• Tidak ada hasil yang ditemukan

POLA PERILAKU KONSUMEN DALAM MELAKUKAN P

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "POLA PERILAKU KONSUMEN DALAM MELAKUKAN P"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

POLA PERILAKU KONSUMEN DALAM MELAKUKAN PEMBELIAN RETAIL Dengan memahami pola maka kita akan mudah untuk menentukan apa dan bagaimana yang mesti dilakukan. Konsumen sebagai pemilik keputusan mau atau tidaknya membeli sekurang-kurangnya memiliki pola yang sama, yang terbagi menjadi tiga pola besar, yakni Pre Purchase, lalu Purchase, lalu Usage. Pre Purchase

Dalam masa ini konsumen masa-masanya mencari informasi baik dari koran,majalah, iklan TV, iklan Radio, referensi teman, brosur dan media lainnya. Disinilah pihak retailer membutuhkan marketing untuk mampu menggapai konsumen dan mempengaruhinya. Rancang informasi dengan sebaik mungkin. Minimalisir kesalahan dengan riset atau penelitian baik formal melalui kaidah penelitian yang ada ataupun dengan informal melalui pengamatan sehari-hari.

Konsumen selanjutnya akan berusaha mendapatkan uang baik dari simpanan, kartu kredit ataupun dengan metode cicilan. Konsumen pun segera mencari alamat lokasi toko untuk memenuhi semua kebutuhannya. Faktor lokasi yang strategis juga menjadi penentu keberhasilan dari hal ini. Jika informasi dari tools marketing sudah bagus dan menarik, namun lokasi tidak strategis

konsumen akan beralih ke toko yang lebih berlokasi strategis. Purchase

Konsumen mulai mencari produk, menemukan dan membawanya ke kasir. Manfaatkan situasi ini untuk menggoda konsumen melakukan pembelian produk lainnya, melalui layout yang cerdas, penataan barang yang rapih, tempat

nyaman, pelayanan yang ramah dan masih banyak lagi. Bahkan setelah sampai kasir, tetap tawarkan produk lainnya secara halus, dan kesankan tawaran

tersebut adalah solusi bagi konsumen. Usage

Saatnya konsumen melakukan konsumsi dari produk yang ada. Konsumen tidak lama akan membuangnya dan melakukan pembelian ulang. Keberhasilan Retailer melihat pola-pola sebelumnya sebagai sebuah kesempatan yang besar dengan memberikan yang terbaik bagi konsumen maka konsumen tidak akan sungkan-sungkan untuk melakukan pembelian ulang dan memberikan referensi kepada teman, keluarga, bawahan, atasan dan kerabat lainnya.

(2)

Referensi

Dokumen terkait

Dari pernyataan responden yang diungkapkan diatas menerangkan bahwa sebagian besar konsumen remaja masuk dalam kategori tingkatan loyalitas merek Habitual buyer

Setelah memperoleh informasi yang dibutuhkan maka konsumen akan mempunyai persepsi dan sikap tersendiri dalam menilai suatu produk sebelum melakukan pembelian.. Persepsi

Sementara itu nilai sikap (AB) pada tabel 4.10 sebesar 17,415 sebagaimana dinyatakan perhitungan sebelumnya menunjukkan nilai yang positif (>0) maka dapat dinyatakan

Berdasarkan hasil pembahasan yang telah dilakukan pada bab sebelumnya dapat disimpulkan bahwa pola komunikasi simbolik yang di gunakan oleh Angelina sondakh dalam

Dalam kesempatan ini, penulis telah menyelesaikan skripsi yang berjudul Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen Dalam Keputusan Pembelian

Hal ini dibuktikan dengan nilai sikap konsumen (AB) sebesar 17,415 yang menunjukkan nilai yang positif (>0) maka dapat dinyatakan bahwa sikap konsumen terhadap teh

Berlandaskan pada sebuah paham Kapitalisme dalam tatanan ekonomi konvensional, setiap konsumen dikenalkan pada sebuah sistem perekonomian yang memberikan kebebasan secara penuh

Pada transaksi melalui pelayanan online shop, konsumen hanya dapat melihat produk yang akan dibeli melalui tampilan visual yang disajikan oleh pemasar, karena itu