BAB I BAB I
PENDAHULUAN PENDAHULUAN A.
A. LaLatatar Br Belelakakanangg
Perdarahan saluran cerna merupakan masalah kegawat daruratan medis Perdarahan saluran cerna merupakan masalah kegawat daruratan medis y
yanang g seseriring ng didihahadadapipi. . Di Di AAmemeririka ka SeSeririkakat t sesekikitatar r 30300.0.00000 0 papasisienen memerlukan rawat inap setiap tahunnya karena perdarahan saluran cerna. memerlukan rawat inap setiap tahunnya karena perdarahan saluran cerna. Sekitar 36 hingga 102 pasien setiap 100.000 penduduk memerlukan rawat Sekitar 36 hingga 102 pasien setiap 100.000 penduduk memerlukan rawat inap karena perdarahan saluran cerna bagian atas. Perdarahan saluran cerna inap karena perdarahan saluran cerna bagian atas. Perdarahan saluran cerna bagian bawah
bagian bawah lebih sedikit lebih sedikit dan menyebabkan sekitadan menyebabkan sekitar 20 r 20 pasien per pasien per 100.000100.000 penduduk dirawat inap ( urdani
penduduk dirawat inap ( urdani A! 2012".A! 2012".
Di #nd$nesia sebagian besar kasus perdarahan saluran cerna bagian atas Di #nd$nesia sebagian besar kasus perdarahan saluran cerna bagian atas kurang lebih %0 persen disebabkan $leh pecahnya es$phagus atau dampak kurang lebih %0 persen disebabkan $leh pecahnya es$phagus atau dampak la
lain in dadari ri dadampmpak ak akakibibat at adadanyanya a hihipepertrtenensi si p$p$rtrtal al ( ( adadanyanya a gagastrstr$p$patiati hipertensi p$rtal "! sedangkan di &egara 'arat sebagian besar diakibatkan hipertensi p$rtal "! sedangkan di &egara 'arat sebagian besar diakibatkan perdarahan
perdarahan tukak tukak peptic peptic dan dan gastritis gastritis er$stia. er$stia. Data Data statistic statistic ini ini membawamembawa kit
kita a bagbagaimaaimana na harharus us berbersiksikap ap bilbila a menmenghaghadapdapi i kaskasus us barbaru u perperdardarahaahann saluran cerna bagian atas yang salah satunya adalah kasus hematemesis saluran cerna bagian atas yang salah satunya adalah kasus hematemesis melena ( D)$)$ningrat D! 2011".
melena ( D)$)$ningrat D! 2011".
*ematemesis adalah muntah darah sedangkan melena adalah buang air *ematemesis adalah muntah darah sedangkan melena adalah buang air besar
besar seperti seperti aspal! aspal! umumnya umumnya disebabkan disebabkan perdarahan perdarahan saluran saluran pencernaanpencernaan bagian atas
bagian atas mulai dari mulai dari es$+agus sampai es$+agus sampai du$denum. ,du$denum. ,arna merah gelap arna merah gelap atauatau hitam berasal dari k$nersi *b men)adi hematin $leh bakteri setelah 1- )am hitam berasal dari k$nersi *b men)adi hematin $leh bakteri setelah 1- )am ( Sylia! 200 "
( Sylia! 200 " *ematem
*ematemesis elena esis elena bersi+bersi+at at tidak masi+ dan tidak masi+ dan timbutimbul l setelah penderitsetelah penderitaa minum $bat/$batan yang menyebabkan iritasi lambung. Sebelum muntah minum $bat/$batan yang menyebabkan iritasi lambung. Sebelum muntah penderita
penderita mengeluh mengeluh rasa rasa nyeri nyeri penderita penderita mengalami mengalami dispensi dispensi berupa berupa mualmual dan muntah! nyeri dan sebelum hematemesis didahului rasa nyeri atau pedih dan muntah! nyeri dan sebelum hematemesis didahului rasa nyeri atau pedih di epigastrium yang berhubungan dengan makanan. Si+at hematemesis tidak di epigastrium yang berhubungan dengan makanan. Si+at hematemesis tidak begitu
begitu masi+ masi+ dan dan melena melena lebih lebih d$minan d$minan dari dari hematemesis. hematemesis. ( ( Suparman Suparman !! 1"
'erdasarkan hasil pengka)ian yang dilakukan penulis pada n. di 'erdasarkan hasil pengka)ian yang dilakukan penulis pada n. di u
uanang g 4a4amamar r uumamah h SaSakikit t 5m5mum um DaDaeraerah h AA)ib)ibaraarang ng papasisien en dedengnganan diagn$sa elena mengeluh lemas karena sering buang air besar dengan diagn$sa elena mengeluh lemas karena sering buang air besar dengan +eses berwarna hitam dan cair! disertai dengan mual muntah! dan rasa nyeri +eses berwarna hitam dan cair! disertai dengan mual muntah! dan rasa nyeri pada
pada bagian bagian perut. perut. engacu engacu pada pada masalah masalah diatas diatas penulis penulis tertarik tertarik untuk untuk melakukan Asuhan keperawatan dengan masalah sistem pencernaan elena melakukan Asuhan keperawatan dengan masalah sistem pencernaan elena di uang 4amar
di uang 4amar S5D A)ibarang.S5D A)ibarang. B.
B. TTuujuajuan n PePenulnulisaisann 1
1.. uu))uuaan 5n 5mmumum
ampu melaksanakan Asuhan eperawatan secara k$mprehensi+ ampu melaksanakan Asuhan eperawatan secara k$mprehensi+ pada
pada klien klien dengan dengan masalah masalah system system pencernaan pencernaan yaitu yaitu elena elena di di uanguang 4amar S5D A)ibarang.
4amar S5D A)ibarang. 2.
2. uu)u)uan an hhususuuss a.
a. PenulPenulis mamis mampu mpu melakukelakukan pean pengka)ngka)ian paian pada pada pasien dsien dengan engan masalahmasalah gangguan pencernaan elena di uang 4a
gangguan pencernaan elena di uang 4amar S5D A)ibarang.mar S5D A)ibarang. b.
b. Penulis Penulis mampu mampu merumuskan merumuskan diagn$sa diagn$sa keperawatan keperawatan pada pada pasienpasien den
dengan gan masmasalaalah h ganganggugguan an penpencerncernaan aan elelena ena di di uauang ng 4am4amar ar S5D A)ibarang.
S5D A)ibarang. c.
c. PePenunulilis s mamampmpu u memenynyususun un rerencncanana a asasuhuhan an kekepeperarawawatatan n papadada pasien
pasien dengan dengan masalah masalah gangguan gangguan pencernaan pencernaan elena elena di di uanguang 4amar S5D A)ibarang.
4amar S5D A)ibarang. d.
d. PePenunulilis s mamampmpu u memelalakukukakan n imimplplememenentatasi si papada da papasisien en dedengnganan mas
masalah alah ganganggugguan an penpencerncernaan aan elelena ena di di uauang ng 4am4amar ar S5S5DD A)ibarang.
A)ibarang. e.
e. PenPenuliulis mampu mes mampu melaklakukaukan ealun ealuasi padasi pada pasiea pasien dengn dengan masaan masalahlah gangguan pencernaan elena di uang 4a
gangguan pencernaan elena di uang 4amar S5D A)ibarang.mar S5D A)ibarang. +.
+. PePenunulilis s mamampmpu u memendnd$k$kumumententasasikikan an titindndakakan an kekepeperawrawatatan an yayangng telah dilakukan pada pasien dengan masalah gangguan pencernaan telah dilakukan pada pasien dengan masalah gangguan pencernaan elena di uang 4amar
elena di uang 4amar S5D A)ibarang.S5D A)ibarang. C.
C. MaManfanfaat at PenPenuliulisansan 1
1.. ''aaggi pi peennuuliliss
5ntuk memper$leh dan memperluas wawasan serta pengetahuan 5ntuk memper$leh dan memperluas wawasan serta pengetahuan tentang penyakit *ematemesis elena beserta penatalaksanaan secara tentang penyakit *ematemesis elena beserta penatalaksanaan secara medis dan k$nsep keperawatannya! sehingga dapat di)adikan sumber medis dan k$nsep keperawatannya! sehingga dapat di)adikan sumber ilmu dan wawasan $leh penulis.
ilmu dan wawasan $leh penulis. 2.
Da
Dapapat t ddi)i)adadikikan an sesebbagagai ai acacuauan n atatauauppun un rere+e+ererennsi si dadalalamm penbela)aran dikampus
penbela)aran dikampus 3.
3. anan+aat +aat bagbagi pi pelayelayanan anan keskesehatehatanan Da
Dapapat t memenanambmbah ah ilmilmu u dadan n dadapat pat diditerterapapkan kan $l$leh eh pepelaylayanananan ke
kesehsehataatan n dadalam lam memmemberberikikan an pepelaylayanaanan n kekesehsehataatan n papada da papasiesienn gangguan system pencernaan.
gangguan system pencernaan. D.
D. RuRuanang g LiLingngkukupp
Adapun ruang lingkup pembahasan ini adalah mencakup pelaksanaan Adapun ruang lingkup pembahasan ini adalah mencakup pelaksanaan Asuhan eperawatan yang diterapkan pada pada pasien dengan masalah Asuhan eperawatan yang diterapkan pada pada pasien dengan masalah gangguan pencernaan elena di uang 4amar
gangguan pencernaan elena di uang 4amar S5D AS5D A)ibarang.)ibarang.
BAB II BAB II
TINJAUAN TERI TINJAUAN TERI A.
A. !"!"nsnsep ep tete"r"rii 1
1.. PPeennggererttiiaann *e
*emmatatememesesis is mmelelenena a adadalalah ah mumuntntah ah dadararah h dadan n bibiasasananyyaa dis
disebaebabkabkan n $le$leh h penpenyayakit kit salusaluran ran cerncerna a bagbagian ian atasatas. . elelena ena adaadalahlah keluarnya +eses berwarna hitam per rectal yang mengandung campuran keluarnya +eses berwarna hitam per rectal yang mengandung campuran darah! biasanya disebabkan $leh perdarahan usus pr$ksimal ( 7race dan darah! biasanya disebabkan $leh perdarahan usus pr$ksimal ( 7race dan '$rley! 200% "
elena adalah keluarnya tin)a yang lengket dan hitam seperti aspal ! dengan bau yang khas dan menun)ukan perdarahan saluran pencernaan serta dicernanya darah pada usus halus ( Daey! 200 "
elena adalah +eses berwarna hitam seperti teh karena bercampur darah umumnya ter)adi karena perdarahan saluran cerna bagian atas yang lebih dari 0/ 100 ml dan biasanya desertai hematemesis ( Purwadiant$ dan Sampurna 2000"
2. 8ti$l$gi
a. Adanya luka atau pendarahan di lambung atau usus b. ukak lambung
c. ,asir d. Disentri
e. inuman berak$h$l 3. anda dan ge)ala
a. 7elisah
b. Suhu badan meningkat
c. &a+su makan dan minum berkurang atau tidak ada na+su makan dan minum
d. 'erak yang bercampur darah ! lender! lemak dan berbuih. e. asa sakit pada perut
+. asa kembung
g. $nus dan turg$r kulit berkurang h. Selaput lender dan bibir kering. -. Pat$+isi$l$gi 9 Pathway.
ekanisme perdarahan pada hematemesis dan melena sebagai berikut : a. Perdarahan tersamar intermiten (hanya terdeteksi dalam +eces atau
adanya anemia de+isiensi ;e<"
b. Perdarahan masi+ dengan ren)atan untuk mencari penyebab perdarahan saluran cerna dapat dikembalikanpada +akt$r/+akt$r penyebab perdarahan! yaitu:
1" ;akt$r pembuluh darah(ascul$pathy" seperti pada tukak peptik! pecahnya arises es$phagus.
2" ;akt$r tr$mb$sit (tr$mb$pathy" seperti pada #di$pathic hr$mb$cyt$peniaPurpura (#P"3.
3" ;akt$r kekurangan =at pembekuan darah (c$agul$pathy" seperti padahem$philia! sir$sis hati! dan lain/lainPada sir$sis kemungkinan ter)adi ketiga hal di atas : ascul$pathy (pecahnya arises es$phagus"! tr$mb$pathy (pengurangan tr$mb$sit di
tekananperi+er akibat hipersplenisme"! c$agul$pathy (kegagalan sel/sel hati"
husus pada pecahnya arises es$phagus ada 2 te$ri:
a. e$ri er$si : pecahnya pembuluh darah karena er$si dari makanan kasar(berserat tinggi dan kasar" atau k$nsumsi &SA#D2.
b. e$ri erupsi :karena tekanan ena p$rta terlalu tinggi! atau peningkatan tekanan intra abd$men yang tiba/tiba karena
mengedan! mengangkat barangberat! dan lain/lain.
7e)ala perdarahan intestinal ini menun)ukkan bahwa sumber perdarahan terletak di bagian pr$ksimal. ,arna darah yang
dimuntahkan tergantung pada k$nsentrasi asam hidr$kl$rida didalam lambung dan campurannya dengan darah. ika $mitus ter)adi segera setelah ter)adinya perdarahan! muntahan akan tampak berwarna merah gelap! c$klat! atau hitam. 'ekuan darah yang mengendap pada muntahan akan tampak seperti >ampas k$pi? yang khas. *ematemesis biasanya menun)ukkan perdarahan disebelah pr$ksimal ligamentum reit=! karena darah yang memasuki traktus gastr$intestinal dibawah d$udenum )arang masuk kedalam lambung.
eskipun perdarahan yang cukup untuk menimbulkan hematemesis biasanya akan mengakibatkan melena! kurang dari separuh pasien melena menderita hematemesis. #stilah Melena biasanya
menggambarkan perdarahan dari es$+agus! lambung atau d$udenum! tetapi lesi didalam )e)unum! ileum dan bahkan k$l$nascendens dapat menyebabkan melena asalkan waktu per)alanan melalui traktus gastr$intestinal cukup pan)ang. urang lebih 60m@ darah cukup untuk menimbulkan satu kali buang air besar dengan tin)a yang berwarna hitam.
ehilangan darah akut yang lebih besar dari )umlah ini dapat menimbulkan melena lebih dari % hari. Setelah warna tin)a kembali n$rmal ! hasil tes untuk adanya darah samar dapat tetap p$siti+ selama lebih dari satu minggu. ,arna melena yang hitam ter)adi akibat k$ntak
darah dengan asam hidr$kl$rida sehingga terbentuk hematin. in)a tersebut akan terbentuk seperti ter (lengket" dan menimbulkan bau yang khas. $nsistensi seperti ini berbeda dengan tin)a yang berwarna hitam atau gelap setelah sese$rang mengk$nsumsi =at besi! bismut ataulicorice. Demikian pula tin)a yang merah dapat ter)adi akibat
mengk$nsumsi bit atau setelah menyuntikan sul+$br$m$+talein intraena. Perdarahan gastr$intestinal! sekalipun hanya terdeteksi dengan tes yang p$siti+ untuk darah samar! menun)ukkan darah yang p$tensial serius dan harus diselidiki lebih lan)ut.
Pr$ses regenerasi sel hati yang terganggu.
Asites egagalan parenkim hati *ipertensi p$rta Penekanan dia+ragma
ual muntah arises
es$phagus ekanan intra abd$men meningkat uang paru menyempit &a+su makan dan minum menurun Sesak napas Pembuluh darah elemahan cepat lelah
. Pemeriksaan penun)ang a. Pemeriksaan tin)a
akr$sk$pi dan mikr$sk$pi ! Ph dan kadar gula )ika diduga ada int$leransi gluk$sa.
b. Pemeriksaan darah
Darah lengakap peri+er! analisa gas darah dan elektr$lit ( terutama &a! ! dan kreatinin darah "
c. Pemeriksaan 5S7 abd$men 6. Penatalaksanaan
a. Penderita harus diistirahatkan mutlak
b. Penderita dipuasakan selama perdarahan masih berlangsung dan bila perdarahan berhenti dapat diberikan makanan cair.
c. #n+use cairan langsung dipasang dan diberikan larutan garam +isi$l$gi selama belum tersedia darah.
d. Pengawasan terhadap tekanan darah! nadi!dan kesaddaran penderita.
B. !"nsep Asu$an kepera%atan 1. Pengka)ian eperawatan
a. #dentitas klien
b. iwayat keperawatan
c. eluhan utama : +ases semakin cair ! muntah ! bila kehilangan banyak air dan elektr$lit ter)adi ge)ala dehidrasi. 'erat badan menurun ! t$nus dan turg$r kulit berkurang! selaput lender mulut dan bibir kering! +rekuensi 'A' lebih dari - kali dalam sehari dengan k$nsistensi encer.
d. iwayat kesehatan masa lalu Peru&a$an nutrsi kurang 'ari ke&utu$an tu&u$ *ematemesis elena Sakit perut !eti'ak sei(&angan )airan 'an elektr"lit #angguan perfusi jaringan )e(as N*eri akut
e. iwayat penyakit keluarga +. ebutuhan dasar
1" P$la eliminasi
Perubahan 'A' lebih dari - kali dalam sehari. 'A sedikit atau )arang.
2" P$la nutrisi
Diawali dengan mual dan muntah ! an$reksia! menyebabkan penurunan berat badan.
3" P$la istirahat
erganggu karena adanya distensi abd$men yang akan menimbulkan rasa tidak nyaman.
-" P$la aktiitas
erganggu karena k$ndisi tubuh yang lemas dan adanya nyeri akibat distensi abd$men.
g. Pemeriksaan +isik
1" Pemeriksaan psik$l$gis : keadaan umum tampak lemah! kesadaran c$mp$smethis sampai k$ma.
2" Pemeriksaan sistemik
#nspeksi : mata cekung! ubun/ubun besar! selaput lender! mulut dan bibir kering! berat badan menurun! anus kemerahan. Perkusi : ada distensi abd$men. Auskultasi : terdengar bising usus.
2. Diagn$sa eperawatan
a. Deisit $lume cairan dan elektr$lit berhubungan dengan $utput cairan yang berlebihan.
b. 7angguan kebutuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan asupan yang tidak adekuat
c. 7angguan rasa nyaman nyeri berhubungan dengan distensi abd$men.
d. urang pengetahuan berhubungan dengan kurangnya in+$rmasi tentang kebutuhan perawatan diri dirumah.
e. *ipertermi berhubungan dengan resp$n imun terhadap peradangan pada saluran cerna.
a. ekurangan $lume cairan yang berhubungan dengan kehilangan cairan yang abn$rmal.
u)uan: pasien menun)ukkan status hidrasi yang baik riteria hasil:
1" anda ital yang stabil
2" *idrasi adekuat yang ditun)ukkan dengan turg$r kulit yang n$rmal dan membran muk$sa lembab
3" asukan dan haluaran seimbang #nterensi:
1" a)i status hidrasi
2" Pertahankan cairan parental dengan elektr$lit dan itamin 3" 5kur masukan dan haluaran setiap B )am
-" Pantau elektr$lit " imbang klien
b. 7angguan kebutuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan intake asupan yang tidak adekuat.
u)uan: gangguan pemenuhan kebutuhan nutrisi teratasi riteria hasil:
1. #ntake nutrisi klien meningkat 2. Diet habis 1 p$rsi yang disediakan 3. idak ada mual dan muntah
#nterensi :
1. a)i adanya alergi makanan
2. a)i resp$n klien terhadap intake makanan 3. An)urkan pasien banyak minum
-. An)urkan pasien makan sedikit tapi sering . 'erikan in+$rmasi tentang kebutuhan nutrisi
6. $lab$rasi dengan ahli gi=i untuk pemberian makanan yang terpilih
c. 7angguan rasa nyaman nyeri berhubungan dengan distensi abd$men.
u)uan :&yeri pasien dapat teratasi. 4riteria hasil:
1. Dapat meng$ntr$l nyeri 2. 8kspresi wa)ah tenang
3. engungkapkan rasa nyaman. #nterensi :
1. a)i skala nyeri
2. $nit$r tanda/tanda ital
3. 4$ntr$l lingkungan yang dapat mempengaruhi nyeri -. ingkatkan istirahat
. A)arkan teknik napas dalam 6. $lab$rasi pemberian analgetik.
BAB III
TINJAUAN !A+U+ A. PEN#!AJIAN
1. #dentitas pasien
Pasien bernama n. berumur 33 tahun ber)enis kelamin laki laki! sudah menikah dan beragama islam. Pasien bertempat tinggal di araban! bersuku )awa pendidikan terakhir S@P peker)aan pasien men)adi pedagang. Pasien masuk rumah sakit pada tanggal 20 +ebruari 201 tanggal pengka)ian 21 ;ebruari 201. Diagn$se medis D*; gr ## dengan anemia berat. Sumber in+$rmasi didapatkan dari wawancara dengan pasien dan keluarga pasien serta rekam medis. &$. 136-%%.
eluhan utama saat masuk rumah sakit pasien mengatakan sebelum masuk rumah sakit pasien mengalami buang air beasr cair dan berwarna hitam! pasien mengatakan pusing dan sakit pada perut.
eluhan utama saat pengka)ian pasien mengatakan lemas! keluhan tambahan pasien mengatakan sering 'A' cair dan berwarna hitam. iwayat penyakit sekarang pasien datang dengan penurunan kesaadaran! keluarga pasien mengatakan sebelum dibawa kerumah sakit pasien 'A' dalam sehari % kali! 'A' cair danberwarna hitam. Pasien datang kerumah sakit pada tanggal 20 ;ebruari 201 dari #7D pasien dibawa ke ruang 4amar untuk perawatan lebih lan)ut.riwayat penyakit dahulu pasien mengatakan pernah mengalami penyakit lambung. iwayat penyakit keluarga pasien mengatakan kakak kandungnya )uga mengalami penyakit yang sama yaitu 'A' cair dan berwarna hitam. 7en$gram pasien merupakan anak terakhir dari 6 bersaudara pasien sudah menikah dan belum mempunyai anak. Diagn$sa keperawatan D*; dan anemia berat melena. Pemeriksaan penun)ang lab$rat$rium darah lengkap ! radi$l$gi ( 5S7 abd$men "! tindakan yang telah dilakukan pemasangan in+us @ 20 tpm.
3. Pengka)ian saat ini
Persepsi dan pemeliharaan kesehatan pasien mengatakan apabila sakit periksa ke d$kter.
P$la nutrisi dan metab$lik intake makanan sebelum sakit pasien makan teratur 3 kali sehari namun sedikit hanya C p$rsi. Selama sakit pasien makan 3 kali sehari 1 send$k makan. arena pasien mengatakan apabila makan muntah. #ntake cairan sebelum sakit pasien minum %/B gelas9hari selama sakit pasien minum 1 gelas sehari.
P$la eliminasi 'A' pasien sebelum sakit 'A' 1 kali9hari! selama sakit pasien 'A' % kali9 hari. 4air dan berwarna hitam. 'A sebelum sakit pasien 'A 6 kali9 hari! selama sakit pasien 'A /6 kali 9 hari.
P$la aktiitas dan istirahat kemampuan perawatan diri pasien selama sakit makan9minum dibantu $rang lain! t$ileting di bantu $rang lain! mandi dibantu $rang lain! berpakaian dibantu $rang lain m$bilitas
di tempat tidur mandiri! bepindah dibantu $rang lain! ambulasi9 mandiri.
P$la istirahat dan tidur sebelum sakit pasien tidur 6/% )am9 hari! selama sakit pasien tidur 2 )am9hari.
P$la persepsual penglihatan ! pendengaran ! pengecapan dan sensasi sebelum dan selama sakit pasien mengatakan n$rmal.
P$la persepsi diri pasien mengatakan yakin penyakitnya akan sembuh dan pasien ber)an)i akan memperbaiki p$la makannya.
P$la peran hubungan sebelum sakit pasien mengatakan k$munikasi dengan masyarakat baik! pasien tinggal serumah dengan istri. Selama sakit pasien ditemanin istrinya pasien )arang bicara karena lemas.
Pasien management k$ping stress pasien mengatakan apabila merasa stress tidur.
System nilai dan keyakinan pasien mengatakan beragama islam sebelum sakit pasien terkadang s$lat selama sakit pasien tidak s$lat.
-. Pemeriksaan +isik
esadaran c$mp$smethis! tanda/tanda ital tekanan darah 1109%0 mm*g! nadi : B0 E9menit! respirasi 20 kali 9 menit! suhu : 3!2 04. berat
badan 6 kg! tinggi badan 1%0 cm! kepala mes$chepal tidak ada ben)$lan. ata simetris k$n)ungtia anemis! hidung simetris tidak ada p$lip! telinga bersih! mulut lidah bersih muk$sa bibir kering! leher tidak ada tanda pembesaran kelen)ar tyr$id.
Pada pemeriksaan dada )antung dan paru didapatkan hasil #nspeksi : simetris! tidak ada retraksi dinding dada Palpasi : tidak ada krepitasi !$cal +remitus baik! Perkusi : bunyi )antung pekak ! bunyi paru s$n$r ! Auskultasi : )antung F S1GS2 eguler Paru/ paru F bunyi esikuler
Pada pemeriksaan abd$men didapatkan hasil: #nspeksi : Simetris! tidak ada luka!tidak ada ben)$lan! perut buncit! auskultasi : bising usus 1E9menit! Palpasi : ada nyeri tekan di perut bagian epigastrik! perrkusi : hiperperistaltik.
Pada genitalia tidak terpasang D4 ! bersih. Pada ekstermitas atas terpasang in+use asering 20 tpm ! pada ekstermitas bawah tidak ada
edema . pada kulit ! turg$r kulit baik! warna bersih tetapi pucat! dan tidak ada edema
. Pr$gram terapi
1. #;D @ 20 tpm ( # " 2. itamin 2E 200 mg ( #" 3. Antasid syirup 3E1 (p.$" -. Sul+at ;er$= 2E 1( #" . Asam +$lat 2E1 (# " 6. ' 12 2E1
%. Dimenhidramin 2E 10 mg B. Dia+$rm 3E1
. anitidine 2E 0 mg
10. Asam traneEsamat 3E 00 mg 11. ran+usi g$l$ngan darah ' - k$l+ 6. *asil pemeriksaan penun)ang
anggal 20 +ebruari 201 a. Darah lengkap
*em$gl$bin @ !% g9dl dari nilai n$rmal 1-!00/1B!0 g9dl ! hemat$krit @ 21!B H dari nilai n$rmal -2!0/2!0 H! eritr$sit @ 3!2B 10I6 u95l dari nilai n$rmal -!%/6!1 10I6 u95l! tr$mb$sit @ B6 10I3 u95l dari nilai n$rmal 10/-0 10I3 u95l! 4 @ 66! ;l dari nilai n$rmal %!0/!0 +l! 4* @ 1%!- pg dari nilai n$rmal 2%!0/31!0 pg! 4*4 @ 26!1 g9dl dari nilai n$rmal 33!0/3%!0 g9dl! D, * 1! H dari nilai n$rmal 11!/1-! H P negatie dari nilai n$rmal %!2/11!1. *itung )enis e$sin$+il @ 0 H dari nilai n$rmal 2!0/-!0 H! batang @ 0!0 H dari nilai n$rmal 2!0/!0 H! segmen * %%!1 H dari nilai n$rmal -0!0/%0!0 H. imia klinik kreatinin darah @ 0!6 mg9dl dari nilai n$rmal 0!0/1!30 mg9dl! S7 * u9l dari nilai n$rmal J-0 u9l! S7P * 3 u9l dari nilai n$rmal J-0 u9l.
b. *asil pemeriksaan radi$l$gi pada tanggal 2- ;ebruari 201 5S7 Abd$men
ampak cairan bebas pada perihepatik! marish$n p$uch! recessus ren$lienalis dan paraesika kanan kiri.
ampak pula cairan bebas pada supradiag+ragma kikri. esan:
1" 5kuran dan s$n$m$r+$l$gi hepar dalam batar n$rmal 2" Plen$meghali
3" Penebalan dinding esika +ellea. -" Asites
" 8++use pleura kiri. B. ANALI+A DATA & DAA 8#@7# P'@8 1 DS: 1. pasien mengatakan sudah buang air besar dalam sehari % kali dan +eses berwarna hitam serta cair.
2. Pasien mengatakan mual dan muntah apabila minum.
D :
1. Pasien tampak lemas 2. Pasien mual dan
muntah 3 kali.
ehilangan cairan abn$rmal
ekurangan $lume cairan dan elektr$lit
2 DS :
pasien mengatakan tidak na+su makan dan minum. D :
1. Pasien makan 1 send$k makan dari rumah sakit.
2. pasien tidak berani makan dan minum karena takut muntah. 3. pasien tampak kurus.
#ntake asupan yang tidak adekuat
7angguan kebutuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh.
3 DS : pasien mengatakan nyeri pada perut bagian kiri. Skala
-D :
1. Pasien tampak menahan sakit.
2. pasien memegang bagian perut yang sakit.
Distensi abd$men &yeri akut
C. DIA#N+A !EPERA,ATAN
1. ekurangan $lume cairan dan elektr$lit berhubungan dengan kehilangan cairan yang abn$rmal
2. 7angguan kebutuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan asupan nutrisi yang tidak adekuat.
3. &yeri akut berhubungan dengan distensi abd$men. D. PERENCANAAN
1. ekurangan $lume cairan dan elektr$lit berhubungan dengan kehilangan cairan yang abn$rmal
u)uan:
Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3 E B )am diharapkan kebutuhan cairan dan elektr$lit pasien dapat terpenuhi.
4riteria hasil:
#ndicat$r Awal u)uan Akhir
1. dalam batas n$rmal
2. 8lasitas turg$r kulit baik! muk$sa bibir lembab.
3. 'A' dalam batas n$rmal 1/2 kali sehari 3 2 1 eterangan : 1. eluhan ekstrim 2. eluhan berat 3. eluhan sedang
-. eluhan ringan . idak ada keluhan
#nterensi :
1. $nit$r masukan makanan dan cairan 2. $nit$r resp$n pasien penambahan cairan 3. Atur kemungkinan tran+usi
-. $nit$r $utput
. $nit$r skala hidrasi
6. $lab$rasi pemberian cairan i
2. 7angguan kebutuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan asupan nutrisi yang tidak adekuat.
u)uan :
Setelah dilakukan asuhan keperawatan diharapkan kebutuhan nutrisi pasien dapat terpenuhi.
4riteria hasil :
#ndicat$r Awal u)uan Akhir
1. Peningkatan p$rsi makan dan minum 2. idak ada mual dan muntah
3. #ntake/$utput seimbang 1 1 1 eterangan: 1. eluhan ekstrim 2. eluhan berat 3. eluhan sedang -. eluhan ringan . idak ada keluhan.
#nterensi :
1. a)i adanya alergi makanan
2. a)i kemampuan pasien untuk mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan
3. $nit$r adanya mual dan muntah
-. An)urkan pasien untuk meningkatkan pr$tein dan itamin 4. . 'erikan in+$rmasi tentang kebutuhan nutrisi
6. An)urkan pasien untuk banyak minum
%. $lab$rasi dengan ahli gi=i untuk pemberian makanan yang terpilih.
3. &yeri akut berhubungan dengan distensi abd$men u)uan :
Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3 E B )am diharapkan nyeri akut pasien dapat teratasi.
4riteria hasil :
#ndicat$r Awal tu)uan Akhir
1. ampu meng$ntr$l nyeri 2. 8kpresi wa)ah tenang 3. engungkap rasa nyaman
3 3 3 eterangan : 1. eluhan ekstrim 2. eluhan berat 3. eluhan sedang -. eluhan ringan . idak ada keluhan.
#nterensi :
1. a)i skala nyeri
2. $nit$r tanda/tanda ital
3. 4$ntr$l lingkungan yang dapat mempengaruhi nyeri -. ingkatkan istirahat
. A)arkan teknik napas dalam 6. $lab$rasi pemberian analgetik. E. IMPLEMENTA+I
Sabtu 21 ;ebruari 201 1-.00
DE 1
1. engka)i masukan makanan dan cairan. 2. enanyakan +rekuensi buang air besar 3. engan)urkan pasien banyak minum
Ds :pasien mengatakan sudah buang air besar % kali dengan +eses berwarna hitam dan cair. Pasien )uga mengatakan mual dan muntah.
D$ : pasien muntah 3 kali. 1%.00
DE 2
1. engka)i adanya alergi makanan 2. $nit$r adanya mual dan muntah
Ds : pasien mengatakan tidak ada alergi makanan! pasien mengatakan sebelum sakit sering mer$k$k dan minum k$pi.
D$ : pasien makan 1 send$k. 1B.00
DE 3
1. engin)eksi asam tranek dan $ndansetr$n 2. engka)i skala nyeri
3. embatasi pengun)ung
Ds : pasien mengatakan nyeri pada perut bagian kiri. D$ : pasien tampak menahan nyeri! skala nyeri
-Senin 23 ;ebruari 201 0B.00
DE 1
1. em$nit$r seberapa banyak makan dan minum yang masuk 2. em$nit$r resp$n pasien terhadap penambahan cairan
3. engatur tran+usi ( mengukur tanda/tanda ital"
Ds : pasien mengatakan tidak mau minum karena takut muntah! pasien mengatakan masih 'A' cair dan hitam 3 kali.
D$ : muk$sa bibir pasien kering. D: 1-090 mm*g! nadi : 100 E9menit! : 21 E9menit! suhu : 3%!6 04.
0.30 DE 2
1. $nit$r masukan makanan dan minuman 2. $nit$r adanya mual dan muntah
Ds : pasien mengatakan ketika makan sedikit pun mual dan muntah D$ : pasien makan 2 send$k
13.00 DE 3
1. engka)i skala nyeri
2. engk$ntr$l lingkungan yang dapat mempengaruhi nyeri 3. engan)urkan pasien istirahat
Ds : pasien mengatakan ada nyeri tekan diperut D$ : skala nyeri 3
Selasa 2- ;ebruari 201 0B.00
DE 1
1. enanyakan +rekuensi 'A'
2. engan)urkan pasien banyak minum
3. $nit$r elasitas turg$r kulit dan muk$sa bibir
Ds : pasien mengatakan masih 'A' cair dan hitam sudah 2 kali D$ : pasien tampak lemas.
0.00 DE 2
1. engantar pasien 5S7
2. emberikan in+$rmasi tentang kebutuhan nutrisi 3. engan)urkan pasien makan sedikit namun sering
Ds : pasien mengatakan apabila makan masih mual dan muntah D$ : pasien sudah muntah 2 kali.
1-.00 DE 3
1. engka)i skala nyeri
2. enga)arkan teknik napas dalam 3. embatasi pengun)ung
Ds : pasien mengatakan nyeri sudah tidak ada D$ : pasien tampak tenang.skala nyeri 0
-. EALUA+I
Sabtu 21 ;ebruari 201 DE 1
S : pasien mengatakan sudah 'A' % kali dalam sehari dengan +eses hitam dan cair! dan pasien mengatakan apabila makan dan minum mual dan muntah.
: pasien tampak lemas.
D : 1090 mm*g! nadi : 0 E9menit! : 21 E9menit! suhu : 3%!6 04
#ndikat$r Awal u)uan Akhir
1. dalam batas n$rmal
2. 8lasitas turg$r kulit baik! muk$sa bibir lembab.
3. 'A' dalam batas n$rmal 1/2 kali sehari 3 2 1 3 3 1
A : masalah kekurangan $lume dan elektr$lit belum teratasi P : lan)utkan interensi
DE 2
S : pasien mengatakan malas untuk makan dan minum : pasien makan siang 1 send$k.
#ndicat$r Awal u)uan Akhir
1. Peningkatan p$rsi makan dan minum 2. idak ada mual dan muntah
3. #ntake/$utput seimbang 1 1 1 1 1 2
A : masalah gangguan kebutuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh belum teratasi
P : lan)utkan interensi DE 3
S : pasien mengatakan nyeri pada perut bagian kiri. : pasien tampak tidak tenang! skala nyeri
-#ndicat$r Awal tu)uan Akhir 1. ampu meng$ntr$l nyeri
2. 8kpresi wa)ah tenang 3. engungkap rasa nyaman
3 3 3 -3
-A : masalah nyeri akut belum teratasi P : lan)utkan interensi
Senin 23 ;ebruari 201 DE 1
S : pasien mengatakan masih 'A' cair dan hitam sudah kali
: pasien tampak lemas! D: 1-090 mm*g! nadi : 100 E9menit! : 21 E9menit! suhu : 3%!6 04. muk$sa bibir pasien tampak kering
#ndicat$r Awal u)uan Akhir
1. dalam batas n$rmal
2. 8lasitas turg$r kulit baik! muk$sa bibir lembab.
3. 'A' dalam batas n$rmal 1/2 kali sehari 3 2 1 -3 2
A : masalah kekurangan $lume cairan dan elektr$lit belum teratasi P : lan)utkan interensi
DE 2
S : pasien mengatakan ketika makan sedikit muntah : pasien makan 2 send$k makan
#ndicat$r Awal u)uan Akhir
1. Peningkatan p$rsi makan dan minum 2. idak ada mual dan muntah
3. #ntake/$utput seimbang 1 1 1 2 3 2
A : masalah gangguan kebutuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh belum teratasi
P : lan)utkan interensi DE 3
S : pasien mengatakan masih terdapat nyeri diperut
: pasien tampak masih menahan nyeri pada perut! skala nyeri 3
1. ampu meng$ntr$l nyeri 2. 8kpresi wa)ah tenang 3. engungkap rasa nyaman
3 3 3
-A : masalah nyeri akut belum teratasi P : lan)utkan interensi
Selasa 2- ;ebruari 201 DE 1
S : pasien mengatakan 'A' cair dan hitam berkurang 3 kali dalam sehari. : pasien tampak lemas. D : 1209B0 mm*g! nadi :B0E9menit! : 20E9menit! suhu 36!6 04.
#ndicat$r Awal u)uan Akhir
1. dalam batas n$rmal
2. 8lasitas turg$r kulit baik! muk$sa bibir lembab.
3. 'A' dalam batas n$rmal 1/2 kali sehari 3 2 1 -3
A : asalah kekurangan $lume dan cairan belum teratasi P : lan)utkan interensi
DE 2
S : pasien mengatakan 'A' 3 kali dalam sehari! pasien )uga mengatakan sudah muntah 2 kali
: pasien tampak lemas
#ndicat$r Awal u)uan Akhir
1. Peningkatan p$rsi makan dan minum 2. idak ada mual dan muntah
3. #ntake/$utput seimbang. 1 1 1 3 3 3
A : masalah gangguan kebutuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh belum teratasi
P : lan)utkan interensi DE 3
: pasien tampak tenang! skala nyeri 0
#ndicat$r Awal tu)uan Akhir
1. ampu meng$ntr$l nyeri 2. 8kpresi wa)ah tenang 3. engungkap rasa nyaman
3 3 3
A : masalah nyeri akut teratasi P : interensi berhasil
BAB I PEMBAHA+AN A. Pengkajian
Pengka)ian merupakan pr$ses pengumpulan data secara sistematis yang bertu)uan untuk menentukan status kesehatan dan +ungsi$nal klien saat ini dan waktu sebelumnya serta untuk menentukan p$la resp$n klien saat ini dan sebelumnya ( 4arpenit$/$yet 200 ". Pengka)ian keperawatan meliputi dua tahap yaitu mengumpulkan dan eri+ikasi data dari sumber primer ( klien" dan sumber sekunder atau keluarga! tenaga kesehatan! rekam
medis dan analisa seluruh data sebagai dasar untuk menegakkan diagn$sis keperawatan mengidenti+ikasi berbagai masalah yang saling berhubungan dan mengembangkan rencana keperawatan yang si+atnya indiidual ( Pierce A. 7race! 200 ".
Saat pengka)ian keluhan utama pasien mengatakan lemas dikarenakan sudah 'A' % kali dalam sehari dan +eses berwarna hitam serta cair! perdarahan saluran cerna dengan waktu transit intestinal yang
memungkinkan pencernaan hem$gl$bin ( 7raber ark! 2006 ". 'ila darah keluar dalam )umlah cukup kedalam saluran gastr$estinal atas! darah menghasilkan warna hitam seperti teh atau melena. Darah yang masuk bagian bawah saluran gastr$intestinal atau melewati saluran gastr$intestinal
dengan cepat akan tampak merah terang atau gelap.
Pada pemeriksaan lab$rat$rium *em$gl$bin @ !% g9dl dari nilai n$rmal 1-!00/1B!0 g9dl ! hemat$krit @ 21!B H dari nilai n$rmal -2!0/2!0 H! eritr$sit @ 3!2B 10I6 u95l dari nilai n$rmal -!%/6!1 10I6 u95l! tr$mb$sit @ B6 10I3 u95l dari nilai n$rmal 10/-0 10I3 u95l. imia klinik kreatinin darah @ 0!6 mg9dl dari nilai n$rmal 0!0/1!30 mg9dl! S7 * u9l dari nilai n$rmal J-0 u9l! S7P * 3 u9l dari nilai n$rmal J-0 u9l.
Pemeriksaan lab$rat$rium penun)ang awal ditun)ukan terutama untuk menilai kadar hem$gl$bin ! +ungsi hem$statis! +ungsi hati dan kimia darah dasar berhubungan dengan status hem$dinamik. Pemeriksaan kadar hem$gl$bin dan hemat$krit dilakukan secara serial 6 sampai B )am agar dapat dilakukan antisipasi tran+usi secara lebih tepat serta untuk memantau la)unya pr$ses perdarahan ( ani! 2011".
Pasien )uga mengatakan tidak na+su makan dan minum! pasien mual dan muntah setiap kali ada masukan. Dikarenakan kegagalan parenkim hati dalam pr$ses metab$lisme makanan mengakibatkan na+su makan dan minum menurun. Dari pengka)ian p$la nutrisi intake makanan pasien hanya makan 1/3 send$k makan per hari! intake minuman pasien minum 1 gelas perhari.
eluhan tambahan terdapat nyeri pada bagian perut dikarenakan adanya distensi abd$men.
Pada pemeriksaan 5S7 didapatkan hasil : ampak cairan bebas pada perihepatik! marish$n p$uch! recessus ren$lienalis dan paraesika kanan
kiri.ampak pula cairan bebas pada supradiag+ragma kikri. esan:
1. 5kuran dan s$n$m$r+$l$gi hepar dalam batar n$rmal 2. Plen$meghali
-. Asites
. 8++use pleura kiri.
B. Diagn"sa kepera%atan
Diagn$sa keperawatan yaitu sebuah label singkat yang menggambarkan k$ndisi pasien yang di$bserasi dilapangan. $ndisi ini dapat berupa masalah/masalah actual atau p$tensial atau diagn$sis se)ahtera. enggunakan termin$l$gy &A&DA internati$nal! p$tensi masalah dinyatakan sebagai resik$ ( ,ilkins$n! 2012 ".
'erdasarkan te$ri yang ada! diagn$sa yang munkin muncul pada masalah melena ada lima diagn$sa yaitu kekurangan $lume cairan yang berhubungan dengan kehilangan cairan yang abn$rmal! perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh yang berhubungan dengan asupan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh! perubahan abs$rpsi ! nyeri akut berhubungan dengan in+lamasi ! iritasi dan distensi abd$men! kurang pengetahuan berhubungan dengan kurangnya in+$rmasi tentang kebutuhan perawatan diri
dirumah! hipertermi berhubungan dengan resp$n imun terhadap peradangan pada saluran cerna.
'erdasarkan pengka)ian pada tanggal 21 +ebruari 201 ditemukan data sub)ekti+ yang pasien menyatakan keluhan sehingga penulis dapat menetukan diagn$sa yang sesuai dengan keluhan tersebut. Dari lima diagn$sa yang ada pada te$ri penulis dapat mengangkat tiga diagn$sa yang sesuai dengan keluhan pasien yaitu kekurangan $lume cairan berhubungan dengan kehilangan cairan yang abn$rmal dengan pasien mengatakan lemas
ditandai pasien sudah buang air besar selama % kali dalam sehari dan +eses berwarna hitam serta cair ditandai dengan pasien tampak lemas! kebutuhan
nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan asupan nutrisi kurang dari kebutuhan dengan pasien mengatakan tidak na+su makan dan minum serta merasa mual setiap kali makan ditandai pasien muntah dan makan 1/3 send$k perhari. Pasien )uga mengatakan terdapat nyeri tekan pada perut bagian kiri yang ditandai dengan pasien tampak menahan sakit! skala nyeri - dan perut pasien tampak buncit. aka penulis menegakkan diagn$sa nyeri akut berhubungan dengan distensi abd$men.
C. Inter/ensi !epera%atan
Dalam pembuatan rencana tindakan! penulis membuat rencana sesuai dengan keadaan pasien dan diagn$sa keperawatan yang muncul. erdapat tu)uan untuk mencapai kriteria hasil yang ada sesuai dengan rencana tindakan pada pasien.
Pada diagn$sa pertama kekurangan $lume cairan dan elektr$lit berhubungan dengan kehilangan cairan yang abn$rmal tu)uan yang ingin dicapai penulis setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3EB )am diharapkan kebutuhan cairan dan elektr$lit terpenuhi. riteria hasil dalam batas n$rmal! intake K$utput seimbang! elasitas turg$r kulit baik! dan muk$sa bibr lembab. #nteensi m$nit$r masukan makanan dan cairan! m$nit$r resp$n pasien terhadap penambahan cairan! atur kemungkinan tran+usi! k$lab$rasi pemberian cairan #.
Pada diagn$sa kedua kebutuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan asupan nutrisi yang kurang dari kebutuhan tubuh. u)uan yang ingin dicapai penulis setelah melakukan tindakan keperawatan selama 3EB )am diharapkan kebutuhan nutrisi pasien dapat terpenuhi dengan kriteria hasil adanya peningkatan p$rsi makan dan minum! tidak ada mual muntah! 'A' dalam batas n$rmal 1/2 kali perhari. #nterensi ka)i adanya alergi makanan ! ka)i kemampuan pasien untuk mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan! m$nit$r adanya mual muntah! an)urkan pasien untuk meningkatkan pr$tein dan itamin! berikan in+$rmasi tentang kebutuhan
nutrisi! an)urkan pasien untuk banyak minum! k$lab$rasi dengan ahli gi=i untuk pemberian makanan yang terpilih.
Diagn$sa ketiga nyeri akut berhubungan dengan distensi abd$men. u)uan yang ingin dicapai penulis setelah melakukan tindakan keperawatan selama 3EB )am diharapkan nyeri akut pasien dapat teratasi! dengan criteria hasil pasien mampu meng$ntr$l nyeri! ekspresi wa)ah tenang! dan mengungkapkan rasa nyaman. #nterernsi ka)i skala nyeri! m$nit$r tanda/ tanda ital! c$ntr$l lingkungan yang dapat mempengaruhi nyeri! a)arkan teknik napas dalam dan k$lab$rasi pemberian $bat analgetik.
D. I(pelentasi
Dalam penyusunan asuhan keperawatan ini penulis melakukan tindakan sesuai apa yang dikeluhkan pasien dengan tindakan yang dapat mengatasi keluhan pada diagn$sa keperawatan kekurangan $lume cairan dan elektr$lit berhubungan dengan kehilangan cairan abn$rmal. Dilakukan tindakan mem$nit$r masukan makanan dan cairan! m$nit$r resp$n pasien terhadap penambahan cairan resp$n pasien mengatakan lemas! memberikan tran+usi g$l$ngan darah '! k$lab$rasi pemberian cairan #. Dengan resp$n pasien mengatakan badannya terasa lemas dan tidak na+su makan minum.
Pada diagn$sa keperawatan kebuthan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan asupan yang tidak adekuat penulis melakukan tindakan mengka)i adanya alergi makanan rep$n pasien mengatakan tidak alergi terhadap makanan tertentu ! mengka)i kemampuan pasien untuk mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan resp$n pasien mengatakan tidak na+su untuk makan dan minum karena setiap kali makan dan minum pasien muntah! mem$nit$r adanya mual muntah resp$n pasien mengatakan sudah muntah 3 kali. mengan)urkan pasien untuk meningkatkan pr$tein dan itamin! memberikan in+$rmasi tentang kebutuhan nutrisi! mengan)urkan pasien untuk banyak minum! dan pemberian makanan yang terpilih resp$n pasien mengatakan hanya makan 3 send$k makan.
Pada diagn$sa keperawatan nyeri akut berhubungan dengan distensi abd$men penulis melakukan tindakan mengka)i skala nyeri resp$n pasien mengatakan terdapat nyeri tekan pada perut bagian kiri! m$nit$r tanda/tanda ital D 1209B0 mm*g! nadi 100E9menit! respirasi 21 E9menit dan suhu 3%!6
04! meng$ntr$l lingkungan yang dapat mempengaruhi nyeri dengan
pembatasan pengun)ung resp$n pasien mengatakan kurang tidur dan tidur hanya 3 )am sehari! menga)arkan teknik napas dalam dan k$lab$rasi pemberian $bat analgetik.
Apabila tidak teratasi maka akan men)adi beban bagi keluarga pasien untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari/harinya! selain itu mungkin pasien men)adi ketergantungan dan man)a.
E. E/aluasi
8aluasi adalah +ase akhir dalam pr$ses keperawatan. Dengan cara ealuasi! perawat dapat memberikan pendapat pada kuantitas dan kualitas asuhan yang diberikan. 8aluasi yaitu aktiitas terus/menerus yang memainkan peran penting selama seluruh +ase pr$ses keperawatan! merupakan cara menentukan apakah asuhan keperawatan yang diperlukan telah mencapai hasil yang sesuai.
erminasi hubungan perawatan yang berarti diakhiri dengan wawancara pemulangan! yang secara )elas ber+ungsi ealuatie. Perhatian khusus akan diberikan pada berbagai tipe ealuasi dalam pr$ses asuhan keperawatan. 8aluasi keperawatan menun)ukkan penilaian tentang kee+ekti+an atau keberhasilan struktur! pr$ses dan hasil aktiitas keperawatan dengan menggunakan standar atau nilai berdasarkan n$rma atau criteria. Seperti yang digunakan disini istilah standar menun)ukan tingkat pencapaian yang dihaarapkan yang biasanya dapat diukur ( 'as+$rd @ynn! 2006 ".
D$kumentasi tertulis merupakan d$kumentasi dan k$munikasi in+$rmasi legal kepada pemberi pelayanan kesehatan lain. Pencatatan SAP didasarkan pada sebuah da+tar masalah atau diagn$sa keperawatan. Setiap diagn$sa memiliki n$m$r tersendiri yang tidak pernah berubah. SAP didahuli n$m$r masalah atau diagn$sis atau nama yang meru)uk pada masalah tersebut. Setelah diagn$sis diidenti+ikasi ! in+$rmasi yang terkait dengan diagn$sis tersebut ditulis dengan cara S ( sub)ekti+ " yaitu semua yang dikatakan pasien dapat mencakup pernyataan angg$ta keluarga. ( $b)ekti+ " yaitu data yang diamati. A ( analisis " yaitu )uga dikenal dengan pengka)ian! inilah kesempatan perawat untuk menyatakan apa yang
di+ikirkan terhadap apa yang dilihat dan didengar. 'iasanya dilakukan dalam bentuk sebuah diagn$sis ( perawat memakai diagn$sis keperawatan ". P ( plan " yaitu mencakup tindakan perawatan yang telah dilaksanakan. erapi penyuluhan dan rencana pengka)ian lebih lan)ut tentang diagn$sis pada A atau analisis )uga tercangkup disini. Dalam rencana cantumkan siapa
yang akan melaksanakan dan kapan akan dilaksanakan ( 'renda! 2003 ". 5paya yang dilakukan penulis untuk mengealuasi masalah pada pasien dengan masalah system pencernaan melena tersebut adalah melakukan pengka)ian pada tanggal 21 ;ebruari 201! tidak seluruh diagn$sa dapat teratasi $leh tindakan yang penulis lakukan! dari tiga diagn$sa hanya 1 yang dapat teratasi setelah penulis melakukan tindakan selama 3EB )am.
a. Pada diagn$sa keperawatan kekurangan $lume cairan dan elektr$lit data sub)ekti+ pasien mengatakan masih 'A' cair dan berwarna hitam selama 3 kali dalam sehari data $b)ekti+nya pasien tampak lemas. Analisis masalah kekurangan $lume cairan dan elektr$lit belum teratasi lan)utkan interensi.
b. Diagn$sa kebutuhan nutrisi kurang dari kebtuhan tubuh data sub)ekti+nya pasien mengatakan na+su makan dan minumnya masih kurang data $b)ekti+ nya pasien makan 1/3 send$k setiap p$rsi makan! pasien )uga muntah 3 kali. Analisis masalah kebutuhan nutrisi kurang
dari kebutuhan tubuh belum teratasi lan)utkan interensi.
c. Diagn$sa nyeri akut data sub)eki+nya pasien mengatakan sudah tidak terdapat nyeri tekan pada perut bagian kiri data $b)ekti+nya skala nyeri 0 pasien tampak tenang. Analisis masalah nyeri akut sudah teratasi.
BAB PENUTUP A. !esi(pulan
Setelah melakukan tindakan keperawatan selama 3 hari di S5D A)ibarang ! penulis dapat menarik kesimpulan dari awal sampai akhir pembuatan lap$ran ini. ulai dari melakukan pengka)ian untuk mengetahui
masalah keperawatan yang muncul pada pasien melena! merumuskan diagn$sa pada pasien melena! menyusun rencana tindakan keperawatan pada pasien melena untuk memenuhi kebutuhan pasien dan mengatasi masalah pasien! mengimplementasikan rencana tindakan keperawatan yang sudah disusun pada pasien melena sesuai dengan interensi! mengealuasi tindakan keperawatan yang telah dilakukan pada pasien melena ! mend$kumentasikan tindakan keperawatan yang telah dilakukan pada pasien gangguan system pencernaan yaitu melena selama 3 hari. aka dapat
disimpulkan sebagai berikut :
a. Penulis telah mengka)i pasien dan mendapat data sesuai keluhan pasien yaitu:
Data sub)ekti+ pertama n. mengatakan sudah buang air besar dalam sehari % kali dengan +eses berwana hitam dan cair data $b)ekti+nya pasien tampak kurus. Data sub)ekti+ kedua n. mengatakan tidak na+su makan dan minum dikarenakan setiap makan dan minum mual dan muntah data $b)ekti+ pasien sudah muntah 3 kali. Data sub)ekti+ selan)utnya n. mengatakan terdapat nyeri tekan pada perut bagian kiri! skala nyeri - dan hilang timbul. Data $b)ekti+ yang didapat pasien tampak menahan nyeri dan memegangi diagn$sa keperawaperut.
b. Diagn$sa keperawatan yang muncul pada n. yaitu :
kekurangan $lume cairan dan elektr$lit berhubungan dengan kehilangan cairan abn$rmal! kebutuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan asupan yang tidak adekuat! dan nyeri akut berhubungan dengan distensi abd$men.
c. #nterensi keperawatan pada n. yaitu :
pada diagn$sa 1 adalah m$nit$r masukan makanan dan cairan! m$nit$r resp$n pasien terhadap penambahan cairan! atur kemungkinan
tran+usi! k$lab$rasi pemberian cairan #. Pada diagn$sa kedua ka)i adanya alergi makanan ! ka)i kemampuan pasien untuk mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan! m$nit$r adanya mual muntah! an)urkan pasien untuk meningkatkan pr$tein dan itamin! berikan in+$rmasi tentang kebutuhan nutrisi! an)urkan pasien untuk banyak minum! k$lab$rasi dengan ahli gi=i untuk pemberian makanan yang terpilih. Dan diagn$sa ketiga adalah ka)i skala nyeri! m$nit$r tanda/tanda ital! c$ntr$l lingkungan yang dapat mempengaruhi nyeri! a)arkan teknik napas dalam dan k$lab$rasi pemberian $bat analgetik.
d. indakan keperawatan yang dilakukan pada n. selama 3 hari pada tanggal 21 ;ebruari/2- ;ebruari 201 yaitu:
pada diagn$sa pertama mem$nit$r masukan makanan dan cairan! m$nit$r resp$n pasien terhadap penambahan cairan! memberikan tran+usi g$l$ngan darah '! k$lab$rasi pemberian cairan #. Diagn$sa kedua mengka)i adanya alergi makanan! mengka)i kemampuan pasien untuk mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan! mem$nit$r adanya mual muntah! mengan)urkan pasien untuk meningkatkan pr$tein dan itamin! memberikan in+$rmasi tentang kebutuhan nutrisi! mengan)urkan pasien untuk banyak minum! dan pemberian makanan yang terpilih. Diagn$sa ketiga mengka)i skala nyeri ! m$nit$r tanda/tanda ital! meng$ntr$l lingkungan yang dapat mempengaruhi nyeri dengan pembatasan pengun)ung! menga)arkan teknik napas dalam dan k$lab$rasi pemberian $bat analgetik.
e. Penulis mengealuasi keadaan pasien setiap hari setelah tindakan keperawatan dilakukan selama 3 hari yaitu :
Diagn$sa pertama data sub)ekti+nya pasien mengatakan masih buang air besar 3 kali dalam sehari! data $b)ekti+nya pasien tampak
lemas. aka menun)ukan masalah kekurangan $lume cairan dan elektr$lit belum teratasi. Diagn$sa kedua data sub)ekti+nya pasien mengatakan na+su makan dan minumnya masih kurang data $b)ekti+ nya pasien makan 1/3 send$k setiap p$rsi makan! pasien )uga muntah 3 kali. enun)ukan masalah kebutuhan nutrisi kurang dari kebutuhan