Perlindungan Hukum Terhadap Saksi Pelapor Dalam Tindak Pidana Narkotika (Studi Di Polsek Deli Tua)
Teks penuh
Dokumen terkait
Perlindungan tersebut dilaksanakan oleh Lembaga Perlindungan saksi dan Korban (LPSK), akan tetapi pemerintah melalui LSM, Jaksa, Kepolisian dan aparat terkait
Penulisan hukum ini mengangkat judul Perlindungan Hukum Bagi Saksi Pelapor Tindak Pidana Korupsi di Indonesia , semoga dapat memberikan sumbangan ilmu yang
Penelitian ini melihat fakta apakah dasar hukum peraturan yang ada sudah berjalan dan diterapkan secara baik dalam perlindungan yang seharusnya diberikan pada saksi pelapor
Tetapi peran serta masyarakat dalam membantu aparat penegak hukum untuk mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkotika diharapkan sangat besar kontribusinya, mengingat
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) asas perlindungan hukum terhadap saksi pelapor tindak pidana korupsi dikaitkan dengan UU Perlindungan Saksi dan Korban adalah penghargaan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) asas perlindungan hukum terhadap saksi pelapor tindak pidana korupsi dikaitkan dengan UU Perlindungan Saksi dan Korban adalah penghargaan
Dalam undang-undang iini juga tidak dibedakann antara saksi dan korban, dan juga tidak mengatur perlindungan saksi pelapor ( Whistleblower ). 94 Undang- undnag
Dalam perlindungan saksi, Undang-undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana belum memberikan kepastian perlindungan hukum yang cukup kepada saksi yang merupakan pelapor kasus