Kajian Yuridis Alasan Perceraian Akibat Murtad Menurut Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 Dan Kompilasi Hukum Islam Berdasarkan Putusan Pengadilan Agama Pekanbaru Nomor : 354/pdt.g/2013/pa.pbr
Teks penuh
Dokumen terkait
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana status perkawinan antar agama berdasarkan undang-undang nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan dan Kompilasi
Wawancara dilakukan dengan hakim Pengadilan Agama Bogor yang memutuskan perkara nomor 583/Pdt.G/2012/PA.Bgr terkait pertimbangan hukum hakim mengenai batalnya
Sedangkan yang melatarbelakangi pertimbangan Majelis Hakim Pengadilan Agama Jakarta Utara adalah pasal 39 ayat (2) Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang
Implikasi dari penelitian ini adalah: 1) Para Hakim Pengadilan Agama Takalar, sebelum menyelesaikan dan memutuskan perkara perceraian yang disebabkan penganiayaan
Kemudian dasar hukum dari salah satu pihak untuk dapat menjual harta bersama tersebut atas persetujuan Pengadialan Agama terdapat dalam Pasal 95 ayat (2)
Namun selanjutnya pada pasal 71 Kompilasi hukum Islam perkawian dapat di batalkan apabila; Seorang suami melakukan poligami tanpa izin pengadilan agama,
Pengadilan Tata Usaha Negara Pekanbaru yang menurut Hakim Ketua sudah tepat dan benar ; --- Menimbang, bahwa menurut dalil-dalil gugatannya Penggugat dalam hal
bahwa hakim Pengadilan Agama Purwokerto dalam menetapkan putusan tentang pembagian harta bersama sudah sesuai dan berdasarkan pada pasal 97 kompilasi Hukum Islam bahwa pemabgiannya