• Tidak ada hasil yang ditemukan

T1 Abstract Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Penggunaan Web ELearning untuk Meningkatkan Efektivitas Belajar pada Mata Pelajaran Bimbingan TIK Kelas VIII di SMP Negeri 1 Salatiga

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "T1 Abstract Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Penggunaan Web ELearning untuk Meningkatkan Efektivitas Belajar pada Mata Pelajaran Bimbingan TIK Kelas VIII di SMP Negeri 1 Salatiga"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Penggunaan Web E-Learning Untuk Meningkatkan Efektivitas

Belajar Pada Mata Pelajaran Bimbingan TIK

Kelas VIII di SMP Negeri 1 Salatiga

1) Yohanes Satrio Nugroho , 2) Angela Atik Setiyanti, S.Pd. , M.Cs.

Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Fakultas Teknologi Informasi

Universitas Kristen Satya Wacana

E-mail: 1) [email protected], 2) [email protected]

ABSTRACT

In 2013 curricullum, TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi / Information and Communication Technology) subject has changed title into Bimbingan TIK. The class learning time for Bimbingan TIK is only one hour per week. Web based learning; E-learning, is chosen to be used as a strategy to overcome the problem of in-class time limitation. This media allows the students to learn at home or any other place at anytime provided they thave internet acces. The

purpose of this research is to know how effective learning used web media E-Learning and to

know the student and teacher’s response of learning by web media E-learning. Research

experiment is use as a method of this research. The analysis of data being used is qualitative data analysis. The application of web media E-learning in this study showed result that in-line with the effective learning criteria. The student and teacher gave a positive response towards the use of web media E-learning.

Keywords: Web media E-Learning, Effectiveness, ICT guidance (Bimbingan TIK)

ABSTRAK

Pada kurikulum 2013, mata pelajaran TIK berubah nama menjadi Bimbingan TIK. Pelajaran Bimbingan TIK hanya memiliki waktu pembelajaran satu jam saja setiap minggunya. Untuk mensiasati waktu belajar di sekolah yang singkat tersebut, digunakan media pembelajaran

Web E-Learning. Dengan menggunakan media tersebut siswa dapat belajar di rumah atau dimana

saja dengan waktu yang lebih lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif

pembelajaran menggunakan Web E-Learning dan untuk mengetahui respon siswa dan guru terhadap penggunaan media pembelajaran Web E-Learning. Pada penelitian ini Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian Eksperimen dengan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penggunaan media pembelajaran Web E-Learning menunjukan hasil yang sesuai dengan kriteria pembelajaran efektif. Siswa dan guru memberikan respon yang sangat baik terhadap penggunaan media pembelajaran Web E-Learning.

Kata Kunci: media Web E-Learning, Efektivitas, Bimbingan TIK

___________________________________________________________________________ 1) Mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi Jurusan Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer, Universitas

Kristen Satya Wacana Salatiga.

Referensi

Dokumen terkait

Analisis Kelayakan Investasi Berdasarkan Aspek Keuangan Dalam Pengadaan Sarana Saluran Air Bersih di Desa Kemiri Kecamatan Panti Kabupaten Jember; Nuril Anwar;

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan keuangan pemerintah daerah se-Jawa Tengah dengan menggunakan analisis rasio keuangan dalam rangka mendukung

butir dan kemampuan - Marginal MLE, estimasi Bayesian, prosedur estimasi pendekatan. 11 Estimasi parameter - Estimasi

• Dikarenakan bebagai keterbatasan yang dihadapi, maka Riset Fasilitas Kesehatan Tahun 2011 baru mencakup seluruh Rumah Sakit Umum Milik Pemerintah dan Puskesmas di

[r]

Skripsi Sarjana di Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNY.. Yogyakarta;

Dengan nama Allah Rabb semesta alam, Tuhan semesta manusia, Saya ingin mengawali ucapan terima kasih saya dengan menundukkan diri dan hati untuk bersyukur apa yang telah

Tan- pa adanya direksi dan komisaris, suatu PT tidak dapat men- jalankan fungsinya sebagai sebuah institusi atau badan yang melakukan aktivitas usaha untuk mencari keuntungan