• Tidak ada hasil yang ditemukan

Covid-19: Infeksi, Antibodi dan Vaksinasi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Covid-19: Infeksi, Antibodi dan Vaksinasi"

Copied!
68
0
0

Teks penuh

(1)

Tonang Dwi Ardyanto

Covid-19:

Infeksi, Antibodi dan Vaksinasi

1 September 2021

Tonang Dwi Ardyanto, dr. SpPK, PhD, FISQua FK/RS UNS, PDS Patklin, PERSI

(2)

Sumber gambar: VIEW. 2021; 2:20200155.

(3)

https://nplus1.ru/blog/2021/ 07/29/sars-cov-2-model

(4)

Nat Rev Immunol 20, 581–582 (2020).

https://doi.org/10.1038/s41577-020-00436-4 Tonang Dwi Ardyanto

TERPAPAR

atau

TERPAJAN

PCR Negatif

(5)

Nat Rev Immunol 20, 581–582 (2020).

https://doi.org/10.1038/s41577-020-00436-4 Tonang Dwi Ardyanto

TERINFEKSI

dan SAKIT

PCR Positif

(6)

Sumber: Nat Rev Immunol 20, 581–582 (2020).

(7)
(8)

Nat Rev Immunol 20, 581–582 (2020).

(9)

Nat Rev Immunol 20, 581–582 (2020).

(10)

AWAL

LANJUT

Virus menginfeksi dan bereplikasi di dalam

tubuh, sehingga terjadi pacuan berulang

(11)
(12)
(13)

Nature Reviews Immunology volume 20, pages229–238 (2020)

Kuantitas dan Kualitas

Jumlah dan Maturasi

(14)

Front. Immunol., 18 December 2020 |

https://doi.org/10.3389/fimmu.2020.610688

(15)
(16)
(17)

Nat Rev Immunol 20, 581–582 (2020).

(18)

Pada November 2020,

98.8% dari yang

PCR postif pada Feb-Maret atau sero

positive covid pada Mei 2020, masih

terdeteksi antibodinya;

18.6% diantaranya

menunjukkan peningkatan titer antibodi

atau daya netralisasi dibandingkan titer

pada bulan Mei

Anti-SARS-CoV-2 Antibodies Persist for up to 13 Months and Reduce Risk of

(19)

Antivirus

Netralisi

Serum

Netralisasi Antibodi Total S-RBD Antibodi IgG-Specific S-RBD Antibodi

FDA

9/3/2021

Tonang Dwi Ardyanto Correlate of

(20)

Ada 4 skenario kinetika antibodi dari telaah laporan pustaka:

A. Awal tinggi, bertahan lama B. Awal sedang, bertahan lama C. Awal tinggi, tidak bertahan lama D. Awal rendah, tidak bertahan lama Bahkan ada kemungkinan ke 5:

Tidak terbentuk antibodi yang mencapai level deteksi alat ukur

Seminars in Immunology 50 (2020) 101422

CMAJ 2020 August 24;192:E973-9. doi: 10.1503/cmaj.201588

Tonang Dwi Ardyanto

49 hari? 105 hari?

Level deteksi

(21)

Ada 4 skenario kinetika antibodi dari telaah laporan pustaka:

A. Awal tinggi, bertahan lama B. Awal sedang, bertahan lama C. Awal tinggi, tidak bertahan lama D. Awal rendah, tidak bertahan lama Bahkan ada kemungkinan ke 5:

Tidak terbentuk antibodi yang mencapai level deteksi alat ukur

Level deteksi NR

32%

28%

27%

12%

1-2%,

or delayed response? Seminars in Immunology 50 (2020) 101422

CMAJ 2020 August 24;192:E973-9. doi: 10.1503/cmaj.201588

36/49/73 hari? 90/105/110 hari?

April 9, 2021

30% with svNT

180 hari

517 patients outpatient follow-up, 546 serum samples

collected, 128 blood samples up to 180 days postsymptom

onset. Neutralization is tested with svNT.

Tonang Dwi Ardyanto

Antibodi diprediksikan

bertahan 1,5-2 tahun

(22)

Cohen et al., 2021, Cell Reports Medicine 2, 100354 July 20, 2021 ª 2021

... in 254 COVID-19 patients over 8

months. SARS-CoV-2-specific binding

and neutralizing antibodies exhibit

biphasic decay, suggesting long-lived

plasma cell generation. Memory B cells

remain stable; CD4 and CD8 memory T

cells are polyfunctional. Thus, broad and

effective immunity may persist

(23)

Longitudinal analysis of humoral

immunity against SARS-CoV-2 Spike

in convalescent individuals up to 8

months post-symptom onset

• Spike-specific IgM and IgA wane more

rapidly than IgG after ecovery

• Fc-effector functions, but not

neutralization, are sustained over time

• SARS-CoV-2-specific B cell immunity

persists despite overall antibody

decline

Anand et al., 2021, Cell Reports Medicine 2, 100290 June 15, 2021 ª 2021 The Authors.

(24)

... levels of serum anti-SARS-CoV-2

spike protein (S) antibodies

declined

rapidly in the first 4 months after

infection and then

more gradually

over the following 7 months,

remaining

detectable at least 11

months after infection.. not detected

in aspirates from 11 healthy

individuals with

no history of

SARS-CoV-2 infection... circulating resting

memory B cells directed against

SARS-CoV-2 S were detected ...

Overall, our results indicate that

mild

infection with SARS-CoV-2 induces

robust antigen-specific, long-lived

humoral immune memory in

(25)

Sumber: Nat Rev Immunol 20, 581–582 (2020).

(26)

Tonang Dwi Ardyanto

https://www.intvetvaccnet.co.uk/blog/covid-19/vaccine-eight-types-being-tested

(27)

AZ, Sputnik,

Cansino

Jansenn

Sinovac

Sinopharm

Novavax

Pfizer

Moderna

Tonang Dwi Ardyanto

https://www.icfj.org/news/key-quotes-understanding-how-covid-19-vaccines-work

(28)
(29)

Tonang Dwi Ardyanto

Ilustrasi respon pembentukan antibodi pada vaksinasi

Kadar/titer protektif

(30)

Tonang Dwi Ardyanto

Ilustrasi respon pembentukan antibodi pada vaksinasi

Kadar/titer protektif

Kadar/titer protektif

(31)

Safety Faktor Keamanan menjadi penentu pertama dan utama Imunogenisitas Membentuk antibodi Bertahan lama Efikasi sakit Mencegah timbulnya gejala atau gejala yang berat Efikasi infeksi Mencegah terjadinya infeksi Masa Proteksi Berapa lama imunitas spesifik itu bertahan

Science 13 Nov 2020: Vol. 370, Issue 6518, pp. 763-765

Tonang Dwi Ardyanto

Membutuhkan uji klinik bertahap jangka panjang (rata-rata 5-15 tahun), sulit dilakukan pada saat pandemi Dilakukan beberapa uji klinik secara simultan, dengan subyek dari sederhana sampai makin kompleks

(32)

Tonang Dwi Ardyanto

Ilustrasi respon pembentukan antibodi pada vaksinasi

Kadar/titer protektif

Kadar/titer protektif

(33)

Ada 4 skenario kinetika antibodi dari telaah laporan pustaka:

A. Awal tinggi, bertahan lama B. Awal sedang, bertahan lama C. Awal tinggi, tidak bertahan lama D. Awal rendah, tidak bertahan lama Bahkan ada kemungkinan ke 5:

Tidak terbentuk antibodi yang mencapai level deteksi alat ukur

Level deteksi NR

32%

28%

27%

12%

1-2%,

or delayed response? Seminars in Immunology 50 (2020) 101422

CMAJ 2020 August 24;192:E973-9. doi: 10.1503/cmaj.201588

36/49/73 hari? 90/105/110 hari?

April 9, 2021

30% with svNT

180 hari

517 patients outpatient follow-up, 546 serum samples

collected, 128 blood samples up to 180 days postsymptom

onset. Neutralization is tested with svNT.

Tonang Dwi Ardyanto

Antibodi diprediksikan

bertahan 1,5-2 tahun

(34)
(35)

1 : 3,9%

1 : 3,9%

2 : 31,2%

2 : 63,5%

3 : 58,7%

3 : 27,5%

4 : 6,8%

4 : 5,1%

AZ

Pfizer

(36)
(37)

Sumber gambar: VIEW. 2021; 2:20200155.

(38)

FDA

2/6/2021

(39)

Tonang Dwi Ardyanto

Ilustrasi respon pembentukan antibodi pada vaksinasi

Kadar/titer protektif

Kadar/titer protektif

(40)

Antibody-dependent Enhancement (ADE) ? Ulrich, H., Pillat, M.M. and Tárnok, A. (2020), Dengue Fever, COVID-19 (SARS-CoV-2), and Antibody-Dependent Enhancement (ADE): A Perspective. Cytometry, 97: 662-667. doi:10.1002/cyto.a.2404

International Journal of Infectious Diseases 100 (2020) 483–489

• Belum ada laporan ADE pada Uji Klinik dan pada pelaksanaan vaksinasi selama 2 bulan terakhir

• Secara teori, ikatan dengan FcγRII dengan SARS CoV 2 tidak berlanjut dengan replikasi intraseluler.

• Masih ada jalur lain, tapi simpulan terjauh adalah risikonya kecil

(41)
(42)
(43)

Crotty S. Hybrid immunity. Science 2021 Jun 25; 372:1392

(44)

SARS-CoV-2

Antibody Response

in Persons with Past

Natural Infection

July 1, 2021 N Engl J Med 2021; 385:90-92

1 dosis

2 dosis 1 dosis 2 dosis

(45)
(46)
(47)

Science 23 Jul 2021:

(48)

Sel Manusia

Hanya Sebagian

Varian Signifikan

yang Lolos

Varian awal dan Varian

tidak signifikan, TETAP

TERCEGAH antibodi

Varian awal, maupun yang tidak signifikan, tetap dapat

dihambat oleh antibodi. Banyak jumlahnya.

AB

Re

se

pto

r

AB

(49)

Cheng et al., Science 372, 1439–1443 (2021)

(50)

Re

se

pto

r

Sel Manusia Sel Manusia AB

Re

se

pto

r

(51)

https://www.economist.com/briefing/2021/02/13/when-covid-19-vaccines-meet-the-new-variants-of-the-virus

(52)
(53)
(54)
(55)

Tonang Dwi Ardyanto

SARS-CoV-2 variants of concern and variants under investigation in England Technical briefing 20 6 Agustus 2021

(56)
(57)

Tonang Dwi Ardyanto

SARS-CoV-2 variants of concern and variants under investigation in England Technical briefing 20 6 Agustus 2021

(58)

Tonang Dwi Ardyanto

SARS-CoV-2 variants of concern and variants under investigation in England Technical briefing 21 6 Agustus 2021

(59)

Tonang Dwi Ardyanto

SARS-CoV-2 variants of concern and variants under investigation in England Technical briefing 21 6 Agustus 2021

(60)

• Pada periode 2 Februari - 7 Juli 2021, diharapkan sudah mencakup

fase gelombang karena varian delta di Chille

(61)

2 Februari 2021 - 7 Juli 2021, Cakupan Vaksinasi 87% (dosis 1) dan 80% (dosis 2) dari target sasaran

Mencegah Kejadian

Covid-19 Bergejala Mencegah Perawatan di RS Akibat Covid-19

Mencegah Perawatan di ICU akibat Covid-19 Mencegah Kematian akibat Covid-19

65,9%

(65,2% - 66,6%) (86,7% - 86,2%)

87,5%

(89,1% - 91,4%)

90,3%

(84,5% - 87,9%)

86,3%

67%

(65-69%)

85%

(83-87%)

89%

(84-92%)

80%

(73-86%)

58,49%

(58,02% - 58,96%) (85,58% - 86,45%)

86,02%

(89,10% - 90,23%)

89,68%

(85,57% - 87,15%)

86,38%

87,69

(87,25% - 88,12%) (96,63% - 97,58%)

97,15%

(97,64% - 98,76%)

98,29%

100%

Proorsi Vaksin Sinovac 85,35% Pfizer 14,65% Sinovac 90,1% Pfizer 9,9%

(62)

Efektivitas CoronaVac dosis

lengkap dalam mencegah

infeksi COVID-1 9 pada

bulan

Januari-Maret

sebesar

84% (Selang

(63)
(64)
(65)
(66)
(67)

Syarat Vaksinasi Berhasil:

Kualitas Program dan Keberterimaan

Terutama Ketersediaan vaksin dan persepsi positif masyarakat

Jumlah kasus baru <50% dari puncak sebelumnya, minimal selama 3 pekan berturut-turut (KMK 413/2020)

Tonang Dwi Ardyanto

Estimasi vacination coverage 40%

Estimasi vaccination coverage 70-75%

(68)

Tonang Berbincang:

Gambar

Ilustrasi respon pembentukan antibodi pada vaksinasi
Ilustrasi respon pembentukan antibodi pada vaksinasi
Ilustrasi respon pembentukan antibodi pada vaksinasi
Ilustrasi respon pembentukan antibodi pada vaksinasi

Referensi

Dokumen terkait

Judul KTI : Nilai Diagnostik RDT Antibodi SARS-COV-2 dengan RT-PCR COVID-19 : Data Sekunder di Rumah Sakit Nasional Diponegoro.. Maka kami Mohon Bapak/Ibu untuk menguji Hasil KTI

1) Peserta didik terkadang dalam proses pembelajaran matematika mereka hanya berdiam diri disaat guru bertanya sehingga aktivitas belajar yang cenderung

1) Penularan COVID-19 terutama melalui droplet yang dilepaskan saat orang yang sudah terinfeksi virus SARS-CoV-2 batuk atau berbicara, dan aerosol yang diproduksi

Sehubungan dengan telah ditemukan SARS-CoV-2 varian baru di South Wales, Inggris yaitu SARS-CoV-2 VUI 202012/01 dan terjadinya peningkatan persebaran Virus SARS-CoV-2 pada

• Belum ada laporan ADE pada Uji Klinik dan pada pelaksanaan vaksinasi sampai saat ini • Secara teori, ikatan dengan FcγRII dengan SARS CoV 2 tidak berlanjut dengan

tanggal 29 Juni 2021 dan 6 Juli 2021 masih ada kab/kota masih ada kab/kota yang berada pada level 2 namun sejak 13 Juli 2021 hingga 3 Agustus tidak ada kab/kota yang berada

Penatalaksanaan Neonatus COVID-19 (SARS COV-2) di Rumah Sakit beserta Rujukan Balik yang Optimal1. Perawatan Hipotermi pada Neonatal

This literature review investigates the action of xanthine oxidase as a component of the biomolecular pathway against severe acute respiratory syndrome-related coronavirus-2, the