Alih Kode dan Campur Kode
Alih Kode dan Campur Kode
(disusun guna memenuhi tugas akhir mata kuliah Sosiolinguistik) (disusun guna memenuhi tugas akhir mata kuliah Sosiolinguistik)
Oleh:
Oleh:
Dini Tian Puspita (15783505)
Dini Tian Puspita (15783505)
P!O"!#$ ST%D& $#"&ST'!
P!O"!#$ ST%D& $#"&ST'!
P'D&D&# *#+#S# D#
P'D&D&# *#+#S# D# S#ST!# #
S#ST!# #S&" ,'!$#
S&" ,'!$#
%&-'!S&T#S '"'!& S%!#*#.#
%&-'!S&T#S '"'!& S%!#*#.#
/01
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE
#lih kode dan ampur kode teradi karena adan2a ilingualisme4 2akni dua masalah sosiolinguistik 2ang ada dalam mas2arakat multilingual dimana kontak ahasa teradi *erikut akan dielaskan leih lanut tentang alih kode (code switching ) dan ampur kode (code mixing )
# #lih ode
*erikut dielaskan ilustrasi mengenai alih kode4 terdapat tiga keadian erurutan di seuah kelas eadian pertama dia6ali oleh anang dan %ang 2ang samasama erasal dari Sunda tia lima elas menit seelum perkuliahan dimulai eduan2a terliat dalam perakapan tak menentu dalam ahasa Sunda4 ahasa iu keduan2a Sekalisekali erampur
dengan ahasa &ndonesia ila persoalan 2ang diiarakan men2angkut pelaaran eadian kedua dilanutkan ketika ditengah keas2ikan mereka erakapakap4 masuklah Togar4 2ang erasal dari Tapanuli dan tentu saa tidak isa erahasa Sunda Togar men2apa mereka dengan ahasa &ndonesia dan teradilah perakapan diantara ketigan2a dalam ahasa &ndonesia Tidak lama masuklah temanteman lainn2a hingga kelas menadi riuh dan mereka terliat dalam perakapan masingmasing dengan menggunakan ahasa &ndonesia ragam santai
eadian ketiga erlanut ketika &u Dosen masuk kelas4 mereka diam dengan sendirin2a dan teradilah perkuliahan 2ang tenang dan terti &u Dosen menelaskan dengan menggunakan ahasa &ndonesia ragam resmi4 egitu uga mahasis6a 2ang mengaukan pertan2aan Selanutn2a diskusi dan argumen 2ang dilakukan di dalam kelas erlangsung dengan menggunakan ahasa &ndonesia ragam resmi pula hingga kelas erakhir *egitu kuliah selesai4 mahasis6a kemali menggunakan ragam santai dan ada pula 2ang erakap menggunakan ahasa daerah
*erdasarkan ilustrasi di atas dapat dilihat ah6a teradi peristi6a pergantian ahasa dari ahasa Sunda ke ahasa &ndonesia4 atau eruahn2a ragam santai ke ragam resmi atau ragam resmi ke ragam santai +al terseut 2ang dinamakan dengan alih kode dalam sosiolinguistik Terdapat an2ak atasan dan pendapat dari para ahli mengenai alih kode4 tetapi ilustrasi di atas telah memeri gamaran apa 2ang diseut dengan alih kode *erikut dielaskan eerapa pendapat ahli mengenai alih kode
1 #ppel (17:7) mende9inisikan alih kode seagai geala peralihan pemakaian ahasa karena eruahn2a situasi; <eih lanut de9inisi terseut diiaratkan seperti ilustrasi di atas4 ketika situasi =kesundaan> 2ang teradi antara anang dan %ang eruah menadi
situasi =keindonesiaan> dengan adan2a Togar 2ang tidak mengerti ahasa Sunda Peruahan ahasa terseut seara sosial seaikn2a dilakukan karena dianggap tidak pantas dan tidak etis untuk menggunakan ahasa 2ang tidak dimengerti oleh orang
ketiga Oleh karena itu4 alih kode ini dapat dikatakan mempun2ai 9ungsi sosial
/ +2ms (1875:103) menelaskan ah6a alih kode tidak han2a teradi antar ahasa saa4 seperti 2ang diungkapkan #ppel seelumn2a4 tetapi dapat uga teradi antara ragam ragam atau ga2aga2a 2ang terdapat dalam satu ahasa <eih lengkap +2ms men2atakan code switching has become a common term for alternante us of two or more language, varieties of language or even speech styles ; Seara singkat pern2ataan terseut dapat diinterpretasikan dengan ilustrasi anang4 %ang dan Togar di atas4 alih kode tidak han2a antar ahasa saa4 terdapat uga ragam ahasa? ragam ahasa santai dan resmi
*erdasarkan dua pendapat diatas dapat dielaskan ah6a peristi6a peruahan situasi ahasa dari ahasa &ndonesia ke ahasa daerah dan adan2a ragam ahasa santai dan resmi termasuk dalam alih kode Oleh karena itu4 dapat pula dikatan ah6a pengalihan kode terseut dilakukan dengan sadar dan dengan adan2a sea +al terseut sealan dengan pendapat @ishman (17:15) 2ang mengemukakan pokok persoalan sosiolinguistik siapa eriara4 dengan ahasa apa4 kepada siapa4 kapan dan dengan tuuan apa; Dalam eragai kepustakaan linguistik4 seara umum pen2ea alih kode adalah? (a) pemiara atau penutur4 () pendengar atau la6an tutur4 () peruahan situasi dengan hadirn2a orang ketiga4 (d) peruahan dari in9ormal ke 9ormal dan sealikn2a4 serta (e) peruahan topik peiaraan
a Seorang penutur atau pemiara seringkali melakuakan alih kode untuk mendapatkan =keuntungan> atau =man9aat> dari tindakann2a terseut4 misaln2a: *apak # sedang mengurus kenaikan pangkatn2a di seuah kantor pemerintahan etika ertemu dengan petugas 2ang setelah ditelusuri erasal dari daerah 2ang sama4 *apak # ertutur atau eriara dengan ahasa daerah +al terseut dilakukann2a dengan tuuan agar terkesan leih akra sehingga urusann2a diperlanar dan epat selesai Tidak dapat dipungkiri4 dengan erahasa daerah4 rasa keakraan diatara penutur leih mudah dialin daripada erahasa &ndonesia Dengan demikian4 dapat dikatakan ah6a alih kode untuk
memperoleh =keuntungan> ini iasan2a dilakukan oleh penutur 2ang dalam peristi6a tutur itu mengharapkan antuan la6ann2a
<a6an iara atau la6an tutur uga dapat menadi pen2ea teradin2a alih kode4 misaln2a dalam otoh? seorang penutur ingin mengimangi kemampuan ahasa la6an iaran2a Seorang pramuniaga 2ang ernama #ni4 kedatangan orang asing asal &nggris
di toko inderamata milikn2a Pada a6aln2a4 teradi perakapan diantara keduan2a dengan menggunakan ahasa &ndonesia Orang asing terseut menggunakan ahasa &ndonesian2a dengan terataata hingga tia ketika ia kehaisan kata dan pada akhirn2a #ni eralih kode menggunakan ahasa &nggris sehingga perakapan kemali lanar
ehadiran orang ketiga atau orang 2ang tidak erlatar elakang ahasa 2ang sama dengan ahasa 2ang sedang digunakan oleh penutur dan la6an tutur dapat men2eakan teradin2a alih kode +al terseut seperti 2ang diilustrasikan dalam erita anang4 %ang dan Togar pada paragra9 seelumn2a Togar 2ang tidak memiliki latar elakang ahasa Sunda4 men2eakan %ang dan anang eralih kode ke ahasa &ndonesia
d Peruahan situasi iara dapat pula men2eakan teradin2a alih kode *ila kemali pada ilustrasi %ang dan anang di atas4 maka dapat ditemukan teradin2a peruahan situasi dari tidak 9ormal menadi 9ormal ketika &u Dosen memasuki kelas Dalam hal terseut tentu sudah teradi alih kode dari ragam santai (tidak 9ormal) ke ragam 9ormal emudian dengan erakhirn2a kelas4 teradi peralihan kode kemali dari 9ormal ke tidak 9ormal
e *eruahn2a topik pemiaraan dapat uga men2eakan teradin2a alih kode Seperti 2ang terlihat dalam perakapan antara sekretaris (S) dan maikann2a ($) (Su6ito4 183) erikut ini:
S : #pakah *apak sudah adi memuat lampiran iniA $ : O4 2a4 sudah &nilahB
S : Terima kasih
$ : Surat ini erisi permintaan orongan untuk memperaiki kantor seelah Sa2a sudah kenal dia Orangn2a aik4 an2ak relasi dan tidak an2ak menari untung Lha saiki yen usahane pingin maju kudu wani ngono ( Sekarang kalau usahan2a ingin mau
harus ertindak demikian)
S : Panci ngaten, Pak ($emang egitu4 Pak)
$ : Panci ngaten priyeA ($emang egitu agaimanaA)
S : Tegesipun mbok modalipun kados menapa, menawi ($aksudn2a4 etapapun esarn2a modal kalau )
$ : Menowo ora akeh hubungane lan olehe bathi kakehan, usahane ora bakal dadi. gono karepmu! (kalau tidak an2ak huungan dan terlalu an2ak mengamil untung
usahan2a tidak akan adi *egitu maksudmuA) S : Lha inggih ngaten" ($emang egitu4 ukanA)
$ : O4 2a4 apa surat untuk ,akarta kemarin sudah adi dikirimA
S : Sudah4 Pak *ersamaan dengan surat Pak !id6an dengan kilat khusus
*erdasarkan perakapan di atas4 dapat dilihat dari topikn2a S dan $ memahas tentang surat dinas dalam ahasa &ndonesia etika pemiaraan eralih pada topik priadi 2ang
dikirimi surat4 teradi alih kode dari ahasa &ndonesia ke ahasa ,a6a4 hingga ketika ketika topik kemali memahas tentang surat4 alih kode teradi dari ahasa ,a6a ke ahasa &ndonesia Oleh karena itu4 dapat dikatakan ah6a alih kode teradi karena adan2a pergantian topik
Disamping lima hal 2ang seara laCim dikemukakan seagai 9aktor pen2ea teradin2a alih kode4 sesungguhn2a masih an2ak 9aktor atau ariael lain 2ang dapat men2eakan teradin2a peristi6a alih kode Pen2eapen2ea ini iasan2a sangat erkaitan dengan eral repertoire 2ang terdapat dalam suatu mas2arakat tutur serta agaimana status sosial 2ang dikenakan oleh para penutur terhadap ahasaahasa atau ragamragam ahasa 2ang terdapat dalam mas2arakat tutur itu Eidaakusumah (181) melaporkan hasil penelitiann2a mengenai seasea teradin2a alih kode dari ahasa Sunda ke ahasa &ndonesia dan sealikn2a -eral repertoire penutur Sunda ini adalah (a) ahasa Sunda ragam halus dan ragam kasarn2a (2ang penggunaann2a uga tertentu)4 () ahasa &ndonesia dengan ragam aku dan ragam nonakun2a dan () ahasa &ndonesia ,a6a *arat4 2aitu ahasa &ndonesia
kesundasundaan *erdasarkan temuan dalam penelitian terseut4 dapat din2atakan ah6a pen2ea teradin2a alih kode dari ahasa &ndonesia ke ahasa Sunda merupakan kealikan
dari pen2ea alih kode ahasa Sunda ke ahasa &ndonesia
Dalam mas2araat tutur tertentu 2ang mengenal tingkatan sosial ahasa (undak usuk)4 ada alih kode 2ang teradi tidak seara drastis4 melainkan erenang menurut satu kontinum4 sedikit demi sedikit4 dari 2ang dekat sampai 2ang auh peredaann2a4 sehingga =alih kode> itu terasa tidak terlalu =mengagetkan> +al terseut laCim teradi dalam mas2arakat tutur ahasa ,a6a4 seperti 2ang dilaporkan Soe6ito (183) *ila dua remaa ,a6a aru pertama kali ertemu dan erkenalan4 lakilaki dan perempuan4 mulamula mereka akan menggunakan ahasa ,a6a krama (inggil) emudian setelah leih akra mereka akan eralih kode ke ragam madya4 atau sepotong krama sepotong ngoko Selanutn2a4 ila perakapan menadi leih intim4 mereka akan eralih kode lagi menggunakan ragam ahasa ,a6a ngoko elak ila menadi sepasang suami istri keduan2a akan menggunakan ragam ahasa ,a6a ngoko
halus
Soe6ito memedakan adan2a dua maam alih kode4 2aitu alih kode intern dan ekstern #lih kode intern adalah alih kode 2ang erlangsung antar ahasa sendiri4 seperti dari ahasa &ndonesia ke ahasa ,a6a atau sealikn2a Sedangkan alih kode ekstern teradi antara ahasa sendiri (salah satu ahasa atau ragam 2ang ada dalam eral repertoire mas2arakat tuturn2a) dengan ahasa asing
* Fampur ode
Pemahasan alih kode diatas tidak dapat dipisahkan dari pemahasan ampur kode eduan2a merupakan peristi6a 2ang laCim teradi dalam mas2arakat ilingual dan mempun2ai kesamaan 2ang esar4 sehingga seringkali sukar diedakan amun demikian4 erikut akan dielaskna mengenai ampur kode dengan mengutip eerapa pendapat ahli dan
disertai dengan ontoh perakapan 2ang didalamn2a teradi ampur kode
esamaan 2ang ada antara alih kode dan ampur kode adalah digunakann2a dua ahasa atau leih4 atau dua arian dalam mas2arakat tutur *an2ak ragam pendapat mengenai keduan2a amun dapat dikatakan ila alih kode setiap ahasa atau ragam ahasa 2ang digunakan masih memiliki 9ungsi otonomi masingmasing4 dilakukan dengan sadar dan sengaa serta dengan seasea tertentu Sedangkan di dalam ampur kode4 terdapat seuah kode utama atau kode dasar 2ang digunakan dan memiliki 9ungsi dan keotonomiann2a4 kode kode lain 2ang terliat dalam peristi6a tutur han2alah erupa serpihanserpihan saa4 tanpa 9ungsi dan keotonomian seagai seuah kode +al terseut dapat dilihat dari ilustrasi 2ang mengatakan? seorang penutur ahasa &ndonesia 2ang men2elipkan serpihanserpihan ahasa daerahn2a Oleh karena itu4 munul adan2a satu ragam ahasa &ndonesia 2ang kea6a a6aan (ila ahasa daerahn2a adalah ahasa ,a6a) atau ahasa &ndonesia kesundasundaan
(ila ahasa daerahn2a adalah ahasa Sunda)
Thelander (17:103) men2atakan peredaan alih kode dan ampur kode *ila didalam satu peristi6a tutur teradi peralihan dari satu klausa suatu ahasa ke klausa ahasa lain4 maka peristi6a 2ang teradi adalah alih kode Sedangkan ila 9rase9rase dan klausaklausa 2ang digunakan terdiri dari klausa dan 9rase ampuran (hybrid clauses, hybrid phrases) dan masingmasing klausa atau 9rase tidak mendukung 9ungsin2a sendiri4 maka peristi6a 2ang teradi adalah ampur kode Selanutn2a4 Thelander men2atakan pula tentang kemungkinan teradin2a perkemangan dari ampur kode ke alih kode Perkemangan ini dapat dilihat ila ada usaha mengurangi kehiridan klausaklausa atau 9rase9rase 2ang digunakan4 serta memeri 9ungsi9ungsi tertentu sesuai dengan keotonomian ahasan2a masingmasing
<eih lanut4 @asold (18G) mengatakan ah6a kriteria gramatika untuk memedakan apur kode dan alih kode adalah ila seseorang menggunakan satu kata atau 9rase dari satu ahasa4 orang terseut telah melakukan ampur kode Tetapi ila suatu klausa telah elas memiliki satu struktur gramatika suatu ahasa dan klausa erikutn2a disusun menurut struktur gramatika ahasa lain4 maka peristi6a 2ang teradi adalah alih kode Seagai ontoh4 erikut perakapan 2ang meliatkan ahasa +indi dengan ahasa &nggris dari -elma (17:158) erupa:
-inod : Mai to kuhungaa ki yah (sa2a akan mengatakan) one of the best novels of the year is (ah6a ini adalah salah satu noel teraik tahun ini)
$ira : That#s right. $t is decidely (enar Telah diputuskan) one of the best novel of the year (ah6a noel itu adalah noel teraik tahun ini)
Pern2ataan -inod terdiri dari dua uah klausa4 2ang satu erarti sa2a akan mengatakan; dan 2ang kedua erarti ini adalah salah satu noel teraik tahun ini; $eskipun katakata dalam klausa kedua dalam ahasa &nggris4 tetapi seara gramatikal klausa adalah klausa ahasa +indi ditandai dengan dimulai dengan pronomina yah dan memiliki kata mai dalam posisi akhir klausa Sedangkan alih kode teradi pada $ira4 2ang menggunakan ahasa
&nggris dalam satu kesatuan 6aana
*erdasarkan analisis 2ang telah dilakukan4 pemedaan alih kode dan ampur kode seara teknis memang memuaskan4 tetapi menurut @asold melanggar pengertian umum &a memiliki pendapat4 ah6a sealan dengan pendapat Thelander 2ang mengatakan akan adan2a perkemangan peruahan dari ampur kode ke alih kode4 leih aik dikatakan ah6a kedua 9enomena terseut merupakan titiktitik dalam satu kontinum dari sudut pandang sosiolinguistik ,adi4 tidak menadi salah ila dikatakan ah6a ampur kode dapat erupa ampuran serpihan kata4 9rase dan klausa suatu ahasa ke dalam ahasa lain 2ang digunakan Seagai ontoh4 +ar2ono (10) menuliskan dalam laporann2a mengenai perakapan 2ang dilakukan penutur d6iahasa6an &ndonesiaFina Putunghoa di ,akarta (+ar2ono4 10) <okasi : Di agian iklan kantor surat kaar +arian &ndonesia
*ahasa : &ndonesia dan Fina Putunghoa
Eaktu : Senin4 18 oemer 188 pukul 1100 E&* Penutur : &n9orman &&& (in9 &&&) dan pemasang iklan (P&) Topik : $emilih halaman untuk memasang iklan
&n9 &&& : i mau pasang di halaman erapaA (#nda mau pasang di halaman erapaA) P& : Di baban aa deh (Di halaman delapan saalah)
&n9 &&& : Mei you a" alau mau di halaman lain? baiel di baban penuh lhoB ggak ada lagiB (alau mau di halaman lain +ari Selasa halaman depan penuh lho Tidak ada lagi)
P& : a wo xian gaosu wode jingli ba. Ta yao de di baban a. (alau demikian sa2a eritahukan Direktur dulu Dia maun2a di halaman depan)
&n9 &&& : %ao, ni guosu ta ba. &intian degoang goa hen duo. alau mau ni uruuru datang lagi (*aik4 kamu eritahu dia &klan hari ini sangat an2ak alau mau kamu harus segera datang lagi)
Perakapan di atas tampakn2a tidak egitu men2impang dari kaidah ahasa Fina Putunghoa4 namun tidak ila dilihat dari segi ahasa &ndonesia Penutur menggunakan ahasa &ndonesia dialek ,akarta dalam situasi 9ormal Dengan demikian dapat dikatakan telah teradi pen2impangan pemakaian 9ungsi ahasa +al terseut uga erkenaan dengan tingkat kemampuan erahasa penutur 2ang aru isa menggunakan ahasa &ndonesia ragam non 9ormal <eih lanut4 masalah terseut akan diahas dalam topik inter9erensi
Kesimpulan
*erdasarkan penaaran di atas4 dapat diamil dua kesimpulan mengenati4 pertama, alih kode dan ampur kode #lih kode adalah peristi6a pergantian ahasa dari ahasa Sunda ke ahasa &ndonesia4 atau eruahn2a ragam santai ke ragam resmi atau ragam resmi ke ragam
santai dan memiliki lima sea umum serta pengaruh eral repertoire si penutur ahasa Terdapat uga alih kode intern dan ekstern
Selanutn2a4 ampur kode adalah penampuran seuah kode utama atau kode dasar 2ang digunakan dan memiliki 9ungsi dan keotonomiann2a4 kodekode lain 2ang terliat dalam peristi6a tutur han2alah erupa serpihanserpihan saa4 tanpa 9ungsi dan keotonomian
seagai seuah kode +al terseut dapat dilihat dari ilustrasi 2ang mengatakan? seorang penutur ahasa &ndonesia 2ang men2elipkan serpihanserpihan ahasa daerahn2a Oleh karena itu4 munul adan2a satu ragam ahasa &ndonesia 2ang kea6aa6aan (ila ahasa daerahn2a adalah ahasa ,a6a) atau ahasa &ndonesia kesundasundaan (ila ahasa daerahn2a adalah ahasa Sunda)
Referensi
Fhaer4 #dul4 <eoni4 #gustina /00G 'osiolinguistik( Perkenalan )wal ,akarta: PT !ineka Fipta