• Tidak ada hasil yang ditemukan

BADAN AKRE D I TAS I NAS I O NAL PERGURUAN TINGGI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BADAN AKRE D I TAS I NAS I O NAL PERGURUAN TINGGI"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

BADAN AKRE

D

I

TAS

I

NAS

I

O

NAL

PERGURUAN TINGGI

BR|I-PT

Nomor Lampiran Perihal 9

Desember

2014 Kepada Yth.

Pimpinan Perguruan Tinggi

ditempat

Berdasarkan

hasil Asesmen Kecukupan

(AK,

desk evaluation) Program Studi Tahap

24, Rapat

Pleno

Badan

Akreditasi Nasional Perguruan

Tinggi

(BAN-PT)

tanggal

15

November 2014

memutuskan

bahwa

Program Studi

seperti

pada Keputusan BAN-PT

terlampir

diputuskan

memperoleh nilai dan

peringkat

akreditasi

tanpa

melalui

proses Asesmen Lapangan (AL, wsrt).

Untuk diketahui bahwa berdasarkan kajian yang telah dilakukan terhadap

hasilAK

dan AL tahun 2013, mulai tahun 2014 BAN-PT melaksanakan perubahan proses akreditasi sebagai berikut.

Proses lama:

Usulan

akreditasi

program

studi

yang dinyatakan lolos pada Asesmen

Kecukupan

(AK,

desk

evaluation) akan dilanjutkan dengan Asesmen Lapangan

(AL, vis/).

Asesor menyusun Format

9

Rekomendasi Pembinaan Program

Studi setelah menyelesaian Format

4,

5,

6,

7, dan 8 saat AL. Setelah validasi hasil

AL,

BAN-PT akan menerbitkan keputusan tentang nilai dan peringkat akreditasi.

Proses baru:

(1)

Usulan akreditasi program

studi yang

dinyatakan

lolos

pada

AK

akan

dilanjutkan dengan

AL

jika

memenuhi ketentuan berikut:

1.1. Usulan akreditasimerupakan usulan akreditasipertama bagiprogram studi;

1.2.

Usulan akreditasi merupakan usulan akreditasi ulang (re-akreditasi)

bagi

program

'studi dan

hasil

AK memberikan peringkat akreditasi yang berbeda dengan peringkat akreditasi sebelumnya (naik atau turun); 1.3.

Usulan akreditasi merupakan usulan akreditasi ulang (re-akreditasi)

bagi

program

studi dan

hasil

AK

memberikan

nilai akreditasi yang berada pada rentang nilai

yang

memungkinkan

terjadinya

perubahan

peringkat

akreditasijika

dilanjutkan dengan

AL.

Rentang nitai ditentukan berdasarkan hasil kajian BAN-PT

terhadap hasil akreditasi tahun 2013.

(2)

Usulan akreditasi program studi yang dinyatakan lolos pada AK

tetapi

tidak memenuhi ketentuan seperti pada butir (1) akan dilanjutkan dengan validasiAK.

Berdasarkan

hasil validasi

AK dan

pertimbangan

lainnya,

rapat pleno

BAN-PT menetapkan

program

studi bersangkutan untuk dilanjutkan dengan AL atau penerbitan SK status akreditasi.

BAN-PT akan menerbitkan keputusan tentang nilai dan peringkat akreditasi setelah melakukan validasi hasil AL

seperti pada butir (1) atau hasil validasi AK seperti pada butir (3).

Atas perhatian yang diberikan, kami sampaikan terima kasih.

Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi

Kompl. Kemdikbud Rl, Gd D. Lt. 't, Jl. RS. Fatmawati - Cipete, Jakarta Selatan 12410

Telp.: +(i2_21-7658716, 7698035, 7694403 Fax: +62 21-7668690, 7591521; email: [email protected], URL: www.ban-pt.kemdikbud.go.id

9673/BAN-PT tAKt2014 1 (satu) berkas

Keputusan tentang Nilai dan Peringkat Akreditasi

Program Studi

(3)

(4)

/(i

(2)

BRII.PT

KEPUTUSAN

BADAN

AKREDITASI NASIONAL

PERGURUAN

TINGGI

NOMOR

: 45 I

/SK/BAN-PT/Akred /S/Xt/201

4

TENTANG

NILAI

DAN PERINGKAT AKREDITASI

PROGRAM STUDI

PADA

PROGRAM SARJANA

BADAN

AKREDITASI NASIONAL

PERGURUAN

TINGGI

Menimbang

Mengingat

bahwa

untuk

melaksanakan

ketentuan Pasal

12

ayat

( I

)

Peraturan

Menteri

Pendidikan

dan

Kebud ayaan Republik

Indonesia

Nomor

59 Tahun 2012 tentang Badan Akreditasi

Nasional, Badan Akreditasi Nasional

Perguruan

Tinggi

(BAN-PT) telah

melakukan akreditasi

terhadap program

studi

pada

Program

Sarj

ana

yang

diusulkan

dan

telah

ditetapkan hasilnya;

bahwa

berdasarkan pertimban

gan

sebagaim

ana dimaksud

pada

huru

f

a, perlu ditetapkan Keputusan Badan Akreditasi

Nasional

Perguruan

Tinggi

tent

ang

Nilai

dan

Peringkat

Akreditasi program studi

pada

Program

Sarj ana.

Undang-undang

Nomor

20

Tahun

2003

tentang

Sistem

Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia

Tahur-r

2003 Nomor

78,

Tambahan

Lem

baran

Negara

Republik

Indonesia

Nomor a30D;

Undang-undang

Nomor

12

Tahun 2012 tentang Pendidikan

Tinggi

(Lembaran Negara

Republik

Indonesia

Tahun

Z0l2

Nomor

158

,

Tarnbahan

Lemb

aran

Negara

Republik

Indonesia Nomor

53

36);

Peraturan Pemerintah

Nomor

19

Tahun 2005 tentang

Standar

Nasional Pendidikan (Lemb

aran

Negara Republik Indonesia

Tahun 2005 Nomor

4l

,

Tambahan Lembaran

Negara

Republik

lndonesia

Nomor aagO;

Peraturan Presiden

Republik

Indonesia

Nomor

47

Tahun

2009

tentang

Pembentukan

dan

Organisasi

Kementerian

Negara

Republik Indonesia

sebagaimana

telah

beberapa

kali

diubah, terakhir

dengan Peraturan Presiden

Republik

Indonesia Nomor

9l

Tahun

201 I ;

b.

l.

2.

3.

(3)

6.

Peraturan

Presiden

Republik

Indonesia

Nomor

24

Tahun

2010 tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian

Negara

serta Susunan

Organisasi, Tugas, dan Fungsi

Eselon

I

Kementerian

Negara

sebagaimana

telah

diubah

dengan

Peraturan Presiden

Nomor

92

Tahun

201I

tentang

Perubahan

Kedua Atas Peraturan

Presiden Nomo

r

24

Tahun

2010 Tentang Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kementerian

Negara

Serta

Susunan Organisasi,

Tugas,

dan

Fungsi

Eselon I Kementerian

Ne

garu;

Keputusan Presiden Republik Indonesia

Nomor

84lP

Tahun

2009 mengenai Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu

II

sebagaimana

telah

beberapa

kali

diubah, terakhir

dengan

Keputusan Presiden

Nomor

6I

lP

Tah

un

20121"

7.

Peraturan

Menteri

Pendidikan

dan

Kebudayaan Republik

Indonesia

Nomor

59 Tahun 2012 tentang Badan Akreditasi

Nasional;

Keputusan

Menteri

Pendidikan

dan

Kebud

ayaan Republik

lndonesia

Nomor

17

4lPl2012 tentang

Anggota

Badan

Akreditasi Nasional

Perguruan

Tinggi,

Badan

Akreditasi

Nasional Sekolah/Madrasah, dan

Badan

Akreditasi Nasional

Pendidikan

Nonforrnal

Periode

Tahun

2012

2017,

sebagaimana

telah

diubah

dengan Keputusan

Menteri

Pendidikan

dan

Kebud

ayaan

Republik

lndonesia

Nomor

l93lPl20l2

tentang

Perubahan

Atas

Keputusan

Menteri

Pendidikan

dan. Kebudayaan

Nomor

174lPl20I2

tentang

Anggota Badan Akreditasi Nasional

Perguruan

Tinggi,

Badan

Akreditasi Nasional

Sekolah/Madrasah,

dan

Badan

Akreditasi Nasional

Pendidikan

Nonformal

Periode

Tahun

2012

-

20t7;

Keputusan

Menteri

Pendidikan

dan

Kebudayaan Republik

Indonesia

Nomor

207

lPl20l2

tentang

Ketua dan

Sekretaris

Badan Akreditasi Nasional

Perguruan

Tinggi,

Badan

Akreditasi Nasional

Sekolah/Madrasah,

dan

Badan

Akreditasi

Nasional Pendidikan

Nonformal

Periode

Tahun

2012

-

2017;

Keputusan

Badan

Akreditasi

Nasional

Perguruan Tinggi

Nomor

00 I

/SIVBAN-PT/IV

12010

tentang

Prosedur

dan

Mekanisme

Akreditasi Program

Studi;

Keputusan Badan

Akreditasi

Nasional

Perguruan Tinggi

Nomor

002/SK/BAN-PT/IV

12010

tentang

Nilai,

Peringkat

dan

Masa Berlaku Akreditasi

Program

Studi

Jenjang

Diploma,

Sarj ana,

Magister,

Doktor

dan

Profesi.

Hasil

keputusan

rapat

pleno

Badan

Akreditasi

Nasional

Perguruan

Tinggi tanggal

15

November 2014

8.

9.

r0.

I

l.

(4)

Menetapkan

PERTAMA

KEDIJA

KETIGA

KEEMPAT

MEMUTUSKAN

KEPUTUSAN

BADAN

AKREDITASI

PERGURUAN

TINGGI

TENTANG

PERINGKAT AKREDITASI

PROGRAM

PROGRAM SARJANA

NASIONAL

NILAI

DAN

STUDI

PADA

Menetapkan

nilai

dan

peringkat akreditasi program

studi

pada

Program

Sarj

ana yang

terakreditasi

sebagaim

ana

tercantum

pada

lampiran keputusan ini.

Nilai

dan peringkat akreditasi

sebagaimana

yang disebutkan

pada

diktum

pertama

berlaku

selama 5

(lima)

tahun.

Keputusan

ini

berlaku

selama

proses

pengelolaan

dan

penyelenggaraan

program

akademik

di

program

studi

terlampir memenuhi

dan sesuai dengan peraturan

perundang-undangan yangberlaku.

Keputusan

ini

mulai berlaku

pada

tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di

J

akarta

pada

tanggal

l5

November 2014

q

KETUA BADAN AKREDITASI NASIONAL

I,

l.

Menteri Pendidikan

dan

Kebudayaan

2.

Menteri

Pendayagunaan

Aparatur Negara

dan

Reformasi Birokrasi

3.

Kepala Badan Kepegawaian Negara

4.

Direktur

Jenderal

Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan

Kebudayaan

5.

Para

Koordinator Koordinasi

Perguruan

Tinggi

Swasta

6.

Rektor/Ketua/Direktur

Perguruan

Tinggi yang

bersangkutan

URUAN TIN

(5)

^/AMPIRAN

KEPUTUSAN BADAN

AKREDITASI

NASIONAL PERGURUAN

TINGGI

TENTANG

NILAI

DAN PERTNGKAT AKREDITASI PROGRAM STUDI PADA PROGRAM SARJANA

NOMOR

:451/SMAN-PT/Akred/SDil2014

TANGGAL : 15 NOVEMBER 2014

NILAI

DAN PERINGKAT

AKREDITASI

BERLAKU SEJAK 15 NOVEMBER 2OI4 SAMPAI 14 NOVEMBER 2OI9

No. Wilayah Perguruan Tinggi Program Studi Akreditasi

Nilai I

Perinskat

I

01 U nive rsitas Al-A zhar, Medan Akuntansi 315 B

2 01 Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Medan Teknik Elektro 332 B

3 03 Universitas Pancasila, Jakarta Teknik Industri 320 B

4 04 Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia, Bandung Manajemen 263 C

-5 04 Universitas Jenderal Achmad Yani, Cimahi Akuntansi 330 B

6 04 Universitas Katolik Parahyangan, Bandung Ilmu Hubungan Internasional 368 A

7 04 Universitas Pasundan, Bandung Ilmu Hukum 382 A

8 05 Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta Kartografi dan Penginderaan Jauh 364 A

9 05 Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta Sastra Arab 371 A

r0 05 [-lniversitas l\{uham madi-r,ah Yogyakarta, Yogyakarta Ilmu Hubungan Internasional 370 A

11 05 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Yogyakarta Teknik Sipil 342 B

t2 06 Universitas Sebelas Maret, Surakarta Kimia 331 B

13 07 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Gempol, Pasuruan Manajemen 267 C t4 07 Sekolah Tinggi Keguruan dan llmu Pendidikan PGRI

Nganjuli, Nganjuk

Pancasila dan Kewarganegaraan 326 B

15 07 Universitas Brawijaya, Malang Akuntansi 383 A

16 07 Universitas Dr. Soetomo, Surabaya Teknik Sipil 311 B

17 07 Universitas Kadiri, Kediri Teknik Industri 259

c

18 08 Universitas Muhammadiyah Mataram, Mataram Ilmu Administrasi Negara 310 B

t9 08 Universitas Muhammadiyah Mataram, Mataram Pendidikan Bahasa Inggris 32s B

20 08 Universitas Nahdlatul Wathan Mataram, Mataram Administrasi Negara 270 C

21 08 Universitas Udayana, Denpasar Teknik Sipil 342 B

22 08 Universitas Udayana, Denpasar Sastra Indonesia 338 B

23 09 Universitas Al Asyariah Mandar, Polewali Pendidikan Matematika 254

c

24 09 Universitas Muhammadiyah Pare-Pare, Pare-Pare Kesehatan Masyarakat 318 B

25 10 Sekolah ringgi Agama Islam Imam Bonjol Padang Panjang, Padang Panjang

Komunikasi dan Penyiaran Islam 249

c

26

l0

Sekolah Tinggi llmu Ekonomi Persada Bunda, Pekanbaru Manajemen 313 B

27 t0 Sekolah ringgi llmu Kesehatan Dharmasraya, Dharmasraya Keperawatan 269 C

6

Catatan:

(6)

!AMPIRAN

KEPUTUSAN BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN

TINGGI

TENTANG

NILAI

DAN PERINGKAT

AKREDITASI

PROGRAM STUDI PADA PROGRAM SARJANA

NOMOR

: 451/SIVBAN-PT/Akred/SDU2014

TANGGAL : 15 NOVEMBER 2014

NILAI

DAN PERINGI(AT

AKREDITASI

BERLAKU SEJAK 15 NOVEMBER 2OI4 SAMPAI 14 NOVEMBER 2OIg

No. Wilayah Perguruan Tinggi Program Studi Akreditasi

Nilai I

Peringkat

28 13 Universitas Iskandar Muda, Banda Aceh Teknik Sipil 231

c

29 13 Universitas Jabal Ghafur, Sigli Pendidikan Pancasila dan

Kewarganegaraan

246 C

30 13 Universitas Malikussaleh, Aceh Utara Sosiologi 311

B

31

l4

Universitas Musamus, Merauke Pendidikan Matematika 315 B

BADAN AKREDITASI NASIONAL UAN TINGGI

Catatan:

Referensi

Dokumen terkait

Dari latar belakang di atas, penulis melihat bahwa kajian mengenai potensi kulit buah naga sebagai bahan baku pengolahan nata masih sangat minim, sehingga perlu dilakukan

1) Tuntunan yang berkaitan dengan keimanan/akidah, yaitu ketetapan yang berkaitan dengan iman kepada Allah SWT, malaikat-malaikat, kitab-kitab, rasul-rasul, hari akhir,

Dari hasil pengujian sistem yang dilakukan oleh ketua, didapatkan hasil bahwa sistem yang ditampilkan sudah sesuai dengan kebutuhan, akan tetapi lebih baik jika

Jika dibandingkan dengan hasil perhitungan (lihat gambar 4.15), koordinasi antara MCCB 400 A dengan sekring 8 A tipe K, sudah memenuhi standar pengaman trafo, tetapi jika

Instrumen teknologi laser yang digunakan sebagai pembanding adalah Geomax Zoom 300 (Terrestrial Laser Scanner) dan Gowin TKS-202 (Electronic Total Station) serta GPS Geodetik untuk

Hasil analisis yang diperoleh dari hasil penelitian menyebutkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi masyarakat Kota Bireuen untuk menggunakan alat pembayaran nontunai

Kapasitas Terpasang Sewa Pembangkit Tenaga Listrik PLN Menurut Jenis Pembangkit Per Wilayah 2017 PLN’s Installed Capacity Rented By Type Of Power Plant And By Region 2017

Matsna dan Raswan, tujuan pendidikan dan pembelajaran adalah pernyataan spesifik yang tertulis dan merupakan kehendak dari beberapa pihak