• Tidak ada hasil yang ditemukan

Peran dan Fungsi analisis KKM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Peran dan Fungsi analisis KKM"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

PERAN DAN FUNGSI

1. Mengaktifkan posko KKM, menyatakan status dan selesainya keadaan KKM

2. Menginstruksikan kepada jajaran sesuai rencana Kontinjensi untuk melakukan upaya penanggulangan KKM

3. Menginformasikan kepada unit instansi sesuai dengan jalur komunikasi

4. Membuat rencana strategis dan taktis, mengorganisasikan, melaksanakan dan mengendalikan operasi tanggap darurat penanggulangan KKM

5. Melaksanakan komando dan pengendalian untuk pengerahan sumber daya manusia, peralatan, logistik dan penyelamatan serta berwenang memerintahkan para pejabat yang mewakili instansi/lembaga/organisasi yang terkait dalam memfasilitasi aksesibilitas penanganan tanggap darurat penanggulangan KKM

6. Melakukan pemantauan evaluasi kegiatan

7. Membantu Penanggung Jawab Tanggap Darurat Penanggulangan KKM dalam merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan dan mengendalikan komando tanggap darurat penanggulangan KKM.

8. Mengkoordinir tugas-tugas sekretariat, humas, keselamatan dan keamanan serta perwakilan instansi/lembaga.

9. Mewakili Penanggung Jawab Tanggap Darurat Penanggulangan KKM, apabila Penanggung Jawab Tanggap Darurat Penanggulangan KKM berhalangan.

10. Ketua bertanggung jawab langsung kepada Penanggung Jawab Tanggap Darurat Penanggulangan KKM.

11. Melaksanakan pemantauan kegiatan melalui supervisi laporan harian maupun laporan insidental

12. Melaporkan secara rutin kepada penentu kebijakan dan posko sesuai jenjangnya tentang situasi dan kondisi di lapangan

13. Melaporkan kepada penentu kebijakan jika terdapat masalah kedaruratan yang membutuhkan keputusan segera

14. Menjabarkan kebijakan pusat menjadi langkah-langkah operasional untuk melaksanakan kegiatan berikut penjelasan cara melaksanakan kegiatan tersebut

15. Membuat SOP terkait KKM yang disesuaikan dengan kondisi daerah 16. Menyelenggarakan administrasi umum dan pelaporan

(2)

18. Menerima berbagai informasi, pertanyaan dari berbagai pihak termasuk masyarakat dan memberikan jawaban sesuai dengan kewenangannya

19. Menghimpun data dan informasi penanganan penanggulangan KKM yang terjadi.

20. Membentuk jaringan informasi dan komunikasi serta menyebarkan informasi tentang penanggulangan KKM tersebut ke media massa dan masyarakat luas.

21. Penyelidikan Epidemiologi 22. Pemeriksaan kesehatan 23. Penatalaksanaan kasus 24. Tindakan rujukan

25. Tindakan lanjut yang diperlukan (termasuk isolasi dan karantina wilayah) 26. Pemulihan Fisik, Mental Sosial

27. Pemulasaran jenazah

28. Melakukan pengamanan di wilayah yang diperlukan tindakan karantina 29. Memberikan bantuan pengawalan kegiatan selama masa karantina

30. Menyelesaikan segala permasalahan yang bersifat menimbulkan gangguan ketertiban akibat tindakan penanggulangan KKM.

31. Menjamin kesehatan dan keselamatan seluruh personil Komando Tanggap Darurat Penanggulangan KKM dalam menjalankan tugasnya.

32. Menjaga keamanan penanganan tanggap darurat penanggulangan KKM serta mengantisipasi hal-hal di luar dugaan atau suatu keadaan yang berbahaya.

33. Penyediaan fasilitas, jasa, dan bahan-bahan serta perlengkapan tanggap darurat penanggulangan KKM

34. Melaksanakan penerimaan, penyimpanan, pendistribusian dan transportasi bantuan logistik dan peralatan.

35. Melaksanakan penyelenggaraan dukungan dapur umum, air bersih dan sanitasi umum.

36. Mengkoordinasikan semua bantuan logistik dan peralatan dari instansi/lembaga/organisasi yang terkait.

37. Pengadaan dan distribusi sarana prasarana dan obat - obatan yang dibutuhkan untuk opersional kegiatan

38. Pengadaan konsumsi dan kebutuhan hidup dasar untuk masyarakat yang dilakukan tindakan karantina, termasuk kebutuhan hidup hewan ternak

39. Menyusun Perencanaan logistic

(3)

41. Monev pemanfaatan logistic

Referensi

Dokumen terkait

Indian Institute of Technology Bombay, Indian Institute of Technology Bombay, Mumbai, India, 400 076. Mumbai, India,

Secara simultan ditemukan bahwa ada pengaruh antara Pola Asuh Orang Tua(X1), Konsep Diri (X2) Kecerdasan Sosial (X3) dengan Prilaku

[r]

JURUSAN PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN. INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI

13 Sumber data primer ini yaitu informan (orang) yang dapat memberikan informasi tentang data penelitian. informan dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas

Inilah yang menjadi alasan mengapa masyarakat lebih memilih untuk membeli kaset bajakan.. Karena

Setiap peserta ujian Kelompok IPA-D3-S1 hanya dapat memilih satu program studi sarjana pada jenis program studi IPA Asal Diploma yang bersesuaian dengan bidang

[r]