BPS PROVINSI JAWA TIMUR
No. 43/07/35/Th.X, 2 Juli 2012
PERKEMBANGAN
NILAI
TUKAR
NELAYAN
JAWA
TIMUR
BULAN
JUNI
2012
1. Nilai Tukar Nelayan Jawa Timur
Nilai Tukar Nelayan (NTN) Jawa Timur bulan Juni 2012 mengalami kenaikan sebesar 0,65 persen dibanding bulan Mei 2012. Kenaikan NTN bulan ini disebabkan karena indeks harga yang diterima nelayan mengalami kenaikan sebesar 1,03 persen lebih tinggi dibandingkan dengan kenaikan indeks harga yang dibayar nelayan sebesar 0,38 persen. Perkembangan NTN bulan Juni 2012 terhadap bulan Desember 2011 (kumulatif Januari-Juni 2012) naik sebesar 1,52 persen. Sementara perkembangan NTN bulan Juni 2012 terhadap bulan Juni 2011 (year-on-year) mengalami kenaikan sebesar 0,44 persen. Hal ini disebabkan karena indeks harga yang diterima nelayan mengalami kenaikan sebesar 5,55 persen sedangkan indeks harga yang dibayar nelayan hanya naik 5,08 persen.
Nilai Tukar Nelayan (NTN) Jawa Timur Bulan Juni 2012 naik sebesar 0,65 persen.
Nilai Tukar Nelayan (NTN) Jawa Timur bulan Juni 2012 naik sebesar 0,65 persen, dari 150,34 pada bulan Mei 2012 menjadi 151,32 pada bulan Juni 2012. Hal ini disebabkan indeks harga yang diterima nelayan mengalami kenaikan sebesar 1,03 persen, lebih tinggi dari kenaikan indeks harga yang dibayar nelayan yang hanya sebesar 0,38 persen.
Sepuluh komoditas utama yang mengalami kenaikan indeks harga yang diterima nelayan adalah ikan layang, ikan tongkol, ikan kembung, ikan tenggiri, ikan teri, ikan cakalang, cumi-cumi, ikan ekor kuning, ikan bawal dan rajungan. Sementara komoditas yang mengalami penurunan indeks harga yang diterima nelayan hanya lima komoditas yaitu ikan kakap, ikan layur, ikan tembang, ikan pari dan udang putih.
Sepuluh komoditas utama yang mengalami kenaikan indeks harga yang dibayar nelayan adalah beras, bawang merah, emas perhiasan, sabun cream, cabai merah, tomat sayur, seragam sekolah, ikan cakalang, bawang putih dan ikan layang. Sementara sepuluh komoditas yang mengalami penurunan indeks harga yang dibayar nelayan adalah bensin eceran, oli/pelumas, umpan, cabai rawit, labu siam, buncis, jagung pipilan, kelapa tua, kacang panjang dan ikan kakap.
Perkembangan NTN Semester I 2012 terhadap bulan Desember 2011 naik sebesar 1,52 persen. Sementara perkembangan NTN Juni 2012 terhadap Juni 2011 (year on year) naik sebesar 0,44 persen.
Dari enam kabupaten yang melakukan penghitungan NTN pada bulan Juni 2012, semua kabupaten mengalami kenaikan NTN. Kenaikan NTN terbesar terjadi di Kabupaten Situbondo sebesar 1,01 persen, diikuti Kabupaten Pamekasan sebesar 0,90 persen, Kabupaten Tuban 0,62 persen, Kabupaten Lamongan 0,53 persen, Kabupaten Banyuwangi 0,52 persen dan Kabupaten Trenggalek 0,39 persen.
-20 -10 0 10 20 30 B am b an ga n/ M er a Ba wa l Be lan ak Ca k al an g Cu mi -cu m i Ek o r Ku ni ng Ka ka p Ke m bun g Ke pi ting Ke ra p u Le nc a m Ku risi La ya n g La yu r Le m ur u Pa ri Pe rep e k Ra jun g a n Se lar Te m b an g Te ng gi ri Te ri To ng k ol U d an g Ba ro ng Ud an g D o go l u pu ti h Grafik 2.
Perubahan Indeks Harga Yang Diterima Nelayan (It) 2011-2012 (persen)
Mei 2012 - Juni 2012 Desember 2011 - Juni 2012 Juni 2011 - Juni 2012
1.1. Indeks Harga yang Diterima Nelayan (It)
Indeks harga yang diterima nelayan pada bulan Juni 2012 dibanding bulan Mei 2012, mengalami kenaikan sebesar 1,03 persen dari 227,20 menjadi 229,54. Tiga komoditas utama yang mengalami kenaikan indeks harga yang diterima nelayan adalah ikan layang yang mengalami kenaikan indeks harga sebesar 3,21 persen (andil 0,30), ikan tongkol 1,37 persen (andil 0,30) dan ikan kembung 10,52 persen (andil 0,27). Sementara tiga komoditas utama yang mengalami penurunan indeks harga diterima nelayan adalah ikan kakap yang mengalami penurunan indeks harga sebesar 10,53 persen (andil -0,26), ikan layur 0,83 persen (andil -0,02) dan ikan tembang 0,17 persen (andil -0,01).
Perkembangan indeks harga yang diterima nelayan bulan Juni 2012 terhadap Desember 2011 (kumulatif Januari - Juni 2012) naik sebesar 3,71 persen. Jika dibandingkan terhadap indeks harga yang diterima nelayan bulan Juni 2011, indeks harga yang diterima nelayan bulan Juni 2012 (year-on-year) mengalami kenaikan sebesar 5,55 persen.
1.2. Indeks Harga yang Dibayar Nelayan (Ib)
Indeks harga yang dibayar nelayan pada bulan Juni 2012 dibanding bulan Mei 2012 mengalami kenaikan sebesar 0,38 persen dari 151,12 menjadi 151,69. Kenaikan tersebut disebabkan oleh kenaikan indeks harga konsumsi rumah tangga (inflasi pedesaan) sebesar 0,61 persen dan indeks harga biaya produksi dan penambahan barang modal (BPPBM) sebesar 0,23 persen. Perkembangan indeks harga yang
1.03 3.71 5.55 0.38 2.15 5.08 0.65 1.52 0.44 -2 0 2 4 6 8 It Ib NTN Grafik 1.
Perubahan Indeks Harga Yang Diterima (It), Indeks Harga Yang Dibayar (Ib) dan NTN Jawa Timur 2011-2012 (persen)
dibayar nelayan bulan Juni 2012 terhadap bulan Desember 2011 (kumulatif tahun berjalan) naik sebesar 2,15 persen. Jika dibandingkan dengan bulan Juni 2011, indeks harga yang dibayar nelayan bulan Juni 2012 (year on year) mengalami kenaikan sebesar 5,08 persen.
Indeks harga konsumsi rumah tangga bulan Juni 2012 dibanding bulan Mei 2012 mengalami kenaikan sebesar 0,61 persen dari 165,36 menjadi 166,37. Kenaikan ini disebabkan enam kelompok komoditas mengalami kenaikan indeks harga sementara hanya satu kelompok komoditas yang mengalami penurunan indeks harga. Kenaikan terbesar terjadi pada kelompok makanan sebesar 1,62 persen, diikuti kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,73 persen, kelompok perumahan 0,43 persen, kelompok sandang 0,42 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,37 persen dan kelompok kesehatan sebesar 0,21 persen. Sementara kelompok transportasi dan komunikasi mengalami penurunan sebesar 0,92 persen.
Jika dilihat komoditasnya, tiga komoditas utama yang mengalami kenaikan indeks harga konsumsi rumah tangga adalah beras yang mengalami kenaikan indeks harga sebesar 0,87 persen (andil 0,03), bawang merah 14,82 persen (andil 0,03) dan emas perhiasan 0,51 persen (andil 0,02). Sementara tiga komoditas utama yang mengalami penurunan indeks harga pada konsumsi rumah tangga adalah bensin eceran yang mengalami penurunan indeks harga sebesar 1,20 persen (andil -0,03), oli/pelumas 3,11 persen (andil -0,02) dan cabai rawit 0,82 persen (andil -0,01).
Indeks harga biaya produksi dan penambahan barang modal Juni 2012 dibanding bulan Mei 2012, mengalami kenaikan sebesar 0,23 persen dari 141,63 menjadi 141,95. Kenaikan tersebut disebabkan oleh naiknya indeks kelompok biaya sewa dan pengeluaran lainnya sebesar 0,59 persen dan kelompok barang modal sebesar 0,24 persen. Jika dilihat komoditasnya, tiga komoditas utama yang mengalami kenaikan indeks harga biaya produksi adalah keranjang yang mengalami kenaikan indeks harga sebesar 0,95 persen (andil 0,01), jaring 0,20 persen (andil 0,01) dan petromak 0,70 persen (andil 0,004).
0.61 2.08 6.92 0.23 2.24 3.76 0.38 2.15 5.08
0
2
4
6
8
Konsumsi
Rt
Biaya
Produksi
Indeks
Dibayar
Grafik 3.
Perubahan Indeks Harga Yang Dibayar Nelayan 2011-2012
2. NTN di Enam Kabupaten
Perkembangan NTN di enam kabupaten yang melakukan penghitungan NTN, semua kabupaten mengalami kenaikan NTN. Kenaikan NTN terbesar terjadi di Kabupaten Situbondo sebesar 1,01 persen, diikuti Kabupaten Pamekasan 0,90 persen, Kabupaten Tuban 0,62 persen, Kabupaten Lamongan 0,53 persen, Kabupaten Banyuwangi 0,52 persen dan Kabupaten Trenggalek 0,39 persen.
Jika dilihat angka hasil penghitungan NTN di masing-masing kabupaten pada bulan Juni 2012, NTN tertinggi terjadi di Kabupaten Trenggalek sebesar 207,67 sedangkan terendah di Kabupaten Pamekasan 124,74. 207.67 157.10 152.90 131.89 142.36 124.74 0 50 100 150 200 250
Trenggalek Banyuwangi Situbondo Tuban Lamongan Pamekasan Grafik 5.
Nilai Tukar Nelayan Enam Kabupaten Bulan Juni 2012 (2005=100) 0 . 6 8 0 . 2 9 0 . 3 9 0 . 9 3 0 . 4 0 0 . 52 1. 2 8 0 . 2 7 1. 0 1 1. 3 7 0 . 75 0 . 6 2 0 . 8 3 0 . 3 1 0 . 53 1. 17 0 . 2 6 0 . 9 0 0.0 0.5 1.0 1.5 2.0
Trenggalek Banyuwangi Situbondo Tuban Lamongan Pamekasan
Grafik 4.
Perubahan Indeks Harga dan NTN di Enam Kabupaten Mei 2012 - Juni 2012 (persen)
2.1 Indeks Harga yang Diterima Nelayan (It) di Enam Kabupaten
Indeks harga yang diterima nelayan bulan Juni 2012 di enam kabupaten yang melakukan penghitungan NTN, semua kabupaten mengalami kenaikan indeks harga. Kenaikan terbesar terjadi di Kabupaten Tuban yang mengalami kenaikan indeks harga sebesar 1,37 persen, kemudian diikuti Kabupaten Situbondo 1,28 persen, Kabupaten Pamekasan 1,17 persen, Kabupaten Banyuwangi 0,93 persen, Kabupaten Lamongan 0,83 persen dan Kabupaten Trenggalek 0,68 persen.
2.2 Indeks Harga yang Dibayar Nelayan (Ib) di Enam Kabupaten
Indeks harga yang dibayar nelayan di enam kabupaten yang dilakukan penghitungan NTN pada bulan Juni 2012, semua kabupaten mengalami kenaikan indeks harga. Kenaikan terbesar terjadi di Kabupaten Tuban yang mengalami kenaikan indeks harga yang dibayar nelayan sebesar 0,75 persen, kemudian diikuti Kabupaten Banyuwangi 0,40 persen, Kabupaten Lamongan 0,31 persen, Kabupaten Trenggalek 0,29 persen, Kabupaten Situbondo 0,27 persen dan Kabupaten Pamekasan 0,26 persen.
0 .6 8 2 .9 6 2 .8 7 0 .9 3 4 .4 2 6 .0 9 1.2 8 3 .8 6 4 .8 0 1.3 7 2 .9 8 5 .4 2 0 .8 3 3 .5 8 5 .9 9 1.17 4 .7 7 9 .6 5 0 5 10 15
Trenggalek Banyuwangi Situbondo Tuban Lamongan Pamekasan Grafik 6.
Perubahan Indeks Harga Yang Diterima Nelayan (It) Kabupaten 2011-2012
M e i 2 0 12 - J uni 2 0 12 D e s e m be r 2 0 11 - J uni 2 0 12 J uni 2 0 11 - J uni 2 0 12
0.290.63 2.62 0.40 3.66 5.46 0.27 2.66 5.90 0.75 1.88 4.01 0.31 2.44 6.37 0.26 1.75 5.79 0 2 4 6 8
Trenggalek Banyuw angi Situbondo Tuban Lam ongan Pam ekasan
Grafik 7.
Perubahan Indeks Harga Yang Dibayar Nelayan (Ib) Kabupaten 2011-2012