• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pancasila Keindonesiaan dan Kelas Meneng

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Pancasila Keindonesiaan dan Kelas Meneng"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

Pancasila,

Keindonesiaan,dan Kelas

Menengah Muda

Wasisto Raharjo Jati

Pusat Penelitian Politik

Lembaga Ilmu

Pengetahuan Indonesia

(P2P

LIPI)

(2)

Intoleransi dan Ancaman Kebhinekaan

 270 kasus tindakan kekerasan beragama dengan 140 kasus (aparatur negara) dan 130 (masyarakat) (Setara Institute Report 2016 dan KOMPAS, 30 Januari 2017).

 97 kasus kekerasan terhadap minoritas di tahun 2016 (1. ancaman terhadap kelompok keagamaan, 2. Ahmadiyah 3. Gereja Kristen) (Executive Repot Komnas HAM 2016)

 Perbedaan keyakinan yang dilandasi motif kepentingan ekonomi menjadi dasar tumbuhnya intoleransi (INFID, 2016)

(3)

Menguatnya Sentimen Identitas dan

Primordialisme

 Kebutuhan eskpresi diri maupun kolektif dalam ruang publik secara massif

 Pengaruh sosial media sebagai ruang sosialisasi justru menjadi ruang esklusi (social exclusion) dengan kesamaan minat dan isu sama (Jati, 2017)

 Kebutuhan maskulinitas dan adrenalin yang belum tersalurkan maksimal

(4)

Kelas Menengah Muda Indonesia

Hari Ini

Kelas Menengah Indonesia adalah kelompok

masyarakat

baru

baik

secara

pendidikan,

perekonomian

Didominasi Generasi

Millenials

yang cenderung

impulsif,

egaliter,

dan

independen

dalam

berpiikir dan bertindak

(5)
(6)

PANCASILA dan KEINDONESIAAN

dalam Konteks Kekinian

Dukungan terhadap NKRI dan Pancasila masih

tinggi 79,3 persen, namun 9,2 persen responden

ingin NKRI berganti menjadi NKRI Ber-Khilafah

(

Survey SMRC, 2017

).

(7)

Pancasila dan Keindonesiaan di

Kalangan Kelas Menengah Muda (1)

Pancasila masih dimaknai normatif, literal, dan

sifatnya seremonial

Pemahaman

Pancasila

dan

Keindonesiaan

masih dimaknai

by incident, by accident,

dan

by needs.

(8)

Pancasila dan Keindonesiaan di

Kalangan Kelas Menengah Muda (1)

 Pemahaman Pancasila tidak membuka ruang diskusi untuk redefining dalam konteks kekinian

 Pancasila, bagus secara konsep, namun bingung secara praktik.

 Definisi “Manusia Pancasilais” seakan mereduksi penghayatan Pancasila secara murni.

(9)

Peran Generasi Muda dalam Pancasila

dan Keindonesiaan

Ajaran Pancasila perlu dimaterialkan

baik secara simbol dan sebagai

komoditas sosial

Pemahaman Pancasila setidaknya

perlu dikaitkan dengan konteks

Referensi

Dokumen terkait

[r]

 Semakin bisa memahami cara yang tepat untuk mengajari siswa.  Perkembangan Biologis, Kognitig,

 Perasaan yang tidak jelas kepada diri sendiri atau orang lain  Sikap yang sangat agresif4.  Perasaan

Dengan menggunakan model tersebut diperoleh variabel yang signifikan terhadap TPAK perempuan Jawa Timur adalah TPAK laki-laki, persentase penduduk miskin, PDRB perkapita, UMK,

Garis besar alur evolusi yang Engels teorikan, yakni bahwa ciri-ciri Homo sapiens (bipedalisme, kapasitas otak besar, produksi perkakas, dan bahasa) tidaklah berevolusi

Berdasarkan hasil analisis data, maka dapat disimpulkan hubungan gambaran sosial masyarakat yang terdapat dalam novel Rindu karya Tere Liye yang mengusung latar

Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa masing-masing variabel produk, harga, promosi, saluran distribusi dan bukti fisik mempunyai nilai t hitung > t tabel

” Frasa nomina atau noun phrase ( NP ) bahasa Inggris dapat terdiri atas satu unsur, dapat diawali dengan unsur lain sebagai pewatas awal atau pre-modifier ,