. •.* ;•-M*
'«
.. I'*
i
\ *
SUPLEMENTASI BAJILUSA TERHADAP PERFORMA PEDET LEPAS SAPIH YANG DIBERI RANSUM BASAL HASIL IKUTAN KEBUN DAN
INDUSTRI KELAPA SAWIT
.*■
-•
Oleh
SEPTIAN ADI CAHYO
-
\
V’
ft
FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SRIWUAYA
INDRALAYA
;
■'.3
: 2013
:•
>
«iWJi-.H.T--•‘i*
*>
& 5 2.
SUPLEMENTASIBAJILUSATERHADAPPERFORMAPEDETLEPAS SAPIHYANGDIBERIRANSUMBASALHASILIKUTANKEBUNDAN
INDUSTRIKELAPASAWIT
Oleh
SEPTIANADICAHYO
FAKULTASPERTANIAN UNIVERSITASSRIWUAYA
INDRALAYA 2013
SUMMARY
After-wean Calf Performance Septian Adi Cahyo. Bajilusa Suplementation on
that Given Ransum Basal From Garden and Palm Oil Industry Side Crop.
(SupervisedbyDr.Ir.ArminaFariani,M.ScandGatotMuslim S.Pt,M.Si).
This research objective was to determine Bajilusa suplementation on after-weancalfperformanceandransumpseudo-digestedwithgarden andfactory industry side crop. This research was implemented in August 2012 to March 2013 atPT. AndiraAgro, Laboratory ofNutritionand Animal Feeding,Sriwijaya Universityand DairyHusbandryNutritionLaboratory,IPB.
The research used 10 SIMBRAafter-wean calfas IB program resultwith body weight average 122.34 kg ± 20.25 kg and average age were six months, divided 2 group randomly, which is the first group with 5 after-wean calf as control (calfwithout BAJILUSA supplement) and second group with after-wean calfastreatment(calfwiththeBajilusasupplementgiven). Thetwo groups were giventhewoodwiththesameransum.
This result showed that Bajilusa supplement giving adlibitumly can increasetheperformance(bodyweight)as0.47 kg/dayfortheafter-weancalfand therewasnoeffectonpseudo-digestedransum.
I
RINGKASAN
SEPTIANADICAHYO. Suplementasi BajilusaTerhadapPerforma PedetLepas Sapih yang Diberi Ransum Basal Hasil Ikutan Kebun dan Industri Kelapa Sawit (Dibimbingoleh Dr.IrArmina FarianiM.Scdan GatotMuslimS.Pt,M.Si).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi BAJILUSAterhadapperformapedet sapi lepas sapihdankecemaan semuransum berbasis hasil ikutan kebun dan industri pabrik. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus 2012 sampai dengan Maret 2013 di PT. Andira Agro, Laboraturium Nutrisi Makanan Ternak, Universitas Sriwijaya dan Laboraturium NutrisiTernakPerah, InstitutPertanian Bogor.
Penelitian inimenggunakan 10ekorpedet sapi SIMBRAlepas sapihhasil program IB denganrata-rata beratbadan 122,34 kg ±20,25 kgdan berumurrata- rata 6 bulan, dibagi secara acak menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok pertama dengan 5 ekor pedet sapi berupa kontrol (pedet sapi tanpa pemberian suplemen BAJILUSA) dan kelompok kedua dengan 5 ekor pedet sapi berupa perlakuan (Pedet sapi yang diberi suplemen Bajilusa). Kedua kelompok tersebut diberi pakandenganransumyangsama.
Hasil penelitian ini menunjukan pemberian suplemen BAJILUSA secara adlibitumdapatmeningkatkan performa (pertambahan bobotbadan)sebesar0,47 Kg/haripedetsapi lepassapihdantidak mempengaruhikecemaan semuransum.
I
SUPLEMENTASIBAJTLUSATERHADAPPERFORMAPEDETLEPAS SAPIHYANGDIBERIRANSUMBASALHASILIKUTANKEBUNDAN
INDUSTRI KELAPASAWIT
Oleh
SEPTIANADICAHYO
SKRIPSI
sebagaisalahsatusyaratuutukmemperolehgelar SarjanaPeternakan
pada
PROGRAM STUDIPETERNAKAN FAKULTASPERTANIAN UNIVERSITASSRIWIJAYA
INDRALAYA 2013
i
SKRIPSI
SUPLEMENTASIBAJILUSATERHADAPPERFORMAPEDETLEPAS SAPIHYANG DIBERIRANSUMBASALHASILIKUTANKEBUNDAN
INDUSTRI KELAPASAWIT
Oleh
SEPTIANADICAHYO 05081008004
telah diterimasebagaisalah satusyarat untukmemperoleh gelar
SarjanaPeternakan
PembimbingI Indralaya, Maret 2013
FakultasPertanian UniversitasSriwijaya
Dekan, Dr.Ir.ArmmaFarianiM.Sc
r ;
PembimbingII
r\
GatotMuslim.S.Pt.M.Si r.Ir.ErizalSodikin NIP.196002111985031002
Skripsi Berjudul “Suplementasi Bajilusa Terhadap Performa Pedet Lepas Sapih Yang Diberi Ransum Basal Hasil Ikutan Kebun dan Industri Kelapa Sawit” oleh Septian Adi Cahyo telah dipertahankan di depan Komisi Penguji pada 14Maret 2013.
KomisiPenguji
( •)
Ketua 1. Dr.Ir.ArminaFarianiM.Sc
Sekertaris ( .)
2. GatotMuslim,S.Pt.,M.Si
( )
3. Dr.Ir.BasuniHamzah M.Sc Anggota
4. Dyah WahyuniS.Pt.,M.Si Anggota
5. drh.Dessi.CM Anggota
Mengetahui PembantuDekanI FakultasPertanian
Mengesahkan
KetuaProgram StudiPeternakan
Dr.Ir.Mars».M.Sc Muhakka,S.Pt..M.Si
NIP.196007141985031005 NIP. 196812192000121001
PERNYATAAN
Saya yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan dengan sesungguhnya bahwa seluruh data dan informasi yang disajikan dalam Skripsi ini, kecuali yang disebut dengan jelas sumbernya, adalah hasil pengamatan dan investigasi saya sendiri dan belum pernah atau tidak sedang diajukan sebagai syarat untuk memperoleh gelar kesarjanaanlainatauyangsamaditempatlain.
Indralaya, Maret2013 Yangmembuatpernyataan,
SeptianAdiCahyo
RIWAYATHIDUP
Penulis dilahirkan pada tanggal 19 September 1990 di kota Semarang.
Merupakan anak kedua dari dua bersaudara dari pasangan Bapak Sutrasno dan Ibu EndarAsih KaptiningAti.
Pendidikan sekolahdasardiselesaikanpenulis padatahun2002 di SDNegeri 176Palembang, sekolahLanjutanTingkatPertamapadatahun2005 di SLTPNegeri 40Palembangdan kemudian dilanjutkankeSekolah MenengahAtasdi SMANegeri 2 Palembang. SejakSeptember2008 penulistercatat sebagai mahasiswadi Program StudiPeternakanFakultasPertanian Universitas Sriwijaya.
KATA PENGANTAR
Syukur Alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Allah AWT atas segala limpahan rahmat dan karunia-nya, sertakesempatan kepada penulis untuk menuntut ilmu sehingga penulis dapat menyelesaikan sknpsi yang beijudul Suplementasi Bajilusa Terhadap Performa Pedet Lepas Sapih Yang Diberi Ransum Basal Hasil Ikutan Kebun dan Industri Kelapa Sawit, yang merupakan salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana Peternakan pada Program Studi Peternakan Fakultas PertanianUniversitas Sriwijaya.
Ucapan terima kasih penulis sampaikan kepada DIKTI yang telah memberikan dana untuk penelitian unggulan ini, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya dan Ketua Program Studi Peternakan yang telahmemfasilitasi penelitian ini. Kepada Ibu Dr.Ir.Armina Fariani M.Sc sebagai pembimbing I dan Bapak Gatot Muslim, S.Pt, M.Si sebagai pembimbing II yang telah membantu penulisdalampembuatanskripsiini dantelahmemberikanbimbingankepadapenulis hingga terselesaikannya skripsi ini. Ucapan terima kasih juga penulis ucapkan kepada para stafProdi.Peternakan terimakasih banyak untuk semua ilmu, motivasi, arahan dan dedikasi yang telah diberikan kepada penulis selama menjalani masa perkuliahan, dan semua pihak yang terkait baik secara langsung maupun tidak langsungdalammenyelesaikanskripsiini.
i
» 4
Penghargaan dan ucapanterima kasih padakeluarga besarku(Ibu, Bapak dan telah memberikan dukungan, do’a yang tidak pernah putus serta serta Kakak) yang
semangat yang diberikan kepada penulis guna terselesaikannya skripsi ini, teman-temanku di Program Studi Peternakan Khususnya angkatan 2008, dan sahabatku Albert, Haikal Prandana, Rizki Eka Puteri, Mbak Eva, MbakNeni, Mbak Ika, PancaAji, Eko Suyono, Ani Palentika, Dafit Saputra, CitraNovi Ananda, Arta, Wamo, Arief, Andri, Pangidoan, Septi Efrika Sari, Wahyu Tri Ambarini, Rema Sunarya, Anggun, Mayang, Satria, dan Kak Yus terima kasih untuk bantuan dan semangatnya.
Penulis menyadari dengan keterbatasan kemampuan dan pengalaman yang penulis miliki, skripsi ini masihjauh dari sempurna. Maka penulis mengharapkan kritikdan saranyangbersifatmembangununtukskripsiini. Penulisberharap semoga skripsiinidapatbermanfaatdandapatmenambah ilmubagipembacanya.
Indralaya, Maret2013
Penulis
ii
I
1».*'^A
'*•—% -H
DAFTARISI
Halaman
KATAPENGANTAR i
DAFTARISI m DAFTARTABEL v DAFTARLAMPIRAN vi
I. PENDAHULUAN A.LatarBelakang 1 B.Tujuan 3
C.Hipotesis 3
II. TINJAUANPUSTAKA A. PedetSapiLepasSapih 4
B. HasilIkutanKebunDanIndustriKelapaSawit 4 C. SuplementasiBiomineral 7
D. PerananMineralDalamProsesFisiologisTernak 9 III. PELAKSANAANPENELITIAN
A.TempatdanWaktu 12 B. BahandanAlat 12
C. Metodepenelitian 13
D. ProsedurPenelitian 13
1. ProsesPembuatanBajilusa 13
m
I
2.Kandang 14
3. ProsesPemberiaan Pakan 14 4. Pengambilan SampelDarah 14 E. Parameteryangdiamati 15
1. PertambahanBobotBadan 15 2.Konsumsi Ransum 15
3. Kecemaan Semu. 15 4. StatusMineral 16 F. AnalisaData 16
IV. HASILDANPEMBAHASAN 18
18 A.PertambahanBobotBadan
20 B.KonsumsiRansum
C.Kecemaan SemuRansum 21
D.Kecemaan SemuBahanKering 22
E.Kecemaan SemuBahanOrganik 23
F.MineralDalamTubuh PedetSapi 24
V. KESIMPULANDANSARAN 27
A.Kesimpulan 27
B. Saran 27
DAFTARPUSTAKA 28
LAMPIRAN
IV
DAFTARTABEL
Halaman Tabel 1. LuasArealdan DayaTampungSapidiKebun DolokIlir,
Laras,dan GunungBayu...
Tabel2. Potensidankandungangizi bahanpakanuntuksapidari kebundanpabriksawit...
5
6 Tabel3. KomposisiRansumPercobaan 13
Tabel4. KandunganNutrisiBAJILUSA 13 Tabel5. PertambahanBobotBadanpedet
lepassapih(kg/ekor/hari)... 18
Tabel 6. Nilai RataanKonsumsiPedetSapi (kg/ekor/hari) 20 Tabel 7. Rata-ratakecemaansemuransumpedetsapi (%) 21 Tabel 8. Rata-rataKecemaan SemuBahanKering
PedetSapiLepasSapih(%)... 22 Tabel 9. Rata-rataKecemaanSemuBahanOrganik
PedetSapi LepasSapih(%)... 23 Tabel 10. Rataankandunganmineral dalamdarah
pedetsapilepassapih... 24
v
I
DAFTARLAMPIRAN
Halaman 1. Hasiluji-tStatistikPertmbahan BobotBadan 33
2. Hasiluji-tStatistikKonsumsiRansum 33 3. Hasiluji-tStatistikKecemaan SemuRansum 34
4.Hasiluji-tStatistikKecemaanSemuBahan Kering 34
5. Hasiluji-tKecemaanSemuBahanOrganik 35
6.FotoProsesPembuatanBajilusa 36
7.Foto SanitasiKandang 38
8. FotoPemberianRansum 39
9.FotoPengukuran 40
vi
I.PENDAHULUAN
A.LatarBelakang
Kebutuhan protein hewani yang meningkat memberikan usaha peternakan termasukusahabudidayasapi potongmengalami peningkatan tetapi untukmencapai peningkatan yang signifikan belum maksimal. Hal ini disebabkan oleh, produksi dagingdan susunasional belummampumemenuhi kebutuhanmasyarakat. Kendala yangmempengaruhi pengembangan usahabudidaya sapipotongdi Indonesiaadalah lahan tanaman pakan ternakyang semakinterbatas. Hal ini menuntut pemanfaatan sumberdayaalternatifyangmampumendukung perkembanganproduksi ternaksapi diIndonesia.
Salahsatu upayayangdapatmeningkatkanusaha peternakandibidangternak sapiadalahsistem integrasitanamandenganternak. Ciri utamadari pengintegrasian tanaman dengan ternak adalah keterkaitan yang saling menguntungkan antara tanaman dengan ternak. Keterkaitan ini terlihat dari pembagian lahan yang saling terpadudanpemanfaatanlimbahdarimasing-masingkomponen. Salahsatu integrasi yang dapatdikembangkanadalah SISKA, yaitu Sistem Integrasi Sapi-KelapaSawit Luas perkebunan kelapa sawit meningkat setiap tahun dan dapat dimanfaatkan sebagaiusahaintegrasiperkebunankelapasawitdenganusahaternaksapi.
Menurut Statistik Perkebunan (2011), menyatakan bahwa secara nasional perkebunankelapasawitdaritahunketahunmenunjukkanpeningkatan,tercatatpada tahun 2000 luasperkebunan kelapa sawitdi Indonesiahanya sekitar4,1juta hadan pada tahun 2011 meningkat menjadi 8,2 juta ha. Hasil utama industri kelapa
1
2
menghasilkan banyak jenis hasil samping yang memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan sebagai bahan pakan. Jenis hasil samping yang potensial dapat digunakan sebagai bahan pakan ternak antara lain adalah pelepah sawit (oilpalm frond), serat perasan sawit (palmpressJibre), lumpur sawit (palm oil sludge), dan
bungkil intisawit(palmkernelmeal)(JennydanSimon, 2003).
Menurut Simamora (2012), hasil samping kebun dan industri kelapa sawit yaitu pelepahsawitgilingdan lumpursawityangdiberi probiotikdanbiomineral Zn mampu meningkatkanperformasapi indukandankecemaanransum. Pengembangan lumpursawitdalam meningkatkanpertumbuhanpedetsapi lepassapihmenghasilkan lumpur sawit yang memiliki kandungan nutrisi yang dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi pedet sapi lepas sapih. Kandungan gizi dari lumpursawitbahan kering yaitu24,07%, seratkasar35,88%, proteinkasar 14,58%, lemak kasar6,49%, energibruto4082kal/g,Ca 1,08%,P0,2 %(Mathiusetal., 2004).
Kandungan nutrisi yang terkandung di dalam lumpur sawit tersebut menyebabkan banyak inovasi pengolahan pakan dari bahan dasar lumpur sawit Salahsatu inovasi pengolahanpakan yaitu pembuatan suplemen BAJILUSA(Balok Jilat Lumpur Sawit). Suplemen BAJILUSA merupakan produk suplemen nutrisi mikrodengantambahanasamlemak dari lumpursawit.
Pedet sapi lepas sapih membutuhkan suplemen nutrisi mikro yang terdapat pada suplemen BAJILUSA. Hal ini disebabkan olehperkembangan mikrobadalam rumen dapatmeningkatkanperfomapedetsapilepassapih.
3
B. Tujuan
Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mempelajari pengaruh suplementasi BAJILUSA terhadap performa pedet sapi lepas sapih dan kecemaan semuransumberbasishasilikutankebundanindustri pabrik.
C.Hipotesa
Diduga pemberian BAJILUSA secaraadlibitum dapat meningkatkan performadankecemaanransumpedetsapi lepassapih.
i
DAFTARPUSTAKA
Anggorodi, R. 1979. IlmuMakananTemak Umum. CetakanPertama. PT.Gramedia.
Jakarta.
Arifin, M., W. Sukaryadiaga, E. Purbowati, R.Amwinarti dan S. Mawati. 1998 . Uji penggunaan kombinasi jerami padi-urea untuk meningkatkan produktifitas sapi Peranakan Ongole (PO) . J. Pengembangan Peternakan Tropis.
23(1):7-15.
Aritonang, D. 1986. Perkebunan kelapa sawit sebagai sumber pakan temak di Indonesia.Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian V(4): 93-99.
Hungate RE. 1966. The Rumen and its Microbes. Washington: Academic Press.
Batubara, L. 2002. Potensi biologis daun kelapa sawit sebagai pakan basal dalam ransum sapi potong Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Puslitbang Peternakan Badan Litbang Pertanian, Departemen PertanianBogor.
Cheeke, P,R. 1999. Aplied Animal Nutrition: Feeds and Feeding. 2nd Edition, PrenticeHallInc.,NewJersey.
Chung, J., D.J. Haile, and M.W. Resnick. 2004. Ferroportin-1 is not upregulated in copperdeficientmice.J.Nutr. 134: 517-521.
Church, D.C. and W.G.Pond. 1982. Basic Animal Nutrition And Feeding. 2nd Ed.
John Wileyanson.NewYork-Singapore.
Darmono.2011. Suplementasi logam dan mineral untuk kesehatan temak dalam mendukung program swasembada daging. Jurnal. Pengembangan Inovasi Pertanian.4(3):205-217
Elisabeth, Y, S.P. Ginting. 2003.Pemanfaatan Hasil Samping Industri Kelapa Sawit Sebagai Bahan Pakan Temak Sapi Potong. Prosiding Lokakarya Nasional.
Bengkulu, 9-10 September2003.Departemen Pertanian Bekeijasamadengan PemerintahBengkuludanPT.Agricinal (2004).
Esfandiari A. 2005. StuduKinerja KesehatanAnakKambingPemakan Etawah(PE) Neonatus Setelah Pemberian Berbagai Sedissn Kolostrum. Disertasi. Bogor
;SekolahPascasaijana InstitutPertanianBogor.
Haryanto, B. 1993. Pakan Kambingdan Domba. Pros. Domba dan Kambing untuk KesejahteraanMasyarakat. ISPIdanHPDKICabangBogor,Bogor.
28
29
Hougland, J.I., A.V Kravcchuk, D. Hershlag, and J.A. Piccirilli. 2005. Fungtional identification ofcayalytic metal ion binding sites within RNA. PLOS Biol.
3(9):277.
jenny Elisabeth dan simon p. Ginting. 2003. Pemanfaatan Hasil Samping Industri Kelapa Sawit Sebagai Bahan Pakan Ternak Sapi Potong. Lokakarya Sistem Integrasi Kelapa Sawit-Sapi. ‘Pusat Penelitian Kelapa Sawit, Jl. Brigjen Katamso 51, Medan 20158 2Loka Penelitian Kambing Potong, Sei Putih - Sumut.
Lieberman, S. andN, Bruning. 1990. The Real Vitaminand Mineral Book. A very PublishingGroup Inc.GardenCityPark,NewYork.
Little,D.A. 1986.The MineralContectofRuminantfeedsand PotentialforMineral Suplementationin South-EastAsiaWithParticularReferencetoIndonesia.In.
R.M.Dixion(Ed). RuminantFeedingSystemsutilizingfibrousAgricultural Residus 1986.IDP, Canberra
Mathius, I.W., D. Sitompul, B.P. Manurung dan Azmi. 2004. Produk samping tanaman dan pengolahan buah kelapa sawit sebagai bahan dasar pakan komplituntuksapi: Suatutinjauan. In: Sistem Integrasi Kelapa Sawit - Sapi.
Pros. Lokakarya Nasional. Dept. Pertanian, Pemda Prov. Bengkulu dan P.T.
Agricinal.Bengkulu,hlm. 120-128.
McDonald, P., R.A. Edwards,and J.F.D. Greenhalgh. 1988. Animal Nutrition. John Willeyand SonsInc.,NewYork.p. 96-105.
McDowell, L.R., J. H. Conrad, G. L. Ellis and J. K. Loosli. 1985. Mineral for Grazing Ruminant in Tropical Regions. Dept. ofAnim. Sci. Centre for Tropical Agric. Univ. of Florida, Gainesville and the US Agency for International Development.
McDowell, P., R.A. Edwardand J.F.D.Greenhalgh. 1995. Animal Nutrition. 5* Ed.
LongStatisticsandTechnical.JohnWilley andSons,Inc.NewYork.
Parakkasi, A. 1999. Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak Ruminansia. UI Press.
Jakarta.
Pasaribu, T., A.P. Sinurat, J. Rosida, T. Purwadaria, dan T. Haryati. 1998.
Pengkayaangizibahanpakan inkonvensionalmelaluifermentasiuntukternak unggas. 2. Peningkatan nilai gizi lumpur sawit melalui fermentasi. Edisi Khusus Kumpulan Hasil-hasil Penelitian Peternakan Tahun Anggaran 1996/1997. Buku III: Penelitian Ternak Unggas. Balai Penelitian Ternak, Bogor.
30
* )
Prihatman, K.2000.BudidayaTernakSapiPotong,www.ristek.go.id
Riady, M. 2004. Tantangan dan peluang peningkatan produksi sapi potong menuju 2020. hlm. 3D6. Dalam B. Setiadi H. Sembiring, T. Panjaitan, Mashur, D.
Praptono, A. Muzan, A. Sauki, dan Wildan (Ed.). Prosiding Lokakarya Nasional Sapi Potong. Yogyakarta 8-9 Oktober 2004. Pusat Penelitian dan PengembanganPeternakan,Bogor
Rucketbusch Y, Phaneuf LP, Dunlop R. 1991. Phisiology of small and Large Animals. Philadelphia-Hamilton:B.C. Decker,Inc.
Sayed Umar, Hasnudi, Zulfikar Siregar, Iskandar Sembiring, Tri Hesti, wahyuni, hamdan, 2005, Pengelolaan Ternak Sapi Potong Secara Intensif : Materi PembinaanPeternakSapiPotong, USUPress.
Simamora, Rizki AS. 2012. Peningkatan performa induk sapi BX calon resipien transferembrio (TE) dengan pemberianprobiotikdan biomineralZndilahan sawit PT. Andira Agro. Skripsi. Program Studi Peternakan. Fakultas Pertanian.UNSRI. Inderalaya.
Statistik Perkebunan (Tree Crop Estate Statistics 2009-2011).2011.Kelapa Sawit.
DirektoratJenderalPerkebunan,KementerianPertanian.
Steel , R.G.D and J.H. Torrie. 1993. Prinsip dan prosedur statistika. Suatu pendekatanbiometrik. PT.GramediaUtamaJakarta
Sutrisno CL 1983. Pengaruh MinyakNabati dalam Mengatasi Defisiensi ZZn pada Sapi yang Memperoleh Ransum Berbahan Dasar Jerami Padi. [Disertasi], Program Pascasarjana IPB, Bogor, Steel, R. G.D. and J. H. Torrie. 1991.
Principle and Procedures of Statistics, Mc Graw Hill. Book. O. Inc. New York.
Solomon, N. W. 1993. Zinc. Enclopedia ofFood Science, Food Technology and Nutrition.Vol.7.London.,49:-94.
Soegih, R. 1992. Peranan mineral khususnya elemen renik terhadap kesehatan ternak. PengaruhMineralTerhadapKesehatanTernak.Jakarta.
Thalib, A. B. Harjanto, H. Hamid, D. Suhffahman dan Mulyani. 2001. Pengaruh- kombinasi defaunatordan probiotikterhadap ekosistem rumen dan performa ternakdomba.JITV 6:83-88
f
Tillman, A.D., H. Hartadi., S. Reksohadiprodjo., S. Prawirokusumo., dan S Lebdosoekojo., 1991. Ilmu MakananTernak Dasar.Gadjah Mada University Press,Yogyakarta.
31
I
)Tjokonegoro. A. 1992. Pengolahan sinyal, Lecture handout: Pengolahan sinyal.
InstitutTeknologi Bandung, Bandung.
Totti Tjiptosumirat ., Dadangs Upandi.. dan Luklnclns Urya Darma. 1999.
Pemberian Suplemen Pakan untuk Perbaikan Produksi dan Tata Laksana Reproduksi Sari Peran di Garut. Penelitian dan Pengembangan Aplikasi dan Radiasi. Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi, Batan. Dinas Isotop
PeternakanDati IIKabupatenGarut.JABAR.
Utomo, B.N., E. Widjaja,S. Mokhtar,S.E.Prabowo,danH.Winamo. 1999. Laporan Akhir Pengkajian Pengembangan Ternak Potong pada Sistem Usaha Tani Kelapa Sawit. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Palangkaraya, Palangkaraya.
Utomo, B.N., E. Widjaja, dan A. Hewu. 2002. Laporan AkhirKegiatan Pengkajian Komponen Teknologi Sistem Usaha Tani Ternak pada Area Perkebunan Kelapa Sawit. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Kalimantan Tengah, Palangkaraya.
Widjaja, E., B.N. Utomo, R. Rachmadi, S.E. Prabowo, dan D. Hartono. 2000a.
Laporan Akhir Pengkajian Sistem Usaha Pertanian Domba Berwawasan Agribisnis (tahun kedua). Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Palangkaraya,Palangkaraya.
Williams PEV, Newbold CJ. 1990. Rumen probiosis: The effects of novel microorganism on rumen fermentation and ruminal productivity. Di dalam.
Haresign W, Cole DA, editor. Resent adv In Animal Nutrition. London:
Butterworths
Williamson dan Payne. 1993. Pengantar Peternakan Daerah Tropis. Gadjah Mada UniversityPress. Yogyakarta.
Zulbardi, M., M. Sitorus, Maryono,dan L. Affandy. 1995. Potensi danpemanfaatan pakan ternak di daerah sulit pakan. Edisi Khusus Kumpulan Hasil-hasil Penelitian Tahun Anggaran. 1994/1995. Ternak Ruminansia Besar. Balai PenelitianTernak, Bogor.
f