• Tidak ada hasil yang ditemukan

MOTIF DAN AKIBAT HUKUM PENGANGKATAN ANAK DALAM PERSPEKTIF HUKUM ADAT DAN HUKUM POSITIF

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "MOTIF DAN AKIBAT HUKUM PENGANGKATAN ANAK DALAM PERSPEKTIF HUKUM ADAT DAN HUKUM POSITIF"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan penelitian terhadap perkawin- an adat di Bali, khususnya berkenaan dengan Sentana Rajeg in, maka alasan pengangkatan anak perempuan menjadi anak laki- laki, yang dinama-

Berdasarkan pandangan hidup masing-masing itulah maka berlakunya pengangkatan anak antar perorangan di dalam hukum adat terdapat keanekaragaman antar daerah

Dalam melaksanakan pengangkatan anak lebih banyak menggunakan hukum adat yang berlaku di masyarakat Indonesia dan hukum Islam yang merupakan konsekuensi dari masyarakat Indonesia

Meskipun begitu, tidak berarti hal ini melarang calon orang tua angkat memiliki pertimbangan lain, seperti ingin memiliki anak karena belum dikaruniai keturunan atau anak

d. Orang tua angkat tidak dapat bertindak sebagai wali dalam perkawinan terhadap anak angkatnya. Dari ketentuan tersebut di atas bahwa prinsip pengangkatan anak menurut

d. Orang tua angkat tidak dapat bertindak sebagai wali dalam perkawinan terhadap anak angkatnya. Dari ketentuan tersebut di atas bahwa prinsip pengangkatan anak menurut

Akibat hukum dari pengangkatan anak dalam pewarisan dalam buku-buku hukum adat Jawa tidak boleh dilakukan karena anak angkat tidak memiliki nasab terhadap orang tua barunya sehingga

Menurut adat tionghua ini sebagaimana tersebut diatas bahwa kesepakatan orang tua kandung dan orang tua angkat dalam ketentuan pengangkatan ini harus jelas,apakah anak ini diangkat atas