EFEK ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL BUAH KURMA SUKKARI (Phoenix dactylifera) PADA TIKUS JANTAN YANG Efek Antioksidan Ekstrak Etanol Buah Kurma Sukkari (Phoenix Dactylifera) Pada Tikus Jantan Yang Diinduksi Parasetamol.
Teks penuh
Dokumen terkait
Pada kadar kalium urin total dari suspensi ekstrak etanol andong hijau. (EEDAH) dosis 100 mg/kgbb, dosis 200 mg/kgbb, dan 400
Simpulan penelitian adalah ekstrak etanol daun salam (Syzygium polyanthum L.) dosis 50 mg/kgBB/hari dan 100 mg/kgBB/har menurunkan kadar trigliserida serum tikus
Dari penapisan beberapa ekstrak tanaman obat, ekstrak air lidah buaya dosis 500 mg/kgBB memperlihatkan aktivitas hepatoprotektif paling kuat dengan (35 ± 1,7) U/L
Senyawa flavonoid dan fenolik dalam buah kurma memiliki aktivitas antioksidan yang dapat menghambat kenaikan lipid peroksida dan protein oksida.. Penelitian ini
Pemberian kombinasi ekstrak etanol buah pare ( Momordica charantia) dosis 250 mg/kgBB dan metformin 90 mg/kgBB lebih efektif dalam menurunkan kadar glukosa
Hasil penelitian menunjukkan telah terjadi proses perbaikan stres oksidatif pada tikus DM akibat pemberian ekstrak etanol buah merah dengan dosis 250 mg/kgBB, 500 mg/kgBB, 1000
Bahan yang digunakan adalah buah kurma Ajwah, etanol 96% sebagai penyari, parasetamol sebagai penginduksi, CMC-Na 1% digunakan sebagai pengsuspensi agar paracetamol
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ektrak etanol dengan dosis 125 mg/KgBB dan 250 mg/KgBB mempunyai efektivitas tertinggi dalam menurunkan kadar gula