MATRIKS KAJIAN MATRIKS KAJIAN ON
BAHAN KAJIAN : BAHAN KAJIAN : 1.
1. RENCANA KERJA SEKOLAH (RKS)RENCANA KERJA SEKOLAH (RKS)
Sekolah :
Sekolah : SDN JATIMULYA 03 PAMEUNGPEUKSDN JATIMULYA 03 PAMEUNGPEUK Kepala
Kepala Sekolah Sekolah : CU: CUCU SCU SUMINAR, UMINAR, S.Pd.SDS.Pd.SD Alamat Se
Alamat Sekolah kolah : Kp. : Kp. Cidahon Ds. Cidahon Ds. JatimulyaJatimulya Kecamatan
Kecamatan : : PameungpeukPameungpeuk Kabupaten
Kabupaten : : GarutGarut Provinsi
Provinsi : : Jawa Jawa BaratBarat
No
No Aspek/Komponen Aspek/Komponen Kondisi Kondisi Ideal Ideal Kondisi Kondisi Saat Saat ini ini Kesenjangan Kesenjangan Alternatif Alternatif SolusiSolusi 1
1 Penyusunan Penyusunan EDS EDS Dilaksanakan oleh Dilaksanakan oleh TimTim Pengembang Sekolah (TPS) Pengembang Sekolah (TPS)
EDS dilaksanakan oleh tim EDS dilaksanakan oleh tim pengembang
pengembang
Penyusunan EDS Penyusunan EDS sudah sesuai dengan sudah sesuai dengan kondisi saat ini. kondisi saat ini.
Lebih mengoftimalkan Lebih mengoftimalkan dalam penyusunan EDS dalam penyusunan EDS Dilaksanakan setiap setahun
Dilaksanakan setiap setahun sekali
sekali
EDS di sekolah induk disusun EDS di sekolah induk disusun setahun sekali setahun sekali Kesesuaian Kesesuaian penyusunan EDS penyusunan EDS
satahun sekali kondisi satahun sekali kondisi ideal dengan kondisi ideal dengan kondisi nyata
nyata
Sebelum penyusunan EDS Sebelum penyusunan EDS
sebelumnya mengumpulkan sebelumnya mengumpulkan data-data yang rinci unutk data-data yang rinci unutk menyusun EDS
menyusun EDS 2
2 Pemanfaatan Pemanfaatan EDS EDS Hasil Hasil EDS EDS dijadikan dijadikan dasardasar dalam penyusunan RPS/RKS dalam penyusunan RPS/RKS dan RAPBS/RKAS
dan RAPBS/RKAS
Hasildari EDS sudah dijadikan Hasildari EDS sudah dijadikan dasar untuk penyusunan dasar untuk penyusunan RPS/RKS dan RAPBS/RKAS RPS/RKS dan RAPBS/RKAS Masih ditemukannya Masih ditemukannya kesenjangan yang kesenjangan yang belum relepan antara belum relepan antara EDS, RPS/RKS, dan EDS, RPS/RKS, dan RAPBS/RKAS RAPBS/RKAS
Seharusnya antara pihak Seharusnya antara pihak yang
yang menyusun menyusun EDS,EDS, RPS/RKS, dan RPS/RKS, dan RAPBS/RKAS harus di RAPBS/RKAS harus di realisasikan. realisasikan.
3 Mekanisme 3 Mekanisme
penyusunan RKS penyusunan RKS
RKJM dan RKS disusun oleh RKJM dan RKS disusun oleh tim penyusun RKJM/RKS tim penyusun RKJM/RKS
Disusun secara sepihak oleh Disusun secara sepihak oleh kepala sekolah
kepala sekolah
Tidak ada koordinasi Tidak ada koordinasi dengan guru-guru dengan guru-guru
Seharusnya dikoordinasikan Seharusnya dikoordinasikan antara kepala sekolah, antara kepala sekolah, guru-guru, dan komite guru-guru, dan komite sekolah sekolah Mengutamakan Mengutamakan program- program prioritas program prioritas RKJM dan RKS masih RKJM dan RKS masih mengutamakan program mengutamakan program prioritas prioritas
Masih adanya ketidak Masih adanya ketidak relepanan antara relepanan antara pengeluaran dan pengeluaran dan pemasukan yang pemasukan yang seharusnya di seharusnya di peruntukan untuk peruntukan untuk prioritas sekolah prioritas sekolah Seharusnya antara Seharusnya antara pengeluaran harus selalu pengeluaran harus selalu
relepan, relepan,
RKJM dan RKS disetujui rapat RKJM dan RKS disetujui rapat dewan pendidik setelah dewan pendidik setelah memperhatikan pertimbangan memperhatikan pertimbangan dari komite sekolah dan dari komite sekolah dan disahkan berlakunya oleh dinas disahkan berlakunya oleh dinas pendidikan kabupaten
pendidikan kabupaten
Dalam
Dalam penyusunan penyusunan RKJM danRKJM dan RKS masih dibuat oleh sebelah RKS masih dibuat oleh sebelah pihak
pihak terutama oleh kepalaterutama oleh kepala sekolah
sekolah
Antara sekolah dan Antara sekolah dan komite
komite sekolah sekolah masihmasih belum ada kesinam belum ada kesinam bungan
bungan
Dalam pembuatan RKJM Dalam pembuatan RKJM dan RKS pihak sekolah dan dan RKS pihak sekolah dan unsur-unsur terkait harus unsur-unsur terkait harus kerja sama,
kerja sama,
Disosialisasikan kepada warga Disosialisasikan kepada warga sekolah, masyarakat dan sekolah, masyarakat dan pemangku kepentingan. pemangku kepentingan.
Tidak
Tidak di di sosialisasikan sosialisasikan Pihak Pihak sekolah sekolah dandan masyarakat masih ada masyarakat masih ada jarak pemisah
jarak pemisah
Seharusnya dirapatkan dan Seharusnya dirapatkan dan dimusywarahkan antara dimusywarahkan antara sekolah dan masyrakat sekolah dan masyrakat dalam
dalam penyusunan penyusunan RKJMRKJM dan RKS dan RKS 4 Kelengkapan 4 Kelengkapan dokumen RKS dokumen RKS (RKJM dan (RKJM dan RKT/RKAS) RKT/RKAS) RKS memuat RKS memuat kegiatan-kegiatan: kegiatan: a. a. kesiswaan,kesiswaan, b.
b. kurikulum dan kegiatankurikulum dan kegiatan pembelajaran,
pembelajaran,
Untuk kelengkapan dokumen Untuk kelengkapan dokumen RKJM dan RKT/RKAS RKJM dan RKT/RKAS dalamunsur 8 masihada dalamunsur 8 masihada Tidak ditemukan Tidak ditemukan kesenjangan dalam kesenjangan dalam kedelapan
kedelapan unsur unsur yangyang di buat sekolah untuk di buat sekolah untuk penyusunan RKJM penyusunan RKJM
Pada saat ini masih ideal Pada saat ini masih ideal
3 Mekanisme 3 Mekanisme
penyusunan RKS penyusunan RKS
RKJM dan RKS disusun oleh RKJM dan RKS disusun oleh tim penyusun RKJM/RKS tim penyusun RKJM/RKS
Disusun secara sepihak oleh Disusun secara sepihak oleh kepala sekolah
kepala sekolah
Tidak ada koordinasi Tidak ada koordinasi dengan guru-guru dengan guru-guru
Seharusnya dikoordinasikan Seharusnya dikoordinasikan antara kepala sekolah, antara kepala sekolah, guru-guru, dan komite guru-guru, dan komite sekolah sekolah Mengutamakan Mengutamakan program- program prioritas program prioritas RKJM dan RKS masih RKJM dan RKS masih mengutamakan program mengutamakan program prioritas prioritas
Masih adanya ketidak Masih adanya ketidak relepanan antara relepanan antara pengeluaran dan pengeluaran dan pemasukan yang pemasukan yang seharusnya di seharusnya di peruntukan untuk peruntukan untuk prioritas sekolah prioritas sekolah Seharusnya antara Seharusnya antara pengeluaran harus selalu pengeluaran harus selalu
relepan, relepan,
RKJM dan RKS disetujui rapat RKJM dan RKS disetujui rapat dewan pendidik setelah dewan pendidik setelah memperhatikan pertimbangan memperhatikan pertimbangan dari komite sekolah dan dari komite sekolah dan disahkan berlakunya oleh dinas disahkan berlakunya oleh dinas pendidikan kabupaten
pendidikan kabupaten
Dalam
Dalam penyusunan penyusunan RKJM danRKJM dan RKS masih dibuat oleh sebelah RKS masih dibuat oleh sebelah pihak
pihak terutama oleh kepalaterutama oleh kepala sekolah
sekolah
Antara sekolah dan Antara sekolah dan komite
komite sekolah sekolah masihmasih belum ada kesinam belum ada kesinam bungan
bungan
Dalam pembuatan RKJM Dalam pembuatan RKJM dan RKS pihak sekolah dan dan RKS pihak sekolah dan unsur-unsur terkait harus unsur-unsur terkait harus kerja sama,
kerja sama,
Disosialisasikan kepada warga Disosialisasikan kepada warga sekolah, masyarakat dan sekolah, masyarakat dan pemangku kepentingan. pemangku kepentingan.
Tidak
Tidak di di sosialisasikan sosialisasikan Pihak Pihak sekolah sekolah dandan masyarakat masih ada masyarakat masih ada jarak pemisah
jarak pemisah
Seharusnya dirapatkan dan Seharusnya dirapatkan dan dimusywarahkan antara dimusywarahkan antara sekolah dan masyrakat sekolah dan masyrakat dalam
dalam penyusunan penyusunan RKJMRKJM dan RKS dan RKS 4 Kelengkapan 4 Kelengkapan dokumen RKS dokumen RKS (RKJM dan (RKJM dan RKT/RKAS) RKT/RKAS) RKS memuat RKS memuat kegiatan-kegiatan: kegiatan: a. a. kesiswaan,kesiswaan, b.
b. kurikulum dan kegiatankurikulum dan kegiatan pembelajaran,
pembelajaran,
Untuk kelengkapan dokumen Untuk kelengkapan dokumen RKJM dan RKT/RKAS RKJM dan RKT/RKAS dalamunsur 8 masihada dalamunsur 8 masihada Tidak ditemukan Tidak ditemukan kesenjangan dalam kesenjangan dalam kedelapan
kedelapan unsur unsur yangyang di buat sekolah untuk di buat sekolah untuk penyusunan RKJM penyusunan RKJM
Pada saat ini masih ideal Pada saat ini masih ideal
c.
c. PTK sertaPTK serta
pengembangannya, pengembangannya, d.
d. sarana dan prasarana,sarana dan prasarana, e.
e. keuangan dan pembiayaan,keuangan dan pembiayaan, f.
f. budaya dan lingkungan budaya dan lingkungan sekolah,
sekolah, g.
g. peran serta masyaraka peran serta masyarakat dant dan kemitraan,
kemitraan, h.
h. rencana kerja lain yangrencana kerja lain yang mengarah kepada mengarah kepada peningkatan dan peningkatan dan pengembangan mutu pengembangan mutu dan RKT/RKAS dan RKT/RKAS 5
5 Implementasi Implementasi RKS RKS a.a. RKS sebaiknya dibuatRKS sebaiknya dibuat bersama secara par bersama secara partisipatiftisipatif
antara
antara pihak sekolah pihak sekolah dengandengan stakeholder
stakeholder b.
b. RKS digunakan sebagaiRKS digunakan sebagai acuan kegiatan sekolah acuan kegiatan sekolah c.
c. Pelaksanaan kegiatanPelaksanaan kegiatan sekolah yang tidak sesuai sekolah yang tidak sesuai dengan RKS perlu mendapat dengan RKS perlu mendapat persetujuan melalui rapat persetujuan melalui rapat
dewan guru dan stakeholder dewan guru dan stakeholder
RKS masih digunakan sebagai RKS masih digunakan sebagai acuan kegiatan sekolah, tetapi acuan kegiatan sekolah, tetapi dalam pembuatannya masih dalam pembuatannya masih belum terlibatnya antara dewa belum terlibatnya antara dewann
guru dan stakeholder guru dan stakeholder
Belum terlealisasi Belum terlealisasi dalam penyusunan dalam penyusunan RKS dengan dewan RKS dengan dewan sekolah dan sekolah dan stakeholder stakeholder
Harus ada koordinasi pihak Harus ada koordinasi pihak sekolah dengan dewan guru sekolah dengan dewan guru atau stakeholder dalam atau stakeholder dalam penyusunan RKS penyusunan RKS
6
6 Evaluasi Evaluasi dandan Pelaporan Pelaporan
Melakukan evaluasi dan Melakukan evaluasi dan pelaporan minimal sekali pelaporan minimal sekali
dalamsetahun dalamsetahun
Adanya
Adanya peloporan peloporan dalamdalam perumusan RKS
perumusan RKS pada pihakpada pihak yang
yang terkait meterkait melalui dinaslalui dinas pendidikan kecamatan pendidikan kecamatan
Pelaporan RKS sudah Pelaporan RKS sudah sesuai dengan kondisi sesuai dengan kondisi saat ini
saat ini
Pelaporan perumusan RKS Pelaporan perumusan RKS
tepat pada waktunya tepat pada waktunya
Kepala Sekolah Kepala Sekolah CUCU SUMINAR, S.Pd.SD CUCU SUMINAR, S.Pd.SD NIP. 196010221982012003 NIP. 196010221982012003
Calon Kepala Sekolah Calon Kepala Sekolah
HJ. ROHMATILLAH, S.Pd.SD HJ. ROHMATILLAH, S.Pd.SD
NIP. 196010191980122003 NIP. 196010191980122003
MATRIKS KAJIAN MATRIKS KAJIAN ON
BAHAN KAJIAN : BAHAN KAJIAN : 2.
2. PENGELOLAAN KURIKULUMPENGELOLAAN KURIKULUM
Sekolah :
Sekolah : SDN JATIMULYA 03 PAMEUNGPEUK SDN JATIMULYA 03 PAMEUNGPEUK Kepala
Kepala Sekolah Sekolah : CU: CUCU SCU SUMINAR, UMINAR, S.Pd.SDS.Pd.SD Alamat Se
Alamat Sekolah kolah : Kp. : Kp. Cidahon Ds. Cidahon Ds. JatimulyaJatimulya Kecamatan
Kecamatan : : PameungpeukPameungpeuk Kabupaten
Kabupaten : : GarutGarut Provinsi
Provinsi : : Jawa Jawa BaratBarat
A. Dokumen
A. Dokumen I I Kondisi Kondisi ideal ideal Kondisi Kondisi saat saat ini ini Kesenjangan Kesenjangan Rekomendasi Rekomendasi Alternatif Alternatif solusisolusi 1. Proses 1. Proses penyusunan penyusunan Dokumen I Dokumen I 1.
1. Kurikulum sekolahKurikulum sekolah disusun oleh tim disusun oleh tim pengembang kurikulum pengembang kurikulum
(TPK) sekolah (TPK) sekolah
Kurikulum sekolah disusun Kurikulum sekolah disusun oleh TPK sekolah oleh TPK sekolah Penyusunan Penyusunan Kurikulum sudah Kurikulum sudah sesuai sesuai Penyusunan Penyusunan kurikulum oleh kurikulum oleh TPK TPK dilaksanakan dilaksanakan dengan sebaik dengan sebaik mungkin mungkin Penyusunan Penyusunan Kurikulum sesuai Kurikulum sesuai dengan ketentuan dengan ketentuan dalam KTSP dalam KTSP 2.
2. Disetujui dalam rapatDisetujui dalam rapat dewan guru.
dewan guru.
Kurikulum sekolah Kurikulum sekolah diketahui oleh dewan guru diketahui oleh dewan guru
Sudah berkoordinasi Sudah berkoordinasi dengan dewan guru dengan dewan guru
Dewan guru Dewan guru mengetahui mengetahui Kurikulum yang Kurikulum yang di buat oleh tim di buat oleh tim TPK sekolah TPK sekolah Kesesuaian Kesesuaian Kurikulum sudah Kurikulum sudah diketahui oleh diketahui oleh dewan guru dewan guru 3.
3. Diketahui oleh KomiteDiketahui oleh Komite Sekolah
Sekolah
Kurikulum sekolah Kurikulum sekolah diketahui oleh komite diketahui oleh komite sekolah sekolah Sudah berkoordinasi Sudah berkoordinasi dengan komite dengan komite sekolah sekolah Komite Sekolah Komite Sekolah mengetahui mengetahui Kurikulum yang Kurikulum yang Kesesuaian Kesesuaian Kurikulum sudah Kurikulum sudah diketahui oleh diketahui oleh
TPK sekolah 4. Disahkan pemberlakuannya oleh Kepala Dinas PendidikanKabupaten danProvinsiJawa Barat
Kurikulum disahkan oleh dinas kabupaten dan provinsi Tidak adanya pengesahan dari dinas kabupaten Seharusnya pihak sekolah memberikan ajuan untuk pengesahan kurikulum oleh dinas kabupaten Setidanya pengesahan kurikulum di sahkan dan
disetujui oleh dinas kecamatan
2. Kelengkapan isi dokumen I
5. Memiliki visi yang berisi gambaran masa depan yang diinginkan sekolah
Kurikulum sudah sesuai dengan visi misi sekolah
Merumuskan visi dan misi sekolah mengacu kepada
kurikulum
Melaksanakan visi dan misi sesuai dengan kurikulum
Visi dan misi sekolah dilaksanakan sesuai
dengan kurikulum 6. Memiliki misi yang
menggambarkan aksi/tindakan sekolah untuk mencapai visi sekolah
Adanya kesinambungan antara visi dan misi sekolah setempat
Visi dan misi sekolah sudah berkesinambungan
Sudah sesuai dengan isi dari visi dan misi sekolah
Mengacu pada visi dan misi sekolah untuk mewujudkan sekolah yang bermartabat 7. Terdapat tujuan sekolah
yang menggambarkan tahapan/langkah untuk mencapai visi dan misi sekolah
Adanya kesinambungan antara kurikulum dan visi misi sekolah setempat
Dilengkapi dengan tujuan sekolah
Tujuan sekolah mengacu pada visi dan misi sekolah
Visi, Misi dan tujuan telah terbentuk
8. Terdapat struktur kurikulum yang disusun berdasarkan kebutuhan
sekolah (visi,misi,tujuan) yang disusun ber
dasarkan Standar Isi
Terdapat struktur kurikulum yang disusun berdasarkan kebutuhan sekolah (visi,misi,tujuan) yang disusun ber dasarkan Standar Isi
Kurikulum sesuai dengan standar isi
Tujuan kurikulum sebagai acuan di sekolah
Penyusunan daftar isi sesuai dengan kurikulum
pelajaran perminggu 42 jam pelajaran perminggu sesuai dengan kurikulum yang telah ditetapkan kurikulum tidak melebihi 24 jam mencapai 24 jam pelajaran perminggu 10.Memiliki muatan lokal
yang sesuai dengan karakter dan potensi daerah.
Sekolah memiliki muatan lokal yang sesuai dengan karakter dan potensi daerah.
Kurikulum sudah relevan dengan muatan lokal di sekolah Muatan lokal dimasukan dalam pembelajaran Melaksanakan pembelajaran muatan lokal 11.Membina kegiatan
pengembangan diri siswa sesuai dengan
karakteristik, potensi, minat dan bakat serta kondisi sekolah.
Sekolah berusaha membina kegiatan pengembangan diri siswa sesuai dengan
karakteristik, potensi, minat dan bakat serta kondisi sekolah.
Dalam pembinaan karakteristik sudah baik, potensi, dan bakat siswa yang
sesuai dengan standar isi Pembinaan kerakteristik dilakukan untuk menggali potensi dan bakat siswa Melaksanakan pembinaan kerakteristik untuk mewujudkan potensi dan bakat
siswa sesuai dengan daftar isi 12.Mempunyai tabel
ketuntasan belajar untuk setiap mata pelajaran
Memeilik ketuntasan setiap mata pelajaran
Kondisi saat ini sudah sesuai dengan kondisi ideal Setiap mata pelajaran memiliki ketuntasan masing-masng Ketuntasan mata pelajaran disesuikan dengan beban belajar 13.Merumuskan kriteria
kenaikan kelas sesuai dengan kriteria yang diatur direktorat pembinaan terkait
Kurikulum sudah ada rumusan kriteria kenaikan kelas yang diatur oleh direktoret Pembina terkait
Sudah sesuai dengan yang tercantum dengan kurikulum Mengacu pada kurikulum untuk kriteria kenaikan Keriteria kenaikan disusun secara sistematis 14.Merumuskan kriteria kelulusan sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku
Adanya perumusan kriteria kelulusan yang sesuai dengan perundang-undangan
Sudah sesuai dangan perumusan undang-undang Merumuskan kriteria ketuntasan mengacu pada undang-undang Merumuskan kriteria ketuntasan mengacu pada undang-undang
pendidikan yang disusun berdasarkan kalender pendidikan yang
dikeluarkan oleh dinas pendidikan dan
memperhatikan kalender pendidikan yang ada di
Standar Isi
pendidikan yang disusun berdasarkan kalender pendidikan yang
dikeluarkan oleh dinas pendidikan dan
memperhatikan kalender pendidikan yang ada di
Standar Isi
sudah ada yang dikeluarkan oleh dinas pendidikan kbm sesuai dengan kalender pendidikan pendidikan dapat membantu dalam melaksanakan KBM B Dokumen II
1. Silabus : 1. Memuat identitas : Nama sekolah, mata pelajaran, kelas/semester, SK, dan alokasi waktu
Sekolah memiliki Silabus Dalam silabus tersusun nama sekolah, mata pelajaran,
kelas/semester, SK dan Alokasi waktu
Dalam melaksanakan KMB mengacu pada Silabus
Silabus disusun atas dasar ketentun-ketentuan yang sudah terdapat dalam kurikulum 2. Komponen Silabus 2. Komponen silabus memuat KD, Materi Pembelajaran, Kegiatan Pembelajaran, Indikator pencapaian kompetensi, Penilaian, alokasi waktu, sumber belajar, nilai karakter.
Komponen silabus sudah lengkap dari KD, Materi Pembelajaran, Indikator, Penilaian, Alokasi waktu, Sumber Belajar, dan Nilai Karakter
Sudah sesuai antara Silabus dan
komponennya
Memasukkan nilai karakter
Mensosialisasikan kepada yang belum memasukkan nilai karakter
3. Pengembangan silabus
3. Silabus dikembangkan oleh satuan pendidikan berdasarkan SI, SKL,
dan Panduan penyusunan KTSP.
Silabus dikembangkan oleh satuan pendidikan
berdasarkan SI, SKL, dan Panduan penyusunan KTSP.
Penemgembangan silabus sudah sesuai berdasarkan SI, SKL Sekolah mengembangka n silabus Melaksanakan dan mengembangkan silabus
dilakukan oleh guru secara mandiri atau bekelompok (MGMP)
pengembangan silabus melalui MGMP
melalui MGMP aktif dalam mengembangka n silabu dengan KBM 5. Pengembangan silabus disusun di bawah supervisi Dinas kabupaten Pengembangan silabus di bawah supervisi dinas
kabupaten
Sudah sesuai dengan kondisi saat ini
Supervisi dinas kabupaten mengembangka n silabus Sudah terlaksana suervisi di bawah Dinas Kabupaten 1. RPP 6. Disusun untuk setiap KD
yang dapat dilaksanakan dalam satu kali
pertemuan atau lebih.
RPP disusun satu kali pertemuan Penyusunan RPP disusun oleh PTK ynag bersangkutan Melaksanakan KBM sesuai dengan RPP RPP disusun untuk acuan dalam KBM 2. Komponen RPP 7. Komponen RPP: identitas matapelajaran, SK, KD, indikator pencapaian kompetensi, tujuan pembelajaran, materi ajar, alokasi waktu, metode
pembelajaran, kegiatan pembejaran
(penduhuluan, inti, penutup), penilaian hasil belajar dan sumber belajar
RPP sudah memenuhi komponen yang sesuai dengan standar isi
Penyusuna RPP sudan sesuai dengan komponen standar isi Komponen RPP di bentuk dari silabus Membuat RPP sesuai dengan komponen standar isi
3. Identitas RPP 8. Identitas memuat nama satuan pendidikan, kelas, semester, mata pelajaran, jumlah pertemuan.
Identitas RPP sudah memuats atuan pendidikan, kelas, semester,
matapelajaran jumlah dan pertemuan Identitas RPP sudah sesuai dengn ketentuan pembuatan RPP MelAksanakan KBM mengacu pada RPP RPP yang disusun mencangkup Identitas RPP sudah memuats atuan pendidikan,
matapelajaran jumlah dan pertemuan 4. Rumusan SK dan KD 9. Rumusan Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) sesuai dengan standar Isi
RPP sudah memenuhi rumusan SK dan KD yang sesuai dengan standar isi
RPP sudah sesuai dengan rumusan SK dan KD yang sesuai dengan standar isi
Menyusun SK dan KD dalam Penyusunan RPP sudah sesuai RPP disusun oleh PTK masing-masing
5. Indikator 10.Indikator sesuai dengan indikator pada silabus
Indikator sesuai dengan silabus
Indikator pada RPP sudah sesuai dengan silabus Membuat RPP tercantum indikator Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan indikator yang tercantum dalam RPP 6. Tujuan Pembelajaran 11.Tujuan pembelajaran menggambarkan proses dan hasil belajar yang diharapkan dicapai oleh peserta didik sesuai
dengan kompetensi dasar
Tujuan pembelajaran menggambarkan proses dan hasil belajar yang
diharapkan dicapai oleh peserta didik sesuai dengan
kompetensi dasar RPP sudah adanya tujuan pembelajaan Komponen RPP menyangkut tujuan pembelajaran Tujuan penbelajaran dalam RPP menjadi dasar tujuan pembelajaran 7. Materi 12.Cakupan materi sesuai
dengan kompetensi yang akan dicapai
Dalam RPP materi sudah sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai
Materi pembelajaran tercantum dalam RPP RPP disusun untuk menyampaikan materi pembelajaran Menyampaikan materi pembelajaran sesuai dengan materi yang tedapat pada RPP
8. Metode 13.Metode pembelajaran sesuai dengan karakteristik dari
Metode pembelajaran dalam RPP sesuai dengan
karakteristik dari indikator
Metode pembelajaran ada Dalam RPP tercantun metode Melaksanakan metode pembelajaran
yang akan dicapai pada setiap mata pelajaran
dicapai pada setiap mata pelajaran
metode dalam RPP 9. Kegiatan
Pembelajaran
14.Kegiatan pembelajaran terbagi kedalam kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup.
Kegiatan pembelajaran sudah ada baik pendahuuan, inti, dan penutup
RPP yang disusun terbadi dalam tiga kegiatan yaitu pendahuluan,
kegiatan inti dan kegiatan penutup Sesuai dengan penyusun RPP Melaksanakan tiga kegiatan dalam RPP Untuk mendorong tersampaikannya materi pembelajaran 10. Penilaian 15.Penilaian hasil belajar
mengacu kepada standar penilaian
Penilaian sudah mengacup ada standar penilaian
Penilaian hasil pembelajaran sesuai dengan materi pembelajaran Hasil pembelajaran diambil dari materi pembelajaran Melaksanakan penilaian hasil pembelajaran
11. Sumber belajar 16.Penentuan sumber belajar didasarkan pada
SK, KD, materi ajar, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi
Penentuan sumber belajar pada Penyusunan RPP
didasarkan pada SK, KD, materi ajar, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi
Sumber belajar disesuaikan dengan materi ajar yang akan diajarkan. Materi dan sumber belajar sudah sesuia Materi pembelajaran diambil dari sumber belajar Mengetahui, Kepala Sekolah CUCU SUMINAR, S.Pd.SD NIP. 196010221982012003 Garut, 22 Juli 2015 Calon Kepala Sekolah
HJ. ROHMATILLAH, S.Pd.SD NIP. 196010191980122003
BAHAN KAJIAN :
3. PENGELOLAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
Sekolah : SDN JATIMULYA 03 PAMEUNGPEUK Kepala Sekolah : CUCU SUMINAR, S.Pd.SD
Alamat Sekolah : Kp. Cidahon Ds. Jatimulya Kecamatan : Pameungpeuk
Kabupaten : Garut Provinsi : Jawa Barat
No Aspek/Komponen Kondisi Ideal Kondisi Saat ini Kesenjangan Alternatif Solusi
A Perencanaan 1. Memiliki tenaga pendidik dan tenaga kependidikan sesuai standar
Sekolah telah mempunyai tenaga pendidik dan kependidikan sesuai standar
Sudah sesuai dengan keriteria pendidik dan tenaga kependidikan
Tenaga pendidik dan kependidikan relevan dengan bidang study yang diampunya 2. Jumlah tenaga pendidik
dan tenaga kependidikan sesuai dengan kebutuhan
Sekolah telah mempunyai tenaga kependidikan sesuai dengan kebutuhan
Sudah terpenuhi kebutuhan sekolah untuk memiliki tenaga pendidik dan
kependidikan
Kebutuhan tenaga pendidik dan tenaga
kependidikan disekolah sesuai dengan
1. Kepala Sekolah (Permen No. 13 Tahun 2007)
1. Memiliki kualifikasi akademik sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV) kependidikan atau non kependidikan pada perguruan tinggi yang
terakreditasi;
Memiliki kualifikasi akademik sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV) kependidikan atau non kependidikan pada
perguruan tinggi yang terakreditasi; Sekolah telah memenuhi permen no 13 tahun 2007 mengenai kepala sekolah
Sudah sesuai dengan permen no 13 tahun
2007 mengenai kepala sekolah
2. Memiliki sertifikat calon kepala sekolah/sebagai kepala sekolah dari lembaga yang resmi
Sudah memiliki sertifikat dari lembaga yang resmi
Sudah sesuai dengan kriteria kepala sekolah sudah bersertifikat resmi
Kepala Sekolah memiliki sertifikat pendidik
3. Memiliki SK sebagai guru SD
Kepala sekolah mempunyai SK sebagai guru Kepala Sekolah mempunyai jam mengajar dikelas Kepala Sekolah melaksanakan tugasnya sesuai dengan fungsinya 4. Memiliki sertifikat pendidik Kepala sekolah telah
mempempunyai sertifikat pendidik
Kepala Sekolah memiliki sertifikat pendidik yang resmi
Kepala Sekolah
melaksanakan tugasnya sesuai dengan
fungsinya
2. Guru 1. Memiliki kualifikasi
akademik minimum S1 / D
Guru semuanya memiliki kualifikasi akademik yang
Keriteria SI sudah sesuai dengan
Guru Melaksanakan tugasnya dengan baik
IV telah memadai kualifikasi akademik 2. Kualifikasi pendidikan dari
perguruan tinggi terakreditasi
Semua guru dalam
menempuh pendididkan pada perguruan yang terakreditasi
Semua guru dalam menempuh pendididkan pada perguruan yang
terakreditasi
Semua guru dalam menempuh pendididkan pada perguruan yang
terakreditasi 3. Konselor 1. Sarjana pendidikan (S-1)
dalam bidang Bimbingan dan Konseling.
Di Sekolah Dasar tidak mempunyai konselor khusus dan tugasnya diberikan kepada masing-masing guru
Bimbingan konseling diberikan dilaksanakan oleh guru masing-masing Guru melaksanakan bimbingan konseling di sekolah 2. Berpendidikan profesi konselor
Di sekolah dasar gurunya tidak mempunyai profesi konselor khusus Di sekolah dasar gurunya tidak mempunyai profesi konselor khusus Profesi konselor dilaksanakan oleh guru
4. Tenaga Administrasi (Permen. 24Th 2008)
1. Kepala Administrasi memilki kualifikasi pendidikan minimal D III
Di sekolah dasar tidak mempunyai kepala
administrasi yang memiliki kualifikasi pendidikan dan petugasnya diserahkan
kepada masing-masing guru kelas
Pelaksanaan
administrasi sekolah dilakukan oleh kepala sekolah dan guru
Memenuhi administrasi sekolah mengangkat OPS untuk membantu pengadministrasian
sekolah
tenaga administrasi dari lembaga yang ditetapkan pemerintah
kepala tenaga administrasi dari lembaga yang ditetapkan pemerintah
adak kecuali di SMP dan SMA
dilaksanakan oleh kepala sekolah dan di bantu oleh guru dan
OPS 3. Memiliki masa kerja
minimal 4 tahun
Di sekolah dasar tidak ada kecuali di SMP dan SMA
Di sekolah dasar tidak ada kecuali di SMP dan SMA
Di sekolah dasar tidak ada kecuali di SMP dan SMA
4. Memiliki SK
pengangkatan sebagai kepala administrasi
Tidak memiliki SK
pengangkatan sebagai kepala administrasi
Di sekolah dasar tidak ada kecuali di SMP dan SMA Sekolah untuk melaksanakan pengadministrasian sekolah mengangkat OPS 5. Terdapat pelaksana urusan administrasi kepegawaian, keuangan, sarpras,humas, persuratan dan pengarsipan, kesiswaan, kurikulum. Disekolah terdapat pelaksanaan untuk
administrasi sekolah dan diberikan kepada masing-masing guru Masing-masing guru berperan untuk membantu pelaksanaan administrasi sekolah Sekolah Melaksanakan administrasi dengan bantuan OPS 6. Pelaksana urusan memiliki kualifikasi akademik minimal SMA
Di sekolah dasar tidak ada kecuali di SMP dan SMA
Di sekolah dasar tidak ada kecuali di SMP dan SMA
Di sekolah dasar tidak ada kecuali di SMP dan SMA
7. Terdapat petugas layanan khusus: penjaga
Disekolah hanya memiliki penjaga sekolah
Penjaga sekolah mengurus layanan
Penjaga sekolah merangkap sebagai
sekolah,tukang
kebun,tenaga kebersihan, pengemudi dan pesuruh.
khusus sebagai tukang kebun,tenaga kebersihan, pengemudi dan pesuruh tukang kebun,tenaga kebersihan, pengemudi dan pesuruh 5 TENAGA LAB. (Permen. 26 Th 2008) Kepala Lab : 1. Kualifikasi akademik minimal S 1/D IV jalur pendidik, dan D III jalur
teknisi
2. Memiliki masa kerja 3 tahun jalur guru dan 5 tahun jalur laboran teknisi 3. Memiliki sertifikat kepala lab.dari perguruan tinggi atau lembaga lain yang ditetapkan pemerintah.
Di sekolah dasar tidak ada kecuali di SMP dan SMA
Di sekolah dasar tidak ada kecuali di SMP dan SMA
Di sekolah dasar tidak ada kecuali di SMP dan SMA
Teknisi Laboratorium : 1. Minimal lulusan program
diploma dua (D2) yang relevan denganperalatan laboratorium, yang diselenggarakan oleh
Di sekolah dasar tidak ada kecuali di SMP dan SMA
Di sekolah dasar tidak ada kecuali di SMP dan SMA
Di sekolah dasar tidak ada kecuali di SMP dan SMA
perguruan tinggi yang ditetapkan oleh pemerintah; 2. Memiliki sertifikat teknisi
laboratorium
sekolah/madrasah dari perguruan tinggi atau
lembaga lain yang
ditetapkan oleh pemerintah Laboran :
1. Minimal lulusan program diploma satu (D1) yang relevan dengan jenis laboratorium, yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi yang
ditetapkan oleh pemerintah; 2. Memiliki sertifikat laboran
sekolah/ madrasah dari perguruan tinggi yang
ditetapkan oleh pemerintah.
Di sekolah dasar tidak ada kecuali di SMP dan SMA
Di sekolah dasar tidak ada kecuali di SMP dan SMA
Di sekolah dasar tidak ada kecuali di SMP dan SMA
6. TENAGA
PERPUSTAKAAN
1. Kualifikasi akademik kepala perpustakaan
Tidak mempunyai kepala perpustakaan minimal S 1/D
Kepala perpustakaan diserahkan kepada
Sekolah mengangkat petugas perpustakaan
(P.25 th 2008 ) minimal S 1/D IV jalur pendidik, dan D II jalur
teknisi
IV jalur pendidik, dan D II jalur teknisi
petugas perpustakaan
2. Memiliki masa kerja 3 tahun jalur guru dan 4 tahun jalur tenaga kependidikan
Belum Memiliki masa kerja 3 tahun jalur guru dan 4 tahun jalur tenaga kependidikan
Belum memiliki masakerja lebih dari cukup
Berusaha terus menjadi tenaga perpustakaan
3. Memiliki sertifikat pengelola perpustakaan
dari lembaga yang ditetapkan pemerintah.
Kepala perpustakaan di sekolah dasar belum memiliki sertifikat pengelolaan
perpustakaan dari lembaga
Petugas perpustakaan hanya memiliki keahliannya dari Pendidikan yang diampunya Untuk mempunyai sertifikat pengelolaan perpustakaan dianjurkan mengikuti diklat penataan perpustakaan 4. Sesuai latar belakang
pendidikan (berijasah/ bersertifikat )
Petugas perpustakaan sesuai dengan latar belakang pendidikan Petugas perpustakaan berlatar belakang pendidikan perpustakaan Mengikuti pendidikan perpustakaan 5. Kualifikasi akademik SMA/ sertifikat pengelola perpustakaan Petugas perpustakaan berkualifikasi DII perpustakaan Petugas perpustakaan berkualifikasi DII perpustakaan
Di sekolah dasar tidak ada kecuali di SMP dan SMA
1. Kepala Sekolah (Permen No. 13 Tahun 2007)
1. Memiliki SK sebagai guru SD
Memiliki SK sebagai guru SD
Memiliki SK sebagai guru SD
Memiliki SK sebagai guru SD
2. Memiliki sertifikat pendidik Memiliki sertifikat pendidik Memiliki sertifikat pendidik
Memiliki sertifikat pendidik
3. Memiliki SK sebagai kepala sekolah
Memiliki SK sebagai kepala sekolah
Memiliki SK sebagai kepala sekolah
Memiliki SK sebagai kepala sekolah 4. Pada waktu diangkat
sebagai kepala sekolah berusia setinggi-tingginya
56 tahun;
Pada waktu diangkat sebagai kepala sekolah berusia setinggi-tingginya 56 tahun;
Pada waktu diangkat sebagai kepala sekolah berusia
setinggi-tingginya 56 tahun;
Pada waktu diangkat sebagai kepala sekolah berusia
setinggi-tingginya 56 tahun;
5. Memiliki pengalaman mengajar
sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun di SMA
Memiliki pengalaman mengajar
sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun di SMA Memiliki pengalaman mengajar sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun di SMA Memiliki pengalaman mengajar sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun di SMA 6. Memiliki pangkat
serendah-rendahnya III/c bagi pegawai negeri sipil (PNS)
dan bagi non-PNS disetarakan dengan
Memiliki pangkat serendah-rendahnya III/c bagi pegawai negeri sipil (PNS) dan bagi non-PNS disetarakan dengan kepangkatan yang
Memiliki pangkat serendah-rendahnya III/c bagi pegawai negeri sipil (PNS) dan bagi non-PNS
Memiliki pangkat serendah-rendahnya III/c bagi pegawai negeri sipil (PNS) dan bagi non-PNS
kepangkatan yang dikeluarkan oleh yayasan atau lembaga yang berwenang.
dikeluarkan oleh yayasan atau lembaga yang berwenang.
disetarakan dengan kepangkatan yang dikeluarkan oleh yayasan atau lembaga yang berwenang.
disetarakan dengan kepangkatan yang dikeluarkan oleh yayasan atau lembaga yang berwenang. 2 Guru 1. Jumlah guru sesuai dengan
kebutuhan
Jumlah guru sesuai dengan kebutuhan
Jumlah guru sesuai dengan kebutuhan
Jumlah guru sesuai dengan kebutuhan
. 2. Mengajar sesuai latar
belakang pendidikannya
Mengajar sesuai latar belakang pendidikannya
Mengajar sesuai latar belakang pendidikannya
Mengajar sesuai latar belakang pendidikannya 3. Memiliki beban mengajar
24 jam pelajaran perminggu
Memiliki beban mengajar 24 jam pelajaran perminggu
Memiliki beban mengajar 24 jam pelajaran perminggu Memiliki beban mengajar 24 jam pelajaran perminggu 3. Konselor Memiliki konselor dengan ratio
sesuai standar
Di sekolah dasar tidak ada kecuali di SMP dan SMA
Di sekolah dasar tidak ada kecuali di SMP dan SMA
Di sekolah dasar tidak ada kecuali di SMP dan SMA
4. Tenaga Administrasi (Permen. 24 Th 2008)
1. Memiliki satu orang kepala administrasi yang sesuai standar
Petugas diserahkan kepada guru yang mampu
melaksankannya
Petugas diserahkan kepada guru yang mampu
melaksankannya
Petugas diserahkan kepada guru yang mampu
melaksankannya 2. Kepala administrasi
memiliki SK pengangkatan
Di sekolah dasar tidak ada kecuali di SMP dan SMA
Di sekolah dasar tidak ada kecuali di SMP dan
Di sekolah dasar tidak ada kecuali di SMP dan
sebagai kepala administrasi SMA SMA 3. Terdapat pelaksana urusan
administrasi kepegawaian, keuangan, sarpras,humas, persuratan dan pengarsipan, kesiswaan, kurikulum. Pelaksanaan di berikan kepada guru yang mampu untuk mengurus semua administrasi
Pelaksanaan di berikan kepada guru yang mampu untuk mengurus semua administrasi
Pelaksanaan di berikan kepada guru yang mampu untuk mengurus semua administrasi
4. Terdapat petugas layanan khusus: penjaga
sekolah,tukang
kebun,tenaga kebersihan, pengemudi dan pesuruh.
Ada penjaga sekolah Ada penjaga sekolah Ada penjaga sekolah
5. TENAGA LAB. (Permen. 26 Th 2008)
Memiliki kepala lab, teknisi dan laboran yang sesuai latar belakang pendidikannya
(berijazah/bersertifikat)
Di sekolah dasar tidak ada kecuali di SMP dan SMA
Di sekolah dasar tidak ada kecuali di SMP dan SMA
Di sekolah dasar tidak ada kecuali di SMP dan SMA 6. TENAGA PERPUSTAKAAN (P.25 th 2008 ) 1. Memiliki Kepala Perpustakaan dengan kualifikasi sesuai standar
Sekolah hanya memiliki petugas perpustakaan
Petugas perpustakaan memilii kualifikasi sesuai standar
Petugas perpustakaan diangkat oleh kepala sekolah
2. Memiliki tenaga perpustakaan minimal 1
Memiliki tenaga Petugas perpustakaan diangkat oleh kepla
Petugas perpustakaan melaksanakan tugasnya
orang perpustakaan 1 orang sekolah sesuai dengan fungsinya 1. Kepala Sekolah
(Permen No. 13 Tahun 2007)
Memiliki kemampuan manajerial, kewirausahaan, supervisi, dan sosial
Memiliki kemampuan manajerial, kewirausahaan, supervisi, dan sosial
Sudah sesuai kemampuan kepala sekolah memiliki kemampuan manajerial, kewirausahaan,
supervisi, dan sosial
Memiliki kemampuan manajerial,
kewirausahaan, supervisi, dan sosial
2. Guru 1. Memiliki kemampuan
merencanakan, melaksanakan,dan mengevaluasi pembelajaran sesuai prinsip-prinsip pembelajaran (Kompetensi pedagogik)
Guru sudah memiliki prinsip- prinsip dalam pembelajaran
yang sesuai dengan pedagogik
Guru sudah memiliki prinsip-prinsip dalam pembelajaran yang
sesuai dengan pedagogik
Guru sudah memiliki prinsip-prinsip dalam pembelajaran yang sesuai dengan pedagogik 2. Memiliki integritas kepribadian
Guru-guru memiliki integritas kepribadian yang tinggi
Guru-guru memiliki integritas kepribadian yang tinggi Guru-guru memiliki integritas kepribadian yang tinggi
3. Memiliki kompetensi sosial (mampu berkomunikasi secara efektif dan santun sesama guru, tenaga
Guru-guru memiliki kopetensi yang baik
Guru-guru memiliki kopetensi yang baik
Guru-guru memiliki kopetensi yang baik
administrasi dan orang tua siswa)
4. Memiliki kompetensi professional (penguasaan
materi pelajaran )
Sebagian guru masih kurang memiliki kopetensi
profesional
Sebagian guru masih kurang memiliki kopetensi profesional
Sebagian guru masih kurang memiliki kopetensi profesional 3. Konselor 1. Memiliki kompetensi
kepribadian, paedagogik, dan sosial
Di sekolah dasar tidak ada kecuali di SMP dan SMA
Di sekolah dasar tidak ada kecuali di SMP dan SMA
Di sekolah dasar tidak ada kecuali di SMP dan SMA
4. Tenaga Administrasi (Permen. 24Th 2008)
Memiliki kompetensi
kepribadian, sosial, teknis, dan manajerial untuk koordinator tenaga administrasi
Tenaga administrasi di sekolah dilaksanakan oleh kepala sekolah dan guru
Di sekolah dasar tidak ada kecuali di SMP dan SMA
Dilaksanakan oleh kepala sekolah dan guru
5. TENAGA LAB. (Permen. 26 Th 2008)
1. Kepala Laboratorium memiliki kompetensi kepribadian, sosial, manajerial dan profesional
Di sekolah dasar tidak ada kecuali di SMP dan SMA
Di sekolah dasar tidak ada kecuali di SMP dan SMA
Di sekolah dasar tidak ada kecuali di SMP dan SMA 2. Teknisi laboratorium memiliki kompetensi kepribadian, sosial, administratif dan profesional
Di sekolah dasar tidak ada kecuali di SMP dan SMA
Di sekolah dasar tidak ada kecuali di SMP dan SMA
Di sekolah dasar tidak ada kecuali di SMP dan SMA
3. Tenaga laboran memiliki kompetensi kepribadian, sosial, administratif dan profesional
Di sekolah dasar tidak ada kecuali di SMP dan SMA
Di sekolah dasar tidak ada kecuali di SMP dan SMA
Di sekolah dasar tidak ada kecuali di SMP dan SMA 6. TENAGA PERPUSTAKAAN (P.25 th 2008 ) 1. Kepala perpustakaan memiliki kompetensi manajerial, pengelolaan informasi, pendidikan, kepribadian, sosial, danpengembangan profesi
Masih di pegang oleh guru Masih di pegang oleh guru
Masih di pegang oleh guru 2. Tenaga perpustakaan memiliki kompetensi manajerial, pengelolaan informasi, pendidikan, kepribadian, sosial, danpengembangan profesi Tenaga perpustakaan memiliki kompetensi manajerial, pengelolaan informasi, pendidikan, kepribadian, sosial, danpengembangan profesi Tenaga perpustakaan memiliki kompetensi manajerial, pengelolaan informasi, pendidikan, kepribadian, sosial, danpengembangan profesi Tenaga perpustakaan memiliki kompetensi manajerial, pengelolaan informasi, pendidikan, kepribadian, sosial, danpengembangan profesi
kerja kerja kerja yang jelas tata kerja yang jelas tata kerja yang jelas F. Administrasi PTK Melaksanakan administrasi
PTK
Semua guru melaksanakan Semua guru melaksanakan Semua guru melaksanakan G. Penilaian Evluasi Kinerja 1. Evaluasi direncanakan secara komperhensif pada setiap akhir semester mengacu pada Permendiknas 24 Tahun 2008 2. Evaluasi meliputi kesesuaian penugasan dengan keahlian,
keseimbangan beban kerja, dan kinerja tenaga
administrasi dalam pelaksanaan tugas 3. Evaluasi kinerja
memperhatikan pencapaian prestasi kerja dan
perubahan-perubahan yang dihasilkan
1. Sudah sesuai 2. Sudah sesuai 3. Sudah sesuai
H. Pembinaan dan Dilakukan berdasarkan kebutuhan institusi, kelompok
pengembangan maupun individu PTK I. Tata tertib dan kode
etik
1. Terdapat tata tertib untuk PTK yang petunjuk, larangan dan sanksi bagi PTK yang melanggar tata tertib
Adanya tata tertib Adanya tata tertib Adanya tata tertib
2. Terdapat kode etik yang memuat norma tentang : a. hubungan sesama
PTK, PTK dengan semua warga sekolah, dan PTK dengan masyarakat b. Sistem yang dapat
memberikan
penghargaan bagi yang mematuhi dan sanksi bagi yang melanggar.
Sudah sesuai Sudah sesuai Sudah sesuai
J. Pelaporan 1. Kepala sekolah melaporkan hasil evaluasi kepada komite sekolah dan pihak- pihak lain yang
Kepala sekolah sudah dan selalu melaporkan kepada komite sekolah tentang hasil evaluasi persemester
Kepala sekolah sudah dan selalu melaporkan kepada komite sekolah
Kepala sekolah sudah dan selalu melaporkan kepada komite sekolah
berkepentingan sekurang-kurangnya setiap akhir semester. tentang hasil evaluasi persemester tentang hasil evaluasi persemester 2. Guru melaporkan hasil
evaluasi dan
penilaiansekurang-kurangnya setiap akhir semester yang ditujukan kepada kepala
sekolah/madrasah dan orang tua/wali peserta didik.
Sudahsesuai Sudahsesuai Sudahsesuai
3. Tenaga Administrasi Sekolah melaporkan pelaksanaan teknis dari
tugas masing-masing sekurang-kurangnya setiap akhir semester yang ditujukan kepada kepala sekolah
Guru-guru selalu melaporkan mengenai adminstrasinya kepada kepala sekolah
persemester atau akhir semester Guru-guru selalu melaporkan mengenai adminstrasinya kepada kepala sekolah persemester atau akhir semester
Guru-guru selalu melaporkan mengenai adminstrasinya kepada kepala sekolah persemester atau akhir semester
Kepala Sekolah
CUCU SUMINAR, S.Pd.SD NIP. 196010221982012003
Calon Kepala Sekolah
HJ. ROHMATILLAH, S.Pd.SD NIP. 196010191980122003
BAHAN KAJIAN :
4. PENGELOLAAN SARANA DAN PRASARANA Sekolah : SDN JATIMULYA 03 PAMEUNGPEUK
Kepala Sekolah : CUCU SUMINAR, S.Pd.SD Alamat Sekolah : Kp. Cidahon Ds. Jatimulya Kecamatan : Pameungpeuk
Kabupaten : Garut Provinsi : Jawa Barat
No Aspek/ Komponen Kondisi Ideal Kondisi Saat ini Kesenjangan Alternatif Solusi
1. Perencanaan Ada dokumen perencanaan sarana dan prasarana sesuai SNP:
1. Bangunan dan perabot sekolah
2. Alat pelajaran yang terdiri dari buku, alat peraga dan laboratorium 3. Media pembelajaran
1. Bangunan dan perabotan sekolah cukup memadai 2. Alat pelajaran buku cukup
memadai
3. Media pembelajaran cukup
Masih kurangnya perabotan yang
diperlukan oleh sekoalh dan kondisi bangunan sebagian tidak layak pakai
Renopasi bangunan harus segera di laksanakan oleh pemerintah terkait
Perencanaan jelas dilihat dari:
1. Tujuan dan sasaran atau
1. Sekolah melakukan sasaran atau target untuk melakukan perencanaan
target
2. Jenis dan bentuk tindakan
3. Petugas pelaksana 4. Bahan dan peralatan
yang dibutuhkan 5. Waktu pelaksanaan 6. Realistisitas
kedepan dalam sarana dan prasaran
2. Sekolah melakukan jenis bentuk tindakan tentang perbaikan saran dan prasaran yang sudah harus
diperbaiki oleh sekolah 3. Sekolah selalu
berkoordinasi dengan petugas pelaksana dalam perbaikan sarana dan prasarana sekolah 4. Sekolah berusaha untuk
mengadakan peralatan yang dibutuhkan oleh peserta didik dan guru 5. Sekolah merencanakan
waktu pelaksanaan dalam perbaikan sarana dan prasaran
6. Sekolah dalam melakukan perbaikan sesuai dengan
kemampuan sekolah yang ada.
Berdasarkan kesepakatan dan keputusan bersama
Sekolah melakukan keputusan atas dasar musyawarah dengan dewan sekolah dan masyarakat
Mengambil keputusan sekolah atas dasar musyawarah sekolah
Keputusan didasari oleh hasil musyawarah
Mengikuti pedoman
(standar) jenis, kuantitas dan kualitas sesuai dengan skala prioritas
Mengikuti pedoman (standar) jenis, kuantitas dan kualitas
sesuai dengan skala prioritas
Sekolah melakukan semua tindakan dalam pengadaan sarana dan prasarana disesuiakan dengan skala priotitas yang ada.
Sesuai dengan plafond anggaran yang disediakan
Sesuai dengan plafond anggaran yang disediakan
Sekolah melakukan pengadaan dan perbaikan
sarana dan prasarana disesuikan dengan plafond keuangan yang
diperoleh oleh sekolah Mengikuti prosedur yang
berlaku :
1. identifikasi dan
menganalisis kebutuhan sekolah
2. inventarisasi sarana dan
1. sekolah selalu mengidentifikasi kebutuhan sekolah 2. sekolah menggunakan
inventaris sarara dan prasarana
prasarana yang ada 3. mengadakan seleksi 4. pendanaan (sumber
dana)
3. sekolah melakukan seleksi tentang penggunaan pendanaan sumber dana
yang diperlukan oleh sekolah
2. Pengadaan Melakukan pengadaan sarana dan prasarana sesuai perencanaan dengan beberapa alternatif pengadaan : 1. pembelian
2. pembuatan sendiri 3. penerimaan hibah atau
bantuan 4. penyewaan 5. pinjaman 6. pendaurulangan 7. penukaran
8. perbaikan atau rekondisi
1. sekolah melakukan pembelian barang yang
dibutuhkan
2. sekolah tidak membuat barang sendiri yang
dibutuhkan oleh sekolah 3. sekolah tidak menerima
hibah atau bantuan 4. sekolah tidak melakukan
penyewaan barang 5. sekolah tidak melakukan
pinjaman barang. 6. Sekolah tidak melkukan
pendaurulangan bahan yang diperlukan oleh sekolah
7. Sekolah tidak melakukan penukaran-penukaran barang
8. Sekolah sesekali
melakukan perbaikan atau rekondisi terhadap barang yang masih diperlukan oleh sekolah
3. Perbaikan Perbaikan ringan dilakukan setiap waktu/ skala prioritas, dan perbaikan berat setiap 3 tahun sekali
Sekolah sudah melakukan perbaikan secara berkala
Dalam 3 tahun sekali sekolah tidak
memprioritaskan untuk perbaikan
Sekolah seharusnya melakukan perbaikan dengan sekala prioritas yang disesuaikan dengan
kebutuhan 4. Perawatan Melakukan perawatan
secara terus menerus, berkala, darurat dan preventif.
Sekolah sudah melakukan perawatan sekolah secara berkala
Tidak ada kesenjangan Tidak ada solusi
5. Pemberdayaan Semua warga sekolah dapat memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada secara
optimal
Disekolah semua warga sekolah mulai dari siswa dan guru dapat memanfaat sarana secara optimal selama proses pembelajaran
Tidak ada kesenjangan Tidak ada solusi
6. Penghapusan Melakukan penghapusan barang-barang inventaris
yang sudah memenuhi
Penghapusan inventaris barang sudah dilakukan melalui prosedur yang
persyaratan penghapusan berlaku Dilakukan oleh panitia
khusus
Penghapusan inventaris barang dilakukan oleh panitia
dari dinas kecamatan, pihak sekolah dan dilaporkan kepihak dinas kabupaten
Tidak ada kesenjangan Tidak ada solusi
7. Inventarisasi Melakukan
pengadministrasian barang inventaris ke dalam Buku Induk Barang Inventaris, Buku Golongan Barang Inventaris, Buku Catatan Barang Non Inventaris, Daftar Laporan Triwulan, Mutasi Barang Inventaris, dan Daftar Rekap Barang Inventaris.
Inventaris sekolah sudah melakukan
pengadministrasian sesuai dengan peraturan yang berlaku
Tidak ada kesenjangan Tidak ada solusi
8. Pelaporan Melakukan pelaporan triwulan mutasi barang inventaris
Pelaporan barang inventaris masih di laporkan setiap triwulan
Tidak ada kesenjangan Tidak ada
inventaris tahunan untuk inventaris barang Mengetahui, Kepala Sekolah CUCU SUMINAR, S.Pd.SD NIP. 196010221982012003 Garut, 23 Juli 2015 Calon Kepala Sekolah
HJ. ROHMATILLAH, S.Pd.SD NIP. 196010191980122003
BAHAN KAJIAN :
5. PENGELOLAAN PESERTA DIDIK Sekolah : SDN JATIMULYA 03 PAMEUNGPEUK
Kepala Sekolah : CUCU SUMINAR, S.Pd.SD Alamat Sekolah : Kp. Cidahon Ds. Jatimulya Kecamatan : Pameungpeuk
Kabupaten : Garut Provinsi : Jawa Barat
No Aspek/ Komponen Kondisi Ideal Kondisi Saat ini Kesenjangan Alternatif Solusi
1. Penerimaan Peserta Didik
1. Terdapat perencanaan penerimaan peserta didik
dengan mempertimbangkan daya tampung sekolah
Sekolah melakukan perencanaan dalam penerimaan peserta didik
Tidak ada kesenjangan
Tidak ada solusi
2. Terdapat proses penerimaan peserta didik yang meliputi: a. Pembentukanpanitia PPDB b. Rapat kerja dan pembagian
tugas c. Proses pendaftaran d. Proses Seleksi e. Proses penentuancalonterpilih f. Proses daftarulang
a. Sekolah melakukan pembentukan panitia PPDB, melakukan rapat
kerja dan pembagian tugas, proses pendaftaran.
b. Di sekolah dasarti daka danya proses seleksi kecuali seleksi usia c. Tidak ada penentuancalon
terpilih, dan tidak ada proses daftar ulang
Tidak ada kesenjangan
3. Penerimaan peserta didik sekolah dilakukan:
a. secaraobyektif, transparan, dan akuntabel sebagai mana tertuang dalam aturan sekolah; b. tanpa diskriminasi atas
dasar pertimbangan gender, agama, etnis, status sosial, ke-mampuan ekonomi bagi penerima subsidi dari
Pemerintahdan/atau Pemerintah Daerah c. Sesuai dengan daya
tamping sekolah
a. Penerimaan siswa di sekolah sudahmengacu pada obyektifitas, akuntabilitas.
b. Tidak adanya diskriminasi baik agama, sosial, atauetnis
c. Sekolah dalam penerimaan siswa disesuikan dengan daya tamping sekolah/rombel
Tidak ada kesenjangan
-
Tidak ada solusi2. Orientasi Peserta Didik Baru
Melakukan orientasi peserta didik yang bersifat akademik dan pengenalan lingkungan tanpa kekerasan dengan pengawasan guru
Di Sekolah Dasar tidak adanya orientasi, kecuali di SMP dan SMA
Tidak ada kesenjangan
Tidak ada solusi
3. Administrasi peserta didik
Sekolah melakukan administrasi peserta didik yang meliputi :
1. Buku penerimaan peserta didik baru
2. Buku klaper
Sekolah melakukan
pengadministrasian dalam PPDB mulai dari buku penerima peserta, buku klaper, buku induk siswa, buku
mutasi, buk uabsensi,
Tidak adanya buku alumni
Harus di buat oleh pihak sekolah dalam
kekurangana dministrasi sekolah yang menyangkut
3. Buku induk siswa 4. Buku mutasi siswa 5. Buku absensi siswa 6. Buku alumni
buku alumni.
4. Kenaikan kelas dan kelulusan peserta didik
Terdapat kriteria yang jelas terhadap kenaikan kelas dan kelulusan peserta didik
Sekolah melakukan criteria kelulusan dalam kenaikan kelas yang
disesuiakan dengan standar proses
Tidak ada
kesenjangan
Tidak ada solusi
5. Peraturan dan kode etik
1. Terdapat tata tertib untuk siswa yang petunjuk, larangan dan sanksi bagi siswa yang melanggar tata tertib
Sekolah membuat tatatertib sekolah yang harus dipatuhi oleh siswa.
Tidak ada kesenjangan
Tidak ada solusi
2. Terdapat kode etik yang memuat norma tentang :
a. Hubungan sesama peserta didik, peserta
didik dengan semua warga sekolah, dan peserta didik dengan
masyarakat b. Sistem yang dapat
memberikan
penghargaan bagi yang mematuhi dan sanksi
a. Sekolah memuat kode etik sekolah hubungan antara sesama siswa dengan guru dan
masyarakat/orang tua
b. Sekolah memuat sangsi kepada siswa yang melanggar kode etik sekolah.
Tidak ada kesenjangan
bagi yang melanggar. 6. Organisasi
kesiswaan
Sekolah mengatur organisasi peserta didik yang meliputi
OSIS
Di SD tidakada OSIS kecuali di SMP dan SMA
Tidak ada kesenjangan
Tidak ada solusi
7. Layanan BK Sekolah mengatur layanan bimbingan dan konseling peserta
didik
Di sekolah mengatur adanya layanan bimbingan dankonseling yang
dilakukan oleh guru kelas masing-masing
Tidak ada kesenjangan
Tidak ada solusi
8. Layanan Ekstra kurikuler
Sekolah melaksanakan kegiatan ekstra dan kokurikuler untuk peserta didik
Sekolah melaksanakan kegiatan ekstrakulikuler pramuka
Tidak ada kesenjangan
Tidak ada solusi
9. Evaluasi dan Pelaporan
1. Sekolah melakukan evaluasi berkesinambungan terhadap pengelolaan peserta didik
Sekolah melakukan evaluasi terhadap peneriman peserta didik secara berkesinambungan
Tidak ada kesenjangan
Tidak ada solusi
2. Sekolah melakukan pelaporan secara berkala
terhadap pengelolaan peserta didik kepada instansi terkait
Sekolah melakukan pelaporan peserta didik baru /lama kepada
dinas kecamatan
Tidak ada kesenjangan
Tidak ada solusi
10. Pembinaan Prestasi Melakukan Pembinaan dan pengembangan peserta didik berupa:
a. Pengembangan bakat, minat, kreatifitas, dan
Sekolah melakukan pengembangan bakat siswa melalui ekstrakulikuler pramuka dan olah raga, baik dari
kreatifitas, pemamtauan kemampuan siswa terutama persiapan untuk
Tidak ada
penuangan wahana kreatifitas,
Adanya penambahan oleh sekolah untuk menyelenggarakan penuangan wahana
kemampuan
b. Penyiapan perangkat pemantau bakat, minat,
kreatifitas, dan kemampuan peserta didik
c. Menyelenggarakan penuangan wahana
kreatifitas
d. Mewadahi/menyalurkan bakat, minat, dan kreatifitas
siswa e. Melaksanakan pemantauan kemampuan siswa f. Pembinaan prestasi unggulan pelaksanaan SPKGS. Yang disesuaikan dengan pembinaan prestasi unggulan masing-masing
mata pelajaran sekolah. Mengetahui, Kepala Sekolah CUCU SUMINAR, S.Pd.SD NIP. 196010221982012003 Garut, 23 Juli 2015 Calon Kepala Sekolah
HJ. ROHMATILLAH, S.Pd.SD NIP. 196010191980122003
BAHAN KAJIAN :
6. PENGELOLAAN KEUANGAN SEKOLAH
Sekolah : SDN JATIMULYA 03 PAMEUNGPEUK Kepala Sekolah : CUCU SUMINAR, S.Pd.SD
Alamat Sekolah : Kp. Cidahon Ds. Jatimulya Kecamatan : Pameungpeuk
Kabupaten : Garut Provinsi : Jawa Barat
No Aspek/Komponen Kondisi Ideal Kondisi Saat ini Kesenjangan Alternatif Solusi
1. Perencanaan Sekolah menyusun Rencana Kerja Tahunan (RKT) dalam bentuk Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS)
Sekolah masih menyusun RKT dalam bentuk RKAS
Tidak ada kesenjangan
Tidak ada solusi
RKAS disetujui dalam rapat Dewan Pendidik setelah memperhatikan pertimbangan komite sekolah dan
disahkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota
RKAS masih dibuat oleh sebelah pihak
Tidak adanya rapat antara dewan pendidik dan komite sekolah
Seharusnya sekolah berkoordinasi dengan pihak-pihak yang berwenang 2. Sumber Keuangan Sekolah
Sekolah memiliki sumber keuangan yang terdiri dari :
1. Anggaran rutin 2. Dana BOS
3. Dana masyarakat (Komite
Sumber keuangan sekolah dibiayai oleh anggaran BOS
Tidak ditemukannya kesenjangan
Sekolah, donatur, sponsor) 4. Dana swadaya
5. Sumber lain (block grant atau matching grant/imbal swadaya) 3. Mekanisme dan
proses pengelolaan (siapa, bagaimana)
Melaporkan perubahan data siswa setiap triwulan kepada tim BOS kota
Sekolah masih melaporkan siswa setiap triwulan kepada instansi yang terkait mengenai kewenangan pemeriksaan BOS
Tidak ada kesenjangan
Tidak ada solusi
Dana BOS dan dana rutin masuk ke sekolah lewat rekening sekolah
Dana BOS masuk lewat rekening sekolah
Tidak ada kesenjangan
Tidak ada solusi Setiap pengeluaran uang harus
didukung dengan bukti kwitansi yang sah
Pengeluaran BOS dibarengi dengan kwitansi yang sah
Tidak ada kesenjangan
Tidak ada solusi
Uraian pembayaran harus jelas dan terinci sesuai dengan peruntukannya
Pengeluaran uang BOS sudah terinci dengan peruntukannya
Tidak ada kesenjangan
Tidak ada solusi
Setiap bukti pembayaran harus disetujui kepala sekolah dan lunas dibayar oleh bendahara
Pengeluaran uang BOS disetujui oleh kepala sekolah dan lunas banyar oleh bendahara
Tidak ada kesenjangan
Tidak ada solusi
Setiap pembelian barang harus dilapor ke SKPD pendidikan kabupaten
BOS dalam pengeluarannya di laporkan ke SKPD pendidikan kabupaten
Tidak ada kesenjangan
Tidak ada solusi
4. Kelengkapan dokumen keuangan (pembukuan, dan dokumen lain yang relevan)
Memiliki buku kas umum yang meliputi semua transaksi eksternal yaitu yang berhubungan dengan pihak ketiga
Pengeluraan BOS dibarengi dengan buku kas umum dan sesuai dengan pembukuan dokumen BOS
Tidak ada kesenjangan
Memiliki buku kas pembantu untuk menulis transaksi tunai dan
ditandatangani oleh bendahara dan kepala sekolah
SPJ bos dibarengi dengan buku kas pembantu yg ditandatangani oleh kepala sekolah dan
bendahara
Tidak ada kesenjangan
Tidak ada solusi
Memiliki buku pembantu bank untuk mencatat transaksi melalui bank dan ditandatangani oleh bendahara dan kepala sekolah
Dalam laporan BOS dibarengi dengan buku pembantu bank
Tidak ada kesenjangan
Tidak ada solusi
Memiliki buku pembantu pajak untuk mencatat semua transaksi yang harus dipungut pajak
Pengeluaran BOS di barengi dengan buku pembantu pajak
Tidak ada kesenjangan
Tidak ada solusi
Memiliki buku bank Pengeluaran BOS memiliki buku bank
Tidak ada kesenjangan
Tidak ada solusi 5. Akuntabilitas dan
Pertanggungjawaba n (oleh siapa, bagaimana, dan
kepada siapa)
Mengumumkan besaran dana yang diterima dan dikelola oleh sekolah dan rencana penggunaan dana dipapan pengumuman sekolah
Pelaporan dan pertanggung jawaban BOS dilaporkan kepada
PPATK dan KPK. atau ke kejaksaan yang terkait
Tidak ada kesenjangan
Tidak ada solusi
Mengumumkan penggunaan dana di papan pengumuman
Sekolah menggunakan papan pengumuman dalam penggunaan
dana BOS
Tidak ada kesenjangan
Tidak ada solusi
Laporan kegiatan dan
pertanggungjawaban selama satu tahun anggaran disampaikan kepada dinas pendidikan kabupaten
Pengeluaran dana BOS di laporkan ke dinas pendidikan kabupaten
Tidak ada kesenjangan
6. Evaluasi dan Pelaporan
Laporan disusun berdasarkan buku kas umum dari semua sumber dana yang dikelola oleh sekolah pada periode yang sama
Laporan penggunaan dana BOS di susun oleh sekolah
Tidak ada kesenjangan
Tidak ada solusi
Laporan dibuat per triwulan dan ditandatangani oleh bendahara, kepala sekolah dan komite sekolah
Laporan dana BOS dibuat per triwulan ditandatangani oleh kepala sekolah bendahara dan komite
Tidak ada kesenjangan
Tidak ada solusi
Laporan dilengkapi dengan surat pernyataan tanggung jawab bahwa
dana BOS yang diterima digunakan sesuai BOS
Laporan dana BOS dilengkapi surat pernyataan
pertanggungjawaban
Tidak ada kesenjangan
Tidak ada solusi
Rekapitulasi penggunaan dana harus dilaporkan oleh sekolah tiap triwulan
Rekapitulasi dana BOS disimpan di sekolah
Tidak ada kesenjangan
Tidak ada solusi
Mengetahui, Kepala Sekolah
CUCU SUMINAR, S.Pd.SD NIP. 196010221982012003
Garut, 23 Juli 2015 Calon Kepala Sekolah
HJ. ROHMATILLAH, S.Pd.SD NIP. 196010191980122003
BAHAN KAJIAN :
7. PENGELOLAAN TENAGA ADMINISTRASI SEKOLAH
Sekolah : SDN JATIMULYA 03 PAMEUNGPEUK Kepala Sekolah : CUCU SUMINAR, S.Pd.SD
Alamat Sekolah : Kp. Cidahon Ds. Jatimulya Kecamatan : Pameungpeuk
Kabupaten : Garut Provinsi : Jawa Barat
No Aspek/Komponen Kondisi Ideal Kondisi Saat ini Kesenjangan Alternatif Solusi
1 Perencanaan 1. Memiliki Kepala Administrasi Kepala administrasi di sekolah dasar belum terealisasi dengan baik.
Kepala administrasi masih dipercayakan kepada guru yang di anggap mampu dan kopeten di bidangnya pengadministrasian sekolah.
Harus adanya pembagian tugas dalam mengelola administrasi sekolah khususnya di tingkat Sekolah Dasar 2. Memiliki Pelaksana Urusan:
-
Administrasi Kepegawaian-
Administrasi Keuangan-
Administrasi Sarana danPrasarana
-
Administrasi Urusan Hubungan Sekolah dengan Masyarakat-
Administrasi Persuratan danPengarsipan
Sekolah belum memiliki pelaksanaan urusan sebagai mana pada poin ke dua
Kepala sekolah mengenai pelaksanaan urusan dalam poin kedua masih menunjuk
salah satu guru yang mampu, semua urusan diserahkan kepada guru tersebut
Perlunya
pengadministrasian dalam semua urusan dibagi-bagi tugas kepada semua guru.
-
Administrasi Kesiswaan-
Administrasi Kurikulum3. Memiliki Petugas layanan khusus yang terdiri :
-
Penjaga sekolah-
Tukang kebun-
Tenaga kebersihan-
Pengemudi-
Pesuruh Sekolah mempunyai petugas kebersihan / penjaga sekolahTidak ada kesenjangan Tidak ada solusi
2 Pemenuhan kulifikasi
8. Kepala Administrasi :
a. memilki kualifikasi pendidikan minimal D III
Belum mempunyai kepala administrasi
Belum mempunyai kepala administrasi
Belum mempunyai kepala administrasi
b. Memiliki sertifikat kepala tenaga administrasi dari lembaga yang ditetapkan pemerintah
Tidiak mempunyai kepala tenaga adminstrasi dan di Sekolah Dasar masih di kerjakan oleh guru kelas masing-masing
Tidak ada kesenjangan Tidak ada solusi
c. Memiliki masa kerja minimal 4 tahun
Tidak memiliki kepala administrasi
Untuk memenuhi
administrasi dikerjakan oleh kepala sekolah, guru dan dibantu oleh OPS
Mengerjakan administrasi dengan secara di bagi tugas d. Memiliki SK pengangkatan
sebagai kepala administrasi
Tidak memiliki kepala administrasi
Untuk memenuhi
administrasi dikerjakan oleh kepala sekolah, guru dan
Mengerjakan administrasi dengan secara di bagi tugas
dibantu oleh OPS 9. Pelaksana urusan memiliki
kualifikasi akademik minimal SMA
Tidak memiliki kepala administrasi
Untuk memenuhi
administrasi dikerjakan oleh kepala sekolah, guru dan dibantu oleh OPS
Mengerjakan administrasi dengan secara di bagi tugas 10. Petugas layanan khusus
memiliki kualifikasi pendidikan minimal SMP/MTs.
4. Pemenuhan Kebutuhan Sesuai Standar
5. Kepala Administrasi Memiliki masa kerja minimal 4 tahun
Tidak memiliki kepala administrasi
Untuk memenuhi
administrasi dikerjakan oleh kepala sekolah, guru dan dibantu oleh OPS
Mengerjakan administrasi dengan secara di bagi tugas 6. Kepala Administrasi Memiliki
SK pengangkatan sebagai Kepala Administrasi Tidak mempunyai Kepala Administrasi Memiliki SK pengangkatan sebagai Kepala Administrasi Untuk memenuhi
administrasi dikerjakan oleh kepala sekolah, guru dan dibantu oleh OPS
Mengerjakan administrasi dengan secara di bagi tugas
7. Terdapat pelaksana urusan administrasi kepegawaian, keuangan, sarpras,humas, persuratan dan pengarsipan,
kesiswaan, kurikulum.
Sekolah melaksanakan semua administrasi oleh guru masing-masing dan ditunjuk salah satu guru yang mampu untuk melaksanakannya
Tidak terdapatnya pembagian tugas
Kepala sekolah harus membagi beban pengadministrasian
8. Terdapat petugas layanan khusus: penjaga sekolah,tukang kebun,tenaga kebersihan, pengemudi dan pesuruh.
Sekolah mempunyai petugas penjaga sekolah
Sekolah mempunyai petugas penjaga sekolah
Memberdayakan petugas penjaga sekolah yang
ada. 5. Pemenuhan
Kompetensi
Memiliki kompetensi kepribadian, sosial, teknis, dan manajerial untuk koordinator tenaga administrasi
Memiliki kompetensi kepribadian, sosial, teknis, dan manajerial untuk koordinator tenaga administrasi
Kepala ekolah dan guru-guru mempunyai kopentensi di bidangnya
Kepala sekolah dan guru-guru mempunyai
kopentensi di bidangnya
6. Uraian tugas dan tata kerja
Memiliki uraian tugas dan tata kerja yang jelas
Sekolah memiliki uraian tata kerja
Uraian tata kerja sekolah dilaksanakan sesuai dengan fungsinya
Tata kerja sekolah dilaksanakan oleh pihak- pihak yang memangku jabatannya
masing-masing 7. Pembinaan Kepala sekolah melakukan
pembinaan secara intensif dan berkesinambungan berkaitan
dengan pengembangan kompetensi dan kinerja Tenaga Administrasi Sekolah
Kepala sekolah sering melakukan pembinaan dalam rapat dalam membahas keadministrasian sekolah
Pembinaan dalam rapat membahas keadministrasian sekolah melibatkan guru
Melakukan pembinaan dilakukan secara rutin
8. Pengembangan Sekolah memiliki program pengembangan Tenaga
Administrasi Sekolah yang meliputi pengembangan kompetensi dan
kinerja pengembangan Tenaga Administrasi Sekolah
Sekolah tidak memilikinya tenaga administrasi sekolah
Tenaga adminstrasi diserahkan kepada guru
Untuk mempermudah pengerjaan administrasi
sekolah mengangkat OPS
8. Evaluasi / penilaian kinerja
1. Evaluasi direncanakan secara komperhensif pada setiap akhir
Sekolah melaksanakan evaluasi
Evaluasi dilaksnakan secara berkala
Sekolah menilai hasil evaluasi
semester mengacu pada Permendiknas 24 Tahun 2008 2. Evaluasi meliputi kesesuaian
penugasan dengan keahlian, keseimbangan beban kerja, dan kinerja tenaga administrasi dalam pelaksanaan tugas 3. Evaluasi kinerja memperhatikan
pencapaian prestasi kerja dan perubahan-perubahan yang
dihasilkan
9. Pelaporan 1. Tenaga Administrasi Sekolah melaporkan pelaksanaan teknis dari tugas masing-masing sekurang-kurangnya setiap akhir semester yang ditujukan kepada kepala sekolah 2. Kepala sekolah melaporkan
hasil evaluasi kepada komite sekolah dan pihak-pihak lain yang berkepentingan sekurang-kurangnya setiap akhir
semester.
Administrasi sekolah /guru selalu melaporkan
administrasi kepada kepala sekolah
Belum terealisasinya pelaporan adminstrasi
sekolah kepad dewan sekolah
Harus ada sosialisasi antara sekolah dan dewan sekolah
Kepala Sekolah
CUCU SUMINAR, S.Pd.SD NIP. 196010221982012003
Calon Kepala Sekolah
HJ. ROHMATILLAH, S.Pd.SD NIP. 196010191980122003
BAHAN KAJIAN :
8. PEMANFAATAN TIK DALAM PEMBELAJARAN
Sekolah : SDN JATIMULYA 03 PAMEUNGPEUK Kepala Sekolah : CUCU SUMINAR, S.Pd.SD
Alamat Sekolah : Kp. Cidahon Ds. Jatimulya Kecamatan : Pameungpeuk
Kabupaten : Garut Provinsi : Jawa Barat
No Aspek/ Komponen Kondisi Ideal Kondisi Saat ini Kesenjangan Alternatif Solusi
1 Kelengkapan sarana Tersedia sarana TIK yang memadai untuk kegiatan pembelajaran berbasis TIK seperti :
1. Televisi 2. Radio 3. Tape Recorder 4. VCD/DVD Player 5. Infocus 6. Koran/Majalah 7. Komputer/Laptop 8. Internet Di sekolah masih kurang untuk sarana TIK
Harus menambah perangkat TIK terutama
Infokcus dan layanan internet
Masih memanpaatkan pasilitas yang ada
2 Ketersediaan prasarana
1. Ruang komputer 2. Ruang multimedia
Belum ada ruangan komputer dan ruang
Untuk kepentingan pengentrian data-data
Berusaha untuk mencari dana bangunan untuk
(infrastruktur) multimedia sekolah dilaksanakan di ruang guru
membangun ruang komputer dan ruang multimedia
3 Kompetensi/ kemampuan guru dalam pengoperasian TIK
Semua guru mampu mengoperasikan peralatan TIK yang berhubungan
dengan tugas mengajanya
Tidaksemua guru dapat mengoprasikan TIK
Masih kurangnya kemampuan guru dalam TIK
Harus meningkatkan kemampuan guru dalam bidang TIK
4 Pelaksanaan TIK dalam pembelajaran
Acara radio/ Televisi
Edukasi (TVE) / stasiun lain (mis: national geograpik) dijadikan sumber belajar di kelas / Perpustakaan
Tidaktersedia Media untuk menunjang sumber belajar di kelas hanya mencari informasi dari buku sumber
Program janga panjang untuk menyediakan sarana TV edukasi Komputer digunakan:
-
penyusunan bahan ajar dan mengolah hasil belajar-
data base, PASComputer digunakan untuk penyusunan dan pengelolaan bahan ajar
dan untuk mengolah data base.
Tidak semua guru memanfaatkan komputer untuk menyusun bahan ajar dan mengolah nilai hasil belajar
Semua guru harus berusaha belajar mengoperasikan komputer I nternet
-
Web sekolah-
E-learningHanya operator sekolah yang sering mengakses internet Guru belummemahami masalah TIK Semua pekerjaan diserahkan ke operator sekolah yang
berhubungan dengan TIK 5 Perencanaan / program pengembangan TIK
-
manajemen sekolah-
media pembelajaran-
Web sekolah-
E-learning Sekolah belumm erealisasikan untuk pengembangan guru khususnya di dalam TIK Masih kurangnya motifasi guru untuk memahami dalam bidangTIK
Masih menggunakan jasa operator sekolah
Kepala Sekolah
CUCU SUMINAR, S.Pd.SD NIP. 196010221982012003
Calon Kepala Sekolah
HJ. ROHMATILLAH, S.Pd.SD NIP. 196010191980122003