KAJIAN MATRIKS JORDAN DAN APLIKASINYA PADA SISTEM
LINEAR WAKTU DISKRIT
Oleh:
APRILLIANTIWI NRP. 1207100064
Dosen Pembimbing:
1. Soleha, S.Si, M.Si
2. Dian Winda S., S.Si, M.Si
L ATAR B ELAKANG
Matriks dan similar jika ada matriks nonsingular P sehingga P -1AP=B
Multiplisitas geometri matriks
= n
A dapat
didiagonalkandengan kata lain ada matriks D
yang similar dengan A sehingga A=PDP -1
Multiplisitas geometri
matriks ≠ n
Tidak dapat
didiagonalkan tetapi
?
dapat diperolehmatriks Jordan yang similar dengan A,
A=PJP -1
Rumusan masalah dari Tugas Akhir ini adalah:
☼ Bagaimana bentuk matriks Jordan dan sifat matriks Jordan terhadap similaritas sebarang matriks bernilai real?
☼ Bagaimana mendapatkan vektor-eigen tergeneralisasi dan sifat-sifat apa saja yang berlaku pada vektor- eigen tergeneralisasi?
☼ Bagaimana mengaplikasikan matriks Jordan pada sistem linear waktu diskrit?
R UMUSAN M ASALAH
Batasan masalah dari Tugas Akhir ini adalah:
☼ Matriks yang digunakan adalah matriks bernilai real dengan nilai-eigen real.
☼ Sistem linear yang digunakan adalah sistem linear waktu diskrit.
B ATASAN M ASALAH
Tujuan dari Tugas Akhir ini adalah:
☼ Mendapatkan bentuk matriks Jordan dan sifat matriks Jordan terhadap similaritas sebarang matriks bernilai real.
☼ Mendapatkan vektor-eigen tergeneralisasi dan mengetahui sifat-sifat yang berlaku pada vektor- eigen tergeneralisasi.
☼ Mengaplikasikan matriks Jordan pada sistem linear waktu diskrit.
T UJUAN
Manfaat dari Tugas Akhir ini adalah:
☼ Memudahkan dalam memperoleh sifat-sifat matriks setelah diperoleh matriks Jordannya.
☼ Menambah pengetahuan terkait dengan nilai-eigen dan vektor-eigen (tergeneralisasi).
M ANFAAT
N ILAI - EIGEN , V EKTOR - EIGEN ,
DAN S IMILARITAS
Definisi 2.1 [2] Jika , maka vektor tak-nol x pada disebut suatu vektor-eigen dari A jika
Ax = λx (2.1) untuk suatu skalar λ. Skalar λ disebut nilai-eigen dari A, dan x disebut suatu vektor-eigen dari A yang bersesuaian dengan λ .
Untuk mencari nilai-eigen dan vektor-eigen dari suatu matriks , adalah sebagai berikut.
Ax = λx (2.2) (A- λ I)x = 0
Penyelesaian tak nol didapat jika dan hanya jika
det(A- λ I) = 0 (2.3)
Setelah didapat nilai-eigen, vektor-eigen bisa diperoleh dengan cara memasukkan nilai λ
ke persamaan (A- λ I)x = 0
NILAI-EIGEN, VEKTOR-EIGEN, DAN SIMILARITAS
Teorema 2.1 [2] Multiplisitas geometri masing-masing nilai-eigen dari matriks A kurang dari atau sama dengan multiplisitas aljabarnya.
Jika λi adalah nilai-eigen dari suatu matriks A maka multiplisitas aljabar λiadalah banyaknya λi sebagai akar dari persamaan polinomial A.
Sedangkan multiplisitas geometri λi adalah dimensi ruang-eigen yang bersesuaian dengan λi [2].
Berikut diberikan teorema yang
menghubungkan besarnya nilai dari
multiplisitas aljabar dan multiplisitas geometri.
Pandang persamaan (2.3). det(A-λI) disebut polinomial karakteristik dari . Berikut ini diberikan sifat yang dimiliki polinomial karakteristik dari suatu matriks A.
Teorema 2.2 (Cayley-Hamilton) [4] Misalkan pA(t) adalah polinomial karakteristik dari . Maka
pA(A) = 0
NILAI-EIGEN, VEKTOR-EIGEN, DAN SIMILARITAS
Lema 2.1 [2] Jika adalah matriks segitiga
(segitiga atas, segitiga bawah, atau diagonal), maka nilai- eigen A adalah anggota-anggota diagonal utama A.
Terdapat tiga macam matriks yang banyak digunakan dalam pembahasan yaitu:
1. Matriks Diagonal
Suatu matriks D = [dij] dikatakan diagonal jika dij = 0, j ≠ i.
2. Matriks Segitiga
Suatu matriks T = [tij] dikatakan matriks segitiga atas jika tij = 0, j < i. Jika tij = 0, j ≤ i, maka T
dikatakan matriks strictly segitiga atas. T dikatakan matriks segitiga bawah jika tij = 0, j > i.
Kita dapat langsung mengetahui nilai-eigen dari dua
matriks yang disebutkan di atas, seperti yang tertera pada lema berikut.
3. Matriks Blok Diagonal
Suatu matriks dalam bentuk
NILAI-EIGEN, VEKTOR-EIGEN, DAN SIMILARITAS
Suatu relasi similaritas memiliki beberapa sifat yang mana akan diberikan pada lema di bawah ini.
dengan dan ,
dikatakan matriks blok diagonal. Matriks di atas dapat
ditulis sebagai . Persamaan
ini disebut jumlahan langsung dari matriks
Berikut ini diberikan definisi dari similaritas suatu matriks.
Definisi 2.2 [4] Sebuah matriks dikatakan similar dengan matriks jika terdapat sebuah matriks nonsingular sedemikian hingga
B=S-1AS
Relasi “B similar A” dinotasikan dengan B ~ A.
Lema 2.2 [4] Relasi similaritas adalah sebuah relasi ekivalen pada ; dengan kata lain, relasi similaritas memenuhi sifat-sifat berikut ini
Refleksif : A ~ A
Simetris : B ~ A maka A ~ B
Transitif : C ~ B dan B ~ A maka C ~ A
NILAI-EIGEN, VEKTOR-EIGEN, DAN SIMILARITAS
Untuk mengetahui apakah suatu matriks dapat didiagonalkan dapat dilihat dari multiplisitas aljabar dan multiplisitas geometrinya seperti yang tertera pada teorema berikut ini.
Terdapat suatu definisi untuk menyatakan suatu matriks yang similar dengan matriks diagonal seperti yang didefinisikan sebagai berikut.
Definisi 2.3 [2] Suatu matriks dikatakan dapat didiagonalkan jika ada suatu matriks P yang mempunyai invers sedemikian sehingga P-1AP adalah suatu matriks diagonal.
Teorema 2.3 [5] Misal
i. A dapat didiagonalkan jika dan hanya jika jumlah multiplisitas geometri nilai-eigennya n.
ii. Jika multiplisitas geometri dari masing-masing nilai- eigen A sama dengan multiplisitas aljabarnya, maka A dapat didiagonalkan.
iii. Jika semua nilei-eigen A berbeda (masing-masing multiplisitas aljabarnya adalah 1), maka A dapat didiagonalkan.
NILAI-EIGEN, VEKTOR-EIGEN, DAN SIMILARITAS
Berikut ini diberikan suatu teorema tentang similaritas matriks blok diagonal
Teorema 2.4 [4] Misalkan , mempunyai nilai- eigen dengan multiplisitas , dan
berbeda. Maka A similar terhadap matriks dengan bentuk
dengan adalah matriks segitiga atas dengan semua elemen diagonalnya sama dengan
Matriks Jordan adalah jumlahan langsung dari matriks blok Jordan. Sebuah matriks Jordan yang similar dengan matriks yang diberikan disebut bentuk kanonik Jordan.
Setelah tahu bentuk kanonik Jordan, semua informasi aljabar linear tentang matriks yang diberikan dapat diketahui dengan mudah.
B ENTUK K ANONIK J ORDAN
Definisi 2.4 [4] Sebuah blok Jordan Jk(λ) adalah matriks segitiga atas k×k dengan bentuk
ada k-1 angka “+1” pada superdiagonal; λ muncul k kali pada diagonal utama. Elemen yang lainnya nol, dan
J1(λ)=[λ]. Matriks Jordan adalah jumlahan langsung dari blok Jordan sehingga dapat dituliskan sebagai berikut
dengan mungkin sama dan nilai tidak perlu berbeda.
S IFAT -S IFAT M ATRIKS J ORDAN
T ERHADAP S IMILARITAS
SIFAT-SIFATMATRIKSJORDANTERHADAPSIMILARITAS
SIFAT-SIFATMATRIKSJORDANTERHADAPSIMILARITAS
SIFAT-SIFATMATRIKSJORDANTERHADAPSIMILARITAS
Vektor-Eigen Tergeneralisasi dan Sifat- Sifat pada Vektor-Eigen Tergeneralisasi
Suatu matriks A, dengan jumlah multiplisitas geometri dari nilai-eigen-nilai-eigen tidak sama dengan n, maka A tidak similar dengan matriks diagonal karena jumlah vektor- eigennya tidak sama dengan n. Tetapi matriks tersebut similar dengan matriks Jordan. Untuk mendapatkan n vektor-eigen yang bebas linear dapat digunakan vektor-eigen tergeneralisasi. Berikut ini diberikan definisi dari vektor- eigen tergeneralisasi.
Definisi 4.1 [3] Vektor x disebut vektor-eigen
tergeneralisasi dengan tingkat k dari A yang berpadanan dengan λ jika dan hanya jika
Dan
Perhatikan jika k = 1, definisi ini menjadi
dan , di mana ini merupakan definisi vektor- eigen.
Vektor-Eigen Tergeneralisasi dan Sifat-Sifat pada Vektor-Eigen Tergeneralisasi
Vektor-Eigen Tergeneralisasi dan Sifat-Sifat pada Vektor-Eigen Tergeneralisasi
Teorema 4.3 [3] Jika merupakan
vektor-eigen tergeneralisasi dengan panjang k maka adalah bebas linear.
Vektor-Eigen Tergeneralisasi dan Sifat-Sifat pada Vektor-Eigen Tergeneralisasi
Teorema 4.4 [3] Vektor-eigen tergeneralisasi dari A dengan vektor-eigen vektor-eigen dari nilai nilai-eigen yang berbeda adalah bebas linear.
Vektor-Eigen Tergeneralisasi dan Sifat-Sifat pada Vektor-Eigen Tergeneralisasi
Teorema 4.5 Asumsikan bahwa matriks
memiliki nilai-eigen sebanyak k dan nilai-eigen lain yang semuanya berbeda dari
serta . Maka ada matriks
Jordan
Dan
dengan adalah vektor-eigen
tergeneralisasi yang bersesuaian dengan dan adalah vektor-eigen yang bersesuaian dengan nilai-eigen
sedemikian hingga
Vektor-Eigen Tergeneralisasi dan Sifat-Sifat pada Vektor-Eigen Tergeneralisasi
Lema 4.2 [3] Diberikan ruang null dari , maka
,
Vektor-Eigen Tergeneralisasi dan Sifat-Sifat pada Vektor-Eigen Tergeneralisasi
,
Vektor-Eigen Tergeneralisasi dan Sifat-Sifat pada Vektor-Eigen Tergeneralisasi
,
Teorema 4.6 Jika matriks sebarang berukuran maka terdapat J dan S dimana kolom-kolom S merupakan vektor-eigen (tergeneralisasi) yang bersesuaian dengan
sedemikian hingga
A=SJS-1
Keteramatan
,
Lema 4.3.2. [6] Syarat perlu dan syarat cukup untuk keadaan keteramatan pada persamaan (4.18) adalah
Keteramatan ,
Keterkontrolan
,
Lema 4.4.2. [6] Syarat perlu dan syarat cukup untuk keadaan keterkontrolan adalah
Keterkontrolan ,
K ESIMPULAN
Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, dapat diambil kesimpulan yaitu :
☼ Matriks strictly segitiga atas similar dengan matriks Jordan J(0).
☼ Sebarang matriks real similar dengan matriks Jordan J(λ).
☼ Jika x1,x2,…,xk merupakan vektor-eigen tergeneralisasi dengan panjang k maka x1,x2,…,xk adalah bebas linear.
☼ Vektor-eigen tergeneralisasi dari A dengan vektor- eigen vektor-eigen dari nilai nilai-eigen yang berbeda adalah bebas linear.
☼ Untuk sebarang terdapat S yaitu matriks yang kolom-kolomnya adalah vektor-eigen (tergeneralisasi) dan matriks Jordan sehingga
☼ Matriks S-1F S adalah matriks Jordan, sistem dikatakan dalam keadaan teramati jika dan hanya jika a. Tidak ada dua blok Jordan dalam J yang bersesuaian
dengan nilai-eigen yang sama,
b. Kolom CS yang bersesuaian dengan baris pertama dari masing-masing blok Jordan tidak ada yang elemennya nol semua,
c. Elemen dari masing-masing kolom CS yang bersesuaian dengan nilai-eigen yang berbeda tidak semuanya nol.
☼ Matriks S-1FS adalah matriks Jordan, syarat untuk keadaan keterkontrolan sistem (F,G) boleh dinyatakan sebagai berikut: sistem dikatakan dalam keadaan terkontrol jika dan hanya jika
a. Tidak ada dua blok Jordan dalam J yang bersesuaian dengan nilai-eigen yang sama,
b. Baris S-1G yang bersesuaian dengan baris terakhir dari masing-masing blok Jordan tidak sama dengan nol, c. Elemen dari masing-masing baris S-1G yang
bersesuaian dengan nilai-eigen yang berbeda tidak semuanya nol.
KESIMPULAN
S ARAN
Saran yang dapat dikembangkan untuk penelitian selanjutnya adalah :
1. Matriks yang digunakan dalam Tugas Akhir ini adalah matriks bernilai real dengan nilai-eigen real oleh karena itu untuk selanjutnya dapat menggunakann matriks komplek.
2. Untuk selanjutnya dapat digunakan sistem linear yang waktu kontinu.
D AFTAR P USTAKA
1.
Anton, Howard. 2000. Dasar-dasar Aljabar Linear Edisi 7 Jilid 1. Interaksara P.O. Box 238, Batam Centre, 29432.
2.
Anton, Howard. 2000. Dasar-dasar Aljabar Linear Edisi 7 Jilid 2. Interaksara P.O. Box 238, Batam Centre, 29432.
3.
Chen, Chi-Tsong. 1970. Linear System Theory and Design. CBS College Publishing.
4.
Horn, Roger A., Charles R. Johnson. 1990.
Matrix Analysis. Cambridge University Press.
5.
Jacob, Bill. 1990. Linear Algebra. W.H.
Freeman and Company.
6.