i
PROSIDING
SIMPOSIUM NASIONAL TEKNOLOGI TERAPAN
(SNTT) V 2017
Tema:
“Menjembatani Kesenjangan Dari Teknologi Baru Menuju
Teknologi Pintar dan Berkelanjutan”
Rabu, 10 Rabi’ul Awal 1439H / 29 November 2017M
Lombok Raya Hotel
Diselenggarakan oleh:
FORUM GROUP DISKUSI TEKNOLOGI
PERGURUAN TINGGI MUHAMMADIYAH SE-INDONESIA
&
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM
2017
ii
Prosiding Simposium Nasional Teknologi Terapan (SNTT V)
ISSN 2339-028X
Diterbitkan oleh:
Forum Grup Diskusi Teknologi (FGDT)-PTM VIII
Sekretariat Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Mataram
Hak Cipta ©2017 ada pada penulis
Artikel dalam prosiding ini dapat digunakan, dimodifikasi, dan disebarluaskan secara bebas
untuk tujuan bukan komersial (non profit), dengan syarat tidak menghapus atau mengubah
atribut penulis. Tidak diperbolehkan melakukan penulisan ulang kecuali mendapatkan izin
terlebih dahulu dari penulis.
iii
Panitia Pelaksana Forum Grup Diskusi Teknologi
Perguruan Tinggi Muhammadiyah (FGDT-PTM) Ke- VIII
Universitas Muhammadiyah Mataram Tahun 2017
Dewan Pembina : Majlis DIKTI LITBANG PP
Muhammadiyah
Drs. Mustamin H. Idris, MS. (Rektor UM Mataram)
Dewan Pengarah : Ir. Moehamad Aman, M.T.
Ir. Eko Budi Leksnono, M.T. M. Taufiq Tamam, S.T., M.T. Ir. Sri Sunarjono, Ph.D. Hamzah Al Imran, S.T., M.T. Jazaul Ikhsan, Ph.D.
Kartika Firdausy, S.T., M.T. Yun Arifatul Fatimah, Ph.D. Ir. Sudarman, M.T.
Penanggung Jawab : Ir. Isfanari, S.T., M.T.
Anwar Ma’ruf, S.T., M.T.
Ketua : Joni Safaat Adiansyah, Ph.D.
Sekretaris : Ir. Ima Rahmawati S., S.T., M.M.T.
Bendahara : Ir. Diah Rahmawati, S.T., M.Sc.
Seksie Kesekretariatan : Ir. Titik Wahyuningsih, S.T., M.T. Salahudin, S.Pt.
Humaira, S.Pd., M.Pd. Sri Hardiningsing, S.Kom. Seksie Perlengkapan &
IT Support
: M.Ghazali, S.T. Sarman, S.I.P. Muslihin, Amd. Perp. Nuraini
Sri Maryati Seksie Dokumentasi dan
Publikasi
: Alpiana, S.T., M.Eng.
Bedy Fara Aga Matrani, S.T., M.T. Rifqi Anra Wijara, S.T., M.T. Seksie Transportasi dan
Akomodasi
: Fariz Primadi Hirsan, S.T., M.T. Agus Kurniawan, S.I.P., M.Eng. Ir. H. Rudy Razak, CES.
Seksie Kesehatan (P3K) : Nurul Qiyaam, M.Klin., Apt. Maria Ulfa, Amd. Kep. M. Ramdhani, Amd. Kep.
iv
Seksie SNTT V : Agustiani Ernawati, S.T., M.Tech.
Baiq Harly Widayanti, S.T., M.M. Agus Setiawan, S.T., M.Kom.
Itmi Hidayat Kurniawan, S.T., M.Eng. Fahrudin Mukti Wibowo, S.Kom., M.Eng. Feri Wibowo, S.Kom. M.Cs.
Seksie ICEAT I : Dr. Dwi Winarti, S.T., M.T.
Dr. Eng. M. Islamy Rusyda, S.T., M.T. Dr. Tole Sutikno
Dr. Aris Widyo Nugroho Andri Pranolo, M.Cs. Adhi Prahana, M.Cs. Achmad Azhari, M.Eng. Herry Purnawa, Ph.D. Tri Widayatno, Ph.D. Seksie Program Kreativitas
Mahasiswa
Muhammadiyah (PKMM)
: Febrita Susanti, S.T., M.Eng. Syamsul Hidayat, S.T., M.T. Sri Apriani Puji Lestari, S.T., M.T. Dr. Slamet Riyadi
Dr. Ahmad Mubin
Taufiq Ilham Maulana, S.T., M.Eng. Ir. Ahmad Kholid Alghofari, S.T., M.T., IPM.
Seksie Gelar Teknologi : Ardi Yuniarman, S.T., M.Sc. Dr. Harry Irawan Johari, M.Si. Seksie Wellcome Party –
City Tour – Kunjungan Industri
: Rasyid Ridha, S.T., M.Si.
Maya Saridewi Pascanawati, S.T., M.T. Hidayati, S.Pd., M.Hum.
v
Kata Pengantar Assalamualaikum Wr.Wb
Atas nama panitia pelaksana, saya ingin menghaturkan selamat datang untuk bapak/ibu semua di International Conference on Engineering and Applied Technology (ICEAT) yang pertama dan Seminar Nasional Teknologi Terapan yang kelima (SNTT).
Isu-isu keberlanjutan mengemuka dan mempengaruhi kehidupan manusia, di sisi lain teknologi memegang peranan yang penting di dalam percepatan untuk pencapaian target-target pembangunan berkelanjutan. Kedua faktor ini telah memotivasi para peneliti untuk terus berdiskusi terkait dengan keberlanjutan dan teknologi. Hal ini selaras dengan tema seminar kita ‘Menjembatani kesenjangan dari teknologi baru menuju teknologi pintar dan berkelanjutan’. Kami berharap bahwa seminar ini akan membawa pertukaran ide dan aksi sebagai katalis dalam kerjasama baik tingkat nasional maupun internasional.
Dengan bangga saya informasikan bahwa akan ada presentasi 150 makalah yang terbagi ke dalam 7 sesi parallel. Para pemakalah berasal dari Jepang. Malaysia, dan Indonesia. Pemakalah yang berasal dari Indonesia mewakili Indonesia bagian barat dan bagian timur (dari Aceh sampai Papua). Saya ingin menghaturkan terima kasih mendalam kepada para pembicara kunci yaitu Professor Masaharu Fujita dari Kyoto University Japan, A/Professor Michele Rosano dari Curtin University Western Australia, dan Ibu Inten Sripeni dari PT Indonesia Power Jakarta. Melalui kesempatan ini saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para sponsor: Garuda Indonesia, Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat, dan PT Amman Mineral Nusa Tenggara.
Terakhir, Saya berharap seminar ini akan menghadirkan pengalaman baru yang menarik, menyediakan platform untuk menambah teman dan belajar dari sesama. Saya berharap pengalaman selama berada di Lombok akan menyenangkan dan tidak terlupakan.
Wabillahi Taufik Walhidayah Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Salam hangat,
Joni Safaat Adiansyah, Ph.D Ketua Pelaksana
vi
Sambutan Ketua FGDT
Pujisyukur Alhamdulillah kehadlirat Allah SWT atas segala ni’mat dan karunia-Nya sehingga kami dapat menyelenggarakan Forum Grup Diskusi Teknologi (FGDT), International Conference on Engineering and Applied Technology (ICEAT) dan Simposium Nasional Teknologi Terapan (SNTT).
Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan dari FGDT yang dilaksanakan setiap tahun.FGDT yang dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Mataram ini merupakan FGDT yang ke-8, ICEAT yang ke-1 dan SNTT yang ke-5. Kami berharap simposium ini dapat menjadi wahana untuk memberi masukan-masukan pada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada segenap panitia yang telah bekerja keras untuk terlaksananya kegiatan ini. Kepada segenap pemateri dan pemakalah, kami juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya.
Akhirnya semoga acara ini dapat berlangsung dengan baik dan memberi manfaat kepada semua pihak, Terimakasih.
Purwokerto, November 2017
Ketua FGDT - PTM Anwar Ma’ruf, S.T., M.T.
vii DAFTAR ISI
Cover Dalam i
Organisasi Penyelenggara iii
Kata Pengantar v
Daftar Isi vii
A. BIDANG TEKNIK ELEKTRO No.
Artikel Penulis 1 Judul Artikel SNTT
E-001
Anfasal Maulan, Dewa Ardhika Randi, Dian Giri
Winandar, Alifia Nugti Maghfiroh
Pemanfaatan Air Laut Sebagai Media Penyuplai Kebutuhan Listrik Kapal 1
SNTT
E-002 Arif Johar Taufiq
Kontrol Pid Pengaturan Temperatur Inkubator Sebagai Sarana Belajar
Kontroler Pid Digital 8 SNTT
E-003 Desriyanti, Didik Riyanto
Analisis Instument Keriteria dalam Sistem Pendukung Keputusan Penetuan
Calon Penerima Bantuan 14 SNTT
E-004
Prasetya, Dedi Ary,
Yusdianto, Viki Pemantau Kualitas Lingkungan Portabel Berbasis Sistem Arduino 21 SNTT
E-005 Umar Analisis Rugi Daya Akibat Penambahan Penyulang Baru GI Masaran 32 SNTT
E-006
Agus Supardi, Rahajeng Hafidz Bastian
Rancang Bangun Generator Magnet Permanen Fluks Aksial Tiga Fase Berdaya
Kecil 38
SNTT E-007
Koko Joni, Achmad Fiqhi Ibadillah, Achmad Faidi
Rancang Bangun Pengatur Tegangan Otomatis Pada Generator Ac 1 Fasa
Menggunakan Kendali Pid (Proportional Integral Derivative) 44 SNTT
E-008
Achmad Fiqhi Ibaidillah, Diana Rahmawati
Perancangan dan Pembuatan Stop Kontak Berbasisfacerecognitiondengan
Metode Principle Component Analysis (PCA) 54
SNTT E-009
Kunto Aji Wibisono,
Achmad Fiqhi Ibadillah Online Image Processing Sebagai Sistem Deteksi Kualitas Tembakau Madura 65 SNTT
E-010
Miftachul Ulum, Diana Rahmawati, Rofidi Kamil
Desain Kendali Fuzzy Pid (Proporsional Integral Derivative) Mesin Pengering Tembakau Otomatis Berbasis Arduino 73 SNTT
E-011
Diana Rahmawati, Kunto Aji Wibisono, Fajar Dwima
Analisis Sistem Parkir Cerdas Berbasis OCR (Optical Character Recognition) Menggunakan Metode Confussion Matrix 82 SNTT
E-012
Mochammad Muslich, Widyawan, Sri Suning
Kusumawardani
Perancangan Sistem Pemantauan Koneksi Jaringan Serat Optik Berbasis Web Untuk Divisi Telkom Solo 89
SNTT E-013
Haryanto, Septian Rahman
Hakim Augmented Reality Permainan Bola Pingpong Menggunakan Flartoolkit 98 B. Bidang Teknik Industri
SNTT I - 001
Fandi Saputra, Endah Utami
Rancangan Kualitas Layanan Armada Transportasi Akap dengan House Of
Quality (HoQ) Melalui Pendekatan Model Kano 105
SNTT I - 002
Zayyinul Hayati Zen, Faradila Ananda Yu, Dedi
Dermawan, Hendra Harianto
Analisis Postur Kerja Menggunakan Metode Quick Exposure Check (QEC)
Sebagai Dasar Kajian Perancangan Alat Bantu di PT. Asia ForestamaRaya 112 SNTT I -
003
Muhammad Faishal, Hayati Mukti Asih
Perencanaan Kapasitas Permintaan Yang Tidak Pasti dengan Integrasi Robust
viii
SNTT I - 004
Tri Budiyanto, Mukhtar Aziz
Intervensi Ergonomi Fasilitas Kerja Sortasi Belut Meningkatkan Kualitas
Keseragaman dan Output 127 SNTT I -
005
Renty Anugerah Mahaji Puteri, Yakub
Analisa Keluhan dan Usulan Perancangan Troli Ergonomis Sebagai Alat Bantu Angkut dengan Menggunakan Metode Reba (Studi Kasus : Pelelangan Ikan Muara Angke)
133 SNTT I -
006
Much. Djunaidi, Andrew Krishna Ryantaffy
Analisis Penyebab Kecacatan Komponen Rib pada Wing Structure Pesawat
Jenis Cn-235 140
SNTT I -
007 Indah Pratiwi, Nurkhasanah
Evaluasi Musculoskeletal Disorders pada Aktivitas Pembatikan Menggunakan Metode Brief Survey 147 SNTT I -
008
Irman Amri , Masniar , Joni Budiman Efendi Laos
Analisa Sistem Pengendalian Bahan Bakar Minyak High Speed Diesel di Pltd Klademak Sorong, Papua Barat 156 SNTT I -
009 Ashar, Irman Amri, Usran
Analisa Performance Mesin Pengupas Kayu (Rotary) PT. Henrison Iriana
Sorong Menggunakan Metode Indeks Kapabilitas 164 SNTT I
-010
Ahmad Kholid Alghofari, Muhamad Arsyad Rifa’i
Upaya Peningkatan Produktivitas Mesin Mills Station Menggunakan Basis
Overall Equipment Effectiveness (OEE) 172 SNTT I -
011
St Nova Meirizha, Satriardi, Debi Syanopi
Analisis Performansi Sistem Kaizen
pada Departemen Recaust Kiln Effluent (RKE) PT. Rapp 179 SNTT I -
012
Okka Adiyanto, Bandul Suratmo, Devi Yuni Susanti
Perancangan Bangunan Pengering Kerupuk Menggunakan Pendekatan Pindah
Panas 187
SNTT I - 013
Dita Saraswati, Choirul Bariyah
Analisis Postur Kerja Perajin Sapu Rayung dengan Metode Quick Exposure
Check (QEC) 192
SNTT I - 014
Isana Arum Primasari,
Muhammad Hindarto Efisiensi Lintasan Produksi Pada Stasiun Kerja Penyablonan 199 SNTT I -
015
Reni Dwi Astuti,
Utaminingsih Linarti Klaster Jejaring Pengelolaan Sampah Mandiri Di Kabupaten Bantul 205 C. Informatika dan Teknik Komputer
SNTT IF - 001
Hindarto Hindarto, Izza
Anshory, Ade Efiyanti Ekstrasi Ciri Sinyal Jantung Menggunakan Wavelet Haar 212 SNTT
IF - 002
Yulmaini, Fitria, Elida Purba, Murhadi
Perancangan Sistem Penjamin Mutu dengan Model Capaian Mutu
Berkelanjutan di Perguruan Tinggi 220 SNTT
IF - 003
Muajibah Yuniati, Tito
Pinandita Color Blind Aplication Test Using Ishihara Method Based On Android 225 SNTT
IF - 004
Natalis Ransi, Rahmat Ramadhan, Adha Mashur
Sajiah, Alimuddin, La Surimi
Rancang Bangun Data Warehouse Universitas Halu Oleo Menggunakan
Model Stars Schemas 231 SNTT
IF - 005
Fiftin Noviyanto, Asep Setiawan
Penerapan Seo (Search Engine Optimization) White Hat Menggunakan Metode Link Kontekstual untuk Meningkatkan Serp di Website Infonasa.com 238 SNTT
IF - 006
Syahroni Hidayat, Habib Ratu Perwira Negara, Danang Tejo Kumoro
Penentuan Fungsi Basis Wavelet Terbaik untuk Sinyal Suara 247 SNTT
IF - 007
Restu Fahdiansyah, Andi Sofyan Anas
Teknologi Informasi Sebagai Penunjang Perkembangan Sistem Informasi
dalam Akuntansi 253
SNTT IF – 008
Tedy Setiadi, Nasruri Aji Pratomo, Andri Pranolo,
Muhammad Aziz
Sistem Informasi Geografis Pemetaan Tingkat Ekonomi Posdaya 261 SNTT
IF – 009
Aris Rakhmadi, Nana Suhendar
Penerapan Metode Topsis untuk Mendukung Program Bantuan Perumahan
Rakyat 268
SNTT IF – 010
Tresna Yudha Prawira , Sunardi , Abdul Fadlil
System Pendukung Keputusan / Decision Support System untuk Memprediksi Stok Barang pada Retail Mini Market Berbasis Mobile dengan Pendekatan
Analisis Menggunakan Methode Algoritma Apriori 274 SNTT
IF – 011
Sri Winiarti, Taufiq Ismail, Witriani, Muslihudin
Pengembangan SistemInformasi Eksekutifuntuk Penanganan Sanksi
Akademik 279
SNTT IF – 012
Sahiruddin, Imam Riadi, Sunardi
Analisis Forensik Recovery dengan Keamanan Fingerprint pada Smartphone
ix
SNTT IF – 013
Rohmat Taufiq , Arif Rifaldi
Perancangan Sistem Pendukung Keputusan (Spk) Penerimaan Karyawan
dengan Metode Simple Additive Weighting (Saw) pada PT Cometa International 290 SNTT
IF – 014 Nuril Anwar, Imam Riadi
Analisis Investigation Simcard Cloning Terhadap SMS Banking (Studi Kasus Pengguna Telkomsel dengan Layanan BNI SMS Banking) 298 SNTT
IF – 015
Rosida Vivin Nahari, Riza
Alfita Estimasi Local Motion Menggunakan Algoritma Pencarian Four Step 306 SNTT
IF – 016
Ahsan Anwar Sandiah, Abdul Fadlil, Rusydi Umar
Implementasi Fuzzy C-Means Untuk Clustering Data Penduduk Miskin
Dengan Penyajian Realtime Berbasis Web Mobile 314
D. Teknik Kimia Estimasi Local Motion Menggunakan
Algoritma Pencarian Four Step
SNTT K - 001
R Fatoni, V Handoyo, R C Astarini
Analisis Keselamatan Steam Boiler pada Pabrik Tahu Krian, Sidoarjo, Jawa
Timur 319
SNTT
K - 002 Erna Astuti, Zahrul Mufrodi
Pembuatan Biodiesel Dari Minyak Goreng Bekas Proses Kontinyu: Uji
Kualitas 325
SNTT
K - 003 Alvika Meta Sari, Ernawati
Pemanfaatan Limbah Tongkol Jagung Menjadi Serbuk Selulosa dengan Proses Hidrolisa untuk Aplikasi Hand Body Lotion 331 E. Teknik Mesin
SNTT
M - 001 Tris Sugiarto
Study Experimental Cold Dry Cutting on High Speed TurningProcess Against Tool Wear and Surface Roughness of Brass MS58 341
SNTT M - 002
Legisnal Hakim, Budi Istana, Japri
Rancang Bangun Mesin Press untuk Pencetakan Pellet Biomassa (Campuran Serabut dan Cangkang Kelapa Sawit) Sebagai Bahanbakar Alternatif Ketel Uap Mini
347 SNTT
M - 003 Denur, Japri
Perancangan Mesin Pemecah Cangkang KelapaSawit dengan Kapasitas 20 Kg
Per Jam 355
SNTT M - 004
Muh Alfatih Hendrawan, Pramuko Ilmu Purboputro,
Rika Isnanto
Pengaruh Filler Zinc Terhadap Perubahan Struktur Mikro pada Pengelasan
Titik Beda Material 365 SNTT
M - 005
Wawan Trisnadi Putra, Kuntang Winangun
Pengaruh Variasi Media Quenching Hasil Penyisipan Baja Bearing, Piringan Cakram, dan Pegas Daun pada Sisi Potong ( Cutting Edge ) Terhadap Sifat Kekerasan Produk Pande Besi
371 SNTT
M - 006
Mulyono Analisa Perpindahan Panas Konveksi Natural Pada Kotak Rongga Vakum
dengan Ratio Rongga 7,87 untuk Menyimpan Ikan 378 SNTT
M - 007
Bibit Sugito, Agus Hariyanto
Pengembangan Mesin Putar pada Pengrajin Gerabah Putaran Miring di Desa
Wisata Melikan 386
SNTT
M - 008 Agus Dwi Anggono, Zaenal Pengembangan Material Komposit Plastik HDPE untuk Aplikasi Bata Ringan 392 F. Teknik Sipil
SNTT S - 001
Sulfah Anjarwati, Mahesa Anggi Pinandita
Pengaruh Limbah Karet Ban Sebagai Campuran Aspal Terhadap Karakteristik
Marshall, pada Jenis Perkerasan Lapis Tipis Aspal Pasir (Latasir) Kelas B 396
SNTT S - 002
Sukmasari Antaria, Fenti Daud Sindagamanik, Nenny
Pengembangan Model Pengolahan Air Baku dengan Media Filter Zeolit
Alam Sulawesi Selatan 403
SNTT
S - 003 Andi Syaiful Amal
Evaluasi Kinerja Simpang Bersinyal (Studi Kasus : Jln. Raya Karanglo – Jln. Perusahaan Kota Malang) 411 SNTT
S – 004 Rofikatul Karimah
Pemanfaatan Limbah Pecahan Keramik dalam Pembuatan Beton Ringan
Non Pasir Ramah Lingkungan 418 SNTT
S – 005
L. Apriadi sopian Hidayat, M. Islamy Rusyda
Studi Pengaruh Aliran Debris Bambu Terhadap Kenaikan Muka Air di
Jembatan Tanpa Pilar 425 SNTT
S – 006 Alik Ansyori Alamsyah
Pemanfaatan Abu Ampas Tebu (Bagasse Ash Of Sugar Cane ) Sebagai Bahan Pengisi ( Filler ) dengan Variasi Tumbukan pada Campuran Aspal Panas Laston
433 SNTT
S – 007
Fauzan Hamdi, Muh.
Syafaat S. Kuba Degradasi Mekanik Beton Normal Pasca Bakar 444 SNTT
S – 008 Abd.Rakhim, Nurnawaty
Pengaruh Intensitas Curah Hujan pada Model Kolam Resapan Bervegetasi
x
SNTT S – 009
Rokhma , Hendrik Pristianto, Anisari Lingara
Uji Eksperimen Stabilisasi Tanah Dasar dengan Semen pada Ruas Jalan
Malawili Distrik Aimas Kabupaten Sorong 461 SNTT
S - 010
Wennie Mandela, Hendrik Pristianto, Muhammad Arif
Analisa Perbandingan Kualitas Beton dengan Agregat Halus Quarry Sungai
Maruni Manokwari dan Kampung Bugis Sorong 468 SNTT
S - 011 M. Zardan Araby
Analisis Beban Tekan Pada Joint Antara Kolom Dan Balok Pada Panjang Penyaluran Tulangan Sesuai Dengan PBI/SKSNI Dalam Tinjauan Daktilitas Beton
475
SNTT S - 012
Jazaul Ikhsan, Puji Harsanto, Ade Prima
Rivanto
Studi Kapasitas Infiltrasi Sedimen Di Kawasan Rawan Bencana Pada DAS
425
STUDI PENGARUH ALIRAN DEBRIS BAMBU TERHADAP KENAIKAN MUKA AIR DI JEMBATAN TANPA PILAR
L. Apriadi sopian Hidayat1*, M. Islamy Rusyda2
1,2 Jurusan/Prodi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Mataram
Alamat, Kota, Provinsi
*Email: [email protected]
Abstrak
Deposisi Debris kayu dan bambu saat terjadinya banjir bandang menyebabkan kenaikan permukaan air di hulu jembatan sehingga air mudah meluap. Penelitian terkait transportasi dan deposisi debris kayu telah banyak dilakukan oleh peneliti-peneliti di Eropa, Amerika dan Asia terutama di Jepang. Namun penelitian tersebut masih terbatas, sehingga penelitian terkait deposisi debris kayu maupun bambu masih perlu dilakukan khususnya negara di Asia yang beriklim tropis seperti indonesia Tujuan penelitian : (1) perilaku aliran debris bambu (2) pengaruhnya deposisinya terhadap kenaikan permukaaan air di hulu jembatan. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Hidrolika Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Mataram. Flume yang digunakan berukuran panjang 12 m, lebar 30 cm dan tinggi 40 cm. Pada kedua media tersebut diletakkan model jembatan yang berjarak 2.5 m dari hilir. Model jembatan mengacu pada karakteristik Jembatan Temango Bolot di Lombok Utara. Kemiringan flume yang digunakan adalah 0.01. Pengukuran permukaan air di hulu jembatan dilakukan dalam dua tahap. Pertama saat debris tertahan di jembatan dan saat tanpa debris
.
Hasil eksperimen menunjukkan bahwa jumlah debris bambu yang tertahan di jembatan dipengaruhi jumlha bambu yang dihanyutkan. Kenaikan muka air di hulu jembatan semakin meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah debris bambu yang tertahan. Loss koefisein tergantung pada jumlah bambu yang tertahan.Kata kunci: bambu,debris,muka air, jembatan 1. PENDAHULUAN
Banjir sering membawa debris berupa batang kayu dan bambu meluncur ke sungai bagian hilir secara gravitasi dengan kemampuan daya rusak yang besar terhadap bangunan-bangunan yang dilaluinya. Aliran debris tersebut sering kali merusak berbagai fasilitas, merusak lingkungan dan mencelakakan manusia. Debris tersebut juga dapat tertahan di Jembatan (Diehl, 1997); bendung (Pfister dkk., 2013) pepohonan di dataran banjir (Bochiolla et al., 2008, Rusyda dkk. 2013) dan menyebabkan kenaikan permukaan air di hulu jembatan (Diehl, 1997, Schmocker dan Hager, 2011, Rusyda dkk. 2014) serta menimbulkan masalah lainnya misalnya timbulnya scouring pada jembatan (Villanueva dkk. 2014).
Aliran debris kayu dan bambu tidak dapat dipisahkan dari proses hidrologi dan hidrolika yang berkaitan dengan daerah aliran sungai. Proses hidrolika alirannya mencakup tiga hal pokok yaitu (1) Sumber debris (2) Transportasi debris dan (3) Deposisi debris.
Penelitian terkait proses hidrolika tersebut telah banyak dilakukan oleh peneliti-peneliti di Eropa, Amerika dan Asia terutama Jepang; sumber debris kayu (Abbe and Montgomery, 2003, Diehl, 2009 , Curan, 2010), Transportasi debris kayu (Braudrick dkk. 1997, Braudrick and Grant, 2001, Bocchiola dkk, 2006, 2008, Schmocker dan Hager, 2011, Crosato dkk, 2013 Pfister dkk., 2013, Davidson et al., 2015) dan deposisi debris kayu (Bocchiola et al., 2008, Braudrick and Grant, 2001, Curan, 2010, Villanueva dkk. 2014, Rusyda dkk. 2014).
Seperti halnya daerah-daerah di Indonesia lainnya, Lombok merupakan salah satu
daerah di Indonesia yang rawan bencana. Misalnya bencana banjir di kabupaten Lombok
Utara pada tahun 2014, hujan lebat memicu terjadinya banjir bandang di Sungai Kelambu.
Banjir tersebut mengangkut batang-batang kayu dan bambu. Batang bambu yang lebih
kecil dan bambu sampai ke bagian hilir sungai tersebut dan tertahan oleh Jembatan
Kelambu dan Jembatan Tebango Bolot. Permasalahan ini menjadi isu yang penting dalam
penanggulangan dan pengendalian bencana banjir khusus di sungai bagian hilir.
Beberapa penelitian terdahulu yang telah diuraikan diatas lebih fokus pada aliran
banjir yang mengangkut debris berupa batang-batang kayu, Penelitian-penelitian tersebut
426
tidak membahas masalah aliran banjir yang membawa debris berupa bambu dan deposisi
bambu. Demikian pula dengan penelitian terkait pengaruh batang-batang kayu atau bambu
yang tertahan di jembatan terhadap kenaikan permukaan air di hulu jembatan masih
terbatas. Misalnya, Rusyda dkk (2014a,b) menginvestigasi perilaku batang-batang bambu
yang tertahan di jembatan dan pengaruhnya terhadap kenaikan permukaan air.
Karateristik bambu tentunya berbeda dengan karakteristik kayu, meskipun bambu
memiliki dimensi (panjang dan diameter) dan pola aliranya yang mirip dengan
batang-batang kayu, berat spesifik dan daya rusaknya yang lebih kecil dari kayu tetapi
transportasi bambu yang terbawa oleh banjir dan deposisinya telah menimbulkan
permasalahan baru bagi masyarakat yang tinggal di sekitar sungai. Beberapa peristiwa
banjir dan luapan aliran sungai yang terjadi di Indonesia tidak terlepas dari transportasi
bambu dan deposisi bambu di Jembatan (Gambar 1). Sehingga penelitian dasar terkait hal
tersebut perlu dilakukan untuk membantu memecahkan permasalahan tersebut. Penelitian
ini bertujuan untuk membuat model prediksi kenaikan permukaan air di hulu jembatan
yang menahan debris saat banjir
Gambar 1. Dokumentasi banjir di beberapa daerah di Indonesia
2. METODOLOGI
2.1 Model Hidrolika
Flume eksperimen dilaksanakan di Laboratorium Hidrolika Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Mataram. Flume tersebut berbentuk persegi empat yang kedua sisi dan dasarnya terbuat dari acrilic. Flume ini memiliki panjang 12 m, lebar 30 cm dan tinggi 40 cm. Dasar flume adalah dasar tetap yang terbuat dari papan yang ditempel sedimen dasar sesuai dengan karakteristik sedimen dasar sungai yang dimodelkan. Kemiringan flume sebesar 0.01. Pada flume juga diletak keranjang yang berfungsi untuk melepas debris dengan jarak 5 m dari model jembatan. (Gambar 2)
2.2 Model Jembatan
Model jembatan yang akan digunakan untuk flume ekperimen yaitu jembatan tanpa pilar. Perbandingan ukuran Jembatan Temango Bolot dan skala laboratorium adalah 1: 40. (Gambar 3) 2.3 Model debris
Model debris yang akan digunakan adalah bambu. Model debris yang digunakan berdiameter 2 mm dan panjang berkisar dari 3 cm sampai dengan 11 cm dengan jumlah batang setiap eksperimen. Sebelum eksperimen, bambu tersebut akan direndam selama 10 menit setelah itu diletakkan ke dalam keranjang yang telah dibuat dengan kemiringan 45𝑜, kemudian dilepaskan saat
427
Gambar 2. Sketsa flume dan flume
428
2.4 Prosedur eksperimen
Air yang akan digunakan dalam penelitian ini berasal dari aliran Sungai Unus. Air sungai tersebut di pompa dan disalurkan melalui pipa pengatur lalu disuplai dari hulu flume Air tersebut mengalir sepanjang kedua media tersebut menuju hilir dengan debit aliran yang tetap dan kedalaman air yang seragam. Debit sungai yang dialirkan disesuaikan dengan kondisi aliran saat sungai penuh. Satu menit setelah aliran tersebut mencapai hulu jembatan, model debris dilepas dari keranjang. Jarak keranjang pembuang dan model jembatan didesain 5 m. Ada tiga tahap pengukuran kedalaman air yaitu: (1) pada saat model jembatan belum terpasang di flume atau di model fisik sungai (2) pada saat model jembatan terpasang di flume (3) pada saat model debris tertahan oleh model jembatan (Gambar 4)
Gambar 4. Pengukuran debit dan waktu pengukuran muka air
Pengukuran tinggi muka air akan dilakukan pada arah memanjang dan melintang dengan menggunakan point gage. Pengukuran arah memanjang dilakukan pada bagian tengah flume atau model fisik melalui dua tahap. Pertama, sepanjang 1.5 meter dari hilir jembatan kearah hilir flume atau model fisik sungai dengan ukuran yang telah ditetukan. Kedua sepanjang 2.5 m dari hulu jembatan kearah hulu flume atau model fisik sungai dengan ukuran yang telah ditentukan.
Untuk menginvestigasi perilaku model debris, 2 buah video kamera akan dipasang di sekitar flume. Satu video kamera dipasang di dekat hilir flume untuk merekam aktivitas saat mengukur debit air. Satu video kamera dipasang di sisi kiri dan kanan flume yang berdekatan dengan model jembatan untuk merekam perilaku model bambu saat tertahan. Satu video kamera diletakkan diatas flume tepatnya di atas model jembatan guna merekam perilaku model debris bambu.
3. HASIL DAN PEMBAHASAN
3.1 Model debris
Eksperimen ini dilakukan sebanyak 8 kali dengan jumlah model debris bambu yang dihanyutkan berkisar dari 135 batang sampai dengan 450 batang dengan debit rata-rata 450 cm2/s (Tabel 1).
Jumlah debris yang tertahan ditunjukkan pada Gambar 5. Tabel 1. Debris yang dihanyutkan
No Eksperimen Jumlah model debris yang dihanyutkan (batang)
Debit (cm2/s)
1 450 (jumlah batang masing-masing 50) 468.8 2 3 4 5 6 7 8
405(jumlah batang masing-masing 45) 360(jumlah batang masing-masing 40) 315(jumlah batang masing-masing 35) 270(jumlah batang masing-masing 30) 225(jumlah batang masing-masing 25) 180(jumlah batang masing-masing 20) 135(jumlah batang masing-masing 15)
455.8 447.9 432.4 439.9 443.4 440.4 444.7
429
Gambar 5. Jumlah bambu yang tertahan 3.2 Elevasi muka air
Gambar 6 menunjukkan hasil pengukuran muka air pada eksperimen yang dilakukan pada tanggal 13 Mei 2017. Garis biru mewakili elevasi muka saat debris bambu tertahan di hulu jembatan. Garis hitam menunjukkan elevasi muka air tanpa jembatan.
Gambar 6. Elevasi muka air pada eksperimen ke 3 3.3 Kenaikan muka air
Untuk menghitung kenaikan muka air, Rusyda dkk (2014a) memperkenal persamaan sebagai berikut: j d j u j ud h h h (1) Dengan : hj
u = kedalaman air di hulu model jembatan saat debris bambu tertahan
hj
d = kedalaman air di hilir model jembatan saat debris bambu tertahan ;
Hasil pengukuran ditunjukkan pada Gambar 7. Gambar 7 menunjukkan bahwa kenaikan muka air meningkat secara signifikan seiring meningkatnya jumlah debris bambu yang tertahan.
0 5 10 15 20 25 0 10 20 30 40 50 11 cm 10 cm 9 cm 8 cm 7 cm 6 cm 5 cm 4 cm 3 cm Ju m la h De br is ka y u ya n g te rt aha n
Jumlah debris bambu yang dihanyutkan berdasarkan panjang batang
Jembatan tanpa pilar
x (cm) y = 15 cm Run 3 - 13 Mei 2017 E le v asi p er mu k aa n a ir (c m)
Elevasi muka iar saat debris bambu tertahan
Elevasi muka air tanpa jembatan
0 5 10 -90 -80 -70 -60 -50 -40 -30 -20 -10 0 10 20 30 1 2 3 4 6 7 8 9
430
Gambar 7. Perbandingan jumlah debris bambu yang tertahan dan kenaikan muka air
3.4 Loss koefisien
Kehilangan tinggi tekanan akibat di Jembatan yang menahan debris saat banjir di sungai dapat disebut juga ‘loss koefisien’ (Rusyda dkk 2014a). Persamaan untuk menghitung‘loss koefisien’ adalah sebagai berikut:
v
g
E
f
dj
udj/
(
dj)
2/
2
(2) dimana :
j d j d j u j u j udh
g
v
h
g
v
E
2
)
(
2
)
(
2 2 (3)Dengan
f
jd: loss koefisien karena adanya debris,
v
ju: kecepatan di hulu akibat debris
v
jd
: kecepatan di hilir karena adanya debris,
∆E
jud
: kehilangan energi antara hulu dan hilir karena adanya debris,.
Gambar 8 menunjukkan bahwa loss koefisien mengalami kenaikan jika jumlah debris bamboo yang tertahan bertambah.
Gambar 8. Perbandingan jumlah debris bambu yang tertahan dan loss koefisien 0 1 2 3 4 5 0 20 40 60 80 100
Jumlah debris bambu yang tertahan h j ud h j d 0 1 2 3 4 5 0 20 40 60 80 100 f j d
431
4. KESIMPULAN DAN SARAN
4.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil eksperimen yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: 1. Jumlah debris bambu yang tertahan berpengaruh terhadap jumlah debris bambu yang di
hanyutkan;
2. Kenaikan muka air yang terjadi dipengaruhi oleh jumlah debris bambu yang tertahan di jembatan;
3. Loss koefisien tergantung pada jumlah debris bambu yang tertahan jumlah debris bamboo yang tertahan di jembatan tanpa pilar
4.2 Saran
Penelitian ini hanya menggunakan jumlah debris bambu berkisar dari 135 batang sampai dengan 450 batang dengan jumlah eksperimen delapan kali. Penelitian lanjutan sebaiknya dilakukan dengan menambah jumlah debris bambu yang dihanyut dan jumlah eksperimen untuk menyempurnakan hasil penelitian ini. Penggunakan model debris bambu dengan menggunakan akar atau rumpun bambu dapat juga dilakukan.
DAFTAR PUSTAKA
Abbe T.B. dan Montgomery D.R. (1996). Large woody debris jams, channel hydraulics and habitat formation in large rivers. Regulated Rivers: Research & Management, 12, 201-221.
Bertoldi W., Welber M., Mao L, Zanella S. dan Comiti F. (2014). A flume experiment on wood storage and remobilitation in braided river systems. Earth Surface Processes and Landforms, 39. 804-813.
Bocchiola D., Rulli M.C. dan Rosso R. (2006). Transport of large woody debris in the presence of obstacles. Geomorphology, 76 (1-2), 166-178.
Bocchiola D., Rulli M.C. dan Rosso R. (2008). A flume experiment on the formation of wood jams in rivers. Water Resources Research, 44 (2),W02408.
Braudrick C.A., Grant G.E., Ishikawa Y. dan Ikeda H. (1997). Dynamics of wood transport in streams: a flume experiment. Earth Surface Processes and Landforms, 22, 669-683. Braudrick C.A. dan Grant G.E. (2001). Transport and deposition of large woody debris in streams:
A flume experiment. Geomorphology, 41 (4), 263-283.
Crosato A., Rajbhandari N., Comiti F., Cherradi X. and Uijttewaal W.S.J. (2013). Flume experiments on entrainment of large wood in low-land rivers. Journal Hydraulic Research. 51-5, 581-588.
Curran J. C (2010). Mobility of large woody debris (LWD) jams in a low gradient channel. Geomorphology 116. 320-329.
Davidson, S.L. MacKenzie L.G. dan Eaton B.C. (2015). Large wood transport and jam formation in a series of flume experiments. Water Resource Research, 51, 10065-10077.
Diehl T.H. (1997). Potential drift accumulation at bridges. Report FHWA-RD-97-028, Washington : U.S. Dept. of Transportation, Federal Highway Administration.
Hashimoto H., Park K. dan Watanabe M. (2003). Overland Flood Flow around the JR Hakata-eki station from the Mikasa River (Dalam Bahasa Jepang). Journal of Japan Society for Natural Disaster, 21-4,369-384.
Pfister M., Capobianco D., Tullis B dan Schleiss A.J. (2013). Debris-Blocking Sensitivity of Piano Key Weirs under Reservoir-Type Approach Flow. Journal of Hydraulic Engineering. 139.1134-1141.
Rusyda M.I., Hashimoto H., Ikematsu S. dan Sakada K. (2013a). Characteristics of woody debris deposition during the Yabe River Flood, Japan: nortern Kyushu Flood Disaster in July 2012. Advances in River Sediment Research, Ed. Fukuoka S., Nakagawa H., Sumi T. and Zhang H. London:CRC Press, 181.
Rusyda M.I., Sakada K., Ikematsu S. dan Hashimoto H. (2013b). An investigation into woody debris trapped by riparian trees during the Yabe River Flood in Japan. Proceedings of the 35th IAHR World Congress, Chengdu, 8-13 September 2013. Tsinghua University.
Rusyda M.I., Hashimoto H. dan Ikematsu S. (2014a). Log jam formation by an obstruction in a river. River Flow 2014. Schleis et al. (Eds) .Taylor & Francis Group, London.
432
Rusyda M.I., Kusukubo M., Maricar M.F. Ikematsu S. dan Hashimoto H. (2014b). Woody debris accumulation during the flood event in the nayoshi river tsuwano town japan. Proceeding of 19th The Asia and Pacific Regional Division of the IAHR, Water Resource Universty, Vietnam.
Rusyda M.I.(2015) Backwater rise due to log jam at an arched bridge during a flood (A flume experiment), Proceedings of the 14th International Conference on QiR (Quality in Research). 10-13 August 2015. To be published.
Schmocker L. and Hager W.H. (2011). Probability of drift blockage at bridge decks. Journal of Hydraulic Engineering, 137 (4), 269-274.
Villanueva V.R., Castellet E.B., Diez-Herrero A. Bodoque J.M. and Sanchez-Juny M (2014). Two-dimensional modelling of large wood transport during flash floods. Earth Surface Processes and Landforms, 39. 438-449.