• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROSIDING SIMPOSIUM NASIONAL TEKNOLOGI TERAPAN (SNTT) V 2017

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PROSIDING SIMPOSIUM NASIONAL TEKNOLOGI TERAPAN (SNTT) V 2017"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

i

PROSIDING

SIMPOSIUM NASIONAL TEKNOLOGI TERAPAN

(SNTT) V 2017

Tema:

“Menjembatani Kesenjangan Dari Teknologi Baru Menuju

Teknologi Pintar dan Berkelanjutan”

Rabu, 10 Rabi’ul Awal 1439H / 29 November 2017M

Lombok Raya Hotel

Diselenggarakan oleh:

FORUM GROUP DISKUSI TEKNOLOGI

PERGURUAN TINGGI MUHAMMADIYAH SE-INDONESIA

&

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

2017

(3)

ii

Prosiding Simposium Nasional Teknologi Terapan (SNTT V)

ISSN 2339-028X

Diterbitkan oleh:

Forum Grup Diskusi Teknologi (FGDT)-PTM VIII

Sekretariat Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Mataram

Hak Cipta ©2017 ada pada penulis

Artikel dalam prosiding ini dapat digunakan, dimodifikasi, dan disebarluaskan secara bebas

untuk tujuan bukan komersial (non profit), dengan syarat tidak menghapus atau mengubah

atribut penulis. Tidak diperbolehkan melakukan penulisan ulang kecuali mendapatkan izin

terlebih dahulu dari penulis.

(4)

iii

Panitia Pelaksana Forum Grup Diskusi Teknologi

Perguruan Tinggi Muhammadiyah (FGDT-PTM) Ke- VIII

Universitas Muhammadiyah Mataram Tahun 2017

Dewan Pembina : Majlis DIKTI LITBANG PP

Muhammadiyah

Drs. Mustamin H. Idris, MS. (Rektor UM Mataram)

Dewan Pengarah : Ir. Moehamad Aman, M.T.

Ir. Eko Budi Leksnono, M.T. M. Taufiq Tamam, S.T., M.T. Ir. Sri Sunarjono, Ph.D. Hamzah Al Imran, S.T., M.T. Jazaul Ikhsan, Ph.D.

Kartika Firdausy, S.T., M.T. Yun Arifatul Fatimah, Ph.D. Ir. Sudarman, M.T.

Penanggung Jawab : Ir. Isfanari, S.T., M.T.

Anwar Ma’ruf, S.T., M.T.

Ketua : Joni Safaat Adiansyah, Ph.D.

Sekretaris : Ir. Ima Rahmawati S., S.T., M.M.T.

Bendahara : Ir. Diah Rahmawati, S.T., M.Sc.

Seksie Kesekretariatan : Ir. Titik Wahyuningsih, S.T., M.T. Salahudin, S.Pt.

Humaira, S.Pd., M.Pd. Sri Hardiningsing, S.Kom. Seksie Perlengkapan &

IT Support

: M.Ghazali, S.T. Sarman, S.I.P. Muslihin, Amd. Perp. Nuraini

Sri Maryati Seksie Dokumentasi dan

Publikasi

: Alpiana, S.T., M.Eng.

Bedy Fara Aga Matrani, S.T., M.T. Rifqi Anra Wijara, S.T., M.T. Seksie Transportasi dan

Akomodasi

: Fariz Primadi Hirsan, S.T., M.T. Agus Kurniawan, S.I.P., M.Eng. Ir. H. Rudy Razak, CES.

Seksie Kesehatan (P3K) : Nurul Qiyaam, M.Klin., Apt. Maria Ulfa, Amd. Kep. M. Ramdhani, Amd. Kep.

(5)

iv

Seksie SNTT V : Agustiani Ernawati, S.T., M.Tech.

Baiq Harly Widayanti, S.T., M.M. Agus Setiawan, S.T., M.Kom.

Itmi Hidayat Kurniawan, S.T., M.Eng. Fahrudin Mukti Wibowo, S.Kom., M.Eng. Feri Wibowo, S.Kom. M.Cs.

Seksie ICEAT I : Dr. Dwi Winarti, S.T., M.T.

Dr. Eng. M. Islamy Rusyda, S.T., M.T. Dr. Tole Sutikno

Dr. Aris Widyo Nugroho Andri Pranolo, M.Cs. Adhi Prahana, M.Cs. Achmad Azhari, M.Eng. Herry Purnawa, Ph.D. Tri Widayatno, Ph.D. Seksie Program Kreativitas

Mahasiswa

Muhammadiyah (PKMM)

: Febrita Susanti, S.T., M.Eng. Syamsul Hidayat, S.T., M.T. Sri Apriani Puji Lestari, S.T., M.T. Dr. Slamet Riyadi

Dr. Ahmad Mubin

Taufiq Ilham Maulana, S.T., M.Eng. Ir. Ahmad Kholid Alghofari, S.T., M.T., IPM.

Seksie Gelar Teknologi : Ardi Yuniarman, S.T., M.Sc. Dr. Harry Irawan Johari, M.Si. Seksie Wellcome Party –

City Tour – Kunjungan Industri

: Rasyid Ridha, S.T., M.Si.

Maya Saridewi Pascanawati, S.T., M.T. Hidayati, S.Pd., M.Hum.

(6)

v

Kata Pengantar Assalamualaikum Wr.Wb

Atas nama panitia pelaksana, saya ingin menghaturkan selamat datang untuk bapak/ibu semua di International Conference on Engineering and Applied Technology (ICEAT) yang pertama dan Seminar Nasional Teknologi Terapan yang kelima (SNTT).

Isu-isu keberlanjutan mengemuka dan mempengaruhi kehidupan manusia, di sisi lain teknologi memegang peranan yang penting di dalam percepatan untuk pencapaian target-target pembangunan berkelanjutan. Kedua faktor ini telah memotivasi para peneliti untuk terus berdiskusi terkait dengan keberlanjutan dan teknologi. Hal ini selaras dengan tema seminar kita ‘Menjembatani kesenjangan dari teknologi baru menuju teknologi pintar dan berkelanjutan’. Kami berharap bahwa seminar ini akan membawa pertukaran ide dan aksi sebagai katalis dalam kerjasama baik tingkat nasional maupun internasional.

Dengan bangga saya informasikan bahwa akan ada presentasi 150 makalah yang terbagi ke dalam 7 sesi parallel. Para pemakalah berasal dari Jepang. Malaysia, dan Indonesia. Pemakalah yang berasal dari Indonesia mewakili Indonesia bagian barat dan bagian timur (dari Aceh sampai Papua). Saya ingin menghaturkan terima kasih mendalam kepada para pembicara kunci yaitu Professor Masaharu Fujita dari Kyoto University Japan, A/Professor Michele Rosano dari Curtin University Western Australia, dan Ibu Inten Sripeni dari PT Indonesia Power Jakarta. Melalui kesempatan ini saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para sponsor: Garuda Indonesia, Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat, dan PT Amman Mineral Nusa Tenggara.

Terakhir, Saya berharap seminar ini akan menghadirkan pengalaman baru yang menarik, menyediakan platform untuk menambah teman dan belajar dari sesama. Saya berharap pengalaman selama berada di Lombok akan menyenangkan dan tidak terlupakan.

Wabillahi Taufik Walhidayah Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Salam hangat,

Joni Safaat Adiansyah, Ph.D Ketua Pelaksana

(7)

vi

Sambutan Ketua FGDT

Pujisyukur Alhamdulillah kehadlirat Allah SWT atas segala ni’mat dan karunia-Nya sehingga kami dapat menyelenggarakan Forum Grup Diskusi Teknologi (FGDT), International Conference on Engineering and Applied Technology (ICEAT) dan Simposium Nasional Teknologi Terapan (SNTT).

Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan dari FGDT yang dilaksanakan setiap tahun.FGDT yang dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Mataram ini merupakan FGDT yang ke-8, ICEAT yang ke-1 dan SNTT yang ke-5. Kami berharap simposium ini dapat menjadi wahana untuk memberi masukan-masukan pada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada segenap panitia yang telah bekerja keras untuk terlaksananya kegiatan ini. Kepada segenap pemateri dan pemakalah, kami juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya.

Akhirnya semoga acara ini dapat berlangsung dengan baik dan memberi manfaat kepada semua pihak, Terimakasih.

Purwokerto, November 2017

Ketua FGDT - PTM Anwar Ma’ruf, S.T., M.T.

(8)

vii DAFTAR ISI

Cover Dalam i

Organisasi Penyelenggara iii

Kata Pengantar v

Daftar Isi vii

A. BIDANG TEKNIK ELEKTRO No.

Artikel Penulis 1 Judul Artikel SNTT

E-001

Anfasal Maulan, Dewa Ardhika Randi, Dian Giri

Winandar, Alifia Nugti Maghfiroh

Pemanfaatan Air Laut Sebagai Media Penyuplai Kebutuhan Listrik Kapal 1

SNTT

E-002 Arif Johar Taufiq

Kontrol Pid Pengaturan Temperatur Inkubator Sebagai Sarana Belajar

Kontroler Pid Digital 8 SNTT

E-003 Desriyanti, Didik Riyanto

Analisis Instument Keriteria dalam Sistem Pendukung Keputusan Penetuan

Calon Penerima Bantuan 14 SNTT

E-004

Prasetya, Dedi Ary,

Yusdianto, Viki Pemantau Kualitas Lingkungan Portabel Berbasis Sistem Arduino 21 SNTT

E-005 Umar Analisis Rugi Daya Akibat Penambahan Penyulang Baru GI Masaran 32 SNTT

E-006

Agus Supardi, Rahajeng Hafidz Bastian

Rancang Bangun Generator Magnet Permanen Fluks Aksial Tiga Fase Berdaya

Kecil 38

SNTT E-007

Koko Joni, Achmad Fiqhi Ibadillah, Achmad Faidi

Rancang Bangun Pengatur Tegangan Otomatis Pada Generator Ac 1 Fasa

Menggunakan Kendali Pid (Proportional Integral Derivative) 44 SNTT

E-008

Achmad Fiqhi Ibaidillah, Diana Rahmawati

Perancangan dan Pembuatan Stop Kontak Berbasisfacerecognitiondengan

Metode Principle Component Analysis (PCA) 54

SNTT E-009

Kunto Aji Wibisono,

Achmad Fiqhi Ibadillah Online Image Processing Sebagai Sistem Deteksi Kualitas Tembakau Madura 65 SNTT

E-010

Miftachul Ulum, Diana Rahmawati, Rofidi Kamil

Desain Kendali Fuzzy Pid (Proporsional Integral Derivative) Mesin Pengering Tembakau Otomatis Berbasis Arduino 73 SNTT

E-011

Diana Rahmawati, Kunto Aji Wibisono, Fajar Dwima

Analisis Sistem Parkir Cerdas Berbasis OCR (Optical Character Recognition) Menggunakan Metode Confussion Matrix 82 SNTT

E-012

Mochammad Muslich, Widyawan, Sri Suning

Kusumawardani

Perancangan Sistem Pemantauan Koneksi Jaringan Serat Optik Berbasis Web Untuk Divisi Telkom Solo 89

SNTT E-013

Haryanto, Septian Rahman

Hakim Augmented Reality Permainan Bola Pingpong Menggunakan Flartoolkit 98 B. Bidang Teknik Industri

SNTT I - 001

Fandi Saputra, Endah Utami

Rancangan Kualitas Layanan Armada Transportasi Akap dengan House Of

Quality (HoQ) Melalui Pendekatan Model Kano 105

SNTT I - 002

Zayyinul Hayati Zen, Faradila Ananda Yu, Dedi

Dermawan, Hendra Harianto

Analisis Postur Kerja Menggunakan Metode Quick Exposure Check (QEC)

Sebagai Dasar Kajian Perancangan Alat Bantu di PT. Asia ForestamaRaya 112 SNTT I -

003

Muhammad Faishal, Hayati Mukti Asih

Perencanaan Kapasitas Permintaan Yang Tidak Pasti dengan Integrasi Robust

(9)

viii

SNTT I - 004

Tri Budiyanto, Mukhtar Aziz

Intervensi Ergonomi Fasilitas Kerja Sortasi Belut Meningkatkan Kualitas

Keseragaman dan Output 127 SNTT I -

005

Renty Anugerah Mahaji Puteri, Yakub

Analisa Keluhan dan Usulan Perancangan Troli Ergonomis Sebagai Alat Bantu Angkut dengan Menggunakan Metode Reba (Studi Kasus : Pelelangan Ikan Muara Angke)

133 SNTT I -

006

Much. Djunaidi, Andrew Krishna Ryantaffy

Analisis Penyebab Kecacatan Komponen Rib pada Wing Structure Pesawat

Jenis Cn-235 140

SNTT I -

007 Indah Pratiwi, Nurkhasanah

Evaluasi Musculoskeletal Disorders pada Aktivitas Pembatikan Menggunakan Metode Brief Survey 147 SNTT I -

008

Irman Amri , Masniar , Joni Budiman Efendi Laos

Analisa Sistem Pengendalian Bahan Bakar Minyak High Speed Diesel di Pltd Klademak Sorong, Papua Barat 156 SNTT I -

009 Ashar, Irman Amri, Usran

Analisa Performance Mesin Pengupas Kayu (Rotary) PT. Henrison Iriana

Sorong Menggunakan Metode Indeks Kapabilitas 164 SNTT I

-010

Ahmad Kholid Alghofari, Muhamad Arsyad Rifa’i

Upaya Peningkatan Produktivitas Mesin Mills Station Menggunakan Basis

Overall Equipment Effectiveness (OEE) 172 SNTT I -

011

St Nova Meirizha, Satriardi, Debi Syanopi

Analisis Performansi Sistem Kaizen

pada Departemen Recaust Kiln Effluent (RKE) PT. Rapp 179 SNTT I -

012

Okka Adiyanto, Bandul Suratmo, Devi Yuni Susanti

Perancangan Bangunan Pengering Kerupuk Menggunakan Pendekatan Pindah

Panas 187

SNTT I - 013

Dita Saraswati, Choirul Bariyah

Analisis Postur Kerja Perajin Sapu Rayung dengan Metode Quick Exposure

Check (QEC) 192

SNTT I - 014

Isana Arum Primasari,

Muhammad Hindarto Efisiensi Lintasan Produksi Pada Stasiun Kerja Penyablonan 199 SNTT I -

015

Reni Dwi Astuti,

Utaminingsih Linarti Klaster Jejaring Pengelolaan Sampah Mandiri Di Kabupaten Bantul 205 C. Informatika dan Teknik Komputer

SNTT IF - 001

Hindarto Hindarto, Izza

Anshory, Ade Efiyanti Ekstrasi Ciri Sinyal Jantung Menggunakan Wavelet Haar 212 SNTT

IF - 002

Yulmaini, Fitria, Elida Purba, Murhadi

Perancangan Sistem Penjamin Mutu dengan Model Capaian Mutu

Berkelanjutan di Perguruan Tinggi 220 SNTT

IF - 003

Muajibah Yuniati, Tito

Pinandita Color Blind Aplication Test Using Ishihara Method Based On Android 225 SNTT

IF - 004

Natalis Ransi, Rahmat Ramadhan, Adha Mashur

Sajiah, Alimuddin, La Surimi

Rancang Bangun Data Warehouse Universitas Halu Oleo Menggunakan

Model Stars Schemas 231 SNTT

IF - 005

Fiftin Noviyanto, Asep Setiawan

Penerapan Seo (Search Engine Optimization) White Hat Menggunakan Metode Link Kontekstual untuk Meningkatkan Serp di Website Infonasa.com 238 SNTT

IF - 006

Syahroni Hidayat, Habib Ratu Perwira Negara, Danang Tejo Kumoro

Penentuan Fungsi Basis Wavelet Terbaik untuk Sinyal Suara 247 SNTT

IF - 007

Restu Fahdiansyah, Andi Sofyan Anas

Teknologi Informasi Sebagai Penunjang Perkembangan Sistem Informasi

dalam Akuntansi 253

SNTT IF – 008

Tedy Setiadi, Nasruri Aji Pratomo, Andri Pranolo,

Muhammad Aziz

Sistem Informasi Geografis Pemetaan Tingkat Ekonomi Posdaya 261 SNTT

IF – 009

Aris Rakhmadi, Nana Suhendar

Penerapan Metode Topsis untuk Mendukung Program Bantuan Perumahan

Rakyat 268

SNTT IF – 010

Tresna Yudha Prawira , Sunardi , Abdul Fadlil

System Pendukung Keputusan / Decision Support System untuk Memprediksi Stok Barang pada Retail Mini Market Berbasis Mobile dengan Pendekatan

Analisis Menggunakan Methode Algoritma Apriori 274 SNTT

IF – 011

Sri Winiarti, Taufiq Ismail, Witriani, Muslihudin

Pengembangan SistemInformasi Eksekutifuntuk Penanganan Sanksi

Akademik 279

SNTT IF – 012

Sahiruddin, Imam Riadi, Sunardi

Analisis Forensik Recovery dengan Keamanan Fingerprint pada Smartphone

(10)

ix

SNTT IF – 013

Rohmat Taufiq , Arif Rifaldi

Perancangan Sistem Pendukung Keputusan (Spk) Penerimaan Karyawan

dengan Metode Simple Additive Weighting (Saw) pada PT Cometa International 290 SNTT

IF – 014 Nuril Anwar, Imam Riadi

Analisis Investigation Simcard Cloning Terhadap SMS Banking (Studi Kasus Pengguna Telkomsel dengan Layanan BNI SMS Banking) 298 SNTT

IF – 015

Rosida Vivin Nahari, Riza

Alfita Estimasi Local Motion Menggunakan Algoritma Pencarian Four Step 306 SNTT

IF – 016

Ahsan Anwar Sandiah, Abdul Fadlil, Rusydi Umar

Implementasi Fuzzy C-Means Untuk Clustering Data Penduduk Miskin

Dengan Penyajian Realtime Berbasis Web Mobile 314

D. Teknik Kimia Estimasi Local Motion Menggunakan

Algoritma Pencarian Four Step

SNTT K - 001

R Fatoni, V Handoyo, R C Astarini

Analisis Keselamatan Steam Boiler pada Pabrik Tahu Krian, Sidoarjo, Jawa

Timur 319

SNTT

K - 002 Erna Astuti, Zahrul Mufrodi

Pembuatan Biodiesel Dari Minyak Goreng Bekas Proses Kontinyu: Uji

Kualitas 325

SNTT

K - 003 Alvika Meta Sari, Ernawati

Pemanfaatan Limbah Tongkol Jagung Menjadi Serbuk Selulosa dengan Proses Hidrolisa untuk Aplikasi Hand Body Lotion 331 E. Teknik Mesin

SNTT

M - 001 Tris Sugiarto

Study Experimental Cold Dry Cutting on High Speed TurningProcess Against Tool Wear and Surface Roughness of Brass MS58 341

SNTT M - 002

Legisnal Hakim, Budi Istana, Japri

Rancang Bangun Mesin Press untuk Pencetakan Pellet Biomassa (Campuran Serabut dan Cangkang Kelapa Sawit) Sebagai Bahanbakar Alternatif Ketel Uap Mini

347 SNTT

M - 003 Denur, Japri

Perancangan Mesin Pemecah Cangkang KelapaSawit dengan Kapasitas 20 Kg

Per Jam 355

SNTT M - 004

Muh Alfatih Hendrawan, Pramuko Ilmu Purboputro,

Rika Isnanto

Pengaruh Filler Zinc Terhadap Perubahan Struktur Mikro pada Pengelasan

Titik Beda Material 365 SNTT

M - 005

Wawan Trisnadi Putra, Kuntang Winangun

Pengaruh Variasi Media Quenching Hasil Penyisipan Baja Bearing, Piringan Cakram, dan Pegas Daun pada Sisi Potong ( Cutting Edge ) Terhadap Sifat Kekerasan Produk Pande Besi

371 SNTT

M - 006

Mulyono Analisa Perpindahan Panas Konveksi Natural Pada Kotak Rongga Vakum

dengan Ratio Rongga 7,87 untuk Menyimpan Ikan 378 SNTT

M - 007

Bibit Sugito, Agus Hariyanto

Pengembangan Mesin Putar pada Pengrajin Gerabah Putaran Miring di Desa

Wisata Melikan 386

SNTT

M - 008 Agus Dwi Anggono, Zaenal Pengembangan Material Komposit Plastik HDPE untuk Aplikasi Bata Ringan 392 F. Teknik Sipil

SNTT S - 001

Sulfah Anjarwati, Mahesa Anggi Pinandita

Pengaruh Limbah Karet Ban Sebagai Campuran Aspal Terhadap Karakteristik

Marshall, pada Jenis Perkerasan Lapis Tipis Aspal Pasir (Latasir) Kelas B 396

SNTT S - 002

Sukmasari Antaria, Fenti Daud Sindagamanik, Nenny

Pengembangan Model Pengolahan Air Baku dengan Media Filter Zeolit

Alam Sulawesi Selatan 403

SNTT

S - 003 Andi Syaiful Amal

Evaluasi Kinerja Simpang Bersinyal (Studi Kasus : Jln. Raya Karanglo – Jln. Perusahaan Kota Malang) 411 SNTT

S – 004 Rofikatul Karimah

Pemanfaatan Limbah Pecahan Keramik dalam Pembuatan Beton Ringan

Non Pasir Ramah Lingkungan 418 SNTT

S – 005

L. Apriadi sopian Hidayat, M. Islamy Rusyda

Studi Pengaruh Aliran Debris Bambu Terhadap Kenaikan Muka Air di

Jembatan Tanpa Pilar 425 SNTT

S – 006 Alik Ansyori Alamsyah

Pemanfaatan Abu Ampas Tebu (Bagasse Ash Of Sugar Cane ) Sebagai Bahan Pengisi ( Filler ) dengan Variasi Tumbukan pada Campuran Aspal Panas Laston

433 SNTT

S – 007

Fauzan Hamdi, Muh.

Syafaat S. Kuba Degradasi Mekanik Beton Normal Pasca Bakar 444 SNTT

S – 008 Abd.Rakhim, Nurnawaty

Pengaruh Intensitas Curah Hujan pada Model Kolam Resapan Bervegetasi

(11)

x

SNTT S – 009

Rokhma , Hendrik Pristianto, Anisari Lingara

Uji Eksperimen Stabilisasi Tanah Dasar dengan Semen pada Ruas Jalan

Malawili Distrik Aimas Kabupaten Sorong 461 SNTT

S - 010

Wennie Mandela, Hendrik Pristianto, Muhammad Arif

Analisa Perbandingan Kualitas Beton dengan Agregat Halus Quarry Sungai

Maruni Manokwari dan Kampung Bugis Sorong 468 SNTT

S - 011 M. Zardan Araby

Analisis Beban Tekan Pada Joint Antara Kolom Dan Balok Pada Panjang Penyaluran Tulangan Sesuai Dengan PBI/SKSNI Dalam Tinjauan Daktilitas Beton

475

SNTT S - 012

Jazaul Ikhsan, Puji Harsanto, Ade Prima

Rivanto

Studi Kapasitas Infiltrasi Sedimen Di Kawasan Rawan Bencana Pada DAS

(12)

425

STUDI PENGARUH ALIRAN DEBRIS BAMBU TERHADAP KENAIKAN MUKA AIR DI JEMBATAN TANPA PILAR

L. Apriadi sopian Hidayat1*, M. Islamy Rusyda2

1,2 Jurusan/Prodi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Mataram

Alamat, Kota, Provinsi

*Email: [email protected]

Abstrak

Deposisi Debris kayu dan bambu saat terjadinya banjir bandang menyebabkan kenaikan permukaan air di hulu jembatan sehingga air mudah meluap. Penelitian terkait transportasi dan deposisi debris kayu telah banyak dilakukan oleh peneliti-peneliti di Eropa, Amerika dan Asia terutama di Jepang. Namun penelitian tersebut masih terbatas, sehingga penelitian terkait deposisi debris kayu maupun bambu masih perlu dilakukan khususnya negara di Asia yang beriklim tropis seperti indonesia Tujuan penelitian : (1) perilaku aliran debris bambu (2) pengaruhnya deposisinya terhadap kenaikan permukaaan air di hulu jembatan. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Hidrolika Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Mataram. Flume yang digunakan berukuran panjang 12 m, lebar 30 cm dan tinggi 40 cm. Pada kedua media tersebut diletakkan model jembatan yang berjarak 2.5 m dari hilir. Model jembatan mengacu pada karakteristik Jembatan Temango Bolot di Lombok Utara. Kemiringan flume yang digunakan adalah 0.01. Pengukuran permukaan air di hulu jembatan dilakukan dalam dua tahap. Pertama saat debris tertahan di jembatan dan saat tanpa debris

.

Hasil eksperimen menunjukkan bahwa jumlah debris bambu yang tertahan di jembatan dipengaruhi jumlha bambu yang dihanyutkan. Kenaikan muka air di hulu jembatan semakin meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah debris bambu yang tertahan. Loss koefisein tergantung pada jumlah bambu yang tertahan.

Kata kunci: bambu,debris,muka air, jembatan 1. PENDAHULUAN

Banjir sering membawa debris berupa batang kayu dan bambu meluncur ke sungai bagian hilir secara gravitasi dengan kemampuan daya rusak yang besar terhadap bangunan-bangunan yang dilaluinya. Aliran debris tersebut sering kali merusak berbagai fasilitas, merusak lingkungan dan mencelakakan manusia. Debris tersebut juga dapat tertahan di Jembatan (Diehl, 1997); bendung (Pfister dkk., 2013) pepohonan di dataran banjir (Bochiolla et al., 2008, Rusyda dkk. 2013) dan menyebabkan kenaikan permukaan air di hulu jembatan (Diehl, 1997, Schmocker dan Hager, 2011, Rusyda dkk. 2014) serta menimbulkan masalah lainnya misalnya timbulnya scouring pada jembatan (Villanueva dkk. 2014).

Aliran debris kayu dan bambu tidak dapat dipisahkan dari proses hidrologi dan hidrolika yang berkaitan dengan daerah aliran sungai. Proses hidrolika alirannya mencakup tiga hal pokok yaitu (1) Sumber debris (2) Transportasi debris dan (3) Deposisi debris.

Penelitian terkait proses hidrolika tersebut telah banyak dilakukan oleh peneliti-peneliti di Eropa, Amerika dan Asia terutama Jepang; sumber debris kayu (Abbe and Montgomery, 2003, Diehl, 2009 , Curan, 2010), Transportasi debris kayu (Braudrick dkk. 1997, Braudrick and Grant, 2001, Bocchiola dkk, 2006, 2008, Schmocker dan Hager, 2011, Crosato dkk, 2013 Pfister dkk., 2013, Davidson et al., 2015) dan deposisi debris kayu (Bocchiola et al., 2008, Braudrick and Grant, 2001, Curan, 2010, Villanueva dkk. 2014, Rusyda dkk. 2014).

Seperti halnya daerah-daerah di Indonesia lainnya, Lombok merupakan salah satu

daerah di Indonesia yang rawan bencana. Misalnya bencana banjir di kabupaten Lombok

Utara pada tahun 2014, hujan lebat memicu terjadinya banjir bandang di Sungai Kelambu.

Banjir tersebut mengangkut batang-batang kayu dan bambu. Batang bambu yang lebih

kecil dan bambu sampai ke bagian hilir sungai tersebut dan tertahan oleh Jembatan

Kelambu dan Jembatan Tebango Bolot. Permasalahan ini menjadi isu yang penting dalam

penanggulangan dan pengendalian bencana banjir khusus di sungai bagian hilir.

Beberapa penelitian terdahulu yang telah diuraikan diatas lebih fokus pada aliran

banjir yang mengangkut debris berupa batang-batang kayu, Penelitian-penelitian tersebut

(13)

426

tidak membahas masalah aliran banjir yang membawa debris berupa bambu dan deposisi

bambu. Demikian pula dengan penelitian terkait pengaruh batang-batang kayu atau bambu

yang tertahan di jembatan terhadap kenaikan permukaan air di hulu jembatan masih

terbatas. Misalnya, Rusyda dkk (2014a,b) menginvestigasi perilaku batang-batang bambu

yang tertahan di jembatan dan pengaruhnya terhadap kenaikan permukaan air.

Karateristik bambu tentunya berbeda dengan karakteristik kayu, meskipun bambu

memiliki dimensi (panjang dan diameter) dan pola aliranya yang mirip dengan

batang-batang kayu, berat spesifik dan daya rusaknya yang lebih kecil dari kayu tetapi

transportasi bambu yang terbawa oleh banjir dan deposisinya telah menimbulkan

permasalahan baru bagi masyarakat yang tinggal di sekitar sungai. Beberapa peristiwa

banjir dan luapan aliran sungai yang terjadi di Indonesia tidak terlepas dari transportasi

bambu dan deposisi bambu di Jembatan (Gambar 1). Sehingga penelitian dasar terkait hal

tersebut perlu dilakukan untuk membantu memecahkan permasalahan tersebut. Penelitian

ini bertujuan untuk membuat model prediksi kenaikan permukaan air di hulu jembatan

yang menahan debris saat banjir

Gambar 1. Dokumentasi banjir di beberapa daerah di Indonesia

2. METODOLOGI

2.1 Model Hidrolika

Flume eksperimen dilaksanakan di Laboratorium Hidrolika Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Mataram. Flume tersebut berbentuk persegi empat yang kedua sisi dan dasarnya terbuat dari acrilic. Flume ini memiliki panjang 12 m, lebar 30 cm dan tinggi 40 cm. Dasar flume adalah dasar tetap yang terbuat dari papan yang ditempel sedimen dasar sesuai dengan karakteristik sedimen dasar sungai yang dimodelkan. Kemiringan flume sebesar 0.01. Pada flume juga diletak keranjang yang berfungsi untuk melepas debris dengan jarak 5 m dari model jembatan. (Gambar 2)

2.2 Model Jembatan

Model jembatan yang akan digunakan untuk flume ekperimen yaitu jembatan tanpa pilar. Perbandingan ukuran Jembatan Temango Bolot dan skala laboratorium adalah 1: 40. (Gambar 3) 2.3 Model debris

Model debris yang akan digunakan adalah bambu. Model debris yang digunakan berdiameter 2 mm dan panjang berkisar dari 3 cm sampai dengan 11 cm dengan jumlah batang setiap eksperimen. Sebelum eksperimen, bambu tersebut akan direndam selama 10 menit setelah itu diletakkan ke dalam keranjang yang telah dibuat dengan kemiringan 45𝑜, kemudian dilepaskan saat

(14)

427

Gambar 2. Sketsa flume dan flume

(15)

428

2.4 Prosedur eksperimen

Air yang akan digunakan dalam penelitian ini berasal dari aliran Sungai Unus. Air sungai tersebut di pompa dan disalurkan melalui pipa pengatur lalu disuplai dari hulu flume Air tersebut mengalir sepanjang kedua media tersebut menuju hilir dengan debit aliran yang tetap dan kedalaman air yang seragam. Debit sungai yang dialirkan disesuaikan dengan kondisi aliran saat sungai penuh. Satu menit setelah aliran tersebut mencapai hulu jembatan, model debris dilepas dari keranjang. Jarak keranjang pembuang dan model jembatan didesain 5 m. Ada tiga tahap pengukuran kedalaman air yaitu: (1) pada saat model jembatan belum terpasang di flume atau di model fisik sungai (2) pada saat model jembatan terpasang di flume (3) pada saat model debris tertahan oleh model jembatan (Gambar 4)

Gambar 4. Pengukuran debit dan waktu pengukuran muka air

Pengukuran tinggi muka air akan dilakukan pada arah memanjang dan melintang dengan menggunakan point gage. Pengukuran arah memanjang dilakukan pada bagian tengah flume atau model fisik melalui dua tahap. Pertama, sepanjang 1.5 meter dari hilir jembatan kearah hilir flume atau model fisik sungai dengan ukuran yang telah ditetukan. Kedua sepanjang 2.5 m dari hulu jembatan kearah hulu flume atau model fisik sungai dengan ukuran yang telah ditentukan.

Untuk menginvestigasi perilaku model debris, 2 buah video kamera akan dipasang di sekitar flume. Satu video kamera dipasang di dekat hilir flume untuk merekam aktivitas saat mengukur debit air. Satu video kamera dipasang di sisi kiri dan kanan flume yang berdekatan dengan model jembatan untuk merekam perilaku model bambu saat tertahan. Satu video kamera diletakkan diatas flume tepatnya di atas model jembatan guna merekam perilaku model debris bambu.

3. HASIL DAN PEMBAHASAN

3.1 Model debris

Eksperimen ini dilakukan sebanyak 8 kali dengan jumlah model debris bambu yang dihanyutkan berkisar dari 135 batang sampai dengan 450 batang dengan debit rata-rata 450 cm2/s (Tabel 1).

Jumlah debris yang tertahan ditunjukkan pada Gambar 5. Tabel 1. Debris yang dihanyutkan

No Eksperimen Jumlah model debris yang dihanyutkan (batang)

Debit (cm2/s)

1 450 (jumlah batang masing-masing 50) 468.8 2 3 4 5 6 7 8

405(jumlah batang masing-masing 45) 360(jumlah batang masing-masing 40) 315(jumlah batang masing-masing 35) 270(jumlah batang masing-masing 30) 225(jumlah batang masing-masing 25) 180(jumlah batang masing-masing 20) 135(jumlah batang masing-masing 15)

455.8 447.9 432.4 439.9 443.4 440.4 444.7

(16)

429

Gambar 5. Jumlah bambu yang tertahan 3.2 Elevasi muka air

Gambar 6 menunjukkan hasil pengukuran muka air pada eksperimen yang dilakukan pada tanggal 13 Mei 2017. Garis biru mewakili elevasi muka saat debris bambu tertahan di hulu jembatan. Garis hitam menunjukkan elevasi muka air tanpa jembatan.

Gambar 6. Elevasi muka air pada eksperimen ke 3 3.3 Kenaikan muka air

Untuk menghitung kenaikan muka air, Rusyda dkk (2014a) memperkenal persamaan sebagai berikut: j d j u j ud h h h    (1) Dengan : hj

u = kedalaman air di hulu model jembatan saat debris bambu tertahan

hj

d = kedalaman air di hilir model jembatan saat debris bambu tertahan ;

Hasil pengukuran ditunjukkan pada Gambar 7. Gambar 7 menunjukkan bahwa kenaikan muka air meningkat secara signifikan seiring meningkatnya jumlah debris bambu yang tertahan.

0 5 10 15 20 25 0 10 20 30 40 50 11 cm 10 cm 9 cm 8 cm 7 cm 6 cm 5 cm 4 cm 3 cm Ju m la h De br is ka y u ya n g te rt aha n

Jumlah debris bambu yang dihanyutkan berdasarkan panjang batang

Jembatan tanpa pilar

x (cm) y = 15 cm Run 3 - 13 Mei 2017 E le v asi p er mu k aa n a ir (c m)

Elevasi muka iar saat debris bambu tertahan

Elevasi muka air tanpa jembatan

0 5 10 -90 -80 -70 -60 -50 -40 -30 -20 -10 0 10 20 30 1 2 3 4 6 7 8 9

(17)

430

Gambar 7. Perbandingan jumlah debris bambu yang tertahan dan kenaikan muka air

3.4 Loss koefisien

Kehilangan tinggi tekanan akibat di Jembatan yang menahan debris saat banjir di sungai dapat disebut juga ‘loss koefisien’ (Rusyda dkk 2014a). Persamaan untuk menghitung‘loss koefisien’ adalah sebagai berikut:

v

g

E

f

dj

udj

/

(

dj

)

2

/

2

(2) dimana :

j d j d j u j u j ud

h

g

v

h

g

v

E

2

)

(

2

)

(

2 2 (3)

Dengan

f

jd

: loss koefisien karena adanya debris,

v

ju

: kecepatan di hulu akibat debris

v

j

d

: kecepatan di hilir karena adanya debris,

∆E

j

ud

: kehilangan energi antara hulu dan hilir karena adanya debris,.

Gambar 8 menunjukkan bahwa loss koefisien mengalami kenaikan jika jumlah debris bamboo yang tertahan bertambah.

Gambar 8. Perbandingan jumlah debris bambu yang tertahan dan loss koefisien 0 1 2 3 4 5 0 20 40 60 80 100

Jumlah debris bambu yang tertahan h j ud h j d 0 1 2 3 4 5 0 20 40 60 80 100 f j d

(18)

431

4. KESIMPULAN DAN SARAN

4.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil eksperimen yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: 1. Jumlah debris bambu yang tertahan berpengaruh terhadap jumlah debris bambu yang di

hanyutkan;

2. Kenaikan muka air yang terjadi dipengaruhi oleh jumlah debris bambu yang tertahan di jembatan;

3. Loss koefisien tergantung pada jumlah debris bambu yang tertahan jumlah debris bamboo yang tertahan di jembatan tanpa pilar

4.2 Saran

Penelitian ini hanya menggunakan jumlah debris bambu berkisar dari 135 batang sampai dengan 450 batang dengan jumlah eksperimen delapan kali. Penelitian lanjutan sebaiknya dilakukan dengan menambah jumlah debris bambu yang dihanyut dan jumlah eksperimen untuk menyempurnakan hasil penelitian ini. Penggunakan model debris bambu dengan menggunakan akar atau rumpun bambu dapat juga dilakukan.

DAFTAR PUSTAKA

Abbe T.B. dan Montgomery D.R. (1996). Large woody debris jams, channel hydraulics and habitat formation in large rivers. Regulated Rivers: Research & Management, 12, 201-221.

Bertoldi W., Welber M., Mao L, Zanella S. dan Comiti F. (2014). A flume experiment on wood storage and remobilitation in braided river systems. Earth Surface Processes and Landforms, 39. 804-813.

Bocchiola D., Rulli M.C. dan Rosso R. (2006). Transport of large woody debris in the presence of obstacles. Geomorphology, 76 (1-2), 166-178.

Bocchiola D., Rulli M.C. dan Rosso R. (2008). A flume experiment on the formation of wood jams in rivers. Water Resources Research, 44 (2),W02408.

Braudrick C.A., Grant G.E., Ishikawa Y. dan Ikeda H. (1997). Dynamics of wood transport in streams: a flume experiment. Earth Surface Processes and Landforms, 22, 669-683. Braudrick C.A. dan Grant G.E. (2001). Transport and deposition of large woody debris in streams:

A flume experiment. Geomorphology, 41 (4), 263-283.

Crosato A., Rajbhandari N., Comiti F., Cherradi X. and Uijttewaal W.S.J. (2013). Flume experiments on entrainment of large wood in low-land rivers. Journal Hydraulic Research. 51-5, 581-588.

Curran J. C (2010). Mobility of large woody debris (LWD) jams in a low gradient channel. Geomorphology 116. 320-329.

Davidson, S.L. MacKenzie L.G. dan Eaton B.C. (2015). Large wood transport and jam formation in a series of flume experiments. Water Resource Research, 51, 10065-10077.

Diehl T.H. (1997). Potential drift accumulation at bridges. Report FHWA-RD-97-028, Washington : U.S. Dept. of Transportation, Federal Highway Administration.

Hashimoto H., Park K. dan Watanabe M. (2003). Overland Flood Flow around the JR Hakata-eki station from the Mikasa River (Dalam Bahasa Jepang). Journal of Japan Society for Natural Disaster, 21-4,369-384.

Pfister M., Capobianco D., Tullis B dan Schleiss A.J. (2013). Debris-Blocking Sensitivity of Piano Key Weirs under Reservoir-Type Approach Flow. Journal of Hydraulic Engineering. 139.1134-1141.

Rusyda M.I., Hashimoto H., Ikematsu S. dan Sakada K. (2013a). Characteristics of woody debris deposition during the Yabe River Flood, Japan: nortern Kyushu Flood Disaster in July 2012. Advances in River Sediment Research, Ed. Fukuoka S., Nakagawa H., Sumi T. and Zhang H. London:CRC Press, 181.

Rusyda M.I., Sakada K., Ikematsu S. dan Hashimoto H. (2013b). An investigation into woody debris trapped by riparian trees during the Yabe River Flood in Japan. Proceedings of the 35th IAHR World Congress, Chengdu, 8-13 September 2013. Tsinghua University.

Rusyda M.I., Hashimoto H. dan Ikematsu S. (2014a). Log jam formation by an obstruction in a river. River Flow 2014. Schleis et al. (Eds) .Taylor & Francis Group, London.

(19)

432

Rusyda M.I., Kusukubo M., Maricar M.F. Ikematsu S. dan Hashimoto H. (2014b). Woody debris accumulation during the flood event in the nayoshi river tsuwano town japan. Proceeding of 19th The Asia and Pacific Regional Division of the IAHR, Water Resource Universty, Vietnam.

Rusyda M.I.(2015) Backwater rise due to log jam at an arched bridge during a flood (A flume experiment), Proceedings of the 14th International Conference on QiR (Quality in Research). 10-13 August 2015. To be published.

Schmocker L. and Hager W.H. (2011). Probability of drift blockage at bridge decks. Journal of Hydraulic Engineering, 137 (4), 269-274.

Villanueva V.R., Castellet E.B., Diez-Herrero A. Bodoque J.M. and Sanchez-Juny M (2014). Two-dimensional modelling of large wood transport during flash floods. Earth Surface Processes and Landforms, 39. 438-449.

(20)

Gambar

Gambar 1. Dokumentasi banjir di beberapa daerah di Indonesia   2.  METODOLOGI
Gambar 2. Sketsa flume dan flume
Gambar 4. Pengukuran debit dan waktu pengukuran muka air
Gambar 5. Jumlah bambu yang tertahan  3.2  Elevasi muka air
+2

Referensi

Dokumen terkait

Hiponatremia hipotonik hiper#olemik terjadi akibat adanya peningkatan total %airan tubuh yang selanjutnya dapat dibedakan dengan pemeriksaan konsentrasi natrium pada

Para bapak dan ibu dosen Farmasi Universitas Muhammadiyah Malang, yang telah memberikan ilmu dan bimbingan sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini.. Ibu dan

Berdasarkan pendapat para ahli di atas, dapat penulis simpulan bahwa mutu (quality) adalah sebuah filsosofis dan metodologis, tentang (ukuran) dan tingkat baik buruk suatu

1.Model Fungsional pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak pendekatan kelurga (Lampiran) Model fungsional artinya meningkatkan fungsi keluraga dengan rujukan normatif Inpres

• Bentuk garis : garis melengkung tidak beraturan kontinu digambar dengan satu garis dan ada tanda palang tiga buah. • Tebal garis : 0,5 mm • Warna

Berdasarkan hasil analisis data dan perhitungan statistik yang telah diuraikan pada bab sebelumnya terkait dengan penelitian tentang pengaruh pengambilan keputusan

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perbedaan prestasi belajar matematika dan keterampilan berpikir kritis antara siswa yang belajar dengan menerapkan