• Tidak ada hasil yang ditemukan

Latar Belakang Teori

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Latar Belakang Teori"

Copied!
26
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Latar Belakang Teori

Cultural studies lahir di tengah-tengah semangat Neo-Marxisme yang berupaya meredefinisikan

Marxisme sebagai perlawanan terhadap dominasi dan hegemoni budaya tertentu. Para pendirinya

terdiri dari sejumlah pengajar perguruan tinggi di Inggris, yang pada pasca Perang Dunia Kedua

berusaha meredefinisikan makna perjuangan kelas di tengah situasi dunia yang tengah berubah.

Cultural studies, sebagaimana namanya, “studies” (kajian-kajian), memuat pengertian kajian-kajian

budaya dalam pengertian dan ruang lingkup yang luas dan multi, seperti dikatakan Stuart Hall,

“cultural studies has multiple discourses”. Ia memiliki daya jangkau lintas disiplin ilmu, dan

berusaha menjelaskan realitas sosial kontemporer dari berbagai disiplin ilmu tersebut. Cultural

studies, muncul dari Universitas Birmingham (Inggris),sehingga disebut “mazhab Birmingham”,

hendak menggugat pengkotak-kotakan ilmu yang masing-masingnya mengklaim kebenaran

(3)

Lanjut

Cultural studies merupakan kelompok pemikiran yang memberikan perhatian

pada cara-cara bagimana budaya dihasilkan melalui perjuangan di antara

berbagai ideologi. Cultural studies memberikan perhatiannya pada bagaimana

budaya dipengaruhi oleh berbagai kelompok dominan dan berkuasa. Menurut,

Stuart Hall media adalah instrumen kekuasaan kelompok elite, dan media

berfungsi menyampaikan pemikiran ke kelompok yang mendominasi

masyarakat, terlepas apakah pemikiran itu efektif atau tidak.

(4)

Makna Budaya

Studi

Budaya

Cultural

Studies

(5)

Pengertian

Cultural Studies adalah studi kebudayaan atas praktek

signifikasi representasi, dengan mengeksplorasi

pembentukan makna pada beragam konteks.

Kajian budaya (cultural studies) adalah hubungan kajian

budaya dengan soal-soal kekuasaan dan politik, dengan

keinginan akan perubahan dan ‘untuk’ kelompok-kelompok

sosial yang terpinggirkan, terutama kelompok kelas, gender

dan ras (tapi juga kelompok usia, kecacatan, kebangsaan, dan

sebagainya)

(6)

Perbedaan Pandangan Marxisme klasik dan

Cultural Studies

Tidak seperti Marxisme, mereka yang bernaung dalam studi kultural berupaya

mengintegrasikan berbagai perspektif ke dalam pemikiran termasuk seni, kemanusiaan, dan

ilmu sosial.

Para Ahli teori Cultural studies memperluas kelompok-kelimpok tertindas yang mencakup juga

mereka yang tidak memiliki kekuasaan dan kelompok marginal termasuk didalamnya kelompok

wanita, anak-anak, homoseksual, etnik minoritas, penderita gangguan mental dan lain-lain. Jadi,

tidak terbatas hanya pada kelompok buruh sebagaimana paham Marxisme.

Kehidupan sehari-hari menurut pandangan Marxisme terpusat pada kerja dan keluarga, namun

para penganut studi kultural juga meneliti kegiatan-kegiatan seperti rekreasi, hobi, dan olahraga

dalam upaya untuk nemahami bagaimana individu berfungsi dalam masyarakat.

(7)

Elemen Definisi Cultural Studies

Ilmu yang mempelajari budaya kontemporer

Adalah suatu arena interdisipliner untuk menguji hubungan antara kebudayaan dan

kekuasaan

Terkait dengan semua praktik, institusi yang tertanam dalam rutinitas dan perilaku

masyarakat

Bentuk kekuasaan yang dieksplor termasuk gender, ras, kelas, kolonialisme dll

(8)

Sejarah Cultural Studies

Istilah ini ditemukan oleh Richard Hoggart pada tahun 1964, pendiri Birmingham

Centre For Cultural Studies dengan salah satu suksesor terkuatnya Stuart Hall

Tahun 1970, Stuart Hall mengadakan gerakan intelektual internasional, dengan

menggunakan metode Marxist mengeksplor hubungan antara budaya

(superstruktur) dan ekonomi politik (dasar) sesuai dengan pendapat Gramsci bahwa

“budaya adalah kunci politik dan kontrol sosial”

(9)

Cultural studies ≠ Studi Budaya

Studi Budaya

Seperti Antropologi budaya atau

Etnografi (Mempelajari

perbedaan budaya-budaya)

Cultural Studies

Teori Kritis yang mengkonstruksi

kehidupan sehari-hari. Terkait erat

dengan budaya kontemporer,

ideologi politik, kelas, gender,

etnisitas dll

(10)

Cultural Studies sebagai Politik

Menurut Hall, yang diperbincangkan dalam cultural studies adalah persoalan

kekuasaan dan politik, dan kebutuhan akan perubahan dengan adanya representasi

atas dan “bagi” kelompok sosial yang terpinggirkan.

(11)

Unsur utama Cultural Studies

Terpusat pada pertanyaan tentang representasi ➔ bagaimana dunia ini

dikonstruksi dan direpresentasikan secara sosial kepada dan oleh kita

Cultural studies = studi kebudayaan sebagai praktik pemaknaan representasi

Materi representasi = bunyi, prasasti, radio, citra, buku, majalah, dan program

televisi

Representasi diproduksi, ditampilkan, digunakan dan dipahami dalam konteks

sosial tertentu

(12)

Konsep Kunci

Kebudayaan dan praktik pemaknaan

“kebudayaan adalah lingkungan aktual untuk berbagai praktik, representasi,

adat masyarakat tertentu” (Hall, 1996c;439)

Materialisme dan Non-Reduksionisme

Artikulasi

Kekuasaan

Budaya Pop ; sebagai landasan konsensus

Teks dan Pembacanya

(13)

Tokoh-tokoh CS

 STUART HALL

Terpengaruh oleh teori Marx, Hall bertujuan untuk memberi kekuatan bagi orang-orang yang dimarginalisasikan, dan tidak memiliki kesempatan untuk menyuarakan kepentingan mereka. Hall percaya bahwa fungsi media massa untuk mempertahankan kekuasaan sudah di posisi yang kuat. Hall percaya bahwa media menyajikan dongeng dari demokrasi yang majemuk. Yaitu kepura-puraan bahwa masyarakat menyelenggarakanya secara bersama-sama dengan norma, termasuk peluang yang sama, menghormati perbedaan, satu orang satu suara, hak individu, dan aturan hukum.

Hall menyebut kemungkinan the powerless dapat melawan ideology dominan dan menerjemahkan pesan melalui cara yang lebih sesuai dengan kepentingan mereka. Hall menguraikan 3 pilihan decoding:

Operating inside the dominant code

Media menghasilkan pesan untuk dikonsumsi massa. Penonton membaca pesan serupa dengan bacaan yang disukai.

Applying a negotiable code

Penonton menerima ideology secara umum tapi menentang aplikasi di perkara yang spesifik.

Substituting an oppositional code

Penonton melihat melalui bias pembangunan dalam menampilkan media dan menyusun upaya untuk mendemitologikan (mendewakan atau menyanjung) berita.

(14)

Tokoh-tokoh CS

 RAYMOND WILLIAMS

Menurut Raymond Williams, kata budaya atau culture itu adalah satu diantara tiga kata yang paling sulit untuk didefinisikan di dalam bahasa Inggris. Dia menyarankan tiga pengertian yang dapat digunakan untuk mengerti apa yang dimaksud dengan budaya. Ketiganya adalah :

 Sebuah proses umum dari intelektual, spiritual, dan perkembangan estetika

 Cara hidup yang khusus baik dari seseorang manusia, suatu periode, atau pun suatu kelompok

 Mengacu kepada karya-karya atau praktek-praktek intelektual dan khususnya kegiatan-kegiatan yang bersifat seni.

(15)

Karakteristik CS

Sardar dan Van Loon (2002) merinci karakteristik cultural studies (CS) sebagai berikut.

 Cultural Studies tidak membahasakan kebudayaan yang terlepas dari konteks sosial-politik, akan tetapi mengkaji masalah budaya dalam konteks sosial-politik dimana masalah kebudayaan itu tumbuh dan berkembang.

 Dalam Cultural Studies budaya dikaji baik dari aspek obyek maupun lokasi tindakan selalu dalam tradisi kritis, maksudnya kajian itu tidak hanya bertujuan merumuskan teori-teori (intelektual), akan tetapi juga sebagai suatu tindakan (praksis) yang bersifat emansipatoris (Bandingkan dengan teori kritis Mazhab Frankfurt).

 Cultural Studies berupaya mendemonstrasi (membongkar, mendobrak) aturan-aturan, dan pengkotak- kotakan ilmiah konvensional, lalu berupaya mendamaikan pengetahuan yang objektif,-subjektif (intuitif), universal lokal.

(16)

Karakteristik CS

 Cultural Studies tidak membahasakan kebudayaan yang terlepas dari konteks

sosial-politik Cultural Studies bukan hanya memberikan penghargaan pada identitas bersama (yang plural), kepentingan bersama, akan tetapi mengakui saling

keterkaitan dimensi subjek (tivitas) dan objek(tivitas) dalam penelitian.

 Cultural Studies tidak merasa harus steril dari nilai-nilai (tidak bebas nilai) akan tetapi melibatkan diri dengan nilai dari pertimbangan moral masyarakat modern serta tindakan politik dan konstruksi sosial.

 Dengan demiklan Cultural Studies bukan hanya bertujuan memahami realitas masyarakat atau budaya, akan tetapi merubah struktur dominasi, struktur sosial-budaya yang menindas, khususnya dalam masyarakat kapitalis-industrial

(17)

Budaya Popular

 Budaya populer terdiri dari kata “budaya” dan “pop”. Menurut William (dalam[1]1983:90) mengenai

“budaya” sebagai berikut : Pertama, budaya dapat diartikan suatu proses umum perkembangan intelektual, spiritual, dan estetis. Kedua, budaya berarti pandangan hidup tertentu dari masyarakat, periode, atau

kelompok tertentu. Ketiga, budaya bisa merujuk pada karya dan praktik-praktik intelektual, terutama aktivitas artistik.

 Kata “pop” diambil dari kata populer dan karakteristik budaya populer sebagai berikut :  a) Banyak disukai orang

 b) Jenis kerja rendahan

 c) Karya yang dilakukan untuk menyenangkan orang

(18)

Budaya Popular

Budaya pop dibangun oleh kelas penguasa untuk memenangkan hegemoni, sembari

membentuk oposisi. Dengan demikian ia terdiri bukan hanya dari pemberlakuan

budaya massa yang sejalan dengan ideologi dominan ataupun budaya oposisional yang

spontan, melainkan sebagai area negosiasi antara keduanya di mana beberapa tipe

budaya yang berbeda dari budaya pop budaya dominan, subordinan dan oposisional

dengan segenap nilai-nilai dan unsur-unsur ideologis ”tercampur” dalam suatu

perubahan yang bersifat sekuensial (Benet, 1986: xv-xvi dalam[13] ).

Singkatnya, budaya populer adalah style, ide, perspektif, dan sikap yang benar-benar

berbeda dengan budaya arus utama (mainstream). Banyak dipengaruhi oleh media

massa dan dihidupkan terus-menerus oleh berbagai budaya bahasa setempat,

(19)

Budaya Pop

Definisi menurut John Storey;

Budaya pop adalah budaya yang menyenangkan, disukai banyak orang, cakupan

dimensi kuantitatif, dikonsumsi banyak orang

Budaya substandar, yaitu kategori residual (sisa) untuk mengakomodasi praktek

budaya yg tidak memenuhi persyaratan budaya tinggi

Budaya pop merupakan budaya massa (dikonsumsi org banyak)

Budaya pop ➔ budaya postmodern (budaya komersil)

(20)

Bentuk Budaya Pop

Musik

Sinema

Fashion

Gaya hidup

dll

(21)

Budaya Pop Dan Studi Kultural

Budaya pop sebagai kata kunci produksi dan reproduksi hegemoni

Budaya pop sebagai arena perjuangan dan negosiasi antara kelompok dominan dan

(22)

Hegemoni

Masuknya Hegemoni dalam studi kultural sendiri merupakan hasil pemikiran ulang

dari budaya pop itu sendiri.

Pemikiran pertama , budaya pop sbg struktur ; budaya pop sbg sebuah budaya yg

diciptakan oleh budaya industri kapitalis, budaya yg menyiapkan manipulasi

ideologi & keuntungan

Pemikiran kedua, budaya pop sebagai agen; budaya pop merupakan budaya

otentik milik rakyat, yg muncul dr bawah (subculture)

(23)

Budaya Pop di Jepang

Pemberontakan VS Perulangan

Budaya populer Jepang ➔ budaya populer zaman Edo

Harajuku Style ➔ Hippies (gerakan anti perang Vietnam) tahun 1960an.

Budaya Pop Jepang sbg Soft Diplomacy ➔pidato PM Aso Taro tahun 2009

(24)

Pendekatan TekstualYang Terkemuka

• Berita televisi adalah representasi yang dikonstruksi, bukan cermin realita

Semiotika (teks sebagai tanda)

• Narasi menawarkan aturan acuan tentang tatanan sosial yang dikonstruksi

Teori Narasi (Teks sebagai narasi)

• Membongkar teks untuk menampilkan asumsi baru yang saling berimplikasi

(25)

Sastra dan Cultural Studies

Sastra Vs sastra Populer

Cultural Studies in Between

(26)

CONTOH Praktik ; Cultural Studies dalam Studi Jepang

Cultural

Studies

Sastra

Budaya

Pop

Media

Referensi

Dokumen terkait

emosi sebagian besar subjek termasuk dalam kategori tinggi sebanyak 22 subjek (22%), kategori sangat tinggi sebanyak 66 orang (66%) dan mereka juga memiliki tingkat

Pada pendekatan OOP, misalnya kita telah memiliki class Pantul yang menampilkan bentuk lingkaran, selanjutnya adalah membuat class Pantul1 yang akan menampilkan bentuk persegi,

1) Hasil dari aplikasi Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Perumahan sebaiknya hanya digunakan sebagai alat bantu dalam mengambil keputusan. 2) Berdasarkan hasil

Setiap hasil simulasi dihitung nilai taksiran parameter tetap dan standard error -nya dari metode PQL untuk model regresi poisson multilevel yang telah dijelaskan

1. Penerimaan mahasiswa praktikan PPL UNNES di SMK Dr. Tjipto adalah hari Selasa tanggal 31 Juli 2012. Tjipto Semarang dilaksanakan selama kurang lebih 8 minggu. Dalam

Penyebab kehamilan usia remaja pada siswa SMA Negeri 1 Belang karena adanya perilaku seksual, kurangnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dan seksualitas, lingkungan

1. Perlu adanya peningkatan produksi hasil pertanian yang dapat me- ningkatkan perekonomian penduduk,.. Mempertahankan daerah-daerah yang berpotensi memiliki sumber air yang

Dengan demikian tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak lingkungan yang terjadi, khususnya terhadap kualitas air laut,yang digunakan sebagai