BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Bahasa Indonesia adalah bahasa yang dinamis. Seiring berjalannya waktu, bahasa Indonesia terus mengalami perkembangan. Bahasa perkembangan bahas Indonesia dsebabkan karena adanya pergaulan secara global serta sifat bahasa Indonesia yang dinamis dan terbuka terhadap bahasa asing. Keterbukaan bahasa Indonesia menyebabkan masuknya beberapa unsur dari bahasa asing ke dalam bahasa Indonesia. Unsur- unsur bahasa asing yang masuk ke dalam bahasa Indonesia disebut unsur serapan. Unsur tersebut dapat berupa afiksasi, maupun kata secara utuh.
1.2. Rumusa Masalah
Dalam makalah ini, permasalahan yang akan dibahas diantaranya:
1. unsur serapan dari bahasa Cina dan Belanda ke bahasa Indonesia melalui proses adaptasi,
2. unsur serapan dari bahasa Cina dan Belanda ke bahasa Indonesia melalui proses adopsi,
3. unsur serapan dari bahasa Cina dan Belanda ke bahasa Indonesia melalui proses terjemahan,
4. analisis fonologi unsur serapan bahasa Cina dan Belanda ke bahasa Indonesia,
5. analisis morfologi unsur serapan bahasa Cina dan Belanda ke bahasa Indonesia,
6. analisis sintaksis unsur serapan bahasa Cina dan Belanda ke bahasa Indonesia,
7. analisis semantik unsur serapan bahasa Cina dan Belanda ke bahasa Indonesia.
1.3. Tujuan
Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui:
1. unsur serapan dari bahasa Cina dan Belanda ke bahasa Indonesia melalui proses adaptasi,
3. unsur serapan dari bahasa Cina dan Belanda ke bahasa Indonesia melalui proses terjemahan,
4. analisis fonologi unsur serapan bahasa Cina dan Belanda ke bahasa Indonesia,
5. analisis morfologi unsur serapan bahasa Cina dan Belanda ke bahasa Indonesia,
6. analisis sintaksis unsur serapan bahasa Cina dan Belanda ke bahasa Indonesia,
7. analisis semantik unsur serapan bahasa Cina dan Belanda ke bahasa Indonesia.
1.4. Manfaat
Manfaat yang dapat diperoleh dari makalah ini antara lain dapat mengetahui: 1. unsur serapan dari bahasa Cina dan Belanda ke bahasa Indonesia melalui
proses adaptasi,
2. unsur serapan dari bahasa Cina dan Belanda ke bahasa Indonesia melalui proses adopsi,
3. unsur serapan dari bahasa Cina dan Belanda ke bahasa Indonesia melalui proses terjemahan,
4. analisis fonologi unsur serapan bahasa Cina dan Belanda ke bahasa Indonesia,
6. analisis sintaksis unsur serapan bahasa Cina dan Belanda ke bahasa Indonesia,
BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Unsur Serapan dari Bahasa Cina dan Belanda Ke Bahasa Indonesia Melalui Proses Adaptasi
Proses adaptasi adalah proses penyerapan bahasa asing ke dalam bahasa Indonesia melalui proses penyesaian baik dari fonologi maupun morfologi.
2.1.1. Unsur serapan dai bahasa Cina 1. Adaptasi perubahan fonem
Ao menjadi au
Cina Indonesia
angpao (紅包) Angpau
Ai menjadi ay
Cina Indonesia
cap cai (十菜): Cap jay F menjadi p
Cina Indonesia
fu yung hai (芙蓉蛋) Pu yong hai U menjadi o
Cina Indonesia
fu yung hai (芙蓉蛋) Pu yong hai J menjadi c
jie-jie (姐姐) cici Ie menjadi i
Cina Indonesia
Jie-jie Cici
2.1.2. Unsur serapan dari bahasa Belanda 1. Adaptasi perubahan fonem
Ch menjadi S
Belanda Indonesia
Chaeffeur Sopir
Chep Sep
Chimpanse Simpanse Ch menjadi K
Belanda Indonesia
Chronish Kronis Chemie Imia Cholera Kolera Ei menjadi -e-
Belanda Indonesia
Kaptein Kapten Pleister Plester Porselein Porselin Eu menjadi
-i-Belanda Indonesia
Keur Kir
Kleur Kelir
Ui menjadi
–i-Belanda Indonesia
Besluit Beslit
Buis Bis
F menjadi
Vaccin vaksin Ff menjadi p
Belanda Indonesia
Koffer Koper Nn menjadi n
Belanda Indonesia
Abounnement Abonemen Pp menjadi p
Belanda Indonesia
Appel Apel Ll menjadi l
Belanda Indonesia
Patrouille Patroli St menjadi s
Belanda Indonesia
Brandkast Brankas Nd menjadi n
Belanda Indonesia
Verband Perban Rd menjadi r
Belanda Indonesia
Penambahan fonem a
Strijk (en) Striks Penambahan fonem u
Belanda Indonesia
Bank Bangku
Boek Buku
Kaart Kartu
Zak Saku
-ui- menjadi
–uwi-Belanda Indonesia
Fluit Peluwit
Duit Duwit
Spuit sepuwit
3. Adaptasi pengurangan fonem Aa menjadi a
Belanda Indonesia
Lokaal lokal Ee menjadi e
Veer Per Oo menjadi o
Belanda Indonesia
Goot Got
Uu menjadi u
Belanda Indonesia
Absoluut Absolut
4. Adaptasi pengubahan akhiran -is
Belanda Indonesia
Kolonial Kolonialis
Ideal Idealis
Ego Egois
Feodal Feodalis
Aktif Aktivis
5. Adaptasi Morfologi a. Afiksasi
Belanda Indonesia Advoaat Advokat
Plaat Pelat Tractaat Traktat -air menjadi –er
Belanda Indonesia
Primair Primer Secundair Sekunder -ant menjadi –an:
Belanda Indonesia
Accountant Akuntan Informant Informan Dominant Dominan -archie menjadi –arki:
Belanda Indonesia
Anarchie anarki -atie menjadi –(a) si:
Belanda Indonesia
Actie Aksi Publicatie Publikasi -eel menjadi –al:
Belanda Indonesia
-eel, aal menjadi –al:
Belanda Indonesia
Formeel Formal
-eur menjadi –ur:
-eus menjadi –us:
Belanda Indonesia
Mesterieus Misterius Serieus Serius -ficate menjadi –fikasi
Belanda Indonesia
Unificatie Unifikasi
-fiek menjadi –fik:
Belanda Indonesia
Spesifiek Spesifik Honofifiek honorifik -iek menjadi –ik:
Belanda Indonesia
Techiek Teknik -isch menjadi –is:
Belanda Indonesia
Optimistisch Opimistis Symbolisch Simbolis
Praktisch Praktis -ief menjadi –if:
Belanda Indonesia
Descriptief deskriptif Depressief Depresif -iel menjadi –il:
Belanda Indonesia
Kawritiel Kuaril -iet menjadi –it:
Belanda Indonesia
Favoriet Favorit
-isatie menjadi –isasi:
Belanda Indonesia
-isme menjadi –isme:
Belanda Indonesia
Modernisme Modernisme -ist menjadi–is:
Belanda Indonesia
Estremist Ekstremis -iteit menjadi –itas:
Belanda Indonesia
Fasiliteit Fasilitas Realiteit Realitas -logie menjadi –logi:
Belanda Indonesia
Antropologie Antropologie Morphologie Morfologi Planologie Planologi Sociologie sosiologi -lyse menjadi –lisis:
Belanda Indonesia
Analyse Analisis Paralyse Paralisis -oide menjadi –oid:
Belanda Indonesia
Belanda Indonesia Trottoir Trotoar Reportoire Reporter -se menjadi –sis:
Belanda Indonesia
Synthese Sintesis Anamneses Anamnesis -teit menjad i –tas:
Belanda Indonesia
Quliteit Kualitas Universiteit Universitas -ter menjadi –ter:
Belanda Indonesia
Diameter Diameter -uur menjadi –ur:
Belanda Indonesia
Proseduur Prosedur Structuur struktur
2.2. Unsur Serapan dari Bahasa Cina dan Belanda Ke Bahasa Indonesia Melalui Proses Adopsi
2.2.1. Unsur serapan dai bahasa Cina lontong, dibuat dr beras (ketan) yg diisi daging cat
cincau (仙草) sejenis minuman engkong (阿公) kakek gincu (胭脂)
go·pek /gopék/ Cn num lima ratus penyedap makanan
lengkeng pangsit (扁食) sampan (舢舨)
swipoa (sederhana 算盘; tradisional: 算盤; Pinyin: suànpán) - alat hitung, juga disebut sebagai abakus. taOge (豆芽)
TOKO TUKANG teh (茶)
2.2.2. Unsur serapan dari bahasa Belanda
Belanda Indonesia
Menurut Kamus Bahasa Indonesia (2008: 1509), terjemahan adalah salinan bahasa; alih bahasa (dari suatu bahasa ke bahasa lain); hasil menerjemahkan.
2.3.1. Unsur serapan dai bahasa Cina
Cap Go Meh (十五暝; pinyin: shí wǔ wěi): perayaan 15 hari setelah tahun baru Imlek
Haisom -(海参) teripang
Hoki (福氣)peruntungan, nasib baik Jitutepat benar
Kongkalikong (串謀) tidak jujur; tidak terang-terangan; sembunyi-sembunyi; 2 n perihal tahu sama tahu (dl melakukan sesuatu yg tidak baik); sekongkol;
kongsi (公司 gongsi)persekutuan suhu – instruktur
teko (茶壶> 茶壶 = cháhú [Mandarin ], Teh-ko [Hokkian] = poci)
20
Belanda Indonesia
Tandarts Dokter Gigi Dierenarts Dokter Hewan Ziekenhuis Rumah Sakit Nijlpaard Kuda Nil Zeehond Anjing Laut Dierentuin Kebon Binatang Zakgeld Uang Saku Zuurstof Zat Asam Viersprong Perempatan Ouders Orang Tua Buitengewoon Luar Biasa Bezwaar Keberatan Zelfmoord Bunuh Diri Zelfkennis Tahu Diri Haarolie Minyak Rambut Zwarte kunst Ilmu hitam Motorfiets Sepeda Motor Ziektehaard Sarang Penyakit Streng verboden Dilarang keras Windstreek Mata Angin Regenjas Jas Hujan Schriftafel Meja Tulis Doofstom Bisu Tuli Blootsvoets Telanjang Kaki Blokletter Huruf Balok Ezelbruggetje Jembatan Keledai Brandstof Bahan Bakar Bloemkool Kembang Kol Uit het hoofd kennen Hapal di luar kepala Stijfkop Keras Kepala Handtekenen Tanda Tangan Meetkunde Ilmu Ukur Spreekuur Jam Bicara Doodkist Peti Mati Dagboek Buku Harian Luierstoel Kursi Malas Vliegveld Lapangan Terbang Schaamdeel Kemaluan
Proefkonijn Kelinci Percobaan Pasgeld Uang Pas
Vlinderdas Dasi Kupu-Kupu Tandeloze leeuw Macan ompong Kleingeld Uang Kecil Notenbalk Not Balok Hongeroedeem Busung Lapar Ter aarde bestellen Dikebumikan Tactiek van de verschroeide
aarde Taktik bumi hangus Vlammenzee Lautan Api
Doopnaam : nama baptis Nama permandian Gewoonte Kebiasaan
2.4. Analisis Fonologi Unsur Serapan Bahasa Cina dan Belanda Ke Bahasa Indonesia
2.4.1. Unsur serapan dai bahasa Cina Ao menjadi au
Cina Indonesia
angpao (紅包) Angpau
Cina Indonesia
cap cai (十菜): Cap jay
Cina Indonesia
fu yung hai (芙蓉蛋) Pu yong hai
Cina Indonesia
jie-jie (姐姐) cici
Cina Indonesia
Jie-jie Cici -ou- menjadi
-au-Belanda Indonesia
Bout Baut
Kous kaus
C menajadi K
Belanda Indonesia
Factor Faktor Categorie Kategori Cultuur Kultur
C menjadi S
Ui menjadi
–i-Belanda Indonesia
Besluit Beslit
Buis Bis
F menjadi
-p-Belanda Indonesia
Fabriek Pabrik Feest Pesta Komfoor Kompor G menjadi -k-
Belanda Indonesia
Gaas Kasa
Raagbol Rakbol
Velg Pelek
G menjadi
-s-Belanda Indonesia
Gelei Selai Gilette silet Ij menjadi
–ai-Belanda Indonesia
Belanda Indonesia
Physic Fisik
Photo Foto
Philosofis Filosofis
Atmosphere Atmosfir
Cc menjadi k
Belanda Indonesia
Acclamatie Aklamasi Cc menjadi ks
Belanda Indonesia
Accent Aksen Vaccin vaksin Ff menjadi p
Belanda Indonesia
Koffer Koper Nn menjadi n
Belanda Indonesia
Abounnement Abonemen Pp menjadi p
Belanda Indonesia
Appel Apel Ll menjadi l
Belanda Indonesia
St menjadi s 2. penambahan fonem
Penambahan fonem a
Belanda Indonesia
Strijk (en) Striks Penambahan fonem u
Belanda Indonesia
Bank Bangku
Boek Buku
Kaart Kartu
Zak Saku
–uwi-Belanda Indonesia Fluit Peluwit
Duit Duwit
Spuit sepuwit
3. pengurangan fonem Aa menjadi a
Belanda Indonesia
Lokaal lokal
Ee menjadi e
Belanda Indonesia
Veer Per Oo menjadi o
Belanda Indonesia
Goot Got
Uu menjadi u
Belanda Indonesia
Absoluut Absolut
2.5.1. Unsur serapan dari bahasa Belanda 1. Afiksasi
a. Sufiks
-aat menjadi –at
Belanda Indonesia
Advoaat Advokat Plaat Pelat Tractaat Traktat -air menjadi –er
Belanda Indonesia
Primair Primer Secundair Sekunder -ant menjadi –an:
Belanda Indonesia
Accountant Akuntan Informant Informan Dominant Dominan -archie menjadi –arki:
Belanda Indonesia
Anarchie anarki
-atie menjadi –(a) si:
Actie Aksi Publicatie Publikasi -eel menjadi –al:
Belanda Indonesia
Moreel Moral -eel, aal menjadi –al:
Belanda Indonesia
Formeel Formal -eur menjadi –ur
-eus menjadi –us:
Belanda Indonesia
Mesterieus Misterius Serieus Serius -ficate menjadi –fikasi
Belanda Indonesia
Unificatie Unifikasi -fiek menjadi –fik:
Belanda Indonesia
Spesifiek Spesifik Honofifiek honorifik -iek menjadi –ik:
Perodiek Periodik Numeriek Numerik Uniek Unik Techiek Teknik -isch menjadi –is:
Belanda Indonesia
Optimistisch Opimistis Symbolisch Simbolis
Praktisch Praktis -ief menjadi –if:
Belanda Indonesia
Descriptief deskriptif Depressief Depresif -iel menjadi –il:
Belanda Indonesia
Kawritiel Kuaril -iet menjadi –it:
Belanda Indonesia
Favoriet Favorit -isatie menjadi –isasi:
Belanda Indonesia
Belanda Indonesia Modernisme Modernisme
-ist menjadi–is:
Belanda Indonesia
Estremist Ekstremis -iteit menjadi –itas:
Belanda Indonesia
Fasiliteit Fasilitas Realiteit Realitas -logie menjadi –logi:
Belanda Indonesia
Antropologie Antropologie Morphologie Morfologi Planologie Planologi Sociologie sosiologi -lyse menjadi –lisis:
Belanda Indonesia
Analyse Analisis Paralyse Paralisis -oide menjadi –oid:
Belanda Indonesia
Belanda Indonesia Trottoir Trotoar Reportoire Reporter -se menjadi –sis:
Belanda Indonesia
Synthese Sintesis Anamneses Anamnesis
-teit menjad i –tas:
Belanda Indonesia
Quliteit Kualitas Universiteit Universitas -ter menjadi –ter:
Belanda Indonesia
Diameter Diameter -uur menjadi –ur:
Belanda Indonesia
Proseduur Prosedur Structuur struktur
2.6. Analisis Sintaksis Unsur Serapan Bahasa Cina dan Belanda Ke Bahasa Indonesia
2.6.1. Unsur serapan dai bahasa Cina
2.6.2. Unsur serapan dari bahasa Belanda
Harloge Arloji Kk >
menonton Kb
Arceren Arsir Kk > menetas Kk
Akkoord Akur Ks >
kesepakatan Ks
Domme krach Dongkrak Kk >
kecelakaan Kb
Leiding Ledeng Ks >
kepemimpinan Kb
2.7. Analisis Semantik Unsur Serapan Bahasa Cina dan Belanda Ke Bahasa Indonesia
2.7.1. Unsur serapan dai bahasa Cina
Imlek = Penanggalan China Berdasarkan Peredaran Bulan.
Capgome = Hari Raya Tahun Baru China (Tanggal 15 Bulan Pertama, Biasanya Dirayakan
Dengan Bermacam Arak-Arakan, Termasuk Barongsai.
Barongsai = Barongan China Yang Biasa Dipertunjukkan Pada Tahun Baru Imlek.
Liong = Tiruan Naga Besar Untuk Pertunjukan Pada Arak-Arakan Tahun Baru China.
Angpau = 1. Amplop Kecil Berisi Uang Sumbangan.
2. Hadiah Atau Pemberian Uang (Pada Perayaan Imlek)
Konghucu = Kepercayaan Tradisional Tionghoa Yang Dikembangkan Dengan Inti Ajaran Konfusianisme.
Kelenteng = Bangunan Tempat Memuja (Berdoa, Sembahyang) Dan Melakukan Upacara Keagamaan Bagi Penganut Konghucu. Hunkue = 1. Tepung Kacang Hijau
2. Penganan Yang Dibuat Dari Tepung Kacang Hijau.
Cincau = 1. Tumbuhan Yang Daunnya Dapat Diperas Menjadi Kental Untuk Isi Minuman.
2. Minuman Dingin Yang Di Antara Isinya Ada Semacam Agar-Agar Terbuat Dari Daun Cincau.
Capcai = Masakan Yang Terdiri Atas Sayur (Wortel, Sawi, Bunga Kol, Dsb) Ditambah Bakso Dan Diberi Bumbu Tertentu.
Ciu = Minuman Keras, Arak
Lumpia = Penganan Berupa Dadar Yang Diisi Daging, Rebung Dan Sebagainya, Lalu Digulung Dan Digoreng.
Keluyuk = Masakan China Yang Terbuat Dari Daging Babi, Gula Dan Sebagainya.
Amoi = 1. Anak Perempuan China
2. Panggilan Bagi Anak Perempuan China.
Capjiki = Permainan Judi Dengan Undian Dua Buah Angka (Huruf)
Ceki = 1. Kartu Judi Berbentuk Empat Persegi Panjang Kecil-Kecil (Sebanyak 180 Helai)
Fengsui = Letak Bangunan Atau Rumah (Dengan Bagian Atau Isinya) Yang Dianggap Mempunyai Pengaruh Baik Atau Buruk Pada Suatu Keluarga.
Kongkalikong = Sekongkol, Tak Jujur, Sembunyi-Sembunyi.
Kongko = Ngobrol
Gocap = Lima Pluh
Gopek = Lima Ratus
Kamsia = Terima Kasih
BAB III
36
Belanda Indonesia
Tandarts Dokter Gigi Dierenarts Dokter Hewan Ziekenhuis Rumah Sakit Nijlpaard Kuda Nil Zeehond Anjing Laut Dierentuin Kebon Binatang Zakgeld Uang Saku Zuurstof Zat Asam Viersprong Perempatan Ouders Orang Tua Buitengewoon Luar Biasa Bezwaar Keberatan Zelfmoord Bunuh Diri Zelfkennis Tahu Diri Haarolie Minyak Rambut Zwarte kunst Ilmu hitam Motorfiets Sepeda Motor Ziektehaard Sarang Penyakit Streng verboden Dilarang keras Windstreek Mata Angin Regenjas Jas Hujan Schriftafel Meja Tulis Doofstom Bisu Tuli Blootsvoets Telanjang Kaki Blokletter Huruf Balok Ezelbruggetje Jembatan Keledai Brandstof Bahan Bakar Bloemkool Kembang Kol Uit het hoofd kennen Hapal di luar kepala Stijfkop Keras Kepala Handtekenen Tanda Tangan Meetkunde Ilmu Ukur Spreekuur Jam Bicara Doodkist Peti Mati Dagboek Buku Harian Luierstoel Kursi Malas Vliegveld Lapangan Terbang Schaamdeel Kemaluan
Proefkonijn Kelinci Percobaan Pasgeld Uang Pas
Vlinderdas Dasi Kupu-Kupu Tandeloze leeuw Macan ompong Kleingeld Uang Kecil Notenbalk Not Balok Hongeroedeem Busung Lapar Ter aarde bestellen Dikebumikan Tactiek van de verschroeide
aarde Taktik bumi hangus Vlammenzee Lautan Api
Doopnaam : nama baptis Nama permandian Gewoonte Kebiasaan
PENUTUP 4.1. Kesimpulan
Bahasa Indonesia adalah bahasa yang terbuka dengan bahasa asing. Keterbukaannya menyebabkan banyaknya unsur- unsur bahasa asing dari berbagai bahasa seperti bahasa Cina dan Belanda. Unsur- unsur bahasa yang masuk ke dalam bahasa Indonesia telah mengalamai proses penyerapan untuk menyesuaikan dengan bahasa Indonesia. Proses penyesuaian tersebut antara lain proses adaptasi, adopsi, terjemahan, morfologi, fonologi, sintaksis, dan semantik. Proses adaptasi adalah sebuah proses dimana unsur asing yang masuk ke dalam bahasa Indonesia mengalami penyesuaian baik dari segi fonologi maupun morfologinya. Beda halnya dengan proses adopsi. Proses adopsi mengambil kata secara utuh tanpa ada penyesuaian terlebih dahulu. Sedangkan proses terjemahan adalah proses dimana unsur serapan yang ada diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia untuk mencari padanan kata yang sesuai. Ada pula proses morfologi, yang mengalami penyesuaian terutama dalam hal afiksasi dan lain sebagainya. Sedangkan proses fonologi adalah penyesuaian bunyi bahasa asing dengan bunyi bahasa Indonesia.
DAFTAR PUSTAKA
Tim Penyusun. 2012. Pedoman Umum EYD dan Dasar Umum Pembentukan Istilah. Jogjakarta: Diva Press
Pusat Pembinaan dan Pegembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. 1975. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan & Pedoman Umum Pembentukan Istilah. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pegembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
Zaenuddin, Enuh. Sambutriksa Kosakata dari Bahasa Asing ( diakses dari http:// file.upi.edu/Direktori/DUAL-MODES/ PEMBINAAN_BAHASA_ INDONESIA_SEBAGAI_BAHASA_KEDUA/6_BBM_4.pdf pada 17 April 2014)
http://id.wikipedia.org/wiki/
Daftar_kata_serapan_dari_bahasa_Belanda_dalam_bahasa_Indonesia (diakses pada 17 April 2014)
http://id.wikipedia.org/wiki/