• Tidak ada hasil yang ditemukan

Klinik Hukum Perancangan Peraturan Daerah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Klinik Hukum Perancangan Peraturan Daerah"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

Klinik Hukum Perancangan Peraturan Daerah

SILABUS MATA KULIAH : KLINIK PERANCANGAN PRODUK HUKUM DAERAH

PROGRAM STUDI : Ilmu Hukum

MATA KULIAH : Klinik Perancangan Produk Hukum Daerah

KODE : -

SEMESTER : VII

SKS : 2

NAMA DOSEN : I Nengah Suantra.,S.H.,M.H.

Made Nurmawati.,S.H.,M.H. Ni Luh Gede Astariyani.,S.H.,M.H. A.A. Istri Ari Atu Dewi.,S.H.,MH.

Ni Gusti Ayu Dyah Satyawati.,S.H.,M.Kn.LLM Jimmy Z. Usfunan,S.H.,M.H.

I Gede Pasek Pramana.,S.H.,M.H. Ni Putu Niti Suari Giri, S.H, M.H.

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN : Melalui Mata Kuliah Klinik Perancangan Produk Hukum Daerah diharapkan mahasiswa mampu menyusun (C6) naskah akademik, mengkualifikasikan (A5) dan membentuk (P4) rancangan peraturan daerah, peraturan kepala daerah dan keputusan kepala daerah

(2)

NO Kompetensi Dasar Materi Pokok Pengalaman Belajar Indikator Pencapaian

Penilaian Alokasi Waktu Sumber/ Bahan /Alat T UK US TM P L 1. Mahasiswa diharapkan mampu menerapkan (C3) Dasar-dasar Pembentukan Produk Hukum Daerah dan menyusun (C6) Naskah Akdemik 1. Pengertian Pembentukan Produk Hukum Daerah dan Ruang Lingkup Produk Hukum Daerah 2. Pendekatan Teoritik dalam Pembentukan Produk Hukum Daerah 3. Naskah Akdemik Mempelajari dan Mendiskusikan : 1. Pengertian Pembentukan Produk Hukum Daerah dan Ruang Lingkup Produk Hukum Daerah 2. Pendekatan Teoritik (teori sistem hukum perundang-undangan / legal system; teori penjenjangan norma hukum stufenbau theory; gelding theory; good legistation theory; ROCCIPI; teori momentum; teori kewenangan; dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang terkait) 3. Naskah Akdemik Mampu menerapkan (C3) Dasar-dasar Pembentukan Produk Hukum Daerah dan menyusun (C6) Naskah Akademik √ √ √ 200 - 200 Silabus, SAP, Kontrak Perkuliahan, Power Point, Tugas terstruktur, Bahan Ajar, Textbook, Peraturan Perundang-undangan. Pertemuan 1, 2 , 3 dan 4

(3)

NO Kompetensi Dasar Materi Pokok Pengalaman Belajar Indikator Pencapaian

Penilaian Alokasi Waktu Sumber/ Bahan /Alat T UK US TM P L 2. Mahasiswa diharapkan mampu menerapkan (C3), mengkualifikasi (A5) dan membentuk (P4) Rancangan Keputusan Kepala Daerah dan Rancangan Keputusan DPRD 1. Anatomi rancangan Keputusan Kepala Daerah dan anatomi Keputusan DPRD. 2. Praktek merancang Keputusan Kepala Daerah dan Keputusan DPRD Mempelajari dan praktik membentuk rancangan Keputusan Kepala Daerah serta Keputusan DPRD. Mampu menerapkan (C3), mengkualifikasi (A5) dan membentuk (P4) Rancangan Keputusan Kepala Daerah dan Keputusan DPRD √ √ √ 100 - 200 Silabus, SAP, Kontrak Perkuliahan, Power Point, Tugas terstruktur, Bahan Ajar, Textbook, Peraturan Perundang-undangan. Pertemuan 5, 6 dan 7

UJIAN TENGAH SEMESTER (Pertemuan ke-8) 3. Mahasiswa diharapkan mampu menerapkan (C3), mengkualifikasi (A5) dan membentuk (P4) Rancangan Peraturan Kepala Daerah 1. Anatomi Perancangan Peraturan Kepala Daerah 2. Praktek Perancangan Peraturan Kepala Daerah Mempelajari dan praktik membentuk rancangan Peraturan Kepala Daerah Mampu menerapkan (C3), mengkualifikasi (A5) dan membentuk (P4) rancangan Peraturan Kepala Daerah √ √ √ 100 - 200 Silabus, SAP, Kontrak Perkuliahan, Power Point, Tugas terstruktur, Bahan Ajar, Textbook, Peraturan Perundang-undangan.

(4)

NO Kompetensi Dasar Materi Pokok Pengalaman Belajar Indikator Pencapaian

Penilaian Alokasi Waktu Sumber/ Bahan /Alat T UK US TM P L Pertemuan 9, 10 dan 11 4. Mahasiswa diharapkan mampu menerapkan (C3), mengkualifikasi (A5) dan membentuk (P4) Rancangan Peraturan Daerah 1. Anatomi rancangan Peraturan Daerah 2. Praktik membentuk Peraturan Daerah Merancang dan membentuk rancangan Peraturan Daerah Mampu menerapkan (C3), mengkualifikasi (A5) dan membentuk (P4) rancangan Peraturan Daerah √ √ √ 100 - 300 Silabus, SAP, Kontrak Perkuliahan, Power Point, Tugas terstruktur, Bahan Ajar, Textbook, Peraturan Perundang-undangan. Pertemuan 12, 13, 14 dan 15

(5)

LAMPIRAN II: SAP

Pokok Materi I : Dasar-dasar Pembentukan Produk Hukum Daerah 1. MATA KULIAH Klinik Perancangan Produk Hukum Daerah 2. KODE MATA KULIAH - 3. WAKTU PERTEMUAN 1 x 100 menit 4. PERTEMUAN KE- 1 : Kuliah ke-1 5. INDIKATOR

PENCAPAIAN

Mampu memahami, menjelaskan dan menguraikan (C3) Dasar-dasar Pembentukan Produk Hukum Daerah

6. MATERI POKOK Pengertian Pembentukan Produk Hukum Daerah dan ruang lingkup Produk Hukum Daerah 7. PENGALAMAN

BELAJAR

Mempelajari dan Mendiskusikan Pengertian Pembentukan Produk Hukum Daerah. STRATEGI PEMBELAJARAN

TAHAPAN KEGIATAN DOSEN KEGIATAN

MAHASISWA PERANGKAT DAN MEDIA

(1) (2) (3) (4)

Pembukaan 1. Menyampaikan silabus, SAP, Kontrak

Perkuliahan, Kode Etik , SOP dan Penilaian. 2. Memberikan ulasan umum materi Perancangan Produk Hukum Daerah. 3. Memfasilitasi pembentukan kelompok. Melihat, mendengarkan penjelasan, serta mencatat.

Perangkat Pembelajaran: SAP, Silabus, Tugas Terstruktur, Textbook, Bahan Tayangan, Instrumen Hukum Nasional, Media Belajar: White Board, LCD.

Penyajian 1. Memberikan ulasan mengenai Pengertian

Melihat, mendengarkan

(6)

Pembentukan Produk Hukum Daerah dan ruang lingkup Produk Hukum Daerah

2. Memotivasi mahasiswa untuk berdiskusi dalam perkuliahan.

3. Menjelaskan tata cara pelaksanaan dan penilaian.

penjelasan, mencatat, bertanya, dan

berdiskusi.

Penutup Merangkum isi pokok perkuliahan, memberikan evaluasi, dan mengapresiasi pelaksanaan perkuliahan dan diskusi. Menyimak, mengajukan pertanyaan dan pendapat, menjawab pertanyaan evaluasi Idem

Post Test Ujian tertulis atau lisan, evaluasi proses pembelajaran, dan unjuk sikap

Referensi  Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5234).

 Undang – Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-undang NO. 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679).

 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 32)

Ahmad, Rival Gulam, et.al.,2007,Sembilan Jurus merancang Peraturan untuk Transformasi Sosial :Sebuah Manual Untuk Praktisi, Pusat studi hukum dan kebijakan Indonesia, Jakarta.

Seidman, Ann, et.al., 2001. Penyusunan Rancangan UndangUndang Dalam Perubahan Masyarakat Yang Demokratis, terjemahan ELIPS, Jakarta

(7)

Dosen :

Tim Pengampu Klinik Hukum Perancangan Produk Hukum Daerah

(8)

Pokok Materi I : Pendekatan Teoritik dalam Pembentukan Produk Hukum Daerah 1. MATA KULIAH Klinik Perancangan Produk Hukum Daerah

2. KODE MATA KULIAH .

3. WAKTU PERTEMUAN 1 x 100 menit 4. PERTEMUAN KE- 2

5. INDIKATOR PENCAPAIAN

Mampu menerapkan dasar-dasar pembentukan Produk Hukum Daerah 6. MATERI POKOK Pendekatan Teoritik dalam Pembentukan Produk Hukum Daerah 7. PENGALAMAN

BELAJAR

Mempelajari dan Mendiskusikan Pendekatan Teoritik dalam Pembentukan Produk Hukum Daerah

STRATEGI PEMBELAJARAN TAHAPAN KEGIATAN DOSEN KEGIATAN

MAHASISWA PERANGKAT DAN MEDIA

(1) (2) (3) (4)

Pembukaan Memberikan ulasan umum Pendekatan Teoritik

Melihat, mendengarkan penjelasan, serta mencatat.

Perangkat Pembelajaran: SAP, Silabus, Tugas Terstruktur, Textbook, Bahan Tayangan, Instrumen Hukum Nasional.

Media Belajar: White Board, LCD. Penyajian Memberikan ulasan

mengenai: teori sistem hukum perundang-undangan / legal system; teori penjenjangan norma hukum stufenbau theory; gelding theory; good legistation theory; ROCCIPI; teori momentum; teori kewenangan; dan ketentuan peraturan 1. Melihat, mendengarkan penjelasan, mencatat, bertanya, dan beriskusi. 2. Berdiskusi Idem

(9)

perundang-undangan yang terkait)

Penutup 1. Merangkum isi pokok bahasan, memberikan evaluasi, memberitahukan tugas-tugas, meresponsi tugas-tugas, dan mengapresiasi pelaksanaan perkuliahan. 2. Menginformasikan rencana kegiatan pertemuan ke-3 Menyimak, mengajukan pertanyaan dan pendapat, menjawab pertanyaan evaluasi Idem

Post Test Ujian tertulis atau lisan, evaluasi proses pembelajaran, dan unjuk sikap

Referensi  Ahmad, Rival Gulam, et.al.,2007,sembilan Jurus merancang Peraturan untuk Transformasi Sosial :Sebuah Manual Untuk Praktisi, Pusat studi hukum dan kebijakan Indonesia, Jakarta.

Seidman, Ann, et.al., 2001. Penyusunan Rancangan UndangUndang Dalam Perubahan Masyarakat Yang Demokratis,terjemahan ELIPS, Jakarta .

Meuwissen, 2007, Tentang Pengembanan Hukum, Ilmu Hukum, Teori Hukum dan Filsafat Hukum Terjemahan Arief Sidharta,Refika Aditama, Bandung.

Dosen :

Tim Pengampu Klinik Hukum Perancangan Produk Hukum Daerah

(10)

Pokok Materi I : Naskah Akdemik

1. MATA KULIAH Klinik Perancangan Produk Hukum Daerah 2. KODE MATA KULIAH - 3. WAKTU PERTEMUAN 2 x 100 menit 4. PERTEMUAN KE- 3 dan 4

5. INDIKATOR PENCAPAIAN

Mampu menyusun (C6) naskah akademik 6. MATERI POKOK Naskah Akademik

7. PENGALAMAN BELAJAR

Mampu Mendiskusikan dan Menyusun Naskah Akdemik STRATEGI PEMBELAJARAN TAHAPAN KEGIATAN DOSEN KEGIATAN

MAHASISWA PERANGKAT DAN MEDIA

(1) (2) (3) (4)

Pembukaan a. Memberikan ulasan umum tentang Naskah Akdemik

b. Memfasilitasi

pembentukan kelompok untuk role play

penyusunan naskah akademik

Melihat, mendengarkan penjelasan dan

membentuk kelompok

Perangkat Pembelajaran: SAP, Silabus, Tugas Terstruktur, Textbook, Bahan Tayangan, Instrumen Hukum Nasional.

Media Belajar: White Board, LCD.

Penyajian 1 Memberikan ulasan mengenai pengertian, fungsi, pengaturan dan sistematika Naskah Akademik

2 Memotivasi mahasiswa untuk melakukan role

1 Melihat, mendengarkan penjelasan,

mencatat, bertanya, dan berdiskusi. 2 Melakukan role play

(11)

play penyusunan naskah akademik

3 Menjelaskan tata cara pelaksanaan dan penilaian dalam role play penyusunan naskah akademik

Penutup Merangkum isi pokok bahasan, memberikan evaluasi, memberitahukan tugas-tugas untuk role play, meresponsi tugas-tugas, dan mengapresiasi pelaksanaan perkuliahan dan role play.

Menyimak, mengajukan pertanyaan dan

pendapat, menjawab pertanyaan evaluasi

Idem

Post Test Ujian tertulis atau lisan, evaluasi proses pembelajaran, dan unjuk sikap

Referensi  Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5234).

 Undang – Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-undang NO. 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679).

 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah;  Ahmad, Rival Gulam, et.al., 2007,Sembilan Jurus merancang Peraturan untuk Transformasi Sosial :Sebuah

Manual Untuk Praktisi, Pusat studi hukum dan kebijakan Indonesia, Jakarta.

Seidman, Ann, et.al., 2001. Penyusunan Rancangan UndangUndang Dalam Perubahan Masyarakat Yang Demokratis,terjemahan ELIPS, Jakarta

Hamidi, Jazim, et.al, 2008, Panduan Praktis Pembentukan Peraturan Daerah Partisipatif, Prestasi Pustaka, Malang.

Handoyo, Hestu Cipto, 2008, Prinsip-prinsip Legal Drafting & Desain Naskah Akademik,Universitas Atmajaya, Yogyakarta.

(12)

Kurnia,Mahendra Putra ,et all 2007. Pedoman Naskah Akademis Perda Partisipatif, Kreasi Total Media Yogyakarta.

Dosen :

Tim Pengampu Klinik Hukum Perancangan Produk Hukum Daerah

Tanda tangan

(13)

Pokok Materi II: Perancangan Keputusan Kepala Daerah dan Keputusan DPRD 1. MATA KULIAH Klinik Perancangan Produk Hukum Daerah

2. KODE MATA KULIAH 3. WAKTU

PERTEMUAN

3 x 100 menit = 300 menit. 4. PERTEMUAN KE- 5, 6 dan 7

5. INDIKATOR PENCAPAIAN

Mampu menerapkan (C3) dan membentuk (P4) rancangan Keputusan Kepala Daerah dan Keputusan DPRD

6. MATERI POKOK 1. Anatomi rancangan Keputusan Kepala Daerah dan anatomi rancangan Keputusan DPRD 2. Praktik merancang Keputusan Kepala Daerah dan Keputusan DPRD

7. PENGALAMAN BELAJAR

Menerapkan dan membentuk rancangan Keputusan Kepala Daerah dan Keputusan DPRD STRATEGI PEMBELAJARAN

TAHAPAN KEGIATAN DOSEN KEGIATAN

MAHASISWA PERANGKAT DAN MEDIA

(1) (2) (3) (4)

Pembukaan 1. Memberikan ulasan mengenai Perancangan Keputusan Kepala Daerah dan Keptusan DPRD 2. Memfasilitasi simulasi

pembentukan rancangan Keputusan Kepala Daerah dan Keptusan DPRD

Melihat, mendengarkan penjelasan, serta mencatat.

Perangkat Pembelajaran: SAP, Silabus, Tugas Terstruktur, Textbook, Bahan Tayangan, Instrumen Hukum Nasional.

Media Belajar: White Board, LCD.

Penyajian 1. Memberikan ulasan mengenai  Anatomi rancangan Keputusan Kepala Daerah; 1. Melihat, mendengarkan penjelasan, mencatat, bertanya, dan beriskusi. Idem

(14)

 Anatomi rancangan Keputusan DPRD 2. Memotivasi dan mengarahkan mahasiswa dalam melakukan simulasi.

3. Menjelaskan tata cara pelaksanaan dan penilaian.

2. Berdiskusi.

Penutup Merangkum isi pokok bahasan, memberikan evaluasi, meresponsi tugas-tugas, dan mengapresiasi pelaksanaan perkuliahan dan simulasi. Menyimak, mengajukan pertanyaan dan pendapat, menjawab pertanyaan evaluasi Idem

Post Test Ujian tertulis atau lisan, evaluasi proses pembelajaran, dan unjuk sikap

Referensi  Hamidi, Jazim, et.al, 2008, Panduan Praktis Pembentukan Peraturan Daerah Partisipatif, Prestasi Pustaka, Malang.

Handoyo, Hestu Cipto, 2008, Prinsipprinsip Legal Drafting & Desain Naskah Akademik,Universitas Atmajaya, Yogyakarta.

Kurnia,Mahendra Putra ,et all 2007. Pedoman Naskah Akademis Perda Partisipatif, Kreasi Total Media Yogyakarta.

Laboratorium Fakultas Hukum Universitas KatolikParahyangan,1997Ketrampilan Perancangan Hukum,Citra AdityaBakti Bandung.

Sirajudin, et.al, 2008, Legislative Drafting Pelembagaan metodepartisipatif Dalam pembentukan Peraturan perundangundangan,InTrans Publising, Malang.

 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5234).

(15)

 Undang – Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-undang NO. 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679).

 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah; Dosen :

Tim Pengajar Klinik Hukum Perancangan Produk Hukum Daerah

Tanda tangan

(16)

Pokok Materi III: Perancangan Peraturan Kepala Daerah

1. MATA KULIAH Klinik Perancangan Produk Hukum Daerah 2. KODE MATA KULIAH - 3. WAKTU PERTEMUAN 3 x 100 menit 4. PERTEMUAN KE- 9, 10 dan 11 5. INDIKATOR

PENCAPAIAN

Mampu merancang (C6) dan membentuk (P4) rancangan Peraturan Kepala Daerah 6. MATERI POKOK Perancangan Peraturan Kepala Daerah

7. PENGALAMAN BELAJAR

Mempelajari dan praktik membentuk rancangan Peraturan Kepala Daerah STRATEGI PEMBELAJARAN

TAHAPAN KEGIATAN DOSEN KEGIATAN

MAHASISWA PERANGKAT DAN MEDIA

(1) (2) (3) (4)

Pembukaan Memfasilitasi praktik perancangan Peraturan Kepala Daerah Melihat, mendengarkan penjelasan, serta mencatat.

Perangkat Pembelajaran: SAP, Silabus, Tugas Terstruktur, Textbook, Bahan Tayangan, Instrumen Hukum Nasional , Media Belajar: White Board, LCD. Penyajian Memotivasi dan

mengarahkan mahasiswa untuk melakukan praktik pembentukan Peraturan Kepala Daerah Melihat, mendengarkan penjelasan, mencatat, bertanya, dan melakukan praktik. Idem

Penutup Merangkum isi pokok bahasan, memberikan evaluasi, meresponsi pelaksanaan praktik. Menyimak, mengajukan pertanyaan dan pendapat, menjawab pertanyaan evaluasi Idem

(17)

Referensi  Soeprapto, Maria Farida Indrati 2007, Ilmu Perundang-undangan 2 Proses dan Teknik Pembentukannya, Kanisius Yogyakarta.

Hamidi, Jazim, et.al, 2008, Panduan Praktis Pembentukan Peraturan Daerah Partisipatif, Prestasi Pustaka, Malang.

Handoyo, Hestu Cipto, 2008, Prinsipprinsip Legal Drafting & Desain Naskah Akademik, Universitas Atmajaya, Yogyakarta.

Kurnia, Mahendra Putra, et all 2007. Pedoman Naskah Akademis Perda Partisipatif, Kreasi Total Media Yogyakarta.

Laboratorium Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan, 1997 Ketrampilan Perancangan Hukum, Citra Aditya Bakti Bandung.

Sirajudin, et.al, 2008, Legislative Drafting Pelembagaan metodepartisipatif Dalam pembentukan Peraturan perundangundangan,InTrans Publising, Malang.

 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5234).

 Undang – Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-undang NO. 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679).

 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah. Dosen :

Tim Pengajar Klinik Hukum Perancangan Produk Hukum Daerah

(18)
(19)

Pokok Materi IV : Perancangan Peraturan Daerah

1. MATA KULIAH Klinik Perancangan Produk Hukum Daerah 2. KODE MATA KULIAH - 3. WAKTU PERTEMUAN 4 x 100 menit 4. PERTEMUAN KE- 12, 13, 14 dan 15 5. INDIKATOR

PENCAPAIAN

Mampu merancang (C6) dan membentuk (P4) rancangan Peraturan Daerah 6. MATERI POKOK Perancangan Peraturan Daerah

7. PENGALAMAN BELAJAR

Mahasiswa diharapkan mampu merancang dan membentuk rancangan Peraturan Daerah STRATEGI PEMBELAJARAN

TAHAPAN KEGIATAN DOSEN KEGIATAN

MAHASISWA PERANGKAT DAN MEDIA

(1) (2) (3) (4)

Pembukaan Memfasilitasi praktik perancangan Peraturan Daerah Melihat, mendengarkan penjelasan, serta mencatat.

Perangkat Pembelajaran: SAP, Silabus, Tugas Terstruktur, Textbook, Bahan Tayangan, Instrumen Hukum Nasional , Media Belajar: White Board, LCD. Penyajian Praktik membentuk

rancangan Peraturan Daerah Melakukan praktik perancangan Peraturan Daerah Idem

Penutup Merangkum isi pokok bahasan, memberikan evaluasi, meresponsi pelaksanaan praktik perancangan Peraturan Daerah Menyimak, mengajukan pertanyaan dan pendapat, menjawab pertanyaan evaluasi Idem

(20)

Post Test Ujian tertulis atau lisan, evaluasi proses pembelajaran, dan unjuk sikap

Referensi  Soeprapto, Maria Farida Indrati 2007,Ilmu Perundang- undangan 2 Proses dan Teknik Pembentukannya,Kanisius Yogyakarta.

Hamidi, Jazim, et.al, 2008, Panduan Praktis Pembentukan Peraturan Daerah Partisipatif, Prestasi Pustaka, Malang.

Handoyo, Hestu Cipto, 2008, Prinsipprinsip Legal Drafting & Desain Naskah Akademik,Universitas Atmajaya, Yogyakarta.

Kurnia,Mahendra Putra, et all 2007. Pedoman Naskah Akademis Perda Partisipatif, Kreasi Total Media Yogyakarta.

Laboratorium Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan, 1997 Ketrampilan Perancangan Hukum,Citra AdityaBakti Bandung.

Sirajudin, et.al, 2008, Legislative Drafting Pelembagaan metode partisipatif Dalam pembentukan Peraturan perundang-undangan, In Trans Publising, Malang.

 Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587).

 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5234).

 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah. Dosen :

Tim Pengampu Klinik Perancangan Produk Hukum Daerah

(21)

Referensi

Dokumen terkait

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 80 Tahun 2015 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 2036) sebagaimana telah diubah

rasa sakit bila menelan dan penjalaran rasa sakit kearah telinga.Apabila dijumpai penjalaran rasa sakit kearah telinga.Apabila dijumpai kasus dengan jelas diatas, khususnya

Jenis data yang diperlukan dalam penelitian tindakan kelas ini berupa nilai prestasi belajar siswa, hasil observasi terhadap guru dan keaktifan siswa selama KBM, hasil

(1) Memperkuat Kepemimpinan yang Transformatif (2) Memperkuat Visi sebagai Organisasi Perubahan (3) Memperkuat Rancangan Strategis Untuk Perubahan (4) Memperkuat Kemampuan

Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 82 Tahun 2014 tentang Penanggulangan Penyakit Menular (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 1755);.. Peraturan Menteri Kesehatan

Penelitian ini bertujuan untuk mencari hubungan antara besaran porsi dan citra tubuh dengan perubahan Body Mass Index (BMI) remaja putri usia 14 – 17 tahun di Pondok

Selain itu, pada penelitian yang dilakukan Maulana (2009) menggunakan adsorben arang sekam padi dengan metode batch menyimpulkan bahwa turunnya persentase teradsorpsi dari ion Cd 2+

Untuk menguji hipotesis yaitu bahwa metode pembelajaran progresif yang berorientasi pada keterampilan bekerja sama (sebagai kelompok eksperimen) lebih besar