• Tidak ada hasil yang ditemukan

Usulan Perbaikan Fasilitas Kerja pada Stasiun Pemotongan untuk Mengurangi Keluhan Musculoskeletal di CV. Xyz

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Usulan Perbaikan Fasilitas Kerja pada Stasiun Pemotongan untuk Mengurangi Keluhan Musculoskeletal di CV. Xyz"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Rekapitulasi Hasil Penilaian Postur Kerja  Kondisi Aktual  No  Uraian Elemen  Kegiatan  Exposure (%)  Kriteria  Tindakan  1  2  3  4  Mengukur Bahan Mengunci Bahan  Menghidupkan Mesin Memotong Bahan  54% 56% 26% 53%  Tindakan  dalam waktu dekat Ti
Gambar 7. Meja Pemotongan Tampak Keseluruhan  Gambar  7  menunjukkan  meja  pemotongan  tampak  secara keseluruhan
Gambar  8.  menunjukkan  bahwa  operator  sudah  bekerja  dalam  posisi  duduk  setelah  dilakukan  perbaikan  fasilitas  kerja  berupa  penggunaan  kursi  dan  meja  pemotongan

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil penilaian QEC pada elemen kegiatan Mengukur bahan yang akan dipotong terdapat penilaian tindakan dalam waktu dekat (54%), pada elemen kegiatan mengunci bahan ke

Salah satu tindakan yang dilakukan untuk memperbaiki kondisi tersebut adalah dengan melakukan perbaikan fasilitas kerja, yaitu merancang material handling berupa konveyor

Meja dan kursi dirancang dengan biaya Rp 888.800,00 .Perbaikan postur kerja juga dapat mengurangi waktu proses pemahatan operator Java Art Stone yang terbukti

Perbaikan metode kerja dan perancangan fasilitas kerja dapat menurunkan kategori resiko kerja operator mesin laminasi menjadi kategori resiko 1 (satu) yaitu posisi

Pemecahan masalah pada penelitian berdasarkan keluhan operator adalah usulan rancangan meja kerja yang ergonomis untuk mengurangi MSDs terhadap operator.. Standar meja kerja

Sumber : Hasil Penelitian Metode yang digunakan dalam memperoleh data primer tersebut adalah dengan wawancara dan kegiatan tanya jawab dengan pekerja secara langsung

Dari hasil penilaian QEC pada elemen kegiatan Mengukur bahan yang akan dipotong terdapat penilaian tindakan dalam waktu dekat (54%), pada elemen kegiatan mengunci bahan ke

Perbaikan metode kerja dan perancangan fasilitas kerja dapat menurunkan kategori resiko kerja operator mesin laminasi menjadi kategori resiko 1 (satu) yaitu posisi