Minyak melesat lebih 3% pasca hasil Brexit.
Pendapatan BEI turun 11,67% di 2015.
OJK dan BEI siap tampung dana tax amnesty.
Akuisisi Mitsui terhadap IGAR rampung Oktober.
DAILY RESEARCH
Statistics
Highlight
Opening Today Nikkei AORD
Change
Market Preview
I
HSG pada perdagangan kemarin
berhasil rebound menyusul re‐
spon
positif
pasar
atas
disahkannya UU Tax Amnesty di
parlemen kemarin. Selain penge‐
sahan UU Tax Amnesty, DPR ke‐
marin juga mengesahkan revisi
APBN‐P
2016
dengan
nilai
Rp2082triliun.
Pemerintah
mengharapkan adanya tambahan
dana hingga Rp165 triliun dari
skim tax amnesty. IHSG kemarin
tutup
menguat
46,119
poin
(0,95%) di 4882,171. Nilai tukar
rupiah terhadap dolar AS menguat
hingga 1,8% di Rp13256 (kurs jis‐
dor). Penguatan IHSG kemarin
ditopang aksi beli atas saham sek‐
tor perbankan, aneka industri, jasa
konstruksi, dan konsumsi. Nilai transaksi di Pasar Reguler kemarin melonjak
mencapai Rp6,28 triliun.
Selain ditopang sentimen Tax Amnesty, penguatan IHSG juga didu‐
kung sentimen positif pasar saham emerging market Asia yang kemarin re‐
bound menyusul optimisme akan program stimulus lanjutan sejumlah bank
sentral seperti bank sentral Korea Selatan dan Jepang (BoJ). The Fed juga
diperkirakan tidak akan menaikkan tingkat bunganya tahun ini sehingga
menurunkan resiko capital outflow dari emerging market. Redahnya te‐
kanan jual dan aksi bargain hunting juga melanda perdagangan saham bursa
global tadi malam. Indeks DJIA dan S&P setelah dua hari perdagangan terk‐
ena koreksi tajam, tadi malam berhasil rebound masing‐masing 1,6% dna
1,8% di 17409,72 dan 2036,09. Di kawasan UE, indeks saham Eurostoxx re‐
bound hingga 2,3% di 2758,67. Indeks The MSCI Emerging Market naik 1,3%
di 805,24. Harga minyak mentah tadi malam di AS menguat hingga 3,8% di
USD48,11/barel.
Redahnya tekanan jual di pasar aset beresiko didorong spekulasi
pasar atas kebijakan stimulus yang diambl sejumlah negera untuk menahan
dampak buruk akibat Brexit. Redahnya resiko pasar saham global dan kawa‐
san dan sentimen tax amnesty akan mendorong aksi beli lanjutan pada
perdagangan hari ini. IHSG kembali masuk dalam tren bullish dengan sup‐
port di 4850 dan resisten menguji 4920. Penguatan rupiah tas dolar AS turut
menopang sentimen positif pasar.
S1 4850 S2 4820 R1 4920 R2 4950
Index Last Chg % DJIA 17409.72 269.48 1.57 S&P 500 2036.09 35.55 1.78 FTSE 100 6140.39 158.19 2.64 CAC 40 4088.85 104.13 2.61 DAX 9447.28 178.62 1.93 NIKKEI 225 15452.26 408.68 2.72 HANGSENG 20172.46 (54.84) (0.27) STI 2756.53 26.68 0.98 SHENZHEN 1970.38 23.68 1.22 SHANGHAI 2912.56 16.85 0.58 Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel) 48.11 1.44 3.09 CPO (RM/M.T) 2378.00 (1.00) (0.04) Gold (USD/T.oz) 1317.90 (9.40) (0.71) Nikel (USD/M.T 9020.00 70.00 0.78 Timah (USD/M.T) 16970.00 (30.00) (0.18) Coal (USD/M.T) 56.90 0.55 0.98 Exchange Rates Chg % IDR/USD 13190.00 (80.00) (0.60) USD/EUR 1.106 0.00 0.36 JPY/USD 102.39 0.63 0.62 IDR/SGD 9738.95 (19.84) (0.20) IDR/AUD 9742.60 (26.12) (0.27) TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE 59.21 3905 1.07 1.84Top Gainers IDR % Chg
MGNA‐W 19 58.30 7 LRNA 135 20.50 23 GOLL‐W 17 13.30 2
PICO 228 12.90 26 IGAR 432 11.90 46
Top Losers IDR % Chg
BSIM‐W3 49 (22.20) (14)
INAF 1,155 (9.80) (125)
MRAT 212 (9.40) (22)
SHIP 440 (8.70) (42)
MAYA 1,475 (7.80) (125) Top Value IDR % (miliar)
TLKM 3,820 (0.50) 1,299 B ASII 6,975 5.30 913 B BMRI 9,450 5.00 831 B GGRM 68,725 4.50 672 B BBCA 13,025 1.80 634 B
Top Volume IDR % (juta)
BUMI 67 (2.90) 904.006 BKSL 90 0.00 700.194 ASRI 482 (2.00) 416.839 DAYA 189 5.00 416.678 TLKM 3,820 (0.50) 339.189 IHSG 4,882.17 Change 46.12 Change (%) 0.95 Change (%/ytd) (6.60)
Total Value (IDR triliun) 9.012 Total Volume (miliar saham) 8.966 Net Foreign Buy (IDR miliar) 691.000
News Update
2
Minyak melesat lebih 3% pasca hasil Brexit. Harga minyak dunia rebound pada Selasa (Rabu pagi WIB), diuntungkan dari kenaikan sama yang mengangkat pasar-pasar ekuitas yang telah jatuh sejak keputusan mengejutkan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa. Keputusan Brexit pada Kamis (23/6) tidak hanya mengirim seluruh pasar keuangan dunia meluncur, harga minyak juga mundur dan pound Inggris merosot ke posisi terendah 30-tahun. Tetapi para analis telah memperkirakan pembalikan tren tersebut di beberapa titik. "Ada reaksi-reaksi sangat besar di semua pasar modal setelah pilihan Brexit mengejutkan. Ada keyakinan awal pada saat ini, bahwa reaksi-reaksi itu berlebihan dalam jangka pendek, sehingga ada beberapa aktivitas perburuan harga murah yang terjadi di pasar kelebihan jual (oversold) dan beberapa aksi ambil untung yang terjadi di pasar kelebihan beli (overbought)," kata analis Briefing.com Patrick O'Hare. Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus naik US$ 1,52 atau 3,3% menjadi berakhir di US$ 47,85 per barel di New York Mercantile Exchange. (Kontan)
Pendapatan BEI turun 11,67% di 2015. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan pendapatan sebesar Rp 1,05 triliun pada tahun buku 2015. Perolehan tersebut turun 11,67% dari pendapatan tahun sebelumnya sebesar Rp 1,19 triliun. Laporan keuangan tersebut telah disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Selasa (28/6). Sejatinya, banyaknya aksi korporasi yang terjadi pada tahun lalu menyebabkan pendapatan dari jasa pencatatan melonjak sebesar 82,14% menjadi Rp 150,14 miliar dibandingkan pada 2014 sebesar Rp 82,58 miliar. Sepanjang 2015, tercatat ada 56 emiten baru dengan rincian 18 emiten melakukan penawaran saham perdana (IPO) dan 38 emiten menerbitkan obligasi baru. Namun, tren pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga 12% selama 2015 menjadi salah satu penyebab penurunan pendapatan investasi BEI sebesar 82,59% dari Rp 241,56 miliar menjadi Rp 42,04 miliar. Meski demikian, Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengatakan, pihaknya telah mengambil langkah-langkah strategis untuk meminimalisir penurunan laba. "Beberapa langkah kebijakan dilakukan seperti efisiensi dan efektifitas anggaran," ujar Tito. Secara total, jumlah pendapatan usaha BEI di 2015 meningkat 5,35% menjadi Rp 970,16 miliar dari Rp 920,86 miliar di 2014. Di sisi lain, beban usaha juga naik 14,63% dari Rp 811,77 miliar menjadi Rp 930,54 miliar. Kontribusi terbesar dari beban usaha berasal dari pos beban gaji dan tunjangan yang naik 19,07 persen dari Rp 308,361 miliar menjadi Rp 367,15 miliar. (Kontan)
OJK dan BEI siap tampung dana tax amnesty. Sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengesahkan Undang-Undang (UU) tentang pengampunan pajak atau tax amnesty. Beleid ini nantinya akan menjadi payung hukum bagi pemerintah untuk memberi pengampunan bagi orang yang selama ini tidak membayar pajak sesuai dengan harta yang dimiliki. Nurhaida, Dewan Komisioner OJK Bidang Pengawasan Pasar Modal mengatakan pada dasarnya dana Tax Amnesty bisa masuk ke pasar modal ataupun ke finansial dalam hal ini perbankan. OJK sudah siapkan semua instrumen yang bisa menampung repatriasi dana itu. "Bisa Reksadana Penyertaan Terbatas (RDPT), DIRE, bahkan saham atau masuk obligasi bisa," kata Nurhaida. Nurhaida bilang sekarang tempat penampungan dana yang akan masuk tersebut sekarang ada di tangan pemerintah. Secara infrastruktur menurutnya sudah siap. "Sekarang tergantung Undang-Undangnya," kata Nurhaida. Tito Sulistio, Direktur Bursa Efek Indonesia (BEI) mengatakan pasar modal sudah siap menampung dana. Tito mengatakan, rasio velocity atau nilai transaksi dibanding dengan kapitalisasi pasar (market cap) baru mencapai 21%. Sementara di bursa lain seperti Thailand, bisa mencapai Singapura mencapai 40% dan Thailand 70%. Itu artinya, masih banyak ruang yang luas untuk menampung dana-dana besar di BEI. "Kalau Velocity naik dua kali saja ,kita siap menampung tiap harinya mendapat tambahan total nilai transaksi Rp 6 triliun," kata Tito. (Kontan)
Akuisisi Mitsui terhadap IGAR rampung Oktober. Emiten produsen pengemasan farmasi PT Champion Pacific Indonesia Tbk (IGAR) akan diakuisisi oleh perusahaan Jepang Mitsui & Co. dan Fujimoro Kogyo. Perusahaan tersebut akan mengambil 79,42% saham yang sebelumnya dimiliki oleh PT Kingsford Holdings atau senilai US$ 68 juta. Lalu sisa sahamnya 20,58%, Kingsford akan membuka penawaran tender kepada publik yang dibiayai dari modal Mitsui dan Fujimoro. Nantinya Mitsui akan memiliki 40% saham dan Fujimoro 60%. Presiden Direktur Champion Pacific Antonius Muhartoyo membenarkan isu soal akuisisi tersebut. Antonius mengatakan meski sudah ada kata kesepakatan tetapi proses akuisisinya belum selesai. Antonius menyebut kemungkinan akuisisi bisa selesai di September atau Oktober mendatang. Namun, sampai sejauh ini, belum ada langkah selanjutnya yang signifikan setelah proses akuisisi selesai. Dampak dari akuisisi ini kata Anton baru terasa di tahun depan. Yang terang, dengan aksi korporasi ini, Mitsui dan Fujimoro akan memperbesar industri packaging di Indonesia dan memperkuat pasar di Asia Tenggara. Anton bilang Fujimoro adalah perusahaan kemasan yang masuk lima besar di Jepang. Sementara Mitsui adalah perusahaan trading terbesar di Jepang. Tak menutup kemungkinan juga, Champion Pacific bisa memperluas pasar ekspornya. Sementara proses akuisisi masih berlanjut, emiten berkode saham IGAR di Bursa Efek Indonesia tetap menjalankan penjualan kemasan untuk farmasi. Anton mengklaim, kinerja keuangan di kuartal I dan II cukup bagus, apalagi menjelang Hari Raya Lebaran. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, menjelang Lebaran tahun ini kata Anton ada kenaikan 15%. Sementara sepanjang kuartal pertama, penjualan IGAR masih terjadi penurunan 2% yaitu Rp 182 miliar dibanding periode sama tahun lalu Rp 185 miliar. Dari total pendapatan tersebut, sekitar 96% didominasi oleh produk farmasi. Sepanjang tahun ini IGAR memproyeksikan bisa tumbuh 15% atau bisa mengantongi penjualan Rp 780 miliar. (Kontan)Stock Picks
3INDF 7050‐7400.
Harga saham emiten barang konsumsi, Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), kemarin
berhasil rebound setelah bergerak konsolidasi di area downtrend. Kemarin harga sahamnya berhasil
menguat terbatas setelah sentimen pasar merespon positif disahkannya UU Tax Amnesty oleh parlemen.
Harga sahamnya kemarin tutup di Rp7175. Selama ini pergerakan harga sahamnya juga dipengaruhi oleh
pergerakan harga komoditas CPO yang cenderung melemah seiring penguatan ringgit Malaysia. Dari sisi
kinerja, harga sahamnya saat ini relatif murah dibandingkan dengan prospek kinerjanya tahun ini. Hal ini
setidaknya mulai tercermin sepanjang 1Q16. Tren penguatan rupiah atas dolar AS turut menopang
perbaikan kinerjanya tahun ini. Kemarin rupiah terhadap dolar AS kembali menguat hingga berada di
bawah Rp13200. Ini menjadi sentimen positif bagi pergerakan harga sahamnya. Laba perseroan sepanjang
1Q16 tumbuh 24,76%. Sedangkan penjualan bersih 1Q16 berhasil tumbuh 9,95% mencapai Rp16,51 triliun
dari 1Q15 sebesar Rp15,02 triliun. Beban keuangan perseroan 1Q16 turun 46,83% menjadi Rp408 miliar
dari Rp767 miliar. Laba bersih 1Q16 berhasil tumbuh 24,76% mencapai Rp1,08 triliun dibandingkan 1Q15
sebesar Rp870,08 miliar. Marjin bersih berhasil naik menjadi 6,57% dari 5,79% (1Q15). Pencapaian marjin
bersih ini sudah melampaui marjin bersih 2014 sebesar 6,20%. Ini menunjukkan perseroan berhasil
mengelola keuangannya dengan efisien. Rasio lancar perseroan di 1Q16 meningkat mencapai 1,84x
dibandingkan 1Q15 sebesar 1,71x. Penjualan perseroan 1Q16 terutama dikontribusikan dari segmen
produk konsumen bermerek 52%, tepung terigu Bogasari 24%, Agribisnis 16% dan distribusi 8%. Tahun ini
penjualan neto perseroan berpeluang tumbuh 10,17% mencapai Rp70,58 triliun. Hingga 1Q16, penjualan
neto telah mencerminkan 23,39% terhadap proyeksi penjualan neto tahun ini. Di bottom line, laba bersih
tahun ini berpeluang tumbuh 51,72% mencapai Rp4,50 triliun dari periode yang sama 2015 sebesar Rp2,97
triliun. Hingga 1Q16 laba bersih telah mencerminkan 24% dari proyeksi laba bersih tahun ini. EPS proyeksi
tahun ini sebesar Rp513. Harga sahamnya berpeluang ditransaksikan dengan PE rata‐rata 16x atau
mencapai target harga di Rp8208. Dari harga saat ini masih ada ruang penguatan 14%. Secara technical
peluang rebound lanjutan akan kembali menguji resisten di kisaran Rp7300 hingga Rp7400. Sedangkan
level support kuat saat ini di kisaran Rp7000 hingga Rp7100. Pergerakan harga sahamnya membentuk
sinyal bullish reversal. Maintain Buy, SL 6800
4
Stock Picks
BEST 260‐272.
Sentimen positif atas disahkannya RUU Tax Amnesty pekan ini telah mendorong penguatan
pasar saham terutama saham‐saham sektoral yang terkait dengan properti dan perbankan. Namun per‐
gerakan harga saham sektor properti dan kawasan industri kemarin tertekan aksi ambil untung pelaku
pasar setelah menguat beberapa sesi perdagangan sebelumnya. Salah satu emiten yang harga sahamnya
masih relatif murah di sektor tersebut adalah saham Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST). Kemarin
harga sahamnya gagal melanjutkan rebound setelah sempat menguat ke resisten di Rp272. Harga saham‐
nya akhirnya tutup melemah tipis di Rp262. Harga sahamnya saat ini relatif murah karena ditransaksikan
dengan PBV 0,8x dan PE 8,2x (E/16). Perseroan tahun ini optimis bisa menjual lahan industri sebanyak 25‐
30 ha menyusul kondisi makro yang membaik tahun ini, terutama didukung dengan pembangunan infra‐
struktur dan sejumlah insentif yang diberikan pemerintahan dalam mendorong masuknya investasi asing ke
Indonesia terutama yang menanamkan dananya di kawasan industri. Harga jual rata‐rata di kawasan indus‐
tri perseroan saat ini di kisaran Rp2,5 juta/m2. Dengan asumsi tersebut perseroan bisa meraih dana sebe‐
sar Rp625 miliar hingga Rp750 miliar dari hasil penjualan lahan. Hingga saat ini perseroan telah membuku‐
kan dana senilai Rp162,5 miliar dari hasil penjualan lahan. Marketing sales sampai saat ini 6,5 ha. Dari sisi
kinerja, pendapatan bersih perseroan sepanjang 1Q16 tumbuh 3,23% mencapai Rp175,62 miliar. Penca‐
paian pendapatan bersih ini mencerminkan 23,23% dari proyeksi pendapatan bersih tahun ini sebesar
Rp755,68 miliar atau tumbuh 10% dari tahun lalu sebesar Rp686,98 miliar. Sedangkan laba bersih 1Q16
tumbuh hingga 64% mencapai Rp123,52 miliar dibandingkan 1Q15 sebesar Rp75,48 miliar. Pertumbuhan
laba bersih tersebut terutama akibat perseroan membukukan laba kurs hingga Rp43 miliar dibandingkan
periode yang sama tahun sebelumnya yang mengalami rugi kurs Rp17,59 miliar. Selain laba kurs, lonjakan
laba bersih turut ditopang turunnya beban penjualan hingga 74,5% menjadi hanya Rp281,32 juta dari pe‐
riode yang sama 2015 yang mencapai Rp1,10 miliar. Pencapaian laba bersih tersebut mencerminkan 40%
dari proyeksi laba bersih tahun ini sebesar Rp306,35 miliar atau tumbuh 44,76% dari tahun lalu sebesar
Rp211,62 miliar. EPS tahun ini diperkirakan sebesar Rp31,75. Secara technical, dengan pendekatan Fibo‐
nacci retracement, harga sahamnya akan menguji resisten sederhana di Rp272 dan apabila berhasil break
akan menuju target resisten di Rp292 (retracement 61,8%). Sedangkan level support saat ini di Rp260.
Maintain Buy, SL 254
Rabu, 29 Juni 2016
5
Stock Picks
BBNI 4840‐5000.
Harga saham Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) kemarin berhasil rebound setelah dua
hari perdagangan terakhir terkena koreksi menyusul membaiknya sentimen pasar. Harga sahamnya
kemarin menguat 2,2% di Rp4950 berhasil bergerak di atas Rp4840 (retracement 38,2%). Secara technical
peluang penguatan lanjutan akan menguji resisten terdekat di kisaran Rp5000 hingga Rp5050, dengan
support saat ini bergeser ke atas di Rp4840. Saat ini sentimen positif pasar dipicu disahkannya RUU Tax
Amnesty oleh parlemen. Pasar optimis, aliran dana akan kembali mengalir ke pasar keuangan Indonesia
pasca berlakunya kebijakan Tax Amnesty. Secara sektoral kinerja perbankan tahun ini masih menghadapi
tantangan perlambatan pertumbuhan kredit dan meningkatnya kredit bermasalah. Hal ini juga dialami oleh
perseroan. Namun kinerja perseroan, bila dilihat dari 1Q16, masih tumbuh di atas rata‐rata perbankan.
Kredit perseroan masih bertumbuh di atas rata‐rata industri atau tumbuh 21%. Sedangkan laba tumbuh
5,5% (yoy) mencapai Rp2,97 triliun. Pada saat bersamaan rata‐rata laba perbankan mengalami penurunan
2,29% (yoy). Secara valuasi harga saham BBNI dalam kondisi pasar bullish berpeluang ditransaksikan
dengan PBV 1,7x atau mencapai Rp7865. Dari harga saat ini masih ada ruang penguatan 59%. Maintain
Buy, SL 4820
Rabu, 29 Juni 2016
Saham Pilihan
BBCA 12900-13300 TB, SL 12750
ASII 6900-7150 TB, SL 6500
BBRI 10300-10600 TB, SL 9900
BMRI 9400-9750 TB, SL 8900
BBTN 1675-1780 TB, SL 1560
MNCN 2110-2250 TB, SL 2100
RALS 980-1090 TB, SL 930
Stock View
6
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE
IHSG
4882.17 4903.37 4924.58 4848.20 4814.23
PERKEBUNAN AALI 14600 14,725.00 14,850.00 14,350.00 14,100.00 13,059,216.00 ‐19.91 393.15 ‐75.27 45.02 BWPT 210 214.67 219.33 206.67 203.33 LSIP 1355 1,373.33 1,391.67 1,333.33 1,311.67 4,189,615.00 ‐11.36 91.36 ‐32.01 18.72 SGRO 1950 1,956.67 1,963.33 1,941.67 1,933.33 SIMP 438 443.33 448.67 433.33 428.67 13,835,444.00 ‐7.53 16.72 ‐68.60 25.18 UNSP 50 50.00 50.00 50.00 50.00PERTAMBANGAN BATU BARA
ADRO 855 870.00 885.00 835.00 815.00 37,032,346.42 ‐10.48 65.74 ‐5.12 10.50 BORN 50 50.00 50.00 50.00 50.00 BRAU 82 82.00 82.00 82.00 82.00 BUMI 67 70.67 74.33 63.67 60.33 DEWA 50 50.00 50.00 50.00 50.00 3,312,510.21 13.47 0.30 48.03 166.35 HRUM 820 831.67 843.33 806.67 793.33 ITMG 9100 9,316.67 9,533.33 8,791.67 8,483.33 21,925,897.16 ‐9.27 770.46 ‐65.05 8.53 PTBA 7675 7,850.00 8,025.00 7,575.00 7,475.00 13,733,627.00 5.01 883.59 0.98 7.64 PTRO 474 483.33 492.67 467.33 460.67
PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI
BIPI 50 50.00 50.00 50.00 50.00
ELSA 510 520.00 530.00 500.00 490.00 3,775,323.00 ‐10.56 51.43 ‐8.99 7.17
ENRG 50 50.00 50.00 50.00 50.00
ESSA 1500 1,500.00 1,500.00 1,500.00 1,500.00
MEDC 1410 1,435.00 1,460.00 1,395.00 1,380.00
PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA
ANTM 720 736.67 753.33 711.67 703.33 10,531,504.80 11.79 ‐151.06 85.85 ‐3.10 INCO 1710 1,738.33 1,766.67 1,693.33 1,676.67 10,894,532.28 ‐15.64 70.11 ‐67.49 26.24 TINS 675 691.67 708.33 666.67 658.33 6,874,192.00 ‐6.74 13.64 ‐84.08 56.09 SEMEN INTP 16025 16,191.67 16,358.33 15,941.67 15,858.33 17,798,055.00 ‐10.99 1,183.48 ‐17.34 17.00 SMCB 1030 1,041.67 1,053.33 1,021.67 1,013.33 9,239,022.00 ‐12.25 22.85 ‐73.80 47.91 SMGR 8825 8,925.00 9,025.00 8,725.00 8,625.00 26,948,004.47 ‐0.14 762.28 ‐18.76 14.07
LOGAM DAN SEJENISNYA
GDST 60 61.00 62.00 59.00 58.00 JPRS 127 127.33 127.67 126.33 125.67 KRAS 595 611.67 628.33 586.67 578.33 PAKAN TERNAK CPIN 3630 3,723.33 3,816.67 3,563.33 3,496.67 JPFA 1110 1,121.67 1,133.33 1,091.67 1,073.33 25,022,913.00 2.31 43.92 40.87 18.44 OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA
ASII 6975 7,100.00 7,225.00 6,725.00 6,475.00 184,196,000.00 ‐8.68 357.28 ‐24.59 20.71
GJTL 930 953.33 976.67 918.33 906.67
INDUSTRI BARANG KONSUMSI
ICBP 17300 17,425.00 17,550.00 17,200.00 17,100.00 INDF 7175 7,266.67 7,358.33 7,041.67 6,908.33 MYOR 39000 39,333.34 39,666.67 38,833.34 38,666.67 ROTI 1500 1,528.33 1,556.67 1,473.33 1,446.67 GGRM 68725 69,633.33 70,541.66 66,908.33 65,091.66 INAF 1155 1,245.00 1,335.00 1,110.00 1,065.00 1,621,898.67 17.41 2.12 463.17 184.06 KAEF 1125 1,171.67 1,218.33 1,101.67 1,078.33 4,860,371.48 7.51 44.81 6.06 28.68 KLBF 1405 1,418.33 1,431.67 1,388.33 1,371.67
KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA
UNVR 43600 43,850.00 44,100.00 43,175.00 42,750.00
7
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE
PROPERTI DAN REAL ESTAT
APLN 260 268.00 276.00 256.00 252.00 ASRI 482 500.67 519.33 472.67 463.33 BKSL 90 91.67 93.33 88.67 87.33 BSDE 2080 2,176.67 2,273.33 2,016.67 1,953.33 6,209,574.07 11.45 1,164.55 460.00 1.60 COWL 705 713.33 721.67 698.33 691.67 CTRA 1440 1,501.67 1,563.33 1,391.67 1,343.33 CTRP 625 651.67 678.33 611.67 598.33 CTRS 2640 2,663.33 2,686.67 2,603.33 2,566.67 ELTY 50 50.00 50.00 50.00 50.00 KIJA 284 287.33 290.67 281.33 278.67 MDLN 430 448.00 466.00 414.00 398.00 2,962,460.90 4.32 69.69 22.80 5.94 KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI 2740 2,780.00 2,820.00 2,710.00 2,680.00 9,389,570.10 8.51 130.22 43.08 20.93 DGIK 64 65.33 66.67 63.33 62.67 PTPP 3820 3,866.67 3,913.33 3,776.67 3,733.33 14,217,372.87 14.40 152.88 39.17 25.74 SSIA 625 638.33 651.67 618.33 611.67 TOTL 765 788.33 811.67 753.33 741.67 WIKA 2950 2,973.33 2,996.67 2,923.33 2,896.67 13,908,504.01 11.60 101.65 1.60 26.02 INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI
PGAS 2320 2,340.00 2,360.00 2,310.00 2,300.00 42,333,969.71 ‐0.16 228.31 ‐38.44 11.61 JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA
CMNP 1730 1,740.00 1,750.00 1,710.00 1,690.00 JSMR 5200 5,258.33 5,316.67 5,133.33 5,066.67 9,848,242.05 7.33 213.14 3.23 26.27 TELEKOMUNIKASI BTEL 50 50.00 50.00 50.00 50.00 EXCL 3750 3,796.67 3,843.33 3,676.67 3,603.33 22,876,182.00 ‐2.49 ‐2.97 ‐97.16 ‐1,348.39 ISAT 6500 6,633.33 6,766.67 6,333.33 6,166.67 TLKM 3820 3,886.67 3,953.33 3,766.67 3,713.33 102,470,000.00 14.24 153.66 5.81 21.51 TRANSPORTASI GIAA 474 481.33 488.67 467.33 460.67 52,627,783.53 7.55 40.78 ‐122.73 10.94 MBSS 316 322.67 329.33 312.67 309.33 WINS 234 241.33 248.67 229.33 224.67 1,378,353.91 ‐37.37 ‐19.45 ‐129.08 ‐10.95 KONSTRUKSI NON BANGUNAN
INDY 535 556.67 578.33 511.67 488.33 BANK BBCA 13025 13,158.33 13,291.67 12,858.33 12,691.67 47,081,728.00 7.56 730.83 9.30 18.47 BBKP 540 546.67 553.33 536.67 533.33 8,303,973.00 17.07 105.70 32.57 5.58 BBNI 4950 4,986.67 5,023.33 4,876.67 4,803.33 36,895,081.00 10.58 486.18 ‐15.91 10.90 BBRI 10375 10,475.00 10,575.00 10,200.00 10,025.00 85,434,037.00 13.73 1,029.53 4.77 10.95 BBTN 1700 1,723.33 1,746.67 1,663.33 1,626.67 14,966,209.00 16.86 174.91 65.91 10.43 BDMN 3420 3,486.67 3,553.33 3,366.67 3,313.33 22,420,658.00 ‐2.48 249.70 ‐8.09 16.40 BJBR 1100 1,121.67 1,143.33 1,056.67 1,013.33 10,084,451.00 14.70 142.02 23.39 6.79 BMRI 9450 9,658.33 9,866.67 9,083.33 8,716.67 71,570,127.00 14.26 871.50 2.33 11.76 BNGA 498 499.33 500.67 497.33 496.67 22,318,759.00 7.24 17.02 ‐81.74 34.36
PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI
AKRA 6075 6,158.33 6,241.67 6,033.33 5,991.67 19,764,821.14 ‐12.03 261.74 27.59 27.03 INTA 248 251.33 254.67 241.33 234.67 UNTR 14875 15,016.67 15,158.33 14,616.67 14,358.33 49,347,479.00 ‐7.14 1,033.07 ‐28.24 14.86 PERDAGANGAN ECERAN MAPI 4150 4,180.00 4,210.00 4,110.00 4,070.00 RALS 1030 1,060.00 1,090.00 985.00 940.00
ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA
MNCN 2150 2,196.67 2,243.33 2,106.67 2,063.33
PERUSAHAAN INVESTASI
BRMS 50 51.33 52.67 49.33 48.67
Corporate Action
8
Code
Name
Type
Date
Time
Venue
ARTI Ratu Prabu Energi Tbk AGM 03/08/2016 00:10:00 GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20, Jakarta Selatan
ARTI Ratu Prabu Energi Tbk EGM 03/08/2016 00:10:00 GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20, Jakarta Selatan
SCPI Merck Sharp Dohme
Pharma Tbk. AGM 03/08/2016 00:10:00
MYRX Hanson International Tbk. AGM 28/07/2016 00:14:00 Merchantile Athletic Club , World Trade Center MYRX Hanson International Tbk. EGM 28/07/2016 00:14:00 Merchantile Athletic Club , World Trade Center GMCW Grahamas Citrawisata Tbk. AGM 27/07/2016 00:09:00 Financial Club, Graha Niaga lt 28, Jl. Jend. Sudirman
Kav 58 Jakarta PTIS Indo Straits Tbk AGM 22/07/2016 00:09:00
Gedung Graha Kirana, Lantai 9, Ruang Rapat PT Indo Straits Tbk, Jl.Yos Sudarso Kav.88, Jakarta Utara
14350, Indonesia
BSSR Baramulti Suksessarana Tbk EGM 22/07/2016 00:10:00 Boardroom CEO Suite, Sahid Sudirman Center Lt.56, Jl. Jend. Sudirman Kav. 86 ‐ Jakarta Pusat ISSP Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk AGM 21/07/2016 00:10:00 Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no 55 , Jakarta ISSP Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk EGM 21/07/2016 00:10:00 Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no 55 , Jakarta
SKYB Skybee Tbk AGM 21/07/2016 00:09:00
WTON Wijaya Karya Beton Tbk EGM 20/07/2016 00:14:00 Ruang Serbaguna Gedung WIKA Lt. 11 Jl. D. I. Panjai‐ tan Kav. 9, Jakarta Timur
CTBN Citra Tubindo Tbk. AGM 20/07/2016 00:10:30 Kantor Pusat Perseroan Jalan Hang Kesturi I No 2, Kawasan Industri Terpadu Kabil, Batam TRIO Trikomsel Oke Tbk EGM 15/07/2016 00:10:00
LMAS Limas Indonesia Makmur
Tbk AGM 14/07/2016 00:09:30
Auditorium Sequis Center, Gedung Sequis Center Lantai 11, Jalan Jenderal Sudirman No.71, Jakarta
12190
BEKS Bank Pundi Indonesia Tbk. EGM 11/07/2016 00:15:00 Kantor Pusat Perseroan, Jl. RS. Fatmawati No.12, Jakarta Selatan
JPFA Japfa Comfeed Indonesia
Tbk. EGM 01/07/2016 00:10:00
HARRIS Hotel, Unique Room, Jl. Dr. Saharjo No. 191, Jakarta 12960
INCO Vale Indonesia Tbk EGM 01/07/2016 00:09:00 Financial Club, Board Room I, Graha Niaga Lt. 27 Jl. Jend. Sudirman Kav. 58, Jakarta MITI Mitra Investindo Tbk. EGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Tower II Lantai I, PT Bursa Efek Indo‐ nesia, Jl. Jend. Sudirman Kav.52‐53 Jakarta Selatan ‐
12950 NIRO Nirvana Development Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai 1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan
12190 NIRO Nirvana Development Tbk EGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai 1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan
12190
PKPK Perdana Karya Perkasa Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00 Hotel Nite & Day Jakarta ‐ Roxy Jl. Biak no.54 Jakarta Pusat 10150
GREN Evergreen Invesco Tbk AGM 30/06/2016 00:09:00 Mawar Room, Hotel Mulia, Jl. Asia Afrika Senayan, Jakarta
ECII Electronic City Indonesia
Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00
Corporate Action
9
EMITEN
JUMLAH DIVIDEN CUM DIVIDEN RECORDING DATE PEMBAYARAN DIVIDEN
TIFA
7
24‐Jun‐16
27‐Jun‐16
21‐Jul‐16
SQBB
16000
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
SQBI
16000
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
DPNS
5
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
GEMA
16
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
MREI
50
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
JTPE
14
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
PEGE
10
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
CPIN
29
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
TALF
3
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
12‐Jul‐16
KBLI
7
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
SRTG
32
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
KKGI
20
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
CTRP
4
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
13‐Jul‐16
CTRS
22
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
13‐Jul‐16
CTRA
6
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
IDPR
5
21‐Jun‐16
22‐Jun‐16
30‐Jun‐16
UNVR
424
21‐Jun‐16
22‐Jun‐16
15‐Jul‐16
Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.