• Tidak ada hasil yang ditemukan

ERMA DARDANELLA NASUTION NIM. 08711000520082 DEPARTEMEN ILMU KESEHATAN MATA PROGRAM PENDIDIKAN MAGISTER KEDOKTERAN KLINIS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "ERMA DARDANELLA NASUTION NIM. 08711000520082 DEPARTEMEN ILMU KESEHATAN MATA PROGRAM PENDIDIKAN MAGISTER KEDOKTERAN KLINIS"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

KARAKTERISTIK PENDERITA KERATITIS

DI RSUP HAJI ADAM MALIK MEDAN

PERIODE JANUARI-DESEMBER 2011

TESIS

Oleh

ERMA DARDANELLA NASUTION NIM. 08711000520082

DEPARTEMEN ILMU KESEHATAN MATA

PROGRAM PENDIDIKAN MAGISTER KEDOKTERAN KLINIK

FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

(2)

KARAKTERISTIK PENDERITA KERATITIS

DI RSUP HAJI ADAM MALIK MEDAN

PERIODE JANUARI-DESEMBER 2011

TESIS

Diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh Gelar Magister kedokteran dalam Program Studi Ilmu Kesehatan Mata

Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara

Oleh

ERMA DARDANELLA NASUTION

NIM. 08711000520082

DEPARTEMEN ILMU KESEHATAN MATA

PROGRAM PENDIDIKAN MAGISTER KEDOKTERAN KLINIS

FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

(3)

Judul Tesis

:

Nama : Erma Dardanella Nasution

NIM : 08711000520082

Program Studi : Ilmu Kesehatan Mata

Telah disetujui :

Dr.T. Siti Harilza Zubaidah Sp M, Ked(Oph) Pembimbing

Dr. Heriyanti Harahap Sp. M Pembimbing

Dr. Aryani A. Amra, Sp. M, MKed(Oph) Ketua Program Studi

Dr. Delfi, Sp. M(K), M. Ked(Oph) Ketua Departemen

Tanggal lulus : 8 Januari 2014

KARAKTERISTIK PENDERITA KERATITIS DI

RSUP HAJI ADAM MALIK MEDAN PERIODE

(4)

HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITAS

Tesis ini adalah hasil karya penulis sendiri, dan semua sumber baik yang

dikutip maupun dirujuk telah penulis nyatakan dengan benar.

Nama : Erma Dardanella Nasution

NIM : 08711000520082

(5)

HALAMAN PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA

ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS

Sebagai sivitas akademik Universitas Sumatera Utara, saya yang

bertanda tangan di bawah ini :

Nama : Erma Dardanella Nasution

NIM : 08711000520082

Program studi : Ilmu Kesehatan Mata

Jenis Karya : Tesis

Demi pengembangan ilmu pengetahuan, menyetujui untuk memberikan

kepada Universitas Sumatera Utara Hak Bebas Royalti Non-Eksklusif

(Non-Exclusive Royalti Free Right) atas tesis saya yang berjudul :

“KARAKTERISTIK PENDERITA KERATITIS DI RSUP HAJI ADAM

MALIK MEDAN PERIODE JANUARI-DESEMBER 2011”

Beserta perangkat yang ada (jika diperlukan). Dengan Hak Bebas Royalti

Non-Eksklusif ini, Universitas Sumatera Utara berhak menyimpan,

mengalih media/formatkan, mengelola dalam bentuk database, merawat

dan memplubikasikan tesis saya tanpa izin dari saya selama tetap

mencantumkan nama saya sebagai penulis hak cipta.

Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya.

Dibuat di : Medan

Pada tanggal : 8 Januari 2014

Yang menyatakan

(6)

KARAKTERISTIK PENDERITA KERATITIS DI

RSUP H. ADAM MALIK MEDAN TAHUN 2011

Erma Dardanella Nasution, Heriyanti Harahap, T. Siti Harilza Zubaidah

ABSTRAK

Latar Belakang : Keratitis adalah infeksi pada kornea yang bila tidak ditangani serius dapat menyebabkan kebutaan. Hal ini menjadi penting karena masyarakat awalnya kurang peduli terhadap keluhan ini, yang diyakini dapat sembuh sendiri dan pada akhirnya berakhir dengan komplikasi serius.

Tujuan Penelitian : Mengetahui karakteristik penderita keratitis di RSUP H. Adam Malik Medan tahu 2011.

Metode : Penelitian ini bersifat deskriptif retrospektif, populasi penelitian adalah semua kasus keratitis pada periode penelitian sebesar 74 kasus dan besar sample adalah seluruh kasus tersebut. Data diambil dari rekam medis RSUP H. Adam Malik Medan dan sampel sebanyak jumlah populasi.

Hasil Penelitian : Hasil penelitian didapatkan 74 pasien penderita keratitis, tertinggi pada kelompok umur 19-50 tahun (50%), dengan proporsi laki-laki 40 (54,05%) dan perempuan 34 (45,96%),unilateral 69 (93,25%) pekerjaan terbanyak adalah pelajar dan mahasiswa 20 (27,02%), riwayat trauma 46 (62,16%) dan riwayat pengguna lensa kontak 4 (5,40%).

Kesimpulan : Keratitis paling banyak diderita oleh laki-laki dengan riwayat trauma sebagai penyebab terbanyak. Berdasarkan data dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai faktor resiko dan penyebaran keratitis pada keseluruhan populasi.

Kata kunci : Keratitis, karakteristik

(7)

ABSTRACT

Background : Keratitis is inflammation of the cornea, which will cause

blindness when is not treated. It is a very important issue among people because many people thinks it wil heal by itself, whereas it can actually lead to serious complication.

Methods : this research method and the approach used in design of the

study is cross sectional retrospective studys. Data were taken from medical records and the number of samples in this sudy is as many as the number of population in Haji Adam Malik General Hospital Medan during 2011. Assesse characteristics were age, gender, occupation and risk factor such as having history of using contact lens, having history of corneal injury.

Results : the result showed 74 patients suffering keratitis and the most

cases are found in men 40 (54,05%). Based on the patients age the most cases are found in age 19-50 (37 patients, 50%), patients working as students 20 (27,02%), having history of using contact lens 4 (5,40%) and having injury are predominantly caused by dust 46 (62,16%).

Conclusion : Keratitis is predominantly in men with corneal injury

history.Based on the above, education about the risks of keratitis may be appropriate in the general population.

Key words: Keratitis , characteristics.

(8)

KATA PENGANTAR

Bismillahirrahmanirrahim,

Puji dan syukur yang tidak terhingga, penulis panjatkan ke hadirat

Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya dalam menyelesaikan

penelitian dan penulisan tesis ini untuk memenuhi salah satu kewajiban

menyelesaikan Program Pendidikan Dokter Spesialis Ilmu Kesehatan

Mata di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.

Perkenankanlah penulis mengucapkan terima kasih serta

penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah

membantu penulis baik secara langsung maupun tidak langsung. Rasa

hormat, penghargaan dan ucapan terima kasih sebesar-besarnya penulis

sampaikan kepada :

1. Dr. Delfi, Sp. M(K), M. Ked(Oph), selaku Ketua Departemen Ilmu

Kesehatan Mata FK USU yang telah memberikan kesempatan kepada

penulis mengikuti pendidikan dan keahlian dalam Program Pendidikan

Dokter Spesialis Mata.

2. Dr. Aryani A Amra, Sp. M, M. Ked(Oph) dan Dr. Bobby RE Sitepu,

Sp. M, M. Ked(Oph), selaku Ketua dan Sekretaris Program Studi Ilmu

Kesehatan Mata FK USU yang telah sangat membantu, membimbing

dan mengarahkan penulis menjadi Dokter Spesialis Mata yang siap

mengamalkan spesialisasi tersebut kepada masyarakat.

3. Dr. T. Siti Harilza Zubaidah Sp. M, M. Ked(Oph) dan Dr. Heriyani

Harahap, Sp. M, selaku pembimbing yang senantiasa memberikan

dorongan dan bimbingan, serta telah meluangkan waktu untuk

berdiskusi sehingga memberikan kemudahan dan kelancaran dalam

pelaksanaan penelitian dan penyelesaian tesis ini.

4. Para guru – guru, Prof. Dr. Aslim D Sihotang, Sp. M(KVR), Dr.

Abdul Gani, Sp. M(alm), Dr. Masang Sitepu, Sp. M, Dr. Chairul

Bahri, Sp. M, Dr. Delfi, Sp. M(K), M. Ked(Oph), Dr. Aryani A Amra,

(9)

Nurchaliza H Siregar, Sp. M, M. Ked(Oph), Rodiah Rahmawaty

Lubis, Sp. M, M. Ked(Oph), Dr. Masitha Dewi Sari, Sp. M, M.

Ked(Oph), Dr. T Siti Harilza, Sp. M, M. Ked(Oph), Dr. Marina Albar,

Sp. M, M. Ked(Oph), Dr. Vanda Virgayanti, Sp. M, M. Ked(Oph), Dr.

Heriyanti Harahap, Sp. M, Dr. Syaiful Bahri, Sp. M, Dr. Zaldi, Sp. M,

Dr. Nurhaida Djamil, Sp. M, Dr. Suratmin, Sp. M, Dr. Fithria Aldy,

Sp. M, M. Ked(Oph), Dr. Pinto Y Pulungan, Sp. M, Dr. Beby Parwis,

Sp. M dan Dr. Rully Hidayat, Sp. M, M. Ked (Oph), penulis haturkan

hormat dan terima kasih yang tak terhingga atas perhatian, kesabaran,

bimbingan, dan kesediaan berbagi pengalaman selama mendidik

penulis di bagian Ilmu Kesehatan Mata.

5. Keluarga besar Perdami Sumatera Utara, yang telah memberikan

kesempatan pada penulis menjadi bagian dari keluarga besar Perdami

dan membantu penulis dalam meningkatkan keahlian di bidang

Kesehatan Mata.

6. Direktur RSUP H Adam Malik Medan dan RSU Pirngadi Medan

yang telah memberikan fasilitas dan kesempatan yang seluas-luasnya

kepada penulis dalam menjalani pendidikan.

7. Rektor Universitas Sumatera Utara, Dekan dan Ketua TKP PPDS

Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara, yang telah

memberikan penulis kesempatan untuk mengikuti Program Pendidikan

Dokter Spesialis Ilmu Kesehatan Mata di Fakultas Kedokteran

Universitas Sumatera Utara.

8. PPDS Ilmu Kesehatan Mata, yang telah memberikan bantuan dan

dorongan semangat, sekaligus mengisi hari-hari penulis dengan

persahabatan, kerjasama, keceriaan dan kekompakan dalam

menjalani kehidupan sebagai residen.

9. Seluruh perawat/paramedik di RSUP H Adam Malik dan RSU

Pirngadi Medan dan di berbagai tempat dimana penulis pernah

(10)

departemen Ilmu Kesehatan Mata FK USU, terima kasih atas bantuan

dan kerjasama yang telah diberikan selama ini.

10. Para pasien yang pernah penulis lakukan pemeriksaan selama

pendidikan dan juga pasien yang telah bersedia ikut dalam penelitian

ini sehingga penulisan tesis ini dapat terwujud.

Rasa hormat dan terima kasih tak terhingga kepada orang tua

tercinta, Ayahanda Alm H.M Daud Nasution dan Ibunda Hj Hardini

Yusuf tak terbalas kan segala doa, kebaikan, kasih sayang, dan

pengorbanan. Hanya doa tulus dari ananda agar Allah SWT membalas

kebaikan ayah dan ibunda dengan ridha-Nya.

Akhirnya kepada semua pihak yang telah berpartisasi, tiada kata

yang dapat penulis ucapkan selain ucapan terima kasih setulus-tulusnya,

semoga Allah SWT membalas dengan kebaikan. Harapan penulis semoga

tulisan ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Medan, 8 Januari 2014

(11)

DAFTAR ISI

BAB 3. KERANGKA KONSEP PENELITIAN DAN DEFINISI OPERASIONAL ... 16

5.1.1. Proporsi Penderita Keratitis Menurut Kelompok Umur Yang berobat ke RSUP H. Adam Malik Tahun 2011 .... 21

5.1.2. Proporsi Kasus Keratitis berdasarkan Jenis Kelamin yang datang berobat ke poli mata RSUP H. Adam Malik Tahun 2011 ... 22

5.1.3. Proporsi Kasus Keratitis berdasarkan Lateralitas yang datang berobat ke poli mata RSUP H. Adam Malik Tahun 2011 ... 22

5.1.4. Proporsi kasus Keratitis berdasarkan pekerjaan yang datang berobat ke poli mata RSUP H. Adam Malik Tahun 2011 ... 23 5.1.5. Proporsi Penderita Keratitis berdasarkan riwayat

(12)

poli mata RSUP H. Adam Malik Tahun 2011 ... 24

5.1.6. Proporsi Penderita Keratitis berdasarkan ada tidaknya riwayat trauma yang berobat ke Poli Mata RSUP H. Adam Malik Tahun 2011 ... 24

BAB 6. PEMBAHASAN DAN DISKUSI ... 26

BAB 7. KESIMPULAN DAN SARAN ... 28

7.1. Kesimpulan ... 28

7.2 Saran ... 29

DAFTAR PUSTAKA ... 30

(13)

DAFTAR TABEL

Tabel 5.1.1. Proporsi kasus keratitis menurut kelompok umur ... 21

Tabel 5.1.2. Proporsi keratitis berdasarkan jenis kelamin ... 22

Tabel 5.1.3. Proporsi keratitis berdasarkan lateralitas ... 22

Tabel 5.1.4. Proporsi kasus keratitis berdasarkan pekerjaan ... 23

Tabel 5.1.5. Proporsi berdasarkan riwayat penggunaan lensa Kontak ... 24

(14)

DAFTAR LAMPIRAN

1. Surat Persetujuan Komite Etika

2. Data pasien tahun 2011

Referensi

Dokumen terkait

Kasus aniridia kongenital dapat terjadi karena mutasi pada gen PAX 6 yang memiliki peran dalam perkembangan mata, terutama pada perkembangan kornea, iris, lensa, badan

Puji syukur yang tak terhingga saya panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan karunia Nya sehingga saya dapat menyelesaikan penelitian dan penulisan tesis ini

9–11 Pada kasus ini pasien belum dilakukan tindakan operasi, pasien direncanakan untuk tindakan fakoemulsifikasi dengan pemasangan lensa intraokular pada mata kanan

Pada laporan kasus ini pasien adalah seorang wanita berusia 27 tahun dengan peningkatan TIO pada kedua mata (OD 23 mmHg, OS 48 mmHg), sudut bilik mata depan terbuka melalui

Diketahui 95% pasien yang menderita keratitis Acanthamoeba mengeluhkan nyeri yang diikuti mata merah, buram, silau, dan rasa tidak nyaman.5 Selain itu terdapat faktor risiko berupa

Pasien berusia 51 tahun dan didiagnosis glaukoma sudut tertutup primer, katarak senilis imatur, dan nanoftalmia bilateral berdasarkan pada tajam penglihatan kedua mata yang buruk dengan

Pilihan tatalaksana pada kasus ini adalah simblefarektomi beserta eksisi pterigium dengan graft konjungtiva, aplikasi 5-fluoroluracil, amnion membran graft mata kiri dan tarsorafi

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran hasil implantasi LIO iris-claw pada kasus drop LIO yang dilakukan vitrektomi pars plana di Rumah Sakit Mata Cicendo tahun