• Tidak ada hasil yang ditemukan

SILABI. Mata Kuliah. : Metodologi Grounded Research. Semester :

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "SILABI. Mata Kuliah. : Metodologi Grounded Research. Semester :"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

SILABI

A. Mata Kuliah

Mata Kuliah : Metodologi Grounded Research

Jurusan : Sosiologi

Semester :

Bobot : 3 SKS

B. Data Pribadi Dosen

Nama Dosen :

Alamat Kantor : Fakultas Dakwah IAIN Sunan Ampel Surabaya Jl A Yani 117

Telpon :

Jam Konsultasi : 30 Menit sesudah kuliah C. Deskripsi Matakuliah

Matakuliah ini di tujukan untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa rumpun konsentrasi métodologi grounded research di tingkat analisa lapangan mereka dapat mengetahui data-data yang ada sebagai dasar membentuk teori.

D. Standar Kompetensi

Mahasiswa dapat memahami pengertian dasar grounded research, metodologi grounded research sebagai kajian sosiologi, menyusun desain dan praktek grounded research.

E. Urgensi Matakuliah

Matakuliah grounded research sangat penting bagi mahasiswa sosiologi karena :

1) Dengan mengikuti mata kuliah métodologi grounded research mahasiswa diharapkan mampu merumuskan keterkaitan fenomena dan dapat menjelaskan kondisi yang relevan di lapangan, hingga proses pengumpulan data sampai menghasilkan proposisi, dan menemukan teori beralas.

2) Mahasiswa dapat mengkonfirmasi, memperluas, dan memper tajam kerangka kerja teoritik sesuai dengan temuan data di lapangan.

3) Membekali peneliti dalam mempelajari suatu kasus/gejala, maka perlu mengembangkan suatu teori yang dapat menjelaskan kebanyakan dari perilaku yang relevan di masyarakat.

(2)

F. Proses Belajar Mengajar

Kompetensi Dasar

Indikator

Materi

Pengalaman Belajar

Penilaian

Waktu

Referensi

Mahasiswa memahami pengertian, metode grounded research sebagai kajian sosiologi. Mahasiswa menjelaskan pengertian grounded research.

Pengertian pengertian, sisi historis lahirnya grounded research.

Mahasiswa mendiskusikan pengertian, sisi historis grounded research. Test Performansi 2 pertemuan Anselem Strauss, J Cobin. (2009) dalam Norman K Denzin ‘Handbook Qualitative Research’, Sage Publication. New Dehli India.

Mahasiswa menjelaskan sejarah dan perkembangan grounded research.

Sejarah, perkembangan, persebaran, resiko metodologi kuantitatif dan grounded research

Mahasiswa mendiskusikan sejarah dan perkembangan grounded research.

Mahasiswa memahami pradigma teori beralas dalam grounded research.

Mahasiswa menjelaskan dua pendekatan kuantiitatif dan kualitatif.

Dua pendekatan kuantitatif dan kualitatif.

Mahasiswa dapat membedakan dua pendekatan kaunti dan kual.

Test Performansi

4 pertemuan

Agus Salim (2001), Teori dan Paradigma Penelitian Sosial, Tiara Wacana Yogyakarta. Ambo Upe Damsid (2010), Azas-Azas Multiple Researches, Tiara Wacana. Jogyakarta Mahasiswa menjelaskan

proses membangun teori dengan grounded research.

Proses membangun teori dengan grounded research.

Mahasiswa dapat menyusun teori dengan model grounded research.

Mahasiswa menjelaskan persamaan dan perbedaan dengan metode yang lain

Persamaan dan perbedaan dengan metode yang lain.

Mahasiswa mendiskusikan persamaan dan perbedaan dengan metode yang lain.

Mahasiswa menjelaskan evolusi penggunaan metodologi grounded research. Evolusi penggunaan metodologi grounded research.

Mahasiswa dapat memahami evolosi penggunaan metodologi grounded research. Test Performansi Mahasiswa memahami fungsi interpretatif data secara menyeluruh, analisis tematik, dan Mahasiswa menjelaskan fungsi interpretatif data, dalam metodologi grounded research

Fungsi interpretatif data dalam metodologi grounded research.

Mahasiswa dapat memahami fungsi interpretatif data dalam metodologi grounded research.

3 Pertemuan Anselem Strauss, J Cobin. (2009) dalam Norman K Denzin ‘Handbook Qualitative

(3)

Kompetensi Dasar

Indikator

Materi

Pengalaman Belajar

Penilaian

Waktu

Referensi

generalisir teori dalam

grounded research.

Mahasiswa menjelaskan model analisis tematik.

Model analisis tematik Mahasiswa dapat memahami model analisis tematik data dalam metodologi grounded research.

Research’, Sage Publication. New Dehli India.

Mahasiswa menjelaskan generalisir teori dari data.

Generalisir teori dari data. Mahasiswa dapat memahami generalisir teori dari data dalam metodologi grounded research. Mahasiswa memahami

dan menjelaskan keterkaitan teori dengan realitas dan kebenaran data

Mahasiswa menjelaskan keterkaitan teori beralas dengan realitas data yang bersifat temporal.

Mahasiswa mampu memahami dan membedakan data yang bersifat temporal.

Mahasiswa mendiskusikan hasil analisis interpretasi data temporal. Test Performansi 2 pertemuan Anselem Strauss, J Cobin. (2009) dalam Norman K Denzin ‘Handbook Qualitative Research’, Sage Publication. New Dehli India.

Mahasiswa menjelaskan keterkaitan teori beralas dengan kebenaran data yang bersifat parsial.

Mahasiswa mampu memahami dan membedakan data yang bersifat parsial.

Mahasiswa mendiskusikan hasil analisis interpretasi data parsial.

Mahasiswa mampu menyusun desain dan mengoperasionalkan teknik grounded research.

Mahasiswa menjelaskan hubungan desain dengan paradigma yang digunakan dalam grounded research.

Mahasiswa memahami hubungan desain dengan paradigma yang digunakan dalam grounded research.

Mahasiswa latihan menyusun desain sampai menentukan objek, strategi, alat

pengumpulan dan mengelola data.

Test Performansi

4 pertemuan

Bagong Suyanto dan Sutinah (2005) Metode Penelitian Sosial Berbagai Alternatif dan Pendekatan. Prenada Media: Bandung. Anselem Strauss, J Cobin. (2009) dalam Norman K Denzin ‘Handbook Qualitative Research’, Mahasiswa menjelaskan

teknik open coding grounded research.

Mahasiswa memahami teknik open coding grounded research.

Mahasiswa latihan teknik open coding grounded research.

Teknik axsial coding grounded research.

Mahasiswa memahami teknik axsial coding grounded research.

Mahasiswa latihan teknik axsial coding grounded research.

(4)

Kompetensi Dasar

Indikator

Materi

Pengalaman Belajar

Penilaian

Waktu

Referensi

Teknik selective coding

grounded research.

Mahasiswa memahami teknik selective coding grounded research.

Mahasiswa latihan teknik selective coding grounded research.

Sage Publication. New Dehli India. Mahasiswa mampu mempraktekkan dan mempresentasikan hasil grounded research di lapangan. Mahasiswa mempraktekkan dan mempresentasikan hasil grounded research.

Mahasiswa mempraktekkan dan mempresentasikan hasil grounded research terkait dengan teknik penulisan laporan lapangan

Mahasiswa latihan dan presentasi hasil grounded research di lapangan.

1 pertemuan

F. Ketentuan Pelangaran

a. Bentuk tugas: diberi kesempatan ulang dalam jangka waktu 1 x 24 jam, dengan pengurangan nilai sejumlah 0,5 b. Kehadiran: +15 menit,

tidak masuk presensi c. Ujian: ujian susulan + tugas

A. Kalender Kegiatan

a. UTS b. Pengumpulan Lembar Kerja c. Pengumpulan Paper: Tiga minggu d. UAS

Surabaya, Mengetahui

Kaprodi Sosiologi,

Dosen Pengampu,

Dra. Hj. Nur Mazidah. M.Si

(5)

SAP

A. Pengantar Identitas

1. Data Pribadi

a. Nama Dosen :

b. Alamat Kantor : Fakultas Dakwah IAIN Sunan Ampel

Jl. A. Yani 117 Surabaya 60237. Telp.031-8437987 Fax. 031-8482245 E-mail: [email protected]. 2. Mata Kuliah

b. Nama Mata Kuliah : Grounded Research

c. Kode Mata Kuliah : d. Bobot : 2 SKS

e. Pertemuan : 1 kali seminggu

f. Program Studi : Program Studi Sosiologi g. Semester :

B. Deskripsi Matakuliah

Matakuliah ini di tujukan untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa rumpun konsentrasi métodologi grounded research di tingkat analisa lapangan mereka dapat mengetahui data-data yang ada sebagai dasar membentuk teori.

C. Standar Kompetensi

Mahasiswa dapat memahami pengertian dasar grounded research, metodologi grounded research sebagai kajian sosiologi, menyusun desain dan praktek grounded research.

D. Urgensi Matakuliah

Matakuliah grounded research sangat penting bagi mahasiswa sosiologi karena :

1. Dengan mengikuti mata kuliah métodologi grounded research mahasiswa diharapkan mampu merumuskan keterkaitan fenomena dan dapat menjelaskan kondisi yang relevan di lapangan, hingga proses pengumpulan data sampai menghasilkan proposisi, dan menemukan teori beralas.

2. Mahasiswa dapat mengkonfirmasi, memperluas, dan memper tajam kerangka kerja teoritik sesuai dengan temuan data di lapangan.

3. Membekali peneliti dalam mempelajari suatu kasus/gejala, maka perlu mengembangkan suatu teori yang dapat menjelaskan kebanyakan dari perilaku yang relevan di masyarakat.

(6)

E. Proses Belajar Mengajar

Kompetensi Dasar

Indikator

Materi

Pengalaman Belajar

Penilaian

Waktu

Referensi

Mahasiswa memahami pengertian, metode grounded research sebagai kajian sosiologi. Mahasiswa menjelaskan pengertian grounded research.

Pengertian pengertian, sisi historis lahirnya grounded research.

Mahasiswa mendiskusikan pengertian, sisi historis grounded research. Test Performansi 2 pertemuan Anselem Strauss, J Cobin. (2009) dalam Norman K Denzin ‘Handbook Qualitative Research’, Sage Publication. New Dehli India.

Mahasiswa menjelaskan sejarah dan perkembangan grounded research.

Sejarah, perkembangan, persebaran, resiko metodologi kuantitatif dan grounded research

Mahasiswa mendiskusikan sejarah dan perkembangan grounded research.

Mahasiswa memahami pradigma teori beralas dalam grounded research.

Mahasiswa menjelaskan dua pendekatan kuantiitatif dan kualitatif.

Dua pendekatan kuantitatif dan kualitatif.

Mahasiswa dapat membedakan dua pendekatan kaunti dan kual.

Test Performansi

4 pertemuan

Agus Salim (2001), Teori dan Paradigma Penelitian Sosial, Tiara Wacana Yogyakarta. Ambo Upe Damsid (2010), Azas-Azas Multiple Researches, Tiara Wacana. Jogyakarta Mahasiswa menjelaskan

proses membangun teori dengan grounded research.

Proses membangun teori dengan grounded research.

Mahasiswa dapat menyusun teori dengan model grounded research.

Mahasiswa menjelaskan persamaan dan perbedaan dengan metode yang lain

Persamaan dan perbedaan dengan metode yang lain.

Mahasiswa mendiskusikan persamaan dan perbedaan dengan metode yang lain.

Mahasiswa menjelaskan evolusi penggunaan metodologi grounded research. Evolusi penggunaan metodologi grounded research.

Mahasiswa dapat memahami evolosi penggunaan metodologi grounded research. Test Performansi Mahasiswa memahami fungsi interpretatif data secara menyeluruh, analisis tematik, dan Mahasiswa menjelaskan fungsi interpretatif data, dalam metodologi grounded research

Fungsi interpretatif data dalam metodologi grounded research.

Mahasiswa dapat memahami fungsi interpretatif data dalam metodologi grounded research.

3 Pertemuan Anselem Strauss, J Cobin. (2009) dalam Norman K Denzin ‘Handbook Qualitative

(7)

Kompetensi Dasar

Indikator

Materi

Pengalaman Belajar

Penilaian

Waktu

Referensi

generalisir teori dalam

grounded research.

Mahasiswa menjelaskan model analisis tematik.

Model analisis tematik Mahasiswa dapat memahami model analisis tematik data dalam metodologi grounded research.

Research’, Sage Publication. New Dehli India.

Mahasiswa menjelaskan generalisir teori dari data.

Generalisir teori dari data. Mahasiswa dapat memahami generalisir teori dari data dalam metodologi grounded research. Mahasiswa memahami

dan menjelaskan keterkaitan teori dengan realitas dan kebenaran data

Mahasiswa menjelaskan keterkaitan teori beralas dengan realitas data yang bersifat temporal.

Mahasiswa mampu memahami dan membedakan data yang bersifat temporal.

Mahasiswa mendiskusikan hasil analisis interpretasi data temporal. Test Performansi 2 pertemuan Anselem Strauss, J Cobin. (2009) dalam Norman K Denzin ‘Handbook Qualitative Research’, Sage Publication. New Dehli India.

Mahasiswa menjelaskan keterkaitan teori beralas dengan kebenaran data yang bersifat parsial.

Mahasiswa mampu memahami dan membedakan data yang bersifat parsial.

Mahasiswa mendiskusikan hasil analisis interpretasi data parsial.

Mahasiswa mampu menyusun desain dan mengoperasionalkan teknik grounded research.

Mahasiswa menjelaskan hubungan desain dengan paradigma yang digunakan dalam grounded research.

Mahasiswa memahami hubungan desain dengan paradigma yang digunakan dalam grounded research.

Mahasiswa latihan menyusun desain sampai menentukan objek, strategi, alat

pengumpulan dan mengelola data.

Test Performansi

4 pertemuan

Bagong Suyanto dan Sutinah (2005) Metode Penelitian Sosial Berbagai Alternatif dan Pendekatan. Prenada Media: Bandung. Anselem Strauss, J Cobin. (2009) dalam Norman K Denzin ‘Handbook Qualitative Research’, Mahasiswa menjelaskan

teknik open coding grounded research.

Mahasiswa memahami teknik open coding grounded research.

Mahasiswa latihan teknik open coding grounded research.

Teknik axsial coding grounded research.

Mahasiswa memahami teknik axsial coding grounded research.

Mahasiswa latihan teknik axsial coding grounded research.

(8)

Kompetensi Dasar

Indikator

Materi

Pengalaman Belajar

Penilaian

Waktu

Referensi

Teknik selective coding

grounded research.

Mahasiswa memahami teknik selective coding grounded research.

Mahasiswa latihan teknik selective coding grounded research.

Sage Publication. New Dehli India. Mahasiswa mampu mempraktekkan dan mempresentasikan hasil grounded research di lapangan. Mahasiswa mempraktekkan dan mempresentasikan hasil grounded research.

Mahasiswa mempraktekkan dan mempresentasikan hasil grounded research terkait dengan teknik penulisan laporan lapangan

Mahasiswa latihan dan presentasi hasil grounded research di lapangan.

1 pertemuan

F. Time Line Perkuliahan

N

O

MATERI

WAKTU

PERTEMUAN

TEMPAT

1 Pengantar dan Kontrak Belajar

0

2 Pengertian dan metode grounded research.

1-2

3 Mengenal paradigma teori beralas grounded research dari dua pendekatan

3

4 Proses membangun teori grounded research

4

5 Persamaan dan perbedaan grounded research dengan metode yang lain

5

6 Evolusi penggunaan metodologi grounded research

6

7 Fungsi interpretatif , analisa tematik dan generalisasi teori grounded research

7-8

8 UTS

9 Uji teori grounded research dengan realitas temporal

9

10 Uji teori grounded research dengan kebenaran parsial data

10

11 Menyusun desain dan mengoperasionalkan teknik grounded research

11-14

12 Mempraktekkan dan mempresentasikan hasil grounded research lapangan

15

13 UAS

Referensi

Dokumen terkait

Oleh karena itu berdasarkan permasalahan peneliti akan melakukan penelitian dengan objek penelitian tamu yang menginap di Hotel M’Borro Baturraden, dengan judul

Mengasumsikan bahwa kecepatan membaca merefleksikan pemanggilan kata secara otomatis (tanpa pengejaan) dengan kata-kata yang dibaca dengan benar tiap menit. Membaca

Komposit ini dibuat dengan menambahkan keramik pada pola lapisan serat abacca sebelumnya, disamping itu, juga akan dibuat keramik tunggal, dan keramik ganda, untuk mengetahui

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1998 tentang Pengesahan Konvensi menentang penyiksaan dan perlakuan atau penghukuman lain yang kejam, tidak manusiawi atau merendahkan

Pada hari ini Senin tanggal Lima belas bulan Agustus tahun Dua ribu enam belas, kami selaku Kelompok Kerja Badan Layanan Pengadaan (BLP) Pekerjaan Konstruksi pada Dinas

Kelompok Kerja (Pokja) Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Cianjur Tahun Anggaran 2017, akan melaksanakan Seleksi Sederhana dengan Pascakualifikasi untuk paket pekerjaan

bahasa arab peserta didik unsur penguasaan mufradat di Sekolah Melayu. Al Hidayatul Islamiyah Poming Panarek

Cut Zurnali (2010) mendefinisikan pengertian komitmen organisasional sebagai sebuah keadaan psikologi yang mengkarakteristikkan hubungan karyawan dengan organisasi atau