Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (i)
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (ii)
KATA PENGANTAR
Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah merupakan salah satu bentuk implementasi regulasi yang berhubungan dengan desentralisasi dan otonomi daerah yang menggunakan konsep otonomi luas, nyata dan bertanggungjawab, maka laporan akuntabilitas kinerja Badan Diklat Provinsi Sumatera Selatan merupakan rangkaian dan bagian yang tidak terpisahkan dengan laporan pertanggungjawaban Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan secara menyeluruh.
Laporan Akuntabilitas Kinerja Badan Diklat Provinsi Sumatera Selatan disampaikan Sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan mengacu pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja.
Dengan regulasi ini diharapkan Pemerintah dapat mempertanggung-jawabkan keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan misi organisasi dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan (baik secara kualitas maupun kuantitas) dalam kurun waktu yang telah ditentukan.
Disamping itu laporan akuntabilitas kinerja ini diharapkan dapat dijadikan bahan masukan dan evaluasi terhadap kemampuan kinerja aparatur pemerintah khususnya Badan Diklat Provinsi Sumatera Selatan dalam melakukan aktivitas dan kewajiban sesuai dengan tugas dan fungsinya.
Palembang, Maret 2016 KEPALA BADAN DIKLAT PROVINSI
SUMATERA SELATAN MUSNI WIJAYA, S.Sos, M.Si
PEMBINA UTAMA MADYA NIP. 196906081990091001
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (iii)
DAFTAR ISI
Halaman
KATA PENGANTAR ... i
DAFTAR ISI ... ii
DAFTAR TABEL ... iii
IKHTISAR EKSEKUTIF ... vi
BAB I PENDAHULUAN ... 1
1.1. Latar Belakang, Gambaran Umum ... 1
1.2. Landasan Hukum... 2 1.3. Tujuan ... 3 1.4. Gambaran Umum SKPD ... 3 1.4.1 Tugas Pokok ... 3 1.4.2 Fungsi ... 4 1.4.3 Struktur Organisasi ... 5
1.4.4 Sarana dan Prasarana ... 6
1.4.5 Komposisi Pegawai ... 7
1.5. Sistematika Penyajian ... 7
BAB II PERENCANAAN KERJA ... 10
2.1. Rencana Strategis ... 10
2.1.1 Visi ... 10
2.1.2 Misi ... 10
2.1.3 Tujuan ... 11
2.1.4 Sasaran ... 11
2.1.5 Gambaran Keterkaitan Misi, Tujuan dan Sasaran ... 12
2.1.6 Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran ... 13
2.1.7 Indikator Kinerja Utama (IKU) ... 14
2.2. Penetapan Kinerja Tahun 2015 ... 15
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (iv)
BAB III AKUNTABILITAS KINERJA BADAN DIKLAT PROV. SUMSEL ... 17
3.1. Pengukuran Capaian Kinerja ... 17
3.1.1 Diklat Kepemimpinan ... 17
3.1.2 Diklat Teknis ... 18
3.1.3 Diklat Fungsional ... 18
3.1.4 Diklat Pemerintahan dan Politik ... 18
3.1.5 Monitoring dan Evaluasi ... 19
3.2. Capaian Kinerja ... 19
3.2.1 Diklat Kepemimpinan ... 19
3.2.2 Diklat Teknis ... 20
3.2.3 Diklat Fungsional ... 20
3.2.4 Diklat Pemerintahan dan Politik ... 21
3.2.5 Monitoring dan Evaluasi ... 21
3.3. Evaluasi Kinerja ... 22
3.4. Telaahan Rencana Strategis ... 23
3.4.1 Persentase Aparatur Yang telah Memiliki Kompetensi sesuai dengan Jabatannya ... 24
3.4.2 Persentase Aparatur Yang Mengikuti Diklat Lebih dari 5% Jam Kerja setahunJabatannya ... 25
3.4.3 Persentase Penyelenggaraan Diklat yang Sesuai dengan SOP ... 26
3.4.4 Persentase Peserta Diklat Yang Menyatakan Puas Terhadap Penyelenggaraan Diklat ... 28
3.5. Akuntabilitas Keuangan ... 29
BAB IV PENUTUP ... 33
4.1 Kesimpulan ... 33
4.2 Saran ... 33
LAMPIRA-LAMPIRAN ... 35
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (v)
DAFTAR TABEL
Halaman
1.1 Sarana dan Prasarana Diklat Tahun 2015 ... 6
1.2 Komposisi Pegawai Berdasarkan Jenjang Pendidikan ... 7
2.1 Indikator Kinerja Utama ... 14
2.2 Penetapan Kinerja Tahun 2015 ... 15
3.1 Kegiatan Diklat Kepemimpinan Tahun 2015 ... 19
3.2 Kegiatan Diklat Teknis Tahun 2015 ... 20
3.3 Kegiatan Diklat Fungsional Tahun 2015 ... 20
3.4 Kegiatan Diklat Pemerintahan dan Politik Tahun 2015... 21
3.5 Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Tahun 2015 ... 22
3.6 Penggunaan Sumberdaya Keuangan Tahun 2015 ... 30
3.7 Realisasi belanja Langsung Tahun 2015 ... 30
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (vi)
DAFTAR LAMPIRAN
Halaman
1.
Tabel Renstra Tahun 2013 – 2018 yang telah direviu
2.
Indikator Kinerja Utama (IKU) Tahun 2015
3.
Rencana Kerja Tahunan Tahun 2015
4.
Rencana Kerja Tahunan Tahun 2015
5.
Perjanjian Kinerja Eselon II, III dan IV Tahun 2015
6.
Perjanjian Kinerja Eselon II, III dan IV Tahun 2016
7.
Print Out e-performance Triwulan I Tahun 2016
8.
Laporan Capaian Kinerja Triwulan I
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (vii)
IKHTISAR EKSEKUTIF
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan merupakan salah satu lembaga Teknis Daerah yang dibentuk berdasarkan Peraturan daerah Nomor: 9 Tahun 2008 tentang Organisasi dan tata kerja Inspektorat, Bappeda dan Lembaga Teknis Daerah Provinsi Sumatera Selatan, mempunyai tugas membantu Gubernur dalam penyelenggaraan Pemerintahan Provinsi dalam Bidang Pendidikan dan Pelatihan aparatur sehingga menjadikan Aparatur yang memiliki kompetensi dan profesional, sesuai dengan Visi yang telah ditetapkan yaitu “Mewujudkan Badan Diklat Provinsi Sumsel Sebagai Pusat Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Aparatur”.
Laporan Kinerja Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2015, disusun berdasarkan pelaksanaan program dan kegiatan periode 1 Januari 2015 sampai dengan 31 Desember 2015 dari Penetapan Kinerja tahun 2015 yang merupakan penjabaran tahunan dari target kinerja Rencana Strategis (Renstra) Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan periode 2013-2018. Data-data yang diperoleh, berdasarkan evaluasi dan analisis kinerja, dengan menggunakan informasi aktual yang diperoleh pada saat pra diklat, in diklat maupun pasca diklat. Sesuai dengan tujuan yang ditetapkan yakni : 1) Meningkatnya kompetensi sumber daya aparatur dan 2) Meningkatnya kualitas penyelenggaraan diklat aparatur
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan dengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2015 setelah perubahan sebesar Rp. 25.335.976.000,- (Dua Puluh Lima Milyar Tiga Ratus Tiga Puluh Lima Juta Sembilan Ratus Tujuh Puluh Enam Ribu Rupiah), digunakan untuk melaksanakan Program Pelayanan Administrasi Perkantoran, Program Peningkatan
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (viii)
Sarana dan Prasarana Aparatur, program Peningkatan Pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan, Program Pembinaan dan Pengembangan Aparatur/PNS/Polri dan Program Pendidikan Kedinasan.
Adapun Realisasi Keuangan APBD tahun 2015 sebesar Rp. 21.147.105.370,- atau 83,47% dan realisasi fisik 100 % telah berhasil mencapai kinerja yang cukup optimal.
Capaian kinerja Diklat Kepemimpinan sebesar 93,73 % dari target 100% tidak dapat dicapai dikarenakan adanya kekurangan peserta untuk diklat KepemimpinanTingkat III. Sedangkan capaian kinerja Diklat Teknis 100%, Diklat Fungsional 100% dan Diklat Pemerintahan Politik 100 %.
Menyangkut peningkatan kapasitas lembaga yang dilakukan melalui peningkatan kompetensi penyelenggara diklat, dapat terukur melalui kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) dengan indikator “prosentase peserta diklat yang menyatakan puas terhadap pelayanan diklat aparatur.
Dengan disusunnya Laporan Kinerja Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2015 ini maka dapat digunakan sebagai : a. Bahan evaluasi akuntabilitas kinerja;
b. Penyempurnaan dokumen perencanaan periode yang akan datang;
c. Penyempurnaan pelaksanaan program dan kegiatan yang akan dating, dan
d. Penyempurnaan berbagai kebijakan yang diperlukan.
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (ix)
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Dalam rangka mewujudkan efisiensi dan efektifitas penyelenggaraan Pemerintahan daerah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan UU No 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, menyatakan bahwa Pemerintahan daerah harus mampu mempersiapkan diri memasuki era Pemerintahan yang kompetitif dan berdaya saing global yang diikuti dengan pertumbuhan nilai-nilai Demokratis ditingkat lokal. Upaya tersebut dilakukan agar desentralisasi dan otonomi daerah dapat berjalan pada pedoman yang benar sesuai dengan Peraturan yang berlaku sehingga dapat lebih berdayaguna, berhasilguna, bersih dan bertanggungjawab dan untuk lebih memantapkan pelaksanaan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah sebagai wujud pertanggungjawaban dalam mencapai misi dan tujuan instansi pemerintah serta dalam mewujudkan good governmance. Untuk mencapai keinginan dan harapan tersebut perlu didukung dengan Sumber daya Manusia (SDM) Aparatur yang memiliki Kompetensi optimal, mengingat Sumber Daya Manusia merupakan salah satu faktor kunci keberhasilan dalam pembangunan.
Proses pembinaan dimaksud didukung dengan diterbitkannya Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2000 tentang Pendidikan dan pelatihan Jabatan Pengawai Negeri Sipil yang ditindaklanjuti dengan berbagai kegiatan pendidikan dan pelatihan kepemimpinan, teknis dan fungsional pada lembaga-lembaga Diklat. Kebijakan utama yang tersirat di dalam Peraturan Pemerintah Nomor 101 tahun 2000 tersebut adalah mengangkat kompetensi sebagai fokus utama di dalam Sistem Diklat Aparatur. Dengan demikian, Diklat adalah sarana untuk
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (x)
mencapai kompetensi jabatan Aparatur, dan setiap jenis Diklat Aparatur yang diselenggarakan merupakan upaya untuk mencapai tingkat atau jenis kompetensi tertentu yang dibutuhkan oleh Aparatur sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. 1.2 LANDASAN HUKUM
Landasan hukum Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) SKPD Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2015, adalah sebagai berikut :
1. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);
2. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5587);
3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 101 Tahun 2000 Tentang Pendidikan Dan Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil;
4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 21 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4817); 5. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian, Dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;
6. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja;
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (xi)
7. Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Selatan Nomor 9 tahun 2008 tentang Organisasi dan tata kerja Inspektorat, Bappeda dan Lembaga Teknis Daerah Provinsi Sumatera Selatan;
8. Peraturan Gubernur Sumatera Selatan Nomor 48 Tahun 2008 Tentang tugas pokok dan fungsi Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan.
1.3 TUJUAN
Adapun tujuan dari Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) SKPD Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2015 adalah sebagai :
1. Sarana pertanggungjawaban kinerja Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan dalam pelaksanaan program dan kegiatan selama tahun 2015;
2. Bahan penilaian dan evaluasi keberhasilan dalam pencapaian kinerja tahunan, sehingga dapat memperbaiki kinerja organisasi di tahun yang akan dating;
3. Bahan pengambilan keputusan untuk menentukan kebijakan teknis dalam rangka pelaksanaan program dan kegiatan lanjutan, dan
4. Tolok ukur sinkronisasi antara rencana kerja dan hasil kerja. 1.4 GAMBARAN UMUM SKPD
1.4.1 Tugas Pokok
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan berdasarkan Peraturan Daerah No. 9 tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Inspektorat, Bappeda dan Lembaga Teknis Daerah Provinsi Sumatera Selatan mempunyai tugas membantu Gubernur dalam penyelenggaraan Pemerintahan Provinsi dalam Bidang Pendidikan dan Pelatihan.
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (xii)
1.4.2 Fungsi
Fungsi Badan Diklat Provinsi Sumatera Selatan sesuai Peraturan Daerah tersebut diatas adalah sebagai berikut :
1) Perumusan bahan kebijaksanaan, analisa kebutuhan dan penyusunan program pelaksanaan pendidikan dan pelatihan di bidang manajemen pemerintahan, teknis, fungsional dan kepemimpinan serta melakukan perencanaan dan pengendalian Diklat;
2) Pembinaan pelaksanaan pendidikan dan pelatihan daerah kabupaten/ kota;
3) Pelaksanaan pengajaran dan pelatihan;
4) Pelaksanaan seleksi/rekrutmen peserta diklat baik di bidang Diklat Manajemen Pemerintahan, teknis, fungsional maupun kepemimpinan; 5) Perumusan dan pengembangan desain kurikulum dan silabi diklat; 6) Penyusunan materi/bahan/modul diklat;
7) Pengembangan media dan alat bantu diklat;
8) Rekrutmen dan pembinaan widyaiswara/tenaga pengajar, peserta dan alumni Diklat Provinsi Sumatera Selatan;
9) Pelaksanaan evaluasi dan penyusunan rekomendasi hasil pendidikan dan pelatihan dalam Rangka pendayagunaan alumni diklat dalam pengembangan karier;
10) Pelaksanaan kerjasama dengan PTN/PTS dan pihak lainnya di bidang kediklatan;
11) Pengelolaan urusan kepegawaian, keuangan, penatausahaan, rumah tangga, dokumentasi dan perpustakaan Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi.
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (xiii)
1.4.3 Struktur Organisasi :
Dalam rangka memenuhi tuntutan kebutuhan organisasi dan upaya peningkatan kelancaran pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan berdasarkan Perda Nomor 9 Tahun 2008, struktur organisasi Badan Diklat Provinsi Sumatera Selatan adalah :
1) Kepala Badan 2) Sekretariat :
- Subbag Umum dan Kepegawaian - Subbag Keuangan dan Aset - Subbag Program
3) Bidang Diklat Teknis :
- Subbid Diklat Teknis Pembangunan - Subbid Diklat Teknis Keuangan 4) Bidang Diklat Fungsional :
- Subbid Diklat Fungsional Keahlian - Subbid Diklat Fungsional Keterampilan 5) Bidang Diklat Kepemimpinan :
- Subbid Diklat Kepemimpinan Tingkat Menengah - Subbid Diklat Kepemimpinan Tingkat Dasar 6) Bidang Diklat Pemerintahan Dan Politik
- Subbid Diklat Pemerintahan - Subbid Diklat Kader dan Politik 7) Unit Pelaksana Teknis Badan
8) Pejabat Fungsional (Widyaiswara)
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (xiv)
1.4.4 Sarana dan Prasarana :
Tabel 1.1
Sarana Dan Prasarana Diklat Tahun 2015 No Sarana Dan Prasarana
Gedung / Ruangan Kapasitas Keseluruhan
(orang) Jumlah Fasilitas
1 AULA Putri Kembang Dadar
Aula Hulu Balang
1 unit 1 unit Ac,sound system lengkap Sda 204 kursi 140 meja dan kursi 100 kursi 2 Ruang belajar 10 Ruang
Kelas
10 Ruang ber AC
380 3 Asrama/Penginapan 60 kamar 60 Kamar AC 202 4 Paviliun/Mess 1 unit 6 kamar, AC 14 5 Ruang Makan 4 unit Meja dan kursi 360 ORANG 6 Klinik/Balai Pengobatan 1 unit Type 36, 2
orang tenaga medis, dan ambulance
2 Kamar Tidur
7 Masjid 1 unit 1 Unit 100 orang
8 Rumah Dinas 2 unit 2 UNIT type 36 dan 54 9 Gedung Koperasi 1 unit Waserba/
kantin
20 10 Gedung Perpustakaan 1 unit 24 meja/kursi 24 11 Lapangan Tenis/Badminton 2 unit 2 Band/1 Band 12 12 Tenis Meja 2 unit 2 meja 8 orang 13 Kendaraan dinas :
Roda Dua Roda Empat
7 unit 9 unit
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (xv)
1.4.5 Komposisi Pegawai
Tabel 1.2
Komposisi Pegawai Jenjang Pendidikan Tahun 2015
NO PENDIDIKAN JUMLAH A PNS 1 S3 3 2 S2 44 3 S1 43 4 D3 6 5 SMU 23 6 SMP - SD - JUMLAH 118 B HONOR 1 S1 0 2 SMU 3 3 SMP 0 4 SD 0 JUMLAH 3 TOTAL JUMLAH 121 1.5 SISTEMATIKA PENYAJIAN
Pada dasarnya Laporan Akuntabilitas Kinerja ini mengkomunikasikan pencapaian kinerja Badan Diklat Provinsi Sumatera Selatan selama tahun 2015. Capaian kinerja (performance results) 2015 diperbandingkan dengan Rencana Kinerja 2015 sebagai tolok ukur keberhasilan tahunan organisasi. Analisis atas capaian kinerja terhadap rencana kinerja ini akan memungkinkan diidentifikasikannya sejumlah celah kinerja (performance gap) bagi perbaikan
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (xvi)
kinerja di masa datang. Dengan pola pikir seperti itu, sistematika penyajian Laporan Akuntabilitas Kinerja Badan Diklat Provinsi Sumatera Selatan tahun 2015 sebagai berikut :
IKHTISAR EKSEKUTIF, menyajikan ringkasan isi dari LAKIP tahun 2015
Bab I – Pendahuluan, menjelaskan secara ringkas latar belakang, Gambaran Umum, Tugas Pokok dan Struktur Organisasi, Isu Strategis, Maksud dan Tujuan. Bab II – Perencanaan Kinerja , menjelaskan Renstra 2013 - 2018, Rencana Kinerja Tahun 2015 dan Penetapan Kinerja Tahun 2015.
Bab III – Akuntabilitas Kinerja, menjelaskan pengukuran kinerja , metode pengukuran pencapaian kinerja, evaluasi dan analisis pencapaian kinerja dikaitkan dengan pertanggungjawaban publik terhadap pencapaian sasaran strategis untuk tahun 2015, Akuntabilitas Keuangan dan Tindak lanjut hasil evaluasi tahun sebelumnya.
Bab IV – Penutup, menjelaskan simpulan menyeluruh dari Laporan Akuntabilitas Kinerja tahun 2015 ini dan menguraikan rekomendasi yang diperlukan bagi perbaikan kinerja di masa datang.
Sistematika laporan yang dianjurkan adalah sebagai berikut:
Bab I Pendahuluan
Pada bab ini disajikan penjelasan umum organisasi, dengan penekanan kepada aspek strategis organisasi serta permasalahan utama (strategic issued) yang sedang dihadapi organisasi.
Bab II Perencanaan Kinerja
Pada bab ini diuraikan ringkasan/ikhtisar perjanjian kinerja tahun yang bersangkutan.
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (xvii)
Bab III Akuntabilitas Kinerja
A. Capaian Kinerja Organisasi
Pada sub bab ini disajikan capaian kinerja organisasi untuk setiap pernyataan kinerja sasaran strategis Organisasi sesuai dengan hasil pengukuran kinerja organisasi. Untuk setiap pernyataan kinerja sasaran strategis tersebut dilakukan analisis capaian kinerja sebagai berikut:
1. Membandingkan antara target dan realisasi kinerja tahun ini; 2. Membandingkan antara realisasi kinerja serta capaian kinerja
tahun ini dengan tahun lalu dan beberapa tahun terakhir;
3. Membandingkan realisasi kinerja sampai dengan tahun ini dengan target jangka menengah yang terdapat dalam dokumen perencanaan strategis organisasi;
4. Membandingkan realisasi kinerja tahun ini dengan standar nasional (jika ada);
5. Analisis penyebab keberhasilan/kegagalan atau peningkatan/ penurunan kinerja serta alternative solusi yang telah dilakukan; 6. Analisis atas efisiensi penggunaan sumber daya;
Bab IV Penutup
Menjelaskan simpulan menyeluruh dari Laporan Akuntabilitas Kinerja tahun 2015 ini dan menguraikan rekomendasi yang diperlukan bagi perbaikan kinerja di masa datang
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (xviii)
BAB II
PERENCANAAN KINERJA
2.1 Rencana Strategis 2.1.1 Visi
Mencermati tuntutan kinerja instansi Pemerintah sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri serta tuntutan peningkatan kualitas aparatur dewasa ini dan yang akan datang, maka Badan Diklat Provinsi Sumatera Selatan telah merumuskan Visi dan Misi organisasi sebagai tindak lanjut dari visi dan misi Gubernur Sumatera Selatan yang tentunya dibutuhkan Sumber Daya Manusia Aparatur yang mampu dan berkualitas untuk mewujudkan kebijakan-kebijakan pemerintah tersebut. Berdasarkan kondisi tersebut, maka Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan sebagai wadah yang bertanggungjawab untuk menyediakan Sumber Daya Manusia Aparatur yang berkualitas., menetapkan Visi yang selaras dengan kondisi tersebut yaitu “Mewujudkan Badan Diklat Provinsi Sumatera Selatan Sebagai Pusat Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Aparatur”.
2.1.2 Misi
Untuk mewujudkan visi yang telah disepakati dan ditetapkan bersama, maka disusunlah Misi Badan Diklat Provinsi Sumatera Selatan yang harus diimplementasikan oleh semua unsur, sebagai berikut :
1. Meningkatkan kuantitas dan kualitas sarana dan prasarana kediklatan
2. Meningkatkan kuantitas dan kualitas penyelenggaraan diklat
3. Meningkatkan kualitas sumber daya aparatur dan widyaiswara
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (xix)
2.1.3 Tujuan
Visi dan Misi Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan hanya akan mewujudkan apabila seluruh komponen organisasi mampu mencapai tujuan yang menjadi komitmen bersama. Dalam hubungannya dengan upaya perwujudan Visi dan Misi organisasi tersebut, maka tujuan yang telah dirumuskan dalam konversi yang sudah ditetapkan adalah :
Tersedianya sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan aparatur Terciptanya sistem administrasi yang berdaya guna
Terciptanya kegiatan-kegiatan kediklatan yang dibutuhkan oleh aparatur pemerintah
Terciptanya penyelenggaraan diklat yang berkualitas
Terciptanya aparatur yang memilki kompetensi dan profesional Terwujudnya widyaiswara yang terampil dan kompeten.
2.1.4 Sasaran
Untuk mewujudkan tujuan-tujuan tersebut diatas maka masing-masing tujuan mempunyai beberapa sasaran sebagai berikut :
Tersedianya sarana yang mendukung kegiatan kediklatan Tersedianya prasarana yang mendukung kegiatan kediklatan Terwujudnya sistem administrasi yang mendukung kegiatan
Tersedianya sumber daya manusia yang berkompeten dibidang administrasi
Terwujudnya kegiatan kediklatan yang dibutuhkan oleh aparatur sesuai dengan SOP
Terwujudnya kegiatan sesuai dengan kompetensi aparatur
Terwujudnya SDM Aparatur penyelenggara diklat yang berkualitas
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (xx)
Terlaksananya kegiatan kediklatan yang dapat meningkatkan kompetensi dan profesionalisme aparatur
Terlaksananya kegiatan kediklatan yang dapat meningkatkan kompetensi dan profesionalisme widyaiswara
2.1.5 Gambaran Keterkaitan Misi, Tujuan dan sasaran
Misi Kesatu : Meningkatkan kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana aparatur
Tujuan : - Tersedianya sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan aparatur
- Terciptanya sistem administrasi yang berdaya guna Sasaran : - Tersedianya sarana yang mendukung kegiatan kediklatan
- Tersedianya prasarana yang mendukung kegiatan kediklatan
- Terwujudnya sistem administrasi yang mendukung kegiatan
- Tersedianya sumber daya manusia yang berkompeten dibidang administrasi
Misi Kedua : Meningkatkan kualitas dan kuantitas penyelenggaraan diklat
Tujuan : - Terciptanya kegiatan-kegiatan kediklatan yang dibutuhkan oleh aparatur pemerintah
- Terciptanya penyelenggaraan diklat yang berkualitas Sasaran : - Terwujudnya kegiatan kediklatan yang dibutuhkan oleh
aparatur sesuai dengan SOP
- Terwujudnya kegiatan sesuai dengan kompetensi aparatur
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (xxi)
- Terwujudnya SDM Aparatur penyelenggara diklat yang berkualitas
Misi Ketiga : Meningkatkan kualitas sumber daya aparatur Tujuan : - Terciptanya aparatur yang memilki kompetensi
Sasaran : - Terlaksananya kegiatan kediklatan yang dapat meningkatkan kompetensi aparatur
2.1.6 Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran
Kebijakan : - Mengoptimalkan penyelenggaraan administrasi pemerintahan dan pelayanan publik melalui peningkatan kualitas dan kuantitas sarana yang mendukung kegiatan kediklatan
- Mengoptimalkan penyediaan prasarana yang mendukung kegiatan kediklatan
- Mengoptimalkan sistem administrasi yang mendukung kegiatan
- Mengoptimalkan sumber daya manusia yang berkompeten dibidang administrasi
Program :
1) Program Pelayanan administrasi perkantoran
2) Program Peningkatan sarana dan prasarana aparatur
Kebijakan : - Mewujudkan kegiatan kegiatan yang dibutuhkan oleh aparatur sesuai dengan SOP
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (xxii)
- Mewujudkan kegiatan kediklatan sesuai dengan kompetensi aparatur
- Mewujudkan SDM Aparatur penyelenggara diklat yang berkualitas
- Mengoptimalkan kegiatan-kegiatan kediklatan yang dapat meningkatkan kompetensi
- Mewujudkan kegiatan-kegiatan kediklatan yang dapat meningkatkan kompetensi berstandarkan SOP LAN
Program :
1) Program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur
2) Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan
3) Program Pendidikan kedinasan
2.1.7 Indikator Kinerja Utama (IKU)
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan juga telah menetapkan Indikator Kinerja Utama (IKU) yang mengacu pada Renstra Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan, serta RPJMD Provinsi Sumatera Selatan tahun 2013-2018. Indikator kinerja utama Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan yang digunakan untuk periode 2013-2018 sesuai periode Renstra adalah sebagai berikut :
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (xxiii)
Tabel 2.1
Indikator Kinerja Utama (IKU)
No Indikator Kinerja Utama
Tahun awal 2013
Target CapaianSetiapTahun Target Kinerja pada akhir periode RPJMD 2014 2015 2016 2017 2018 1 2 5 6 7 8 9 10 1 Persentase aparatur
yang telah memiliki kompetensi sesuai dengan jabatannya
80 80 85 90 95 100 100%
Persentase aparatur yang mengikuti diklat lebih dari 5 % dari jam kerja setahun
20 25 30 35 40 45 45%
2 Persentase pelayanan
diklat yang telah
sesuai dengan SOP 80 80 85 85 90 90 90%
Persentase peserta diklat yang menyatakan puas terhadap pelayanan diklat aparatur 80 80 85 85 90 90 90%
2.2 PENETAPAN KINERJA TAHUN 2015
Adapun Penetapan Kinerja Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2015 disajikan dalam tabel berikut :
Tabel 2.2
Penetapan Kinerja Tahun 2015
No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target
1. Meningkatnya Persentase aparatur yang telah 85%
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (xxiv)
kompetensi sumber daya aparatur
memiliki kompetensi sesuai dengan jabatannya
Persentase aparatur yang mengikuti diklat lebih dari 5 % dari jam kerja setahun
30%
2. Meningkatnya kualitas penyelenggaraan diklat aparatur
Persentase penyelenggaraan diklat yang telah sesuai dengan SOP
85%
Persentase peserta diklat yang menyatakan puas terhadap penyelenggaraan diklat aparatur
85%
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (xxv)
BAB III
AKUNTABILITAS KINERJA
3.1 PENGUKURAN KINERJA
Pengukuran kinerja merupakan proses penilaian yang sistematis berdasarkan indikator kinerja yang telah ditetapkan, dalam rangka menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan program dan kegiatan. Pengukuran kinerja dilakukan dengan cara membandingkan secara simetris rencana tingkat capaian (target) dengan realisasi yang diperoleh. Berdasarkan perencanaan kinerja Tahun 2015, Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan telah melaksanakan beberapa kegiatan antara lain :
3.1.1 Diklat Kepemimpinan;
Diklat Kepemimpinan adalah Diklat yang dilaksanakan dalam rangka mencapai persyaratan kompetensi kepemimpinan aparatur pemerintah yang sesuai dengan jenjang jabatan struktural. Diklat Kepemimpinan yang dilaksanakan oleh Badan Diklat Provinsi Sumatera Selatan adalah, Kepemimpinan Tingkat III dan Kepemimpinan Tingkat IV. Selain itu dalam rumpun diklat kepemimpinan juga dilaksanakan diklat Prajabatan yang dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan dalam rangka pembentukan wawasan kebangsaan, kepribadian dan etika PNS, di samping pengetahuan dasar tentang sistem penyelenggaraan pemerintahan negara, bidang tugas, dan budaya organisasinya agar mampu melaksanakan tugas dan perannya sebagai pelayan masyarakat. Diklat Prajabatan yang dilaksanakan oleh Badan Diklat Provinsi Sumatera Selatan adalah Diklat Prajabatan Golongan III, Prajabatan Golongan II dan Prajabatan Golongan I.
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (xxvi)
3.1.2 Diklat Teknis;
Diklat Teknis dilaksanakan untuk mencapai persyaratan kompetensi teknis yang diperlukan untuk melaksanakan tugas PNS. Diklat Teknis yang dilaksanakan oleh Badan Diklat Provinsi Sumatera Selatan adalah Rumpun Diklat Teknis keuangan dan diklat teknis Pembangunan (Substantif/Sektoral).
3.1.3 Diklat Fungsional;
Diklat Fungsional dilaksanakan untuk mencapai persyaratan kompetensi yang sesuai dengan jenis dan jenjang Jabatan Fungsional masing-masing serta dalam rangka meningkatkan kompetensi tenaga kediklatan. Diklat Fungsional yang dilaksanakan oleh Badan Diklat Provinsi Sumatera Selatan antara lain : Diklat fungsional keterampilan dan diklat fungsional keahlian, baik untuk pembentukan jabatan fungsional, alih jenjang maupun peningkatan kompetensi pejabat fungsional.
3.1.4 Diklat Pemerintahan dan Politik
Diklat Pemerintahan dan Politik dilaksanakan dalam rangka melaksanakan pembinaan, penyusunan rencana program dan pelaksanaan pendidikan dan pelatihan dibidang pemerintahan dan politik. Untuk melaksanakan kegiatannya, Bidang Diklat pemerintahan dan politik dibagi menjadi dua sub Bidang yaitu sub bidang diklat Pemerintahan dan Sub Bidang Diklat Kader dan Politik. Diklat Pemerintahan Politik yang dilaksanakan oleh Badan Diklat Provinsi Sumatera Selatan antara lain diklat Sekretaris Desa, Sekretaris Camat, Diklat Polisi Pamong Praja, Diklat Manajemen Penyelesaian Konflik Pertanahan.
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (xxvii)
3.1.5 Monitoring dan Evaluasi.
Kegiatan ini merupakan kegiatan penunjang dalam siklus manajemen kediklatan aparatur yang menjamin agar kegiatan diklat tetap sesuai dengan standar-standar yang berlaku serta pengendalian mutu secara komprehensif dan berkelanjutan.
3.2 Capaian Kinerja
Capaian kinerja masing-masing kegiatan dimaksud dapat diuraikan sebagai berikut :
3.2.1 Diklat Kepemimpinan
Realisasi Program Pembinaan dan Pengembangan Aparatur pada kegiatan Diklat Kepemimpinan terealisasi 284 orang peserta (93,73%) dari target 303 peserta yang ditetapkan. Secara rinci dapat dilihat pada tabel berikut ini :
Tabel 3.1
Kegiatan Diklat Kepemimpinan
No Kegiatan/Diklat Jumlah Peserta
Target Realisasi
1 Diklat Prajabatan Gol. I, II dan III 63 63
2 Diklat Kepemimpinan Tk. IV 80 80
3 Diklat Kepemimpinan Tk. III 40 35
4 Diklat Kepempimpinan Tk. III Kab/Kota 120 106
Total 303 284
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (xxviii)
3.2.2 Diklat Teknis
Realisasi Program Pembinaan dan Pengembangan Aparatur pada kegiatan
Diklat Teknis, dari 280 target peserta yang ditetapkan, tercapai 280 orang peserta
(100%),. Secara rinci dapat dilihat padatabel berikut :
Tabel 3.2
Kegiatan Diklat Teknis
No Kegiatan/Diklat Jumlah Peserta
Target Realisasi
1 Diklat Teknis Tata Naskah Dinas 40 40
2 Diklat Aset dan Kekayaan Daerah 40 40
3 Diklat Kewirausahaan Aparatur 40 40
4 Diklat Kehumasan 40 40
5 Diklat pengelolaan Keuangan Daerah 120 120
Total 280 280
3.2.3 Diklat Fungsional
Realisasi Program Pembinaan dan Pengembangan Aparatur pada kegiatan Diklat Fungsional, realisasinya 160 orang peserta Diklat Fungsional (100 %), dari
160 target peserta yang ditetapkan. Rincian dapat dilihat pada tabel berikut
ini :
Tabel 3.3
Kegiatan Diklat Fungsional
No Kegiatan/Diklat Jumlah Peserta
Target Realisasi
1 Diklat Fungsional Arsiparis 40 40
2 Diklat Fungsional Alih Jenjang Penyuluh Pertanian 40 40
3 Diklat Fungsional Tenaga Perencana 40 40
4 Diklat Fungsional tenaga penyuluh pertanian 40 40
Total 160 160
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (xxix)
3.2.4 Diklat Pemerintahan dan Politik
Realisasi Program Pembinaan dan Pengembangan Aparatur pada kegiatan Diklat Pemerintahan dan Politik, dengan realisiasi 160 orang peserta Diklat Pemerintahan dan Politik (100 %) dari 160 target peserta yang ditetapkan, secara rinci dapat dapat dilihat pada tabel berikut ini :
Tabel 3.4
Kegiatan Diklat Pemerintahan dan Politik
No Kegiatan/Diklat Jumlah Peserta
Target Realisasi
1 Diklat Peningkatan Kompetensi Sekdes 40 40
2 Diklat Kompetensi Lurah 40 40
3 Diklat Kapasitas Sekretaris Desa 40 40
4 Diklat Dasar Satuan Polisi Pamong Praja 40 40
Total 160 160
3.2.5 Monitoring Evaluasi
Realisasi Program Pembinaan dan Pengembangan Aparatur pada kegiatan Monitoring dan Evaluasi dengan kegiatan diantaranya melakukan evaluasi-evaluasi secara konsisten, baik pra diklat, in diklat dan pasca diklat, secara rinci dapat dilihat pada tabel berikut ini :
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (xxx)
Tabel 3.5
Kegiatan Monitoring dan Evaluasi
No Kegiatan Outcome
1 Evaluasi Penyelenggaraan Diklat
Tersedianya data kualitas
penyelenggaraan diklat dari aspek program, widyaiswara, penyelenggara dan sarana prasarana 2 Evaluasi Pasca Diklat Tersedianya data tingkat kedayagunaan
fungsional diklat bagi kinerja individu alumni maupun kontribusinya terhadap kinerja institusi alumni diklat
3.3 EVALUASI KINERJA
Evaluasi kinerja dilakukan terhadap hasil pengukuran kinerja untuk mengetahui hal-hal yang mempengaruhi keberhasilan dan atau kegagalan pencapaian suatu sasaran. Langkah ini bertujuan agar diketahui tingkat pencapaian realisasi, kemajuan dan kendala yang dihadapi.
3.3.1 OUTCOME KEGIATAN DIKLAT
Outcome kegiatan diklat salah satunya dapat diukur melalui evaluasi kediklatan, meliputi :
1. Evaluasi penyelenggaraan;
3. Evaluasi pasca diklat / dampak diklat. 3.3.1.1 EVALUASI PENYELENGGARAAN
Laporan evaluasi penyelenggaraan diklat diperoleh dari hasil pengisian form evaluasi dan monitoring penyelenggaraan Diklat Teknis, Diklat Fungsional, Diklat Kepemimpinan, Diklat Pemerintahan dan Politik. Adapun respon peserta terhadap indikator evaluasi penyelenggaraan adalah sebagai berikut :
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (xxxi)
- Efektifitas Penyelenggaraan
- Kesiapan, Ketersediaan dan Keberfungsian sarana dan Prasarana - Kesesuaian Pelaksanaan Program dengan Rencana
- Ketersediaan dan Kelengkapan Bahan Diklat - Pelayanan Terhadap Peserta Diklat
- Pelayanan Terhadap Widyaiswara - Administrasi Diklat
3.3.1.2 EVALUASI PASCA DIKLAT
Berdasarkan data evaluasi pasca diklat terhadap alumni fungsional Bendaharawan Keuangan Angkatan II dengan 39 orang sampel. Hasil positif tersebut terkait nilai manfaat yang berguna bagi organisasi.
Metode evaluasi pasca diklat menggunakan teknik diskriptif, yang menggambarkan kondisi/keadaan sebenarnya dari kinerja alumni diklat.
Aspek evaluasi pasca diklat yaitu :
a. Dampak diklat. Secara umum menunjukkan adanya hasil yang positif bagi alumni maupun organisasinya.
b. Kurikulum dan materi. Secama umum kurikulum dan materi sudah tepat tetapi perlu ada beberapa penajaman dan penambahan jam pelajaran.
c. Metode pembelajaran. Sudah cukup efektif tetapi masih perlu menjadi catatan untuk ditingkatkan.
3.4 TELAAHAN RENCANA STRATEGIS
Berdasarkan Visi dan Misi Renstra Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan untuk masa tahun 2013-2018, serta Penetapan Kinerja Badan Diklat Provinsi Sumatera Selatantahun 2015, maka capaian kinerja program diukur dengan Indikator Kinerja Utama sebagai berikut :
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (xxxii)
3.4.1 Persentase aparatur yang telah memiliki kompetensi sesuai dengan jabatannya
Jumlah pejabat administrasi (Pejabat Eselon III dan Eselon IV) yang telah mengikuti diklat kepemimpinan tingkat III dan IV sampai tahun 2014 berjumlah 800 orang (66,67%) dari total 1200 pejabat administrator. Sedangkan Untuk tahun 2015 Badan Diklat Prov. Sumsel melaksanakan Diklat Kepemimpinan Tingkat III sebanyak 4 angkatan dan diklat kepemimpinan tingkat IV sebanyak 2 angkatan dengan menghasilkan jumlah alumni diklat sebanyak 221 orang, sehingga jumlah pejabat yang telah mengikuti diklat kepemimpinan tingkat III dan IV sampai dengan tahun 2015 sebanyak 1.021 orang (85,08%).
Jadi, Indikator persentase aparatur yang telah memiliki kompetensi sesuai
dengan jabatannya, dengan target 85% dengan realisasi sebesar 85,08%
sehingga didapat capaiannya sebesar 105,10%.
Adapuncapaiankinerjadigambarkandengangrafikberikut:
Grafik 3.1
Capaian Kinerja aparatur yang telah memiliki kompetensi sesuai dengan jabatannya
80% 66,67% 83,34% 85% 85,08% 100,09% 0% 20% 40% 60% 80% 100% 120%
target realisasi Persentase
capaian
target realisasi Persentase
capaian
2014 2015
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (xxxiii)
3.4.2 Persentase aparatur yang mengikuti diklat lebih dari 5% jam kerja setahun
Dari tahun 2013-2014, Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan telah mendiklatkan sebanyak 1.450 orang dan pada tahun 2015 menyelenggarakan diklat untuk Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sebanyak 22 angkatan dengan jumlah output peserta sebanyak 884 orang dengan rincian yaitu diklat teknis sebanyak 7 angkatan dengan output peserta sebanyak 280 orang, diklat fungsional sebanyak 4 angkatan dengan output peserta 160 orang,diklat kepemimpinan sebanyak 7 angkatan dengan output peserta sebanyak 284 orang, diklat pemerintahan dan politik sebanyak 4 angkatan dengan output peserta 160 orang, sehingga jumlah aparatur yang telah mengikuti diklat dari tahun 2013-2015 sebanyak 2.334 orang terdidik (32,57%).
Dari target 30% aparatur yang mengikuti diklat lebih dari 5% jam kerja setahun pada tahun 2015, telah terealisasi sebesar 32,57% sehingga persentase capaian indikator tersebut sebesar 108,57%. Sedangkan dibandingkan pada tahun 2014 dari target yang telah ditetapkan sebesar 25%, terealisasi sebesar 20,23% sehingga persentase capaiannya sebesar 80,94%.
Persentase capaian Tahun 2015 mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan Tahun 2014, hal ini terjadi dikarenakan adanya tambahan anggaran untuk pelaksanaan diklat teknis pengelolaan keuangan daerah sebanyak 3 angkatan dengan output 120 orang peserta diklat.
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (xxxiv)
Grafik 3.2
Capaian Kinerja Persentase aparatur yang mengikuti diklat lebih dari 5 % jam kerja setahun
3.4.3 Persentase Penyelenggaraan diklat yang sesuai dengan SOP
Monitoring dan evaluasi terhadap penyelenggaraan diklat dilaksanakan untuk menjamin kualitas penyelenggaraan diklat dari aspek program, widyaiswara, penyelenggara dan sarana prasarana. Evaluasi penyelenggaraan diklat dilaksanakan terhadap penyelenggara dan widyaiswara.
Standar operasional prosedur pelaksanaan diklat merupakan panduan umum dalam penyelenggaraan diklat, yang diterjemahkan dalam petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan kediklatan. Proses penyelenggaraan diklat terdiri dari proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Ketiganya merupakan suatu siklus yang saling berhubungan dimana proses yang satu mempengaruhi hasil proses yang lainnya.
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (xxxv)
Target indikator persentase penyelenggaraan diklat yang sesuai dengan SOP pada Tahun 2015 ditetapkan sebesar 85%. Dari hasil evaluasi yang dilakukan terhadap 22 kegiatan diklat di Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan tahun 2015, didapatkan ada 22 kegiatan diklat yang secara keseluruhan baik dalam proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi telah memenuhi semua Standar Operasional Prosedur yang berlaku, sehingga dari target yang ditetapkan sebesar 85%, realisasi indikator persentase penyelenggaraan diklat yang telah sesuai dengan SOP sebesar 90,91% dengan persentase capaian indikator sebesar 106,95%. Sedangkan pada Tahun 2014 indikator persentase penyelenggaraan diklat yang sesuai dengan SOP tetapkan sebesar 80% dan realisasi sebesar 86,36%. Sehingga tampak persentase capaiannya sebesar 107,95%%.
Grafik 3.3
Capaian Persentase Penyelenggaraan diklat yang sesuai dengan SOP
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (xxxvi)
3.4.4 Persentase peserta diklat yang menyatakan puas terhadap penyelenggaraan diklat
Indikator Persentase peserta diklat yang menyatakan puas terhadap penyelenggaraan diklat, diukur melalui kegiatan monitoring dan evaluasi yang dilaksanakan terhadap seluruh kegiatan kediklatan yang dilaksanakan Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan.
Pengukuran tingkat kepuasan terhadap penyelenggaran kediklatan didapat dari hasil pengisian form evaluasi dan monitoring penyelenggaraan Diklat baik diklat Teknis, Diklat Fungsional, Diklat Kepemimpinan, Diklat Pemerintahan dan Politik, yang mengukur terhadap beberapa indikator pelaksanaan diklat meliputi 1) Efektifitas Penyelenggaraan, 2) Kesiapan, Ketersediaan dan Keberfungsian sarana dan Prasarana, 3) Kesesuaian Pelaksanaan Program dengan Rencana, 4) Ketersediaan dan Kelengkapan Bahan Diklat, 5) Pelayanan Terhadap Peserta Diklat, 6) Pelayanan Terhadap Widyaiswara, 7) Administrasi Diklat.
Dari hasil evaluasi penyelenggaraan diklat tahun 2015 yang dilakukan terhadap 22 kegiatan diklat dengan jumlah responden sebanyak 884 orang, didapatkan hasil 85,21% peserta diklat menyatakan puas terhadap penyelenggaraan diklat yang dilaksanakan Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan, sedangkan target pencapaian kinerja indikator persentase peserta diklat yang menyatakan puas terhadap penyelenggaraan diklat sebesar 85%, sehingga pencapaian kinerja Badan Diklat Provinsi Sumatera Selatan untuk indikator ini sebesar 100,25%.
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (xxxvii)
Grafik 3.4
Capaian Persentase Penyelenggaraan diklat yang sesuai dengan SOP
3.5 AKUNTABILITAS KEUANGAN
Keberhasilan pencapaian kinerja juga diukur dengan membandingkan antara realisasi anggaran dengan jumlah anggaran yang ditetapkan. Dari jumlah total anggaran tahun 2015 sebesar Rp.37.585.507.000,- yang terdiri dari belanja langsung Rp.25.335.976.000,- dan belanja tidak langsung Rp.12.249.531.000,-. Realisasi sebesar Rp.33.323.881.634,- atau sebesar 86,66% dengan rincian realisasi belanja tidak langsung sebesar Rp.12.176.776.26,- (99,41%) dan belanja langsung sebesar Rp.21.147.105.370,- (83,47%). Realisasi Belanja Langsung tersebut digunakan untuk membiayai seluruh kegiatan, digambarkan pada Tabel 3.6 sebagai berikut :
0% 20% 40% 60% 80% 100% 120%
Target Realisasi % Capaian Target Realisasi % Capaian
TAHUN 2014 TAHUN 2015
80% 83,67%
104,59%
85% 85,21%
100,25%
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (xxxviii)
Tabel 3.6
Penggunaan Sumberdaya Keuangan TA. 2015 No
Uraian Pagu
Anggaran (Rp) Realisasi Persentase
1 Belanja Tidak Langsung 12.249.531.000 12.176.776.264 99,41 2 Belanja Langsung 25.335.976.000 21.147.105.370 83,47 - Belanja Pegawai 81.850.000 63.899.997,00 78,07 - Belanja Barang Jasa 17.264.976.000 13.987.188.173 81,01 - Belanja Modal 7.989.150.000 7.096.017.200 88,82
Total Belanja 37.585.507.000 33.323.881.634 88,66
Tabel 3.7
Realisasi Belanja Langsung per program/kegiatan tahun 2015
No. Program/Kegiatan Pagu Realisasi %
1 2 3 4 5
I Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 2.973.225.000 2.512.032.931 84,49
1 Penyediaan Jasa Surat Menyurat 10.000.000 10.000.000 100,00
2 Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik, Internet 800.000.000 625.890.016 78,24 3 Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Perizinan Kendaraan Dinas/Operasional 250.000.000 186.811.000 74,72
4 Penyediaan Jasa Administrasi Keuangan 66.600.000 54.899.997 82,43
5 Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor 500.000.000 483.149.999 96,63
6 Penyediaan Alat Tulis Kantor 130.000.000 80.196.000 61,69
7 Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan 300.000.000 263.507.250 87,84
8 Penyediaan komponen Instalasi listrik/Penerangan Bangunan Kantor 150.000.000 145.600.000 97,07 9 Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan Perundang-undangan 50.000.000 49.800.000 99,60
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (xxxix)
1 2 3 4 5
10 Penyediaan Makanan dan Minuman 150.000.000 149.768.000 99,85
11 Penyediaan Jasa Pendukung Administrasi Teknis/Perkantoran 77.025.000,00 77.025.000 100,00
12 Penyediaan Jasa Tutor SKJ 9.600.000 9.600.000 100,00
13 Koordinasi dan Konsultasi ke Dalam Daerah, ke Luar Daerah dan Luar Negeri
480.000.000 375.785.669 78,29
II Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 9.377.251.000 8.289.706.200 88,40
14 Pembangunan Gedung Kantor 5.982.251.000 5.182.448.700 86,63
15 Pengadaan Kendaraan Dinas/Operasional 1.000.000.000 769.520.000 76,95
16 Pengadaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor 675.000.000 668.000.000 98,96
17 Pengadaan Peralatan dan Perlengkapan Rumah Tangga 500.000.000 497.152.500 99,43
18 Pengadaan Media Pembelajaran 200.000.000 197.296.000 98,65
19 Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor 780.000.000 740.320.000 94,91
20 Pemeliharaan Rutin/Berkala Peralatan dan Perlengkapan Gedung Kantor 150.000.000 148.519.000 99,01
21 Pengadaan Bahan Pustaka 20.000.000 18.950.000 94,75
22 Penyediaan jasa perbaikan peralatan kerja 70.000.000 67.500.000 96,43
III Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan 105.000.000 102.778.900 97,88
23 Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD 30.000.000 29.473.000 98,24
24 Penyusunan Renja SKPD 20.000.000 19.800.000 99,00
25 Rapat Teknis SKPD 35.000.000 33.505.900 95,73
26 Review Renstra SKPD 20.000.000 20.000.000 100,00
IV Program Pembinaan dan
Pengembangan Aparatur 11.944.500.000 9.743.740.338 81,58
27 Monitoring Evaluasi dan Pelaporan 250.000.000 236.484.000 94,59
28 Koordinasi Penyelenggaraan Diklat (RAKOR) 150.000.000 88.400.600 58,93
29 Penyusunan analisis kebutuhan diklat 150.000.000 121.218.974 80,81
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (xl)
1 2 3 4 5
30 Diklat Teknis Tata Naskah Dinas 70.000.000 69.700.300 99,57
31 Diklat Aset dan Kekayaan Daerah 503.000.000 464.018.400 92,25
32 Diklat Kewirausahaan Aparatur 525.000.000 366.403.600 69,79
33 Diklat Kehumasan 517.000.000 507.933.031 98,25
34 Diklat Peningkatan Kompetensi Sekretaris Desa 550.000.000 471.056.250 85,65
35 Diklat Kompetensi Lurah 462.000.000 458.684.950 99,28
36 Diklat Kapasitas Sekretaris Camat 476.500.000 476.285.650 99,96
37 Diklat Dasar Satuan Polisi Pamong Praja 550.000.000 527.208.365 95,86
38 Diklat Fungsional Arsiparis 426.000.000 425.388.500 99,86
39 Diklat Fungsional Alih Jenjang Penyuluh Pertanian 390.000.000 380.107.800 97,46
40 Diklat Fungsional Tenaga Perencana 505.000.000 422.823.212 83,73
41 Diklat Fungsional Tenaga Penyuluh Pertanian 550.000.000 482.593.306 87,74
42 Diklat Prajabatan Bagi CPNS Gol. I, II, dan III 150.000.000 98.550.000 65,70
43 Diklat Kepemimpinan Tk. IV 1.600.000.000 1.230.727.200 76,92
44 Diklat Kepemimpinan Tk. III 880.000.000 617.890.400 70,21
45 Diklat Kepemimpinan Tk. III Kab/Kota 2.640.000.000 1.802.228.700 68,27
46 Akreditasi Badan Diklat 100.000.000 98.468.500 98,47
47 Operasional Penjamin Mutu 50.000.000 43.024.000 86,05
48 Diklat Pengelolaan Keuangan Daerah 450.000.000 354.544.600 78,79
V Program Pendidikan Kedinasan 936.000.000 498.847.000 53,30
49 Peningkatan Keterampilan dan Profesionalisme Widyaiswara 366.000.000 147.986.650 40,43
50 Peningkatan Keterampilan dan Profesionalisme Aparatur 420.000.000 253.157.266 60,28
51 Orasi Ilmiah dan Seminar Kewidyaiswaraan 150.000.000 97.703.085 65,14
Jumlah : 51 Kegiatan 25.335.976.000 21.147.105.370 83,47
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (xli)
BAB IV PENUTUP
4.1 KESIMPULAN
Secara umum pelaksanaan Program Pendidikan dan Pelatihan Aparatur Tahun 2015 di Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan dapat mencapai target kinerja bahkan melampaui target kinerja yang telah ditetapkan pada tahun 2015. Hal ini merupakan wujud keberhasilan dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi serta komitmen bersama semua pihak yang ada di Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan sesuai dengan visi, misi dan prioritas pembangunan Provinsi Sumatera Selatan.
Selain itu, keberhasilan merealisasikan target kinerja juga merupakan wujud dari kepercayaan pemangku kepentingan dan pengguna jasa kepada Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan untuk terus menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan serta menjamin keberlanjutan pembangunan SDM Aparatur di Sumatera Selatan.
4.2 SARAN
Untuk mengoptimalkan kinerja diklat aparatur ke depan, perlu lebih ditekankan pada pencapaian outcomes dan benefit, serta langkah-langkah antisipatif yang perlu dilakukan di masa yang akan datang antara lain :
a. Mengembangkan dan meningkatkan kualitas program, dengan melakukan inovasi terhadap jenis-jenis diklat baru serta disesuaikan dengan kebutuhan akan peningkatan kompetensi;
Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan (xlii)
b. Secara konsisten dan berkelanjutan melakukan perbaikan atau penyempurnaan penyelenggaraan diklat baik menyangkut materi, metode maupun sarana prasarananya;
c. Meningkatkan aktivitas pengendalian dan melakukan pengawasan serta monitoring secara terus menerus atas semua kegiatan;
d. Mengintensifkan konsultasi, koordinasi dengan pengelola kediklatan baik dengan instansi pembina diklat (pusat), provinsi maupun kabupaten/ kota serta
e. Membuka jejaring yang lebih luas dalam rangka peningkatan kapasitas lembaga.