• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II GEOLOGI REGIONAL

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II GEOLOGI REGIONAL"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2.1  Peta lokasi Papua dan lokasi daerah penelitian  (http://en.wikipedia.org/wiki/New_Guinea)
Gambar 2.2  Mandala geologi dan unsur tektonik utama daerah Sorong (Amri dkk., 1990).
Gambar 2.3  Stratigrafi regional daerah Sorong (Amri dkk., 1990).
Gambar 2.4  Kondisi tektonik Pulau Papua (Nillandaroe dan Barraclough, 2003).
+2

Referensi

Dokumen terkait

Batuan reservoirnya diperkirakan sedimen Mesozoikum atau Paleogen yang termasuk Mendala Banggai-Sula yaitu batugamping atau batupasir pada Formasi Salodik.. Formasi Salodik

Secara umum, stratigrafi regional Cekungan Sumatra Tengah tersusun atas beberapa unit formasi, mulai dari paling tua hingga yang paling muda adalah Batuan Dasar (Basement),

Batuan induk yang dianalisis adalah batuan induk Formasi Ngimbang Batugamping memiliki karakteristik termasuk kategori baik sebagai batuan induk, memiliki

Kerangka struktur geologi pada lapangan Zamrud merupakan struktur sesar naik dengan arah relatif NW – SE yang dipengaruhi oleh sesar mayor Kotabatak dan sesar-sesar

Anomali Eu positif diperlihatkan oleh batuan karbonat Formasi Silungkang maupun Anggota Batugamping Formasi Tuhur, sedangkan Anggota Batugamping Formasi Kuantan dengan

Keseluruhan geometri Cekungan Ombilin memanjang dengan arah umum barat laut-tenggara, dibatasi oleh sesar baratlaut-tenggara Sitangkai di utara dan Sesar Silungkang di selatan

Fasies kedua adalah fasies yang terbentuk selama akhir syn rift dan berkembang pada bagian bawah ekuivalen Formasi Talang Akar pada formasi ini batuan indukk

Pada daerah penelitian didapatkan beberapa struktur meliputi cermin sesar slickenside dengan kontak batuan batugamping dan batuan beku trakit pada stasiun 1, struktur sesar terhadap