BAB III ANALISIS STATUS HUKUM HUBUNGAN NASAB ANAK PEREMPUAN DI LUAR NIKAH TERHADAP AYAH BIOLOGISNYA (PERSPEKTIF MAZHAB HANAFI DAN SYAFI I)
Teks penuh
Dokumen terkait
Rincian hasilnya, bahwa Madzhab Hanafi berpendapat bahwa hukum nikah paksa dari seorang bapak bagi gadis kecil dan janda yang belum dewasa adalah sah. Jika gadis dan janda
hukum Islam dan tidak ter c atat menurut U ndang- U ndang Perkawinan, tidak masuk dalam kategori anak z ina atau anak lahir di luar nikah karena z ina, anak tersebut tetap
Oleh karena itu pendapat yang paling rājiḥ adalah pendapat yang tetap menasabkan anak hasil hubungan di luar nikah kepada ayah biologisnya, ketika ayah tersebut
Apabila memang anak yang lahir di luar nikah disimpulkan hanya memiliki hubungan nasab dengan ibunya (Kompilasi Hukum Islam Pasal 100), maka dari pasal 39
menurut hukum Islam dan tidak ter c atat menurut U ndang- U ndang Perkawinan, tidak masuk dalam kategori anak z ina atau anak lahir di luar nikah karena z ina, anak tersebut
Berdasarkan hal tersebut penelitian ini mengkaji tentang (1) bagaimana hak nafkah anak zina menurut Mazhab Hanafi dan Asy- Syafi’I. Penelitian ini menggunakan metode library
Menurut hukum Islam penentuan nasab kepada kedua orang tua biologisnya adalah anak yang lahir lebih dari enam bulan sejak berlangsungnya akad nikah.. Hal ini
bahwa anak ang dilahirkan di luar pernikahan hanya mempunai hubungan nasab dengan ibu dan keluarga ibunya sedangkan hubungan dengan ayah biologisnya maupun kelurga dari si ayah di