• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERBANDINGAN MINAT ANTARA MAHASISWA LULU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PERBANDINGAN MINAT ANTARA MAHASISWA LULU"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Amri rahmatullah El-Khomaeni, 2014

Kontribusi pembelajaran kewirausahaan terhadap minat berwirausaha pada bidang otomotif Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

ABSTRAK

Permasalahan dalam penelitian ini adalah terdapatnya lulusan SMK Negeri 8 Bandung dalam tiga tahun terakhir dengan jumlah rata-rata 475 siswa yang berwirausaha 10%, melanjutkan ke perguruan tinggi 24% dan bekerja di DU/DI dan instansi pemerintah 66%. Hal tersebut menunjukan bahwa lulusan yang berwirausaha masih sangat rendah dibanding dengan yang bekerja di pemerintah dan melanjutkan ke perguruan tinggi, sedangkan prioritas utama dari sekolah adalah agar lulusan bisa bekerja dan berwirausaha baru kemudian melanjutkan ke perguruan tinggi. Data lain yang diperoleh ditemukan bahwa sebanyak 25% dari 708 siswa jurusan TSM memperoleh nilai di bawah kriteria ketuntasan minimal (KKM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kontribusi pembelajaran kewirausahaan terhadap minat berwirausaha siswa di SMK Negeri 8 Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif verifikatif dengan teknik pengumpulan data berupa angket dan studi dokumentasi. Berdasarkan hasil pengolahan data menunjukkan bahwa tingkat pelaksanaan pembelajaran kewirausahaan di SMK Negeri 8 Bandung tergolong dalam kategori cukup baik, sedangkan minat berwirausaha siswa di SMK Negeri 8 Bandung berada dalam kategori sedang. Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan bantuan program SPSS for Windows Seri 20 diperoleh hasil pengujian koefisien determinasi antara pembelajaran kewirausahaan dan minat berwirausaha sebesar 0,199 atau 19,9 %. angka tersebut menunjukkan bahwa besarnya kontribusi dari pembelajaran kewirausahaan terhadap minat berwirausaha pada bidang otomotif siswa kelas XII TSM SMK Negeri 8 Bandung berada pada kategori sedang yaitu sebesar 19,9%.

(2)

Amri rahmatullah El-Khomaeni, 2014

Kontribusi pembelajaran kewirausahaan terhadap minat berwirausaha pada bidang otomotif Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

ABSTRACT

The problem in this study is the presence of 8 Bandung SMK graduates in the past three years with an average number of 475 students who are self-employed 10 % , went to college and 24 % work in DU/DI and government agencies 66 % . It shows that entrepreneurship graduates is still very low compared to those working in government and go on to college , while the main priority of the school is to be able to work and entrepreneurship graduates then go on to college . Other data obtained was found that as many as 25 % of the 708 students majoring in TSM received grades below the minimum completeness criteria ( KKM ) . This study aims to determine the contribution of entrepreneurship to the interest in entrepreneurship teaching students in SMK Negeri 8 Bandung . The method used in this research is descriptive method of verification with data collection techniques such as questionnaires and study documentation . Based on the results of data processing show that the level of implementation of entrepreneurial learning in SMK Negeri 8 Bandung classified in the category quite well , while the interest in entrepreneurship students at SMK Negeri 8 Bandung is located in the middle category . Based on the results of the analysis using SPSS for Windows Series 20 test results obtained coefficient of determination between entrepreneurial learning and interest in entrepreneurship by 0,199 or 19.9 % . The figures show that the contribution of entrepreneurial learning to interest in entrepreneurship in the field of automotive TSM class XII student of SMK Negeri 8 Bandung is located in the middle category is equal to 19.9 %.

Referensi

Dokumen terkait

Outdoor Mengecek dokumen Ruang kerja manager Indoor Privat Menyusun draft dan dokumen Ruang kerja manager Berdiskusi Ruang kerja. manager

nilai pembiayaan paling banyak sebesar harga jual satuan rumah sejahtera susun sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikurangi dengan nilai uang muka yang ditetapkan oleh bank

Dimunculkan form isian seperti gambar dibawah ini untuk pembukuan Penerimaan dana dan silakan lakukan pengisian kemudian klik tombol Simpan.. Untuk pembukuan Pengeluaran silakan

beberapa faktor risiko terhadap terjadinya kasus penyakit hepatitis C. - Bagi pihak rumah sakit: Diharapkan dapat menjadi bahan

Format Observasi Pelaksanaan Pembelajaran (IPKG 2) ... Format Observasi Aktivitas Siswa ... Format Observasi Tes Hasil Belajar Siswa ... Format Observasi Catatan Lapangan

Negatif Positif Infeksi HCV akut awal; HCV kronik pada pasien dengan status imunosupresi; pemeriksaan HCV RNA positif palsu. Negatif Negatif Tidak adanya infeksi HCV

Disebut boiler paket sebab sudah tersedia sebagai paket yang lengkap. Pada saat dikirim ke pabrik, hanya memerlukan pipa steam, pipa air, suplai bahan bakar dan sambungan

BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT,PERIMPUAN DAN KELUARGA BERENCANA KOTA MAGELANG. Alamat :