PERBANDINGAN KEWENANGAN KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN PERBANDINGAN KEWENANGAN KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA (KPPU) DALAM PENANGANAN PERKARA PERSAINGAN USAHA USAHA (KPPU) DALAM PENANGANAN PERKARA PERSAINGAN USAHA
DENGAN NEGARA-NEGARA COMMON LAW SYSTEM DENGAN NEGARA-NEGARA COMMON LAW SYSTEM
II.. PPEENNDDAAHHUULLUUAANN Pad
Pada a masmasa a perperkemkembangbangan ekonoman ekonomi i sepseperterti sekarai sekarang ini, negarng ini, negaraa berkembang seperti Indonesia perlu melakukan pembangunan
berkembang seperti Indonesia perlu melakukan pembangunan khususnya padakhususnya pada bidang
bidang ekonomi. ekonomi. Pembangunan Pembangunan di di bidang bidang ekonomi ekonomi ini ini bertujuan bertujuan untuk untuk menciptakan pemerataan pendapatan masyarakat, hal tersebut didasarkan pada menciptakan pemerataan pendapatan masyarakat, hal tersebut didasarkan pada penerapan
penerapan pancasila pancasila yaitu yaitu sila sila ke ke lima lima yang yang berbunyi berbunyi ”Keadilan ”Keadilan sosial sosial bagibagi seluruh rakyat Indonesia”. Ikut dalam persaingan usaha internasional menjadi seluruh rakyat Indonesia”. Ikut dalam persaingan usaha internasional menjadi sa
salalah h sasatu tu cacara ra yayang ng di di tetempmpuh uh InIndodonenesisia a untuntuk uk dadapapat t memengingikutkuti i lalajuju perekonomin sekarang ini.
perekonomin sekarang ini.
Persaingan usaha dapat berdampak positif maupun negatif. Persaingan Persaingan usaha dapat berdampak positif maupun negatif. Persaingan usaha yang sehat akan memberikan manfaat bagi konsumen. Konsumen akan usaha yang sehat akan memberikan manfaat bagi konsumen. Konsumen akan dapa
dapat t memmemiliiliki ki pilpilihaihan n proproduk duk yanyang g berbervarvariatiatif if dengdengan an harharga ga paspasar ar dandan kualit
kualitas as tinggitinggi11. . SeSebabaliliknyknya a apapabiabila la papasasar r didikukuasasai ai ololeh eh sasatu tu pipihahak k atatauau
se
sekekelolompmpok ok pipihahak k tetertrtenentu tu mamaka ka teterbrbukuka a pepeluluanang g ununtutuk k mememamatitikakann bekerjanya
bekerjanya mekanisme mekanisme pasar, pasar, hargaharga hargaharga hanya hanya ditentukan ditentukan secara secara sepihak sepihak bagi
bagi kelompok kelompok pengusaha pengusaha tertentu yang tertentu yang memiliki kekuasaan memiliki kekuasaan dan dan hal hal itu akanitu akan medatangkan kerugian bagi konsumen
medatangkan kerugian bagi konsumen!!..
"
"eerjrjadadininya ya pepersrsaiaingangan n ususahaha a yayang ng titidadak k sesehahat t sesertrta a perperbubuatatanan memonop
memonopoli menjadi oli menjadi gambargambaran an kondiskondisi i perekoperekonomian Indonesinomian Indonesia a #$ #$ tahuntahun ter
terakhakhir ir saasaat t ituitu##. . %a%anynyak ak pelpelakaku u ususahaha a kekecicil l yayang ng gugululung ng titikakar r kakarerenana
1
1 Irna &urhayati, Kajian 'ukum Persaingan (saha) Kaertel *Irna &urhayati, Kajian 'ukum Persaingan (saha) Kaertel *ntara "entara "eori dan Praktik, +urnal 'ukum %isnis, vol.ori dan Praktik, +urnal 'ukum %isnis, vol. #$, no. $!, !$11, hlm. 1!.
#$, no. $!, !$11, hlm. 1!.
2
2 *ndi ahmi -ubis, et al., 'ukum Persaingan (saha atara "eks Konteks, /eutsche 0esel*ndi ahmi -ubis, et al., 'ukum Persaingan (saha atara "eks Konteks, /eutsche 0esellschaft for "echisclschaft for "echischehe usammenarbeit 20"3 0mbh, +akarta, !$$4, hlm. #.
perusahaanperusahaan besar berupaya menguasai sepenuhnya pasar dan mengontrol kegiatan pasar yanga ada.
Pada tahun 1444 pemerintah Indonesia kemudian mengeluarkan produk hukum yaitu (ndang(ndang &omor 5 "ahun 1444 "entang -arangan Praktik 6onopoli /an Persaingan (saha "idak Sehat yang mulai berlaku pada tanggal 5 6aret !$$$. Salah satu yang menjadi karakteristik dalam (ndangundang *nti 6onopoli yaitu adanya suatu komisi penga7as yang diberikan 7e7enang untuk melakukan penga7asan terhadap pelaksanaan (ndang(ndang ini yaitu Komisi Penga7as Persaingan (saha. /i *merika serikat sudah terlebih dahulu melarang adanya praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat sejak tahun 184$ yaitu dengan adanya The
Shermant Act . *da juga negaranegara common law lainnya yang menggunakan antitrust law yaitu *ustralia dan Singapura.
Setiap negara dituntut untuk memiliki peraturan yang mengatur kegiatan pasarnya dan membentuk suatu komisi yang khusus untuk menga7asi dan mecegah terjadinya persaingan usaha yang tidak sehat. Secara umum tujuan diberlakukannya undangundang persaingan usaha, yaitu untuk menjaga kelangsungan persaingan antara para pelaku usaha agar tetap hidup dan tujuan khususnya negara Indonesia ingin melindungi sistem kompetisi seperti yang dilakukan *merika Serikat dengan menerapkan, preserve competitive system4. Setiap komisi penga7as persaingan usaha di berbagai
negara memiliki ke7enangan yang berbedabeda sesuai dengan amanat (ndangundang yang ada di negaranya.
6asalah kemudian muncul terkait ke7enangan KPP( dalam penanganan perkara persaingan usaha yaitu dalam hal ke7enangan KPP( dalam melakukan penggeledahan, terdapat kekaburan norma terkait 3 -. %udi Kagramanto, 6engenal 'ukum Persaingan (saha 2%erdasarkan (ndang(ndang &omer 5 "ahun 14443, -aros, Surabaya, !$$8, hlm. #.
ke7enangannya tersebut. KPP( tidak memiliki ke7enangan mandiri untuk melakukan penggeledahan dalam penanganan perkara persaingan usaha, tidak seperti lembaga sejenis KPP( di negaranegara common law yang memiliki ke7enangan melakukan penggeledahan.
%erdasarkan hal tersebut, maka penulis tertarik untuk membahas tentang perbandingan ke7enangan dan peran KPP( di Indonesia dengan lembaga sejenisnya di beberapa negara Common Law khususnya *merika, *ustralia, dan Singapura.
II. PEMBAHASAN
A. Perbandingan Ke7enangan KPP( /i Indonesia /engan -embaga Sejenisnya /i &egara&egara Common Law System 2*merika, *ustralia, dan Singapura3
1' Ke7enangan KPP( dalam Penganganan Perkara Persaingan (saha di Indonesia
0una menunjang kinerja KPP( agar lebih baik lagi, maka KPP( juga memiliki ke7enanganke7enangan khusus dalam penanganan perkara persaingan usaha yang diatur dalam Pasal #: (ndang(ndang &omor 5 "ahun 1444 tentang -arangan Praktik 6onopoli dan Persaingan (saha "idak Sehat, yakni antara lain)
1. menerima laporan dari masyarakat dan atau dari pelaku usaha tentang dugaan terjadinya praktek monopoli dan atau persaingan usaha tidak sehat;
!. melakukan penelitian tentang dugaan adanya kegiatan usaha dan atau tindakan pelaku usaha yang dapat mengakibatkan terjadinya praktek monopoli dan atau persaingan usaha tidak sehat;
#. melakukan penyelidikan dan atau pemeriksaan terhadap kasus dugaan praktek monopoli dan atau persaingan usaha tidak sehat
yang dilaporkan oleh masyarakat atau oleh pelaku usaha atau yang ditemukan oleh Komisi sebagai hasil penelitiannya;
9. menyimpulkan hasil penyelidikan dan atau pemeriksaan tentang ada atau tidak adanya praktek monopoli dan atau persaingan usaha tidak sehat;
5. memanggil pelaku usaha yang diduga telah melakukan pelanggaran terhadap ketentuan undangundang ini;
:. memanggil dan menghadirkan saksi, saksiahli, dansetiaporangyangdianggap mengetahui pelanggaran terhadap ketentuan undangundang ini;
<. meminta bantuan penyidik untuk menghadirkan pelaku usaha, saksi, saksi ahli, atau setiap orang sebagaimana dimaksud huruf e dan huruf f, yang tidak bersedia memenuhi panggilan Komisi; 8. meminta keterangan dari instansi Pemerintah dalam kaitannya
dengan penyelidikan dan atau pemeriksaan terhadap pelaku usaha yang melanggar ketentuan undangundang ini;
4. mendapatkan, meneliti, dan atau menilai surat, dokumen, atau alat bukti lain guna penyelidikan dan atau pemeriksaan;
1$. memutuskan dan menetapkan ada atau tidak adanya kerugian di pihak pelaku usaha lain atau masyarakat;
11. memberitahukan putusan Komisi kepada pelaku usaha yang diduga melakukan praktek monopoli dan atau persaingan usaha tidak sehat;
1!. menjatuhkan sanksi berupa tindakan administratif kepada pelaku usaha yang melanggar ketentuan (ndangundang ini.
KPP( diberi ke7enangan cukup luas yaitu melakukan penyidikan, penuntutan, hingga memberi putusan terhadap perkara pelanggaran terhadap (ndang(ndang &omor 5 "ahun 1444. 'al ini merangkum semua ke7enangan penegak hukum yang lainnya yaitu
polisi, jaksa, dan hakim, sehingga ke7enangan KPP( itu seringkali dikatakan dengan istilah super body5.
6enurut "odung 6ulya -ubis terdapat pelanggaran terhdap fungsi KPP(, karena menjalankan tiga fungsi polisi, jaksa, dan hakim, akibatnya KPP( justru tidak memberikan kepastian hokum:. "iga
kekuasaan yang berada dalam satu lembaga akan banyak menimbulkan persoalan baik dari segi keseimbangan maupun dari segi praktik pelaksanaan ke7enangan.
=ontoh kerancuan ke7enangan KPP( dalam penanganan perkara persaingan usaha yaitu, 7alaupun KPP( ber7enang untuk
melakukan penelitian dan penyelidikan namun KPP( tidak mempunyai 7e7enang melakukan penggeledahan secara mandiri terhadap pelaku usaha yang diindikasikan melakukan pelanggaran terhadap (( &o 5 "ahun 1444. 6eskipun selanjutnya dalam Pasal #5 ayat 2!3 Peraturan Komisi Penga7as Persaingan (saha &omor 1 "ahun !$1$ tentang "ata =ara Penanganan Perkara dalam ketentuannya disebutkan bah7a komisi dapat melakukan kerjasama dengan Penyidik Kepolisian &egara >epublik Indonesia untuk melakukan penggeledahan dan?atau penyitaan surat dan?atau dokumen<, namun tetap saja KPP( tidak dapat melakukan
penggeledahan sendiri tanpa kerjasama dengan Penyidik Kepolisian >epublik Indonesia.
( $PPU) Super body tapi “Ringkih” ) *iakses *ari http+,,www'hukum-nline'.-m) tanggal /
Desemer 2010'
T-*ung &ula uis) Perlu Judicial Review Undang-Undang Anti Monopoli” ) *iakses *ari
http+,,www' antaranews'.-m) 30 Septemer 2010'
5 ihat Pasal 3( aat 627 Peraturan $-misi Pengawas Persaingan Usaha #-m-r 1 Tahun
Sehingga perlu kiranya diadakan amandemen (( &omor 5 "ahun 1444 tentang 7e7enang KPP( melakukan penggeledahan, agar KKP( dapat bertindak cepat dalam mencari bukti pelanggaran, sehingga para pelaku usaha tidak dapat menghilangkan barang bukti yang menjadi objek pemeriksaan KPP( terhadap pelanggaran yang dilakukannya.
Semua upaya hukum yang ditempuh oleh pelaku usaha diajukan ke lingkungan peradilan umum. 'al ini menunjukkan adanya pertentangan dalam tata cara penanganan perkara persaingan usaha, terutama terkait peran P& dalam menangani keberatan terhadap putusan KPP(. Pertentangan tersebut timbul sebab dalam Pasal !5 ayat 2!3 (ndang(ndang &omor 98 "ahun !$$4 tentang Kekuasaan Kehakiman menyatakan bah7a peradilan umum ber7enang memeriksa, mengadili, dan memutuskan perkara pidana dan perdata sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan.
@Peradilan umum dalam hal ini P& memiliki sifat umum untuk memutuskan perkara pidana dan perdata, sedang substansi hukum persaingan usaha bersifat khusus. Seharusnya keberatan terhadap putusan KPP( diperiksa oleh badan peradilan yang bersifat khusus juga, seperti halnya di *merika Serikat terdapat lembaga khusus untuk
menangani perkara persaingan usaha di bidang perdata yaitu "= dan pada perkara persaingan usaha dalam ranah pidana ditangani /A+*/. Keputusan *=== dapat langsung dimintakan banding ke suatu lembaga khusus yaitu the Australia Competition Tribunal . Sedang di Singapura terdapat lembaga khusus yang menangani perkara persaingan usaha yaitu the Competition Commision of Singapore 2==S3. *pa yang dilakukan *merika Serikat, *ustralia, dan Singapura dirasa lebih efisien karena ranah peradilan yang menangani perkara persaingan usahanya menjadi lebih jelas.
Keputusan KPP( tidak bersifat final dan mengikat 2not final and binding 3. Sehingga apabila, terlapor 2pelaku usaha3 yang tidak puas terhadap putusan KPP( mereka berhak untuk mengajukan
keberatan melalui pengadilan negeri. KPP( bukanlah sebuah badan peradilan karena tidak termasuk dalam pengaturan lingkup peradilan
yang diamanatkan dalam undangundang.
(ntuk meningkatkan kinerja kerja KPP( serta mengoptimalisasikan tugas, fungsi dan ke7enangan KPP( tersebut maka perlu kiranya dilakukan amandemen terhadap (( &omor 5 "ahun 1444.
Ke7enangan ederal Trade Commision /alam Penanganan Perkara Persaingan (saha di *merika Serikat "= dalam penangan perkara persaingan usaha memiliki ke7enangan, yaitu)!88
a. 6encegah sistem persaingan usaha yang tidak adil, dan tindakan tidak adil atau menipu atau praktik yang mempengaruhi perdagangan;
b. 6encari ganti rugi dan bantuan lainnya atas tindakan yang merugikan konsumen;
c. 6enjelaskan aturan perundangundangan perdagangan dengan menjelaskan praktik yang tidak adil atau penipuan, dan menetapkan persyaratan untuk mencegah tindakan tersebut; d. 6elakukan investigasi berkaitan dengan organisasi, bisnis,
praktik, dan pengelolaan perusahaan yang bergerak di perdagangan;
e. 6embuat laporan dan rekomendasi legislatif kepada kongres. 'al yang menjadi fokus utama pembeda dari ke7eangan KPP( dan "= adalah ruang lingkup ke7enangannya. KPP( hanya memiliki ke7enangan dalam penegakan hukum persaingan usaha
/ egal %es-ur.es) Statutes Relating to oth Missions) *iakses *ari www'9t.'g-:) tanggal
sedang =" memiliki ke7enangan lain yaitu, melindungi hakhak konsumen. Perbedaan lainnya antara "= dan KPP( di Indonesia yaitu, "= dalam melakukan investgasi berkaitan dengan organisasi, bisnis, praktik, dan pengelolaan perusahaan memiliki ke7enangan melakukan penggeledahan, sedang di Indonesia KPP( tidak memilki ke7enangan mandiri dalam melakukan penggeledahan. Keputusan pengadilan bersifat final , kecuali hal yang sama akan ditinjau kembali
oleh 6ahkamah *gung.!44
"iga biro dari "= yang mendukung berjalanya persaingan usaha memiliki ke7enangan yang berbedabeda yaitu)#$1$
a3 %iro Perlindungan Konsumen
6elindungi konsumen dari praktik menipu atau curang dari para pelaku usaha. 6isalnya mengenai iklan yang sifatnya menipu dan produk dan?atau klaim layanan palsu.
b3 %iro Bkonomi
%ekerja sama dengan %iro Persaingan untuk mempelajari efek ekonomi dari inisiatif pembuatan undangundang "= dari hukum yang ada. 6isalnya, pemberitahuan merger yang berakibat dengan perdagangan bebas atau harga monopoli yang memberikan dampak besar pada perekonomian.
c3 %iro Persaingan
Ke7enangan %iro Persaingan, yaitu)
; ihat < 4(' !ederal "rade #o$$ission established'
10 &a. Da:is) %istory o& the US !"#) www'in:est-pe*ia'.-m) *iakses tanggal 25
#-:emer 2012) *alam kira &airilia) Perbandingan Peran 'o$isis Persaingan Usaha di A$erika Serikat ) ustralia) Peran.is) !epang) Dan "n*-nesia *alam Penelesaian Perkara
13 6emberikan ulasan mengenai merger dan akuisisi, serta tantangan yang akan mereka hadapi yaitu mengakibatkan harga yang lebih tinggi, pilihan menjadi lebih sedikit kurang inovatif. !3 %erusaha untuk mela7an perilaku anti persaingan usaha,
termasuk monopoli dan kartel;
#3 6endukung persaingan di dunia industri yang memberikan dampak baik bagi konsumen, seperti pera7atan kesehatan, perumahan, minyakdangas, teknologi, danbarang seharihari; 93 6emberikan informasi dan menyelenggarakan konferensi dan
lokakarya, bagi kosumen, pembisnis 2pelaku usaha3, dan membuat kebijakankebijakan tentang persaingan usaha dan analisis pasar.
"= memilki ke7enangan penangan perkara persaingan usaha dalam ranah perdata dan untuk penanganan perkara persaingan usaha dalam ranah pidana, maka menjadi 7e7enang dari Antitrust !ivision !epartement of "ustice 2/A+*/3. /alam rangka mencegah tumpang
tindih atau kerancuan dalam pelaksaanan ke7enangannya, maka "= dan /A+*/ membagi jurisdiksi mereka atas dasar jenis industri serta membagi komunikasi intensif tentang penangan perkara persaingan usaha secara perdata.11
"idak seperti di Indonesia KPP( menangani perkara persaingan usaha secara kompleks baik dalam ranah perdata maupun pidana, bahkan KPP( memegang tiga ke7enangan sekaligus yaitu) melakukan penyidikan seperti polisi, penuntutan seperti jaksa, dan memberi putusan seperti hakim sehingga sering terjadi tumpang tindih dalam pelaksanaan ke7enangannya. 6aka sebaiknya terjadi
11 ukman Hakim) Sengketa 'ewenangan (e$baga )egara dan Penataannya *ala$
pemisahan ke7enangan untuk mepertegas ranah penanganan perkara dalam KPP( agar pelaksanaan ke7enangannya menjadi lebih jelas.
B. Perbandingan Peran KPP( /i Indonesia /engan -embaga Sejenisnya /i &egara &egara =ommon -a7 System 2*merika3 /alam PBnanganan
Perkara Persaingan (saha
Peran KPP( /alam Penanganan Perkara Persaingan (saha di Indonesia KPP( turut berperan me7ujudkan perekonomian Indonesia yang efisien melalui penciptaan iklim usaha yang kondusif, yang menjamin adanya kepastian berusaha.1! Penga7asan pelaksanaan (ndangundang tentang -arangan Praktek 6onopoli dan Persaingan (saha "idak Sehat dilakukan KPP( dimaksudkan untuk me7ujudkan perekonomian Indonesia yang efisien melalaui penciptaan iklim usaha yang kondusif, menjamin adanya kepastian berusaha yang sama bagi semua pelaku usaha. KPP( juga berupaya mencegah praktek monopoli dan? atau persaingan usaha tidak sehat.
(paya KPP( menjamin agar setiap orang yang berusaha di Indonesia berada dalam situasi persaingan yang sehat dan 7ajar adalah untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan posisi dominan oleh pelaku ekonomi tertentu. Kesempatan berusaha yang terjaga akan membuka lebar kesempatan konsumen untuk mendapatkan pilihan produk yang tak terbatas. %erjalannya kehidupan ekonomi yang menjamin keseimbangan antara kepentingan pelaku usaha dan kepentingan umum ini pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Peran KPP( sejalan dengan visinya. Cisi KPP( yang dimaksud, menurut 6. &a7ir adalah ter7ujud ekonomi &asional yang Bfisien dan
12 #ik- Prasetia)Tugas *an @ewenang $PPU 6$-misi Pengawas Persaingan Usaha) *iakses
%erkeadilan untuk Kesejahteraan >akyat. (ntuk me7ujudkan visi ada dua aspek yang akan dibangun oleh KPP(, yaitu)1#
#$ertama %fisiensi pere&onomian yang diwu'ud&an dalam rang&a mendorong terciptanya daya saing( $roses e&onomi yang ber&eadilan. )er&eadilan dalam e&onomi* menurut +awir memili&i dua aspe& yaitu &einginan untu& memperluas &esempatan usaha yang sama &arena sema&in banya& &esempatan berusaha proses e&onomi ini sema&in adil. ,edua* &esempatan tumbuh yang manfaatnya dapat dini&mati banya&
orang ma&a e&onomi ini sema&in adil-.
/ua faktor ini mendorong KPP( membuat prioritas kegiatan penegakan hukum dan pembuatan kebiijakan persaingan pada bidang
kegiatan usaha yang menjadi hajat hidup orang banyak. ungsi dan tugas KPP( merupakan pencerminan dari peran KPP( dalam penanganan perkara persaingan usaha. Atoritas dan kompetensi yang dimiliki oleh
KPP( didasarkan pada fungsinya sebagai berikut)99
a. Penilaian terhadap perjanjian, kegiatan usaha, dan penyalahgunaan posisi dominan;
b. Pengambilan tindakan sebagai pelaksanaan ke7enangan; c. Pelaksanaan administrasi.
KPP( juga memiliki beberapa tugas yang diamanatkan oleh Pasal #5 (ndang(ndang &omor 5 "ahun 1444 tentang -arangan Praktik 6onopoli dan Persaingan (saha "idak Sehat jo. Pasal 9 Keppres &omor <5 "ahun 1444, yaitu meliputi)
a. melakukan penilaian terhadap perjanjian yang dapat mengakibatkanterjadinya praktek monopoli dan atau persaingan usaha tidak sehat sebagaimana diatur dalam Pasal 9 sampai dengan Pasal 1:; b. melakukan penilaian terhadap kegiatan usaha dan atau tindakan pelaku
usaha yang dapat mengakibatkan terjadinya praktek monopoli dan atau
13 Yu*an-:+ Periode Revitalisasi Peran 'PPU+ *iakses *ari http+,,www'kppu'g-'i*+ $ateg-ri+
persaingan usaha tidak sehat sebagaimana diatur dalam Pasal 1< sampai dengan Pasal !9;
c. melakukan penilaian terhadap ada atau tidak adanya penyalahgunaan posisi dominan yang dapat mengakibatkan terjadinya praktek
monopoli dan atau persaingan usaha tidak sehat sebagaimana diatur dalam Pasal !5 sampai dengan Pasal !8;
d. mengambil tindakan sesuai dengan 7e7enang Komisi sebagaimana diatur dalam Pasal #:;
e. memberikan saran dan pertimbangan terhadap kebijakan Pemerintah yang berkaitan dengan praktek monopoli dan atau persaingan usaha tidak sehat;
f. menyusun pedoman dan atau publikasi yang berkaitan dengan (ndangundang ini;
g. memberikan laporan secara berkala atas hasil kerja Komisi kepada Presiden dan /e7an Per7akilan >akyat.
/isamping tugas dan 7e7enang yang dimiliki KPP( yang begitu penting. &amun, pada kenyataannya KPP( masih mengalami kendala
dalam pelaksanaan tugasnya. Kendala tersebut mengakibatkan KPP( belum dapat menjalankan tugasnya secara optimal. =ontoh kendala yang
dihadapi oleh KPP( adalah)
1. Dalaupun KPP( ber7enang untuk meminta keterangan dari instansiPemerintah, namun sampai sekarang belum terjalin kerjasama yang baik antara KPP( dengan instansi pemerintah. Sehingga KPP( seringkali mengalami kesulitan dalam melakukan tugasnya karena kurangnya data pendukung.
!. Dalaupun KPP( ber7enang untuk memanggil pelaku usaha atau saksi, tetapi KPP( tidak bisa memaksa kehadiran mereka.
#. Kurangnya sosialisasi informasi mengenai ke7enangan KPP( dalam penanganan perkara persaingan usaha kepada masyarakat khususnya para pelaku usaha, mengakibatkan masyarakat kaget ketika harus berurusan dengan KPP(.
'ambatanhambatan yang di hadapi KPP( sekarang harus menjadi fokus utama pembenahan peran KPP( agar pencapai tujuan yang dicitacitakan yaitu me7ujudkan perekonomian Indonesia yang efisien dengan penciptaan iklim usaha yang kondusif, dan menjamin adanya kepastian berusaha bagi masyarakat khususnya para pelaku usaha.
Peran ederal Trade Commision /alam Penanganan Perkara Persaingan (saha di *merika Serikat
"= dalam penangan perkara persaingan usaha berperan untuk mela7an tindakan penipuan dan praktik perilaku anti persaingan usaha. "= juga berperan untuk me7ujudkan perdagangan *merika Serikat yang efisien, inovasi, dan menjadi pilihan konsumen. Peran "= sejalan dengan misi "=. 6isinya "= yaitu untuk mencegah praktik bisnis yang anti persaingan atau menipu atau tidak adil kepada masyarakat, untuk
meningkatkan informasi dan memberikan pemahaman publik kepada konsumen tentang proses yang kompetitif, dan untuk mencapai semua ini tanpa harus membebani kegiatan usaha yang sah.19 /alam menjalankan
perannya "= di bantu penuh oleh pemerintah dan masyarakat dengan memberi informasi yang akurat terkait perkara persaingan usaha.
"ugas dan ungsi "= merupakan bagian peran "= dalam penangan perkara persaingan usaha. "= berfungsi dan bertugas untuk
menjaga keadaan pasar agar selalu kompetitif untuk konsumen dan pelaku usaha. Kedudukan "= dipertegas dalam ederal Trade Commission Act yang menggambarkan penegasan kedudukan "= sebagai lembaga yang memiliki ke7enangan khusus di bidang persaingan usaha.15 -ingkup tugas
"= sebagaimana ditur dalam Pasal 5 2a3 ederal Trade Commission Act , yaitu unfair methods of competition or affecting commerce* and unfair or
14 ?T8) About the !ederal "rade #o$$ision) *iakses *ari www'9t.'g-:) tanggal 21
deceptive acts or practice in or affacting commerce* are declarade unlawfull. $enalty for violation of order* in'unction and other approoriate euitable relife.
%erbeda dengan KPP(, "= mempunyai beberapa biro yaitu %iro perlindungan konsumen, %iro Bkonomi, dan %iro persaingan. "ugas %iro Perlindungan Konsumen adalah untuk melindungi konsumen dari praktek praktek yang tidak adil, menipu atau tidak jujur. %iro ini melaksanakan berbagai (( perlindungan konsumen yang dikeluarkan Kongres dan peraturan perdagangan yang dikeluarkan oleh "=. Ke7enangan %iro ini dapat mencakup investigasi ke perusahaan individu dan industry. Selain itu, %iro ini juga membuat peraturan tentang proses beracara serta memberikan pendidikan bagi konsumen dan bisnis.5$1:
%iro Bkonomi membantu "= mengevaluasi adanya efek ekonomi dari suatu perbuatan. %iro ini melakukan analisis ekonomi, membantu investigasi dan pembuatan peraturan persaingan dan perlindungan konsumen. %iro ini juga menganalisa akibat peraturan pemerintah dalam hal persaingan dan perlindungan konsumen serta memberikan analisa ekonomi dari proses pasar kepada Kongres. %iro Persaingan di dalam "= bertugas mencegah merger yang berakibat pada tidak adanya persaingan
dan praktek bisnis anti kompetitif lainnya. %iro ini juga menjaga berjalanya bisnis yang sehat dengan memastikan tingkat persaingan yang adil di antara para pembisnis. %iro ini juga berfungsi sebagai sumber riset
1( #ingrum #atasa Sirait) et'al') Peran emaga Pera*ilan *alam Penanganan Perkara
Persaingan Usaha) Partnership &or usiness #opetition) !akarta) 2003) hlm' 1'
1 The ?e*eral Tra*e 8-mmissi-n) ,bid' terjemahan *alam n*i ?ahmi uis) et al') p.#it.)
dan kebijakan persaingan usaha dan menyediakan panduan untuk pelaku usaha.1< Ketiga %iro ini berpartisipasi aktivitas dalam advokasi "=.
III. KESIMPULAN
%erdasarkan hasil penelitian didapatkan perbandingan ke7enangan KPP( dengan lembaga sejenisnya di negaranegara Common Law System) KPP() tidak mempunyai 7e7enang melakukan penggeledahan mandiri; P& sebagi lembaga banding. "= memiliki 7e7enang mandiri melakukan penggeledahan. "=) lembaga banding) /.S Court of Appeals and /.S.
Supreme Court . Perbandingan peran KPP( di Indonesia dengan lembaga sejenisnya di negaranegara Common Law System, yaitu) dalam menjalankan perannya KPP( belum terjalin kerjasama yang baik dengan instansi pemerintah, sehingga sering kesulitan mendapat data dan informasi tambahan. "= dalam menjalankan perannya di bantu penuh oleh pemerintah dan masyarakat dengan mendapat informasi yang jelas terkait perkara persaingan usaha. /ibandingkan dengan KPP(, akses masyarakat kepada "= lebih mudah sehingga memberi jaminan keterbukaan informasi. /alam menentukan price fi0ing KPP( dan "= mengunakan per se illegal . "oint venture
termasuk price fi0ing yang diperbolehkan namun dalam (( &omor 5 tidak dijelaskan 'oint venture seperti apa yang diperbolehkan itu, sedang "=, berdasarkan (( negaranya dijelaskan mengenai syarat 'oint venture
diperbolehkan.
(ntuk meningkatkan kinerja kerja serta mengoptimalisasikan ke7enangan KPP( maka perlu kiranya dilakukan perbaikan terhadap (( &omor 5 "ahun 1444. Perbaikan yang diatur yaitu mengenai ke7enangan penggeledahan, perlu diatur pula mengenai pemisahan ke7enangan untuk
mepertegas ranah penanganan perkara, mempertegas ruang lingkup 15 "i*
penanganan perkara dan membentuk lembaga khusus banding penanganan perkara persaingan usaha agar ranah hukum penangan perkaranya pun menjadi lebih jelas. KPP( harus menjalin kerjasama yang baik dengan pemerintah, agar mudah mendapat bukti tambahan yang diperlukan.