• Tidak ada hasil yang ditemukan

Formulasi dan Uji Efek Anti-Aging dari Krim Mengandung Ekstrak Kulit Buah Delima (Punica granatum L)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Formulasi dan Uji Efek Anti-Aging dari Krim Mengandung Ekstrak Kulit Buah Delima (Punica granatum L)"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

vi

FORMULASI DAN UJI EFEK ANTI-AGING DARI KRIM MENGANDUNG EKSTRAK KULIT BUAH DELIMA

(Punica granatum L)

ABSTRAK

Anti-aging merupakan suatu sediaan yang berguna untuk mencegah atau memperlambat efek penuaan. Kulit delima kaya akan flavonoid, asam fenolat, dan tanin diantaranya katekin yang mempunyai khasiat sebagai antioksidan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memformulasi sediaan krim anti-aging dengan menggunakan ekstrak kulit buah delima dan mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan sediaan krim ekstrak kulit buah delima untuk memberikan efek anti-aging.

Metode penelitian ini dilakukan secara eksperimental. Kulit buah delima diekstraksi dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 70% dan dipekatkan dengan rotary evaporator. Ekstrak kulit buah delima diformulasi dalam bentuk sediaan krim dengan tipe minyak dalam air dengan konsentrasi 2,5, 5, 7,5, dan 10%, sebagai blanko digunakan dasar krim yang mengandung asam stearat, setil alkohol, TEA dan sebagai pembanding digunakan krim olay anti-aging dipasaran. Pengujian terhadap sediaan krim meliputi uji homogenitas, pengukuran pH, uji tipe emulsi, uji iritasi dan uji stabilitas sediaan dengan parameter seperti bau, warna dan pH selama penyimpanan 12 minggu dengan pengukuran setiap 1 minggu. Pengujian aktivitas anti-aging dilakukan terhadap sukarelawan dengan parameter kadar air, kehalusan kulit, besar pori, banyaknya noda, keriput dan kedalaman keriput menggunakan skin analyzer pada kondisi awal dan setiap minggu selama perawatan 4 minggu.

Hasil penelitian diperoleh bahwa semua sediaan krim homogen, memiliki pH 5,0-5,7 dan stabil selama penyimpanan 12 minggu. Sediaan krim ekstrak kulit buah delima dengan konsentrasi 10% dapat memberikan efek anti-aging paling baik yang mampu memulihkan kulit setelah 4 minggu. Semua sediaan krim ekstrak kulit buah delima tidak mengiritasi kulit. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak kulit buah delima dapat diformulasikan dalam sediaan krim sebagai anti-aging, dan penggunaan krim anti-aging ekstrak kulit buah delima dengan konsentrasi 10% setelah 4 minggu perawatan mampu memberikan efek anti-aging.

Kata kunci: Ekstrak kulit buah delima, krim anti-aging, skin analyzer.

(2)

vii

FORMULATION AND TEST OF ANTI-AGING OF EFFECT SKIN CREAM CONTAINING POMEGRANATE PEEL EXTRACT

(Punica granatum L)

ABSTRACT

Anti-aging is a process that useful to prevent or slow down the effects of aging. Pomegranate peel is rich with flavonoids, phenolic acids, catechins and tannins which are using as an antioxidant. The objective of this study is to prepare an anti-aging cream using pomegranate peel extract and determine how long its to provide an anti-aging effects.

This study was carried out experimentally. Pomegranate peel extracted by maceration using ethanol 70% and concentrated by using rotary evaporator. Pomegranate peel extracts formulated into a cream dosage form with oil in water type with a concentration 2.5, 5, 7.5, and 10%, base cream as a blank which was containing stearic acid, cetyl alcohol, TEA and olay anti-aging cream on the market as a comparison. Cream preparation test includes homogeneity test, measurement of pH, emulsion type test, test and test the stability of the preparation irritation with its parameters like flavor, color and pH during 12 weeks in storage and measurements every 1 week. An anti-aging test activity done by volunteers with parameters like moisture, smoothness of skin, large pores, many stains, wrinkles and depth of wrinkles using a skin analyzer on the initial conditions and each week for 4 weeks treatment.

The results of the study showed that all cream preparations were homogeneous, it had a pH of 5,0 to 5,7 and stable during 12 week in a storage. The preparation of pomegranate peel extract in concentration 10% showed the best result. Which were able to restore a healthy skin after 4 weeks. All preparations did not irritate the skin. Conclusion pomegranate peel extracts can be formulated into anti-aging cream and the using of anti-aging cream of pomegranate peel extract in concentration 10% can provide an anti-aging effect after 4 weeks.

Keywords: pomegranate peel extract, anti-aging cream, skin analyzer.

Referensi

Dokumen terkait

Hasil uji banding sediaan obat kumur ekstrak kulit kering buah delima dengan formula di pasaran menunjukkan bahwa sediaan obat kumur ekstrak kulit kering buah delima

EKSTRAK BUAH RIMBANG ( Solanum torvum Swartz.) SEBAGAI ANTI- AGING , sebagai usaha untuk mengetahui apakah sediaan krim anti - aging dari ekstak buah rimbang mampu

Untuk mengetahui efek dari ekstrak daun sukun yang diformulasikan dalam sediaan krim sebagai anti - aging sehingga dapat digunakan sebagai bahan alami dalam sediaan

EKSTRAK BUAH RIMBANG ( Solanum torvum Swartz.) SEBAGAI ANTI- AGING , sebagai usaha untuk mengetahui apakah sediaan krim anti - aging dari ekstak buah rimbang mampu

Kesimpulan: Ekstrak etanol buah pare dapat diformulasikan dalam sediaan gel sebagai anti-aging dan pemulihan kulit semakin membaik setelah empat minggu perawatan

Kesimpulan: Ekstrak etanol buah pare dapat diformulasikan dalam sediaan gel sebagai anti-aging dan pemulihan kulit semakin membaik setelah empat minggu perawatan

Untuk mengetahui efek dari ekstrak daun sukun yang diformulasikan dalam sediaan krim sebagai anti-aging sehingga dapat digunakan sebagai bahan alami dalam sediaan

Untuk mengetahui efek dari Minyak Hazelnut yang diformulasikan dalam sediaan krim sebagai anti-aging sehingga dapat digunakan sebagai bahan alami dalam sediaan kosmetik...