Klinik Hukum Perancangan Peraturan Daerah
SILABUS MATA KULIAH : KLINIK PERANCANGAN PRODUK HUKUM DAERAHPROGRAM STUDI : Ilmu Hukum
MATA KULIAH : Klinik Perancangan Produk Hukum Daerah
KODE : -
SEMESTER : VII
SKS : 2
NAMA DOSEN : I Nengah Suantra.,S.H.,M.H.
Made Nurmawati.,S.H.,M.H. Ni Luh Gede Astariyani.,S.H.,M.H. A.A. Istri Ari Atu Dewi.,S.H.,MH.
Ni Gusti Ayu Dyah Satyawati.,S.H.,M.Kn.LLM Jimmy Z. Usfunan,S.H.,M.H.
I Gede Pasek Pramana.,S.H.,M.H. Ni Putu Niti Suari Giri, S.H, M.H.
STANDAR KOMPETENSI LULUSAN : Melalui Mata Kuliah Klinik Perancangan Produk Hukum Daerah diharapkan mahasiswa mampu menyusun (C6) naskah akademik, mengkualifikasikan (A5) dan membentuk (P4) rancangan peraturan daerah, peraturan kepala daerah dan keputusan kepala daerah
NO Kompetensi Dasar Materi Pokok Pengalaman Belajar Indikator Pencapaian
Penilaian Alokasi Waktu Sumber/ Bahan /Alat T UK US TM P L 1. Mahasiswa diharapkan mampu menerapkan (C3) Dasar-dasar Pembentukan Produk Hukum Daerah dan menyusun (C6) Naskah Akdemik 1. Pengertian Pembentukan Produk Hukum Daerah dan Ruang Lingkup Produk Hukum Daerah 2. Pendekatan Teoritik dalam Pembentukan Produk Hukum Daerah 3. Naskah Akdemik Mempelajari dan Mendiskusikan : 1. Pengertian Pembentukan Produk Hukum Daerah dan Ruang Lingkup Produk Hukum Daerah 2. Pendekatan Teoritik (teori sistem hukum perundang-undangan / legal system; teori penjenjangan norma hukum stufenbau theory; gelding theory; good legistation theory; ROCCIPI; teori momentum; teori kewenangan; dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang terkait) 3. Naskah Akdemik Mampu menerapkan (C3) Dasar-dasar Pembentukan Produk Hukum Daerah dan menyusun (C6) Naskah Akademik √ √ √ 200 - 200 Silabus, SAP, Kontrak Perkuliahan, Power Point, Tugas terstruktur, Bahan Ajar, Textbook, Peraturan Perundang-undangan. Pertemuan 1, 2 , 3 dan 4
NO Kompetensi Dasar Materi Pokok Pengalaman Belajar Indikator Pencapaian
Penilaian Alokasi Waktu Sumber/ Bahan /Alat T UK US TM P L 2. Mahasiswa diharapkan mampu menerapkan (C3), mengkualifikasi (A5) dan membentuk (P4) Rancangan Keputusan Kepala Daerah dan Rancangan Keputusan DPRD 1. Anatomi rancangan Keputusan Kepala Daerah dan anatomi Keputusan DPRD. 2. Praktek merancang Keputusan Kepala Daerah dan Keputusan DPRD Mempelajari dan praktik membentuk rancangan Keputusan Kepala Daerah serta Keputusan DPRD. Mampu menerapkan (C3), mengkualifikasi (A5) dan membentuk (P4) Rancangan Keputusan Kepala Daerah dan Keputusan DPRD √ √ √ 100 - 200 Silabus, SAP, Kontrak Perkuliahan, Power Point, Tugas terstruktur, Bahan Ajar, Textbook, Peraturan Perundang-undangan. Pertemuan 5, 6 dan 7
UJIAN TENGAH SEMESTER (Pertemuan ke-8) 3. Mahasiswa diharapkan mampu menerapkan (C3), mengkualifikasi (A5) dan membentuk (P4) Rancangan Peraturan Kepala Daerah 1. Anatomi Perancangan Peraturan Kepala Daerah 2. Praktek Perancangan Peraturan Kepala Daerah Mempelajari dan praktik membentuk rancangan Peraturan Kepala Daerah Mampu menerapkan (C3), mengkualifikasi (A5) dan membentuk (P4) rancangan Peraturan Kepala Daerah √ √ √ 100 - 200 Silabus, SAP, Kontrak Perkuliahan, Power Point, Tugas terstruktur, Bahan Ajar, Textbook, Peraturan Perundang-undangan.
NO Kompetensi Dasar Materi Pokok Pengalaman Belajar Indikator Pencapaian
Penilaian Alokasi Waktu Sumber/ Bahan /Alat T UK US TM P L Pertemuan 9, 10 dan 11 4. Mahasiswa diharapkan mampu menerapkan (C3), mengkualifikasi (A5) dan membentuk (P4) Rancangan Peraturan Daerah 1. Anatomi rancangan Peraturan Daerah 2. Praktik membentuk Peraturan Daerah Merancang dan membentuk rancangan Peraturan Daerah Mampu menerapkan (C3), mengkualifikasi (A5) dan membentuk (P4) rancangan Peraturan Daerah √ √ √ 100 - 300 Silabus, SAP, Kontrak Perkuliahan, Power Point, Tugas terstruktur, Bahan Ajar, Textbook, Peraturan Perundang-undangan. Pertemuan 12, 13, 14 dan 15
LAMPIRAN II: SAP
Pokok Materi I : Dasar-dasar Pembentukan Produk Hukum Daerah 1. MATA KULIAH Klinik Perancangan Produk Hukum Daerah 2. KODE MATA KULIAH - 3. WAKTU PERTEMUAN 1 x 100 menit 4. PERTEMUAN KE- 1 : Kuliah ke-1 5. INDIKATOR
PENCAPAIAN
Mampu memahami, menjelaskan dan menguraikan (C3) Dasar-dasar Pembentukan Produk Hukum Daerah
6. MATERI POKOK Pengertian Pembentukan Produk Hukum Daerah dan ruang lingkup Produk Hukum Daerah 7. PENGALAMAN
BELAJAR
Mempelajari dan Mendiskusikan Pengertian Pembentukan Produk Hukum Daerah. STRATEGI PEMBELAJARAN
TAHAPAN KEGIATAN DOSEN KEGIATAN
MAHASISWA PERANGKAT DAN MEDIA
(1) (2) (3) (4)
Pembukaan 1. Menyampaikan silabus, SAP, Kontrak
Perkuliahan, Kode Etik , SOP dan Penilaian. 2. Memberikan ulasan umum materi Perancangan Produk Hukum Daerah. 3. Memfasilitasi pembentukan kelompok. Melihat, mendengarkan penjelasan, serta mencatat.
Perangkat Pembelajaran: SAP, Silabus, Tugas Terstruktur, Textbook, Bahan Tayangan, Instrumen Hukum Nasional, Media Belajar: White Board, LCD.
Penyajian 1. Memberikan ulasan mengenai Pengertian
Melihat, mendengarkan
Pembentukan Produk Hukum Daerah dan ruang lingkup Produk Hukum Daerah
2. Memotivasi mahasiswa untuk berdiskusi dalam perkuliahan.
3. Menjelaskan tata cara pelaksanaan dan penilaian.
penjelasan, mencatat, bertanya, dan
berdiskusi.
Penutup Merangkum isi pokok perkuliahan, memberikan evaluasi, dan mengapresiasi pelaksanaan perkuliahan dan diskusi. Menyimak, mengajukan pertanyaan dan pendapat, menjawab pertanyaan evaluasi Idem
Post Test Ujian tertulis atau lisan, evaluasi proses pembelajaran, dan unjuk sikap
Referensi Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5234).
Undang – Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-undang NO. 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679).
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 32)
Ahmad, Rival Gulam, et.al.,2007,Sembilan Jurus merancang Peraturan untuk Transformasi Sosial :Sebuah Manual Untuk Praktisi, Pusat studi hukum dan kebijakan Indonesia, Jakarta.
Seidman, Ann, et.al., 2001. Penyusunan Rancangan UndangUndang Dalam Perubahan Masyarakat Yang Demokratis, terjemahan ELIPS, Jakarta
Dosen :
Tim Pengampu Klinik Hukum Perancangan Produk Hukum Daerah
Pokok Materi I : Pendekatan Teoritik dalam Pembentukan Produk Hukum Daerah 1. MATA KULIAH Klinik Perancangan Produk Hukum Daerah
2. KODE MATA KULIAH .
3. WAKTU PERTEMUAN 1 x 100 menit 4. PERTEMUAN KE- 2
5. INDIKATOR PENCAPAIAN
Mampu menerapkan dasar-dasar pembentukan Produk Hukum Daerah 6. MATERI POKOK Pendekatan Teoritik dalam Pembentukan Produk Hukum Daerah 7. PENGALAMAN
BELAJAR
Mempelajari dan Mendiskusikan Pendekatan Teoritik dalam Pembentukan Produk Hukum Daerah
STRATEGI PEMBELAJARAN TAHAPAN KEGIATAN DOSEN KEGIATAN
MAHASISWA PERANGKAT DAN MEDIA
(1) (2) (3) (4)
Pembukaan Memberikan ulasan umum Pendekatan Teoritik
Melihat, mendengarkan penjelasan, serta mencatat.
Perangkat Pembelajaran: SAP, Silabus, Tugas Terstruktur, Textbook, Bahan Tayangan, Instrumen Hukum Nasional.
Media Belajar: White Board, LCD. Penyajian Memberikan ulasan
mengenai: teori sistem hukum perundang-undangan / legal system; teori penjenjangan norma hukum stufenbau theory; gelding theory; good legistation theory; ROCCIPI; teori momentum; teori kewenangan; dan ketentuan peraturan 1. Melihat, mendengarkan penjelasan, mencatat, bertanya, dan beriskusi. 2. Berdiskusi Idem
perundang-undangan yang terkait)
Penutup 1. Merangkum isi pokok bahasan, memberikan evaluasi, memberitahukan tugas-tugas, meresponsi tugas-tugas, dan mengapresiasi pelaksanaan perkuliahan. 2. Menginformasikan rencana kegiatan pertemuan ke-3 Menyimak, mengajukan pertanyaan dan pendapat, menjawab pertanyaan evaluasi Idem
Post Test Ujian tertulis atau lisan, evaluasi proses pembelajaran, dan unjuk sikap
Referensi Ahmad, Rival Gulam, et.al.,2007,sembilan Jurus merancang Peraturan untuk Transformasi Sosial :Sebuah Manual Untuk Praktisi, Pusat studi hukum dan kebijakan Indonesia, Jakarta.
Seidman, Ann, et.al., 2001. Penyusunan Rancangan UndangUndang Dalam Perubahan Masyarakat Yang Demokratis,terjemahan ELIPS, Jakarta .
Meuwissen, 2007, Tentang Pengembanan Hukum, Ilmu Hukum, Teori Hukum dan Filsafat Hukum Terjemahan Arief Sidharta,Refika Aditama, Bandung.
Dosen :
Tim Pengampu Klinik Hukum Perancangan Produk Hukum Daerah
Pokok Materi I : Naskah Akdemik
1. MATA KULIAH Klinik Perancangan Produk Hukum Daerah 2. KODE MATA KULIAH - 3. WAKTU PERTEMUAN 2 x 100 menit 4. PERTEMUAN KE- 3 dan 4
5. INDIKATOR PENCAPAIAN
Mampu menyusun (C6) naskah akademik 6. MATERI POKOK Naskah Akademik
7. PENGALAMAN BELAJAR
Mampu Mendiskusikan dan Menyusun Naskah Akdemik STRATEGI PEMBELAJARAN TAHAPAN KEGIATAN DOSEN KEGIATAN
MAHASISWA PERANGKAT DAN MEDIA
(1) (2) (3) (4)
Pembukaan a. Memberikan ulasan umum tentang Naskah Akdemik
b. Memfasilitasi
pembentukan kelompok untuk role play
penyusunan naskah akademik
Melihat, mendengarkan penjelasan dan
membentuk kelompok
Perangkat Pembelajaran: SAP, Silabus, Tugas Terstruktur, Textbook, Bahan Tayangan, Instrumen Hukum Nasional.
Media Belajar: White Board, LCD.
Penyajian 1 Memberikan ulasan mengenai pengertian, fungsi, pengaturan dan sistematika Naskah Akademik
2 Memotivasi mahasiswa untuk melakukan role
1 Melihat, mendengarkan penjelasan,
mencatat, bertanya, dan berdiskusi. 2 Melakukan role play
play penyusunan naskah akademik
3 Menjelaskan tata cara pelaksanaan dan penilaian dalam role play penyusunan naskah akademik
Penutup Merangkum isi pokok bahasan, memberikan evaluasi, memberitahukan tugas-tugas untuk role play, meresponsi tugas-tugas, dan mengapresiasi pelaksanaan perkuliahan dan role play.
Menyimak, mengajukan pertanyaan dan
pendapat, menjawab pertanyaan evaluasi
Idem
Post Test Ujian tertulis atau lisan, evaluasi proses pembelajaran, dan unjuk sikap
Referensi Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5234).
Undang – Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-undang NO. 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679).
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah; Ahmad, Rival Gulam, et.al., 2007,Sembilan Jurus merancang Peraturan untuk Transformasi Sosial :Sebuah
Manual Untuk Praktisi, Pusat studi hukum dan kebijakan Indonesia, Jakarta.
Seidman, Ann, et.al., 2001. Penyusunan Rancangan UndangUndang Dalam Perubahan Masyarakat Yang Demokratis,terjemahan ELIPS, Jakarta
Hamidi, Jazim, et.al, 2008, Panduan Praktis Pembentukan Peraturan Daerah Partisipatif, Prestasi Pustaka, Malang.
Handoyo, Hestu Cipto, 2008, Prinsip-prinsip Legal Drafting & Desain Naskah Akademik,Universitas Atmajaya, Yogyakarta.
Kurnia,Mahendra Putra ,et all 2007. Pedoman Naskah Akademis Perda Partisipatif, Kreasi Total Media Yogyakarta.
Dosen :
Tim Pengampu Klinik Hukum Perancangan Produk Hukum Daerah
Tanda tangan
Pokok Materi II: Perancangan Keputusan Kepala Daerah dan Keputusan DPRD 1. MATA KULIAH Klinik Perancangan Produk Hukum Daerah
2. KODE MATA KULIAH 3. WAKTU
PERTEMUAN
3 x 100 menit = 300 menit. 4. PERTEMUAN KE- 5, 6 dan 7
5. INDIKATOR PENCAPAIAN
Mampu menerapkan (C3) dan membentuk (P4) rancangan Keputusan Kepala Daerah dan Keputusan DPRD
6. MATERI POKOK 1. Anatomi rancangan Keputusan Kepala Daerah dan anatomi rancangan Keputusan DPRD 2. Praktik merancang Keputusan Kepala Daerah dan Keputusan DPRD
7. PENGALAMAN BELAJAR
Menerapkan dan membentuk rancangan Keputusan Kepala Daerah dan Keputusan DPRD STRATEGI PEMBELAJARAN
TAHAPAN KEGIATAN DOSEN KEGIATAN
MAHASISWA PERANGKAT DAN MEDIA
(1) (2) (3) (4)
Pembukaan 1. Memberikan ulasan mengenai Perancangan Keputusan Kepala Daerah dan Keptusan DPRD 2. Memfasilitasi simulasi
pembentukan rancangan Keputusan Kepala Daerah dan Keptusan DPRD
Melihat, mendengarkan penjelasan, serta mencatat.
Perangkat Pembelajaran: SAP, Silabus, Tugas Terstruktur, Textbook, Bahan Tayangan, Instrumen Hukum Nasional.
Media Belajar: White Board, LCD.
Penyajian 1. Memberikan ulasan mengenai Anatomi rancangan Keputusan Kepala Daerah; 1. Melihat, mendengarkan penjelasan, mencatat, bertanya, dan beriskusi. Idem
Anatomi rancangan Keputusan DPRD 2. Memotivasi dan mengarahkan mahasiswa dalam melakukan simulasi.
3. Menjelaskan tata cara pelaksanaan dan penilaian.
2. Berdiskusi.
Penutup Merangkum isi pokok bahasan, memberikan evaluasi, meresponsi tugas-tugas, dan mengapresiasi pelaksanaan perkuliahan dan simulasi. Menyimak, mengajukan pertanyaan dan pendapat, menjawab pertanyaan evaluasi Idem
Post Test Ujian tertulis atau lisan, evaluasi proses pembelajaran, dan unjuk sikap
Referensi Hamidi, Jazim, et.al, 2008, Panduan Praktis Pembentukan Peraturan Daerah Partisipatif, Prestasi Pustaka, Malang.
Handoyo, Hestu Cipto, 2008, Prinsipprinsip Legal Drafting & Desain Naskah Akademik,Universitas Atmajaya, Yogyakarta.
Kurnia,Mahendra Putra ,et all 2007. Pedoman Naskah Akademis Perda Partisipatif, Kreasi Total Media Yogyakarta.
Laboratorium Fakultas Hukum Universitas KatolikParahyangan,1997Ketrampilan Perancangan Hukum,Citra AdityaBakti Bandung.
Sirajudin, et.al, 2008, Legislative Drafting Pelembagaan metodepartisipatif Dalam pembentukan Peraturan perundangundangan,InTrans Publising, Malang.
Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5234).
Undang – Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-undang NO. 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679).
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah; Dosen :
Tim Pengajar Klinik Hukum Perancangan Produk Hukum Daerah
Tanda tangan
Pokok Materi III: Perancangan Peraturan Kepala Daerah
1. MATA KULIAH Klinik Perancangan Produk Hukum Daerah 2. KODE MATA KULIAH - 3. WAKTU PERTEMUAN 3 x 100 menit 4. PERTEMUAN KE- 9, 10 dan 11 5. INDIKATOR
PENCAPAIAN
Mampu merancang (C6) dan membentuk (P4) rancangan Peraturan Kepala Daerah 6. MATERI POKOK Perancangan Peraturan Kepala Daerah
7. PENGALAMAN BELAJAR
Mempelajari dan praktik membentuk rancangan Peraturan Kepala Daerah STRATEGI PEMBELAJARAN
TAHAPAN KEGIATAN DOSEN KEGIATAN
MAHASISWA PERANGKAT DAN MEDIA
(1) (2) (3) (4)
Pembukaan Memfasilitasi praktik perancangan Peraturan Kepala Daerah Melihat, mendengarkan penjelasan, serta mencatat.
Perangkat Pembelajaran: SAP, Silabus, Tugas Terstruktur, Textbook, Bahan Tayangan, Instrumen Hukum Nasional , Media Belajar: White Board, LCD. Penyajian Memotivasi dan
mengarahkan mahasiswa untuk melakukan praktik pembentukan Peraturan Kepala Daerah Melihat, mendengarkan penjelasan, mencatat, bertanya, dan melakukan praktik. Idem
Penutup Merangkum isi pokok bahasan, memberikan evaluasi, meresponsi pelaksanaan praktik. Menyimak, mengajukan pertanyaan dan pendapat, menjawab pertanyaan evaluasi Idem
Referensi Soeprapto, Maria Farida Indrati 2007, Ilmu Perundang-undangan 2 Proses dan Teknik Pembentukannya, Kanisius Yogyakarta.
Hamidi, Jazim, et.al, 2008, Panduan Praktis Pembentukan Peraturan Daerah Partisipatif, Prestasi Pustaka, Malang.
Handoyo, Hestu Cipto, 2008, Prinsipprinsip Legal Drafting & Desain Naskah Akademik, Universitas Atmajaya, Yogyakarta.
Kurnia, Mahendra Putra, et all 2007. Pedoman Naskah Akademis Perda Partisipatif, Kreasi Total Media Yogyakarta.
Laboratorium Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan, 1997 Ketrampilan Perancangan Hukum, Citra Aditya Bakti Bandung.
Sirajudin, et.al, 2008, Legislative Drafting Pelembagaan metodepartisipatif Dalam pembentukan Peraturan perundangundangan,InTrans Publising, Malang.
Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5234).
Undang – Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-undang NO. 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679).
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah. Dosen :
Tim Pengajar Klinik Hukum Perancangan Produk Hukum Daerah
Pokok Materi IV : Perancangan Peraturan Daerah
1. MATA KULIAH Klinik Perancangan Produk Hukum Daerah 2. KODE MATA KULIAH - 3. WAKTU PERTEMUAN 4 x 100 menit 4. PERTEMUAN KE- 12, 13, 14 dan 15 5. INDIKATOR
PENCAPAIAN
Mampu merancang (C6) dan membentuk (P4) rancangan Peraturan Daerah 6. MATERI POKOK Perancangan Peraturan Daerah
7. PENGALAMAN BELAJAR
Mahasiswa diharapkan mampu merancang dan membentuk rancangan Peraturan Daerah STRATEGI PEMBELAJARAN
TAHAPAN KEGIATAN DOSEN KEGIATAN
MAHASISWA PERANGKAT DAN MEDIA
(1) (2) (3) (4)
Pembukaan Memfasilitasi praktik perancangan Peraturan Daerah Melihat, mendengarkan penjelasan, serta mencatat.
Perangkat Pembelajaran: SAP, Silabus, Tugas Terstruktur, Textbook, Bahan Tayangan, Instrumen Hukum Nasional , Media Belajar: White Board, LCD. Penyajian Praktik membentuk
rancangan Peraturan Daerah Melakukan praktik perancangan Peraturan Daerah Idem
Penutup Merangkum isi pokok bahasan, memberikan evaluasi, meresponsi pelaksanaan praktik perancangan Peraturan Daerah Menyimak, mengajukan pertanyaan dan pendapat, menjawab pertanyaan evaluasi Idem
Post Test Ujian tertulis atau lisan, evaluasi proses pembelajaran, dan unjuk sikap
Referensi Soeprapto, Maria Farida Indrati 2007,Ilmu Perundang- undangan 2 Proses dan Teknik Pembentukannya,Kanisius Yogyakarta.
Hamidi, Jazim, et.al, 2008, Panduan Praktis Pembentukan Peraturan Daerah Partisipatif, Prestasi Pustaka, Malang.
Handoyo, Hestu Cipto, 2008, Prinsipprinsip Legal Drafting & Desain Naskah Akademik,Universitas Atmajaya, Yogyakarta.
Kurnia,Mahendra Putra, et all 2007. Pedoman Naskah Akademis Perda Partisipatif, Kreasi Total Media Yogyakarta.
Laboratorium Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan, 1997 Ketrampilan Perancangan Hukum,Citra AdityaBakti Bandung.
Sirajudin, et.al, 2008, Legislative Drafting Pelembagaan metode partisipatif Dalam pembentukan Peraturan perundang-undangan, In Trans Publising, Malang.
Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587).
Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5234).
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah. Dosen :
Tim Pengampu Klinik Perancangan Produk Hukum Daerah