat
PROGRAM LPM UNY
PROGRAM LPM UNY
(1)(1)Program yang terkait dengan masyarakat umum
dan sekolah:
Kuliah Kerja Nyata
KKN Masyarakat (untuk program
nonkependidikan), lokasi di masyarakat
KKN-PPL terpadu (untuk program kependidikan),
lokasi di sekolah dan masyarakat sekitar
Pelaku mahasiswa dengan dibimbing dosen (DPL)
Program Pengabdian Masyarakat (PPM)
PPM adalah program pengamalan ilmupengetahuan, teknologi, dan seni (Ipteks) secara langsung kepada masyarakat secara melembaga dan ilmiah
PROGRAM PPM DANA INTERNAL UNY
1. Program PPM Fakultas:
Tiap fakultas menyelenggarakan PPM
Tekanan PPM sesuai dengan karakteristik
jurusan/program studi
Jumlah PPM dan besaran dana tergantung
anggaran yang tersedia (relatif kecil)
Pelaksanan dosen jurusan dibantu mahasiswa
Topik dilipih sendiri oleh dosen sesuai dengan
kompetensinya
Mitra dicari/dipilih oleh tim yang bersangkutan
Pengelola BPPM (Badan Pertimbangan
2. PROGRAM PPM UNY (LPM)
(1)Ada beberapa jenis PPM yang
dikelompokkan berdasarkan
sumber/besaran dana:
PPM Reguler PPM Unggulan
PPM Inovatif (berbasis hasil penelitian) PPM Prioritas Bidang
PPM Prioritas Fakultas (mulai 2010)
PPM Insidental (permintaan dari berbagai lembaga/kelompok sosial terkait), misal:
Penyelenggaraan Bimtek RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional)
dan Penulisan Bahan Ajar (Dit PSMP) 2008/2009
Penyusunan Master Plan Pendidikan di Kab. Paser Kaltim (2009) dan
akan dilanjutkan Penyusunan Action Plan (2010)
Berbagai permintaan untuk menatar/menyukuh/melatih baik secara
PROGRAM PPM UNY (LPM)
(2)Pelaku PPM adalah dosen UNY dibantu mahasiswa
dengan cara dikompetisikan
Dosen/tim bebas memilih judul, tetapi mereka harus
menguasai teknologi yang di-PPM-kan
Basis: kebutuhan masyarakat dan hasil penelitian Semua PPM mesti ada mitra/stakeholder
Dosen/tim bebas memilih mitra (kelompok
masyarakat atau lembaga yang di-PPM-i atau sebagai stakeholders)
Jika ada calon mitra/stakeholder yang
membutuhkan (khusus), boleh hubungi dosen-dosen tertentu yang relevan kompetensinya
Proposal dosen/tim bernilai lebih jika calon
mitra/stakeholder mau sharing pendanaan
Proposal dosen/tim belum tentu disetujui (kalah
PROGRAM PPM UNY (LPM)
(3) PPM dilakukan secara rutin tiap tahun
LPM memunyai koordinator bidang-bidang sebagai
pengelola kegiatan PPM
Pengelola PPM: mulai dari pembuatan panduan
proposal, seleksi proposal, seminar, monitoring, sampai evaluasi tindak lanjut, termasuk evaluasi kepuasan mitra (LPM UNY telah ber-ISO
901-2000/2008)
Adanya permintaan PPM dari mitra (luar)
diakomodasi sepanjang UNY memiliki kompetensi/teknologi yang dibutuhkan
Namun, dana semestinya ditanggung
Rekap Kegiatan dan Dana PPM UNY 2010
(1)Sumber Dana DIPA UNY
1. PPM Reguler : 35 judul a Rp
8.500.000,-1. PPM Unggulan : 18 judul a Rp
15.000.000,-2. PPM Prioritas Bidang : 12 judul a Rp 8.500.000,-3. PPM Prioritas Fakultas : 35 judul a Rp
Jumlah : Rp
844.500.000,-Sumber Dana Dikti
1. Program IbM : 4 judul a Rp
50.000.000,-2. Program IbK : 1 judul a Rp 100.000.000,-/tahun 3. Program IbPE : 3 Judul a Rp 100.000.000,-/tahun
Jumlah : Rp
1.444.500.000,-Rekap PPM UNY
(2) Jumlah judul dan dana kegiatan PPM yang
bersumber dari DIPA UNY di atas belum
termasuk yang dilakukan oleh Fakultas (ada 6 fakultas)
Jumlah judul dan kegiatan PPM dana dari sumber
eksternal baru yang dari DP2M Dikti
Judul dan kegiatan PPM dari DP2M Dikti juga
belum termasuk KKN PPM (belum ada dosen yang membuat proposal); tahun 2009 ada dua judul dengan dana
Rp125.000.000,- Biasanya masih ada sponsor dari lembaga lain,
misalnya dari Ditjen PNFI (tergantung ada dosen yang mengajukan proposal atau tidak)
Kegiatan PPM itu belum termasuk permintaan
1. DP2M DITJEN PENDIDIKAN TINGGI
Ada sejumlah program PPM dengan sponsor DP2M Dikti, baik untuk satu atau beberapa tahun (mulai 2009)
Ipteks bagi Masyarakat (IbM)
Ipteks bagi Kewirausahaan (IbK)
Ipteks bagi Pengembangan Ekspor (IbPE)
Ipteks bagi Wilayah (IbW)
Ipteks bagi Inovasi Kreativitas Kampus (IbKK)
KKN PPM (Kuliah kerja Nyata Pembinaan dan Pemberdayaan Masyarakat)
Semua jenis PPM tersebut harus direbut lewat kompetisi PT se-Indonesia
Tidak mudah meraih dana PPM DP2M Dikti
Salah satunya tidak mudah meraih mitra yang meyakinkan
Mitra kadang curiga hanya diperalat saja Tidak mudah meyakinkan mitra
Mitra tidak mau ikut mendanai PPM, padahal dikti mengharuskan
Ada mitra yang merasa diperalat/dipermaiankan jika proposal tidak lolos
Hal-hal itu menyebabkan dosen sulit menemukan mitra
Contoh lain: Pemda kota/kabupaten mutlak diperlukan untuk program PPM IbW, dana per tahun dari dikti dan
pemda harus sama: Rp 100 juta rupiah Jadi?
PPM DP2M Dikti UNY 2010
Ipteks bagi Masyarakat (IbM): Maksimal
Rp.50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah):
1)IbM KSM Mekar Sari untuk Diversifikasi Produk
Umbi Ganyong sebagai Upaya Peningkatan
Ketahanan Pangan Berbasis Umbi-Umbian Lokal di Kabupaten Kulonprogo DIY.
2)IbM Kelompok Pengrajin Peyek Kacang Pasca
Gempa dalam Penguatan Usaha dan Perluasan Pemasaran di Desa Sriharjo Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul Yogyakarta.
3)IbM Kelompok Industri Kecil Kerajinan Kipas
Bambu di Kabupaten Bantul.
4)IbM Kelompok Produsen Makanan Jajanan di
PPM: Ipteks bagi Kewirausahaan (I
bK) dan Ipteks
bagi Pengembangan Ekspor (I
bPE)
(Maksimal Rp 100 juta)
1) Ipteks bagi Kewirausahaan di UNY 2) Peningkatan Kualitas, Kuantitas, dan
Manajemen Pemasaran Produk Kerajinan bambu sebagai Komoditas Ekspor (Sleman) 3) IbPE Kerajinan Berbahan Serat, Bambu, dan
Kayu di Salamrejo, Sentolo, Kulonprogo, DIY 4) IbPE Kelompok Usaha Kerajinan Enceng
Ditjen PNFI (sejak masih bernama Ditjen PLS) via Direktorat Pendidikan Masyarakat juga menyediakan dana untuk PPM
KKN PBA (Pemberantasan Buta aksara, sudah selesai) Berbagai kegiatan yang mendampingin PBA (PKH)
Program Kecakapan hidup (PKH) dll
Pendanaan kini lewat Diknas provinsi
Bentuknya: program kecakapan hidup (PKH)
LPM UNY kini masih melaksanakan program ini:
Pendidikan Kecakapan Hidup (PKH) Kerjasama Perguruan
Tinggi. Bidang: Makanan Kudapan (Tata Boga) bagi Remaja Putus Sekolah di Desa Jaban, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, DIY.
Pemberdayaan Masyarakat Miskin melalui Pendidikan
Kecakapan Hidup Bidang Produksi dan Pemasaran Makanan Kecil bagi Komunitas Perempuan di Kelurahan Kricak,
Ada sejumlah lembaga lain yang sering menjadi
sponsor PPM UNY, tetapi tidak rutin
Misalnya:
Ditjen Mandikdasmen lewat kegiatan: KKN
Wajar, Bimbingan Teknis (Bimtek) RSBI,
Penulisan Buku Ajar, dll
Berbagai kabupaten (dinas, Bappeda) tertentu
(Klaten, Bantul, Kulon Progo, Paser Kaltim, dll)
UNDP: tim UNY kini sedang ber-PPM dengan
sponsor UNDP berupa kegiatan SSB (Sekolah
Siaga Bencana) di Kabupaten Bantul bekerja
sama dengan YP2SU
Tugas PT untuk ber-PPM untuk transfer
kompetensi dan teknologi kepada
kelompok masyarakat (mitra) yang
membutuhkan
PPM mesti membutuhkan khalayak
sasaran/mitra, maka masyarakat/lembaga
tertentu dapat bekerja sama menentukan
mitra terkait yang sesuai
PPM membutuhkan dana, maka sebaiknya
ada sharing dana antara pihak PT dan
mitra/stakeholders
TERIMA
KASIH