ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA
I. PENGKAJIAN A. Data Umum
1. Identitas Keluarga
Nama Kepala Keluarga : Tn. U
Usia : 60 tahun
Pendidikan : SD
Pekerjaan : Amil
Agama : Islam
Alamat : Kp. Siluk RT 03 RW 01 Kec. Legok Kab. Tangerang
Komposisi Anggota Keluarga
N
o Nama JK dgn KKHub. Usia Agama Pendidikan Pekerjaan
1 Ny. T P Istri 50 th Islam SD Petani
2. Genogram
Ny.T
Keterangan
: perempuan : tinggal serumah
: laki-laki : meninggal
: menikah : klien
3. Tipe Keluarga
Keluarga Tn.U merupakan tipe extended family yaitu keluarga inti ditambah dengan keluarga lain yang masih mempunyai hubungan darah misalnya kakek, nenek, paman, dan bibi.
4. Latar Belakang Budaya
Tn.U asli dari Legok dan bersuku sunda sedangkan Ny.T berasal dari Legok dan bersuku sunda. Bahasa yang digunakan dalam sehari-hari yaitu menggunakan bahasa Sunda.
5. Nilai-nilai Spiritual
Keluarga Tn.U beragama islam. Semua anggota keluarga taat dalam menjalankan sholat 5 waktu karena Tn.U selalu mengingatkan anggota keluarganya untuk menjalankan sholat dan Tn.U seorang tokoh masyarakat di kp. sikluk.
6. Status Sosial Ekonomi
Penghasilan keluarga di dapatkan dari hasil bertani atau didapatkan dari amil saat acara pernikahan. Anak Ny. T mengatakan bahwa penghasilannya perbulan dibawah Rp. 1.000.000 dapat mencukupi untuk biaya hidup karena keluarga mereka mempunyai sawah jadi tidak harus membeli beras dan pengeluaran perbulannya, namun ia mendapatkan tambahan pendapatan dari anak-anaknya sehingga dapat tercukupi kehidupannya. Keluarga Tn.U juga tidak memiliki tabungan. Pengelola keuangan di dalam keluarga dilakukan oleh Tn.U.
7. Aktivitas Rekreasi / Waktu Luang
Waktu luang yang dimiliki oleh Tn.U ketika tidak bekerja digunakan untuk beristirahat, membantu Ny.T untuk bertani. Ketika waktu luang Tn. U sering pergi ke masjid untuk bantu˗bantu membersihkan masjid dan bermain dengan cucunya saat berkumpul bersama keluarg . Sedangkan waktu luang yang dmiliki oleh Ny.T dilakukannya untuk beristirahat yang biasanya dilakukan sehabis pulang bertani. Keluarga Tn.U tidak pernah pergi berekreasi.
B. Riwayat Dan Tahap Perkembangan Keluarga 1. Tahap Perkembangan Keluarga Saat Ini
Saat ini keluarga Tn.U memasuki tahap perkembangan keluarga usia pertengahan, dengan tugas perkembangan:
a. Mempertahankan kesehatan individu dan pasangan usia pertengahan b. Keakraban dengan pasangan
2. Tugas Perkembangan Yang Belum Terpenuhi/Terlaksana Pada Tahap Perkembangan
Semua tugas perkembangan pada tahap pertengahn sudah terpenuhi 3. Riwayat Keluarga Inti
Tn.N dan Ny.N menikah, Pernikahan mereka dikaruniai 6 orang anak dan anak-anak mereka sekarang sudah menikah.
4. Riwayat Keluarga Sebelumnya
Orang tua Tn.U dan Ny.T sudah meninggal dunia. Orang tua dari Ny.T ada yang menderita hipertensi.
C. Data Lingkungan 1. Karakteristik Rumah
Rumah yang saat ini ditempati oleh keluarga Tn.U merupakan rumah milik sendiri, Tn.U lupa dengan luas bangunan. Halaman depan rumah dibuat menjadi teras. Rumah terdiri dari 1 ruang tamu, 2 kamar tidur, 1 dapur, 1 kamar mandi dengan menggunakan WC jongkok. Rumah secara umum tampak kotor berdebu, namun masih terlihat barang-barang yang tidak diletakan pada tempatnya, terutama barang-barang yang terletak dibelakang rumah dekat dapur yang terlihat berantakan. Lantai rumah sudah menggunakan keramik dan atap rumah menggunakan genteng. Pencahayaan di dalam rumah cukup terang karena terdapat jendela mati disekeliling rumah.
2. Karakteristik Tentangga Dan Komunitas Tempat Tinggal
Lingkungan tempat tinggal Tn.N sebagian besarnya merupakan penduduk asli bojong kamal. Tn.U dan Ny.T sering mengobrol dengan warga sekitar rumahnya serta aktif jika ada kegiatan dimasyarakat sehingga keluarga dapat mengenal baik para tetangga.
Tipe rumah yang berada dilingkungan sekitarnya cukup bervariasi ada yang sudah berbentuk modern, ada juga yang masih dengan bangunan lama dan ada juga masih menggunakan bilik. Akses jalan untuk ke rumah Tn.N atau rumah disekitarnya tidak memungkinkan untuk dilalui mobil dan hanya dapat dilalui oleh kendaraan roda 2 karena jalanan yang sempit dan depan rumah Tn.T terdapat sawah.
Disekitar pemukiman Tn.N terdapat bentangan tanah dengan rumput liar, disamping terdapat kali, kandang ternak dan. Sedangkan untuk sarana perekonomian terdapat warung yang menjual keperluan sehari-hari, dan sarana pendidikan dapat ditemukan masih di RW yang sama namun di RT yang berbeda. Sarana kesehatan yang ada di wilayah tersebut yaitu posyandu, poswindu dan puskesmas keliling.
3. Mobilitas Geografis Keluarga
Keluarga Tn.U sudah tinggal menetap di lingkungan ini sejak menikah WC
Dapu r WC
Kama r Tidur
Ruang Tamu Kama
r Tidur
Halaman/ Kam
ar Tidur
4. Perkumpulan Keluarga Dan Interaksi Dengan Masyarakat
Ny.T mengatakan semua keluarganya jarang bisa berkumpul bersama-sama, hanya anaknya yang tinggal rumahnya saja. Sedangkan untuk anaknya yang lainnya, Ny.T mengatakan sering berkunjung. Ny.T mengatakan sering keluar rumah , untuk berkunjung ke tetangganya, sementara Tn.U sering mengobrol dengan para tetangga disekitarnya untuk mengisi waktu luangnya.
5. Sistem Pendukung Keluarga
Jika keluarga mempunyai masalah yang tidak dapat diselesaikan sendiri, biasanya anak-anaknya akan membantu.
D. Struktur Keluarga
1. Pola Komunikasi Keluarga
Tn.U mengatakan bahwa dirinya jarang mengobrol dengan Ny.T, biasanya mereka mengobrol jika sedang berkumpul bersama anaknya, menonton tv, atau ketika bekerja mempersiapkan dagangan Ny.T.. Pola komunikasi yang diterapkan yaitu terbuka dan langsung. Namun pola komunikasi yang dilakukan kepada anak-anaknya dapat melalui komunikasi langsung pada anak-anaknya.
2. Struktur Kekuatan Keluarga
Menurut Ny.T dirinya lebih dekat dengan anak terakhirnya karena tinggal bersama namun ia juga dekat dengan anaknya yang pertama karena tempat tinggalnya yang dekat. Tn.U berperan sebagai pengambil segala keputusan yang ada dikeluarga namun sebelumnya ia akan diskusikan dulu dengan Ny.U.
3. Struktur Peran
Tn.U berperan sebagai kepala keluarga namun karena dirinya adalah seorang amil dengan pekerjaan tidak menentu maka ia juga membantu Ny.T dalam bertani. Selain itu, Ny.T juga berperan sebagai pencari nafkah dengan cara bertani untuk membantu perekonomian keluarganya dan menggantikan peran suaminya karena pekerjaannya yang tidak tetap dan usianya yang sudah tidak muda lagi.
4. Nilai/Norma Keluarga
E. Fungsi Keluarga 1. Fungsi Afektif
Tn.U dan Ny. T saling menyayangi satu sama lain, hal ini terlihat dari sikap Tn.U yang selalu membantu istrinya dalam berbagai kegiatan. Selain itu, Ny.U juga selalu mengurus suaminya dengan cara menyiapkan sarapan dan melakukan pekerjaan rumah tangga lainnya sebagai seorang ibu rumah tangga. Hal-hal yang mereka lakukan membuat keluarga menjadi lebih harmonis.
2. Fungsi Sosialisasi
Menurut Ny.T sosialisasi antara dirinya dan lingkungan dirasakan cukup baik, ia juga menyempatkan diri untuk mengikuti pengajian pada waktu luang yang dimilikinya. Sementara itu, Tn.U juga mengikuti kegiatan yang ada di masyarakat dan pengajian bapak-bapak.
3. Fungsi Perawatan Kesehatan
Keluarga meyakini bahwa kesehatan adalah hal yang terpenting. Ny.N mengatakan bahwa dirinya merasa pusing/sakit jika tekanan darah naik ia baru berobat ke puskesmas. Begitu juga dengan Tn.U asam urat, Keluarga Tn.U mengetahui jika berolahraga sangat penting untuk kesehatan maka keluarga Tn.U mengikuti olahrag yang dilaksanakan oleh puskesmas.
F. Koping Keluarga
1. Stresor Jangka Pendek dan Jangka Panjang
Tn.U mengatakan bahwa saat ini ia sedang memikirkan masalah kesehatan dikeluarganya terutama istrinya yang menderita hipertensi dan gatal˗gatal. Ny.T menganggap hal tersebut juga dapat mempengaruhi dalam perekonomian keluarganya karena dengan demikian maka kemampuan Tn.U dan Ny.T untuk bekerja akan menurun. Ia berharap keluarganya dapat tetap menjaga kesehatannya sehingga tidak merepotkan anak-anaknya kelak.
2. Kemampuan Keluarga Berespon Terhadap Situasi Stressor
Masalah yang ada di keluarga akan di selesaikan dengan cara membicarakannya secara langsung dan menyelesaikan masalah tersebut dengan cara baik-baik. Ny.T mengatakan ia selalu bersyukur dan berserah diri kepada Allah SWT, karena menurut dirinya Allah SWT dapat membantu segala permasalahan yang ada.
3. Strategi Koping Yang Digunakan
G. Pemeriksaan Fisik
Pemeriksaan Tn.U Ny.T
Kepala Rambut berwarna hitam namun sudah tumbuh uban, kulit kepala bersih,
penyebaran rambut merata, tidak ada lesi dan benjolan
Rambut berwarna hitam namun sudah tumbuh uban, kulit kepala bersih,
penyebaran rambut merata, tidak ada lesi dan benjolan Mata Mata simetris antara kanan
dan kiri, bola mata dapat mengikuti gerakan tangan pemeriksa, reaksi terhadap cahaya +/+, konjungtiva tidak anemis, sklera tidak ikhterik
Mata simetris antara kanan dan kiri, bola mata dapat mengikuti gerakan tangan pemeriksa, reaksi terhadap cahaya +/+, konjungtiva tidak anemis, sklera tidak ikhterik
Ny.T mengatakan
pengelihatnya agak kurang jelas
Hidung tidak ada nyeri tekan pada sinus, uji penciuman baik dengan menggunakan minyak kayu putih (N.I)
Terdapat 2 lobang hidung, tampak bersih tidak ada cairan dan tidak ada lesi, mukosa hidung lembab, tidak ada nyeri tekan pada sinus
Mulut Bibir tidak pucat, tidak ada sariawan, gigi lengkap tidak ada yang bolong, lidah dapat bergerak kesegala arah, lidah dapat
membedakan rasa asin, manis, asam dan pahit.
Bibir tidak pucat, tidak ada sariawan, gigi tidak lengkap, bibir miring ke kiri
Telinga tidak ada pengeluaran cairan dari lubang telinga, tidak ada benjolan, tidak ada nyeri tekan dan klien dapat mendengar dengan baik.
Daun telinga simetris antara kanan dan kiri, tidak ada pengeluaran cairan dari lubang telinga, tidak ada benjolan, tidak ada nyeri tekan dan klien tidak dapat mendengar dengan baik. Leher dan Tenggorokan Tidak ada kesulitan dalam
menelan, tidak ada pemesaran kelenjar getah bening,
Tidak ada kesulitan dalam menelan,, tidak ada tanda-tanda radang tenggorokan.
Dada Pengembangan dada
simetris, RR: 20x/menit, suara nafas vesikuler, suara jantung BJ1/BJ2 +/+
Abdomen Tidak ada nyeri tekan dan tidak ada keluhan
Tidak ada nyeri tekan dan tidak ada keluhan
ekstremitas, gerakan tidak terbatas, mampu fleksi dan ekstensi, tidak ada bengkak, refleks (+), kekuatan otot: 5 5
5 5
Kulit turgor kulit baik turgor kulit baik, terdapat lesi karena gatal
Berat Badan 73 kg 47 kg
Tinggi Badan 160 cm 155 cm
Tekanan Darah TD: 130/90 mmhg TD: 140/90 mmhg
Suhu Tubuh 36,2 0C 36,0 0C
Penunjang Lainnya
H. Harapan Keluarga Terhadap Asuhan Keperawatan Keluarga
Keluarga Tn.U berharap jika petugas kesehatn dapat membantu permasalahan yang ada di keluarga terutama dalam bidang kesehatan.
I. Pengkajian Penjajakan II Masalah Kesehatan Keluarga
1. Masalah Kesehatan Keluarga: Keluarga Ny.T menderita hipertensi, dan asam urat baru diketahui ketika dilakukan pengecekan asam urat oleh perawat a. Apa yang bapak/ibu ketahui tentang masalah dan tanda gejala pendukung
masalah? Keluarga mengatakan jika hipertensi paling ia hanya mengalami gejala pusing/sakit kepala pada saat shalat. Selain itu, Keluarga mengatakan bahwa dirinya juga suka merasa gatal˗gatal pada tangannya pada saat malam hari
b. Penyebab? Keluarga mengatakan ia dulu sering mengonsumsi ikan asin dan mempunyai keturunan hipertensi
c. Akibat? Keluarga mengatakan bahwa mereka tidak mengetahui dampak dari hipertensi.
Menyelesaikan Masalah
2. Apa yang bapak/ibu lakukan dengan adanya masalah tersebut?
Keluarga mengatakan berobat ke puskesmas jika ada yang mengantar ke puskesmas karena jarak dari rumah keluarga ke puskesmas lumayan jauh, obat darah tingginya hanya diminum jika sedang merasa pusing saja
Memberikan Perawatan Anggota Keluarga
Keluarga mengatakan ia memberikan perawatan dengan cara menasehati istrinya agar menjaga pola makan.
Modifikasi Lingkungan
4. Bagaimana cara bapak/ibu menata lingkungan yang dapat meningkatkan keberhasilan penyelesaian masalah?
Keluarga mengatakan tidak tahu
Sarana Fasilitas Kesehatan
5. Apakah bapak/ibu memanfaatkan sarana/fasilitas kesehatan yang ada dimasyarakat untuk mengatasi masalah tersebut diatas?
Ya, Keluarga terkadang berobat memeriksakan kesehatannya ke puskesmas, namun jarak antara rumah klien ke puskesmas sedikit jauh sehingga memerlukan kendaraan bermotor
II. ANALISA DATA
No Data Masalah Keperawatan
1
DS:
- Keluarga mengatakan memiliki penyakit darah tinggi
- Keluarga mengatakan orang tua Ny.T ada yang memiliki penyakit darah tinggi - Keluarga mengatakan Ny.T sering
merasa pusing dan sakit kepala
- Keluarga mengatakan Ny.T meminum obat darah tingginya
- Keluarga Ny.T mengatakan bahwa mereka tidak mengetahui dampak dari hipertensi
DO:
- Tekanan darah Tn.N 140/90 mmhg
Resiko penurunan curah jantung b.d ketidakmampuan keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan hipertensi
2
DS:
- Keluarga mengatakan Ny.T mengatakan mengalami gatal˗gatal pada tangannya - Keluarga mengatakan Ny.T mengatakan
gatal˗gatal datang pada malam hari - Keluarga mengatakan Ny.T mengatakan
bahwa dirinya alergi daging DO:
- Terdapat lesi ditangan Ny.T - Ny.T sering menggaruk tangannya
Resiko kerusakan integritas kulit b.d ketidaktahuan keluarga dalam memelihara
SKORING MASALAH
1. Resiko penurunan curah jantung b.d ketidakmampuan keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan hipertensi
Kriteria Bobot Skor Pembenaran
1. Sifat masalah Skala :
- Aktual (3)
- Resiko (2)
- Potensial (1)
1
3/3 x 1 = 1
TD Ny.T yaitu 140/90 mmHg, Ny.T mengatakan suka pusing dan merasa berat pada pundak
2. Kemungkinan masalah dapat diubah:
Skala :
- Dengan mudah (2)
- Hanya sebagian (1)
- Tidak dapat (0)
2
2/2 x 2 = 2
Ny.T mengatakan dirinya akan mencoba mengikuti apa yang diperintahkan oleh petugas kesehatan
3. Potensial masalah untuk di cegah:
Pemeriksaan tekanan darah bisa dilakukan di posbindu terdekat/ puskesmas dan obat darah tinggi mudah didapatkan di puskesmas.
4. Menonjolnya masalah:
- Segera (2)
- Tidak perlu (1)
- Masalah tidak dirasakan (0)
1
2/2 x 1 = 1
Ny.T mengatakan ingin mengatasi masalah hipertensi
Total 5
2. Resiko kerusakan integritas kulit b.d ketidaktahuan keluarga dalam memelihara kesehatannya
Kriteria Bobot Skor Pembenaran
1. Sifat masalah Skala :
- Aktual (3)
- Resiko (2)
- Potensial (1
1
1/3 x 1 = 1/3
gatal˗gatal yang terjadi pada Ny.T membuat ia tidak nyaman
2. Kemungkinan masalah dapat diubah:
2 2/2 x 2 = 2
Skala :
- Dengan mudah (2)
- Hanya sebagian (1)
- Tidak dapat (0)
tangannya agar tidak terjadi luka
3. Potensial masalah untuk di cegah:
- Tinggi (3)
- Cukup (2)
- Rendah (1)
1
3/3 x 1 = 1
Ny.T mengikuti saran dari petugas kesehatan
4. Menonjolnya masalah:
- Segera (2)
- Tidak perlu (1)
- Masalah tidak dirasakan (0)
1
1/2 x 1 = 1/2
gatal˗gatal yang terjadi pada Ny.T membuat ia kadang tidak bisa tidur
Total 3 5/6
III. DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Resiko penurunan curah jantung b.d ketidakmampuan keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan hipertensi (skor: 5)
IV. RENCANA KEPERAWATAN
NO DIAGNOSA
KEPERAWATAN
TUJUAN EVALUASI
INTERVENSI
UMUM KHUSUS KRITERIA STANDAR
1 Resiko penurunan curah jantung b.d ketidakmampuan keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan hipertensi
Setelah dilakukan pertemuan sebanyak 1 x 45 menit, diharapkan:
1. Kelua
rga dapat mengenal penyakit hipertensi:
a. Menjelaskan pengertian penyakit hipertensi
Respon verbal
Penyakit hipertensi merupakan
meningkatnya TD lebih dari 140/90 mmHg
1. Dikusikan dengan keluarga pengertian penyakit
hipertensi
2. Anjurkan keluarga untuk menjelaskan kembali pengertian penyakit hipertensi
3. Berikan pujian atas kemampuan keluarga b. Menyebutkan penyebab
dari hipertensi Respon verbal Menyebutkan minimal 3 dari dari penyebab hipertensi:
1. Identifikasi pengetahuan keluarga tentang penyebab penyakit hipertensi
2. Diskusikan penyebab penyakit hipertensi 3. Beri kesempatan kepada
keluarga untuk bertanya 4. Anjurkan keluarga untuk
menyebutkan kembali penyebab penyakit hipertensi
5. Beri pujian atas kemampuan keluarga
gejala hipertensi verbal 4 dari 10 tanda dan gejala hipertensi:
1. 2.
tungkuk 3.
4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.
mengenai tanda dan gejala penyakit hipertensi
2. Bantu keluarga
mengidentifikasi tanda dan gejala penyakit hipertensi yang ada dalam keluarga khususnya pada Ny.T 3. Anjurkan keluarga untuk
menyebutkan kembali tanda dan gejala dari penyakit hipertensi
4. Beri pujian atas kemampuan keluarga menyebutkan kembali tanda dan gejala penyakit
hipertensi khusunya pada anggota keluarga yang menderita penyakit hipertensi
TUK 2
Setelah dilakukan pertemuan
Respon verbal
Menyebutkan 2 dari 4 bahaya dari hipertensi:
sebanyak.... Keluarga mampu
mengambil keputusan untuk mencegah penyakit
hipertensi dengan: a. Menjelaskan
komplikasi akibat dari hipertensi yang tidak ditangani dengan baik
1. 2. 3. 4.
tidak ditangani dengan baik 2. Beri kesempatan keluarga
bertanya
3. Anjurkan keluarga untuk mengungkapkan kembali akibat lanjut penyakit hipertensi bila tidak ditangani dengan baik 4. Beri pujian atas
kemampuan keluarga
b. Mengambil keputusan yang tepat untuk merawat Ny.T yang menderita hipertensi
Respon verbal
Keluarga dapat mengambil keputusan untuk merawat Ny.T yang menderita penyakit hipertensi
1. Gali pendapat keluarga mengenai apa yang harus dilakukan untuk merawat Ny.T
2. Bimbing dan bantu keluarga untuk mengambil keputusan yang tepat
3. Beri kesempatan keluarga memikirkan kembali keputusan yang diambil 4. Beri pujian atas keputusan
yang diambil keluarga Keluarga dapat mengenal
cara mencegah penyakit hipertensi dengan:
a. Menjelaskan cara mencegah penyakit hipertensi
Respon
verbal Menyebutkan 2 cara mencegah hipertensi:
1.
hipertensi 2.
1. Gali pengalaman keluarga dalam mencegah penyakit hipertensi
penyakit hipertensi 4. Anjurkan keluarga untuk
mengungkapkan kembali penjelasan yang telah diberikan
b. Menyebutkan cara pola hidup sehat untuk mencegah penyakit hipertensi
Menyebutkan 3 dari 5 cara pola hidup sehat untuk mencegah penyakit hipertensi:
1. 2. 3.
dan minum alkohol 4.
5.
yang dikonsumsi
1.
dalam melakukan pola hidup sehat
2.
keluarga yang sudah tepat 3.
pola hidup sehat untuk mencegah penyakit hipertensi
4.
mengungkapkan kembali penjelasan yang telah diberikan
TUK 3
Setelah dilakukan pertemuan sebanyak 3 x 1 hari
diharapkan:
Keluarga dapat mempelajari teknik management stress untuk mengontrol tekanan darah tinggi:
a. Mempraktikan teknik relaksasi otot progesif
Respon
psikomotor Mendemonstrasikan teknik relaksasi otot progresif:
1. membuat suatu kepalan, angkat sampai sejajar bahu dan dilepaskan 2. Menekuk kedua
telapak tangan ke belakang sehingga otot-otot ditangan bagian belakang
1. Gali pengalaman keluarga dalam melakukan
senam/relaksasi 2. Beri pujian atas usaha
keluarga yang sudah tepat 3. Diskusikan tentang
melakukan senam/relaksasi 4. Demonstrasi teknik
relaksasi otot progresif 5. Libatkan keluarga untuk
bersama-sama
mendemostrasikan kembali teknik relaksasi otot
menegang, dengan jari-jari
mengahadap ke langit-langit angkat sampai sejajar bahu dan dilepaskan 3. Gerakan ini
diawali dengan menggenggam kedua tangan seperti mengangkat barbel dan
membawa kedua kepalan ke pundak lalu lepaskan. 4. Mengangkat kedua
bahu setingi-tingginya seakan-akan bahu seakan-akan dibawa hingga menyentuh kedua telinga, lalu turunkan kembali 5. Menutup
keras-keras mata sehingga dapat dirasakan ketegangan disekitar mata dan otot-otot yang mengendalikan
gerakan mata dan buka kembali mata 6. Mengatup rahang,
diikuti dengan menggigit gigi seperti tersenyum sehingga akan dirasakan ketegangan disekitar otot-otot rahang dan rilekskan 7. Bibir
dimonyongkan sekuat-kuatnya sehingga akan dirasakan ketegangan
disekitar mulut dan rilekskan
8. Letakkkan kedua tangan dibelakang kepala, kemudian dorong kepala ke belakang sambil tangan menahan dorongan kepala dan rilekskan 9. Membawa kepala
untuk
sehingga dapat merasakan ketegangan didaerah leher, dan angkat kembali kepala
10. Kedua tangan diletakkkan dibelakang dan menahan badan. Kemudian busungkan dada, lalu rilekskan 11. Menarik nafas
panjang, tahan selama beberapa saat, sambil merasakan ketegangan di bagian dada kemudain diturunkan ke perut. Pada saat ketegangan
dilepas, klien dapat bernafas normal. 12. Menarik kuat-kuat
dan keras. Setelah 10 detik lalu dilepaskan
13. Meluruskan kedua belah telapak kaki sehingga otot paha terasa tegang dan angkat sejajar paha lalu turunkan kembali b. Mempraktikan teknik
hypnosis 5 jari
Respon psikomotor
Mendemonstrasikan teknik hypnosis 5 jari:
1. Sentuh ibu jari dengan telunjuk. Kenang saat anda sehat, fisik menyenangkan, segar, habis
olahraga, jalan-jalan (kenang semua keadaan fisik yang menyenangkan). 2. Sentuh ibu jari
dengan jari tengah. Kenang saat anda jatuh cinta, kasmaran, kehangatan, atau percakapan intim (kenangan manis dengan orang yang
1. Gali pengalaman keluarga dalam melakukan
management stress 2. Beri pujian atas usaha
keluarga yang sudah tepat 3. Diskusikan tentang
melakukan manajemen stres 4. Demonstrasi teknik
hypnosis 5 jari
5. Libatkan keluarga untuk bersama-sama
mendemostrasikan kembali teknik hypnosis 5 jari 6. Beri pujian atas
dicintai)
3. Sentuh ibu jari dengan jari manis. Kenang saat anda mendapat pujian, penghargaan, prestasi dan anda sangat berterima kasih (kenang semua keberhasilan dan prestasi)
4. Sentuh ibu jari dengan kelingking. Kenang semua tampat terindah yang pernah dikunjungi, bayangkan anda di sana beberapa saat.
c. Diet bagi penderita
hipertensi Respon Verbal Makanan yang harus dihindari atau dibatasi :
1. Makanan
yang berkadar lemak jenuh tinggi (otak, ginjal, paru, minyak kelapa, gajih)
2. Makanan
yang diolah dengan
1. Jelaskan akibat dari memakan˗ makanan yang seharusnya dibatasi
2. Beri kesempatan keluarga bertanya
menggunakan garam natrium (biskuit, cracker, keripik, dan makanan kering yang asin)
3. Makanan
dan minuman dalam kaleng
4. Makanan
yang diawetkan
5. Makanan
yang mengndung alkohol
6. Susu full
cream, daging merah,sumber protein hewani
4. Beri pujian atas kemampuan keluarga
TUK 4
Setelah dilakukan pertemuan sebanyak..., keluarga mampu memodifikasi lingkungan dengan cara : a. Modifikasi lingkungan
rumah yang nyaman
Repon
Verbal Kriteria lingkungan rumah yang nyaman :
1. R
utin menguras tempat penampungn air
2. H
ilangkan area
1. Dikusikan dengan keluarga mengenai lingkungan rumah yang nyaman 2. Anjurkan keluarga untuk
genangan air
3. R
apikan tumpukan pakaian atau baju yang tergantung
Setelah dilakukan pertemuan sebanyak..., diharapkan:
4. Keluarga
mampu memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan yang ada untuk mengatasi penyakit hipertensi:
a. Menyebutkan fasilitas kesehatan yang tersedia
Respon
verbal Fasilitas kesehatan yangdapat digunakan oleh keluarga adalah:
1. Puskesmas 2. Dokter praktek 3. Mantri/bidan 4. Posyandu
1. Diskusikan jenis fasilitas kesehtaan yang tersedia di lingkungan keluarga 2. Bantu keluarga memilih
fasilitas kesehatan yang sesuai dengan kondisi 3. Anjurkan keluarga untuk
memanfaatkan faslitas kesehtaan yang ada sesuai pilihan
b. Menyebutkan manfaat fasilitas kesehatan
Respon
verbal Manfaat fasilitas kesehatan: 1. Memberikan
informasi kesehatan 2. Memberikan
pengobatan
1. Identifikasi pengetahuan keluarga tentang manfaat fasiltas kesehatan
2. Diskusikan manfaat fasilitas kesehatan
3. Memberikan
pelayanan konseling 4. Membantu
meningkatakan kesehatan
mengungkapkan kembali manfaat fasilitas kesehatan
c. Memanfaatkan fasilitas kesehatan yang ada untuk menangani penyakit hipertensi yang diderita oleh Ny.T
Respon
psikomotor Keluarga membawa Ny.T yang mengalaami hipertensi ke fasilitas kesehatan yang ada untuk mengobati tekanan darah tingginya
1. Motivasi keluarga untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan yang ada. 2. Anjurkan keluarga untuk
membawa Ny.T berobat 3. Beri pujian atas
V. IMPLEMENTASI DAN EVALUASI
No Dx
Diagnosa
Keperawatan Implementasi Evaluasi
Paraf
1. Resiko tinggi penurunan curah jantung
Tanggal 14 Juni 2017 TUK 1-2:
1. Mendiskusikan dengan keluarga tentang:
a. Pengertian hipertensi b. Penyebab hipertensi c. Tanda dan gejala
hipertensi
d. Komplikasi akibat hipertensi yang tidak ditangani dengan baik 2. Memberi kesempatan
kepada keluarga untuk menyebutkan kembali pengertian hiperensi dan mengidentifikasikan penyebab hipertensi serta tanda dan gejala hipertensi 3. Memberikan
reinforcement positif atas kemampuan keluarga menyebutkan kembali pengertian hiperensi dan mengidentifikasi
penyebab hipertensi serta tanda dan gejala
hipertensi. 4. Mengevaluasi
pengetahuan keluarga dan
Subjektif:
a. Keluarga dapat menyebutkan kembali pengertian hipertensi yaitu merupakan meningkatknya tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg. b. Keluarga dapat
memberikan kesempatan pada keluarga untuk membandingkan
pengetahuan yang dimiliki keluarga dengan standar 5. Memberi kesempatan
kepada keluarga untuk menyebutkan kembali Komplikasi akibat hipertensi yang tidak ditangani dengan baik 6. Memberikan
reinforcement positif atas keputusan yang diambil keluarga
7. Memberikan pendidikan kesehatan pada keluarga mengenai cara mencegah penyakit hipertensi dan cara melakukan pola hidup sehat
8. Memberi kesempatan kepada keluarga untuk menyebutkan kembali cara mencegah hipertensi dan cara melakukan pola hidup sehat
menyebutkan kembali akibat hipertensi yang tidak ditangani dengan baik yaitu, stroke, gagal ginjal dan gagal jantung e. Keluarga
menyebutkan cara mencegah hipertensi yaitu dengan minum obat dan pola hidup sehat
f. Keluarga mengatakan cara hidup sehat yaitu berolahraga, tidak merokok,
memperhatikan makanan yang dikonsumsi dan membatasi garam.
Objektif:
a. Tampak keluarga memperhatikan saat melakukan diskusi bersama
b. Terjadi kontak mata saat berinteraksi dengan perawat c. Tampak keluarga
kepala tanda
mengerti penjelasan yang perawat berikan d. Keluarga tersenyum
saat diberikan pujian oleh perawat
Analisa:
Masalah teratasi dimana keluarga memahami tentang pengertian hipertensi, penyebab hipertensi, tanda dan gejala hipertensi, akibat dan cara mencegah penyakit hipertensi
Perencanaan: