• Tidak ada hasil yang ditemukan

Formulasi dan Uji Efek Anti-Aging dari Krim Mengandung Ekstrak Kulit Buah Delima (Punica granatum L)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Formulasi dan Uji Efek Anti-Aging dari Krim Mengandung Ekstrak Kulit Buah Delima (Punica granatum L)"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

42

DAFTAR PUSTAKA

Achroni, K. (2012). Semua Rahasia Kulit Cantik & Sehat Ada di Sini. Jogjakarta: Javalitera. Halaman 16-17.

Anderson, P.D. (1996). Anatomi dan Fisiologi Tubuh Manusia. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC. Halaman 473.

Aramo. (2012). Skin and Hair Diagnosis System. Sungnam: Aram Huvis Korea Ltd. Halaman 1 - 10.

Ardhie, M.A (2011). Radikal Bebas Dan Peran Antioksidan Dalam Mencegah Penuaan. Jakarta: Scientific Journal Of Pharmaceutical Development and Medical Application. 24(1) : 4.

Barel, A.O., Paye, M., dan Howard I.M. (2009). Handbook of Cosmetic Science and Technology. Edisi Ketiga. New York: Informa Healthcare. Halaman. 473, 514, 774-775.

Dian D.A. (2014). Rahasia Cantik Langsing Sehat Awet Muda. Yogyakarta: CV Solusi Distribusi. Halaman 2.

Depkes. (1989). Materia Medika Indonesia. Jilid V. Departemen Kesehatan RI. Jakarta.

Ditjen POM. (1979). Farmakope Indonesia. Edisi ketiga. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Halaman 8.

Ditjen POM. (1985). Formularium Kosmetika Indonesia. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Halaman 29.

Fauzi, A.R., dan Nurmalina, R. (2012). Merawat Kulit dan Wajah. Jakarta: PT Elex Media Komputindo. Halaman 60, 171-173.

Kurniati, N. (2011). Uji Stabilitas Fisik Dan Aktivitas Antioksidan Formula Krim Mengandung Ekstrak Kulit Buah Delima (Punica granatum L). Skripsi. Depok: Universitas Indonesia.

Madrigal, S., Carballo, G., Rodriguez, C.G., Krueger, M., Dreher, J., Dreed. (2009). Pomegranate (Punicagranatum) supplements: Authenticity, antioxindant and polyphenol composition. Journal of Functional Foods.

Muliyawan, D., dan Suriana, N. (2013). A-Z Tentang Kosmetik. Jakarta: PT Elex Media Komputindo. Halaman 21-22.

National Health Surveillance Agency. (2005). Cosmetic Products Stability. Guide Brazil: ANVISA. Halaman 19.

(2)

43

Noormindhawati, L. (2013). Jurus Ampuh Melawan Penuaan Dini. Jakarta: PT Elex Komputindo. Halaman 5.

Oci., dan Kurnia, K. D. (2014). Khasiat Ajaib Delima. Jakarta: Padi. Halaman 1, 23.

Pareetha, J.P., dan Karthika, K. (2009). Cosmeceuticals-An Evolution. International Journal of ChemTech Research. 1(4) : 0974-4290.

Pouillot, A., Polla, L., Thacchini, P., Neequaya, A., Polla, A., dan Polla, B., (2011). Natural Antioxidants and Their Effect On The Skin. Edisi I. Washington, DC: John Willey & Sons, Inc. Halaman 239.

Prianto. (2014). Panduan Lengkap Merawat Kulit Wajah. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Halaman 15.

Putro, D.S. (1997). Agar Awet Muda. Ungaran: Trubus Agriwidya. Halaman 3-5.

Raquibul, H., dan Sathya, K. (2009). Antioxidant, Antidiarrhoeal and Cytotoxic Properties of Punica granatum Linn. Latin American Journal of Pharmacy (formerly Acta Farmaceutica Bonarense). Lat. Am. J. Pharm. (28) :783-788.

Rawlins, E.A. (2002). Bentley‟s Textbook of Pharmacetical. Edisi Delapan belas. London: Bailierre Tindall. Halaman 22, 355.

Rostamailis. (2005). Penggunaan Kosmetik Dasar Kecantikan & Berbusana Yang Serasi. Jakarta: Renika Cipta. Halaman 3.

Rowe, R.C., Sheskey, P.J., dan Quinn, M.E. (2009). Handbook of Pharmaceutical Excipients. Edisi Keenam. London: Pharmaceutical Press. Halaman 75, 155, 243, 290, 441 – 442, 482, 592, 697, 754.

Setiabudi, H. (2014). Rahasia Kecantikan Kulit Alami.Yogyakarta: Media Pressindo. Halaman 6-8.

Tano, E. (2005). Teknik Membuat Kosmetik Dan Tip Kecantikan. Jakarta: Penerbit Rineka Cipta. Halaman 153.

Tranggono, R.I., dan Latifah, F. (2007). Buku Pegangan Ilmu Pengetahuan Kosmetik. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Halaman 6.

Wasitaatmadja, S.M. (1997). Penuntun Ilmu Kosmetik Medik. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia. Halaman 196-197.

Young, A. (1972). Practical Cosmetic Science. London: Mills and Boon Limited. Halaman 51.

Referensi

Dokumen terkait

Hasil uji banding sediaan obat kumur ekstrak kulit kering buah delima dengan formula di pasaran menunjukkan bahwa sediaan obat kumur ekstrak kulit kering buah delima

H Hasil Uji Mutu Fisik Tablet Inti Ekstrak Kulit Buah Delima Putih (Punica granatum) Dengan Parameter Waktu Hancur

Ho : Tidak ada perbedaan bermakna pengaruh varian kadar ekstrak kulit Delima Putih 1 %, 2 %, 3 % (Punica granatum L.)dengan basis PVA (Polivinil Alkohol) 12% terhadap

Penurunan Jumlah Bakteri Dalam Saliva Setelah Berkumur Larutan Ekstrak Kulit Buah Delima ( Punica Granatum ) 5 % Pada Mahasiswa FKG

Penelitian ini bertujuan menge- tahui efek antiartritis ekstrak etanol 80% kulit buah delima merah (Punica granatum L.) yang diberikan secara oral terhadap udem pada telapak

Ekstrak kulit dan jus buah delima putih ( Punica granatum L. ) dapat meningkatkan titer antibodi ayam kampung super yang divaksin ND. Terdapat perbedaan yang

Dari tabel diatas menunjukkan bahwa hasil skrining fitokimia senyawa metabolit sekunder pada ekstrak etanol buah delima ( Punica granatum L.) mengandung

“Uji Stabilitas Fisik Dan Aktivitas Antioksidan Formula Krim Mengandung Ekstrak Kulit Buah Delima (Punica granatum L.)” Skripsi, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan