• Tidak ada hasil yang ditemukan

SISTEM RESERVASI EVENT ORGANIZER DI FAMILY GENERATION BERBASIS WEB.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "SISTEM RESERVASI EVENT ORGANIZER DI FAMILY GENERATION BERBASIS WEB."

Copied!
76
0
0

Teks penuh

(1)

SISTEM RESERVASI EVENT ORGANIZER DI FAMILY

GENERATION BERBASIS WEB

TUGAS AKHIR

Diajukan kepada Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri

Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur Untuk menyusun Skripsi S-I

Disusun Oleh:

PRAMA DINTYA FIANDI RESTU

NPM. 0534010142

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA

FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI

(2)

SISTEM RESERVASI EVENT ORANIZER DI FAMILY

GENERATION BERBASIS WEB

TUGAS AKHIR

Diajukan Guna Memenuhi Sebagian Persyaratan

Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Komputer

Pada

Jurusan Teknik Informatika

Fakultas Teknologi Industri

Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur

Mengetahui/Menyetujui,

Dosen Pembimbing I

(Prof. Dr. Ir. H. Akhamad Fauzi, MMT)

NIP. 19651109 199103 1 002

Dosen Pembimbing II

(Basuki Rahmat, S.Si, MT)

NIP. 36907 060 2091

(3)

ABSTRAK

Semakin meningkatnya persaingan bisnis di bidang event organizer maka customer atau pelanggan menginginkan pencarian informasi untuk mengadakan suatu acara dapat ditemukan dengan mudah serta pemesanannya juga relatif cepat sehingga pelanggan mendapatkan ketenangan dalam mengadakan suatu acara. Terkadang di dalam pemesanan suatu acara, event organizerkadang kebingungan dalam memahami kebutuhan pelanggan, hal ini disebabkan oleh biaya dan desain dekorasi yang tidak sesuai disamping itu seorang event organizer tidak dapat menghitung perincian jumlah biaya dengan cepat dan pasti jika ada pelanggan yang memesan suatu acara, sehingga customer harus menunggu waktu untuk mengetahui total biaya yang harus dikeluarkan dalam mengadakan suatu acara. Kendala – kendala seperti itulah yang menghambat pelanggan dalam pemesanan suatu acara. Sehingga customer dan event organizer harus bertemu untuk melihat bagaimana desain yang baik dalam menentukan dekorasi acara dan lokasi tempat acara tersebut diselenggarakan.

(4)

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur semata ditujukan ke hadirat ALLAH SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga memungkinkan penulis untuk menyelesaikan Tugas Akhir yang berjudul “SISTEM RESERVASI EVENT ORGANIZER DI FAMILY GENERATION BERBASIS WEB”.

Mata Kuliah Tugas Akhir yang memiliki beban sebesar 4 satuan kredit disusun dan diajukan sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan program strata satu (S-1) pada jurusan Teknik Informatika di Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jatim.

Dalam penyusunan Tugas Akhir ini, Penulis berusaha untuk menerapkan ilmu yang telah didapat selama menjalani perkuliahan dengan tidak terlepas dari petunjuk, bimbingan, bantuan, dan dukungan berbagai pihak.

Dengan tidak lupa akan kodratnya sebagai manusia, Penulis menyadari bahwa dalam karya Tugas Akhir ini masih mengandung kekurangan di sana-sini sehingga dengan segala kerendahan hati Penulis masih dan insya Allah akan tetap terus masih mengharapkan saran serta kritik yang membangun dari rekan-rekan pembaca.

Surabaya, 5 April 2011

(5)

UCAPAN TERIMA KASIH

Dengan tak bosannya mengucapkan syukur Alhamdulillah kepada Allah SWT, yang telah memberi terlalu banyak dari yang layak penulis terima, telah

penulis curi sekelumit misteri-Mu, dan penulis kembalikan dalam bentuk buku ini. Di kesempatan ini, Penulis hendak menyampaikan rasa penghormatan yang setingginya serta rasa terima kasih kepada pihak-pihak yang telah memberi bantuan baik itu berupa moril maupun material dan langsung maupun tidak langsung kepada:

1. Bapak Ir.Sutiyono, MT, selaku Dekan Fakultas Teknologi Industri, semoga FTI dapat terus maju dan berkembang.

2. Bapak Basuki Rahmat, S.Si, MT, selaku Kepala Jurusan semoga Teknik Informatika semakin maju dan berkembang di bawah kepemimpinan beliau. 3. Bapak Prof. DR. Ir. H. Akhmad Fauzi, MMT, selaku dosen pembimbing

pertama yang telah memberikan ide bagi pengerjaan tugas akhir serta memberikan banyak bimbingan dan masukan bagi tugas akhir ini. Dan sangat berterima kasih sekali karena bukan hanya sebagai dosen pembimbing tapi juga sebagai dosen wali yang selama ini telah membimbing penulis selama perkuliahan ini.

4. Bapak Basuki Rahmat, S.Si, MT, selaku dosen pembimbing kedua yang telah memberikan ide bagi pengerjaan tugas akhir serta memberikan banyak bimbingan dan masukan bagi tugas akhir ini.

(6)

6. Seluruh staf dan karyawan jurusan Teknik Informatika yang selalu siap membantu penulis dalam hal administrasi perkuliahan.

7. Terima kasih kepada bapak, ibu, kakak dan keluarga yang telah memberi doa dan dukungan yang sangat besar kepada penulis selama ini hingga dapat menyelesaikan tugas akhirnya.

8. Terima kasih untuk teman saya shendy, nirta, mamik, firman yang selalu memberikan semangat dan motivasi dalam mengerjakan tugas akhir ini.

9. Terima kasih untuk semuanya yang telah memberikan Do’a dan motivasi hingga terselesaikannya tugas akhir ini.

10.Terima kasih kepada teman - teman lain yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu dalam halaman ini.

(7)

DAFTAR ISI

ABSTRAK ... I

KATA PENGANTAR ... III

UCAPAN TERIMA KASIH ... III

DAFTAR ISI ... V

DAFTAR GAMBAR ... VIII

BAB 1 ... 1

PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Perumusan Masalah ... 2

1.3 Pembatasan Masalah ... 3

1.4 Tujuan Pembuatan Tugas Akhir ... 3

1.5 Manfaat Pembuatan Tugas Akhir ... 4

1.6 Metodologi Pembuatan Tugas Akhir ... 4

1.7 Sistematika Penulisan ... 5

BAB 2 ... 7

TINJAUAN PUSTAKA ... 7

2.1 Sejarah Singkat Event Organizer ... 7

2.2 Tujuan Event Organizer ... 9

PERANCANGAN SISTEM ... 20

3.1 Gambaran Umum sistem ... 200

3.2 Alur sistem ... 201

3.3 Use Case Diagram ... 222

3.3.1 Use Case Diagram Administrator ... 222

(8)

3.3.3 Use Case Diagram Member ... 24

3.4 Activity Diagram ... 25

3.4.1 Activity Diagram Manipulasi Artikel ... 25

3.4.2 Activity Diagram Manipulasi Event ... 27

3.4.3 Activity Diagram Manipulasi Paket Event ... 28

3.4.4 Activity Diagram Manipulasi Barang ... 29

3.4.5 Activity Diagram Reservasi Event ... 29

BAB 4 ... 33

IMPLEMENTASI PERANGKAT LUNAK ... 33

4.1 Alat yang Digunakan ... 33

4.1.1 Perangkat Keras ... 33

4.1.2 Perangkat Lunak ... 33

4.2 Implementasi Basis Data ... 34

4.2.1 Data Tabel Artikel ... 34

4.3 Implementasi Aplikasi Desain Antarmuka ... 37

4.3.1 Form Home ... 38

4.3.12 Form Admin Product Event ... 51

4.3.13 Form Admin Laporan ... 52

BAB 5 ... 56

UJI COBA DAN ANALISIS HASIL ... 56

(9)

BAB 6 ... 63

KESIMPULAN DAN SARAN ... 63

6.1 Kesimpulan ... 63

6.2 Saran ... 64

(10)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 3.1 Gambar Arsitektur Sistem ... 211

Gambar 3.2 Gambar Alur Sistem ... 212

Gambar 3.3 Use Case Diagram Administrator ... 233

Gambar 3.4 Use Case Diagram Pengguna ... 24

Gambar 3.5 Use Case Diagram Member ... 25

Gambar 3.6 Activity Diagram Manipulasi Artikel ... 26

Gambar 3.7 Activity Diagram Manipulasi Event ... 27

Gambar 3.8 Activity Diagram Manipulasi Paket Event ... 28

Gambar 3.9 Activity Diagram Manipulasi Barang ... 30

Gambar 3.10 Activity Diagram Reservasi Event ... 31

Gambar 4.1 Data Tabel Artikel ... 34

Gambar 4.2 Data Tabel User ... 34

Gambar 4.3 Data Tabel Event ... 35

Gambar 4.4 Data Tabel Paket Event ... 35

Gambar 4.5 Data Tabel Stok ... 36

Gambar 4.6 Data Tabel Relasi Paket ... 36

Gambar 4.7 Data Tabel Member ... 37

Gambar 4.14 Form Utama Reservasi ... 41

Gambar 4.15 Form Paket Reservasi ... 43

Gambar 4.16 Form Reservasi ... 45

Gambar 4.17 Form Histori ... 46

Gambar 4.18 Form Detail Histori ... 49

Gambar 4.19 Form Admin Artikel ... 49

Gambar 4.20 Form Admin Event ... 50

Gambar 4.21 Form Admin Paket Event ... 50

Gambar 4.22 Form Admin Gudang ... 51

Gambar 4.23 Form Admin Product Event ... 52

Gambar 4.24 Form Utama Admin Laporan ... 52

Gambar 4.25 Form Admin Laporan Member ... 53

Gambar 4.26 Form Admin Laporan Detail Member ... 53

Gambar 4.27 Form Admin Laporan Reservasi ... 54

Gambar 4.28 Form Admin Laporan Detail Reservasi ... 54

Gambar 4.29 Form Admin Laporan Persediaan Barang ... 55

(11)

Gambar 5.1 Login ... 57

Gambar 5.2 Member ... 58

Gambar 5.3 Pilih Event ... 58

Gambar 5.4 Spesifikasi Barang ... 59

Gambar 5.5 Pesan Barang ... 59

Gambar 5.6 Reservasi Event Bentrok ... 60

Gambar 5.7 Report Tanggal dan Waktu Sama ... 60

Gambar 5.8 Reservasi Event ... 61

Gambar 5.9 Histori Event ... 61

(12)

BAB 1

PENDAHULUAN

Dalam bab ini dijelaskan beberapa hal dasar yang meliputi latar belakang, permasalahan, batasan masalah, tujuan dan manfaat, metodologi pelaksanaan serta sistematika penulisan buku tugas akhir ini. Dari uraian tersebut diharapkan, gambaran umum permasalahan dan pemecahan yang diambil dapat dipahami

1.1 Latar Belakang

Permasalahan yang dihadapi oleh seseorang maupun perusahaan ketika akan mengadakan suatu event atau acara adalah mereka tidak mengetahui berapa biaya yang harus dikeluarkan dalam mengadakan acara, kemudian peralatan apa saja yang akan digunakan dalam membuat suatu acara supaya lebih menarik serta kebutuhan apa saja yang harus disiapkan. Hal semacam itu membutuhkan waktu yang cukup lama dan belum tentu efektif. Dengan demikian event organizer atau organisasi perancang suatu acara ini dapat membantu seseorang maupun perusahaan dalam mengadakan suatu acara sehingga dapat dierjakan dengan mudah, cepat dan lebih menarik. Karena semua kebutuhan, perangkat, dekorasi dan desain acaranya event organizer yang mengerjakannya.

Semakin meningkatnya persaingan bisnis di bidang event organizer maka customer atau pelanggan menginginkan pencarian informasi untuk mengadakan

suatu acara dapat ditemukan dengan mudah serta pemesanannya juga relatif cepat sehingga pelanggan mendapatkan ketenangan dalam mengadakan suatu acara.

(13)

dalam memahami kebutuhan pelanggan, hal ini disebabkan oleh biaya dan desain dekorasi yang tidak sesuai disamping itu seorang event organizer tidak dapat menghitung perincian jumlah biaya dengan cepat dan pasti jika ada pelanggan yang memesan suatu acara, sehingga customer harus menunggu waktu untuk mengetahui total biaya yang harus dikeluarkan dalam mengadakan suatu acara. Kendala – kendala seperti itulah yang menghambat pelanggan dalam pemesanan suatu acara. Sehingga customer dan event organizer harus bertemu untuk melihat bagaimana desain yang baik dalam menentukan dekorasi acara dan lokasi tempat acara tersebut diselenggarakan.

Melihat permasalahan yang dihadapi, maka dengan dibuatnya web interaktif ini diharapkan CV. Family Generation event organizer dapat berinteraksi dengan pelanggan sehingga dapat terjalin hubungan yang sangat baik dan pelanggan menyadari bahwa jasa event organizer sangatlah dibutuhkan dalam mengadakan suatu acara.

1.2 Perumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang dipaparkan di atas, maka dapat dirumuskan permasalahan dari Skripsi adalah sebagai berikut :

a. Bagaimana membuat dan merancang sebuah sistem reservasi event organizer yang memberi kemudahan bagi costumer.

b. Bagaimana membuat sistem event organizer yang bisa mencakup semua informasi tentang event organizer.

(14)

d. Bagaimana membuat dan mengatur sistem penjadwalan dalam sistem reservasi event organizer ini.

1.3 Pembatasan Masalah

Dalam pembuatan Skripsi ini, ruang lingkup permasalahan hanya akan dibatasi pada :

a. Aplikasi yang dihasilkan dari tugas akhir ini adalah aplikasi yang berbasis web.

b. Aplikasi yang akan dibuat lebih menekankan pada sistem reservasi. c. Pengguna tidak dapat melakukan reservasi sebelum menjadi member.

d. Setiap acara event yang diselenggarakan tidak saling bertabrakan waktu dan harinya.

e. Member tidak dapat melakukan reservasi apabila waktu acara sudah terisi. f. Member hanya bisa memesan perlengkapan barang untuk acara sesuai dengan

stock barang yang tersedia.

g. Tidak termasuk laporan keuangan

1.4 Tujuan Pembuatan Tugas Akhir

Mengacu pada perumusan masalah, tujuan yang hendak dicapai dalam penyusunan Skripsi ini adalah :

a. Membuat suatu web interaktif antara pelanggan dan event organizer supaya pelanggan mempunyai kesadaran terhadap jasa event organizer dalam pelaksanaan acara.

(15)

c. Dapat mempermudah dalam proses pemesanan dan pembuatan acara. Disamping itu dengan adanya web tersebut diharapkan pihak Family Generation dapat menangkap dengan mudah keinginan pelanggan.

d. Merancang sebuah Aplikasi berbasis Web yang berguna untuk membantu mengambil sebuah keputusan dalam hal Reservasi pembuatan suatu acara. e. Mengimplementasikan perangkat lunak untuk membantu Reservasi

pembuatan suatu acara yang berbasis Website, agar dapat digunakan dengan mudah melalui internet.

1.5 Manfaat Pembuatan Tugas Akhir

Adapun manfaat yang dapat diambil dari pembuatan sistem reservasi event organizer berbasis web ini adalah:

a. Seorang pelanggan dapat langsung melakukan reservasi online dan mengoptimalkan waktu reservasi.

b. Seorang pengguna bisa melihat profile dan sejarah pengerjaan acara yang telah dikerjakan oleh Family Generation, sebelum melakukan reservasi.

c. Memberikan informasi bagi para user (pelanggan) mengenai hal-hal yang dibutuhkan untuk mengadakan Reservasi pembuatan suatu acara.

1.6 Metodologi Pembuatan Tugas Akhir

Pembuatan Skripsi terbagi menjadi beberapa tahapan sebagai berikut: a. Studi literatur

(16)

b. Pembuatan perangkat lunak

Pada tahap ini dilakukan proses perancangan, pembuatan prototype, dan implementasi perangkat lunak. Pembuatan perangkat lunak menggunakan teknologi PHP .

c. Pengujian perangkat lunak

Pada tahap ini dilakukan evaluasi terhadap perangkat lunak yang telah selesai dikembangkan untuk mencari kesalahan yang mungkin terjadi d. Perbaikan dan penyempurnaan perangkat lunak

Pada tahap ini dilakukan perbaikan – perbaikan dan penyempurnaan aplikasi yang telah dibuat

e. Dokumentasi

Pada tahap terakhir ini disusun buku sebagai dokumentasi dari pelaksanaan tugas akhir

1.7 Sistematika Penulisan

Adapun Sistematika Penulisan Laporan Skripsi kali ini yaitu: BAB I : PENDAHULUAN

Berisi latar belakang yang menjelaskan tentang latar belakang permasalahan, tujuan, manfaat, dan sistematika penulisan yang digunakan dalam laporan Skripsi ini.

BAB II : TINJAUAN PUSTAKA

(17)

dengan berbagai disiplin ilmu yang diterapkan, mulai dari konsep sampai definisi tiap istilah yang dipakai.

BAB III : ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI

Pada bab ketiga diuraikan mengenai perancangan sistem yang terdiri atas penjelasan dari analisa permasalahan, perancangan sistem, perancangan data, sampai dengan rancangan antarmuka sistem.

BAB IV : IMPLEMENTASI SISTEM

Pada bab keempat berisi hasil implementasi dari perancangan yang telah dibuat sebelumnya yang meliputi: kebutuhan sistem, implementasi basis data, dan implementasi tampilan-tampilan antarmuka aplikasi.

BAB V : UJI COBA DAN EVALUASI

Pada bab kelima berisi penjelasan lingkungan uji coba aplikasi, pelaksanaan uji coba dan evaluasi dari hasil uji coba yang telah dilakukan untuk kelayakan pemakaian aplikasi

BAB VI : KESIMPULAN DAN SARAN

Pada bab keenam berisi kesimpulan dan saran untuk pengembangan aplikasi lebih lanjut dalam upaya memperbaiki kelemahan pada aplikasi guna untuk mendapatkan hasil kinerja aplikasi yang lebih baik.

(18)

BAB 2

TINJAUAN PUSTAKA

Dalam bab ini dijelaskan mengenai metode dan tool yang dipakai dalam aplikasi ini :

2.1 Sejarah Singkat Event Organizer

Di Indonesia pola kerja Event Organizer (EO) sudah lama ada dimulai dari pesta-pesta adat dimana panitia pesta tersebut mulai membagi tugas masing-masing untuk mendukung suksesnya suatu acara. Sedangkan istilah EO di Indonesia mulai populer sekitar tahun 1990-an dan semakin populer lagi pada tahun 1998 pacsa era krisis dimana begitu banyak tenaga kerja yang keluar dari perusahaan tempatnya bekerja dengan berbagai alasan dan mulailah mencari alternatif sumber penghasilan yang lain seperti EO.

EO sendiri adalah penyelenggara sebuah acara atau kegiatan yang terdiri dari serangkaian mekanisme yang sistematis dan memerlukan ketekunan, kesungguhan serta kekompakan kerja tim dimana acara tersebut dipadati dengan deadline, target, sceduling, pressure dan teamwork yang solid. Sedangkan peran

EO adalah melaksanakan penyelenggaraan sebuah event berdasarkan pedoman kerja dan konsep event tersebut dan mengelolanya secara profesional.

Untuk mendirikan sebuah EO diperlukan, motivasi, database, network, permodalan dana segar yang cukup, SDM yang dinamis dan pekerja keras, teamwork spirit, creativity, imagination dan konsep, keahlian individu yang tepat

(19)

terhadap perkembangan. “Orang-orang di EO selalu menerapkan Do Innovated Or Die, jadi di EO tersebut adalah kumpulan orang-orang kreatif yang penuh

inovatif,”

Siapapun bisa membuat EO. Anak-anak sekolah misalnya, kalo berminat juga dapat membuat EO, bisa saja dimulai dari mengemas acara Sweet Seventeen sobat terdekat, Pentas Seni, Acara Perpisahan dan Pelombaan antar kelas atau antar sekolah. Apalagi yang sebentar lagi akan tamat sekolah biasanya mengadakan Prom Nite, dan biasanya yang mengadakan atau yang menjadi panitia pun adalah kita-kita juga. Tidak masalah jika kita baru pertama kali menangani event, Yang terpenting adalah ide kreatif yang muncul di otak yang kemudian kita kembangkan menjadi sebuah konsep. Setelah konsep ada, kita memikirkan bagaimana bisa mengumpulkan dana agar acara tersebut dapat dijalankan. Di bagian ini yang paling penting adalah kepercayaan. Kalo pihak terkait sudah percaya dengan kita semuanya akan jauh lebih ringan, misalnya untuk penyewaan sound kita bisa tangguhkan pembayarannya setelah acara berlangsung, atau setelah dananya ada.

(20)

Apabila memang tertarik untuk menampilkan kreativitas, sekarang saatnya kamu belajar untuk me-manage diri sendiri dan orang lain. Yang berjiwa pemimpin mungkin bisa ditunjuk sebagai ketua panitia. Yang pintar mengolah dan pemantapan berbicara mengenai penawaran bisa dijadikan humas atau marketing yang fungsinya mencari sponsor dan mempromosikan acara. Yang pintar mendesain bisa dijadikan tim kreatif buat proposal dan media promosi. Terpenting di sini adalah kerjasama yang solid.

2.2 Tujuan Event Organizer

Dalam melaksanakan suatu acara, tujuan utama sebuah Event Organizer tentunya memuaskan kliennya, untuk itu dibutuhkan sikap displin dan profesional sehingga klien merasa puas karena kesuksesan acara mereka.

Sukses tidaknya sebuah acara ditentukan oleh adanya persiapan yang matang. Acara yang memang sudah dipersiapkan sejak dini, tentu berbeda

dengan acara yang persiapannya secara mendadak. Agar acara yang dibuat dapat berjalan sesuai rencana, maka waktu persiapan juga sangat menentukan, lama tidaknya waktu persiapan juga ditentukan oleh besar kecilnya sebuah acara.

2.3 Sejarah Website

Web mendapat perhatian publik yang sangat besar yang tidak dapat

disamai oleh aplikasi internet. Pada tahun 1995, www menggantikan FTP sebagai aplikasi internet yang bertanggung jawab atas sebagian besar lalu lintas internet. Web telah menjadi sedemikian terkenalnya sehingga terkadang dicampuradukkan

(21)

Web adalah sistem pengiriman dokumen tersebar yang berjalan di internet.

Web dikembangkan di CERN (European center for nuclear research), suatu

lembaga bagi penelitian fisika energi tinggi di Geneva, Swiss. Tujuan semula dari lembaga ini adalah untuk membantu para fisikawan di berbagai lokasi yang berbeda dalam bekerja sama dalam berbagi material penelitian. Web dengan cepat berkembang ke luar lingkup masyarakat fisika energi tinggi. Pada tahun 1993, terdapat 130 server web di internet. Setahun kemudian jumlahnya meningkat menjadi 2.738, dan pada bulan juni 1995 terdapat 23.500 server web.

Sekarang ini web telah memiliki pemirsa jumlah yang sangat besar di luar lingkup akademis : kurang lebih 30% dari server web yang tengah beroperasi saat ini berada di komputer dalam domain komersial, dan di sebagian industri, di mana keberadaan perusahaan web sama pentingnya dengan memiliki telepon atau faks bagi tujuan komunikasi bisnis. Web sekarang telah menjadi media yang sangat penting bagi periklanan dan alamat web sekarang sudah umum dijumpai pada majalah, surat kabar, dan iklan televisi.

2.4 Pengertian Website

(22)

berasal dari pemilik serta pengguna website. Contoh website statis adalah berisi profil perusahaan, sedangkan website dinamis adalah seperti Friendster, Facebook, dll. Dalam sisi pengembangannya, website statis hanya bisa di update oleh pemiliknya saja, sedangkan website dinamis bisa di update oleh pengguna maupun pemilik.(Wikipedia 2010)

Menurut Abdul Kadir (2003) mengemukakan bahwa, World Wide Web (WWW) atau biasa disebut dengan web, merupakan salah satu sumber daya

internet yang berkembang pesat. Informasi web didistribusikan melalui

pendekatan hypertext, yang memungkinkan suatu teks pendek menjadi acuan untuk membuka dokumen yang lain. Dengan pendekatan hypertext ini seseorang dapat memperoleh informasi dengan meloncat dari suatu dokumen ke dokumen yang lain. Dokumen-dokumen yang diaksespun dapat tersebar di berbagai negara.

2.5 Pengertian Php

(23)

program yang ditulis dalam PHP sehingga keamanan dari halaman web menjadi lebih terjamin.

Tetapi tidak seperti ASP yang juga cukup dikenal sebagai server-side scripting, PHP merupakan software yang Open Source (gratis) dan mampu lintas

platform, yaitu dapat digunakan dengan sistem operasi dan web server apapun. PHP mampu berjalan di Windows dan beberapa versi Linux. PHP juga dapat dibangun sebagai.modul pada web server Apache dan sebagai binary yang dapat berjalan sebagai CGI.

PHP dapat mengirim HTTP header, dapat mengeset cookies, mengatur authentication dan redirect users. PHP menawarkan koneksitas yang baik dengan

beberapa basis data, antara lain Oracle, Sybase, mSQL, MySQL, Solid, PostgreSQL, Adabas. File.Pro, Velocis, dBase, Unix dbm dan tak terkecuali semua database ber-interface ODBC. Juga dapat berintegrasi dengan beberapa library eksternal yang membuat Anda dapat melakukan segalanya mulai dari membuat dokumen PDF hingga mempurse XML. PHP juga mendukung komunikasi dengan layanan lain melalui protokol IMAP, SNMP, NNTP, POP3 atau bahkan HTTP. Bila PHP berada dalam halaman web Anda, maka tidak lagi dibutuhkan pengembangan lingkungan khusus atau direktori khusus. Hampir seluruh aplikasi herbasis web dapat dihuat dengan PIIP. Namun kekuatan utama adalah konektivitas basis data dengan web. Dengan kemampuan ini kita akan mempunyai suatu sistem basis data yang dapat diakses dari web.

2.5.1 Syntax Php

(24)

windows wordpad, dll. Kode PHP adalah kode yang disertakan di sebuah halaman HTML dan kode tersebut dijalankan oleh server sebelum dikirim ke browser.

Contoh file PHP (contoh.php): <html>

<?php

Echo "Contoh text yang menggunakan kode PHP";

?>

</html>

Pada file .html, HTTP server hanya melewatkan content dari file menuju ke browser. Server tidak mencoba untuk mengerti atau memproses file, karena itu adalah tugas sebuah browser. Pada file dengan ekstensi .php akan ditangani secara berbeda. Yang memiliki kode PHP akan diperiksa. Web server akan memulai bekerja apabila berada diluar lingkungan kode HTML. Oleh karena itu server akan melewati semua content yang berisi kode HTML, CSS, JavaScript, simple text di browser tanpa diinterpretasikan di server.

Blok scripting PHP selalu diawali dengan <?php dan diakhiri dengan ?>. Blok scripting PHP dapat ditempatkan dimana saja di dalam dokumen. Pada beberapa server yang mendukung, blok scripting PHP dapat diawali dengan <? dan diakhiri dengan ?>. Namun, untuk kompatibilitas maksimum, sebaiknya menggunakan bentuk yang standar (<?php ?>).

(25)

PHP menggunakan // untuk membuat komentar baris tunggal atau /* dan */ untuk membuat suatu blok komentar.

2.5.2 Variabel Php

Variabel digunakan untuk menyimpan suatu nilai, seperti text, angka atau array. Ketika sebuah variabel dibuat, variabel tersebut dapat dipakai berulang-ulang.

Pada PHP semua variabel harus dimulai dengan karakter '$'. Variabel PHP tidak perlu dideklarasikan dan ditetapkan jenis datanya sebelum kita menggunakan variabel tersebut. Hal itu berarti pula bahwa tipe data dari variabel dapat berubah sesuai dengan perubahan konteks yang dilakukan oleh user. Secara tipikal, variabel PHP cukup diinisialisasikan dengan memberikan nilai kepada variabel tersebut.

Contoh berikut akan mencetak "PHP" : $text = "PHP";

print "$text";

Identifier dalam PHP adalah case-sensitive, sehingga $text dengan $Text merupakan variabel yang berbeda. Built-in function dan

structure tidak case-sensitive, sehingga echo dengan ECHO akan mengerjakan perintah yang sama. Identifier dapat berupa sejumlah huruf, digit/angka, underscore, atau tanda dollar tetapi identifier tidak dapat dimulai dengan digit/angka.

(26)

Aturan Penamaan Variabel :

a. Nama variabel harus diawali dengan sebuah huruf atau garis bawah (underscore) “_”

b. Nama variabel hanya boleh mengandung karakter alpha-numeric dan underscore (a-Z, 0-9, dan _ )

c. Nama variabel tidak boleh mengandung spasi.

2.6 Dasar - Dasar Php

PHP dijalankan dalam file berekstensi .PHP, .PHP3 atau .phtml, tetapi

secara umum ekstensi file PHP adalah (.PHP). Kode PHP menyatu dengan tag – tag HTML dalam satu file. Kode PHP diawali dengan tag <? atau <?PHP dan ditutup dengan ?>.

PHP diawali sebagai berikut :

<?PHP

echo(“Hallo apakabar? Nama saya PHP script”);

?>

(27)

2.7 MySQL

MySQL adalah multiuser database yang menggunakan bahasa Structured Query Language (SQL). MySQL dalam operasi client-server melibatkan server daemon MySQL di sisi server dan berbagai macam program serta library yang berjalan di sisi client. MySQL mampu menangani data yang cukup besar. Perusahaan yang mengembangkan MySQL yaitu TcX, mengaku mampu menyimpan data lebih dari 40 database, 10.000 tabel dan sekitar 7 juta baris, totalnya kurang lebih 100 Gigabyte data. Informasi selengkapnya tentang MySQL dapat dilihat di www.mysql.com.

SQL adalah bahasa standar yang digunakan untuk mengakses database server. Bahasa ini pada awalnya dikembangkan oleh IBM, namun telah diadopsi

dan digunakan sebagai standar industri. Dengan menggunakan SQL, proses akses database menjadi lebih user-friendly dibandingkan dengan menggunakan dBASE atau Clipper yang masih menggunakan perintah-perintah pemrograman.

Dalam konteks bahasa SQL, pada umumnya informasi tersimpan dalam tabel-tabel yang secara logika merupakan struktur dua dimensi yang terdiri atas baris-baris data yang berada dalam satu atau lebih kolom. Baris pada tabel sering disebut sebagai instance dari data, sedangkan kolom sering disebut sebagai attribute atau field. Keseluruhan tabel itu dihimpun dalam satu kesatuan yang disebut database.

Pada dasarnya ada empat grup tipe data yang didukung MySQL, yaitu data numerik, string, waktu dan data selain nurnerik atau string.

(28)

2.7.1 Kelebihan MySQL

MySQL merupakan Relational Database Management System (RDBMS) yang didistribusikan secara gratis di bawah lisensi GPL (General Public License). Dimana setiap orang bebas untuk menggunakan MySQL,

namun tidak boleh dijadikan produk turunan yang bersifat closed source atau komersial. MySQL sebenarnya merupakan turunan salah satu konsep utama dalam database sejak lama, yaitu SQL (Structured Query Language).

SQL (Structured Query Language) adalah sebuah konsep operasi database, terutama untuk pemilihan atau seleksi dan pemasukan data, yang

memungkinkan operasi data dikerjakan dengan mudah secara otomatis. Kehandalan suatu sistem database (DBMS) diketahui dari cara kerja optimizer-nya dalam melakukan proses perintah SQL (Structured Query

Language), yang dibuat oleh user maupun program aplikasinya.

Sebagai database server, MySQL dikatakan lebih unggul dibandingkan database server lainnya dalam query data. Hal ini terbukti untuk query yang dilakukan oleh single user, kecepatan query MySQL bisa sepuluh

kali lebih cepat dari PostgreSQL dan lima kali lebih cepat dibandingkan Interbase. Selain itu MySQL memiliki keistimewaan, antara lain :

a. Open Source. MySQL didistribusikan secara open source (gratis), di

bawah lisensi GPL (General Public License).

b. Multi user. MySQL dapat digunakan oleh beberapa user dalam waktu

yang bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik.

c. Column types. MySQL memiliki tipe kolom, seperti signed/unsigned

(29)

d. Command dan functions. MySQL memiliki operator dan fungsi secara penuh yang mendukung perintah Select dan Where dalam query.

e. Clients dan tools. MySQL dilengkapi dengan tools yang dapat digunakan untuk administrasi database.

f. Struktur tabel. MySQL memiliki struktur tabel yang lebih fleksibel dalam menangani alter table.

2.7.2 Konektivitas Php - MySQL

Pembahasan mengenai MySQL secara khusus tidak akan dilakukan. Sebab pada penulisan ini, penulis ingin memfokuskan penggunaan MySQL melalui PHP. Dan untuk menjalankan perintah -perintah MySQL dari dalam script PHP dibutuhkan fungsi koneksi tersendiri. Yaitu :

a. mysql_connect( )

PHP menyediakan fungsi ini untuk membuat koneksi ke MySQL server. Fungsi ini membutuhkan tiga buah argumen : hostname, database username, dan database user password.

mysql_connect (“hostname”, ”database user name”, ”database user password”) ;

b. mysql_select_db( )

Fungsi ini digunakan untuk memilih database yang akan digunakan. Fungsi ini membutuhkan dua buah argumen : nama database dan variabel link mysql_select_db(“nama_database”).

c. mysql_query( )

(30)

hanya dapat dilakukan jika user telah melakukan koneksi ke MySQL dan memilih database yang akan digunakan.

$hasil=mysql_query(”select * from nama_tabel”).

2.8 Xammp

(31)

BAB 3

PERANCANGAN SISTEM

Pada bab ini akan dibahas mengenai perancangan sistem mulai dari desain database sampai desain diagram-diagram UML-nya. Sebelum menginjak ke

bagian pertama, perlu diketahui bahwa perangkat lunak ini sendiri terdiri dari empat bagian, yaitu .

3.1 Gambaran Umum Sistem

(32)

Gambar 3.1 Gambar Arsitektur Sistem

3.2 Alur Sistem

Alur sistem yang akan dijelaskan adalah sebagai berikut : a. Mulai : Permulaan suatu alur

b. Pendaftaran Member : Pengguna melakukan pendaftaran member terlebih dahulu sebelum menjadi member

c. Member : Setelah melakukan pendaftaran maka pengguna menjadi member

d. Pemesanan Event : Seorang member dapat melakukan pemesanan event

e. Input Form Reservasi : Pemesanan event dilakukan dengan input form reservasi sebagai tanda pemesanan dan bisa dijadikan bukti nantinya.

f. Simpan : Setelah mengisi form reservasi maka member dapat menyimpan dengan petunjuk yang sudah ada.

(33)

awal

Gambar 3.2 Alur Sistem

3.3 Use Case Diagram

Use case diagram ini akan menggambarkan hubungan actor dengan proses – proses yang menjadi tanggung jawabnya. Dalam use case diagram ini ada tiga aktor, yaitu Administrator, Pengguna dan Agent. Masing – masing aktor memiliki tanggung jawab masing – masing seperti yang dijelaskan sebagai berikut :

3.3.1 Use Case Diagram Administrator

(34)

mengelola data – data yang berhubungan dengan tabel – tabel yang ada di dalam database. Yaitu tabel event, paket event, barang dan artikel. Seperti terlihat pada gambar dibawah ini :

Gambar 3.3 Use Case Diagram Administrator

a. Manipulasi Artikel : Aktivitas ini merupakan aktivitas administrator yaitu memanipulasi artikel dari inserting, updating dan delete suatu data artikel. b. Manipulasi Event : Aktivitas ini merupakan aktivitas administrator yaitu

memanipulasi event dari inserting, updating dan delete suatu data event. c. Manipulasi Paket Event : Aktivitas ini merupakan aktivitas administrator

yaitu memanipulasi paket event dari inserting, updating dan delete suatu data paket event.

(35)

3.3.2 Use Case Diagram Pengguna

Use case diagram pengguna menggambarkan proses – proses yang dilakukan oleh aktor pengguna. Aktor pengguna melakukan aktivitas melihat website dan mendaftar menjadi member. Seperti terlihat pada gambar dibawah ini :

Gambar 3.4 Use Case Diagram Pengguna

a. Melihat Website : Aktivitas ini merupakan aktivitas pengguna yaitu melihat semua tentang profil perusahaan dan penawaran event – event yang tersedia.

b. Register Member : Aktivitas ini merupakan aktivitas pengguna sebelum menjadi member. Seorang pengguna harus melakukan register terlebih dahulu baru bisa menjadi member.

3.3.3 Use Case Diagram Member

(36)

a. Melakukan reservasi event : Aktivitas ini merupakan aktivitas utama member yaitu reservasi event yang diinginkan

b. Melihat data member : Aktivitas ini merupakan aktivitas member selain melakukan reservasi event. Member bisa melihat data member dan melihat

Gambar 3.5 Use Case Diagram Member

3.4 Activity Diagram

Aktivity diagram menunjukkan aliran proses yang terjadi pada sistem. Ada beberapa activity diagram yang akan dijelaskan sebagai berikut :

3.4.1 Activity Diagram Manipulasi Artikel

Aktivity diagram pada gambar dibawah ini menjelaskan tentang proses manipulasi artikel. Aktivity diagram tersebut memiliki lima sub-aktivitas. Kelima sub-aktivitas tersebut adalah :

(37)

b. Memilih menu artikel : menu artikel merupakan menu yang berada di halaman admin.

c. Mengisi form artikel : yang harus dilakukan dalam proses manipulasi adalah mengisi form artikel untuk inserting data

d. Simpan : Setelah mengisi form artikel maka proses selanjutnya adalah mengklik button simpan agar data yang telah diinsert akan tersimpan di database

e. Batal : batal bisa saja terjadi apabila administrator tidak melakukan pengisian form artikel dan memilih mengklik button cancel.

(38)

3.4.2 Activity Diagram Manipulasi Event

Aktivity diagram pada gambar dibawah ini menjelaskan tentang proses manipulasi event. Aktivity diagram tersebut memiliki lima sub-aktivitas. Kelima sub-aktivitas tersebut adalah :

a. Memilih menu admin : sebelum masuk ke dalam proses manipulsai maka yang harus dilakukan adalah memilih menu admin dengan login terlebih dahulu

b. Memilih menu event : menu event merupakan menu yang berada di halaman admin.

c. Mengisi form event : yang harus dilakukan dalam proses manipulasi adalah mengisi form event untuk inserting data

(39)

d. Simpan : Setelah mengisi form event maka proses selanjutnya adalah mengklik button simpan agar data yang telah diinsert akan tersimpan di database

e. Batal : batal bisa saja terjadi apabila administrator tidak melakukan pengisian form artikel dan memilih mengklik button cancel.

3.4.3 Activity Diagram Manipulasi Paket Event

Aktivity diagram pada gambar dibawah ini menjelaskan tentang proses manipulasi paket event. Aktivity diagram tersebut memiliki enam sub-aktivitas. Keenam sub-aktivitas tersebut adalah :

(40)

a. Memilih menu admin : sebelum masuk ke dalam proses manipulsai maka yang harus dilakukan adalah memilih menu admin dengan login terlebih dahulu

b. Memilih menu paket event : menu paket event merupakan menu yang berada di halaman admin.

c. Mengecek nama event : Sebelum mengisi form paket event yang harus dilakukan adalah mengecek nama event apakah nama event yang diinginkan telah tersedia atau belum tersedia.

d. Mengisi form paket event : yang harus dilakukan dalam proses manipulasi adalah mengisi form paket event untuk inserting data

e. Simpan : Setelah mengisi form paket event maka proses selanjutnya adalah mengklik button simpan agar data yang telah diinsert akan tersimpan di database

f. Batal : batal bisa saja terjadi apabila administrator tidak melakukan pengisian form artikel dan memilih mengklik button cancel.

3.4.4 Activity Diagram Manipulasi Barang

Aktivity diagram pada gambar diatas menjelaskan tentang proses manipulasi barang. Aktivity diagram tersebut memiliki lima sub-aktivitas. Kelima sub-aktivitas tersebut adalah :

a. Memilih menu admin : sebelum masuk ke dalam proses manipulsai maka yang harus dilakukan adalah memilih menu admin dengan login terlebih dahulu

(41)

c. Mengisi form barang : yang harus dilakukan dalam proses manipulasi adalah mengisi form barang untuk inserting data

d. Simpan : Setelah mengisi form barang maka proses selanjutnya adalah mengklik button simpan agar data yang telah diinsert akan tersimpan di database

e. Batal : batal bisa saja terjadi apabila administrator tidak melakukan pengisian form artikel dan memilih mengklik button cancel.

Gambar 3.9 Activity Diagram Manipulasi Barang

3.4.5 Activity Diagram Reservasi Event

(42)

a. Memilih menu reservasi : menu reservasi merupakan menu yang berada di halaman member.

b. Memilih paket event : halaman paket event merupakan bagian dari menu reservasi.

c. Menyetujui barang yang dipakai : halaman barang adalah bagian dari halaman paket event.

d. Mengisi form reservasi : yang harus dilakukan dalam proses reservasi adalah mengisi form reservasi untuk inserting data

e. Mengecek tanggal reservasi : system yang mengecek tanggal reservasi dan mengirimkan sebuah report apabila terdapat kesamaan waktu dan tanggal.

(43)

f. Simpan : Setelah mengisi form reservasi maka proses selanjutnya adalah mengklik button simpan agar data yang telah diinsert akan tersimpan di database

(44)

BAB 4

IMPLEMENTASI PERANGKAT LUNAK

Pada bab ini akan membahas tentang implementasi program dari hasil analisa dan perancangan sistem yang ada pada bab III, serta bagaimana cara sistem tersebut dijalankan.

4.1 Alat yang Digunakan

Pada implementasi program, alat-alat yang digunakan yaitu perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) yang dijabarkan sebagai berikut:

4.1.1 Perangkat Keras

Perangkat keras (hardware) yang digunakan adalah : a) Seperangkat komputer Dual Core, harddisk 140 GB.

b) Memory 1G DDR.

c) Mouse dan Keyboard.

4.1.2 Perangkat Lunak

Perangkat lunak (software) yang digunakan adalah : a) Windows XP Service Pack 2.

b) xampp-win32-1.6.3a dan MySQL yakni SQLyog 6.14

(45)

4.2 Implementasi Basis Data

Implementasi basis data dibuat untuk mengetahui database apa saja yang ada didalam sistem proses penyimpanan data pada program yang dibuat. Implementasi basis data tersebut dapat dilihat pada sub bab sebagai berikut :

4.2.1 Data Tabel Artikel

Pada data tabel artikel atribut yang terlibat adalah: ID-ARTIKEL sebagai (primary key), JUDUL_ARTIKEL, KATEGORI_ARTIKEL, ISI_ARTIKEL, GAMBAR_ARTIKEL. Adapun contoh dari database Tabel artikel dapat dilihat pada Gambar 4.1

Gambar 4.1 Data Tabel Artikel

4.2.2 Data Tabel User

Pada data tabel user atribut yang terlibat adalah: ID_USER sebagai (primary key), USERNAME, PASSWORD, LEVEL. Adapun contoh dari database Tabel user dapat dilihat pada Gambar 4.2

Gambar 4.2 Data Tabel User

4.2.3 Data Tabel Event

(46)

Gambar 4.3 Data Tabel Event

4.2.4 Data Tabel Paket Event

Pada data tabel paket event atribut yang terlibat adalah: ID_PAKET sebagai (primary key), KODE_PAKET, NAMA_PAKET, HARGA_PAKET, KAPASITAS_EVENT, GAMBAR_PAKET. Adapun contoh dari database tabel paket event dapat dilihat pada Gambar 4.4

Gambar 4.4 Data Tabel Paket Event

4.2.5 Data Tabel Stok

(47)

Gambar 4.5 Data Tabel Stok

4.2.6 Data Tabel Relasi Paket

Pada data tabel relasi paket atribut yang terlibat adalah: ID_PAKET, ID_BARANG, JUMLAH_BARANG. Tabel relasi paket terbentuk adanya hubungan antara tabel paket event dan stok. Adapun contoh dari database tabel relasi paket dapat dilihat pada Gambar 4.6

(48)

4.2.7 Data Tabel member

Pada data tabel member atribut yang terlibat adalah: ID_MEMBER sebagai (primary key), NAMA_MEMBER, ALAMAT_MEMBER, EMAIL_MEMBER, TLP_MEMBER, USERNAME_MEMBER, PASSWORD_MEMBER, LEVEL_MEMBER. Adapun contoh dari database tabel member dapat dilihat pada Gambar 4.7

Gambar 4.7 Data Tabel Member

4.2.8 Data Tabel Project

Pada data tabel project atribut yang terlibat adalah: ID_PROJECT sebagai (primary key), KODE_PROJECT, TGL_EVENT, WKT_EVENT, TGL_RESERVASI, TOT_BIAYA, SPESIFIKASI_BARANG, KET_PROJECT. Adapun contoh dari database tabel project dapat dilihat pada Gambar 4.8

Gambar 4.8 Data Tabel Project

4.3 Implementasi Aplikasi Desain Antarmuka

(49)

4.3.1 Form Home

Form home ini digunakan untuk tampilan utama dan layout desain website. Berikut ini antarmuka form home yang tampak pada Gambar 4.9 dibawah ini.

Gambar 4.9 Form Home

4.3.2 Form Event

(50)

Form event ini digunakan sebagai tampilan setiap event yang ada. Berikut ini antarmuka form event yang tampak pada Gambar 4.10 diatas.

4.3.3 Form About Us

Form about us ini digunakan sebagai tampilan profile perusahaan. Berikut ini antarmuka form about us yang tampak pada Gambar 4.11 dibawah ini.

Gambar 4.11Form About Us

4.3.4 Form Contact Us

(51)

Gambar 4.12Form Contact Us

4.3.5 Form Member

Form member yang terletak di halaman member. Form ini digunakan sebagai informasi tentang data member. Agar bisa masuk ke halaman member maka harus login terlebih dahulu. Berikut ini antarmuka form member yang tampak pada Gambar 4.13 dibawah ini.

(52)

4.3.6 Form Reservasi

Form reservasi yang terletak di halaman member. Form ini digunakan sebagai pemesanan event. Ini merupakan form utama atau inti. Yang terlihat pada script dibawah ini :

Berikut ini antarmuka form utama reservasi yang tampak pada Gambar 4.14 dibawah ini.

Gambar 4.14Form Utama Reservasi

<? while ($qo2 = mysql_fetch_array($mysql2))

{?>

<li>

<a href="" class="title colr"><? echo $qo2[nama_paket]?></a>

<a href=""

class="thumb"><img src="images/upload/<? echo $qo2[gambar_paket]?>" alt="" width="157" height="183" /></a>

<div echo $qo2[id_paket] ?>" class="cart upper">Pesan</a>

</div> </li>

<? }

(53)

<form enctype="multipart/form-data" method="post" action=""> <?

$sql10 = "select c.nama_barang, c.gambar_barang,c.harga_barang,c.stok,a.jumlah_barang from relasi_paket a, paket_event b, stok c where a.id_paket=b.id_paket and a.id_barang=c.id_barang and a.id_paket='$id_paket'";//echo $ide;

$res10 = mysql_query($sql10);

while($data = mysql_fetch_array($res10)) { ?>

<ul class="cartitems grey">

(54)

Gambar 4.15Form Paket Reservasi

Setelah melalui form reservasi maka member akan memilih salah satu paket event dan berlanjut ke form paket reservasi yang tampak pada Gambar 4.15 diatas. Apabila sudah melalui form paket reservasi maka member berlanjut ke form reservasi inti. Berikut ini antarmuka form reservasi yang tampak pada Gambar 4.16 dibawah ini :

$sqlp1 = "select * from project order by id_project asc";//echo $sql1;

$queryp1 = mysql_query($sqlp1); //$wer1 = mysql_fetch_array($query1);

while ($werp1 = mysql_fetch_array($queryp1)) {

$as = $werp1['ID_PROJECT'];

//echo " ";

$tgl = $werp1['TGL_EVENT'];

//echo $tgl;

(55)

$wkt = $werp1['WKT_EVENT'];

//echo $wkt;

//echo " ";

//echo $as;

}

$asd = max($as,0);echo $asd; $kodep = $asd+1;echo $kodep;

if(isset($_POST['save'])) {

$tgl_skrg = date ("Y-m-d H:i:s"); $kode ="PR$kodep";

$waktu =$_POST[waktu];

$tanggal =$_POST[tanggal];

$ket =$_POST[ket];

$spesifikasi =$_POST[spesifikasi]; $total =$_POST[total];

type="text/javascript">alert("Maaf Tanggal dan Waktu yang di input telah terisi!!")</script><?}

Else {

echo "tgl sama n waktu tidak sama";

(56)

Gambar 4.16Form Reservasi

4.3.7 Form Histori

Form histori yang terletak di halaman member. Form ini digunakan histori event yang pernah dipesan oleh setiap member yang sudah

type="text/javascript">alert("Data berhasil ditambahkan!!")</script><?} }

} else {

echo "tanggal tidak sama";

(57)

melakukan login. Berikut ini antarmuka form histori yang tampak pada Gambar 4.17 dibawah ini dan antasrmuka form detail histori yang tampak pada Gambar 4.18 dibawah ini.

Gambar 4.17Form Histori

<?php

href="detail_histori.php?id=<? echo $id;?>?ide=<? echo $qo2['ID_PROJECT'];?>"><?php echo $qo2['TGL_EVENT']; ?></a></td>

<td><?php echo $qo2['WKT_EVENT']; ?></td>

<td><?php echo $qo2['NAMA_PAKET']; ?></td>

(58)
(59)

<td><p><? echo $qo1['ID_MEMBER'];?>?ide=<? echo $qo1['ID_PROJECT']; ?>"></a></td>

(60)

Gambar 4.18Form Detail Histori

4.3.8 Form Admin Artikel

Form artikel yang terletak di admin ini sebagai manipulasi data artikel. Berikut ini antarmuka form admin artikel yang tampak pada Gambar 4.19 dibawah ini.

(61)

4.3.9 Form Admin Event

Gambar 4.20Form Admin Event

Form event yang terletak di halaman admin. Form ini digunakan untuk manipulsi data event. Berikut ini antarmuka form admin event yang tampak pada Gambar 4.20 diatas.

4.3.10 Form Admin Paket Event

(62)

Form paket event yang terletak di halaman admin. Form ini digunakan untuk manipulasi data paket event. Berikut ini antarmuka form admin paket event yang tampak pada Gambar 4.21 diatas.

4.3.11 Form Admin Gudang

Form stok yang terletak di halaman admin. Form ini digunakan untuk manipulasi data stok. Berikut ini antarmuka form admin stok yang tampak pada Gambar 4.22 dibawah ini.

Gambar 4.22Form Admin Gudang

4.3.12 Form Admin Product Event

(63)

Gambar 4.23Form Admin Product Event

4.3.13 Form Admin Laporan

Form admin laporan yang terletak di halaman admin. Form ini digunakan untuk report member, reservasi dan persediaan barang.. Berikut ini antarmuka form utama admin laporan yang tampak pada Gambar 4.24 dibawah ini.

(64)

Form admin laporan member yang terletak di halaman admin. Form ini digunakan untuk report member. Berikut ini antarmuka form admin laporan member yang tampak pada Gambar 4.25 dibawah ini.

Gambar 4.25Form Admin Laporan Member

Untuk detail dari laporan member antarmuka form admin laporan detail member tampak pada Gambar 4.26 dibawah ini.

Gambar 4.26Form Admin Laporan Detail Member

(65)

Gambar 4.27Form Admin Laporan Reservasi

Untuk detail dari laporan reservasi antarmuka form admin laporan detail reservasi tampak pada Gambar 4.28 dibawah ini.

Gambar 4.28Form Admin Laporan Detail Reservasi

(66)

Gambar 4.29Form Admin Laporan Persediaan Barang

Untuk detail dari laporan persediaan barang antarmuka form admin laporan detail persediaan barang tampak pada Gambar 4.30 dibawah ini.

(67)

BAB 5

UJI COBA DAN ANALISA HASIL

Pada bab ini akan dilakukan uji coba terhadap proses reservasi event. Uji coba dilakukan untuk mengetahui apakah aplikasi ini dapat berjalan sebagaimana mestinya dengan lingkungan uji coba yang telah ditentukan dan berdasarkan skenario uji coba.

5.1 Lingkungan Uji Coba

5.1.1 Client

Komputer yang dijadikan sebagai client mempunyai spesifikasi sebagai berikut :

Prosesor : Pentium DualCore

Memori fisik : 1GB

Sistem Operasi : Windows XP Professional

5.2 Skenario Uji Coba

(68)

5.2.1 Uji Coba Reservasi

Uji coba ini dilakukan untuk reservasi event wedding dengan pilihan wedding super yaitu wedding yang paling mahal.

5.2.1.1Register Member

Pertama akan dilakukan register member apabila belum menjadi seorang member. Seorang pengguna dapat langsung mengklik register untuk register member. Setelah muncul form register maka pengguna dapat mengisi form register tersebut. Setelah melakukan register pengguna sudah menjadi member dan berhak melakukan reservasi.

5.2.1.2Reservasi Event

Login terlebih dahulu seperti pada Gambar 5.1 sebagai berikut :

(69)

Setelah melakukan login maka akan muncul form member seperti pada Gambar 5.2 sebagai berikut:

Gambar 5.2 Member

Member melakukan reservasi dengan mengklik menu reservasi event dan memilih paket seminar super seperti pada Gambar 5.3 sebagai berikut :

(70)

Tampak detail barang dan spesifikasi perlengkapan yang akan digunakan untuk event tersebut seperti pada Gambar 5.4 sebagai berikut :

Gambar 5.4 Spesifikasi Barang

Klik tombol OK maka jumlah barang yang tersedia akan berkurang secara otomatis seperti pada Gambar 5.5 sebagai berikut :

(71)

Lanjut ke proses selanjutnya dengan mengklik continou process dan member mengisi tanggal dan waktu event yang akan diselenggarakan seperti pada Gambar 5.6 sebagai berikut :

Gambar 5.6 Reservasi Event Bentrok

Ternyata waktu dan tanggal event bertabrakan maka muncul report seperti pada Gambar 5.7 sebagai berikut :

Gambar 5.7 Report Tanggal dan Waktu Sama

(72)

Gambar 5.8 Reservasi Event

Member sudah melakukan reservasi dan dapat melihat histori reservasinya dengan mengklik histori event seperti pada Gambar 5.9 sebagai berikut :

Gambar 5.9 Histori Event

(73)
(74)

BAB 6

KESIMPULAN

Bab ini berisi beberapa kesimpulan dari tugas akhir dan kemungkinan pengembangan lebih lanjut yang dapat dilakukan dari tugas akhir ini

6.1Kesimpulan

a) Untuk reservasi event organizer seorang pengguna harus menjadi member terlebih dahulu dengan melakukan register. Dan setelah itu member dapat melakukan reservasi event. Pengguna dapat lebih mudah melakukan reservasi karena aplikasi yang dibuat memudahkan pengguna dan member.

b) Aplikasi yang dibuat sudah mencakup semua event organizer yang ada di family generation. Dapat dilihat dari paket event yang tersedia. Semua paket event organizer juga ditampilkan di website ini agar pengguna dan member lebih tahu tentang event organizer di family generation.

c) Biaya setiap event organizer dihitung per paket. Dikarenakan lebih mudah dan member juga lebih ringkas karena menyerahkan semuanya kepada pihak event organizer.

(75)

6.2Saran

a) Penelitian lebih lanjut untuk dapat membuat sebuah website event organizer yang lebih otomatis lagi. Dalam segi perancangan desain dan pengerjaan. Semuanya dapat diketahui member secara online.

(76)

DAFTAR PUSTAKA

Andi., ”Jalan Pintas Menguasai Macromedia Flash MX” , Yogyakarta : Andi Offset, 2003.

Didik, DP ., ”Tip dan Trik Kolaborasi PHP dan Mysql untuk membuat Web Database yang interaktif ”, Elex Media Komputindo . Jakarta , 2003

Hakim , Lukman ., ”Membongkar Trik Rahasia Para Master PHP”, Yogyakarta: Andi Offset , 2008 .

H.M Jogianto., ”Analisis & Disain”, Yogyakarta : Andi Offset, 1990.

Gambar

Gambar 3.1 Gambar Arsitektur Sistem
Gambar 3.2 Alur Sistem
Gambar 3.3 Use Case Diagram Administrator
Gambar 3.4 Use Case Diagram Pengguna
+7

Referensi

Dokumen terkait

Perseroan akan menjadi pemegang saham mayoritas sebesar 51% kepemilikan saham pada PT Kino Malee Indonesia serta menjadi pemegang saham minoritas sebesar 49% kepemilikan saham

1) Jika karyawan saling tolong menolong dalam menyelesaikan masalah dalam suatu pekerjaan sehingga tidak perlu melibatkan manajer, konsekuensinya manajer dapat memakai

Untuk mengembalikan pembelajaran ilmu pengetahuan alam kepada asal muasalnya yaitu dari peristiwa alam dan berproses dengan inkuiri, maka perlu kiranya

Faktor kemampuan PPK mengarahkan pelaksanaan konstruksi untuk memenuhi tingkat layanan seluruh bagian-bagian jalan dinilai penting, karena kemampuan PPK mengarahkan

Tujuan dari paket kegiatan ini adalah Untuk membantu Direktorat Bina Pelaksanaan Wilayah II menjalankan Tugas Pokok dan Fungsinya dalam melaksanakan monitoring,

Penelitian ini bermaksud meneliti pengaruh karakteristik audit eksternal, yaitu audit tenure, ukuran kantor akuntan publik, dan opini audit pada price to earnings

Pengujian ini dilakukan untuk menganalisis adanya pengaruh variabel independen yaitu Return on asset (ROA), Net Profit Margin (NPM) dan Earning Per Share (EPS)

Tujuan dari penulisan ini adalah mengetahui tinggi timbunan kritis pada badan jalan, mengetahui daya dukung tanah dengan menggunakan geotextile sebagai bahan