• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Penanganan Kawasan Kumuh Kota Tebing Tinggi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis Penanganan Kawasan Kumuh Kota Tebing Tinggi"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

Lampiran 1. Kuisioner Penelitian

PENGANTAR

Panduan wawancara melalui kuisioner ini dibuat sebagai acuan dalam pelaksanaan wawancara terhadap narasumber yang dilakukan untuk mendapatkan data, dalam rangka penyusunan tesis pada Program Magister Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Perdesaan Universitas Sumatera Utara, Medan.

Data dan informasi yang didapat dari wawancara melalui kuisioner ini akan digunakan semata-mata untuk kepentingan studi dalam rangka penyusunan tesis dengan judul “ANALISIS PENANGANAN KAWASAN KUMUH KOTA TEBING TINGGI”.

Tora Daeng Masaro

Perunjuk :

a. Isilah titik-titik sesuai dengan kondisi Bapak/Ibu

b. Lingkari 1 (satu) huruf jawaban yang sesuai dengan kondisi Bapak/Ibu

No. Resp : ………

Lingkungan : ………

Kelurahan : ………

Kecamatan : ……….

I. Indentitas Responden

1. Nama : ……….

2. Umur : ……….tahun

3. Jenis Kelamin : a. Laki-laki b. Perempuan

4. Pekerjaan : ………

5. Jumlah Tanggungan : ………orang 6. Asal usul Bapak/Ibu : a. Penduduk asli

(2)

7. Berapa lama Bapak/Ibu tinggal di lingkungan ini a………bulan

b. ………..tahun

II. Kondisi Permukiman

8. Bagaimana tingkat keinginan Bapak/Ibu untuk tinggal di lingkungan ini ? a. Sangat kecil

b. Kecil c. Sedang d. Besar e. Sangat besar

9. Bagaimana menurut Bapak/Ibu harga lahan di area lingkungan ini berdasarkan harga lahan per meter ?

a. Tidak mahal b. Mahal c. Sedang d. Murah e. Sangat murah

10. Bagaimana menurut Bapak/Ibu keamanan di lingkungan ini ? a. Tidak aman

b. Cukup Aman c. Aman

11. Bagaimana menurut Bapak/Ibu kondisi di lingkungan ini ? a. Sangat buruk

b. Buruk c. Sedang d. Baik e. Sangat baik

12. Bagaimana menurut Bapak/Ibu pelayanan fasilitas dan utilitas yang ada di lingkungan ini ?

(3)

d. Baik e. Baik sekali

13. Bagaimana jarak (jarak tempuh berdasarkan meter) tempat tinggal Bapak/Ibu di lingkungan ini dengan pusat kota ?

a. Jauh sekali

14. Bagaimana jarak (jarak tempuh berdasarkan meter) tempat tinggal Bapak/Ibu di lingkungan ini dengan sekolah anak ?

a. Jauh sekali b. Jauh c. Sedang d. Dekat e. Sangat dekat

15. Bagaimana menurut Bapak/Ibu mengenai lingkungan ini dengan transportasi angkutan umum ?

a. Tidak dilalui

b. Kurang (bila cuma 1 dan 2 angkutan umum) c. Sedang (bila 3 dan 4 angkutan umum)

d. Banyak angkutan umum (bila 5 dan 6 angkutan umum) e. Sangat banyak angkutan umum (bila > 6 angkutan umum)

16. Pembuangan akhir (sanitasi) di rumah Bapak/Ibu menggunakan : a. Septick-tank

b. Cubluk c. Jamban

17. Status rumah tempat tinggal : a. Milik Pribadi

b. Sewa

(4)

18. Kondisi Rumah Tempat Tinggal

19. Bagaimana keadaan drainase di lingkungan tempat Bapak/Ibu tinggal ? a. Buruk

b. Cukup Baik c. Baik

20. Bagaimana keadaan jalan di lingkungan tempat Bapak/Ibu tinggal ? a. Tanah

b. Semen + Tanah c. Semen

21. Bagaimana keadaan sanitasi di lingkungan tempat Bapak/Ibu tinggal ? a. Buruk

b. Cukup Baik c. Baik

22. Bagaimana keadaan air bersih di lingkungan tempat Bapak/Ibu tinggal ? a. Buruk

b. Cukup baik c. Baik

23. Bagaimana keadaan sungai di lingkungan tempat Bapak/Ibu tinggal ? a. Buruk

(5)

24. Bagaimana keadaan tempat pembuangan sampah di lingkungan tempat Bapak/Ibu tinggal ?

a. Buruk b. Cukup Baik c. Baik

III. Faktor-faktor yang mempengaruhi tinggal di kawasan kumuh 25. Pendidikan : a. Tidak Tamat SD

b. Tamatan SD

c. Tamatan SMP Sederajat d. Tamatan SMA Sederajat e. Tamatan D3/S1

26. Harga lahan : Rp/meter ……….. 27. Jarak tempat kerja :………..km 28. Tingkat pendapatan : Rp/bulan ………..

29. Tingkat partisipasi Bapak/Ibu dalam kegiatan penanganan kawasan kumuh a. Selalu Ikut

(6)

Lampiran 3. Tabulasi Data Variabel Penelitian

Harga Lahan

(7)
(8)
(9)
(10)

Lampiran 4. Hasil Uji Asumsi Klasik

(11)

Uji Multikolinearitas

Coefficients

a

Model

Collinearity Statistics

Tolerance VIF

1

Harga Lahan

.507

1.972

Jarak ke Tempat

Kerja

.378

2.644

Pendapatan

.452

2.212

Pendidikan

.947

1.056

a. Dependent Variable: Kawasan Kumuh

(12)

Uji Glesjer

Coefficients

a

Model

Unstandardized

Coefficients

Standardized

Coefficients

t

Sig.

B

Std. Error

Beta

1

(Constant) .273

.146

1.870

.065

X1

.061

.056

.156

1.093

.277

X2

-.018

.058

-.051

-.308

.758

X3

-.035

.051

-.105

-.692

.491

X4

-.002

.031

-.008

-.080

.937

(13)

Lampiran 5. Hasil Analisis Regresi Linier Berganda

Variables Entered/Removed

Model

Variables

Entered

Variables

Removed

Method

1

Pendidikan,

Jarak ke

Tempat Kerja,

Harga Lahan,

Pendapatan

a

.

Enter

a. All requested variables entered.

Model Summary

b

Model R

R Square

Adjusted R

Square

Std. Error of

the Estimate

1

.787

a

.619

.603

.37982

a. Predictors: (Constant), Pendidikan, Jarak ke Tempat

Kerja, Harga Lahan, Pendapatan

b. Dependent Variable: Kawasan Kumuh

ANOVA

b

a. Predictors: (Constant), Pendidikan, Jarak ke Tempat Kerja, Harga Lahan,

Pendapatan

(14)

Coefficients

a

Model

Unstandardized

Coefficients

Standardized

Coefficients

B

Std. Error

Beta

t

Sig.

1

(Constant)

6.299

.226

27.893

.000

Harga Lahan

-.333

.086

-.345

-3.882

.000

Jarak ke Tempat

Kerja

-.266

.089

-.307

-2.984

.004

Pendapatan

-.218

.079

-.262

-2.780

.007

Pendidikan

-.146

.048

-.200

-3.068

.003

Referensi

Dokumen terkait

Dengan ini disampaikan kepada Bapak / Ibu Pimpinan perusahaan untuk hadir pada acara pembuktian Dokumen kualifikasi Paket Pekerjaan : Identifikasi Kawasan Kumuh Kota Kabanjahe

Bagaimana tanggapan tetangga/Lingkungan tempat tinggal Bapak/Ibu, ketika mengetahui bahwa Bapak/Ibu terinfeksi HIV/AIDS3. Universitas

Adapun penataan kawasan yang telah dilakukan Pemerintah Kota Tebing Tinggi ditahun 2013 s/d saat ini, diantaranya dengan Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis

Berdasarkan hasil penelitian penulis dapat menarik kesimpulan bahwa peran fasilitator di Kelurahan Sukaramai Kecamatan Pekanbaru Kota, Kota Pekanbaru dapat di lihat

Kepadatan penduduk didaerah tempat tinggal maupun tempat bekerja, mempengaruhi Bapak/Ibu/Saudara/i menggunakan alat pembayaran

Ristata Siradt pada tahun sekitar 1960- an menjadi warga Kota Tebing Tinggi, tinggal di Jalan Tengku Hasyim Lingkungan II Kelura- han Bandar Sono Kecamatan Padang Hulu Kota

Faktor yang mempengaruhi perkembangan kawasan permukiman kumuh di Tambak Mulyo yaitu jarak kedekatan dengan pusat kota, kemampuan ekonomi masyarakat rendah, pola perilaku

Kebijakan Penataan Lingkungan Permukiman Kumuh di Kota Cilegon Acuan penataan lingkungan kumuh di Kota Cilegon yaitu Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan