BAB III
METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian
Metode penelitian merupakan cara ilmiah yang digunakan untuk
mendapatkan dan menganalisis data dengan tujuan tertentu. Metode yang
digunakan untuk menganalisa data salah satunya adalah metode deskriptif.
Menurut Arikunto (2009, 234) “Penelitian deskriptif adalah penelitian yang tidak
dimaksudkan untuk menguji hipotesis tertentu, tetapi hanya untuk
menggambarkan apa adanya tentang suatu variabel, gejala atau keadaan.”
Sehingga dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif
yang berarti mendeskripsikan objek penelitian berdasarkan fakta yang nyata apa
adanya tanpa melihat hubungan dan membandingkannya dengan variabel lain.
3.2 Lokasi dan Waktu Penelitian
Penelitian ini dilaksanakan di Perpustakaan Universitas Sumatera Utara
yang beralamat di Jl. Perpustakaan No. 1, Padang Bulan, Medan Baru, Kota
Medan, Sumatera Utara 20121 dan di Perpustakaan Universitas Negeri Medan
yang beralamat di Jl. Kenangan Baru, Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang,
Sumatera Utara 20371. Pengambilan data direncanakan pada bulan Juni 2017.
3.3 Populasi dan Sampel 3.3.1 Populasi
Populasi merupakan objek atau sumber yang digunakan dalam suatu
penelitian. Menurut Sugiyono (2013, 117) mengemukakan bahwa “populasi
kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari
dan kemudian ditarik kesimpulannya.”
Populasi penelitian ini adalah seluruh pegawai Universitas Sumatera Utara
yang terdaftar sebagai pustakawan perpustakaan yang berjumlah 19 orang dan
seluruh pegawai Universitas Negeri Medan yang terdaftar sebagai pustakawan
perpustakaan yang berjumlah 24 orang. Jadi total keseluruhan jumlah populasi
penelitian ini adalah 43 orang. Dan peneliti akan meneliti berdasarkan tingkat
pustakawan terampil dan pustakawan ahli yang berjumlah 7 orang untuk
pustakawan terampil dan 36 orang untuk pustakawan ahli.
3.3.2 Sampel
Sampel adalah bagian dari populasi yang dijadikan subjek atau objek
penelitian. Menurut Sugiyono (2013, 118) “sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut.” Mengingat jumlah populasi
penelitian yang sedikit, maka penulis menjadikan seluruh populasi untuk
dijadikan sampel yaitu sebanyak 43 orang.
3.4 Data dan Sumber Data
Data dan sumber data penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Data primer, yaitu data yang diperoleh langsung dari responden melalui
pengisian kuesioner.
2. Data sekunder, yaitu data yang mendukung data primer yang bersumber
3.5 Instrumen Penelitian
Menurut Hasan (2002, 76) “Instrumen penelitian adalah alat yang
digunakan dalam melakukan pengukuran untuk mengumpulkan data dalam suatu
penelitian”. Instrumen penelitian yang digunakan untuk memperoleh data yang
diperlukan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Kuesioner berisi
pertanyaan-pertanyaan yang mewakili indikator-indikator yang akan diteliti.
3.6 Kisi-Kisi Kuesioner 3.6.1 Pustakawan Terampil
No. Tugas Pokok
Pustakawan Indikator
No.
Pertanyaan Jumlah 1. Pengelolaan
Perpustakaan
1. Perencanaan penyelenggaraan kegiatan
perpustakaan 2. Monitoring dan
evaluasi
1. Pelayanan teknis 2. Pelayanan
3.6.2 Pustakawan Ahli
No. Tugas Pokok
Pustakawan Indikator
No.
Pertanyaan Jumlah 1. Pengelolaan
perpustakaan
1. Perencanaan penyelenggaraan kegiatan
perpustakaan 2. Monitoring dan
evaluasi
1. Pelayanan teknis 2. Pelayanan
3. Pengembangan sistem 3. Penganalisisan /
pengkritisian
3.7 Teknik Pengumpulan Data
Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian ini adalah :
1. Observasi, yaitu melakukan pengamatan langsung ke Perpustakaan
Universitas Sumatera Utara dan Universitas Negeri Medan.
3. Studi Kepustakaan, yaitu suatu metode yang dilakukan penulis dengan
cara mengumpulkan data melalui bahan pustaka atau literatur baik berupa
buku, jurnal, majalah, laporan tahunan, internet atau dokumen-dokumen
lain yang berhubungan dengan masalah peneliti.
3.8 Teknik Analisis Data
Semua data yang berasal dari kuesioner diolah sehingga menghasilkan
deskripsi jawaban yang akan dipresentasikan. Data yang terkumpul dari
penyebaran kuesioner dianalisis secara deskriptif. Dalam mengelolah data yang
diterima dari responden, peneliti melakukan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Menghitung pilihan jawaban responden dari setiap pertanyaan.
2. Menghimpun presentase dari setiap jawaban responden, peneliti
menggunakan rumus presentase menurut Arikunto (2002, 349) sebagai
berikut:
�
=
��x 100%
Keterangan:
P = Persentase
f = Jumlah jawaban yang diperoleh
n = Jumlah responden
3. Membuat suatu analisis dan persentase yang tertinggi merupakan
4. Untuk menginterpretasikan besarnya presentase yang didapat dari
tabulasi data, penulis menggunakan metode Hadi (2001, 421) dengan
rincian sebagai berikut :
1-25% : Sebagian Kecil
26-49% : Hampir Setengah
50% : Setengah
51-75% : Sebagian Besar
76-99% : Pada Umumnya
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
Bab ini akan membahas hasil penelitian dan pembahasan yang datanya
diperoleh dari penyebaran kuesioner kepada responden penelitian di Perpustakaan
Universitas Sumatera Utara Jl. Perpustakaan No. 1, Padang Bulan, Medan Baru,
Kota Medan, Sumatera Utara 20121 dan di Perpustakaan Universitas Negeri
Medan Jl. Kenangan Baru, Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera
Utara 20371.
4.1 Kinerja Pustakawan
Penilaian kualitas atau mutu kemampuan pustakawan dalam melaksanakan
tugas dan tanggung jawabnya terdapat pada indikator penilaian kinerja sesuai
dengan Peraturan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Nomor 11
tahun 2015 tentang petunjuk teknis jabatan fungsional pustakawan dan angka
kreditnya, yaitu berdasarkan tugas pokok pustakawan.
4.1.1 Tugas Pokok Pustakawan Terampil a. Pengelolaan Perpustakaan, terdiri atas:
1) Perencanaan Penyelenggaraan Kegiatan Perpustakaan
Tanggapan responden terhadap indikator Perencanaan penyelenggaraan
Tabel 4.1 Tanggapan Responden Tentang Bentuk Kegiatan Perencanaan Penyelenggaraan Kegiatan di Perpustakaan
No. Pernyataan Jawaban
Jawaban Responden
F %
1. Apa saja bentuk kegiatan perencanaan penyelenggaraan kegiatan
perpustakaan di perpustakaan anda?
a. Perencanaan pengelolaan perpustakaan
3 43
b. Pelayanan perpustakaan 3 43 c. Pengembangan sistem
kepustakawanan
1 14
d. Pengembangan profesi 0 0
e. Lain-lain, sebutkan ……… 0 0
JUMLAH 7 100
Berdasarkan data Tabel 4.1. dapat diketahui tanggapan responden tentang
bentuk kegiatan perencanaan penyelenggaraan kegiatan di perpustakaan adalah
sebanyak 3 responden (43%) menyatakan bentuk kegiatannya adalah perencanaan
pengelolaan perpustakaan, 3 responden (43%) menyatakan pelayanan
perpustakaan, 1 responden (14%) menyatakan pengembangan sistem
kepustakawanan dan tidak ada responden yang memilih kegiatan pengembangan
profesi.
Berdasarkan uraian di atas dapat diinterpretasikan bahwa hampir setengah
dari pustakawan menyatakan kegiatan yang pernah dilakukan di perpustakaan
adalah perencanaan pengelolaan perpustakaan dan pelayanan perpustakaan. Dan
kegiatan yang tidak pernah dilakukan adalah pengembangan profesi, mungkin
Tabel 4.2 Tanggapan Responden Tentang Kegiatan Pengelolaan Perpustakaan Sudah Sesuai Dengan Kegiatan Perencanaan Penyelenggaraan Kegiatan Perpustakaan
No. Pernyataan Jawaban
Jawaban Responden
F %
2. Apakah kegiatan pengelolaan perpustakaan di
perpustakaan anda sudah sesuai dengan
perencanaan penyelenggaraan kegiatan perpustakaan?
a. Sangat sesuai 0 0
b. Sesuai 7 100
c. Kurang sesuai 0 0
d. Tidak sesuai 0 0
e. Sangat tidak sesuai 0 0
JUMLAH 7 100
Berdasarkan data Tabel 4.2. dapat diketahui tanggapan responden tentang
kegiatan pengelolaan perpustakaan apakah sudah sesuai dengan kegiatan
perencanaan penyelenggaraan kegiatan perpustakaan adalah sebanyak 7
responden (100%) menyatakan sesuai.
Berdasarkan uraian di atas dapat diinterpretasikan bahwa seluruh
pustakawan menyatakan kegiatan pengelolaan perpustakaan sudah sesuai dengan
kegiatan perencanaan penyelenggaraan kegiatan perpustakaan. Dimana kegiatan
merencanakan penyelenggaraan perpustakaan secara spesifik, terukur,
ketercapaian, realistis, dan terjadwal, meliputi: perencanaan pengelolaan
perpustakaan, pelayanan perpustakaan, pengembangan sistem kepustakawanan
Tabel 4.3 Tanggapan Responden Tentang Pelaksanaan Kegiatan Perencanaan Penyelenggaraan Kegiatan Perpustakaan
Berjalan Maksimal Sesuai Dengan Penyusunan Rencana Kerja
No. Pernyataan Jawaban
Jawaban Responden
F %
3. Apakah kegiatan perpustakaan sudah berjalan maksimal sesuai dengan persiapan dan penyusunan rencana kerja?
a. Sangat maksimal 0 0
b. Maksimal 6 86
c. Kurang maksimal 1 14
d. Tidak maksimal 0 0
e. Sangat tidak maksimal 0 0
JUMLAH 7 100
Berdasarkan data Tabel 4.3. dapat diketahui tanggapan responden tentang
pelaksanaan kegiatan perencanaan penyelenggaraan kegiatan perpustakaan
berjalan maksimal sesuai dengan penyusunan rencana kerja adalah sebanyak 6
responden (86%) menyatakan maksimal, dan 1 responden (14%) menyatakan
kurang maksimal.
Berdasarkan uraian di atas dapat diinterpretasikan bahwa pada umumnya
pustakawan menyatakan pelaksanaan kegiatan perencanaan penyelenggaraan
kegiatan perpustakaan sudah maksimal, dimana kegiatan yang dilakukan sudah
sesuai dengan penyusunan rencana kerja masing-masing bidang.
2) Monitoring dan evaluasi penyelenggaraan kegiatan perpustakaan Tanggapan responden terhadap indikator Monitoring dan evaluasi
Tabel 4.4 Tanggapan Responden Tentang Bentuk Kegiatan Monitoring Yang Dilakukan di Perpustakaan
No. Pernyataan Jawaban
Jawaban Responden
F %
4. Bagaimanakah bentuk kegiatan monitoring yang dilakukan di
perpustakaan anda?
a. Memantau secara individu 0 0 b. Memantau secara kelompok 3 43 c. Memantau secara individu
dan kelompok
3 43
d. Mengawasi dan mencatat setiap kegiatan yang dilakukan
1 14
e. Lain-lain, sebutkan ………. 0 0
JUMLAH 7 100
Berdasarkan data Tabel 4.4. dapat diketahui tanggapan responden tentang
bentuk kegiatan monitoring yang dilakukaan di perpustakaan adalah sebanyak 3
responden (43%) menyatakan memantau secara kelompok, 3 responden (43%)
menyatakan memantau secara individu dan kelompok, dan 1 responden (14%)
menyatakan mengawasi dan mencatat setiap kegiatan yang dilakukan.
Berdasarkan uraian di atas dapat diinterpretasikan bahwa hampir setengah
pustakawan menyatakan bentuk kegiatan monitoring yang dilakukan di
perpustakaan adalah dengan cara memantau secara individu dan kelompok.
Dimana kegiatan memantau dan mencatat kemajuan/ perkembangan, tingkat
keberhasilan maupun ketidaksesuaian dengan ketentuan yang ditetapkan, mulai
dari perencanaan, pelaksanaan, sampai selesainya kegiatan untuk unit kerja teknis
Tabel 4.5 Tanggapan Responden Tentang Kepuasan Dengan Kegiatan Monitoring Yang Dilakukan di Perpustakaan
No. Pernyataan Jawaban
Jawaban Responden
F %
5. Apakah anda sudah puas dengan
kegiatan monitoring yang dilakukan di perpustakaan anda?
a. Sangat puas 0 0
b. Puas 5 72
c. Kurang puas 1 14
d. Tidak puas 0 0
e. Sangat tidak puas 1 14
JUMLAH 7 100
Berdasarkan data Tabel 4.5. dapat diketahui tanggapan responden tentang
kepuasan pustakawan dengan kegiatan monitoring yang dilakukan di
perpustakaan adalah sebanyak 5 responden (71%) menyatakan puas, 1 responden
(14%) menyatakan kurang puas, dan 1 responden (14%) menyatakan sangat tidak
puas.
Berdasarkan uraian di atas dapat diinterpretasikan bahwa sebagian besar
pustakawan menyatakan kegiatan monitoring yang dilakukan di perpustakaan
sudah membuat pustakawan puas dan ada dari sebagian kecil pustakawan
menyatakan sangat tidak puas, mungkin disebabkan adanya ketidaksesuaian
proses memantau atau mencatat kemajuan sesuai dengan ketentuan yang
ditetapkan. Sebaiknya tindakan tersebut bisa dihindari agar kinerja pustakawan
Tabel 4.6 Tanggapan Responden Tentang Kegiatan Evaluasi Yang Dilakukan di Perpustakaan
No. Pernyataan Jawaban
Jawaban Responden
F %
6. Kapan saja dilakukan evaluasi dalam penyelenggaraan perpustakaan di perpustakaan anda?
a. 1 kali setahun 3 43
b. 2 kali setahun 3 43
c. 4 kali setahun 1 14
d. 1 kali sebulan 0 0
e. Lain-lain, sebutkan
………. 0 0
JUMLAH 7 100
Berdasarkan data Tabel 4.6. dapat diketahui tanggapan responden tentang
kegiatan evaluasi yang dilakukan di perpustakaan adalah sebanyak 3 responden
(43%) menyatakan 1 kali setahun, 3 responden (43%) menyatakan 2 kali setahun
dan 1 responden (14%) menyatakan 4 kali setahun.
Berdasarkan uraian di atas dapat diinterpretasikan bahwa hampir setengah
pustakawan menyatakan kegiatan evaluasi yang dilakukan di perpustakaan adalah
1 kali setahun dan 2 kali setahun sesuai dengan kebutuhan perpustakaan.
Sebaiknya kegiatan evaluasi yang dilakukan di perpustakaan lebih sering
dilakukan agar kinerja pustakawan bisa meningkat, dengan adanya kegiatan
evaluasi tersebut pustakawan bisa mengetahui kesalahan-kesalahannya dalam
bekerja.
b. Pelayanan Perpustakaan, terdiri atas: 1) Pelayanan Teknis
Tanggapan responden terhadap indikator Pelayanan Teknis di perpustakaan
Tabel 4.7 Tanggapan Responden Tentang Bentuk Kegiatan Pelayanan Teknis di Perpustakaan
No. Pernyataan Jawaban
Jawaban Responden
F %
7. Apa saja bentuk kegiatan pelayanan teknis di perpustakaan anda?
a. Pengembangan koleksi 2 29
b. Pengolahan bahan perpustakaan 4 57 c. Penyimpanan koleksi perpustakaan 0 0 d. Perawatan koleksi perpustakaan 1 14
e. Lain-lain, sebutkan ………. 0 0
JUMLAH 7 100
Berdasarkan data Tabel 4.7. dapat diketahui tanggapan responden tentang
bentuk kegiatan pelayanan teknis yang dilakukan di perpustakaan adalah
sebanyak 2 responden (29%) menyatakan pengembangan koleksi, 4 responden
(57%) menyatakan pengolahan bahan perpustakaan, 1 responden (14%)
menyatakan perawatan koleksi perpustakaan dan tidak ada responden yang
memilih penyimpanan koleksi perpustakaan.
Berdasarkan uraian di atas dapat diinterpretasikan bahwa sebagian besar
bentuk kegiatan pelayanan teknis yang dilakukan di perpustakaan adalah
pengolahan bahan perpustakaan, dan yang tidak pernah dilakukan adalah
penyimpanan koleksi perpustakaan, mungkin disebabkan perpustakaan sudah
merupakan tempat penyimpanan koleksi atau wadah penyimpanan bahan-bahan
pustaka. Sehingga kegiatan penyimpanan koleksi perpustakaan tidak di jadikan
Tabel 4.8 Tanggapan Responden Tentang Pelaksanaan Kegiatan Pelayanan Teknis di Perpustakaan
No. Pernyataan Jawaban
Jawaban Responden
F %
8. Apakah kegiatan pelayanan teknis di perpustakaan sudah berjalan dengan optimal?
a. Sangat optimal 0 0
b. Optimal 7 100
c. Kurang optimal 0 0
d. Tidak optimal 0 0
e. Sangat tidak optimal 0 0
JUMLAH 7 100
Berdasarkan data Tabel 4.8. dapat diketahui tanggapan responden tentang
pelaksanaan kegiatan pelayanan teknis di perpustakaan adalah sebanyak 7
responden (100%) menyatakan optimal.
Berdasarkan uraian di atas dapat diinterpretasikan bahwa seluruh
pustakawan sudah melaksanakan kegiatan pelayanan teknis dengan optimal.
Kegiatan ini dapat dilihat dari adanya pembuatan jobdes yang dilakukan setiap
bulannya, sehingga dari Job Description (pembagian kerja) itu dapat terlihat
kegiatan mana yang terealisasi dan yang tidak terealisasi sesuai Job Description
Tabel 4.9 Tanggapan Responden Tentang Usaha Lain Yang Dilakukan Perpustakaan Untuk Pengembangan Koleksi
No. Pernyataan Jawaban
Jawaban Responden
F %
9. Apa saja usaha lain yang dilakukan perpustakaan untuk pengembangan koleksi di
perpustakaan anda?
a. Pembelian 4 57
b. Hadiah atau sumbangan 2 29
c. Tukar menukar 0 0
d. Meminjam, menyewa dan mengkopi
1 14
e. Lain-lain, sebutkan
………. 0 0
JUMLAH 7 100
Berdasarkan data Tabel 4.9. dapat diketahui tanggapan responden tentang
usaha lain yang dilakukan perpustakaan untuk pengembangan koleksi di
perpustakaan adalah sebanyak 4 responden (57%) menyatakan dengan pembelian,
2 responden (29%) menyatakan dengan hadiah atau sumbangan, dan 1 responden
(14%) menyatakan meminjam, menyewam dan mengkopi.
Berdasarkan uraian di atas dapat diinterpretasikan bahwa sebagian besar
penambahan pengembangan koleksi yang dilakukan oleh perpustakaan adalah
dengan cara pembelian bahan koleksi. Dan ada sebagian kecil penambahan
pengembangan koleksi di perpustakaan yaitu dalam bentuk hadiah atau
Tabel 4.10 Tanggapan Responden Tentang Bentuk Kegiatan Pengembangan Koleksi di Perpustakaan
No
a. Mengidentifikasi bahan pustaka untuk pengadaan
4 57
b. Menghimpun alat seleksi perpustakaan
1 14
c. Melakukan survey sederhana kebutuhan informasi pemustaka
2 29
d. Meregistrasi bahan perpustakaan 0 0
e. Lain-lain, sebutkan ………. 0 0
JUMLAH 7 100
Berdasarkan data Tabel 4.10. dapat diketahui tanggapan responden tentang
bentuk kegiatan pengembangan koleksi yang dilakukan di perpustakaan adalah
sebanyak 4 responden (57%) menyatakan mengidentifikasi bahan perpustakaan
untuk pengadaan, 1 responden (14%) menyatakan menghimpun alat seleksi bahan
perpustakaan dan 2 responden (29%) menyatakan melakukan survei sederhana
kebutuhan informasi pemustaka.
Berdasarkan uraian di atas dapat diinterpretasikan bahwa sebagian besar
kegiatan pengembangan koleksi yang dilakukan di perpustakaan adalah
mengidentifikasi bahan perpustakaan untuk pengadaan. Dan yang tidak pernah
dilakukan adalah meregistrasi bahan perpustakaan, mungkin disebabkan kegiatan
tersebut mencatat identitas bahan perpustakaan yang diterima oleh perpustakaan
pada buku induk atau kartu atau sistem simpan elektronik, dan membubuhkan
stempel tanggal penerimaan, stempel dan catatan nomor induk, serta stempel
2) Pelayanan Pemustaka
Tanggapan responden terhadap indikator Pelayanan Pemustaka di
perpustakaan dapat dilihat dari jawaban responden pada tabel berikut ini:
Tabel 4.11 Tanggapan Responden Tentang Pelaksanaan Kegiatan Pelayanan Pemustaka di Bagian Layanan Sirkulasi di Perpustakaan
No. Pernyataan Jawaban
Jawaban Responden
F %
11. Bagaimanakah proses kegiatan pelayanan bagi pemustaka di bagian layanan sirkulasi di pepustakaan anda?
a. Sangat baik 0 0
b. Baik 7 100
c. Kurang baik 0 0
d. Tidak baik 0 0
e. Sangat tidak baik 0 0
JUMLAH 7 100
Berdasarkan data Tabel 4.11. dapat diketahui tanggapan responden tentang
kegiatan pelayanan pemustaka di bagian layanan sirkulasi di perpustakaan adalah
sebanyak 7 responden (100%) menyatakan baik.
Berdasarkan uraian di atas dapat diinterpretasikan bahwa seluruh
pustakawan menyatakan kegiatan pelayanan pemustaka di bagian layanan
sirkulasi yang dilakukan di perpustakaan sudah berjalan dengan baik. Kegiatan ini
dapat dilihat dari masih banyaknya pengguna yang datang untuk meminjam buku
Tabel 4.12 Tanggapan Responden Tentang Bentuk Kegiatan Pelayanan Pemustaka di Perpustakaan
No. Pernyataan Jawaban
Jawaban Responden
F %
12. Apa saja kegiatan yang dilakukan yang berkaitan dengan jasa informasi perpustakaan yang dapat dimanfaatkan oleh pemustaka?
a. Layanan sirkulasi dan referensi
6 86
b. Perpustakaan keliling 0 0
c. Layanan storytelling 0 0
d. Layanan sirkulasi,
referensi, storytelling dan perpustakaan keliling
1 14
e. Lain-lain, sebutkan
………. 0 0
JUMLAH 7 100
Berdasarkan data Tabel 4.12. dapat diketahui tanggapan responden tentang
bentuk kegiatan yang dilakukan di perpustakaan adalah sebanyak 6 responden
(86%) menyatakan layanan sirkulasi dan referensi dan 1 responden (14%)
menyatakan layanan sirkulasi, referensi, storytelling dan perpustakaan keliling.
Berdasarkan uraian di atas dapat diinterpretasikan bahwa pada umumnya
kegiatan pelayanan pemustaka yang dilakukan di perpustakaan adalah layanan
sirkulasi dan referensi. Sedangkan untuk kegiatan storytelling dan perpustakaan
keliling hanya sebagian kecil dilakukan di perpustakaan.
3) Pengembangan Sistem Kepustakawanan
Tanggapan responden terhadap indikator Pengembangan sistem
Tabel 4.13 Tanggapan Responden Tentang Bentuk Kegiatan Pengembangan Sistem Kepustakawanan
No
a. Melaksanakan penyuluhan tatap muka dalam kelompok tentang kegunaan dan pemanfaatan perpustakaan kepada pemustaka
3 43
b. Melakukan penyuluhan massal tentang kegunaan dan pemanfaatan perpustakaan
0 0
c. Menyusun materi publisitas berbentuk poster, spanduk, pembatas buku, stiker dan sejenisnya.
4 57
d. Menyelenggarakan pameran sebagai panitia
0 0
e. Lain-lain, sebutkan ………. 0 0
JUMLAH 7 100
Berdasarkan data Tabel 4.13. dapat diketahui tanggapan responden tentang
bentuk kegiatan pengembangan sistem kepustakawanan di perpustakaan adalah
sebanyak 3 responden (43%) menyatakan melaksanakan penyuluhan tatap muka
dalam kelompok tentang kegunaan dan pemanfaatan perpustakaan kepada
pemustaka, dan sebanyak 4 responden (57%) menyatakan menyusun materi
publisitas berbentuk poster, spanduk, pembatas buku, stiker dan sejenisnya.
Berdasarkan uraian di atas dapat diinterpretasikan bahwa hampir setengah
dari pustakawan menyatakan kegiatan pengembangan sistem kepustakawanan
menghimpun, mengolah, dan menyajikan bahan publisitas dalam bentuk poster,
spanduk, pembatas buku, stiker, dan sejenisnya.
Tabel 4.14 Tanggapan Responden Tentang Pelaksanaan Kegiatan Pengembangan Sistem Kepustakawanan di Perpustakaan
No. Pernyataan Jawaban
Jawaban Responden
F %
14. Apakah kegiatan pengembangan sistem kepustakawanan di perpustakaan sudah berjalan maksimal?
a. Sangat maksimal 0 0
b. Maksimal 7 100
c. Kurang maksimal 0 0
d. Tidak maksial 0 0
e. Sangat tidak maksimal 0 0
JUMLAH 7 100
Berdasarkan data Tabel 4.14. dapat diketahui tanggapan responden
pelaksanaan kegiatan pengembangan sistem kepustakawanan di perpustakaan
adalah sebanyak 7 responden (100%) menyatakan maksimal.
Berdasarkan uraian di atas dapat diinterpretasikan bahwa seluruh
pustakawan menyatakan kegiatan pengembangan sistem kepustakawanan di
perpustakaan sudah dilakukan dengan maksimal. Dimana Pengembangan
kepustakawanan merupakan kegiatan untuk meningkatkan kinerja perpustakaan
secara ilmiah dan profesional, sehingga diperoleh proses kerja yang optimal,
4.1.2 Tugas Pokok Pustakawan ahli
a. Pengelolaan Perpustakaan, terdiri atas:
1) Perencanaan penyelenggaraan kegiatan perpustakaan
Tanggapan responden terhadap indikator Perencanaan penyelenggaraan
kegiatan perpustakaan dapat dilihat dari jawaban responden pada tabel berikut ini:
Tabel 4.15 Tanggapan Responden Tentang Bentuk Perencanaan Penyelenggaraan Kegiatan Perpustakaan
No. Pernyataan Jawaban
Jawaban Responden
F %
15. Apa saja bentuk kegiatan perencanaan penyelenggaraan kegiatan
perpustakaan di perpustakaan anda?
a. Perencanaan pengelolaan perpustakaan
26 72
b. Pelayanan perpustakaan 8 22 c. Pengembangan sistem
kepustakawanan
1 3
d. Pengembangan profesi 0 0
e. Lain-lain, sebutkan ……. 1 3
JUMLAH 36 100
Berdasarkan data Tabel 4.15. dapat diketahui tanggapan responden tentang
bentuk perencanaan penyelenggaraan kegiatan perpustakaan adalah sebanyak 26
responden (72%) menyatakan perencanaan pengelolaan perpustakaan, 8
responden (22%) menyatakan pelayanan perpustakaan, 1 responden (3%)
menyatakan pengembangan sistem kepustakawanan dan 1 responden (3%)
menyatakan semua bentuk kegiatan dilakukan di perpustakaan.
Berdasarkan uraian di atas dapat diinterpretasikan bahwa sebagian besar
pegawai perpustakaan dalam meningkatkan kinerja pustakawannya. Sebaiknya
dilakukan tindakan tersebut agar dapat menarik minat pustakawan untuk
meningkatkan kinerjanya masing-masing.
Tabel 4.16 Tanggapan Responden Tentang Kegiatan Pengelolaan Perpustakaan Sesuai Dengan Pelaksanaan Perencanaan Penyelenggaraan Kegiatan Perpustakaan
No. Pernyataan Jawaban
Jawaban Responden
F %
16. Apakah kegiatan pengelolaan perpustakaan di perpustakaan anda sudah sesuai dengan perencanaan
penyelenggaraan kegiatan perpustakaan?
a. Sangat sesuai 4 11
b. Sesuai 31 86
c. Kurang sesuai 1 3
d. Tidak sesuai 0 0
e. Sangat tidak sesuai 0 0
JUMLAH 36 100
Berdasarkan data Tabel 4.16. dapat diketahui tanggapan responden tentang
kegiatan pengelolaan perpustakaan sesuai dengan pelaksanaan kegiatan
perencanaan penyelenggaraan kegiatan perpustakaan adalah sebanyak 4
responden (11%) menyatakan sangat sesuai, 31 responden (86%) menyatakan
sesuai dan 1 responden (3%) menyatakan kurang sesuai.
Berdasarkan uraian di atas dapat diinterpretasikan bahwa pada umumnya
pustakawan menyatakan kegiatan pengelolaan perpustakaan sudah sesuai dengan
kegiatan perencanaan penyelenggaraan kegiatan perpustakaan. Dimana kegiatan
merencanakan penyelenggaraan perpustakaan secara spesifik, terukur,
perpustakaan, pelayanan perpustakaan, pengembangan sistem kepustakawanan
dan pengembangan profesi.
Tabel 4.17 Tanggapan Responden Tentang Pelaksanaan Kegiatan Perpustakaan Sudah Berjalan Maksimal Sesuai Dengan Persiapan dan Penyususnan Rencana Kerja
No. Pernyataan Jawaban
Jawaban Responden
F %
17. Apakah kegiatan perpustakaan sudah berjalan maksimal sesuai dengan persiapan dan penyusunan rencana kerja?
a. Sangat maksimal 5 14
b. Maksimal 30 83
c. Kurang maksimal 1 3
d. Tidak maksimal 0 0
e. Sangat tidak maksimal 0 0
JUMLAH 36 100
Berdasarkan data Tabel 4.17. dapat diketahui tanggapan responden tentang
pelaksanaan kegiatan perpustakaan sudah berjalan maksimal sesuai dengan
persiapan dan penyususan rencana kerja adalah sebanyak 5 responden (14%)
menyatakan sangat maksimal, 30 responden (83%) menyatakan maksimal dan 1
responden (1%) menyatakan kurang maksimal.
Berdasarkan uraian di atas dapat diinterpretasikan bahwa pada umumnya
pustakawan menyatakan pelaksanaan kegiatan perencanaan penyelenggaraan
kegiatan perpustakaan sudah berjalan maksimal, dimana kegiatan yang dilakukan
sudah sesuai dengan penyusunan rencana kerja masing-masing bidang.
Tabel 4.18 Tanggapan Responden Tentang Bentuk Kegiatan Monitoring di Perpustakaan
No
. Pernyataan Jawaban
Jawaban Responden
F %
18. Bagaimanakah bentuk kegiatan monitoring yang dilakukan di
perpustakaan anda?
a. Memantau secara individu 0 0
b. Memantau secara kelompok 5 14
c. Memantau secara individu dan kelompok
20 56
d. Mengawasi dan mencatat setiap kegiatan yang dilakukan
9 25
e. Lain-lain, sebutkan ………. 2 5
JUMLAH 36 100
Berdasarkan data Tabel 4.18. dapat diketahui tanggapan responden tentang
bentuk kegiatan monitoring yang dilakukan di perpustakaan adalah sebanyak 5
responden (14 %) menyatakan memantau secara kelompok, 20 responden (56%)
menyatakan memantau secara individu dan kelompok, 9 responden (25%)
menyatakan mengawasi dan mencatat setiap kegiatan yang dilakukan dan 2
responden (5%) menyatakan memantau secara individu dan kelompok dan
mengawasi dan mencatat setiap kegiatan yang dilakukan.
Berdasarkan uraian di atas dapat diinterpretasikan bahwa sebagian besar
pustakawan menyatakan bentuk kegiatan monitoring yang dilakukan di
perpustakaan adalah dengan cara memantau secara individu dan kelompok.
Dimana kegiatan memantau dan mencatat kemajuan/ perkembangan, tingkat
keberhasilan maupun ketidaksesuaian dengan ketentuan yang ditetapkan, mulai
dari perencanaan, pelaksanaan, sampai selesainya kegiatan untuk unit kerja teknis
Tabel 4.19 Tanggapan Responden Tentang Pelaksanaan Kegiatan Monitoring di Perpustakaan
No
. Pernyataan Jawaban
Jawaban Responden
F %
19. Apakah anda sudah puas dengan kegiatan monitoring yang dilakukan di perpustakaan?
a. Sangat puas 7 20
b. Puas 21 58
c. Kurang puas 8 22
d. Tidak puas 0 0
e. Sangat tidak puas 0 0
JUMLAH 36 100
Berdasarkan data Tabel 4.19. dapat diketahui tanggapan responden tentang
pelaksanaan kegiatan monitoring yang dilakukan di perpustakaan adalah sebanyak
7 responden (20%) menyatakan sangat puas, 21 responden (58%) menyatakan
puas, dan 8 responden (22%) menyatakan kurang puas.
Berdasarkan uraian di atas dapat diinterpretasikan bahwa sebagian besar
pustakawan menyatakan kegiatan monitoring yang dilakukan di perpustakaan
sudah membuat pustakawan puas dan ada dari sebagian kecil pustakawan
menyatakan sangat tidak puas, mungkin disebabkan adanya ketidaksesuaian
proses memantau atau mencatat kemajuan sesuai dengan ketentuan yang
ditetapkan. Sebaiknya tindakan tersebut bisa dihindari agar kinerja pustakawan
Tabel 4.20 Tanggapan Responden Tentang Kegiatan Evaluasi Yang Dilakukan di Perpustakaan
No Pernyataan Jawaban
Jawaban Responden
F %
20. Kapan saja dilakukan evaluasi dalam penyelenggaraan perpustakaan di perpustakaan anda?
a. 1 kali setahun 7 20
b. 2 kali setahun 12 33
c. 4 kali setahun 8 22
d. 1 kali sebulan 0 0
e. Lain-lain, sebutkan ……. 9 25
JUMLAH 36 100
Berdasarkan data Tabel 4.20. dapat diketahui tanggapan responden tentang
evaluasi yang dilakukan di perpustakaan adalah sebanyak 7 responden (20%)
menyatakan 1 kali setahun, 12 responden (33%) menyatakan 2 kali setahun, 8
responden (22%) menyatakan 4 kali setahun dan 9 responden (25%) menyatakan
disesuaikan dengan kebutuhan.
Berdasarkan uraian di atas dapat diinterpretasikan bahwa hampir dari
setengah kegiatan di perpustakaan dilakukan evaluasi dalam penyelenggaraan
perpustakaan sebanyak 2 kali dalam setahun. Sebaiknya kegiatan evaluasi yang
dilakukan di perpustakaan lebih sering dilakukan agar kinerja pustakawan bisa
meningkat, dengan adanya kegiatan evaluasi tersebut pustakawan bisa mengetahui
kesalahan-kesalahannya dalam bekerja.
b. Pelayanan Perpustakaan, terdiri atas: 1) Pelayanan Teknis
Tanggapan responden terhadap indikator Pelayanan teknis dapat dilihat dari
Tabel 4.21 Tanggapan Responden Tentang Bentuk Kegiatan Pelayanan Teknis di Perpustakaan
No. Pernyataan Jawaban
Jawaban Responden
F %
21. Apa saja bentuk kegiatan pelayanan teknis di
perpustakaan anda?
a. Pengembangan koleksi 5 14
b. Pengolahan bahan perpustakaan
24 67
c. Penyimpanan koleksi perpustakaan
1 3
d. Perawatan koleksi perpustakaan
3 8
e. Lain-lain, sebutkan ……. 3 8
JUMLAH 36 100
Berdasarkan data Tabel 4.21. dapat diketahui tanggapan responden tentang
bentuk kegiatan pelayanan teknis di perpustakaan adalah sebanyak 5 responden
(14%) menyatakan pengembangan koleksi, 24 responden (67%) menyatakan
pengolahan bahan perpustakaan, 1 responden (3%) menyatakan penyimpanan
koleksi perpustakaan, 3 responden (8%) menyatakan perawatan koleksi
perpustakaan dan 3 responden (8%) menyatakan semua kegiatan pelayanan teknis
dilakukan.
Berdasarkan uraian di atas dapat diinterpretasikan bahwa sebagian besar
bentuk kegiatan pelayanan teknis di perpustakaan adalah pengolahan bahan
perpustakaan. Dimana kegiatan pengembangan koleksi, penyimpanan koleksi
perpustakaan dan perawatan koleksi sudah termasuk kedalam kegiatan
Tabel 4.22 Tanggapan Responden Tentang Bentuk Kegiatan Pengolahan Bahan Pustaka di Perpustakaan
No. Pernyataan Jawaban
Jawaban Responden
F %
22. Apa saja bentuk kegiatan pengolahan bahan pustaka di perpustakaan?
a. Katalogisasi 27 75
b. Inventarisasi 2 6
c. Shelving 4 11
d. Klasifikasi 0 0
e. Lain-lain, sebutkan
………. 3 8
JUMLAH 36 100
Berdasarkan data Tabel 4.22. dapat diketahui tanggapan responden tentang
bentuk kegiatan pengolahan bahan pustaka di perpustakaan adalah sebanyak 27
responden (75%) menyatakan katalogisasi, 2 responden (6%) menyatakan
inventarisasi, 4 responden (11%) menyatakan shelving dan 3 responden (8%)
menyatakan semua kegiatan dilakukan.
Berdasarkan uraian di atas dapat diinterpretasikan bahwa sebagian besar
bentuk kegiatan pengolahan bahan pustaka di perpustakaan adalah katalogisasi.
Dan kegiatan yang tidak dilakukan adalah klasifikasi, mungkin disebabkan
kegiatan klasifikasi sejalan dengan dilakukannya kegiatan katalogisasi sehingga
Tabel 4.23 Tanggapan Responden Tentang Pelaksanaan Kegiatan Pelayanan Teknis di Perpustakaan
No. Pernyataan Jawaban
Jawaban Responden
F %
23. Apakah kegiatan pelayanan teknis di perpustakaan sudah berjalan dengan optimal?
a. Sangat optimal 5 14
b. Optimal 31 86
c. Kurang optimal 0 0
d. Tidak optimal 0 0
e. Sangat tidak optimal 0 0
JUMLAH 36 100
Berdasarkan data Tabel 4.23. dapat diketahui tanggapan responden tentang
pelaksanaan kegiatan pelayanan teknis di perpustakaan adalah sebanyak 5
responden (14%) menyatakan sangat optimal dan 31 responden (86%)
menyatakan optimal.
Berdasarkan uraian di atas dapat diinterpretasikan bahwa pada umumnya
pustakawan sudah melaksanakan kegiatan pelayanan teknis dengan optimal.
Kegiatan ini dapat dilihat dari adanya pembuatan jobdes yang dilakukan setiap
bulannya, sehingga dari Job Description (pembagian kerja) itu dapat terlihat
kegiatan mana yang terealisasi dan yang tidak terealisasi sesuai Job Description
(pembagian kerja) yang sudah di buat.
2) Pelayanan Pemustaka
Tanggapan responden terhadap indikator Pelayanan pemustaka dapat dilihat
Tabel 4.24 Tanggapan Responden Tentang Bentuk Kegiatan Yang Berkaitan Dengan Jasa Informasi Perpustakaan
No. Pernyataan Jawaban
Jawaban Responden
F %
24. Apa saja kegiatan yang dilakukan yang berkaitan dengan jasa informasi perpustakaan yang dapat dimanfaatkan oleh pemustaka?
a. Mengelola layanan sirkulasi 5 14 b. Melakukan bimbingan
pemustaka dalam bentuk pendidikan pemustaka dan literasi informasi
25 69
c. Mengelola layanan e-resources
5 14
d. Mengelola layanan pinjam antar perpustakaan
0 0
e. Lain-lain, sebutkan ………. 1 3
JUMLAH 36 100
Berdasarkan data Tabel 4.24. dapat diketahui tanggapan responden tentang
bentuk kegiatan yang berkaitan dengan jasa informasi perpustakaan adalah
sebanyak 5 responden (14%) menyatakan mengelolaan layanan sirkulasi, 25
responden (69%) menyatakan melakukan bimbingan pemustaka dalam bentuk
pendidikan pemustaka dan literasi informasi, 5 responden (14%) menyatakan
mengelola layanan e-resources dan 1 responden (3%) menyatakan melakukan
bimbingan pemustaka dalam bentuk pendidikan pemustaka dan literasi informasi
dan mengelola layanan e-resources.
Berdasarkan uraian di atas dapat diinterpretasikan bahwa sebagian besar
kegiatan yang dilakukan yang berkaitan dengan jasa informasi perpustakaan yang
dapat dimanfaatkan oleh pemustaka adalah melakukan bimbingan pemustaka
dalam bentuk pendidikan pemustaka dan literasi informasi. Dimana kegiatan
instansi, akademis ataupun pribadi, melalui proses pencarian, penemuan, dan
pemanfaatan informasi dari beragam sumber, serta mengkomunikasikan
pengetahuan baru ini dengan efektif, efisien dan beretika.
Tabel 4.25 Tanggapan Responden Tentang Pelaksanaan Kegiatan Pelayanan Bagi Pemustaka di Bagian Layanan Sirkulasi di Perpustakaan
No
. Pernyataan Jawaban
Jawaban Responden
F %
25. Bagaimanakah proses pelayanan bagi pemustaka di bagian layanan sirkulasi di perpustakaan anda?
a. Sangat baik 9 25
b. Baik 20 55
c. Kurang baik 6 17
d. Tidak baik 1 3
e. Sangat tidak baik 0 0
JUMLAH 36 100
Berdasarkan data Tabel 4.25. dapat diketahui tanggapan responden tentang
pelaksanaan kegiatan pelayanan bagi pemustaka di bagian layanan sirkulasi di
perpustakaan adalah sebanyak 9 responden (25%) menyatakan sangat baik, 20
responden (55%) menyatakan baik, 6 responden (17%) menyatakan kurang baik
dan 1 responden (3%) menyatakan sangat tidak baik.
Berdasarkan uraian di atas dapat diinterpretasikan bahwa sebagian besar
pustakawan menyatakan kegiatan pelayanan pemustaka di bagian layanan
sirkulasi yang dilakukan di perpustakaan sudah berjalan dengan baik. Kegiatan ini
dapat dilihat dari masih banyaknya pengguna yang datang untuk meminjam buku
c. Pengembangan Sistem Kepustakawanan, terdiri atas: 1) Pengkajian Kepustakawanan
Tanggapan responden terhadap indikator Pengembangan sistem
kepustakawanan dapat dilihat dari jawaban responden pada tabel berikut ini:
Tabel 4.26 Tanggapan Responden Tentang Kegiatan Pengkajian Kepustakawanan di Perpustakaan Sudah Sesuai Dengan Tujuan Yang Sudah ditentukan
No. Pernyataan Jawaban
Jawaban Responden
F %
26. Apakah kegiatan pengkajian
kepustakawanan di perpustakaan sudah sesuai dengan tujuan yang sudah
ditentukan?
a. Sangat sesuai 5 14
b. Sesuai 24 67
c. Kurang sesuai 7 19
d. Tidak sesuai 0 0
e. Sangat tidak sesuai 0 0
JUMLAH 36 100
Berdasarkan data Tabel 4.26. dapat diketahui tanggapan responden tentang
kegiatan pengkajian kepustakawanan di perpustakaan sudah sesuai dengan tujuan
yang sudah ditentukan adalah sebanyak 5 responden (14%) menyatakan sangat
sesuai, 24 responden (67%) menyatakan sesuai, dan 7 responden (19%)
menyatakan kurang sesuai.
Berdasarkan uraian di atas dapat diinterpretasikan bahwa sebagian besar
pelaksanaan kegiatan pengkajian kepustakawanan di perpustakaan sudah sesuai
dengan tujuan yang sudah ditentukan. Dimana pengkajian bertujuan untuk
pustakawan dan perpustakaan serta menjadi dasar pengembangan keilmuan
perpustakaan.
Tabel 4.27 Tanggapan Responden Tentang Pelaksanaan Kegiatan Pengkajian Kepustakawanan Sesuai SOP
No. Pernyataan Jawaban
Jawaban Responden
F %
27. Apakah jumlah tugas yang dilakukan oleh pustakawan selama setahun sudah sesuai dengan SOP?
a. Sangat sesuai 6 17
b. Sesuai 30 83
c. Kurang sesuai 0 0
d. Tidak sesuai 0 0
e. Sangat tidak sesuai 0 0
JUMLAH 36 100
Berdasarkan data Tabel 4.27. dapat diketahui tanggapan responden tentang
pelaksanaan kegiatan pengembangan sistem kepustakawanan sesuai SOP adalah
sebanyak 6 responden (17%) menyatakan sangat sesuai dan 30 responden (83%)
menyatakan sesuai.
Berdasarkan uraian di atas dapat diinterpretasikan bahwa pada umumnya
pelaksanaan kegiatan pengkajian kepustakawanan sudah sesuai dengan SOP
perpustakaan.
2) Pengembangan Kepustakawanan
Tanggapan responden terhadap indikator Pengembangan kepustakawanan
Tabel 4.28 Tanggapan Responden Tentang Pelaksanaan Kegiatan Pengembangan Kepustakawanan di Perpustakaan
No. Pernyataan Jawaban
Jawaban Responden
F %
28. Menurut anda, apakah
pengembangan kepustakawanan di perpustakaan berjalan dengan optimal untuk mewujudkan layanan prima perpustakaan?
a. Sangat optimal 5 14
b. Optimal 24 67
c. Kurang optimal 7 19
d. Tidak optimal 0 0
e. Sangat tidak optimal 0 0
JUMLAH 36 100
Berdasarkan data Tabel 4.28. dapat diketahui tanggapan responden tentang
pelaksanaan kegiatan pengembangan sistem kepustakawanan di perpustakaan
adalah sebanyak 5 responden (14%) menyatakan sangat optimal, 24 responden
(67%) menyatakan optimal dan 7 responden (19%) menyatakan kurang optimal.
Berdasarkan uraian di atas dapat diinterpretasikan bahwa sebagian besar
pelaksanaan kegiatan pengembangan kepustakawanan di perpustakaan sudah
berjalan optimal. Dimana pengembangan kepustakawanan merupakan kegiatan
yang berupaya meningkatkan kinerja perpustakaan secara ilmiah dan profesional,
sehingga diperoleh proses kerja yang optimal, efektif dan efisien untuk
Tabel 4.29 Tanggapan Responden Tentang Bentuk Kegiatan Pengembangan Kepustakawanan di Perpustakaan
No saja bentuk kegiatan dalam
pengembangan kepustakawanan di perpustakaan?
a. Melakukan publisitas melalui media cetak dalam bentuk brosur/leaflet/spanduk dan sejenisnya
16 45
b. Menyelenggarakan pameran sebagai panitia
13 36
c. Melakukan sosialisasi perpustakaan
7 19
d. Menyelenggarakan pameran sebagai pemandu pameran di dalam negeri
0 0
e. Lain-lain, sebutkan ………. 0 0
JUMLAH 36 100
Berdasarkan data Tabel 4.29. dapat diketahui tanggapan responden tentang
bentuk kegiatan dalam pengembangan kepustakawanan di perpustakaan adalah
sebanyak 16 responden (45%) menyatakan melakukan publisistas melalui media
cetak dalam bentuk brosur/leaflet/spanduk dan sejenisnya, 13 responden (36%)
menyatakan menyelenggarakan pameran panitia, dan 7 responden (19%)
menyatakan melakukan sosialisasi perpustakaan.
Berdasarkan uraian di atas dapat diinterpretasikan bahwa sebagian besar
bentuk kegiatan pengembangan kepustakawanan di perpustakaan yang sering
dilakukan adalah melakukan publisitas melalui media cetak dalam bentuk
padat dan tersusun secara sistematis mengenai perpustakaan atau kepustakawanan
untuk disebarkan kepada masyarakat.
3) Penganalisisan/pengkritisian karya kepustakawanan
Tanggapan responden terhadap indikator Penganalisisan/pengkritikan karya
kepustakawanan dapat dilihat dari jawaban responden pada tabel berikut ini:
Tabel 4.30 Tanggapan Responden Tentang Pelaksanaan Kegiatan Penganalisisan/Pengkritisan Karya Kepustakawanan di Perpustakaan
No. Pernyataan Jawaban
Jawaban Responden
F %
30. Apakah kegiatan menganalisis mengenai karya sistem
kepustakawanan sudah berjalan baik di
perpustakaan anda?
a. Sangat baik 8 22
b. Baik 21 59
c. Kurang baik 7 19
d. Tidak baik 0 0
e. Sangat tidak baik 0 0
JUMLAH 36 100
Berdasarkan data Tabel 4.30. dapat diketahui tanggapan responden tentang
pelaksanaan kegiatan penganalisisan/pengkritisan karya kepustakawanan di
perpustakaan adalah sebanyak 8 responden (22%) menyatakan sangat baik, 21
responden (59%) menyatakan baik, dan 7 responden (19%) menyatakan kurang
baik.
Berdasarkan uraian di atas dapat diinterpretasikan bahwa sebagian besar
pelaksanaan kegiatan penganalisisan/pengkritisan karya kepustakawanan di
perpustakaan sudah berjalan dengan baik. Dimana pustakawan sudah melakukan
kegiatan membaca, menganalisis karya kepustakawanan orang lain baik dalam
Tabel 4.31 Tanggapan Responden Tentang Prosedur Pelaksanaan Kegiatan Penganalisisan / Pengkritisan Karya Kepustakawanan di Perpustakaan
No. Pernyataan Jawaban
Jawaban Responden
F %
31. Bagaimanakah prosedur pelaksanaan kegiatan penyempurnaan karya kepustakawanan?
a. Sangat baik 9 25
b. Baik 20 56
c. Kurang baik 7 19
d. Tidak baik 0 0
e. Sangat tidak baik 0 0
JUMLAH 36 100
Berdasarkan data Tabel 4.31. dapat diketahui tanggapan responden tentang
prosedur pelaksanaan kegiatan penyempurnaan karya kepustakawanan di
perpustakaan adalah sebanyak 9 responden (25%) menyatakan sangat baik, 20
responden (56%) menyatakan baik, dan 7 responden (19%) menyatakan kurang
baik.
Berdasarkan uraian di atas dapat diinterpretasikan bahwa sebagian besar
prosedur pelaksanaan kegiatan penyempurnaan karya kepustakawanan di
perpustakaan sudah berjalan dengan baik, yaitu seperti kegiatan membaca,
menganalisis dan menyempurnakan karya kepustakawanan orang lain dalam
bentuk tercetak maupun terekam.
4) Penelaahan Pengembangan Sistem Kepustakawanan
Tanggapan responden terhadap indikator Penelaahan pengembangan sistem
Tabel 4.32 Tanggapan Responden Tentang Pelaksanaan Kegiatan Penelaahan Pengembangan Sistem Kepustakawanan di Perpustakaan
No. Pernyataan Jawaban
Jawaban Responden
F %
32. Apakah kegiatan penelaahan dalam pengembangan sistem
kepustakawanan sudah terlaksana?
a. Terlaksana dengan baik 3 8
b. Terlaksana 22 61
c. Kurang terlaksana 11 31
d. Tidak terlaksana 0 0
e. Sangat tidak terlaksana 0 0
JUMLAH 36 100
Berdasarkan data Tabel 4.32. dapat diketahui tanggapan responden tentang
kegiatan penelaahan dalam pengembangan sistem kepustakawanan adalah
sebanyak 3 responden (8%) menyatakan terlaksana dengan baik, 22 responden
(61%) menyatakan terlaksana dan 11 responden (31%) menyatakan kurang
terlaksana.
Berdasarkan uraian di atas dapat diinterpretasikan bahwa sebagian besar
pelaksanaan kegiatan penelaahan dalam pengembangan sistem kepustakawanan di
perpustakaan sudah terlaksana dengan baik. Kegiatan tersebut dapat berupa
pembuatan naskah yang bersifat ilmiah, luas, strategis tentang usulan, kritik dan
saran atau pertimbangan terhadap pelaksanaan peraturan, kebijakan, program, atau
mekanisme kepustakawanan dari satu atau lebih lembaga perpustakaan dan
memberikan alternatif solusi untuk pengembangan dan kemajuan
Tabel 4.33 Tanggapan Responden Tentang Bentuk Kegiatan Penelaahan Pengembangan Sistem Kepustakawanan di Perpustakaan
No. Pernyataan Jawaban
Jawaban Responden
F %
33. Menurut anda, Apa saja bentuk kegiatan yang sudah dilakukan oleh pustakawan bersifat kritikan dan saran
2 6
e. Lain-lain, sebutkan
………. 0 0
JUMLAH 36 100
Berdasarkan data Tabel 4.33. dapat diketahui tanggapan responden tentang
bentuk kegiatan yang sudah dilakukan oleh pustakawan dalam penelaahan
pengembangan sistem kepustakawanan adalah sebanyak 25 responden (69%)
menyatakan membuat naskah yang bersifat ilmiah, 2 responden (6%) menyatakan
membuat naskah yang bersifat luas, 7 responden (19%) menyatakan membuat
naskah yang bersifat strategis dan 2 responden (6%) menyatakan membuat naskah
yang bersifat kritik dan saran.
Berdasarkan uraian di atas dapat diinterpretasikan bahwa sebagian besar
bentuk kegiatan yang sudah dilakukan oleh pustakawan dalam penelaahan
pengembangan sistem kepustakawanan adalah membuat naskah yang bersifat
4.2 Ringkasan Hasil Penelitian 1. Pustakawan Terampil
NO PERTANYAAN KESIMPULAN PRESENTASE
1
Bentuk kegiatan perencanaan penyelenggaraan kegiatan perpustakaan
Responden menjawab bentuk kegiatan perencanaan
penyelenggaraan kegiatan perpustakaan adalah Perencanaan pengelolaan perpustakaan dan Pelayanan perpustakaan perpustakaan sudah sesuai dengan perencanaan dengan persiapan dan penyusunan rencana kerja
Responden menjawab
kegiatan yang dilaksanakan di perpustakaan sudah berjalan maksimal sesuai dengan persiapan dan penyususnan rencana kerja
Responden menjawab bentuk kegiatan monitoring yang dilakukan di perpustakaan adalah memantau secara individu dan kelompok
43% yang dilakukan di perpustakaan
Responden menjawab kegiatan monitoring yang dilakukan di perpustakaan sudah memuaskan bagi pustakawan
72% Sebagian besar
6
Kegiatan evaluasi yang dilakukan di perpustakaan
Responden menjawab kegiatan evaluasi yang dilakukan di perpustakaan yaitu 1 kali setahun dan 2 kali setahun sesuai dengan
kebutuhan pelayanan teknis di perpustakaan
Responden menjawab bentuk kegiatan pelayanan teknis di perpustakaan adalah
pengelolaan bahan perpustakaan
NO PERTANYAAN KESIMPULAN PRESENTASE
8
Pelaksanaan kegiatan pelayanan teknis di perpustakaan
Responden menjawab pelaksanaan kegiatan pada pelayanan teknis sudah berjalan dengan optimal
100% Seluruhnya
9
Usaha lain yang dilakukan
perpustakaan untuk pengembangan koleksi
Responden menjawab usaha lain yang dilakukan
perpustakaan untuk
pengembangan koleksi adalah pembelian
Responden menjawab bentuk kegiatan pengembangan koleksi yang dilakukan di perpustakaan adalah Mengidentifikasi bahan pustaka untuk pengadaan
57% Sebagian besar
11
Pelaksanaan kegiatan pelayanan bagi pemustaka di bagian layanan sirkulasi di perpustakaan
Responden menjawab pelaksanaan kegiatan
pelayanan bagi pemustaka di bagian ayanan sirkulasi sudah baik
Responden menjawab bentuk kegiatan pelayanan pemustaka yang dilakukan di
perpustakaan adalah layanan sirkulasi dan referensi
86%
Responden menjawab bentuk kegiatan pengembangan sistem kepustakawanan yang dilakukan di perpustakaan adalah Menyusun materi publisitas berbentuk poster, spanduk, pembatas buku, stiker dan sejenisnya
57% kepustakawanan di perpustakaan
Responden menjawab pelaksanaan kegiatan pengembangan sistem kepustakawanan di
perpustakaan sudah berjalan dengan optimal
2. Pustakawan Ahli
NO PERTANYAAN KESIMPULAN PRESENTASE
15
Bentuk kegiatan perencanaan penyelenggaraan kegiatan perpustakaan
Responden menjawab bentuk kegiatan perencanaan
penyelenggaraan kegiatan perpustakaan yang dilakukan di perpustakaan adalah perencanaan pengelolaan perpustakaan sudah sesuai dengan perencanaan dengan persiapan dan penyusunan rencana kerja
Responden menjawab
kegiatan yang dilaksanakan di perpustakaan sudah berjalan maksimal sesuai dengan persiapan dan penyususnan rencana kerja
Responden menjawab bentuk kegiatan monitoring yang dilakukan di perpustakaan adalah memantau secara individu dan kelompok
56% Sebagian besar
19
Kepuasan dengan kegiatan monitoring yang dilakukan di perpustakaan
Responden menjawab kegiatan monitoring yang dilakukan di perpustakaan sudah memuaskan bagi pustakawan
58% Sebagian besar
20
Kegiatan evaluasi yang dilakukan di
perpustakaan
Responden menjawab kegiatan evaluasi yang dilakukan di perpustakaan yaitu 2 kali setahun sesuai dengan kebutuhan pelayanan teknis di perpustakaan
Responden menjawab bentuk kegiatan pelayanan teknis di perpustakaan adalah
Responden menjawab bentuk kegiatan pengolahan bahan pustaka di perpustakaan adalah katalogisasi
NO PERTANYAAN KESIMPULAN PRESENTASE
23
Pelaksanaan kegiatan pelayanan teknis di perpustakaan
Responden menjawab pelaksanaan kegiatan pelayanan teknis di
perpustakaan sudah berjalan dengan optimal
86 % Pada umumnya
24
Bentuk kegiatan yang berkaitan dengan jasa informasi perpustakaan
Responden menjawab bentuk kegiatan yang berkaitan dengan jasa informasi perpustakaan adalah melakukan bimbingan pemustaka dalam bentuk pendidikan pemustaka dan literasi informasi pemustaka di bagian layanan sirkulasi di perpustakaan
Responden menjawab pelaksanaan kegiatan
pelayanan bagi pemustaka di bagian layanan sirkulasi sudah berjalan dengan baik
55 % sesuai dengan tujuan yang sudah ditentukan
Responden menjawab kegiatan pengkajian kepustakawanan di
perpustakaan sudah sesuai dengan tujuan yang sudah ditentukan sudah sesuai dengan SOP perpustakaan
perpustakaan sudah berjalan optimal
Responden menjawab bentuk kegiatan pengembangan kepustakawanan di
NO
PERTANYAAN KESIMPULAN PRESENTASE
30
Pelaksanaan kegiatan penganalisisan/pengkritisan karya kepustakawanan di perpustakaan
Responden menjawab pelaksanaan kegiatan penganalisisan/pengkritisan karya kepustakawanan di perpustakaan sudah berjalan dengan baik
59 % Sebagian besar
31
Prosedur Pelaksanaan Kegiatan Penganalisisan / Pengkritisan Karya karya kepustakawanan di perpustakaan sudah berjalan dengan baik Sistem Kepustakawanan di Perpustakaan terlaksana dengan baik
61 % Sebagian besar
33
Bentuk kegiatan
penelaahan pengembangan sistem kepustakawanan di perpustakaan
Responden menjawab bentuk kegiatan yang sudah dilakukan oleh pustakawan dalam penelaahan
pengembangan sistem kepustakawanan adalah membuat naskah yang bersifat ilmiah
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan
Sesuai dengan tujuan penelitian mengenai analisis kinerja pustakawan
perpustakaan universitas negeri di Sumatera Utara (studi Kasus Perpustakaan
Universitas Sumatera Utara dan Universitas Negeri Medan) dengan menggunakan
Peraturan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Nomor 11 tahun
2015 tentang petunjuk teknis jabatan fungsional pustakawan dan angka kreditnya,
yaitu berdasarkan tugas pokok pustakawannya. Dapat ditarik kesimpulannya
sebagai berikut:
1. Pada penilaian kinerja pustakawan terampil berdasarkan tugas pokoknya yaitu
tentang pengelolaan perpustakaan, pelayanan pemustaka dan pengembangan
sistem kepustakawanan. Dapat disimpulkan sebagai berikut:
a) Pengelolaan perpustakaan
Kegiatan pengelolaan perpustakaan terdiri dari perencanaan
penyelenggaraan kegiatan perpustakaan dan monitoring dan evaluasi
penyelenggaraan kegiatan perpustakaan. Dapat disimpulkan bahwa
secara keseluruhan kinerja pustakawan dalam pelaksanaan kegiatan
pengelolaan perpustakaan sudah baik, walaupun ada beberapa
pustakawan yang kurang maksimal dalam melaksanakan kegiatan
masih kurang puas karena cuma dilakukan 2 kali dalam setahun sehingga
masih kurang optimal dalam suatu kegiatan perpustakaan. Sebaiknya
agar lebih sering dilakukan evaluasi kegiatan di perpustakaan guna untuk
meningkatkan kinerja pustakawannya.
b) Pelayanan perpustakaan
Pada kegiatan pelayanan perpustakaan yang terdiri dari pelayanan
teknis dan pelayanan pemustaka dapat disimpulkan bahwa secara
keseluruhan pustakawan sudah melaksanakan kegiatan pelayanan teknis
dan pelayanan pemustaka dengan baik, hal ini dapat dilihat pada kegiatan
pelayanan teknis dimana setiap bulannya mereka membuat Job
Description (pembagian kerja) sehingga bisa dilihat berapa kegiatan yang
terealisasi dan berapa kegiatan yang tidak terealisasi. Sedangkan pada
kegiatan pelayanan pemustaka dapat dilihat dari masih banyaknya
pengguna yang datang untuk meminjam buku di perpustakaan
dikarenakan mendapatkan pelayanan yang baik dari pustakawan.
c) Pengembangan sistem kepustakawanan
Kegiatan ini terdiri dari satu sub kegiatan yaitu pengembangan
kepustakawanan. Maka dapat disimpulkan, pada kegiatan pengembangan
sistem kepustakawanan di perpustakaan yaitu tentang pengembangan
kepustakawanan, pustakawan sudah melaksanakannya dengan optimal,
dimana pengembangan kepustakawanan merupakan kegiatan untuk
sehingga diperoleh proses kerja yang optimal, efektif dan efisien untuk
mewujudkan layanan prima perpustakaan.
2. Pada penilaian kinerja pustakawan ahli berdasarkan tugas pokoknya yaitu
tentang pengelolaan perpustakaan, pelayanan pemustaka dan pengembangan
sistem kepustakawanan. Dapat disimpulkan sebagai berikut:
a) Pengelolaan perpustakaan
Kegiatan pengelolaan perpustakaan terdiri dari perencanaan
penyelenggaraan kegiatan perpustakaan dan monitoring dan evaluasi
penyelenggaraan kegiatan perpustakaan. Dapat disimpulkan bahwa
secara keseluruhan kinerja pustakawan dalam pelaksanaan kegiatan
pengelolaan perpustakaan sudah baik, walaupun ada beberapa
pustakawan yang kurang maksimal dalam melaksanakan kegiatan
tersebut. Dalam mengawasi atau memonitoring kegiatan yang dilakukan
di perpustakaan, sebagian besar pustakawan sudah merasa puas dengan
kegiatan monitoring tersebut. Tetapi pada kegiatan evaluasi, pustakawan
masih kurang puas karena cuma dilakukan 2 kali dalam setahun sehingga
masih kurang optimal dalam suatu kegiatan perpustakaan. Sebaiknya
agar lebih sering dilakukan evaluasi kegiatan di perpustakaan guna untuk
b) Pelayanan perpustakaan
Pada kegiatan pelayanan perpustakaan yang terdiri dari pelayanan
teknis dan pelayanan pemustaka dapat disimpulkan bahwa secara
keseluruhan pustakawan sudah melaksanakan kegiatan pelayanan teknis
dan pelayanan pemustaka dengan baik, hal ini dapat dilihat pada kegiatan
pelayanan teknis dimana setiap bulannya mereka membuat Job
Description (pembagian kerja) sehingga bisa dilihat berapa kegiatan yang
terealisasi dan berapa kegiatan yang tidak terealisasi. Sedangkan pada
kegiatan pelayanan pemustaka dapat dilihat dari masih banyaknya
pengguna yang datang untuk meminjam buku di perpustakaan
dikarenakan mendapatkan pelayanan yang baik dari pustakawan.
c) Pengembangan sistem kepustakawanan
Kegiatan ini terdiri dari empat sub kegiatan yaitu: pengkajian
kepustakawanan, pengembangan kepustakawanan, penganalisisan /
pengkritisian karya kepustakawanan, dan penelaahan pengembangan
sistem kepustakawanan dapat disimpulkan bahwa dalam pengembangan
sistem kepustakawanan di perpustakaan, pustakawan sudah
melaksanakannya dengan optimal dimana terdapat kegiatan pengkajian
dan pengembangan kepustakawanan untuk pustakawan itu sendiri.
Pustakawan pun melaksanakan kegiatan penganalisisan/pengkritisian
karya kepustakawanan, dan penelaahan pengembangan sistem
kepustakawanan dengan baik dan sudah sesuai dengan SOP
5.2 Saran
Berdasarkan kesimpulan yang telah dikemukakan diatas, saran yang dapat
peneliti sampaikan sebagai masukan bagi kinerja pustakawan ialah sebagai
berikut:
1. Untuk semua kegiatan di perpustakaan, sebaiknya perpustakaan lebih
sering melakukan evaluasi dan mengawasi kinerja dari pustakawannya
agar tidak ada lagi kegiatan yang tidak dilakukan dengan maksimal.
2. Dalam pengoptimalan kinerja pustakawan seharusnya pihak
perpustakaan mengadakan kegiatan pengembangan profesi untuk
mengukur tingkat profesional pustakawan dalam menyelesaikan